Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
MODUL I 
UPIK JUNIANTI 
NIM: 825118908
Kegiatan belajar 1 
BATASAN DAN PERKEMBANGAN TEORI 
PENGEMBANGAN KOGNITIF
A. BATASAN PENGEMBANGAN 
KOGNITIF 
1. Definisi dan peristilahan 
2. Pengertian Intelegensi 
3. Pengertian kognisi 
4. Bent...
1. DEFINISI DAN PERISTILAHAN 
a. Kognisi berhubungan dengan intelegensi 
b. Kognisi bersifat pasif /statis 
c. Intelegensi...
2. PENGERTIAN INTELEGENSI 
 INTELEGENSI adalah kualitas yang bersifat tunggal 
(unitary) diwariskan secara genetis dan da...
TINGKATAN IQ 
MA(Mental Age) 
CA (Cronologikal Age) 
100 
Beberapa ciri dari tiap-tiap intelegensi dapat dijelaskan sebaga...
2. Idiot (IQ 0-19) 
Idiot (idiocy) adalah suatu istilah yuridis dan paedagogis, yang diperuntukkan 
bagi mereka yang lemah...
3. Embicile (IQ 20-49) 
Seperti halnya idiot mereka juga perlu ditempatkan dalam lembaga. 
Sebab dilembaga inilah mereka a...
4. Moron (IQ 50-69) 
Moron merupakan problem tebesar mansyarakat. Pada masa dewasa, 
moron dinanggap memiliki kecerdasan y...
5. Inferior (IQ 70-79) 
Ini merupakan kelompok tersendiri dari individu-individu 
terbelakang. Kecakapan pada umumnya sama...
6. Bodoh (IQ 80-89) 
Pada umumnya kelompok ini agak lambat dalam mencerna 
pelajaran di sekolah. Meskipun demikian, mereka...
9. Superior (IQ 120-129) 
Ciri ciri dari kelompok ini antara lain ; lebih cakap dalam membaca, 
berhitung, perbendaharaan ...
12.Genius (IQ 180 ke atas) 
Pada kelompok ini, bakat dan keistimewaannya 
telah tampak sejak kecil. Misalnya umur 2 tahun ...
3. PENGERTIAN KOGNISI 
KOGNISI adalah kegiatan atau proses memperoleh 
pengetahuan ( termasuk kesadaran, perasaan , dsb ) ...
Definisi kognitif 
• kognitif adalah kemampuan untuk berfikir secara 
TERMAN abstrak 
• kognitif adalah kemampuan untuk me...
4. BENTUK-BENTUK INTELEGENSI 
 Kecerdasan jamak (multiple Intelegences) adalah 
suatu penilaian yang melihat secara deskr...
5. KAITAN ANTARA KREATIFITAS, INTELEGENSI, 
DAN KETERBAKATAN 
 Kreatifitas merupakan salah satu ciri dari prilaku 
intele...
6. MAKNA PERKEMBANGAN 
KOGNITIF BAGI KEHIDUPAN ANAK 
a. Hubungan intelegensi dengan kehidupan anak 
intelegensi bukanlah s...
KEGIATAN BELAJAR 2 
Pandangan para ahli dan pentingnya pengembangan 
kognitif
A.PANDANGAN PARA AHLI 
1. ALFRED BINET 
3 ASPEK kemampuan dalam intelegensi, 
- konsentrasi : kemampuan memusatkan pikiran...
2. CARL WITHERINGTON 
Intelegensi merupakan kesempatan-kesempatan bertindak 
sebagaimana dimanifestasikan dalam kemampuan-...
3. CAMERON DAN BARLEY 
Aktifitas kognisi tergantung pada kemampuan bahasa 
baik secara lisan maupun tulisan karena bahasa ...
4. GUILFORD 
kognisi manusia yang disusun dalam suatu sistem yang 
disebut struktur kognitif. 
aktifitas mental dapat dikl...
5. STENBERG 
5 komponen kognitif : 
a. Metakomponen 
b. Komponen penampilan 
c. Komponen pencapaian 
d. Komponen ingatan 
...
