Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Mengenal lebih
dekat
“Suku Dayak
Kalimantan”
Oleh
Rodhiyah Nur Zulaikhoh
2700011
MAN Insan Cendekia Serpong
 Dayak berasal dari kata daya dari
bahasa Kenyah, yang berarti hulu
sungai atau pedalaman.
 nama yang oleh penduduk pesi...
• Sebagian besar suku Dayak di wilayah selatan dan timur kalimantan
yang memeluk Islam keluar dari suku Dayak dan tidak la...
Dayak Masa Kini
suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar, yakni:
• Apokayan (Kenyah-Kayan-Bahau),
• Ot Danum-Ngaj...
• Ciri-ciri yang menjadi faktor penentu
Dayak/tidak adalah :
rumah panjang, hasil budaya material
seperti tembikar, mandau...
Sistem Bahasa
1. Bahasa Pengantar
Seperti pada umumnya bagian negara Indonesia yang merdeka lainnya,
masyarakat Kalimantan...
Sistem Religi
Golongan islam merupakan golongan terbesar, sedangkan agama asli
dari penduduk pribumi adalah agama Kaharing...
Tradisi keagamaan:
upacara menyambut kelahiran anak,
upacara memandikan bayi untuk
pertama kalinya, upacara memotong
rambu...
Sistem Kekerabatan
• Sistem kekerabatan orang Dayak Kalimantan Tengah, didasarkan pada
prinsip keturunan (Ambilineal) yang...
Upacara dalam sistem kekerabatan:
1. Perkawinan
Prosesi tradisi pernikahan Dayak Ngaju dilangsungkan dengan berbagai
tahap...
Sistem Ekonomi
• bagi orang Dayak di Kalimantan Tengah terdiri atas empat macam,
yaitu berladang, berburu, mencari hasil h...
Sistem Kesenian
• Tari Gantar
Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat
menggambarkan kayu penumbuk se...
Sistem Pengetahuan
• Zaman dulu para wanita sering menggunakan anting yang banyak
agar semakin panjangnya daun telinga sem...
Tradisi-tradisi Suku Dayak
Tradisi penguburan
merupakan penguburan primer - tempat
mayat melalui Upacara/Ritual Kenyauw.
...
Tradisi Tato
Seni tato dan telinga panjang
menjadi ciri khas atau identitas
yang sangat menonjol sebagai
penduduk asli Kal...
Mangkok Merah
Mangkok merah beredar jika orang
Dayak merasa kedaulatan mereka
dalam bahaya besar. “Panglima”
atau sering s...
“Menteng Ueh Mamut”
seseorang yang memiliki kekuatan gagah berani, serta tidak kenal
menyerah atau pantang mundur
Referensi
• Academia.edu
• https://www.google.com/search
• https://mochamadrizal19.wordpress.com/kebudayaan-suku-dayak/
• ...
Suku Dayak, Kalimantan
Suku Dayak, Kalimantan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Suku Dayak, Kalimantan

