7                                        BAB 2                                 LANDASAN TEORI2.1     Sistem Informasi2.1.1...
8         Jadi informasi dapat disimpulkan sebagai data yang telah diproses sehinggamemiliki arti tertentu bagi penggunany...
9          Teknologi Informasi adalah kumpulan dari komponen teknologi tersendiri yangdiatur menjadi sistem informasi berb...
10      •    Mencari kembali (Retrieval), menelusuri, mendapat kembali informasi atau           menyalin data dan informas...
112.3.2   Ciri-ciri Perangkat Lunak        Pressman (2002, p10-11) menyatakan bahwa perangkat lunak lebih merupakanelemen ...
122.4       Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)2.4.1      Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak           Rekaya...
13berkualitas tinggi dengan batasan biaya, waktu, dan batasan lainnya (Lethbridge danLaganiere, 2002, p5)        Jadi reka...
14   •    Fase Pemeliharaan (Maintenance Phase) berfokus pada perubahan (change)        yang dihubungkan dengan :         ...
15rekayasa perangkat lunak. Model proses untuk rekayasa perangkat lunak harus dipilihberdasarkan sifat aplikasi dan proyek...
16         Requirements Gathering             and Definition                      Specification                           ...
17    antar-muka (interface) yang diperlukan. Kebutuhan baik untuk sistem maupun    perangkat lunak didokumentasikan dan d...
18         di dalam lingkungan eksternalnya (misalnya perubahan yang terjadi karena         perangkat peripheral atau sist...
19        Jadi, UML dapat diartikan sebagai suatu bahasa yang digunakan untukmemodelkan kelas, objek dan sistem yang terka...
20   •   Supertype, sebuah entity yang berisi atribut dan behavior yang umum bagi satu       atau lebih subtype kelas. Dis...
21•   Classes, programmer harus bisa mengorganisasikan code menjadi kelas, dan    setiap kelas tersebut mendeskripsikan st...
222.5.4   Diagram UML        Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p417-419) mengelompokkan diagramUML ke dalam 5 perspektif...
23       o Diagram kolaborasi (Colaboration Diagram), sama dengan sequential          diagram, tetapi tidak fokus pada tim...
242.6 Bahasa Pemrograman        Bahasa-bahasa pemrograman menyediakan building block dasar untuk semuasistem dan aplikasi ...
252.6.2   Extensible Markup Language (XML)        XML didesain untuk mengembangkan fungsionalitas dari dokumen web denganm...
262.7     Database (Basis Data)2.7.1    Pengertian Data         Data adalah fakta mentah mengenai orang, tempat, kejadian,...
272.7.3   Database Relasional        Menurut Connolly dan Begg (2002, p74), database relasional adalah kumpulanrelasi tern...
282.7.5   SQL (Structured Query Language)        Menurut Connolly dan Begg (2002, p111), SQL merupakan sebuah transform-or...
29fleksibilitasnya. Stored procedures bisa juga mengembalikan sejumlah resultsets dansebuah status code. (Rankins et al, 2...
30   •    Kumpulan dari kelas library yang lebih dikenal dengan nama Framework Class        Library (FCL). FCL ini terdiri...
31       VS.Net merupakan peralatan yang mencakup beberapa fitur yang sangatpowerful dan menghasilkan aplikasi program yan...
32banyak konsep yang ada di Java termasuk garbage collection (proses di Java yangmenghancurkan objeknya sendiri yang telah...
332.8.3   Ajax (Asynchronous JavaScript And XML)        Ajax merupakan teknologi klien yang menyediakan komunikasi asynchr...
34•   Responsiveness – Karena aplikasi Ajax bersifat asynchronous terhadap klien,    maka Ajax terlihat sangat responsive....
35           Satu halaman web akan dibagi menjadi beberapa bagian. Setiap bagian dari      halaman web akan memiliki logic...
362.9.2   Pengertian World Wide Web (WWW)        World Wide Web, biasa disebut juga dengan web, merupakan suatu kumpulanin...
372.10 Server2.10.1 Pengertian Server       Menurut Lethbridge dan Laganiere (2002, p71), Server adalah sebuah programyang...
382.10.4 IIS (Internet Information Service)        Ray (1999, p265) menjelaskan bahwa IIS merupakan sebuah web server yang...
39       Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p586), proses online adalahmetode pemrosesan data dimana data merupak...
40    melalui internet maupun intranet. Pelatihan e-learning synchronous lebih    banyak digunakan seminar atau konferensi...
412.12.2 Media E-Learning       E-Learning umumnya selalu diindentifikasikan dengan penggunaan internetuntuk menyampaikan ...
42           Keterbatasan E-Learning :    •      Budaya    •      Investasi    •      Teknologi    •      Infrastruktur   ...
43                                  Ide                                            Personal                   Communities,...
44       Besar                      Solicitation                                                            Community   Uk...
452.13.3 Pengertian Collaborative Learning       Collaborative Learning adalah suatu proses pengajaran / pembelajaran yang...
462.13.5 Cara Melakukan Kolaborasi Pembelajaran   •     Anggota mendapatkan keahlian dan pengetahuan dari anggota lain den...
47       Protokol untuk memanggil web service yang didukung oleh ASP.NET adalahsebagai berikut :   •   HTTP-GET   •   HTTP...
48        Protokol ini juga tidak mendukung untuk complex data types di dalam webservice. Complex data type itu dapat beru...
492.15    Application Object & Session Object        Application object dan session object dari ASP .NET adalah kunci tekn...
502.15.1 Application Object       Menurut Basiura et al (2001, p144), Application objects dapat dikatakan sebagaisebuah pe...
51       yang ada tidak mengikuti request tersebut.. Karena session state ASP tergantung       kepada mesin dimana session...
52   •   Sampling Probabilitas       Cara pengambilan sampel berdasarkan probabilitas atau peluang. Dalam       sampling p...
53yang memberikan tanggapan (respons) atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yangdiajukan.       Kuesioner dikatakan baik, ef...