6. RENZULLI 
ciri-ciri kemampuan kognitif : 
a. Antara lain mudah menangkap pelajaran 
b. Ingatan baik 
c. Perbendaharaan ...
7. JOHN LOCKE DAN HERBAT 
kognitif merupakan jalanan tanggapan-tanggapan 
yang dikuasi oleh hukum asosiasi 
8. WACH 
perke...
10. GAGNE 
kognitif : kemampuan membeda-bedakan (diskriminasi) 
konseptual yang riil membuat definisi- definisi, 
merumusk...
13. ANITA E. WOOLFOLK 
3 Pengertian kognitif : 
a. Kemampuan untuk belajar 
b. Keseluruhan pengetahuan yang diperoleh 
c. ...
B.PENTINGNYA PENGEMBANGAN KOGNITIF 
Tingkat-tingkat kecerdasan : 
1. Kecerdasan bintang 
2. Kecerdasan anak-anak 
3. Kecer...
C. CIRI PERBUATAN INTELEGENCE 
CIRI perbuatan intelegen 
a. Kemampuan mengatasi masalah 
b. Perbuatan yang dilakukan sesua...
D. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN 
KOGNITIF 
FAKTOR-FAKTOR yang mempengaruhi perkembangan 
kognitif : 
a. Heriditas...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PETA KONSEP METODE PENGEMBANGAN KOGNITIF MODUL 1

16,298 views

Published on

PETA KONSEP METODE PENGEMBANGAN KOGNITIF MODUL 1

Published in: Education
  • Login to see the comments

PETA KONSEP METODE PENGEMBANGAN KOGNITIF MODUL 1

  1. 1. MODUL I UPIK JUNIANTI NIM: 825118908
  2. 2. Kegiatan belajar 1 BATASAN DAN PERKEMBANGAN TEORI PENGEMBANGAN KOGNITIF
  3. 3. A. BATASAN PENGEMBANGAN KOGNITIF 1. Definisi dan peristilahan 2. Pengertian Intelegensi 3. Pengertian kognisi 4. Bentuk-bentuk intelegensi 5. Kaitan antara kreatifitas, intelegensi dan keberbakatan 6. Makna perkembangan kognitif bagi kehidupan anak
  4. 4. 1. DEFINISI DAN PERISTILAHAN a. Kognisi berhubungan dengan intelegensi b. Kognisi bersifat pasif /statis c. Intelegensi lebih bersifat pasif d. Kognisi merupakan suatu proses berfikir e. Hakikat intelegensi adalah kemampuan yang dibawa sejak lahir , yang memungkinkan seseorang berbuat sesuatu dengan cara tertentu.
  5. 5. 2. PENGERTIAN INTELEGENSI  INTELEGENSI adalah kualitas yang bersifat tunggal (unitary) diwariskan secara genetis dan dapat di ukur Sifat intelegensi menurut Binet Kecenderungan untuk menetapkan dan mempertahankan(memperjuangkan tujuan tertentu Kemampuan untuk mengadakan penyesuaian dengan maksud mencapai tujuan tertentu Kemampuan untuk otoritik (kemampuan untuk mengkritik diri sendiri, kemampuan untuk belajar dari kesalahan yang telah dibuatnya)
  6. 6. TINGKATAN IQ MA(Mental Age) CA (Cronologikal Age) 100 Beberapa ciri dari tiap-tiap intelegensi dapat dijelaskan sebagai berikut : 1. CacatMental (Mentally Deficient/Feeble Minded) Mereka yang IQ-nya dibawah 70 disebut cacat mental atau lemah pikiran (feeble minded). Mereka ini menderita amentia atau kurang pikiran. Yang termasuk dalam kategori cacat mental atau lemah pikiran adalah tingkat-tingkat ; idiot, embisil, dan moron (debil). Ciri-ciri umum orang yang cacat mental adalah: 1. Tidak dapat mengurus dan memenuhi kebutuhannya sendiri 2. Kelambatan mental sejak lahir 3. Kelambatan dalam kematangan 4. Pada dasarnya tidak dapat diobati
