Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Penggunaan APRS pada penanganan bencana atau SAR

APRS adalah kepanjangan dari Automatic Packet Reporting System.  Sistim ...
ukuran batere yang berbeda-beda.  Disarankan untuk menggunakan kapasitas batere yang
tidak terlalu besar,  tetapi disertai...
2. Penggunaan APRS sebagai alat pengirim/ penerima pesan text. 

APRS dapat digunakan untuk mengirim/ menerima pesan text ...
dilalui pesan yang masuk ke ponsel android.  Dengan demikian,  ponsel hanya digunakan
untuk membaca/ menulis pesan text,  ...
kantor pusat (misal,  di jakarta) dengan bantuan internet.  Kantor lapangan ataupun kantor
pusat akan dapat lebih mudah me...
Koneksi internet bisa didapatkan dengan menggunakan modem 3g,  ataupun melalui satelit. 
Bila diperlukan,  modem 3G bisa d...
'_ Map CydeVevam

@'59 u.  Un: : @m @ML

"Mwsecwos kesamaan* t,  #wae P NZYwo L-v.  ?usum &Marwa l/ :Ouhans Wi
un un(

asu...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Penggunaan aprs pada penanganan bencana atau sar 2

279 views

Published on

APRS utk Manajemen Bencana

Published in: Healthcare
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Penggunaan aprs pada penanganan bencana atau sar 2