54       Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam membuat pertanyaan atau pernyataandi dalam kuesioner :   •   Pertanyaan ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

2007 2-00217-if bab 2

628 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
628
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

2007 2-00217-if bab 2

  1. 1. 7 BAB 2 LANDASAN TEORI2.1 Sistem Informasi2.1.1 Pengertian Sistem Sistem adalah sekumpulan objek atau elemen yang berhubungan yang dilihatsecara keseluruhan dan didesain untuk mencapai tujuan tertentu. (Britton dan Doake,2001, p2). Sistem adalah sebuah entity logika yang mempunyai sekumpulan tanggungjawab dan tujuan yang dapat didefinisikan, dan terdiri dari perangkat keras, perangkatlunak, atau keduanya. (Lethbridge dan Laganiere, 2002, p296) Jadi dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa sistem adalah sekumpulan objek atauelemen yang saling berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu, dan terdiri dariperangkat lunak, perangkat keras, atau keduanya.2.1.2 Pengertian Informasi Pengertian informasi yang dikemukan oleh Whitten, Bentley dan Dittman (2004,p23) adalah data yang telah diproses atau diorganisasi ulang menjadi bentuk yangberarti. Informasi dibentuk dari kombinasi data yang diharapkan memiliki arti bagipenerima. Pengertian lain dari informasi oleh Turban, Rainer dan Potter (2003, p15)didefinisikan sebagai kumpulan dari fakta-fakta (data) yang diatur dalam beberapa carasehingga mengandung arti bagi penerima. 7
  2. 2. 8 Jadi informasi dapat disimpulkan sebagai data yang telah diproses sehinggamemiliki arti tertentu bagi penggunanya.2.1.3 Pengertian Sistem Informasi (Information System) Sistem informasi adalah pengaturan orang, data, proses dan teknologi informasiyang berinteraksi untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan menyediakandata sebagai output informasi yang diperlukan untuk mendukung sebuah organisasi.(Whitten, Bentley dan Dittman, 2004, p10) Sumber lain (Turban, Rainer & Potter, 2003, p15) menyatakan sistem informasisebagai suatu sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, danmenyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik. Dari pengertian diatas dapat dikatakan bahwa sistem informasi adalah suatusistem pengaturan orang, data, proses dan teknologi informasi yang berinteraksi untukmemproses input dan menghasilkan output yang kemudian dikirim ke penggunaataupun sistem lainnya.2.2 Teknologi Informasi (Information Technology)2.2.1 Pengertian Teknologi Informasi Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p10) teknologi informasidiartikan sebagai suatu istilah yang menggambarkan kombinasi teknologi komputer(perangkat keras dan perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi (jaringan, data,gambar dan suara).
  3. 3. 9 Teknologi Informasi adalah kumpulan dari komponen teknologi tersendiri yangdiatur menjadi sistem informasi berbasis komputer. (Turban, Rainer dan Potter, 2003,p3) Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi adalahpenggunaan dan pemanfaatan sistem komputerisasi untuk mengelola informasi.2.2.2 Fungsi Teknologi InformasiFungsi dari teknik informatika ini adalah : • Menangkap (Capture), mengkompilasi (menerima masukan) catatan-catatan rinci dari aktivitas-aktivitas. Misalnya: menerima inputan dari keyboard, scanner dan lain-lain. • Memproses (Processing), memproses / mengolah data masukan yang diterima untuk menjadi informasi. Pengolahan dan pemrosesan data dapat berupa mengkonversi (mengubah data ke bentuk lain), menganalisis (analisa kondisi), menghitung (kalkulasi), mensintesis (penggabungan), dan proses lainnya. Contohnya adalah: menghitung gaji karyawan, konversi mata uang asing, dan sebagainya. • Menghasilkan (Generating), menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna. Misalnya: laporan-laporan, tabel-tabel, grafik, dan lain-lain. • Menyimpan (Storage), merekam atau menyimpan data dan informasi dalam satu media yang dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Misalnya: simpan ke harddisk, tape, disket, CD, dll.
  4. 4. 10 • Mencari kembali (Retrieval), menelusuri, mendapat kembali informasi atau menyalin data dan informasi yang sudah tersimpan. Misalnya: mencari kembali supplier yang sudah lunas, dan sebagainya. • Mentransmisikan (Transmission), mengirimkan data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan komputer. Misalnya: mengirimkan data penjualan dari pengguna A ke pengguna lainnya, dan sebagainya.2.3 Perangkat Lunak (Software)2.3.1 Pengertian Perangkat Lunak Menurut Pressman (2002, p10), perangkat lunak adalah : • Perintah (program komputer) yang bila dieksekusi memberikan fungsi dan unjuk kerja seperti yang diinginkan. • Struktur data yang memungkinkan program memanipulasi informasi secara proporsional • Dokumen yang menggambarkan operasi dan kegunaan program Perangkat lunak adalah program dan data yang berhubungan yang dijalankan dikomputer. (Lethbridge dan Laganiere , 2002, p470) Berdasarkan pengertian di atas, perangkat lunak adalah kumpulan dari item atauobjek yang berhubungan dan membentuk suatu konfigurasi yang meliputi program(perintah), dokumen dan data.
  5. 5. 112.3.2 Ciri-ciri Perangkat Lunak Pressman (2002, p10-11) menyatakan bahwa perangkat lunak lebih merupakanelemen logika dan bukan merupakan elemen sistem fisik. Dengan demikian, perangkatlunak memiliki ciri yang berbeda dari perangkat keras (hardware) yaitu : • Perangkat lunak dibangun dan dikembangkan, tidak dibuat dalam bentuk klasik. • Perangkat lunak tidak pernah usang. • Sebagian besar perangkat lunak dibuat secara custom-built, serta tidak dapat dirakit dari komponen yang sudah ada.2.3.3 Jenis Perangkat Lunak Komputer Lethbridge dan Laganiere (2002, p3) membedakan perangkat lunak ke dalam 3kategori utama yaitu : • Custom Software, software yang dikembangkan khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik customer. • Generic Software, software yang didesain untuk dijual di open market dan mempunyai fungsi umum pada komputer yang biasa dibutuhkan oleh orang banyak. Sering disebut juga sebagai Commercial Off-The-Shelf software (COTS). • Embeded Software, software yang didesain untuk menjalankan hardware tertentu, yang dimasukkan di dalam device-nya dalam bentuk Read-Only Memory (ROM). Kebanyakan embeded software juga disebut sebagai real-time software.