  7. 7. 2. Idiot (IQ 0-19) Idiot (idiocy) adalah suatu istilah yuridis dan paedagogis, yang diperuntukkan bagi mereka yang lemah pikiran tingkat paling rendah. Menurut para ahli, kira-kira sekalipada setiap dua ribu kelahiran terjadi idiocy. Semua bentuk idiocy perlu dilembagakan, dirawat oleh para dokter dan pekerja-pekerja social. Sebab, apabila dirawat dirumah, ia merupakan beban yang tidak ringan, baik bagi orang tuanya maupun anggota keluarga. Ciri-ciri umum idiocy , antara lain :  1. Fisiknya lemah , tidak tahan terhadap penyakit, dan tidak mengenal bahaya ; oleh karena itu, orang-orang semacam ini umurnya tidak panjang.  2. Beberapa idiot dapat belajar berjalan, tetapi pada umumnya mereka tidak mampu dan harus tetap tinggal berbaring selama hidupnya.  3. Tidak mengenal rasa senang dan rasa sakit.  4. Tidak bias berbicara dan hanya mengenal beberapa kata saja.  5. Tidak mampu mengurus dirinya sendiri , sehingga mereka harus dibantu dalam hal mandi, berpakain, dan buang air, meskipun menurut umurnya sudah “dewasa”  6. Ada yang garang dan bersifat destruktif, baik terhadap dirinya sendiri maupun sekelilingnya
  8. 8. 3. Embicile (IQ 20-49) Seperti halnya idiot mereka juga perlu ditempatkan dalam lembaga. Sebab dilembaga inilah mereka akan belajar berbicara, makan sendiri, dan berpakaian sendiri serta keterampilan sederhana lainnya. Sebagian terbesar dari mereka di tempatkankan di lembaga lewat pengadilan. Itulah sebabnya para psikolog berpendapat bahwa anak-anak semacam iti, sebaiknya tidak ditempatkan di sekolah-sekolah. Ciri-ciri umum embicile , diantaranya : 1. Tidak dapat didik di sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak normal. 2. Walaupun dapat mengurus dirinya sendiri n mereka masih memerlukan pengawasan yang teliti dan memerlukan kesabaran. 3. Pada waktu bayi, mereka sangat tidak responsive dan apatis sekali. 4. Mereka umumnya baru bias berjalan sendiri pada usia tiga atau empat tahun, dan baru dapat berbicara pada usia lima tahun. 5. Mereka dapat diajari mengenal bahaya, seperti bahaya api, tenggelam di air , dan sebagainya.
  9. 9. 4. Moron (IQ 50-69) Moron merupakan problem tebesar mansyarakat. Pada masa dewasa, moron dinanggap memiliki kecerdasan yang sederajat dengan kecerdasan anak-anak usia 7 sampai 10 tahun Ciri-ciri moron, diantaranya : 1. Disekolah, mereka jarang bias mencapai lebih dari kelas lima . 2. Sampai pada tingkat tertentu mereka dapat belajar membaca, menulis, dan berhitung dalam perhitungan yang sederhana. 3. Mereka dapat mempelajari pekerjaan-pekerjaan rutin dan bias terus menerus melakukan pekerjaan itu selama tidak mengalami perubahan berarti. 4. Angka pelanggaran hokum tertinggi di antara gadis-gadis moron ; para pencuri dan pelacur sering berasal dari golongan moron ini. 5. Mereka juga memiliki dorongan, keinginan, dan emosi yang normal , tetati tidak mempunyai kecerdasan untuk mengontrol.