  1. 1. Penggunaan APRS pada penanganan bencana atau SAR APRS adalah kepanjangan dari Automatic Packet Reporting System. Sistim ini ditemukan oleh Bob Bruninga, WB4APR (http: //WWw. aprs. org/ ) pada tahun 1982. Sistim ini memungkinkan radio komunikasi digunakan untuk saling bertukar informasi digital. APRS saat ini tidak populer di masyarakat karena jauh lebih mudah menggunakan telpon genggam atau fax atau email untuk bertukar infonnasi. Tetapi pada saat-saat dimana sinyal telpon genggam hilang / tidak ada (misalnya, saat bencana gempa, dipegunungan, desa-desa yang jauh dari pusat kota), maka salah satu alternatif untuk komunikasi data adalah dengan menggunakan APRS. Pada prinsipnya, APRS digunakan bersama radio komunikasi dua arah, baik HF (High Frequency), VHF (Very High Frequency), dan UHF (Ultra High Frequency). Walaupun begitu, perlu diperhatikan peraturan penggunaan radio komunikasi di negara yang bersangkutan. Masing-masing negara memberikan alokasi penggunaan APRS pada frekuensi yang berbeda- beda. Tentu saja, ketika menggunakan radio komunikasi, pengguna akan memerlukan ijin/ Call Sign, yang bisa didapat dari perkumpulan radio amatir setempat. Amarylis tertarik dengan sistim ini karena mencoba untuk membantu memecahkan masalah komunikasi di daerah-daerah yang belum mendapatkan sinyal telpon genggam. Lalu, memberanikan diri untuk melakukan uji-coba untuk melihat kemungkinan-kemungkinan penggunaannya di masyarakat. 1. Penggunaan APRS sebagai alat pelacak/ tracking. Saat ini APRS paling banyak digunakan untuk pelacakan, entah itu kendaraan, manusia, kapal laut, dll. Ketika radio komunikasi dihubungkan j dengan GPS (Global Positioning System), maka radio komunikasi dapat i memancarkan posisi secara periodik. Data digital posisi ini akan ditangkap oleh radio komunikasi lainnya (yang juga dapat dihubungkan dengan j komputer), yang akan merekam data tersebut. Sehingga akan terlihat pergerakan tracker (yg diletakkan di dalam mobil atau diransel atau i pesawat) dari Waktu ke Waktu. Bila komputer tersebut dihubungkan dengan , _ internet, maka seluruh dunia dapat ikut mengetahui jejak pergerakan Trackerlarah tersebut. Alat yang hanya memancarkan lokasi posisinya sendiri disebut tracker l arah. Ukuran alat ini sebenarnya kecil, bisa berukuran 2,5 X 12 cm, tetapi ketika ditambah dengan batere, maka ukurannya akan bertambah besar. Semakin besar kapasitas batere, maka semakin besar pula ukuran baterenya, dan juga akan semakin berat. Kapasitas batere ini berhubungan dengan lama pemakaian, misalnya pemakaian l hari, 3 hari, atau l minggu, akan membutuhkan
  2. 2. ukuran batere yang berbeda-beda. Disarankan untuk menggunakan kapasitas batere yang tidak terlalu besar, tetapi disertai dengan solar charger. Sehingga ukuran alat tidak terlalu besar dan berat untuk dibawa, tetapi bisa diisi ulang ketika istirahat. Untuk pemakaian di kendaraan bermesin, batere tidak terlalu bermasalah karena bisa menggunakan aki kendaraan. Tracker juga dapat menunjukkan posisi pihak lain, sehingga disebut juga tracker 2 arah. Yang paling sering digunakan untuk menunjukkan posisi pihak lain adalah GPS yang mempunyai layar dan mempunyai koneksi serial. Radio komunikasi dihubungkan dengan TNC (Terminal Node Controler), TNC dihubungkan dengan GPS. r Radio . /komunikasi Sehingga TNC akan memancarkan koordinat posisi yang diambil dari GPS, dan posisi pihak lain akan ditampilkan pada layar GPS. Gabungan alat-alat ini dapat di packing dengan baik hingga ringkas dan _ mudah dibawa. Tracker 2 arah , HTfi-Ljl; ,Nail-KY Ketika di la an an masin -masin en una da at I . TAHANANGGREK xreAausAN . . . p g 5 . g g p gg . p &Imum w melihat pOSISI pengguna lain, dan dapat mengukur jarak, &UNG ma ` serta dapat menuju posisi pengguna yang diinginkan. [E I YCOZPA-e *ñFFsjgPosisi Hal ini dapat sangat membantu koordinasi di lapangan, u *Penggunahin terutama ketika masing-masing pengguna tidak berasal @m: JAKARTA Posisi dari lokasi tersebut, misalnya, tim penolong bencana yang . pengguna didatangkan dari pulau lain. Atau ketika tim pencari : unggun ` __ korban mencari lokasi rumah sakit darurat terdekat. :ntuasopndrce _ &gj Contoh tampilan pada layar GPS Telpon genggam yang memiliki GPS juga dapat digunakan sebagai alat pelacak. Fungsi pelacak ini bisa menggunakan saluran data (GPRS, 3G), dan telpon genggam lain ataupun komputer bisa mengikuti pergerakannya. Program yang bisa digunakan, contohnya google latitude, APRSdroid, dll. Tetapi perlu diingat juga bahwa penggunaan sistim pelacakan ini hanya dapat digunakan ketika sinyal GSM/ internet masih terdeteksi oleh telpon genggam, dapat menambah pemakaian pulsa, dan batere telpon genggam akan lebih cepat habis. Contoh peta pemakai pelacak stasiun-stasiun bergerak ataupun statis yang menggunakan APRS dapat dilihat di http: //aprs. fi.
