Hakekat PendidikanHakekat Pendidikan
Pertemuan 1-2Pertemuan 1-2
Nuning Wuryanti, M.PdNuning Wuryanti, M.Pd
UNTUKMU SEGALANYA
Anak .... adalah anugerah terindah
Mereka lahir karena cinta dengan ijin Illahi
Oleh karenanya mereka se...
Mengapa Ilmu Pendidikan itu Penting?Mengapa Ilmu Pendidikan itu Penting?
 Diantara mahkluk yang diciptakan Tuhan,Diantara...
Ilmu, Ilmu Pendidikan, dan Ilmu
Pendidikan Sistematis
Ilmu adalah suatu uraian yang tersusun secara
lengkap tentang salah ...
Ilmu Pendidikan
 Ilmu pendidikan termasuk ilmu pengetahuan empiris,
karena obyeknya adalah siatuasi pendidikan yang
terda...
Ilmu Pendidikan Sistematis
 Uraian tentang pemikiran yang tersusun dengann
lengkap mengenai masalah-masalah pendidikan
(P...
HAKEKAT PENDIDIKANHAKEKAT PENDIDIKAN
 Paedagogie = pendidikanPaedagogie = pendidikan
Pedagogik = ilmu mendidik adalah ilm...
PENGERTIAN PENDIDIKANPENGERTIAN PENDIDIKAN
 LangeveldLangeveld
Pendidikan ialah setiap usaha, pengaruh, perlindunganPendi...
 J.J. RousseauJ.J. Rousseau
Pendidikan adalah memberi kita perbekalanPendidikan adalah memberi kita perbekalan
yang tidak...
 Ahmad D. MarimbaAhmad D. Marimba
Pendidikan adalah bimbingan atau pimpinanPendidikan adalah bimbingan atau pimpinan
seca...
 UU No.2/1989UU No.2/1989
Pendidikan adalah usaha sadar untukPendidikan adalah usaha sadar untuk
menyiapkan peserta didik...
PENGERTIAN ILMU PENDIDIKANPENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN
 Prof. Dr. N. DriyarkaraProf. Dr. N. Driyarkara
Ilmu pendidikan adal...
 Dr. Sutari Imam BarnadipDr. Sutari Imam Barnadip
Ilmu pendidikan mempelajari suasana danIlmu pendidikan mempelajari suas...
Faktor-Faktor PendidikanFaktor-Faktor Pendidikan
 Menurut Dr. Sutari Imam Barnadib:Menurut Dr. Sutari Imam Barnadib:
1. a...
Fondasi PendidikanFondasi Pendidikan
 Fondasi pendidikan adalah sesuatu yangFondasi pendidikan adalah sesuatu yang
member...
 I. Fagerlind and Lawrence J. Saha,I. Fagerlind and Lawrence J. Saha,
menunjuk tiga aspek, yaitu sosial, politik,menunjuk...
PERANAN FONDASI PENDIDIKAN:PERANAN FONDASI PENDIDIKAN:
 Memberikan modal,Memberikan modal,
 Memberikan arah, danMemberik...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

1 2. hakekat pendidikan

1,001 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,001
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
18
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1 2. hakekat pendidikan

  1. 1. Hakekat PendidikanHakekat Pendidikan Pertemuan 1-2Pertemuan 1-2 Nuning Wuryanti, M.PdNuning Wuryanti, M.Pd
  2. 2. UNTUKMU SEGALANYA Anak .... adalah anugerah terindah Mereka lahir karena cinta dengan ijin Illahi Oleh karenanya mereka selalu butuh cinta dan kasih sayang Mereka lahir dari hati kita Sudah selayaknya hati kita...., kita persembahkan untuk mereka Apapun adanya mereka .... Semua adalah karya kita.... Mereka tidak pernah tahu apa-apa sebelumnya Dari inderanya mereka semua belajar .... Belajar melihat ....belajar mendengar .... Belajar merasakan ....dan selalu uji coba Oleh karenanya….kita berkewajiban dan bertanggungjawab Menyajikan menú yang baik, sehat, bermoral, dan beradab Untuk mereka lihat, mereka dengar, mereka rasakan .... Sehingga mereka mampu untuk membuat keputusan bijak dalam hidup Dengannya kita bahagia .... karena seluruh cinta untuknya Tapi tugas kita untuk selalu mendewasakan mereka .... Menjadi insan Illahi .... Yang kan mampu mengantarkan kita semua, orang tua, guru-guru Dan umat di muka bumi ini pada surga-Nya .... Karena itulah tujuan dari penciptaan kita semua ....