  10. 10. 5. Inferior (IQ 70-79) Ini merupakan kelompok tersendiri dari individu-individu terbelakang. Kecakapan pada umumnya sama dengan kelompok embicile, namun kelompok ini mempunyai kecakapan tertentu yang melebihi kecerdasannya, misalnya dalam bidang music.Mereka yang termasuk kelompok inferior memiliki kecerdasan dibawah kelompok normal dan bodoh serta diatas kelompok terbelakang. Kelompok ini bias memelihara dirinya sendiri , dan dengan susah payah mereka mengerjakan sejumlah kecil pekerjaan atau pelajaran sekolah lanjutan pertama, tetapi jarang atau sukar untuk menyelesaikan kelas terakhir SLTP
  11. 11. 6. Bodoh (IQ 80-89) Pada umumnya kelompok ini agak lambat dalam mencerna pelajaran di sekolah. Meskipun demikian, mereka dapat menyelesaikan pendidikannya pada tingkat SLTP, namun agak sulit untuk menyelesaikan pendidikan SLTA. 7. Normal/ Rata-rata (IQ 90-109) Kelompok ini merupakan kelompok yang terbesar presentasenya diantara populasi. Mereka memiliki IQ yang sedang, normal, rata-rata. 8. Pandai (IQ 110-119) Kelompok ini pada umumnya mampu menyelesaikan pendidikan tingkat universitas atau perguruan tinggi. Jika bersatu dengan kelompok normal, mereka biasanya merupakan “rapid learner” atau “giveted”, yaitu pemimpin dalam kelasnya.
  12. 12. 9. Superior (IQ 120-129) Ciri ciri dari kelompok ini antara lain ; lebih cakap dalam membaca, berhitung, perbendaharaan bahasanya luas, cepat memahami pengertian yang abstrak, dan mempunyai pengetahuan lebih luas disbanding dngan orang-orang yang termasuk golongan pandai. 10. Sangat Superior (IQ 130-139) Kelompok ini termasuk kelompok superior yang berbeda pada tingkat tertinggi dalam kelompok tersebut. Umumnya tidak ada perbedaan mencolok dengan kelompok superior. 11. Gifted (IQ 140-179) Yang termasuk dalam kelompok ini ialah mereka yang tidak genius, tetapi menonjol dan terkenal. Bakatnya sudah tampak sejak kecil dan prestasinya, biasanya melebihi teman sekelasnya. Jika di bandingkan dengan orang normal, adjustment-nya terhadap berbagai macam problem hidup lebih baik. Sekitar 80% diantara mereka ini dapat menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan prestasi memuaskan. Jabatan yang dipegangnya pun banyak, dan jarang sakit atau meninggal di usia muda.
  13. 13. 12.Genius (IQ 180 ke atas) Pada kelompok ini, bakat dan keistimewaannya telah tampak sejak kecil. Misalnya umur 2 tahun mulai belajar membaca, dan pada umur 4 tahun belajar bahasa asing. Kelompok ini mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Walaupun tidak sekolah, mereka mampu menemukan dan memecahkan suatu masalah. Jumlahnya sangat sedikit, namun terdapat dalam semua ras dan bangsa, semua jenis kelamin, dan dalam semua tingkat ekonomi. Contoh orang-orang jenius antara lain : John Stuart Mill (IQ 200), Francis Galton (IQ 200), dan Goethe (IQ 185)
  14. 14. 3. PENGERTIAN KOGNISI KOGNISI adalah kegiatan atau proses memperoleh pengetahuan ( termasuk kesadaran, perasaan , dsb ) atau usaha mengenali sesuatu melalui pengalamannya sendiri • Kognisi lebih bersifat pasif atau statis Kajian 1 • Intelegensi lebih bersifat aktif • Kognitif adalah suat proses berfikir , daya menghubungkan serta kemampuan untuk mempertimbangkan • Intelegensi adalah kemampuan mental intelek yaitu berikir • Intelegensi ialah kemampuan kecerdasan Kajian 2
