Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

1. Pendahuluan Makroekonomi

2,862 views

Published on

  • Be the first to comment

1. Pendahuluan Makroekonomi

  1. 1. PENDAHULUAN Summary Makro’s teory Marieska Lupikawaty Politeknik Negeri Sriwijaya lupikawatypolsri@gmail.com
  2. 2. PERBEDAAN MIKRO MAKRO VS
  3. 3. Dilihat dari Ekonomi Mikro Ekonomi Makro Harga Harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja) Harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan) Unit analisis Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi. Tujuan analisis Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat. Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan
  4. 4. PEMBAHASAN MAKRO 1. Sejarah teori makroekonomi 2. Masalah dan Pelaku Makro 3. Tujuan dan Kebijakan Makroekonomi 4. Alat Pengamat Prestasi Kegiatan Makro
  5. 5. Sejarah Makroekonomi
  6. 6. Masalah Makro Ekonomi 1. Masalah pertumbuhan ekonomi 2. Masalah ketidakstabilan kegiatan ekonomi 3. Masalah pengangguran dan inflasi 4. Masalah neraca perdagangan & neraca pembayaran
  7. 7. 1. Masalah Pertumbuhan ekonomi • Definisi pertumbuhan ekonomi; perkembangan kegiatan perekonomian yang menyebabkan barang & jasa produksinya bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat • Faktor utama berlakunya adalah penambahan pengeluaran agregat yaitu perbelanjaan masyarakat ke atas barang & jasa Gambar : Kurva Kemungkinan Produksi dan Pengangguran P-R : Pertumbuhan potensial M-N : Pertumbuhan sebenarnya ●M ●N ●P ●R Barang Industri
  8. 8. 2. Masalah Ketidakstabilan kegiatan ekonomi • Perekonomian tidak selalu berkembang secara teratur, ia selalu mengalami masa naik turun • Pergerakan naik turun kegiatan perusahaan- perusahaan dalam jk.panjang dinamakan konjungtur atau siklus kegiatan perusahaan (business cycle) Periode A B C D E Gambar : Suatu Siklus dalam Konjungtur
  9. 9. 3. Masalah Pengangguran • Definisi ; suatu keadaan dimana seseorang yang tergolong angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tapi belum dapat memperolehnya • Faktor utama timbulnya pengangguran adalah kurangnya pengeluaran aggregat • Akibat buruk pengangguran menimbulkan masalah ekonomi & sosial terhdap diri dan keluarganya hingga masalah kekacauan politik dan sosial kepada kesejahteraan masyarakat dan prospek ekonomi dalam jk.panjang
  10. 10. Jenis-jenis pengangguran 1. Pengangguran friksional  Disebabkan keinginan sendiri untuk mencari kerja yang lebih baik, sifatnya sementara 1. Pengangguran struktural  Pencari kerja tidak mampu memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk lowongan yang tersedia 3. Pengangguran siklis / konjungtur  Diakibatkan oleh perubahan dlm tingkat kegiatan perekonomian cth efisiensi biaya produksi karena kemunduran ekonomi 3. Pengangguran musiman  Berkaitan erat dengan fluktuasi kegiatan ekonomi terutama di sektor pertanian
  11. 11. 3. Masalah Inflasi • Inflasi adalah kenaikan harga barang-barang yang bersifat umum dan berlangsung terus menerus • Tingkat inflasi dalam setahun ▫ Rendah, 4-6 persen ▫ Moderat, 5 – 10 persen ▫ Serius, ratusan-ribuan persen • Akibat Inflasi ▫ Menurunkan taraf kemakmuran masyarakat umum ▫ Jk.panjangnya mengurangi investasi produkstif, mengurangi ekspor, shg memperlambat pertumbuhan ekonomi • Penyebab Inflasi 1. Tingkat pengeluaran agregat yg melebihi kemampuan perusahaan-perusahaan menghasilkan barang&jasa 2. Pekerja-pekerja di berbagai kegiatan ekonomi menuntut kenaikan upah 3. Kenaikan harga barang impor 4. Penambahan penawaran uang yg berlebihan tanpa diikuti penambahan produksi dan penawaran barang 5. Kekacauan politik dan ekonomi sebagai akibat pemerintah yg kurang bertanggungjawab