  3. 3. 2. Penggunaan APRS sebagai alat pengirim/ penerima pesan text. APRS dapat digunakan untuk mengirim/ menerima pesan text seperti penggunaan SMS biasa, tetapi memiliki batasan 67 karakter setiap kali pengiriman. Seperti SMS, maka untuk pesan text APRS yang melebihi 67 karakter, dapat dilakukan dalam 2 atau lebih pesan. Untuk mengirim/ menerima pesan text, ada beberapa cara: Cara pertama, dengan menggunakan radio komunikasi yang sudah terintegrasi dengan TNC (Terminal Node Controler), misalnya: Kenwood TH-D7A ataupun Yaesu VX8. Kedua radio ini langsung dapat digunakan untuk mengirim/ menerima pesan text, tentu saja kedua belah pihak harus menggunakan radio komunikasi yang memiliki kemampuan sama. Yaesu vxs ' Cara kedua, dengan menggunakan komputer yang terhubungan dengan TNC dan radio komunikasi (radio apapun). Dengan menggunakan software komputer, pengguna mengetik pesan text yang ingin dikirimkan, lalu komputer akan mengirimkannya kepada TNC, dan TNC akan mengubahnya kedalam format tone Ho" Modul *t f, '_ PA' Bluetooth (suara), yang akan dipancarkan oleh radio l i, , komunikasi. Pesan yang masuk, akan meliwati proses gé/ ,S yang sama, dan dapat dibaca melalui software ' GPS komputer tersebut. Fungsi TNC dapat digantikan dengan software AGWPE, yang akan menggunakan sound card komputer untuk merubahnya menjadi 'tone'. Cara ketiga, dengan menggunakan telpon genggam android, TNC, dan radio komunikasi (radio apapun). Software APRSDROID dapat di install pada hp, Pesan text ditulis dan dibaca melalui software ini. [Fillkltlkillklkilñilxnr: : mlh han. n-. z Il ul a -Ilzm 1". - eun : ,ML ahu. ui. JIIK! Iiñ= !vIL'z! IKa-'II: :1I gw. _jij &Han r . Jnllg y; ;iga flllkllldtjllkthl! NIDJI! l: Contoh tampilan layar pada ponsel Android Radio dihubungkan dengan TNC, dan TNC dihubungkan dengan ponsel android melalui koneksi Bluetooth atau dengan kabel. Pesan yang ditulis melalui aprsdroid akan disalurkan ke TNC, yang lalu akan menyiarkarmya melalui radio komunikasi. Jalur yang sama juga akan
  4. 4. dilalui pesan yang masuk ke ponsel android. Dengan demikian, ponsel hanya digunakan untuk membaca/ menulis pesan text, sama sekali tidak menggunakan sinyal GSM. Cara kedua dan ketiga dapat juga dilakukan melalui intemet, sehingga radio komunikasi tidak diperlukan. Tetapi akan terasa aneh, karena sudah ada email ataupun SMS. . Penggunaan APRS dibidang penanggulangan bencana & SAR Gabungan dari beberapa kemampuan APRS dapat digunakan pada saat penanggulangan bencana ataupun pencarian (SAR). Sudah banyak tim SAR di banyak negara yang menggunakan cara ini, contohnya: The Bay Area Search And Rescue Council (BASARC) (httpz/ /wwwbasarcorg/ home), New Mexico Search and Rescue Support Team (http: //www. nmsarsupport. org), Wildemess Search and Rescue Team - New York(http: //www. wsar. org/ ), British Columbia Emergency management - Canada (http: //embc. goV. bc. ca/ index. htm), dll. Tersedia banyak sekali pilihan software komputer yang memanfaatkan tehnologi APRS untuk bidang penanggulangan bencana ataupun SAR. Amarylis menggunakan software Sartrack (http: //wNw. sartrack. co. nz). Dengan menggunakan software ini, maka informasi posisi dari lapangan (lokasi kejadian, lokasi tim SAR, lokasi rumah sakit darurat, dll) dapat disampaikan langsung kepada pihak lain (kantor lapangan, tim lain, manajer operasi, dll) melalui radio komunikasi. z Jakanllai ww" *t* ` l , in. .ui ma: * 'ruam. Emmy; l . m. w. . g au by', u' l '“ u. .. "M . .. n @Puskesmas AA . . . ... .,. ... A__I__`__A n m, ;mm Medis l i i r j. .. .qvwm , g u. . AW. . ~ g f s m; »i a , i , , 'q @Lokasi 5U_1i~1ka ringan, 5 luka berat ` m: »zu Kamp Pengungsi AAI m. , »camilan ~. ... .,. ,. . .A Contoh tampilan layar Sartrack Selain itu, informasi lainnya juga dapat dikirimkan secara cepat (misal: jumlah korban, pertolongan yang diperlukan beserta lokasinya, tempat untuk mendirikan rumah sakit darurat, dll). Semua informasi tersebut dapat langsung dikirimkan oleh kantor lapangan kepada
  5. 5. kantor pusat (misal, di jakarta) dengan bantuan internet. Kantor lapangan ataupun kantor pusat akan dapat lebih mudah mengatur/ analisa pekerjaan karena mengetahui pergerakan tim dan informasi yang dibutuhkan secara langsung dari lapangan tanpa harus menunggu. Dan arus informasi tersebut dapat berlangsung dua arah, artinya perintah atau informasi dapat langsung disampaikan kepada tim di lapangan. Komunikasi dengan APRS Komunikasi dengan melalui radio dua arah Internet Tim Lapangan l Tim Lapangan 2 Tim Lapangan 3 l ' Dst | <a ntor pusat Kantor-kantor lain Kantor lapangan LSM Apabila menggunakan radio komunikasi dengan frekuensi VHF/ UHF, maka perlu dipikirkan apakah memerlukan digipeater portable/ mobile, dan dimana akan ditempatkan. Lokasi digipeater penting karena akan menentukan keberhasilan komunikasi antara tim lapangan yang satu dengan yang lain, juga dengan kantor lapangan. Beberapa