  6. 6. 122.4 Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)2.4.1 Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa perangkat lunak oleh Pressman (2002, p28-29) didefinisikan sebagaisebuah teknologi yang digambarkan seperti berikut : tools Metode-metode Model Proses Fokus Pada Kualitas Gambar 2. 1 Lapisan Rekayasa Perangkat Lunak • Banyak pendekatan teknik (termasuk rekayasa perangkat lunak) harus berada pada sebuah komitmen dasar menuju kualitas. Fokus pada kualitas merupakan batu landasan yang menopang rekayasa perangkat lunak. • Bentangan proses merupakan pondasi untuk rekayasa perangkat lunak. Proses- proses rekayasa perangkat lunak adalah perekat yang menjaga bentangan- bentangan teknologi secara bersama-sama dan memungkinkan perkembangan perangkat lunak komputer yang tepat waktu dan rasional. • Metode-metode rekayasa perangkat lunak memberikan teknik untuk membangun perangkat lunak • Tool-tool rekayasa perangkat lunak memberikan topangan yang otomatis ataupun semi otomatis pada proses-proses dan metode-metode yang ada. Rekayasa perangkat lunak adalah proses pemecahan masalah pelanggan denganperkembangan dan evaluasi yang sistematik terhadap sistem software yang luas dan
  7. 7. 13berkualitas tinggi dengan batasan biaya, waktu, dan batasan lainnya (Lethbridge danLaganiere, 2002, p5) Jadi rekayasa perangkat lunak merupakan suatu teknologi berlapis yangbertujuan untuk menyediakan sebuah kerangka kerja guna membangun perangkat lunaksecara ekonomis dengan kualitas yang lebih tinggi.2.4.2 Pandangan Umum Tentang Rekayasa Perangkat Lunak Usaha yang berhubungan dengan rekayasa perangkat lunak oleh Pressman(2002, p30-31) dikategorikan ke dalam 3 fase umum tanpa memperhatikan areaaplikasi, ukuran proyek, atau kompleksitasnya. Fase-fase tersebut adalah : • Fase Definisi (Definition phase), berfokus pada ”apa” (what). Pada fase ini, pengembang perangkat lunak harus mendefinisikan informasi apa yang akan diproses, fungsi dan unjuk kerja apa yang dibutuhkan, tingkah laku sistem seperti apa yang diharapkan, interface apa yang akan dibangun, batasan desain apa yang ada, dan kriteria validasi apa yang dibutuhkan untuk mendefinisikan sistem yang sukses. • Fase Pengembangan (Development Phase) berfokus pada “bagaimana” (how). Pada fase ini, teknisi harus mendefinisikan bagaimana data dikonstruksikan, bagaimana fungsi-fungsi diimplementasikan sebagai sebuah arsitektur perangkat lunak, bagaimana detail prosedur akan diimplementasikan, bagaimana interface ditandai (dikarakterisasi), bagaimana rancangan akan diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman (atau bahasa non-prosedural), serta bagaimana pengujian akan dilakukan.
  8. 8. 14 • Fase Pemeliharaan (Maintenance Phase) berfokus pada perubahan (change) yang dihubungkan dengan : o Pemeliharaan korektif (Corrective maintenance), mengubah perangkat lunak, membetulkan cacat atau kerusakan. o Pemeliharaan adaptif (Adaptif maintenance), penyesuaian dengan yang dibutuhkan ketika lingkungan perangkat lunak berkembang dengan menghasilkan modifikasi kepada perangkat lunak untuk mengakomodasi perubahan pada kebutuhan fungsional original. o Pemeliharaan perfektif (Perfective maintenance), melakukan perubahan sehubungan dengan perkembangan yang disebabkan oleh perubahan kebutuhan pelanggan dengan memperluas perangkat lunak sehingga melampaui kebutuhan fungsi aslinya. o Pemeliharaan pencegahan (Preventive maintenance), sehubungan dengan waktu, keadaan perangkat lunak semakin lama semakin memburuk sehingga dilakukan perubahan pada program komputer agar bisa lebih mudah untuk dikoreksi, disesuaikan dan dikembangkan.2.4.3 Model Proses Perangkat Lunak Untuk menyelesaikan masalah aktual di lingkungan industri, Pressman (2002,p35) menyarankan tim perekayasa perangkat lunak untuk menggabungkan strategipengembangan yang melingkupi lapisan proses, metode, dan alat-alat bantu seperti padagambar Lapisan Rekayasa Perangkat Lunak pada subbab 2.4.1 serta fase-fase generikpada subbab 2.4.2. Strategi ini sering diajukan sebagai model proses atau paradigma
  9. 9. 15rekayasa perangkat lunak. Model proses untuk rekayasa perangkat lunak harus dipilihberdasarkan sifat aplikasi dan proyeknya, metode dan alat-alat bantu yang akan dipakai,dan kontrol serta penyampaian yang dibutuhkan. Model proses perangkat lunak adalah pendekatan umum untukmengorganisasikan sebuah proyek ke dalam aktivitas. Model proses ini membantumanajer proyek dan anggota timnya untuk memutuskan apa yang akan dikerjakan dandalam urutan bagaimana mereka dikerjakan. Model ini harus dipandang sebagai sesuatuyang membantu untuk berpikir, bukanlah suatu resep kaku untuk melakukan sesuatukarena setiap proyek mempunyai rencana tersendiri yang unik. (Lethbridge danLaganiere, 2002, p402) Model yang dipakai untuk pengembangan aplikasi pada topik skripsi ini adalahWaterFall Model / Model Sekuensial Linear.2.4.4 Model Sekuensial Linear (waterfall model) Model Sekuensial Linear merupakan cara pandang klasik rekayasa perangkatlunak berdasarkan pada persyaratan, desain dan jaminan kualitas. Model ini dikerjakansecara bertahap dan setiap tahap harus dilakukan quality assurance (verifikasi danvalidasi). (Lethbridge dan Laganiere, 2002, p402-403)