  3. 3. Mengapa Ilmu Pendidikan itu Penting?Mengapa Ilmu Pendidikan itu Penting?  Diantara mahkluk yang diciptakan Tuhan,Diantara mahkluk yang diciptakan Tuhan, manusialah yang paling besar mempunyaimanusialah yang paling besar mempunyai perhatiannya kepada anaknya.perhatiannya kepada anaknya.  Manusia mempunyai hidup kejiwaan yangManusia mempunyai hidup kejiwaan yang lebih tinggi dibandingkan binatang,lebih tinggi dibandingkan binatang, manusia berbudaya, hanya manusialahmanusia berbudaya, hanya manusialah yang mengenal agama, kesenian, norma-yang mengenal agama, kesenian, norma- norma etika dan estetikanorma etika dan estetika  Pendidikan dibutuhkan untuk anak-anakPendidikan dibutuhkan untuk anak-anak kita, dan ilmu pendidikan itu wajibkita, dan ilmu pendidikan itu wajib dipelajari oleh semua orang, karena kitadipelajari oleh semua orang, karena kita semua nanti akan menjadi orang tua atausemua nanti akan menjadi orang tua atau pendidik yang menghadapi anak.pendidik yang menghadapi anak.
  4. 4. Ilmu, Ilmu Pendidikan, dan Ilmu Pendidikan Sistematis Ilmu adalah suatu uraian yang tersusun secara lengkap tentang salah satu segi serta mempunyai sifat yang logis, diskusif, dan reflektif (Drs. Soetjipto) Ilmu pengetahuan ialah suatu uraian yang lengkap dan tersusun tentang suatu obyek Ilmu pengetahuan dibedakan menjadi dua, yaitu Ilmu Pengetahuan Murni (bebas dari pengalaman) dan Ilmu Pengetahuan Empiris (terikat dengan obyek tertentu yang terdapat di dalam pengalaman)
  5. 5. Ilmu Pendidikan  Ilmu pendidikan termasuk ilmu pengetahuan empiris, karena obyeknya adalah siatuasi pendidikan yang terdapat pada dunia pengalaman  Ilmu pendidikan merupakan ilmu pengetahuan rokhani, karena situasi pendidikan berdasar atas tujuan manusia tidak membiarkan anak pada keadaan alamnya melainkan memandangnya sebagai mahkluk susila dan akan di bawa kearah manusia susila yang berbudaya.  Ilmu Pendidikan adalah ilmu yang normatif, karena berdasar atas pemilahan antara yang baik dan yang tidak baik untuk anak khususnya dan manusia pada umumnya.  Ilmu pendidikan adalah ilmu pengetahuan praktis karena yang diuraikan di dalam ilmu itu dilaksanakan dalam kegiatan pendidikan
  6. 6. Ilmu Pendidikan Sistematis  Uraian tentang pemikiran yang tersusun dengann lengkap mengenai masalah-masalah pendidikan (Prof. Dr. M.J.Langeveld)  Teori pendidikan meliputi pengetahuan dan pengalaman yang disusun secara logis- sistematis mengenai kegiatan-kegiatan dan usaha-usaha yang dijalankan dengan tujuan mengubah tingkah laku manusia ke arah yang diinginkan (Dr.W.P.Napitupulu)
  7. 7. HAKEKAT PENDIDIKANHAKEKAT PENDIDIKAN  Paedagogie = pendidikanPaedagogie = pendidikan Pedagogik = ilmu mendidik adalah ilmu atauPedagogik = ilmu mendidik adalah ilmu atau teori yang sistematis tentang pendidikan bagiteori yang sistematis tentang pendidikan bagi anak atau untuk anak sampai ia mencapaianak atau untuk anak sampai ia mencapai kedewasaan.kedewasaan.  Perkembangannya:Perkembangannya: . Abad 16-17, sudah mulai berkembang diluar. Abad 16-17, sudah mulai berkembang diluar EropaEropa . Abad 20, mulai berkembang di Eropa. Abad 20, mulai berkembang di Eropa . Abad 20 (1922) di Indonesia, rintisan Taman. Abad 20 (1922) di Indonesia, rintisan Taman Siswa: dipelopori Ki Hajar Dewantara.Siswa: dipelopori Ki Hajar Dewantara.
