Manajemen strategik

27,077 views

Published on

Manajemen strategik

  1. 1. Secara Etimologi, kata itu sendiriberasal dari bahasa Yunani“Strategeia”, yang berarti seni atauilmu menjadi seorang jenderal. (J.F.Stooner)Bisnis adalah Perang . Bila strategibesarnya sudah tepat sejumlahkesalahan taktik tidak mempengaruhisukses seluruh perusahaan(Jenderal Robert. E Wood)
  2. 2. Definisi dari StrategiDefinisi Strategi : Master plan yang menyeluruh yangmemaparkan bagaimana suatu perusahaan akan mencapai misidan tujuannyaDefinisi Strategi Korporasi (Corporate Strategi) : Arahperusahaan secara keseluruhan dan manajemen usahanyaDefinisi Strategi Bisnis (Business Strategy) : menekankan padaperbaikan posisi kompetitif dari produk perusahaan atauunitnyaDefinisi Strategi Fungsional (Functional Strategy) :memaksimalkan produktifitas sumber daya yang dimiliki
  3. 3. Definisi Manajemen StrategikManajemen Strategik: Seperangkat keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan performa perusahaan dalam jangka panjang (Wheelan & Hunger: 2001) Serangkaian keputusan dan tindakan mendasar yang dibuat oleh manajemen puncak dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran organisasi dalam rangka pencapaian tujuan organisasi tersebut (Sondang P. Siagian. Ph.D) Penentuan sasaran dan tujuan jangka panjang dari sebuah perusahaan dan proses adopsi rangkaian tindakan serta pengalokasian sumber daya yang diperlukan untuk mencapai sasaran tadi (Alfred D. Chandler (1962)_ahli sejarah bisnis)
  4. 4. 1. Perencanaan Keuangan Dasar2. Perencanaan Berbasis Peramalan3. Perencanaan Strategis (Perencanaan berorientasi keluar)4. Manajemen Strategik
  5. 5. Manfaat Manajemen Strategik
  6. 6. Tiga Kunci-Pertanyaan Strategis Dimana posisi perusahaan sekarang? Jika tidak terdapat perubahan, dimana posisi perusahaan dalam satu, dua, lima atau sepuluh tahun kedepan? Dan apakah jawaban tersebut dapat diterima? Jika jawaban tidak dapat diterima, apa tindakan secara spesifik yang harus diambil oleh manajemen? Apa resiko dan hasil yang terkait?
  7. 7.  Scanning Lingkungan Memformulasikan Strategi Mengimplementasikan Strategi Evaluasi dan Pengendalian
  8. 8. Scanning formulasiLingkungan Strategi Implementasi Evaluasi Strategi
  9. 9. Analisis Lingkungan Sosial (Ekonomi, sosial budaya, teknologi & politik) Analisis Pasar Analisis Analisis Komunitas Pesaing Analisis Pemilihan Supplier Faktor2 Strategis Analisis •Peluang AnalisisInterest Group •Ancaman Pemerintahan
  10. 10. Potential Entrants Other Pesaing DayaStakeholder Tawar Pembeli Supplier Persaingan Antar Perush. Daya Tawar Sumber: Porter (1980) Substitute
  11. 11. Tujuan atau Alasan sebuah perusahaan didirikan, misi mungkin dalam lingkup yang sempit atau luasSempit LuasJalan Kereta Api TransportasiAsuransi Jasa KeuanganKampus Jasa Pendidikan
  12. 12.  Hasil akhir dari sebuah aktivitas yang direncanakan. Tujuan akan menyatakan apa yang harus dicapai dan kapan. Tujuan harus dapat dikuantifikasikan, jika mungkin
  13. 13. Corporate StrategyBusiness (Division Level) Strategy Functional Strategy
  14. 14. Pedoman secara garis besar untuk pengambilan keputusan
  15. 15. Proses untuk menempatkan strategi dan kebijakan ke dalam aktivitas melalui pengembangan dari : Program : Pernyataan aktivitas atau langkah- langkah yang dibutuhkan untuk mencapai sebuah rencana Budget : Pernyataan tentang program-program perusahaan dalam bentuk uang / rupiah Prosedur : Sistem yang terdiri dari langkah-langkah atau teknik-teknik yang berkesinambungan yang menjabarkan secara detail bagaimana pelaksanaan suatu tugas tertentu
  16. 16. Proses monitoring atas aktivitas perusahaan dan hasil suatu performa sehingga performa aktual dapat dibandingkan dengan performa yang diinginkan
  17. 17.  Chief Executive Officer Baru Intervensi Eksternal Ancaman pergantian kepemilikan Gap dalam performaKarakteristik Keputusan Strategis: Langka Berkelanjutan Mengarahkan
  18. 18.  Entrepreneurial Adaptive Planning Logical Incrementalism
