Tasdik Kinanto - Interoperabilitas Dokumen Perkantoran dalam e-Government

1,357 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,357
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
110
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tasdik Kinanto - Interoperabilitas Dokumen Perkantoran dalam e-Government

  1. 1. INTEROPERABILITAS DOKUMEN PERKANTORAN DALAM e-GOVERNMENT Oleh : Tasdik Kinanto Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
  2. 2. Reformasi Birokrasi Reformasi Birokrasi merupakan transformasi segenap aspek dalam manajemen pemerintah menuju pemerintah berkelas dunia
  3. 3. AREA PERUBAHAN HASIL YANG DIHARAPKAN ORGANISASI PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN SDM APARATUR PENGAWASAN AKUNTABILITAS PELAYANAN PUBLIK MIND SET DAN CULTURE SET ORGANISASI YANG TEPAT FUNGSI DAN TEPAT UKURAN REGULASI YANG LEBIH TERTIB, TIDAK TUMPANG TINDIH DAN KONDUSIF SDM APARATUR YANG BERINTEGRITAS, NETRAL, KOMPETEN, CAPABLE, PROFESIONAL, BERKINERJA TINGGI DAN SEJAHTERAH MENINGKATNYA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN YANG BERSIH DAN BEBAS KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME MENINGKATNYA KAPASITAS DAN AKUNTABILITAS KINERJA BIROKRASI PELAYANAN PRIMA SESUAI KEBUTUHAN DAN HARAPAN MASYARAKAT BIROKRASI DENGAN INTEGRITAS DAN KINERJA TINGGI TATALAKSANA SISTEM, PROSES DAN PROSEDUR KERJA YANG JELAS, EFEKTIF, EFISIEN, TERUKUR DAN SESUAI DENGAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE
  4. 4. SistemSeleksiCPNSdanPromosiPNS secaraTerbuka PenataanJumlahdanDistribusiPNS PenataanStrukturBirokrasi ProfesionalisasiPNS Pengembangan Sistem Elektronik Pemerintah (E-Government) Penyederhanaan Perizinan Usaha PeningkatanKesejahteraanPegawai Negeri Efisiensi Penggunaan Fasilitas, Sarana dan Prasarana Kerja Pegawai Negeri Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Aparatur 9 (SEMBILAN) PROGRAM PERCEPATAN REFORMASI BIROKRASI
  5. 5. e-Government Pemerintahan Elektronik (e-Government) mengacu pada penggunaan teknologi informasi di lingkungan instansi pemerintah, antara lain melalui intranet dan internet.
  6. 6. Integrated Government (Visi E-Gov Kominfo) Many Agencies, One Government (Visi Singapura) E-GOV ADALAH PILAR KEBERHASILAN REFORMASI BIROKRASI PERANAN E-GOV Efektifitas Efisiensi Transparansi Akuntabilitas Pesannya adalah penerapan E-Gov is a must and must be accelerated
  7. 7. PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK (e-GOV) Pemerintahan berbasis elektronik terdiri dari: 1. Berbasis internet / IT/ ICT / web-based tech Salah satu aplikasi terpadu adalah “GRMS” 2. Berbasis non-internet (Otomatisasi proses administrasi, mesin absensi, telepon, fax, sistem tata suara, alarm, mesin antrian, fotocopy, sms, mms, wireless, cctv, tele conference, dan kartu elektronik)
  8. 8. Manfaat e-Government : 1. Meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan komunitas negara lainnya 2. Memperbaiki proses transparansi dan akuntabilitas di kalangan penyelenggara pemerintahan 3. Mereduksi biaya transaksi, komunikasi, dan interaksi yang terjadi dalam proses pemerintahan 4. Menciptakan masyarakat berbasis komunitas informasi yang lebih berkualitas
  9. 9. Sumber: United Nations E-Government Survey 2012
  10. 10. Penyelenggaraan Pemerintahan Secara MANUAL Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis ICT TRANSFORMASI Government to e-Government Pemanfaatan ICT  Penggunaan Internet  Penggunaan Infrastruktur Telematika  Penggunaan Sistem Aplikasi  Standarisasi Metadata  Transaksi dan Pertukaran Data Elektronik  Sistem Dokumentasi Elektronik Transformasi  Perubahan Budaya Kerja  Perubahan Proses Kerja (Bisnis Proses)  SOP dan Kebijakan Politik  Peraturan dan Perundangan  Leadership Transformasi Menuju e-Government
  11. 11. PENGELOLAAN DOKUMEN PERKANTORAN SECARA ELEKTRONIK
  12. 12. Pengelolaan dokumen perkantoran secara elektronik dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi akan memberikan kecepatan dan kemudahan dalam proses pengambilan putusan
  13. 13. KONDISI SAAT INI • Pulau-pulau informasi • Data tersedia tetapi susah (tidak dapat) diakses • Heterogenitas sistem informasi Interoperabilitas memungkinkan data yang dikelola oleh lembaga yang berbeda dapat digunakan bersama untuk pengambilan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat
  14. 14. Potensi Penerapan • One-stop services membutuhkan interoperabilitas mengingat layanan pemerintah yang beragam dan disediakan oleh berbagai instansi. • Pemerintah dapat mengganti satu bagian piranti lunak dari satu vendor ke vendor lainnya tanpa harus membeli lebih banyak hardware dan software dan/atau beralih ke sistem baru.
  15. 15. Tantangan Penerapan Leadership SDM IT-Awareness Resistance to Change Culture of Documentation Proses yang belum mapan Ketersediaan infrastruktur
  16. 16. Tantangan: Leadership • Visi yang jelas dan tegas • Komunikasi kepada bawahan • Goal/objective dan cara mencapainya • Rumusan strategi • Usaha terus menerus dalam impelementasi • Komitmen yang kuat
  17. 17. Tantangan: SDM • Kompetensi yang diperlukan • Semangat untuk berkembang • produktivitas
  18. 18. Tantangan: Kesadaran tentang IT • Arti penting implementasi IT dalam mendukung pemerintahan dan peningkatan potensi dan pengelolaan sumber daya masih rendah • Prioritas pengembangan IT di pemerintahan, terkait langsung dengan program-program dan dana yang dialokasikan untuk IT • Perlu ada kebijakan jelas dan tegas untuk membangkitkan kesadaran secara luas
  19. 19. Tantangan: Keengganan untuk berubah • Sifat yang manusiawi • Khawatir dalam menghadapi ketidakpastian (uncertainty) • Memerlukan perhatian khusus • Perlu program/aktivitas tertentu (change management)
  20. 20. Tantangan: Culture of Documentation • Perlu strategi pencerahan dan pengembangan • Kebiasaan yang perlu dikembangkan • Bisa dikaitkan dengan konsep pemeliharaan mutu dalam syarat mendokumentasi
  21. 21. Langkah yang Dapat Dilakukan • Perencanaan tentang: –Waktu –Pengembangan infrastruktur –Penyiapan SDM –Perubahan metoda komunikasi personel (atasan-bawahan, antar atasan, umum)
  22. 22. Langkah yang Dapat Dilakukan • Pengembangan sistem: –Infrastruktur (hardware dan software) –Sistem penilaian SDM (reward/recognition) –Pengendalian proses pendokumentasian –Penetapan proses dan aturan

×