jenis TNC mampu melakukan fungsi digipeat, dan kemampuan ini dapat mengurangi jumlah digipeater yang diperlukan. Selain frekuensi, jenis radio komunikasi, kekuatan sinyal, antena, dan berat alat, juga penting untuk dipikirkan dengan baik. Kombinasi hal tersebut akan menentukan kemampuan radio komunikasi untuk mencapai keinginan penggunanya. Uji coba sangat diperlukan, sehingga pengguna mengetahui persis kemampuan radio yang dipakainya. Didalam kantor lapangan, dapat digunakan komputer dalam jumlah banyak, misalnya, 1 komputer digunakan untuk menampilkan gambar pada layar dengan menggunakan LCD projector ataupun dengan monitor komputer yang lebar. l komputer bagi manajer/ coordinator, sehingga dapat melihat semua informasi yang masuk dan dapat membuat keputusan yang cepat dan baik. l komputer untuk pencatatan/ log semua kejadian/ proses pekerjaan. l komputer untuk pihak lain yang ingin melihat informasi yang ada, dll. Semua komputer ini terhubung dengan LAN (kabel atau wireless) lokal, sehingga semuanya mempunyai informasi yang sama pada saat yang sama. Hanya diperlukan l buah komputer yang terhubung langsung dengan internet.
  6. 6. Koneksi internet bisa didapatkan dengan menggunakan modem 3g, ataupun melalui satelit. Bila diperlukan, modem 3G bisa digunakan dengan kabel USB yang panjang (sekitar 20m) dan diletakkan diatas pohon atau tiang (dengan dibungkus plastic supaya tidak basah). Oleh karena itu, menentukan lokasi kantor lapangan juga penting untuk menjalankan sistim ini. Apabila koneksi internet tidak memungkinkan antara kantor lapangan dan kantor pusat, maka informasi yang terdapat pada software sartrack (di kantor lapangan) tidak dapat ditampilkan pada kantor pusat/ kantor lainnya. Seandainya koneksi internet tidak bisa didapatkan di kantor lapangan, maka pilihan berikutnya adalah komunikasi manual dengan radio HF. Komunikasi dengan radio HF ini dapat juga dilakukan dengan cara digital ataupun suara. Lalu apa bedanya dengan hanya menggunakan radio komunikasi biasa ataupun HP? Oleh karena pertukaran informasi melalui radio dan HP dilakukan dengan suara, maka pekerjaan selanjutnya dilakukan dengan manual (meletakkan pin pada peta kertas, mencatat informasi, memberitahu pihak lain, dll). Dengan menggunakan APRS dan software komputer, banyak pekerjaan tidak dilakukan lagi secara manual. Software komputer dapat menampilkan peta dengan jejak pergerakan tim secara langsung, waktu untuk menunggu informasi dapat jauh dikurangi, pencatatan dilakukan secara elektronik (dapat juga merekam percakapan melalui radio) beserta waktu kejadian yang dapat digunakan untuk analisa perbaikan, koordinasi dengan pihak lain dapat menjadi lebih mudah dan cepat (karena informasi yg sama juga dapat langsung diterima oleh pihak lain), sehingga dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan tim untuk bertukar informasi dengan pihak lain secara manual. . mmm Xbelueoaubei: Bom; @mm sum; or. , : A. JD izfzmnm ma - namu 02:15:54 m var-mm n. .. omm ,1 law: luwu I semu nmr, ,, lwums (Zj d; ` Hasmi) 01:77:11 IN VA! !! nunu Dwnilv l lwn 1415x213 mami! IN umum hum Dan! ! mmm m o. .. : umum mm minum mam m cmn m. . : anus omm m vurm r. .. m. .. Mlwrvlsanvwulu #namamu mitmmm rou. . : asam mm m untu: :m. Dnmn : br-omm rum : asam an: :. m umu Yuni Beauty namun rum : -asam xmzsmi m s. ..: wua- Darin wmusnnimsxwxmscrm lwn : asam mam m vuma m. . Dan: : »umur . um alasan: immr- m umu Wadu Dalam »suramnya-mmm r , z/ ^ 3 ' @. »,. ... `,.4_. ... ,.o, ,.. .s. ._1 m ; Azigisuimuinsusz GcugEIQIIIEIDNSKSOGQZ Znomtnaljllj osmqum. liad: 7 Terlihat POSlSi terakhir m35lr| E'm35l“E tim b95ert3 Catatan rencana dan aktivitas yang sudah selesai jejak perjalanannya dari waktu ke waktu
  7. 7. '_ Map CydeVevam @'59 u. Un: : @m @ML "Mwsecwos kesamaan* t, #wae P NZYwo L-v. ?usum &Marwa l/ :Ouhans Wi un un( asu. 75» -v. ' - , nu-minum m; ~ 11% : su. : su. 25% , m 21': - amu Meneri i © Ojmncydellap I: Opelñneeniap cnnlriunofs, (XJWSA . I, , omm: un): 7011H STKñEm "niiiigivi 3 TASI' : :ISWI DOSITET Ztñvféllfrl iran, ,, 45'3g2634S, |59*2n,7139( Goa u , smua Zoamiwsi m] osmqummta Penukaran inul m, , m, m, Posisi terakhir orang hilang, radius pencarian, dan perkiraan arah Penutup Yang ingin dicapai dari pemakaian APRS dan software komputer adalah efektivitas dari pekerjaan yang dilakukan dalam rangka menolong manusia lain. Faktor efisiensi masih bisa diperdebatkan karena memang pemakaian sistim ini akan menambah pengeluaran untuk menyediakan peralatan yang diperlukan dan untuk melatih para penggunanya. Semua peralatan dan software tersebut hanyalah merupakan ALAT BANTU, yang dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan penggunanya. Oleh karena itu, pengguna sendiri yang harus menilai dan menentukan, apakah cara dan peralatan diatas memiliki keuntungan yang signifikan dalam melakukan pekerjaannya sendiri.

×