  19. 19. Scan Analisis Lingk. Faktor Eksternal Eksternal Review Terapkan Evaluasi Misi & Pilihdan Review Strategi: EvaluasiEvaluasi misi, tujuan, Tujuan + Rekomd.Performa strategi & Corporate SWOT Evaluasi Alternatif Program dan Governance Budget Kontrol Kebijakan Alternatif Terbaik Prosedur Strategi Scan Analisis Lingk. Faktor Internal Internal Penerapan Formulasi Strategi Strategi
  20. 20.  Ada 8 (Delapan) langkah dalam proses manajemen strategis :1. Identifikasi Misi dan Sasaran organisasi2. Analisa Lingkungan Luar3. Identifikasi Peluang dan Ancaman4. Analisa Lingkungan Internal/Sumber Daya Organisasi5. Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan6. Merumuskan Strategi7. Melaksanakan Strategi8. Evaluasi Strategi
  21. 21. Analisa Identifikas Lingkunga i Peluang n Luar & Ancama nIdentifikasi Misi Merumuskan Melaksana Evaluasi dan Sasaran Strategi kan Strategi Strategi organisasi Analisa Lingkungan Internal/ Identifikasi Sumber Kekuatan & Daya Kelemahan Organisasi
  22. 22.  Dalam penyusunan Renstra melalui tiga tahap analisis :1. Tahap Pengumpulan Data Data Ekternal dan Internal ; Data Ekternal : Data Pasar, Kompetitor, komunitas, Pemasok, Pemerintah, Stakesholder Data Internal : Laporan keuangan, kegiatan SDM, Operasional, Pemasaran Metode yang digunakan : a. Matrik Faktor Strategi Eksternal b. Matrik Faktor Strategi Internal c. Matrik Profil Kompetitif2. Tahap Analisis Metode yang digunakan : a. Matrik SWOT atau TOWS b. Matrik BCG c. Matrik Internal-Eksternal d. Matrik SPACE e. Matrik Grand Strategy3. Pengambilan Keputusan
  23. 23.  Dalam Identifikasi Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman diperlukan alat bantu Analisa yaitu Analisa SWOT Analisa SWOT memungkinkan perusahaan mengambil keunggulan kesempatan dalam menghindari ancaman Analisa SWOT, juga membuat perusahaan menekankan kekuatan dan melunakan atau mengeliminasi kelemahan dalam SDM dan organisasi Analisa SWOT menjadi dasar untuk menentukan corporate profile dimana perusahaan akan bersaing dalam suatu bisnis atau industri
  24. 24.  Analisa SWOT sebagai alat Formulasi Strategi. Analisa SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan Kekuatan (strengths) dan Peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dalam meminimalkan Kelemahan (Weakness) dan Ancaman (Threats). Proses Pengambilan keputusan strategis merupakan pengembangan dari Misi, Tujuan, Strategi dan kebijakan perusahaan. Dengan demikian, strategic planner harus menganaliss faktor fakor strategis perusahaan.
  25. 25.  Pengumpulan data yang diperlukan. Metode TPD untuk kualitatif snowcard atau snowballing Buat Matrik IFAS (Internal Strategic Factors Analysis Summary) dan EFAS ( External Strategic Factors Analysis Summary) Buat Matrik Interaksi SWOT atau TOWS Memilih Alternatif dengan Bobot tertinggi
  26. 26. O I IV SO WOS W II III ST WT T
  27. 27. Faktor-Faktor Bobot X Bobot Rating Keterangan Strategis Rating1. Peluang2. Ancaman 1.00 1-4 1-4
  28. 28. Faktor-Faktor Bobot X Bobot Rating Keterangan Strategis Rating1. Kekuatan2. Kelemahan 1.00 1-4 1-4
  29. 29. IFAS STRENGTHS (S) WEAKNESSES (W)EFAS STRATEGI STRATEGIOPPORTUNITIES (O) SO WO STRATEGI STRATEGITREATHS (T) ST WT
  30. 30.  SO : memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang. Strategi pertumbuhan agresif (dalam BCG, Star ) ST : meskipun menghadapi ancaman, tapi masih memiliki kekuatan secara internal. Strategi diversifikasi produk dan pasar WO : memanfaatkan peluang dengan meminimalkan kelemahan. WT : Meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman. Strategi defensif
  31. 31. OlehMargono Slamet
  32. 32.  Mutu tidak akan datang dengan sendirinya, perlu usaha khusus. Peningkatan mutu yang terus-menerus adalah hasil dari budaya kerja. Budaya kerja yang baik adalah hasil pembinaan jangka panjang. Agar budaya kerja yang baik tercapai perlu perencanaan jangka panjang yang bersifat strategik. Rencana jangka panjang perlu tujuan-tujuan yang jelas, yang berfokus pada kepentingan dan kebutuhan para pelanggan. Rencana jangka panjang harus realistik, berdasarkan kondisi diri dan lingkungan.
