Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Pengambilan Keputusan
(TEORI ORGANISASI UMUM 2)
DI SUSUN OLEH:
KARINA MAWATI
14113769
2KA16
UNIVERSITAS GUNADARMA
Definisi Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil
atau keluaran dari proses mental a...
Pengambilan Keputusan Menurut Para
Ahli
1. George R Terry
Pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku
(kela...
Dasar Pengambilan Keputusan
Menurut George R. Terry, dasar-dasar pengambilan keputusan adalah :
1. Intuisi
Suatu proses ba...
3. Fakta
Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan
keputusan yang sehat, solid, dan baik. Dengan fakta, mak...
Jenis Pengambilan Keputusan
Organisasi
Jenis Keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan
berdasarkan banyaknya wak...
Faktor yang Mempengaruhi
Pengambilan Keputusan
Menurut Terry (1989) faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil
...
Kemudian terdapat enam faktor lain yang juga ikut
mempengaruhi pengambilan keputusan:
1. Fisik
Didasarkan pada rasa yang d...
4. Praktikal
Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan
melaksanakan. Seseorang akan menilai potensi diri dan
k...
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengambilan_keputusan
http://dhino-ambargo.blogspot.com/2013/05/definisi-dan-dasar-pe...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pengambilan keputusan (Teori Organisasi Umum 2)

279 views

Published on

Pengertian, dasar-dasar, jenis-jenis, faktor pengambilan keputusan

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pengambilan keputusan (Teori Organisasi Umum 2)