  10. 10. 16 Requirements Gathering and Definition Specification Design Implementation Integration and Deployment Maintenance Gambar 2. 2 Model Waterfall Model ini melingkupi aktivitas-aktivitas sebagai berikut :• Requirements Gathering and Definition Karena perangkat lunak selalu merupakan bagian dari sebuah sistem yang lebih besar, kerja dimulai dengan membangun syarat dari semua elemen sistem dan mengalokasikan beberapa subset dari kebutuhan ke perangkat lunak tersebut. Pandangan sistem ini penting ketika perangkat lunak harus berhubungan dengan elemen-elemen yang lain seperti perangkat lunak, manusia, dan database. Rekayasa dan pemodelan sistem ini menyangkut pengumpulan kebutuhan pada tingkat sistem dengan sejumlah kecil analisis.• Specification Untuk memahami sifat program yang dibangun, perekayasa perangkat lunak (analis) harus memahami domain informasi, tingkah laku, unjuk kerja, dan
  11. 11. 17 antar-muka (interface) yang diperlukan. Kebutuhan baik untuk sistem maupun perangkat lunak didokumentasikan dan dilihat lagi dengan pelanggan.• Design Desain perangkat lunak sebenarnya adalah proses multi langkah yang berfokus pada struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma) prosedural. Proses desain menerjemahkan syarat / kebutuhan ke dalam sebuah representasi perangkat lunak yang dapat diperkirakan demi kualitas sebelum dimulainya koding. Desain didokumentasikan dan menjadi bagian dari konfigurasi perangkat lunak.• Implementation Desain harus diterjemahkan ke dalam bentuk mesin yang bisa dibaca. Jika desain dilakukan dengan cara yang lengkap, pembuatan kode dapat diselesaikan secara mekanis.• Integration and Deployment Sekali kode telah selesai dibuat maka harus diintegrasikan ke sistem untuk diuji baik dari segi logika internal perangkat lunak (memastikan bahwa semua pernyataan telah diuji) maupun pada eksternal fungsional (untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa input yang dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan yang dibutuhkan).• Maintenance Perangkat lunak akan mengalami perubahan setelah disampaikan kepada pelanggan. Perubahan akan terjadi karena kesalahan-kesalahan tertentu, karena perangkat lunak harus disesuaikan untuk mengakomodasi perubahan-perubahan
  12. 12. 18 di dalam lingkungan eksternalnya (misalnya perubahan yang terjadi karena perangkat peripheral atau sistem operasinya yang baru), atau karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional atau unjuk kerja. Pemeliharaan perangkat lunak mengaplikasikan lagi setiap fase program sebelumnya dan tidak membuat yang baru lagi.2.5 Pemodelan Berorientasi Objek Menggunakan UML (Unified Modelling Language)2.5.1 Pemodelan Objek (Object Modeling) Pemodelan objek merupakan suatu teknik untuk menentukan objek apa sajayang harus ada di dalam lingkungan sistem dan bagaimana objek-objek tersebutberinteraksi satu sama lain. Dengan adanya pemodelan objek, objek yang telah pernahdibuat sebelumnya bisa digunakan kembali.2.5.2 Pengertian UML (Unified Modelling Language) UML adalah sekumpulan konversi pemodelan yang digunakan untukmenentukan atau menggambarkan sebuah sistem perangkat lunak yang terkait denganobjek. (Whitten, Bentley dan Dittman, 2004, p408) Definisi lain dari Lethbridge dan Laganiere (2002, p151), UML adalah sebuahbahasa grafik standar yang digunakan untuk memodelkan perangkat lunak yangberorientasi objek.
  13. 13. 19 Jadi, UML dapat diartikan sebagai suatu bahasa yang digunakan untukmemodelkan kelas, objek dan sistem yang terkait ke dalam sistem perangkat lunak yangberorientasi objek.2.5.3 Konsep Sistem untuk Pemodelan Objek Konsep-konsep sistem untuk pemodelan objek menurut Whitten, Bentley danDittman (2004, p408-417) adalah : • Object, sesuatu yang ada atau dapat dilihat, disentuh, atau dirasakan dan pengguna menyimpan data serta mencatat prilaku mengenai sesuatu itu. • Atribute, data yang mewakili karakteristik sebuah objek. • Behavior, kumpulan dari sesuatu yang dapat dilakukan oleh objek dan terkait dengan fungsi-fungsi yang bertindak pada data objek (atau atribut). Pada siklus berorientasi objek, prilaku objek merujuk kepada metode, operasi, atau fungsi. • Encapsulation, pengemasan beberapa item ke dalam satu unit. • Class, sekumpulan objek yang memiliki atribut dan behavior yang sama. • Inheritence, konsep dimana metode dan atau atribut yang ditentukan di dalam sebuah objek kelas dapat diwariskan atau digunakan lagi oleh objek kelas lainnya. • Generalization / Specialization, sebuah teknik dimana atribut dan behavior yang umum pada beberapa tipe kelas objek, dikelompokkan (diabstraksi) ke dalam kelasnya sendiri, disebut supertype. Atribut dan metode kelas objek supertype kemudian diwariskan oleh kelas objek tersebut (subtype).
