Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

metlit

761 views

Published on

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

metlit

  1. 1. 3 SKS Elan Eriswanto
  2. 2. Tata Tertib perkuliahan 1.15 menit setelah dosen masuk kelas, mahasiswa tidak diperkenankan masuk 2.Mahasiswa yang bisa mengikuti ujian adalah mahasiswa yang aktif mengikuti kuliah minimal 75% dari jumlah pertemuan yang ada 3.Mahasiswa tidak diperkenankan ngobrol kecuali diskusi (membahas) tentang materi kuliah
  3. 3. KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI  PAPER  MAKALAH  BOOK REPORT REPORT READING
  4. 4. KARYA TULIS ILMIAH (Prasyarat) DI PERGURUAN TINGGI SKRIPSI TESIS DISERTASI
  5. 5. NILAI & BIAS DALAM PENELITIAN • Motivasi Meneliti 1. Supaya Dapat Ijasah 2. Melakukan Kegiatan Ilmiah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan 3. Memberikan sumbangan untuk pemecahan masalah 4. Untuk memberi pelayanan masyarakat 5. Untuk mendapatkan penghargaan
  6. 6. MENGAPA PERLU PENELITIAN ? FITRAH MANUSIA  INGIN TAHU Apa ini ? Apa itu ? Siapa itu ? Dari mana ini ? Mengapa begini ? Mengapa begitu ? Kapan dan Bilamana P terjadi ? Mengapa X, Jika Y …………. ? Bagaimana Z, bila X dan Y …. ?
  7. 7. BEBERAPA ASPEK YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN: 1. Masalah penelitian harus dipilih yang berguna untuk diungkapkan. 2. Masalah yang dipilih harus relevan dengan kemampuan atau keahlian peneliti. 3. Masalah penelitian harus menarik perhatian untuk diungkapkan 4. Masalah penelitian sedapat mungkin menghasilkan sesuatu yang baru. 5. Masalah penelitian harus dipilih yang dapat dihimpun datanya secara lengkap dan obyektif. 6. Masalah penelitian tidak boleh terlalu luas, tetapi juga tidak boleh terlalu sempit
  8. 8. PENDEKATAN ILMIAH: Dengan pendekatan ilmiah orang berusaha untuk memperoleh kebenaran ilmiah, yaitu pengetahuan benar yang kebenarannya terbuka untuk diuji oleh siapa saja yang berkehendak untuk mengujinya
  9. 9. Berpikir induktif adalah pengambilan kesimpulan dari pernyataan atau fakta- fakta khusus menuju pada kesimpulan yang bersifat umum atau kebalikan dari berpikir deduktif ( Khusus ke Umum) Metoda ilmiah adalah upaya memecahkan masalah melalui berpikir rasional dan berpikir empiris. Berpikir rasional artinya berpikir atas penalaran agar kebenarannya dapat diterima oleh akal sehat. Berpikir empiris artinya berpikir atas dasar fakta-fakta atau gelaja yang terdapat dan atau terjadi di lapangan sebagaimana adanya. Berfikir deduktif dimulai mengkaji teori untuk menurunkan hipotesis dan menilai teori berdasarkan kesimpulan. Oleh karena itu berpikir deduktif sering disebut sebagai berpikir rasional sebab tertumpu pada penalaran teoritis konseptual (Umum ke khusus)
  10. 10. Gambar HubunganBerpikir Ilmiah Penelitian LANGKAH BERPIKIR ILMIAH MERUMUSKAN MASALAH MERUMUSKAN HIPOTESIS VERIFIKASI DATA UNTUK MENGUJI HIPOTESIS MENARIK KESIMPULAN LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN Konsepsualisasi masalah penelitian, sehingga jelas rumusan masalahnya, jelas ruang lingkupnya, dan jelas batasan konsep dan batasan operasionalnya Berpikir rasional dalam mengkaji teori, prosedur yang berkenaan dengan masalah penelitian, untuk mengajukan hipotesis penelitian (H1) Pengumpulan data dilapangan untuk keperluan pemecahan masalah penelitian Analisis data dan menguji hipotesis Kesimpulan penelitian yakni menerima atau menolak hipotesis penelitian