  33. 33. # Mengapa Fakultas ini ada atau diadakan ?# Untuk apa dan untuk siapa Fakultas ini ada ?# Apakah Fakultas ini sedang mengejar pencapaian tujuan-tujuan yang benar ?
  34. 34. VISI dan MISI Apakah yang kita inginkan ? Apakah visi, misi dan nilai-nilai kita ? PERSYARATAN DARI PELANGGAN Siapakah yang menjadi pelanggan-pelanggan kita ? Apa saja yang diharapkan dari kita oleh para pelanggan ? Kita perlu baik dalam hal apa saja agar mampu memenuhi hapapan-harapan para pelanggan ? Apakah yang dituntut mahasiswa dari institusi kita ?Metoda apa yang kita gunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan para pelanggan ?
  35. 35. (Lanjutan) JALAN MENUJU SUKSES Apakah kekuatan-2, kelemahan-2, kesempatan-2 dan ancaman-2 yang kita miliki dan hadapi ? Faktor-2 mana yang menentukan kesuksesan kita ? Bagaimana kita akan dapat meraih sukses ? KINERJA YANG BERMUTU Standar kinerja mana yang akan kita pakai ? Bagaimana kita akan menyajikan mutu ? Mutu yang akan kita sajikan itu menuntut biaya dan pengorbanan apa dari kita ?
  36. 36. ( Lanjutan ) INVESTASI PADA SDM SDM kita harus dikembangkan menjadi bagaimana ? Apakah kita sudah cukup berinvestasi untuk mengembangkan SDM ? MENGEVALUASI PROSES Apakah kita telah menjalankan proses peningkatan mutu dengan benar ? Bagaimana kita tahu bahwa kita telah meraih suskses ?
  37. 37. URUTAN LANGKAH PERENCANAAN STRATEGIS1 Visi , Misi dan Nilai2 Bidang apa yang kita geluti Identifikasi Pelang- Siapa pelanggan2 kita dan apa yang2 gan & Kebutuhan mereka butuhkan dan harapkan3 Analisa SWOT + Kita harus mampu lebih baik FPK dalam hal apa saja4 Rencana Bagaimana kita akan Perguruan Tinggi meraih sukses5 Kebijakan Mutu Bagaimana kita akan dan Rencana Mutu menyajikan mutu Apa dan berapa biaya dan6 Biaya Mutu pengorbanan yang diperlukan7 Evaluasi dan Bagaimana kita tahu kalau kita Umpan balik sukses
  38. 38. VISI , MISI , NILAI dan TUJUAN Pemisahan secara jelas keempat hal tersebut akan membuat jelas institusi apa yang ingin dikembangkan. VISI adalah pernyataan tentang maksud akhir yang ingin diwujudkan oleh/dengan adanya institusi itu. Contoh : = Menyajikan pendidikan yang bermutu tinggi = Mencari dan memberi yang terbaik = Mewujudkan masyarakat yang sadar akan kebesaran Tuhan dan alam ciptaannya. = Membangun masyarakat yang ber- IMTAQ dan ber-IPTEK. Dari pernyataan singkat itu kemudian dijabarkan agar menjadi lebih jelas.