  14. 14. 20 • Supertype, sebuah entity yang berisi atribut dan behavior yang umum bagi satu atau lebih subtype kelas. Disebut juga dengan kelas abstrak atau parent. • Subtype, sebuah kelas objek yang mewariskan atribut dan behavior dari sebuah kelas supertype dan kemudian mengisikan atribut dan behavior lain yang unik ke dalamnya. Disebut juga dengan child, dan jika berada di level terendah dari hierarki pewarisan, maka disebut kelas konkrit. • Multiplicity, jumlah kejadian minimun dan maksimun dari satu kelas / objek untuk satu kejadian tunggal dari kelas / objek yang terkait. • Agregation, sebuah hubungan dimana satu kelas ”whole” yang lebih besar berisi satu atau lebih kelas ”path” yang lebih kecil. • Composition, hubungan agregasi dimana ”whole” bertanggung jawab atas pembuatan dan perusakan ”path”. Jika ”whole” rusak, maka ”path” ikut rusak. • Pesan (Message), komunikasi yang terjadi ketika satu objek memaksa metode objek lain (behavior) untuk meminta informasi atau beberapa aksi. • Polymorphism, secara harfiah berarti ”banyak bentuk”, konsep dimana objek yang berbeda dapat merespon pesan yang sama dalam cara yang berbeda. • Override, teknik dimana satu sub kelas (subtype) menggunakan sebuah atribut atau behavior miliknya daripada menggunakan atribut atau behavior yang diwariskan dari kelas supertype. Menurut Lethbridge dan Laganiere (2002, p49-50), konsep yang mendefinisikanobject-oriented adalah : • Identity, setiap objek harus mempunyai identitas yang unik dan dapat dibedakan dengan objek lain.
  15. 15. 21• Classes, programmer harus bisa mengorganisasikan code menjadi kelas, dan setiap kelas tersebut mendeskripsikan struktur dan fungsi dari sekumpulan objek.• Inheritance, mekanisme untuk mengorganisasikan kelas menjadi bentuk hierarki turunan, dimana fitur diturunkan dari superclasses ke subclasses.• Polymorphism, mekanisme dimana beberapa method dapat mempunyai nama sama dan mengimplementasikan operasi abstrak yang sama.• Abstraction, membuat representasi sederhana dari sesuatu yang nyata. o Object, abstraksi dari sesuatu yang nyata di dunia ini. o Class, abstraksi dari sekumpulan objek. o Superclass, abstraksi dari sekumpulan subclass o Method, abstraksi prosedural yang menyembunyikan implementasinya. o Operation, abstraksi dari sekumpulan method. o Attributes dan Association, abstraksi dari instance variabel dasar yang digunakan untuk mengimplementasikannya.• Modularity, sebuah object-oriented system dapat dibangun secara menyeluruh dari sekumpulan kelas.• Encapsulation, penyembunyian informasi dari sebuah kelas sehingga programmer dapat menggunakan kelas tanpa perlu mengetahui detail dari kelas tersebut.
  16. 16. 222.5.4 Diagram UML Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p417-419) mengelompokkan diagramUML ke dalam 5 perspektif berbeda untuk memodelkan suatu sistem yaitu : • Diagram Model Use-Case, secara grafis menggambarkan interaksi antara sistem, sistem eksternal dan pengguna atau mendeskripsikan siapa yang akan menggunakan sistem dan dalam cara apa pengguna mengharapkan interaksi dengan sistem itu. • Digram Struktur Statis o Class Diagram, menggambarkan struktur objek sistem. Diagram ini menunjukkan kelas objek yang menyusun sistem dan juga hubungan antara kelas objek tersebut. o Objek Diagram, serupa dengan class diagram, tetapi daripada mengambarkan kelas objek, diagram objek malahan memodelkan instance objek actual dengan menunjukkan nilai-nilai saat ini dari atribut instance. • Diagram Interaksi, memodelkan sebuah interaksi, terdiri dari satu set objek, hubungan-hubungannya, dan pesan yang dikirim di antara objek. o Diagram rangkaian / sekuensial (Sequential Diagram), secara grafis menggambarkan bagaimana objek berinteraksi dengan satu sama lain melalui pesan pada eksekusi sebuah use case atau operasi. Diagram ini mengilustrasikan bagaimana pesan terkirim dan diterima di antara objek dan dalam urutan yang bagaimana.
  17. 17. 23 o Diagram kolaborasi (Colaboration Diagram), sama dengan sequential diagram, tetapi tidak fokus pada timing atau urutan pesan. Diagram ini malahan menggambarkan interaksi (atau kolaborasi) antara objek dalam sebuah format jaringan.• Diagram State, memodelkan behavior dinamis dari sistem. o Statechart Diagram, digunakan untuk memodelkan behavior objek khusus yang dinamis. Diagram ini mengilustrasikan siklus hidup objek- berbagai keadaan yang dapat diasumsikan oleh objek dan events yang menyebabkan objek beralih dari satu state ke state lain. o Activity Diagram, secara grafis digunakan untuk menggambarkan rangkaian aliran aktivitas baik proses bisnis atau use case. Diagram ini juga dapat digunakan untuk memodelkan aksi yang akan dilakukan saat sebuah operasi dieksekusi, dan memodelkan hasil dari aksi tersebut.• Diagram Implementasi, memodelkan struktur sistem informasi o Component Diagram, digunakan untuk menggambarkan organisasi dan ketergantungan komponen-komponen sistem perangkat lunak. Diagram ini dapat digunakan untuk menunjukkan bagaimana kode pemrograman dibagi menjadi modul-modul (atau komponen). o Deployment Diagram, mendeskripsikan arsitektur fisik dalam istilah node untuk hardware dan software dalam sistem. Diagram ini menggambarkan konfigurasi komponen-komponen software run-time, processor, dan peralatan yang membentuk arsitektur sistem.
  18. 18. 242.6 Bahasa Pemrograman Bahasa-bahasa pemrograman menyediakan building block dasar untuk semuasistem dan aplikasi perangkat lunak. Bahasa pemrograman memperbolehkan penggunauntuk memberitahukan komputer apa yang harus dikerjakan.2.6.1 Hypertext Markup Language (HTML) HTML menurut Kadir (2004, p12) adalah standar informasi yang berbasiskanhypertext yang dipakai pada web. Berdasarkan standar inilah web browser dapatmemahami isi suatu dokumen yang berasal dari web server. HTML memberikan pilihankepada pengguna untuk mengontrol atau mengatur elemen visual seperti huruf, ukuranhuruf, spasi paragraf, dan lain-lain tanpa mengubah informasi aslinya. HTML bekerjadengan menggunakan HTTP (HyperText Transfer Protocol). Jadi HTML dapat disimpulkan sebagai sebuah bahasa standar www yangdigunakan untuk menciptakan dan memperkenalkan dokumen hypertext. Hypertext sendiri adalah sebuah pendekatan untuk manajemen data, dimana datatersebut disimpan di dalam sebuah jaringan node yang dihubungkan dengan link, yangdisebut dengan hyperlink. Kombinasi dari node, link dan indexes yang mendukung hypertext disebutdengan dokumen hypertext. Sebuah dokumen hypertext mungkin berisi teks, gambar,dan jenis informasi yang lainnya seperti data file, suara, video, dan program komputeryang dapat dieksekusikan.