  15. 15. Definisi kognitif • kognitif adalah kemampuan untuk berfikir secara TERMAN abstrak • kognitif adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya COLVIN HENMAN • Kognitif adalah intelektual ditambah dengan pengetahuan • kognitif adalah teknik untuk memproses informasi HUNT yang disediakan oleh indera. • Kognitif adalah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah dengan cepat LUBIS • Kognitif adalah kemampuan untuk memecahkan masalah/ mencipta suatu karya yang dihargai dalam suatu kebudayaan MUNANDAR • Kemampuan umum yang mampu mengembang tugas-tugas kognitif dan sejumlah kemampuan khusus CATTEL DAN HORN • Intelegensi merupakan urutan-urutan fungsi yang dinamis , fungsi yang lebih maju tergantung pada fungsi yang sederhana BAYLEY
  16. 16. 4. BENTUK-BENTUK INTELEGENSI  Kecerdasan jamak (multiple Intelegences) adalah suatu penilaian yang melihat secara deskriptif bgamana individu menggunakan kecerdasaanya untuk memecahkan masalah dan menghasilkan sesuatu (Gardner,2000)  Ada 8 kecerdasan yang dimiliki oleh individu yaitu linguistik, logis matematis, visual spasial, kinestetik-jasmani, musikal, interpersonal, intrapersonal, dan naturalistik ( dalam buku Frame of mind: The Theory of Multiple intelegences )
  17. 17. 5. KAITAN ANTARA KREATIFITAS, INTELEGENSI, DAN KETERBAKATAN  Kreatifitas merupakan salah satu ciri dari prilaku intelegen karena kreatifitas merupakan manifestasi dari suatu proses kognitif  Hubungan kreatifitas dengan intelegensi tidak selalu menunjukan bukti-bukti yang memuaskan  (Renzulli,dkk 1981) keterbaktan seseorang hakikatnya ada 3 ciri-ciri : kemampuan diatas rata-rata, kreativitas, pengikatan diri (tanggung jawab)  Anak yang berbakat adalah mereka yang memiliki kemampuan-kemampuan yang unggul dan mampu memberikan prestasi yang tinggi
  18. 18. 6. MAKNA PERKEMBANGAN KOGNITIF BAGI KEHIDUPAN ANAK a. Hubungan intelegensi dengan kehidupan anak intelegensi bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi sukses tidaknya kehidupan seseorang. Ada faktor lain seperti gen, lingkungan dan kecerdasan emosional (EQ) b. Hasil pembuktian tentang intelegensi kesuksesan hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain 1. Kesehatan fisik dan kesempatan 2. Watak (kepribadian)
  19. 19. KEGIATAN BELAJAR 2 Pandangan para ahli dan pentingnya pengembangan kognitif
  20. 20. A.PANDANGAN PARA AHLI 1. ALFRED BINET 3 ASPEK kemampuan dalam intelegensi, - konsentrasi : kemampuan memusatkan pikiran kepada suatu masalah yang harus dipecahkan - adaptasi: kemampuan mengadakan adaptasi atau penyesuaian terhadap masalah yang dihadapinya atau fleksibel dalam menghadapi masalah - bersikap kritis: kemampuan untuk mengadakan kritik, baik terhadap masalah yang dihadapi, maupun terhadap dirinya sendiri
  21. 21. 2. CARL WITHERINGTON Intelegensi merupakan kesempatan-kesempatan bertindak sebagaimana dimanifestasikan dalam kemampuan-kemampuan atau kegiatan-kegiatan sebagai berikut : a. Fasilitas dalam menggunakan bilangan dan angka b. Efisiensi penggunaan bahasa c. Kecepatan pengamatan d. Fasilitas dalam memahami hubungan e. Mengkhayal kognitif : pikiran, kognitif( kecerdasan pikiran )melalui pikiran dapat digunakan dengan cepat dan tepat dalam mengatasi suatu situasi untuk memecahkan masalah. perkembangan kognitif(perkembangan mental): perkembangan pikiran. pikiran: proses berpikir otak
  22. 22. 3. CAMERON DAN BARLEY Aktifitas kognisi tergantung pada kemampuan bahasa baik secara lisan maupun tulisan karena bahasa adalah alat berpikir. Dimana berpikir menggunakan pikiran ( kognitif