  39. 39. € M I S I adalah pernyataan yang berkaitan erat dengan Visi, dan memberi arah yang jelas apa yang akan ditempuh pada masa kini dan yang akan datang.# Pernyataan tentang misi ini membuat suatu institusi berbeda dengan yang lain.# Misi harus dapat dijabarkan menjadi tindakan-tindakan de- . ngan memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada bagi . institusinya.# Bila misi ini didukung oleh adanya strategi mutu jangka panjang, . maka tidak perlu khawatir misi tidak akan dapat dilaksanakan.# Kriteria untuk menyusun pernyataan misi :  Mudah dihafal  Memfokus pada pelanggan  Mudah dikomunikasikan  Harus fleksibel  Sifat bidang garapan jelas  Ada komitmen pada mutu  Mengandung maksud jangka-panjang
  40. 40. CONTOH:(1) Fakultas Ekonomi Univ. Purbakala bermaksud mengajarkan ilmu-ilmu Ekonomi dan Manajemen kepada para mahasiswanya dengan standar mutu tinggi agar bermanfaat setelah lulus.(2) Fakultas Ekonomi Univ. Semenanjung memberi pelayanan pendidikan dengan mutu yang setinggi mungkin.(3) Fakultas Ekonomi Univ. Alamiah menyiapkan SDM yang menguasai ilmu Ekonomi dengan mutu tinggi agar bisa diamalkan dengan sebaik-baiknya.
  41. 41. TATA NILAI• Tata nilai suatu institusi adalah prinsip-prinsip yang digunakan dalam mencari dan mewujudkan visi dan misinya.• Tata nilai institusi menyatakan keyakinan-2 dan aspirasi-2 dari institusi yang bersangkutan.• Pernyataan nilai harus singkat, mudah dihafal, dan mudah dikomunikasikan.• Tata nilai mendorong dan memberi arah bagi institusi, serta menjamin adanya maksud yang konsisten.• CONTOH : 1. Mengutamakan kepentingan pelanggan. 2. Bekerja dengan jujur sesuai standar profesional yang tinggi. 3. Bekerja sambil melakukan perbaikan mutu secara berkelan- jutan.
  42. 42. TUJUAN€ VISI, MISI dan TATA NILAI dijabarkan menjadi tujuan-tujuan yang dapat dicapai.€ TUJUAN seharusnya dirumuskan dalam bentuk yang dapat diukur, sehingga hasil yang dicapai dapat dievaluasi secara terukur.€ TUJUAN harus realistik dan mungkin untuk dicapai.
  43. 43. IDENTIFIKASI PELANGGAN DAN KEBUTUHANNYA Mengidentifikasi berbagai kelompok pelanggan perguruan tinggi secara spesifik sangatlah penting, baik pelanggan eksternal (primer, sekunder dan tersier) maupun internal. Masing-masing fungsi PT (pendidikan, penelitian, pengabdian dan administrasi) memiliki kelompok pelanggan yang berbeda. Masing-masing kelompok pelanggan memiliki kebutuhan dan harapan. Perguruan tinggi harus berusaha memenuhi kebutuhan dan harapan itu. Dengarkan dan baca kebutuhan dan harapan pelanggan, baik aktual maupun potensial. Produk dan jasa yang dikatakan bermutu tak berarti apa-apa tanpa analisa pasar ini.
  44. 44. MATRIK KEBUTUHAN PELANGGAN PERGURUAN TINGGI Pelanggan Eksternal InternalFungsi PT Primer Sekunder Tersier Dosen Pegawai1. Pendidikan2. Penelitian3. Pengabdianpd Masyarakat4. Administrasi
  45. 45. ANALISIS SWOT DAN FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN SWOT analisis merupakan alat yang paling efektif untuk mengetahui potensi institusi. SWOT analisis dapat dibagi dua : a. analisis internal memfokus pada kinerja institusi: kekuatan dan kelemahan dalam berkinerja. b. analisis kondisi dan situasi lingkungan: kesempatan dan ancaman berada dan berasal dari lingkungan eksternal. Tujuan analisis SWOT adalah: a. Memaximalkan kekuatan b. Meminimalkan kelemahan c. Memanfaatkan secara maximal kesempatan yang ada d. Mengurangi acaman
  46. 46. (Lanjutan Analisis SWOT) Aktivitas SWOT dapat diperkuat bila analisis difokuskan pada : a. Persyaratan yang dituntut pelanggan, dan b. Keunggulan kompetitif dari institusi. Kedua hal itu (a dan b) adalah kunci untuk menyusun strategi jangka panjang. Strategi perguruan tinggi perlu dikembangkan sedemikian rupa agar dapat melindungi dirinya dari persaingan dan dapat meningkatkan daya tariknya terhadap pelanggannya. Bila analisis ini dipadukan dengan misi dan nilai-nilai yang dimiliki, maka menghasilkan identitas yang membedakan dari pesaing-pesaingnya.