  8. 8. PENGERTIAN PENDIDIKANPENGERTIAN PENDIDIKAN  LangeveldLangeveld Pendidikan ialah setiap usaha, pengaruh, perlindunganPendidikan ialah setiap usaha, pengaruh, perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju kepadadan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju kepada kedewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anakkedewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anak agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri.agar cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Pengaruh itu datangnya dari orang dewasa (atau yangPengaruh itu datangnya dari orang dewasa (atau yang diciptakan oleh orang dewasa, seperti sekolah, buku,diciptakan oleh orang dewasa, seperti sekolah, buku, putaran hidup sehari-hari, dsb) dan ditujukan kepadaputaran hidup sehari-hari, dsb) dan ditujukan kepada orang yang belum dewasa.orang yang belum dewasa.  John DeweyJohn Dewey Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-Pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan- kecakapan fundamental secara intelektual dankecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan sesama manusia.emosional ke arah alam dan sesama manusia.
  9. 9.  J.J. RousseauJ.J. Rousseau Pendidikan adalah memberi kita perbekalanPendidikan adalah memberi kita perbekalan yang tidak ada pada masa kanak-kanak, akanyang tidak ada pada masa kanak-kanak, akan tetapi membutuhkannya pada waktu dewasa.tetapi membutuhkannya pada waktu dewasa.  Prof. Dr. N. DriyarkaraProf. Dr. N. Driyarkara Pendidikan adalah pemanusiaan manusia mudaPendidikan adalah pemanusiaan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke tarafatau pengangkatan manusia muda ke taraf insani.insani.  Carter V. GoodCarter V. Good Pendidikan adalah:Pendidikan adalah: . Seni, praktik, atau profesi sbg pengajar,. Seni, praktik, atau profesi sbg pengajar, . Ilmu yg sistematis atau pengajaran yang. Ilmu yg sistematis atau pengajaran yang berhubungan dg prinsip dan metode-metodeberhubungan dg prinsip dan metode-metode mengajar, pengawasan dan bimbingan murid.mengajar, pengawasan dan bimbingan murid.
  10. 10.  Ahmad D. MarimbaAhmad D. Marimba Pendidikan adalah bimbingan atau pimpinanPendidikan adalah bimbingan atau pimpinan secara sadar oleh si pendidik terhadapsecara sadar oleh si pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani si terdidikperkembangan jasmani dan rohani si terdidik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.menuju terbentuknya kepribadian yang utama.  Ki Hajar DewantaraKi Hajar Dewantara Pendidikan adalah tuntunan di dalam hidupPendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya,tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntuk segala kekuatanpendidikan yaitu menuntuk segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agarkodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggotamereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatanmasyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
  11. 11.  UU No.2/1989UU No.2/1989 Pendidikan adalah usaha sadar untukPendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatanmenyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagibimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yg akan datang.peranannya di masa yg akan datang.  UU No. 20/2003UU No. 20/2003 Pendidikan adalah usaha sadar dan terencanaPendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan prosesuntuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaranagar peserta didik secara aktifpembelajaranagar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memilikimengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendaliankekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlaq mulia,diri, kepribadian, kecerdasan, akhlaq mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya,serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.masyarakat, bangsa, dan negara.
  12. 12. PENGERTIAN ILMU PENDIDIKANPENGERTIAN ILMU PENDIDIKAN  Prof. Dr. N. DriyarkaraProf. Dr. N. Driyarkara Ilmu pendidikan adalah pemikiran ilmiah tentangIlmu pendidikan adalah pemikiran ilmiah tentang realitas yang kita sebut pendidikan (mendidikrealitas yang kita sebut pendidikan (mendidik dan dididik). Pemikiran ilmiah bersifat kritis,dan dididik). Pemikiran ilmiah bersifat kritis, metodis, dan sistematis.metodis, dan sistematis.  Prof. M.J. LangeveldProf. M.J. Langeveld Paedagogie atau ilmu mendidik adalah suatuPaedagogie atau ilmu mendidik adalah suatu ilmu yg bukan saja menelaah objeknya untukilmu yg bukan saja menelaah objeknya untuk mengetahui betapa keadaan atau hakiki objekmengetahui betapa keadaan atau hakiki objek itu, melainkan mempelajari pula betapaitu, melainkan mempelajari pula betapa hendaknya bertindak. Objek ilmu pendidikanhendaknya bertindak. Objek ilmu pendidikan ialah proses-proses atau situasi pendidikan.ialah proses-proses atau situasi pendidikan.