  12. 12. 4. Masalah neraca pembayaran • NERACA PERDAGANGAN ▫ Menunjukkan perimbangan diantara kegiatan ekspor dan impor • NERACA KESELURUHAN ▫ Menunjukkan perimbangan diantara keseluruhan aliran pembayaran keluar negeri (impor) dan penerimaan dari luar negeri (ekspor) • Masalah neraca bila terjadi defisit neraca pembayaran • Akibat defisit neraca pembayaran ▫ Penurunan kegiatan ekonomi DN karena konsumen mengganti dgn brg impor ▫ Harga valas meningkat shg barang impor bertambah mahal ▫ Mengurangi kegairahan pengusaha untuk melakukan investasi produktif
  13. 13. PELAKU MAKROEKONOMI PERUSAHAAN RUMAH TANGGA PEMERINTAH LUAR NEGERI INVESTOR LEMBAGA KEUANGAN 1 2 3 4 6 5 9 8 7 10 11
  14. 14. KETERANGAN GAMBAR 1. Gaji dan upah, sewa, bunga, laba dari perusahaan 2. Konsumsi RT atau konsumsi DN (Cdn) 3. Pajak perusahaan 4. Pajak Individu 5. Gaji dan upah dari pemerintah 6. Belanja pemerintah/pengeluaran pemerintah 7. Tabungan RT 8. Pinjaman 9. Investasi kepada perusahaan 10. Ekspor perusahaan 11. Impor/ konsumsi RT dari LN
  15. 15. KEBIJAKAN MAKROEKONOMI 1. Kebijakan Fiskal ▫ Meliputi langkah-langkah pemerintah membuat perubahan dlm bidang perpajakan dan pengeluaran pemerintah dengan maksud untuk mempengaruhi pengeluaran agregat dalam perekonomian 1. Kebijakan Moneter ▫ Meliputi langkah-langkah pemerintah yg dilaksanakan Bank Sentral utk mempengaruhi penawaran uang dlm perekonomian atau merubah tk.bunga 1. Kebijakan segi penawaran ▫ Bertujuan mempertinggi efisiensi kegiatan perusahaan shg dpt menawarkan barang dgn harga murah dan mutu yg baik
  16. 16. TUJUAN KEBIJAKAN PEMERINTAH 1. Menciptakan pertumbuhan ekonomi yang teguh 2. Menstabilkan kegiatan ekonomi 3. Mencapai tk penggunaan tenaga kerja penuh tanpa inflasi 4. Mencapai neraca pembayaran yang seimbang
  17. 17. ALAT PENGAMAT PRESTASI 1. Pendapatan Nasional 2. Penggunaan tenaga kerja dan pengangguran 3. Tingkat perubahan harga-harga 4. Neraca pembayaran
  18. 18. 1. Pendapatan Nasional • Adalah istilah yang menerangkan tentang nilai barang-barang dan jasa yang diproduksikan suatu negara dalam suatu tahun tertentu • Dibedakan 2 pengertian yaitu PNB dan PDB • Pendapatan riil : PNB atau PDB yg dihit menurut harga- harga yang berlaku dlm thn dasar RUMUS • PN riil th(n) • Tingkat Pertumbuhan Ekonomi PNB nthIHK nthIHK × − = )( )1( %100 )1( )1()( × − −− = nthriilPN nthriilPNnthriilPN
  19. 19. 2. Tenaga kerja & pengangguran • Jumlah angkatan kerja = penduduk dlm usia kerja – pengangguran sukarela • Pengangguran = jumlah angk.kerja – tenaga kerja yg bekerja • Tingkat Pengangguran %100 kertan ×= jaangka anpenganggur
  20. 20. 3. Tingkat inflasi • Untuk mengukur tingkat inflasi indeks harga yg selalu digunakan adalah indeks harga konsumen (IHK) yaitu indeks harga dari barang- barang yang selalu digunakan para konsumen • Untuk membentuk indeks harga : 1. Memilih tahun dasar 2. Menentukan jenis-jenis barang yg perubahan harganya akan diamati 3. Menghitung indeks harg RUMUS • Tingkat Inflasi tahun ke-n %100 )1( )1()( × − −− = nthIHK nthIHKnthIHK

×