  47. 47. ANALISIS SWOT Kekuatan Kelemahan• Memiliki banyak mahasiswa • Gedung-gedung tua yang tak menarik• Tim pimpinan yang bersemangat • Staf pengajar kebanyakan masih muda• Hasil ujian yang sangat baik • Anggaran yang kecil• Jurusan Manajemen & Akuntansi kuat • Kurang fasiltas laboratorium• Dukungan orang tua kuat • Mutu mahasiswa baru kurang• Moral staf baik • Buku di perpustakaan sangat kurang• Dukungan Pemda Kesempatan Ancaman• Merger dengan PTS berreputasi • Kehilangan identitas dan reputasi kurang tapi punya fasilitas baik • Kehilangan dosen senior yang berpeng-• Mengembangkan reputasi penelitian alaman• Semangat menghadapi situasi baru • Munculnya perguruan tinggi baru• Kesempatan meningkatkan keahlian • Berkurangnya lulusan SMU. staf pengajar & staf pendukung
  48. 48. FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN FPK adalah indikator yang harus ditemukan bila perguruan tinggi ingin memuaskan pelanggannya dan memenuhi misinya. FPK merupakan kunci untuk bisa meningkatkan mutu kinerja. FPK adalah kegiatan-kegiatan kunci yang diidentifikasi sendiri dengan berporos pada misi yang diembannya. FPK mencakup indikator-indikator : a. eksternal : kepuasan pelanggan, ketanggapan terhadap kebutuhan/kepentingan masyarakat. b. internal : jumlah peningkatan keprofesionalan staf dan keberhasilan kerja tim-tim yang ada.
  49. 49. FPK INTERNAL mencakup antara lain :• stem penerimaan mahasiswa yang terbuka.• Sarana belajar-mengajar yang memenuhi kebutuhan mahasiswa.• Tim-tim perbaikan mutu yang berfungsi dengan baik.• Ambang batas kelulusan ujian yang diperbaiki.• Pembinaan nilai-nilai sosial, personal, budaya dan etikal maha- siswa.• Perbaikan strategi pembelajaran mahasiswa.• Melibatkan sebagian besar staf dalam tim-tim perbaikan mutu.• Kemudahan dan kecepatan lulusan mendapatkan pekerjaan dan meneruskan pendidikan.
  50. 50. FPK EKSTERNAL mencakup antara lain :• Peningkatan akses ke perguruan tinggi.ž Meningkatnya kepuasan pelanggan melalui survei.ž Meningkatnya pangsa pasar.ž Bertambahnya partisipasi masyarakat dari kelom- pok minoritas dan penyandang cacat.ž Meningkatnya ketanggapan terhadap kebutuhan dan kepentingan masyarakat.ž Hubungan yang semakin baik dengan industri dan bisnis.
  51. 51. MENYUSUN RENCANA STRATEGIS DI PERGURUAN TINGGI Rencana strategis adalah langkah-langkah kegiatan yang tersu-sun secara rasional, berkiat, dan berjangka panjang, serta berdasarkan visi, misi, dan nilai-nilai / prinsip- prinsip tertentu untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan masa kini dan masa depan. Dalam rencana strategis dicantumkan juga tujuan-tujuan jangka panjang. Rencana strategis perguruan tinggi disusun untuk k.l. 10 tahun. Rencana strategis disusun berdasarkan visi, misi, prinsip- prinsip, hasil-hasil analisis SWOT dan FPK, serta hasil identifikasi pelang-gan dan kebutuhannya. Berdasarkan rencana strategis inilah rencana kerja tahunan disusun.
  52. 52. ISI POKOK RENCANA STRATEGIS Pernyataan tentang visi, misi dan nilai-nilai/ prinsip-prinsip. Analisis umum pelanggan dan kebutuhannya. Analisis SWOT dan FPK. Kebijakan Mutu. Sistem Perencanaan Mutu. Sistem Penyusunan Biaya Mutu. Prinsip-prinsip Penyusunan Rencana Kerja Tahunan. Sistem Pemantauan dan Evaluasi.
  53. 53.  KEBIJAKAN MUTU adalah ketetapan organisasi tentang mutu. yang akan dicapai. Kebijakan Mutu berkaitan erat dengan visi, misi dan nilai-nilai. Kebijakan Mutu biasanya berisi : a. pentingnya mutu b. kemampuan bersaing dengan mutu c. hubungan dengan pelanggan d. partisipasi seluruh tenaga kerja e. perbaikan mutu secara terus menerus. Kebijakan Mutu ditetapkan secara tertulis.