  19. 19. 252.6.2 Extensible Markup Language (XML) XML didesain untuk mengembangkan fungsionalitas dari dokumen web denganmenyediakan identifikasi informasi yang lebih fleksibel dan lebih bisa menyesuaikandiri. XML menjelaskan maksud dari data yang ada di dalam dokumen. Dokumen XMLdapat diubah ke dalam banyak formatnya dan berpindah dari satu platform ke platformlain tanpa kehilangan data atau arti dari suatu elemen. Maksudnya adalah informasiyang sama dapat dikirimkan ke web browser, PDA, smart phone, dan alat lainnyadengan informasi yang tepat. Beda XML dengan HTML adalah HTML hanyamenjelaskan di mana suatu item berada pada suatu halaman, sedangkan XMLmenjelaskan apa maksud dari item itu. (Turban, Rainer & Potter, 2003, p113) XML merupakan bagian yang sangat penting dari Visual Studio .Net karenaWeb Service bisa berada pada internet yaitu lewat bahasa yang berbasis XML sepertiSOAP (Simple Object Access Protocol) dan WSDL (Web Services DescriptionLanguage). XML merupakan salah satu teknologi baru yang sangat penting dan didukungoleh .NET framework. XML ditulis dalam format yang umum sehingga tidaktergantung pada sistem tertentu. Karena file XML disimpan dalam huruf ASCII yangstandar, maka XML itu dapat dibaca oleh manusia dan dapat diedit denganmenggunakan tool editing seperti notepad.
  20. 20. 262.7 Database (Basis Data)2.7.1 Pengertian Data Data adalah fakta mentah mengenai orang, tempat, kejadian, dan hal-hal yangpenting di dalam organisasi (Whitten, Bentley dan Dittman, 2004, p23). Tiap fakta,dengan sendirinya, secara relatif tidak ada artinya. Data merupakan sebuah sumber yangharus dikontrol dan dikelola.2.7.2 Pengertian Database Database menurut Connolly dan Begg (2002, p14) adalah kumpulan dari data-data yang berhubungan secara logis, dan deskripsi dari data ini didesain untukmemperoleh informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p518), database adalah kumpulanfile yang saling terkait. File adalah kumpulan record yang serupa. Record adalahkumpulan field yang disusun dalam format yang telah ditetapkan sebelumnya. Fieldadalah unit terkecil dari data yang berarti untuk disimpan pada sebuah file ataudatabase. Sumber lain dari Nugroho (2005, p72) menyatakan database adalah sekumpulaninformasi yang sangat kompleks yang berguna untuk mengatur semua data yang ada didalamnya sehingga dapat diakses oleh pengguna dengan mudah dan cepat. Jadi secara umum database dapat didefinisikan sebagai tempat penyimpanandata-data yang secara logis saling berhubungan yang menjanjikan kemudahan dankecepatan akses bagi pengguna.
  21. 21. 272.7.3 Database Relasional Menurut Connolly dan Begg (2002, p74), database relasional adalah kumpulanrelasi ternormalisasi dengan nama relasi yang jelas dan dapat dibedakan. Database relasional adalah database yang mengimplementasikan data sebagaiserangkaian tabel 2 dimensi yang dihubungkan melalui foreign key. (Whitten, Bentleydan Dittman, 2004, p525) Jadi database relasional dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari relasi / tabel-tabel yang mengimplementasikan datanya dalam bentuk baris dan kolom, dimana antartabel / relasi harus memiliki nama yang unik dan dapat dibedakan satu sama lain.2.7.4 Database Management System (DBMS) Definisi Database Management System (DBMS) menurut Connolly dan Begg(2002, p16) adalah sistem perangkat lunak yang membolehkan pengguna untukmendefinisikan, membuat, memelihara dan menyediakan kontrol akses untuk database. Oleh Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p524), Database ManagementSystem (DBMS) didefinisikan sebagai perangkat lunak khusus yang digunakan untukmembuat, mengontrol dan mengelola sebuah database. Jadi secara umum DBMS dapat diartikan sebagai sistem perangkat lunak yangmenyediakan akses untuk database, dimana akses tersebut bisa berupa membuat(create), memasukan (insert), mengubah (update) dan menghapus (delete) data daridatabase.