  23. 23. 4. GUILFORD kognisi manusia yang disusun dalam suatu sistem yang disebut struktur kognitif. aktifitas mental dapat diklasifikasikan sbb: a. Operasi (proses) intelektual yang menyangkut proses pemikiran yang berlangsung dan terdiri 5 kategori (kognisi, ingatan, berpikir konvergen, berpikir divergen, penilaian) b. Content (materi ): 4 kategori - figural, simbolik, semantik, behavioral (perilaku) c. Produk yang merupakan hasil dari operasi (proses ) tertentu yang diterapkan pada konten(materi) – dari 6 kategori : unit, kelas, hubungan, sistem, transformasi, implikasi
  24. 24. 5. STENBERG 5 komponen kognitif : a. Metakomponen b. Komponen penampilan c. Komponen pencapaian d. Komponen ingatan e. Komponen alih terap
  25. 25. 6. RENZULLI ciri-ciri kemampuan kognitif : a. Antara lain mudah menangkap pelajaran b. Ingatan baik c. Perbendaharaan kata luas d. Penalaran tajam e. Daya konsentrasi baik f. Menguasai banyak bahan tentang macam-macam topik f. Senang dan sering membaca g. Ungkapan diri lancar dan jelas h. Pengamat yang cermat i. senang mempelajari kamus,peta, dan ensiklopedia j. Cepat memecahkan soal k. Cepat menemukan kekeliruan atau kesalahan l. Cepat menemukan asas dalam suatu uraian m. Daya abstrak tinggi n. Selalu sibuk menangani berbagai hal o. Mampu membaca pada usia lebih muda
  26. 26. 7. JOHN LOCKE DAN HERBAT kognitif merupakan jalanan tanggapan-tanggapan yang dikuasi oleh hukum asosiasi 8. WACH perkembangn kongnitif dapat ditingkatkan apabila orang tua penuh kasih , responsif secara verbal dan memberikan lingkungan yang terorganisasi bisa diramalkan dengan kemungkinan untuk variasi pengalaman 9. GALTON keunggulan kognitif- keunggulan kekuatan fisiknya. menghungkan kecerdasan intelektual dengan struktur analisis otak
  27. 27. 10. GAGNE kognitif : kemampuan membeda-bedakan (diskriminasi) konseptual yang riil membuat definisi- definisi, merumuskan peraturan berdasarkan dalil-dalil dan bagaimana cara individu bertingkah laku, cara bertindak yaitu cepat lambatnya individu di dalam memecahkan suatu masalah yang dihadapnya. 11. WILLIAMS ciri-ciri perilaku kognitif : a. Berpikir lancar b. Berpikir luwes c. Berpikir orisinal d. Berpikir terperinci (elaborasi)
  28. 28. 13. ANITA E. WOOLFOLK 3 Pengertian kognitif : a. Kemampuan untuk belajar b. Keseluruhan pengetahuan yang diperoleh c. Kemampuan untuk mengadaptasi dengan situasi baru atau lingkungan pada umumnya dengan berhasil 14. RAYMON CATTEL mengklasifisikan kognitif kedalam 2 kategori : a. Fluid intelegence : tipe kemampuan analisis kognitif yang relatif tidak dipengaruhi oleh pengalaman belajar sebelumnya . b. Crytallized intelegence : ketrampilan-ketrampilan atau kemampuan nalar( berpikir) yang dipengaruhi oleh pengalaman belajar sebelumnya.
  29. 29. B.PENTINGNYA PENGEMBANGAN KOGNITIF Tingkat-tingkat kecerdasan : 1. Kecerdasan bintang 2. Kecerdasan anak-anak 3. Kecerdasan manusia menggunakan bahasa, penggunaan perkakas, mendapatkan perkakas, membuat perkakas, dan memelihara perkakas.
  30. 30. C. CIRI PERBUATAN INTELEGENCE CIRI perbuatan intelegen a. Kemampuan mengatasi masalah b. Perbuatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan, praktis dan ekonomis (tepat guna), cepat dan akurat. c. Malasalah yang dihadapi harus mengandung kesulitan satu tingkat diatasnya d. Keterangan solusinya harus dapat diterima oleh masyarakat e. Kemampuan abstraksi digunakan dalam memecahkan masalah f. Memelihara tingkat konsentrasi
  31. 31. D. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN KOGNITIF FAKTOR-FAKTOR yang mempengaruhi perkembangan kognitif : a. Heriditas (keturunan)- ahli filsafat Schopenhour b. Lingkungan – John Locke c. Kematangan d. Pembentukan e. Minat dan bakat f. Kebebasan

×