  54. 54.  RENCANA MUTU adalah jabaran operasional dari kebijakan mutu, yang berisi terjemahan kebutuhan pelanggan menjadi. disain mutu yang tersusun menjadi suatu sistem, dan pro- ses-proses terbaik untuk menghasilkan mutu yang sesuai dengan disain mutu. QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT atau Pengaturan Fungsi Mutu adalah teknik untuk menterjemahkan kebutuhan pe- langgan menjadi disain mutu. Pengaturan Fungsi Mutu terdiri dari empat fase : 1. perencanaan produk (barang atau jasa), yaitu menerjemah- kan kebutuhan pelanggan menjadi disain mutu. 2. pengaturan bagian-bagian, yaitu menyusun disain mutu menjadi suatu sistem.
  55. 55. 3. perencanaan proses, yaitu penentuan proses- proses yang paling tepat untuk menghasilkan mutu sesuai dengan disain mutu. 4. perencanaan produksi, yaitu langkah-langkah pelaksanaan produksi dan pengendaliannya. PFM biasanya dibantu oleh Diagram Rumah Mutu atauHouse of Quality Diagram.
  56. 56. • BIAYA MUTU adalah biaya atau korbanan lain yang diperlukan untuk meraih mutu.• Ada dua jenis biaya mutu : 1. Biaya pencegahan (prevention cost) 2. Biaya kegagalan (failure cost).• BIAYA PENCEGAHAN ialah biaya yang diperlukan untuk mencegah terjadinya kegagalan/kesalahan dalam proses pengadaan barang atau jasa dan dalam penyajiannya.• CROSBY : “Mutu tidak mahal, yang mahal adalah kesalahan”• Agar tidak terjadi kesalahan diperlukan : # SDM yang bermutu; # sistem dan proses yang bermutu; # tim kerja yang mantap; # pelatihan yang bermutu.
  57. 57. • BIAYA KEGAGALAN ialah biaya yang timbul akibat terjadinya kesalahan dalam proses pengadaan dan penyajian barang atau jasa, atau akibat tidak sesuainya barang atau jasa dengan kebutuhan pelanggan.• Biaya kegagalan sering sulit diperhitungkan secara tepat, ter- lebih dalam hal jasa, karena dapat mencakup ketidak-puasan pelanggan, mengulang kembali pekerjaan, waktu yang terbuang, rasa kecewa, dll.• Dalam jangka panjang biaya kegagalan lebih besar dari biaya pencegahan.• Di perguruan tinggi biaya pencegahan perlu untuk : # pimpinan yang bermutu; # dosen-dosen yang bermutu; # tenaga administrasi yang terampil; # disiplin yang baik; # perpustakaan dan laboratorium yang lengkap; # peraturan yang jelas dan sampai pada yang bersangkutan.• Biaya kegagalan diperlukan untuk : # mahasiswa gagal studi; # lulusan banyak menganggur, dll.
  58. 58. • RENCANA KERJA adalah rencana kegiatan-kegiatan operasional yang tersusun secara rasional, berkiat, dan berjangka pendek, biasanya untuk satu tahun.• Rencana kerja adalah jabaran rencana strategis yang menguta- makan mutu. PEMANTAUAN dan EVALUASI• PEMANTAUAN adalah kegiatan mengamati pelaksanaan renca- na kerja dan mengumpulkan informasi-informasi tentang pro- ses pelaksanaannya.• EVALUASI adalah kegiatan untuk mengetahui apakah pelaksa- naan rencana kerja itu berhasil atau tidak, dan jika tidak berha- sil apa sebabnya.• Hasil-hasil pemantauan dan evaluasi sangat diperlukan dan berguna dalam usaha perbaikan mutu.• Pemantauan dan evaluasi mempunyai dua tujuan : 1. pemantauan dan evaluasi pencegahan; 2. pemantauan dan evaluasi perbaikan.
  59. 59. SEKIAN SEMOGA BERMAKNA BAGI ANDA.
  60. 60.  Details about this topic Supporting information and examples How it relates to your audience
  61. 61.  Give an example or real life anecdote Sympathize with the audience’s situation if appropriate
  62. 62.  Add a strong statement that summarizes how you feel or think about this topic Summarize key points you want your audience to remember
  63. 63.  Summarize any actions required of your audience Summarize any follow up action items required of you

×