  11. 11. SECARA UMUM USULAN PENELITIAN: 1. Permasalahan dan tujuan penelitian 2. Kajian teori/telaah pustaka yang diikuti oleh pengajuan hipotesis 3. Rencana kegiatan penelitian, yaitu kegiatan yang akan dilakukan untuk memperoleh data empiris MODEL I MODEL II MODEL III a. Latar belakang b. Masalah dan tujuan penelitian c. Kerangka pemikiran d. Metodologi penelitian e. Kepustakaan a. Latar belakang b. Masalah penelitian c. Tinjauan pustaka d. Tujuan penelitian e. Metodologi penelitian f. Kepustakaan a. Masalah dan tujuan penelitian b. Kerangka pemikiran c. Rencana kegiatan d. kepustakaan
  12. 12. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Perumusan dan Identifikasi Masalah 1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian 1.4 Manfaat Hasil Penelitian BAB II KERANGKA PEMIKIRAN, PARADIGMA DAN HIPOTESIS 2.1 Kerangka Pemikiran 2.2 Paradigma Penelitian 2.3 Hipotesis BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.2 Metode Penelitian 3.2.1 Desain Penelitian 3.2.2 Operasional Variabel Penelitian 3.2.3 Metode Penarikan Sampel 3.2.4 Prosedur Pengumpulan Data 3.2.5 Metode Analisis 3.3 Tempat dan Jadwal Penelitian 3.4 Daftar Pustaka Model 1 Bentuk usulan penelitian
  13. 13. Model 2 Bentuk usulan penelitian A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Batasan Masalah D. Rumusan Masalah E. Tujuan Penelitian F. Kegunaan Hasil Penelitian G. Landasan Teori dan Kerangka Berpikir H. Pengajuan Hipotesi I.Metoda Penelitian 1. Tempat dan Jadwal Penelitian 2. Jenis Penelitian 3. Populasi dan Teknik Pengambilan Sampel 4. Instrumen Penelitian (Alat Pengumpul Data) 5. Teknik Pengumpulan dan Analisis Data 6. Deskripsi Operasi Variabel 7. Daftar Pustaka
  14. 14. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI OLEH PENELITI? Kurangnya pemahaman terhadap hakikat masalah penelitian tersebut, pada akhirnya sering mengakibatkan kekeliruan pemahaman dan dikacaukan dengan ”judul”. ”Masalah” tidak sama dengan ”Judul”, akan tetapi seringkali terjadi dan dipahami melalui jawaban para mahasiswa, jika ditanyakan tentang masalah penelitian selalu jawaban akan terfokus pada judul penelitiannya MEMAHAMI MASALAH PENELITIAN ? Latar Belakang Masalah Identifikasi dan Batasan Masalah Rumusan Masalah Judul Penelitian Proses berpikir dalam penentuan masalah
  15. 15. JUDUL PERNYATAAN ABSTRACT (Abstrak satu halaman spasi 1, maksimal 300 kata dalam dengan spasi satu, dalam bahasa Inggris dan Indonesia) KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR LAMBANG DAN SINGKATAN BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah B. Identifikasi Masalah C. Batasan Masalah D. Rumusan Masalah E. Tujuan Penelitian dan Kegunaan Hasil Penelitian BAB II KAJIANTEORI A. Deskripsi Teori B. Hasil Penelitian Relevan C. Kerangka Berpikir dan Paradigma Penelitian D. Hipotesis Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Objek dan Metoda Penelitian B. Menentukan Populasi dan Teknik Sampel C. Definisi Operasional Variabel D. Instrumen Penelitian E. Teknik Pengumpulan Data F. Teknik Pengolahan Data G. Teknik Analisis Data dan Hipotesis H. Tempat dan Jadwal Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Hasil Penelitian B. Hasil Pengujian Hipotesis C. Pembahasan Hasil Penelitian BAB V KESIMPULAN DAN SARAN/REKOMENDASI A. Kesimpulan B. Saran-saran/Rekomendasi DAFTAR PUSTAKA