for your knowledge

  • Login to see the comments

Suku Dayak, Kalimantan

  1. 1. Mengenal lebih dekat “Suku Dayak Kalimantan” Oleh Rodhiyah Nur Zulaikhoh 2700011 MAN Insan Cendekia Serpong
  2. 2.  Dayak berasal dari kata daya dari bahasa Kenyah, yang berarti hulu sungai atau pedalaman.  nama yang oleh penduduk pesisir pulau Borneo diberi kepada penghuni pedalaman yang mendiami Pulau Kalimantan.
  3. 3. • Sebagian besar suku Dayak di wilayah selatan dan timur kalimantan yang memeluk Islam keluar dari suku Dayak dan tidak lagi mengakui dirinya sebagai orang Dayak, tapi menyebut dirinya sebagai atau orang Banjar dan Suku Kutai. • Dikarenakan arus migrasi yang kuat dari para pendatang, Suku Dayak yang masih mempertahankan adat budayanya akhirnya memilih masuk ke pedalaman • Terdiri dari 6 suku besar dan 405 sub suku kecil, yang menyebar di seluruh Kalimantan.
  4. 4. Dayak Masa Kini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar, yakni: • Apokayan (Kenyah-Kayan-Bahau), • Ot Danum-Ngaju (Hulu-hilir) • Iban • Murut • Klemantan dan • Punan  suku yang paling tua Mereka ini berdiam di desa-desa sepanjang sungai-sungai besar dan kecil seperti sungai-sungai Barito, Kapuas, Kahayan, Katingan, Mentaya,Seruyan, dan lain-lain.
  5. 5. • Ciri-ciri yang menjadi faktor penentu Dayak/tidak adalah : rumah panjang, hasil budaya material seperti tembikar, mandau, sumpit, beliong (kampak Dayak), pandangan terhadap alam, mata pencaharian (sistem perladangan), dan seni tari
  6. 6. Sistem Bahasa 1. Bahasa Pengantar Seperti pada umumnya bagian negara Indonesia yang merdeka lainnya, masyarakat Kalimantan Tengah menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar 2. Bahasa sehari-hari Bahasa Dayak Ngaju adalah bahasa dayak yang paling luas digunakan di Kalimantan Tengah, terutama didaerah sungai Kahayan dan Kapuas.
  7. 7. Sistem Religi Golongan islam merupakan golongan terbesar, sedangkan agama asli dari penduduk pribumi adalah agama Kaharingan. Sebutan kaharingan diambil dari Danum Kaharingan yang berarti air kehidupan. Umat Kaharingan percaya bahwa • lingkunan sekitarnya penuh dengan mahluk halus dan roh-roh (ngaju ganan) yang menempati tiang rumah, batu-batu besar, pohon-pohon besar, hutan belukar, air , dan sebagainya • jiwa (ngaju hambaruan) orang yang mati meninggalkan tubuh dan menempati alam sekeliling tempat tinggal manusia sebagai liau sebelum kembali kepada dewa tertinggi yang disebut Ranying.
  8. 8. Tradisi keagamaan: upacara menyambut kelahiran anak, upacara memandikan bayi untuk pertama kalinya, upacara memotong rambut bayi, upacara mengubur, dan upacara pembakaran mayat/ tiwah (Ot Danum daro Ma’anyam Ijambe)
  9. 9. Sistem Kekerabatan • Sistem kekerabatan orang Dayak Kalimantan Tengah, didasarkan pada prinsip keturunan (Ambilineal) yang menghitungkan hubungan kekerabatan melalui laki-laki maupun wanita. • Pada masa sekarang, kelompok kekerabatan yang terpenting adalah keluarga luas utrolokal yang menjadi isi dari suatu rumah tangga. • Kewarganegaraan dari suatu rumah tangga tidak statis. Jika orang bersama keluarganya kemudian pindah dari rumah itu, pertalian fisik dan rohani dengan rumah tangga semula pun turut berubah. • Pada orang Dayak, perkawinan yang diangap ideal dan amat diingini oleh umum, perkawinan antara dua orang saudara sepupu yang kakek-kakeknya adalah sekandung, yaitu apa yang disebut Hajenan.
  10. 10. Upacara dalam sistem kekerabatan: 1. Perkawinan Prosesi tradisi pernikahan Dayak Ngaju dilangsungkan dengan berbagai tahap. Perkawinan adat ini disebut Penganten Mandai. Dalam iring- iringan, seorang ibu yang dituakan dalam keluarga calon mempelai pria, membawa bokor berisi barang hantaran. 2. Kelahiran Menurut tradisi di kalangan masyarakat Dayak , pada saat melahirkan biasanya diadakan upacara memukul gendang/gimar dan kelentangan dalam nada khusus yang disebut Domaq. Sebelum bayi berumur dua tahun, diadakan upacara permandian atau turun mandi di sungai untuk yang pertama kalinya.
