System thinking

7,875 views

Published on

1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
  • Apa Filosofi dari Syistem thingking:
    a. Ubuntu
    b. Umuntu
    c. Sawo Bona dan
    d. Sikhona
    jazakaAllah Khoiron Katsir
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
7,875
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
267
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

System thinking

  1. 1. SYSTEM THINKING Dindin Abdul Muiz LidinillahDiadaptasi dari Buku Pengangan Disiplin Kelima (The Fifth Discipline Fieldbook)
  2. 2. PENGERTIAN SYSTEM THINKING“suatu cara berpikir tentang, dan suatu bahasauntuk menguraikan dan memahami, kekuatan- kekuatan dan hubungan-hubungan antar pribadi yang membentuk prilaku sistem” “mencakup sekumpulan metode, alat dan prinsip yang agak tidak berbentuk, yang semuanya diorientasikan untuk melihat kesalingterkaitan antara kekuatan-kekuatan, dan melihatnya sebagai bagian dari suatu proses bersama”
  3. 3. PENGERTIAN SYSTEM THINKING SYSTEM THINKING Bahwa prilaku semua sistem mengikuti prinsip-prinsip umum tertentu, yang sifatnya sedang ditemukan dan disuarakanSebagai suatu bahasa untuk menguraikan bagaimana mencapai perubahan yang membawa hasil dalam organisasi
  4. 4. PENGERTIAN SISTEMSuatu keseluruhan yang dirasakan yang unsur-unsurnya “tergantung bersama” karena unsur-unsur itu terus menerus saling mempengaruhidari waktu- ke waktu dan beroperesi menujusutu tujuan bersama
  5. 5. STRUKTUR SISTEMIKPANDANGAN UMUMStruktur suatu organisasiadalah bagan organisasi SYSTEM THINKINGDesain aliran dan proses Struktur adalah polatugas organisasi hubungan yang saling terkait antar komponen- konponen utama sistem tersebut yang tidak hanya mencakup hirarki dan arus proses tetapi juga mencakup sikap dan persepsi, mutu produk, cara-cara pembuatan keputusan
  6. 6. MEMULAI BERPIKIR SISTEMMEMULAI DENGAN BERCERITA
  7. 7. MEMULAI BERPIKIR SISTEM
  8. 8. MEMULAI BERPIKIR SISTEM
  9. 9. MEMULAI BERPIKIR SISTEMMENGGALI KISAH SENDIRI MASALAHNYA ADALAH MENCERITAKAN BUATLAH SEBUAH MEMBUAT DAFTAR GAMBARAN
  10. 10. MEMULAI BERPIKIR SISTEM MEMBUATGAMBARAN
  11. 11. MEMULAI BERPIKIR SISTEMLIMA MENGAPA MENGAPA ? MENGAPA ? MENGAPA ? MENGAPA ? MENGAPA ?
  12. 12. BAHASA BERPIKIR SISTEM Hubungan(sebab akibat) Variabel/unsur
  13. 13. BAHASA BERPIKIR SISTEM
  14. 14. BAHASA BERPIKIR SISTEM
  15. 15. BAHASA BERPIKIR SISTEM
  16. 16. BAHASA BERPIKIR SISTEM Masa Penundaan
  17. 17. BAHASA BERPIKIR SISTEM
  18. 18. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  19. 19. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  20. 20. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  21. 21. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  22. 22. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  23. 23. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  24. 24. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  25. 25. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM Meningkatkan kesadaran akan konsekuensi-konsekuensi yang tidak diharapkan Kurangilah frekuensi Anda menerapkan “penyelesaian” dan jumlah “penyelesaian” yang Anda terapkan setiap kali Bisakah Anda mengelola atau meminimalkan konsekuensi-konsekuensi yang tidak diinginkan Susunlah kembaali dan tanganilah akar permasalahannya; tinggalkan penyelesaian yang hanya mengatasi gejalanya saja
  26. 26. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  27. 27. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  28. 28. POLA DASAR BERPIKIR SISTEM
  29. 29. 7 LANGKAH UNTUK MENEROBOS KEMACETAN ORGANISASI MENGIDENTIFIKASI TINDAKAT-TINDAKAN BERPENGARUH BESARMENEMUKAN HUBUNGAN SALING TERKAIT DENGAN PUTARAN-PUTARAN MENDASAR MEMETAKAN DAMPAK SAMPING KETAGIHAN DARI PENYELESAIAN CEPAT IDENTIFIKASI PENYELESAIAN-PENYELESAIAN MENDASAR IDENTIFIKASI DAMPAK YANG TIDAK DIINGINKAN PETAKAN SEMUA “PENYELESAIAN CEPAT” IDENTIFIKASI GEJALA MASALAH MULA-MULANYA
  30. 30. FIFTH DICIPLINE ORGANISASI FIFTH PEMBELAJARANDICIPLINE
  31. 31. ORGANIZATIONAL LEARNINGUNTUK APA ? Karena Kita Menginginkan Kinerja yang Unggul Meningkatkan Mutu Bagi Pelanggan Untuk Keunggulan Bersaing Untuk suatu satuan kerja yang bersemangan dan berkomitmen Untuk mengelola perubahan Untuk kebenaran Karena maktu menuntutnya Karena kita mengakui kesaling-tergantungan kita Karena kita menginginkannya
  32. 32. ORGANIZATIONAL LEARNING
  33. 33. ORGANIZATIONAL LEARNING
  34. 34. ORGANIZATIONAL LEARNINGMENDESAIN SUATU ORGANISASI PEMBELAJARAN MEMBENTUK KELOMPOK-KELOMPOK
  35. 35. ORGANIZATIONAL LEARNING
  36. 36. ORGANIZATIONAL LEARNING
  37. 37. SEKIAN

×