  22. 22. 282.7.5 SQL (Structured Query Language) Menurut Connolly dan Begg (2002, p111), SQL merupakan sebuah transform-oriented language, atau sebuah bahasa yang didesain dengan menggunakan relasi untukmentransformasikan input menjadi output yang dibutuhkan. SQL mempunyai 2komponen utama yaitu : • DDL (Data Definition Language), mendefinisikan struktur database dan mengontrol pengaksesan data. • DML (Data Manipulation Language), mengambil (retrieve) dan mengubah (update) data. Menurut Nugroho (2005, p5), SQL adalah sebuah bahasa permintaan databaseyang terstruktur. Bahasa SQL dibuat sebagai suatu bahasa yang dapat merelasikanbeberapa tabel dalam database maupun antar database. Jadi SQL merupakan sebuah bahasa database relasional yang menghubungkanDML dan DDL. Dengan SQL data bisa ditampilkan dari satu atau beberapa tabel yangsaling berhubungan dengan urutan dan pengelompokan terhadap field tertentu.2.7.6 Stored Procedures Stored procedures adalah satu atau lebih perintah SQL yang disimpan di dalamdatabase sebagai sebuah objek yang dapat dieksekusi. Stored procedures dapatdipanggil secara interaktif, dari dalam kode aplikasi klien, dari stored procedures laindan dari pemicu (triggers) lainnya. Parameter dapat dikirimkan ke stored proceduresdan dikembalikan dari stored procedures untuk meningkatkan kegunaan dan
  23. 23. 29fleksibilitasnya. Stored procedures bisa juga mengembalikan sejumlah resultsets dansebuah status code. (Rankins et al, 2002, p244)2.8 Teknologi dan Tool yang Digunakan2.8.1 Microsoft’s .Net Framework Menurut Mercer (2004, p11) .Net Framework merupakan sebuah platformMicrosoft yang dioptimasi untuk menghasilkan aplikasi yang didistribusikan lewatinternet. .Net Framework ini jika diterapkan pada web services akan mengarah padabahasa berbasiskan XML yang membolehkan pertukaran data tidak hanya di antaraorang dengan orang tetapi juga di antara aplikasi dengan aplikasi lewat jaringan atauinternet. Aplikasi yang dibuat di dalam .Net Framework dapat dikonfigurasikan.Konfigurasi aplikasi berarti menyusun lingkungan jalannya aplikasi. Contoh :pengaturan keamanan dapat dikonfigurasikan pada aplikasi web, dan pengaturan inidapat mengontrol pengguna mana yang telah mengakses resource di dalam aplikasi. Menurut Ruth (2005, p1-3), .NET Framework terdiri dari beberapa jeniskomponen, dimana semuanya berada di atas Sistem Operasi Windows. Komponen didalam .NET Framework ini bisa digunakan dalam 4 jenis bahasa pemrograman yaituC#, VB.NET, Managed C++, dan Jscript.NET. Bahasa pemrograman yang akandigunakan pada skripsi ini adalah C#. .NET Framework ini terdiri dari : • Common Language Runtime (CLR), merupakan platform berorientasi objek yang digunakan bersama oleh 4 bahasa pemrograman di atas pada Sistem Operasi Windows. Bagian inilah yang akan menjalankan program di web server.
  24. 24. 30 • Kumpulan dari kelas library yang lebih dikenal dengan nama Framework Class Library (FCL). FCL ini terdiri class library, data layer, dan XML yang akan digunakan oleh Web Service, Window Form maupun Web Form yang akan dibuat nanti. MS .NET Framework ini bisa menanggani 3 jenis teknologi yang berbeda yaitu : • Windows Form, yaitu aplikasi desktop yang dijalankan pada windows, dapat berinteraksi dengan komputer lain melalui jaringan ataupun internet. • Web Form, bisa dilihat saat membuka browser. Web Form pada .NET ini memiliki kemampuan yang lebih maju lagi, dimana pemrograman dapat dilakukan berdasar event yang dilakukan, saat maintainance, tambahan web server control dan masih banyak lagi fitur lainnya. • Web Service, hampir sama dengan fungsi yang biasa digunakan di dalam program, namun jenis yang ini dapat dijalankan / dipanggil di internet. Jadi bukan hanya di dalam satu aplikasi saja.2.8.2 Microsoft Visual Studio .NET 2003 Visual Studio .NET menurut Mercer (2004, p1) merupakan : • Program perangkat lunak, karena dituliskan dengan menggunakan bahasa pemrograman komputer. • Aplikasi, karena melakukan kerja tertentu. • Development environment (lingkungan pengembangan), karena mengandung banyak tools dan templates yang membuat pengembang mampu mengembangkan program perangkat lunak atau aplikasinya sendiri.
  25. 25. 31 VS.Net merupakan peralatan yang mencakup beberapa fitur yang sangatpowerful dan menghasilkan aplikasi program yang berbasiskan web atau window danlayanannya juga lebih cepat dan mudah. Elemen kunci dari VS.Net adalah Microsoft’s.Net Framework. Feature dari MS Visual Studio .NET adalah : • Dengan MS VS .NET ini, program yang ada dapat ditelusuri dan di-debug. (Tersedianya fasilitas debuging) • Dilengkapi dengan intellisense yang memudahkan pengembang pada saat koding. • Mengkompilasi program menjadi suatu dll (dynamic link library) sehingga orang lain tidak dapat melihat kode yang ada. • Pengembangan halaman web secara visual. • HTML Editor yang bersifat WYSWYG (What You See is What You Get). • Properti window untuk mengatur properti dari objek di dalamnya. • Fasilitas kompilasi yang terintegrasi. • Pada bagian form (Graphical User Interface (GUI)), bisa menggunakan cara drag and drop. • Berintegrasi dengan Visual Source Safe, khususnya untuk pengembangan aplikasi yang memerlukan banyak pengembang (developer). • File help-nya sudah terintegrasi. Untuk penulisan skripsi ini, akan digunakan ASP.NET dengan bahasa C#(dibaca C-Sharp). C# merupakan bahasa pemograman berbasis objek yang dikeluarkanoleh Microsoft yang diturunkan dari bahasa C dan C++. Bahasa ini juga terdiri dari
  26. 26. 32banyak konsep yang ada di Java termasuk garbage collection (proses di Java yangmenghancurkan objeknya sendiri yang telah lama tidak terpakai dalam proses).2.8.2.1 ASP .NET Menurut McClure et al (2006, p2), ASP.Net merupakan teknologi pengembangweb yang dihasilkan oleh Microsoft dan digunakan untuk membangun website dinamis,aplikasi web, dan aplikasi web berbasis XML. ASP.Net adalah bagian dari .NetFramework dan membolehkan pengembang untuk membangun aplikasi denganberbagai bahasa seperti VB.Net, JScript, dan C#. ASP .NET menurut Rahmel (2002, p12) ) adalah sebuah infrastruktur yangmembolehkan pengembang untuk mengeksekusi aplikasi .NET dengan menggunakanframework untuk solusi berbasis web. Spesifikasi dari ASP .NET menurut Ruth (2005, p4) adalah : • ASP .NET merupakan bagian dari .NET Framework . • Struktur pemrogramannya berbasis event (fungsi) sehingga baris kodingnya tidak datar saja secara sekuensial dari atas ke bawah. • ASP .NET memisahkan HTML dengan source program (kodingnya). • Kode pada ASP.NET ini dapat dikompilasi ke dalam format dll sehingga tidak perlu takut diketahui / dilihat orang lain. • Konfigurasi dan pemakaiannya lebih sederhana. • ASP .NET bisa ditulis dalam banyak jenis bahasa pemrograman, dan yang akan dipakai pada skripsi ini adalah bahasa C#.