  11. 11. Sistem Ekonomi • bagi orang Dayak di Kalimantan Tengah terdiri atas empat macam, yaitu berladang, berburu, mencari hasil hutan dan ikan, menganyam. • Bulan Februari dan Maret, tibalah musim panen, sedangkan untuk membuka ladang kembali, orang Dayak melihat tanda-tanda alam seperti bintang dan sebagainya serta memperhatikan alamat-alamat yang diberikan oleh burung-burung atau binatang-binatang liar tertentu. • . Dalam berladang mereka mengembangkan suatu sistem kerja sam dengan cara membentuk kelompok gotong-royong yang biasanya berdasarkan hubungan tetanggaan atau persahabatan. Masing- masing kelompok terdiri atas 12-15 orang yang secara bergiliran membuka hutan bagi-bagi ladang masing-masing anggota.
  12. 12. Sistem Kesenian • Tari Gantar Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya. • Tari Kancet Papatai / Tari Perang Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. Tari ini diiringi dengan lagu Sak Paku dan hanya menggunakan alat musik Sampe. • Tari Kancet Lasan Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan.
  13. 13. Sistem Pengetahuan • Zaman dulu para wanita sering menggunakan anting yang banyak agar semakin panjangnya daun telinga semakin cantik wanita tersebut, para lelakinya sering menggunakan tato. • Menggandalkan atau menggunakan rasi bintang untuk mengetahui apakah cocok untuk bertanam atau berladang. • Dalam berpakaian dulu orang suku Dayak sering menggunakan ewah (cawat) untuk pakaian asli laki-laki Dayak yang terbuat dari kulit kayu dan Kaum wanita memakai sarung dan baju yang terbuat dari kulit kayu.
  14. 14. Tradisi-tradisi Suku Dayak Tradisi penguburan merupakan penguburan primer - tempat mayat melalui Upacara/Ritual Kenyauw. Sementara di sebelahnya merupakan Tempelaq yang merupakan tempat tulang si meninggal melalui Upacara/Ritual Kwangkay. tiga budaya penguburan di Kalimantan : • penguburan tanpa wadah dan tanpa bekal, dengan posisi kerangka dilipat. • penguburan di dalam peti batu (dolmen) • penguburan dengan wadah kayu, anyaman bambu, atau anyaman tikar. Ini merupakan sistem penguburan yang terakhir berkembang.
  15. 15. Tradisi Tato Seni tato dan telinga panjang menjadi ciri khas atau identitas yang sangat menonjol sebagai penduduk asli Kalimantan. • Dengan ciri khas dan identitas itulah yang membuat suku Dayak di kenal luas hingga dunia internasional dan menjadi salah satu kebanggan budaya yang ada di Indonesia • Dapat ditemui dipedalaman Kalimantan Timur. • Hal ini umumnya dikaitkan dengan tingkatan sosial seseorang dalam masyarakat Dayak. Bagi suku Dayak Kayan, telinga cuping panjang menunjukkan kalau orang tersebut berasal dari kalangan bangsawan.
  16. 16. Mangkok Merah Mangkok merah beredar jika orang Dayak merasa kedaulatan mereka dalam bahaya besar. “Panglima” atau sering suku Dayak sebut Pangkalima biasanya mengeluarkan isyarat siaga atau perang berupa mangkok merah yang di edarkan dari kampung ke kampung. • Mangkok merah terbuat dari teras bambu (ada yang mengatakan terbuat dari tanah liat) yang didesain dalam bentuk bundar. • mangkok merah pertama beredar ketika perang melawan Jepang dulu. Lalu terjadi lagi ketika pengusiran orang Tionghoa dari daerah-daerah Dayak pada tahun 1967.
  17. 17. “Menteng Ueh Mamut” seseorang yang memiliki kekuatan gagah berani, serta tidak kenal menyerah atau pantang mundur
  18. 18. Referensi • Academia.edu • https://www.google.com/search • https://mochamadrizal19.wordpress.com/kebudayaan-suku-dayak/ • Http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Dayak • https://anuurfaaizah.wordpress.com/tradisi-kebiasaan-suku- dayak/comment-page-1/#comment-13

×