  16. 16. Latar Belakang Masalah Identifikasi Masalah Pembatasan Masalah Perumusan Masalah Definisi Operasional Tujuan dan Kegunaan Hasil Penelitian PENGAJUAN MASALAH Menjelaskan apa dan mengapa tema/topik/judul penelitian Kemungkinan-kemungkinan masalah yang timbul dari tema/topik/judul Masalah I, Masalah II, Masalah III dan Masalah IV dan seterusnya Menetapkan/memilih masalah dari kemungkinan yang ada disertai argumentasinya Mengembangkan pertanyaan-pertanyaan penelitian yang bersumber dari masalah yang telah dipilih Memberi batasan konsep variabel yang ada dalam masalah serta menetapkan hasil-hasil pengukurannya Merumuskan tujuan umum penelitian yang konsisten dengan masalah pokok penelitian (langkah 3) serta kegunaan penelitian) ALUR BERPIKIR PADA BAB I
  17. 17. merupakan kesenjangan antara harapan dan fakta (dasein dan dasolen) dalam artian konsep/variabel, fakta dan teori
  18. 18. BEBERAPA ASPEK DALAM MENETAPKAN MASALAH 1. Tunjukkan kenyataan yang dipikirkan itu, misalnya diambil dari data sekunder (laporan-laporan) atau mungkin dari lapangan langsung sebagai field study ; 2. Tunjukkan harapan yang bersangkutan dengan kenyataan itu; misalnya berupa ketentuan-ketentuan, patokan-patokan, fakta, teori, hukum atau aksioma dari referensi tertentu; 3. Tunjukkan kesenjangan antara harapan dan kenyataan itu; 4. Tunjukkan alternatif jawaban/pemecahan kesenjangan itu lebih dari satu altenatif (jika hanya satu alternatif tidak merupakan masalah penelitian; 5. Tunjukkan mengenai pentingnya masalah itu untuk dipecahkan (jika tidak dipecahkan akan mengganggu apa, atau berdampak bagaimana).
  19. 19. ASPEK LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN 1. Bagaimana deskripsi khusus dari fenomena yang terjadi itu; 2. Bagaimana fenomena umum dari fenomena yang terjadi itu; 3. Bagaimana penjelasan mengenai terjadinya fenomena itu; 4. Metode dan teknik apa yang dapat mencapai tujuan secara efektif; 5. Sejauh mana fenomena dapat terjadi pada suatu situasi kondisi tertentu.
  20. 20. IDENTIFIKASI MASALAH • Mengidentifikasikan masalah berarti merinci rumusan masalah yang bersifat umum itu kepada bagian- bagiannya (dimensi- dimensinya) sampai pada unsur-unsur (indikator- indikatornya), secara lebih konkrit (jelas dan tegas) dan operasional. • Cara menyajikan identifikasi masalah ini adalah mengurut (merinci) butir demi butir; dimulai dari yang paling kuat (penting); kalimatnya dapat berbentuk ” problem statement ” tapi pada umumnya bentuk ”research question”.
  21. 21. IDENTIFIKASI MASALAH 1. Belum mengetahui unsur-unsur, ciri-ciri dan sifat-sifat dari wujud fenomena atau bagaimana unsur-unsur, ciri-ciri dan sifat-sifat dari wujud fenomena; 2. Belum mengetahui unsur-unsur, ciri-ciri dan sifat-sifat dari proses terjadinya atau bagimana unsur-unsur, ciri-ciri dan sifat-sifat dari proses terjadinya; 3. Belum mengetahui unsur-unsur, ciri-ciri dan sifat-sifat dari fungsi fenomena; atau bagimana unsur-unsur, ciri-ciri dan sifat-sifat dari fungsi fenomena.