  1. 1. Pengambilan Keputusan (TEORI ORGANISASI UMUM 2) DI SUSUN OLEH: KARINA MAWATI 14113769 2KA16 UNIVERSITAS GUNADARMA
  2. 2. Definisi Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Keputusan itu sendiri merupakan unsur kegiatan yang sangat penting. Jiwa kepemimpinan seseorang itu dapat diketahui dari kemampuan mengatasi masalah dan mengambil keputusan yang tepat. Keputusan yang tepat adalah keputusan yang berbobot dan dapat diterima bawahan. Ini biasanya merupakan keseimbangan antara disiplin yang harus ditegakkan dan sikap manusiawi terhadap bawahan. Keputusan yang demikian ini juga dinamakan keputusan yang mendasarkan diri pada relasi sesama.
  3. 3. Pengambilan Keputusan Menurut Para Ahli 1. George R Terry Pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada. 2. Sondang P Siagian Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling cepat. 3. James A. F. Stoner Pengambilan keputusan adalah proses yang digunakan untuk memilih suatu tindakan sebagai cara pemecahan masalah.
  4. 4. Dasar Pengambilan Keputusan Menurut George R. Terry, dasar-dasar pengambilan keputusan adalah : 1. Intuisi Suatu proses bawah sadar atau tidak sadar yang timbul atau tercipta akibat pengalaman yang terseleksi. Pengambilan keputusan yang berdasarkan atas intusi atau perasaan memiliki sifat subjektif, sehingga mudah terkena pengaruh. 2. Pengalaman Pengambilan keputusan berdasarkan pengalaman memiliki manfaat bagi pengetahuan praktis. Karena pengalaman seseorang dapat mempekira-kan keadaan sesuatu, dapat memperhitungkan untung ruginya, baik-buruknya keputusan yang akan dihasilkan. Karena pengalaman, seseorang yang menduga masalahnya walaupun hanya dengan melihat sepintas saja mungkin sudah dapat menduga cara penyelesaiannya.
  5. 5. 3. Fakta Pengambilan keputusan berdasarkan fakta dapat memberikan keputusan yang sehat, solid, dan baik. Dengan fakta, maka tingkat kepercayaan terhadap pengambilan keputusan dapat lebih tinggi, sehingga orang dpt menerima keputusan-keputusan yang dapat dibuat dengan rela dan lapang dada. 4. Wewenang Pengambilan keputusan berdasarkan wewenang biasanya dilakukan oleh pim-pinan terhadap bawahannya atau orang yang lebih tinggi kedudukannya kepada orang lebih rendah kedudukannya. Pengambilan keputusan berdasarkan we-wenang juga memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. 5. Rasional Pada pengambilan keputusan yg berdasar-kan rasional, keputusan yg dihasilkan ber-sifat objektif, logis, lebih transparan, kon-sisten untuk memaksimumkan hasil atau nilai dalam batas kendala tertentu, shg dpt dikatakan mendekati kebenaran atau se-suai dgn apa yg diinginkan.
  6. 6. Jenis Pengambilan Keputusan Organisasi Jenis Keputusan dalam sebuah organisasi dapat digolongkan berdasarkan banyaknya waktu yang diperlukan untuk mengambil keputusan tersebut. Bagian mana organisasi harus dilibatkan dalam mengambil keputusan, dan pada bagian organisasi mana keputusan tersebut difokuskan. Dalam mengambil keputusan, baik yang bersifat rutin maupun tidak, ada dua metode yang digunakan. Metode pertama adalah metode tradisional, dimana pengambilan keputusan lebih berdasarkan pada intuisi dan kebiasaan. Metode yang kedua adalah metode modern, dimana pengambilan keputusan didasarkan pada perhitungan matematis dan penggunaan instrumen yang bersifat modern, seperti komputer dan perhitungan statistik.
  7. 7. Faktor yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Menurut Terry (1989) faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam mengambil keputusan sebagai berikut: • hal-hal yang berwujud maupun tidak berwujud, yang emosional maupun rasional perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan; • setiap keputusan nantinya harus dapat dijadikan bahan untuk mencapai tujuan organisasi; • setiap keputusan janganlah berorientasi pada kepentingan pribadi, perhatikan kepentingan orang lain; • jarang sekali ada 1 pilihan yang memuaskan; • pengambilan keputusan merupakan tindakan mental. Dari tindakan mental ini kemudian harus diubah menjadi tindakan fisik; • pengambilan keputusan yang efektif membutuhkan waktu yang cukup lama; • diperlukan pengambilan keputusan yang praktis untuk mendapatkan hasil yang baik; • setiap keputusan hendaknya dikembangkan, agar dapat diketahui apakah keputusan yang diambil itu betul; dan • setiap keputusan itu merupakan tindakan permulaan dari serangkaian kegiatan berikutnya.
  8. 8. Kemudian terdapat enam faktor lain yang juga ikut mempengaruhi pengambilan keputusan: 1. Fisik Didasarkan pada rasa yang dialami pada tubuh, seperti rasa tidak nyaman, atau kenikmatan. Ada kecenderungan menghindari tingkah laku yang menimbulkan rasa tidak senang, sebaliknya memilih tingkah laku yang memberikan kesenangan. 2. Emosional Didasarkan pada perasaan atau sikap. Orang akan bereaksi pada suatu situasi secara subjective. 3. Rasional Didasarkan pada pengetahuan orang-orang mendapatkan informasi, memahami situasi dan berbagai konsekuensinya.
  9. 9. 4. Praktikal Didasarkan pada keterampilan individual dan kemampuan melaksanakan. Seseorang akan menilai potensi diri dan kepercayaan dirinya melalui kemampuanya dalam bertindak. 5. Interpersonal Didasarkan pada pengaruh jaringan sosial yang ada. Hubungan antar satu orang keorang lainnya dapat mempengaruhi tindakan individual. 6. Struktural Didasarkan pada lingkup sosial, ekonomi dan politik. Lingkungan mungkin memberikan hasil yang mendukung atau mengkritik suatu tingkah laku tertentu.
  10. 10. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Pengambilan_keputusan http://dhino-ambargo.blogspot.com/2013/05/definisi-dan-dasar-pengambilan- keputusan.html http://idhoidhoy.blogspot.com/2013/04/jenis-jenis-keputusan-organisasi.html http://idhoidhoy.blogspot.com/2013/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html

×