  13. 13.  Dr. Sutari Imam BarnadipDr. Sutari Imam Barnadip Ilmu pendidikan mempelajari suasana danIlmu pendidikan mempelajari suasana dan proses-proses pendidikan.proses-proses pendidikan.  Prof. BrodjonegoroProf. Brodjonegoro Ilmu pendidikan adalah teori pendidikan,Ilmu pendidikan adalah teori pendidikan, perenungan tentang pendidikan. Dalamperenungan tentang pendidikan. Dalam arti yang luas paedagogi adalah ilmuarti yang luas paedagogi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari soal-soalpengetahuan yang mempelajari soal-soal yang timbul dalam praktik pendidikan.yang timbul dalam praktik pendidikan.
  14. 14. Faktor-Faktor PendidikanFaktor-Faktor Pendidikan  Menurut Dr. Sutari Imam Barnadib:Menurut Dr. Sutari Imam Barnadib: 1. adanya tujuan yang hendak dicapai,1. adanya tujuan yang hendak dicapai, 2. adanya subjek manusia (pendidik dan2. adanya subjek manusia (pendidik dan anak didik) yang melakukan pendidikan.anak didik) yang melakukan pendidikan. 3. yang hidup bersama dalam lingkungan3. yang hidup bersama dalam lingkungan hidup tertentu,hidup tertentu, 4. yang menggunakan alat-alat tertentu4. yang menggunakan alat-alat tertentu untuk mencapai tujuan.untuk mencapai tujuan.
  15. 15. Fondasi PendidikanFondasi Pendidikan  Fondasi pendidikan adalah sesuatu yangFondasi pendidikan adalah sesuatu yang memberikan dasar atau landasan terhadapmemberikan dasar atau landasan terhadap penyelenggaraan sistem pendidikan yangpenyelenggaraan sistem pendidikan yang dilakukan masyarakat.dilakukan masyarakat. Wujud fondasi pendidikan menurut beberapa ahli:Wujud fondasi pendidikan menurut beberapa ahli:  Imran Manan: fondasi pendidikan adalah aspek-Imran Manan: fondasi pendidikan adalah aspek- aspek kehidupan masyarakat, berupa aspekaspek kehidupan masyarakat, berupa aspek kehidupan sosial budaya, sejarah dan filosofi,kehidupan sosial budaya, sejarah dan filosofi, yang semuanya akan memberikan arahhyang semuanya akan memberikan arahh kepada pendidikan.kepada pendidikan.
  16. 16.  I. Fagerlind and Lawrence J. Saha,I. Fagerlind and Lawrence J. Saha, menunjuk tiga aspek, yaitu sosial, politik,menunjuk tiga aspek, yaitu sosial, politik, dan ekonomi sebagai fondasi pendidikan.dan ekonomi sebagai fondasi pendidikan.  Umar Tirtaraharja dan La Sulo, dondasiUmar Tirtaraharja dan La Sulo, dondasi pendidikan mencakup filosofis, sosiologis,pendidikan mencakup filosofis, sosiologis, kultural, psikologis, ilmiah dan teknologis.kultural, psikologis, ilmiah dan teknologis. KesimpulanKesimpulan: fondasi pendidikan mencakup: fondasi pendidikan mencakup aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya,aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, ideologi, politik, hukum, keamanan, danideologi, politik, hukum, keamanan, dan iptek, yang kesemuanya baik langsungiptek, yang kesemuanya baik langsung maupun tidak langsung mempengaruhimaupun tidak langsung mempengaruhi dinamika penyelenggaraan pendidikan.dinamika penyelenggaraan pendidikan.
  17. 17. PERANAN FONDASI PENDIDIKAN:PERANAN FONDASI PENDIDIKAN:  Memberikan modal,Memberikan modal,  Memberikan arah, danMemberikan arah, dan  Memberikan rambu-rambu dan garis-garisMemberikan rambu-rambu dan garis-garis batas agar penyelenggaraan pendidikandibatas agar penyelenggaraan pendidikandi masyarakat tidak menyimpang dari nilai-masyarakat tidak menyimpang dari nilai- nilai yang diharapkan.nilai yang diharapkan.

×