  22. 22. BATASAN MASALAH • Contoh Dalam penelitian ini bahwa laporan keuangan sebagai variabel penting terdapat beberapa faktor yang mempengaruhinya tetapi dalam penelitian untuk mengetahui yang mempengaruhi laporan keuangan ini membatasi pada laba rugi. BATASAN MASALAH MERUPAKAN PEMBATASAN DALAM PENELITIAN AGAR PENELITIAN LEBIH TERPOKUS PADA MASALAH YANG AKAN DITELITI.
  23. 23. CONTOH RUMUSAN MASALAH 1. Bagaimana X PT. ABC 2. Bagaimana Y PT. ABC 3. Apakah terdapat pengaruh X terhadap Y PT. ABC
  24. 24. MAKSUD, TUJUAN PENELITIAN Maksud penelitian : menunjuk pada apa yang akan dikerjakan dalam penelitian itu dalam rangka menjawab masalah-masalah itu Tujuan Penelitian : menunjukan pada apa yang akan diperoleh atau dicapai oleh Maksud Penelitian itu Contoh Tujuan Penelitian 1. Untuk mengetahui X PT. ABC 2. Untuk mengetahui Y PT. ABC 3. Untuk mengetahui pengaruh X terhadap Y PT. ABC
  25. 25. KEGUNAAN PENELITIAN • Kegunaan Penelitian : menunjuk pada manfaat dari hasil penelitian itu,; apakah berguna bagi penambahan dan atau pengembangan pengetahuan, ilmu dan teknologi, adakah pula manfaatnya bagi aspek gunalaksa atau aspek praktis.
  26. 26. Dihubungkan dengan proses penelitian selanjutnya, maksud, tujuan, dan kegunaan penelitian yang berpijak pada masalah yang diteliti itu, akan merupakan pegangan atau pijakan bagimetode dan teknik penelitian, pendekatan masalah atu kerangka penelitian dan hipotesisnya, pembahasan hasil penelitian, kesimpulan dan saran- saran; rinciannya sebagai berikut : • Maksud Penelitian merupakan pegangan bagi metode dan teknik penelitian serta pembahasan hasil penelitian; • Tujuan Penelitian merupakan pegangan bagi pendekatan masalah atau kerangka pemikiran dan hipotesisnya serta kesimpulan akhir penelitian; • Kegunaan Penelitian merupakan pegangan bagi pengajuan saran-saran. Berdasarkan hal-hal tersebut, merumuskan maksud dan tujuan serta kegunaan penelitian secara baik dan benar harus menjadi perhatian.
  27. 27. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kegunaan yaitu : 1. Kegunaan Teoritis a. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan memperluas wawasan bagi kajian ilmu akuntansi dalam mengelola laporan keuanga sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan untuk pengembangan penelitian akuntansi yang akan datang. b. Memberikan sumbangan penting dan memperluas kajian ilmu akuntansi yang menyangkut laporan keuangan dan dapat dijadikan sebagai bahan rujukan penelitian lebih lanjut bagi pengembangan ilmu akuntansi.
  28. 28. 2. Kegunaan Praktis a.Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan pikiran bagi PT. BPR SUPRA ARTA PERSADA Kantor Pusat Operasional Sukabumi atau informasi tentang pengaruh laba rugi terhadap laporan keuangan, sehingga pihak PT. BPR SUPRA ARTA PERSADA Kantor Pusat Operasional Sukabumi dapat tercapai tujuannya. b.Hasil penelitian ini dapat meningkatkan pelayanan prima pada PT. BPR SUPRA ARTA PERSADA Kantor Pusat Operasional Sukabumi dan perubahan sikap serta cepat tanggap dalam memberikan pelayanan optimal kepada nasabah. c.Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai tolak ukur laporan keuangan pada PT. BPR SUPRA ARTA PERSADA Kantor Pusat Operasional Sukabumi.

×