  27. 27. 332.8.3 Ajax (Asynchronous JavaScript And XML) Ajax merupakan teknologi klien yang menyediakan komunikasi asynchronousantara user interface dan web server dengan integrasi yang mudah terhadap teknologiyang ada. Pengembangan halaman web dengan menggunakan Ajax akan menghasilkanaplikasi web dengan tingkat interaktivitas relatif tinggi. Hal ini akan membuat halamanweb terlihat relatif lebih responsive karena halaman web tidak perlu untuk di-loadkembali setiap kali terjadi perubahan request. Hal ini akan meminimalisir penggunaanjaringan dan proses ke klien.2.8.3.1 Keuntungan Ajax • Asynchronous – Ajax menyediakan kemampuan untuk membuat panggilan asynchronous ke web server. Dengan demikian akan membuat browser klien tidak perlu menunggu untuk sampainya semua data agar bisa bertindak lebih lanjut. • Meminimalkan transfer data – Dengan tidak melakukan postback secara keseluruhan dan tidak mengirim semua data form ke server, penggunaan jaringan diminimalkan dan pengoperasian juga menjadi lebih cepat. Dengan situs yang pengiriman datanya dibatasi, akan sangat meningkatkan perfomasi jaringan. • Membatasi pemrosesan ke server – Dengan mengirimkan hanya data yang dibutuhkan saja, akan membatasi pemrosesan ke server. Server tidak perlu lagi memproses semua elemen form, memproses viewstate, mengirim image kembali ke klien, dan tidak perlu lagi mengirimkan halaman secara keseluruhan ke klien.
  28. 28. 34• Responsiveness – Karena aplikasi Ajax bersifat asynchronous terhadap klien, maka Ajax terlihat sangat responsive.• Konteks – Dengan postback secara keseluruhan, pengguna mungkin kehilangan konteks di mana pengguna berada tadi. Pengguna mungkin berada di bagian bawah halaman, setelah menekan tombol Submit, pengguna diarahkan kembali ke atas halaman. Dengan Ajax, postback tidak dilakukan secara keseluruhan. Menekan tombol Submit di dalam aplikasi yang menggunakan Ajax akan membuat pengguna dapat memelihara lokasinya sendiri dan pengguna tidak perlu lagi melakukan scroll untuk kembali ke lokasi sebelum melakukan penekanan tombol. Halaman Web Web Browser Model CSS Header Menentukan JavaScript desain tampilan Bagian 2 Logic Bagian 1 Logic Logic Komunikasi dengan Web Menentukan Server isi dan tampilan Data Data Model Model Model Objek objek Footer XMLHttpRequest dokumen Web Sever Gambar 2. 3 Cara Kerja Request dengan Menggunakan Ajax
  29. 29. 35 Satu halaman web akan dibagi menjadi beberapa bagian. Setiap bagian dari halaman web akan memiliki logic sendiri. Apabila terjadi request dari pengguna untuk mengubah sebagian dari halaman web, maka web browser akan melakukan request ke server untuk meminta data yang diperlukan untuk mengisi bagian halaman web tersebut dan bagian yang akan mengalami perubahan hanyalah sebagian kecil dari halaman web tersebut tanpa perlu men-load kembali keseluruhan halaman. Sehingga hal ini akan meminimalisir penggunaan jaringan dan proses ke klien.2.9 Internet2.9.1 Pengertian Internet Menurut Connolly dan Begg (2002, p944), Internet merupakan kumpulanjaringan komputer yang terhubung secara luas. Internet adalah kumpulan dari jaringan yang terhubung. (Tanenbaum, 2000,p14). Jadi, internet adalah jaringan elektronik dan telekomunikasi secara besar-besaran yang menghubungkan komputer bisnis, pelanggan, agen pemerintahan, sekolah,atau organisasi lainnya di seluruh dunia. Pengguna internet dapat saling berkomunikasidan berbagi informasi di manapun mereka berada, bahkan pada negeri ataupun benuayang berbeda juga.
  30. 30. 362.9.2 Pengertian World Wide Web (WWW) World Wide Web, biasa disebut juga dengan web, merupakan suatu kumpulaninformasi pada beberapa server komputer yang terhubung satu sama lain dalam jaringaninternet. Informasi-informasi dalam web mempunyai link yang menghubungkaninformasi tersebut ke informasi lain dalam jaringan internet. Link mempunyai tandakhusus, bisa berupa teks bergaris bawah dan berwarna, icon maupun gambar yangdikelilingi sebuah kotak. (Anonim, 2003, p1-2) Bekerja dengan web mencakup 2 hal penting yaitu software web browser dansoftware web server. Web browser yang bertindak sebagai klien yang berfungsi untukmengintepretasikan dan melihat informasi pada web, sedangkan web server yangbertindak sebagai server yang berfungsi untuk menerima informasi yang diminta olehbrowser. Jika suatu permintaan akan suatu informasi datang, web server akan mencarifile yang diminta dan kemudian mengirimkan ke browser yang meminta.2.9.3 Pengertian HyperText Transfer Protocol (HTTP) Menurut Connolly dan Begg (2002, p944), HTTP adalah protokol yangdigunakan untuk mentransfer halaman web melalui internet. HTTP merupakan suatu potokol komunikasi yang menungkinkan web serverberkomunikasi dengan web browser. (Kadir, 2004, p12) Jadi HTTP merupakan suatu protokol komunikasi standar yang digunakan untukmentransfer halaman lewat WWW di internet dan mendefinisikan bagaimana pesandiformat dan ditransmisikan.
  31. 31. 372.10 Server2.10.1 Pengertian Server Menurut Lethbridge dan Laganiere (2002, p71), Server adalah sebuah programyang menyediakan layanan bagi program lain yang berhubungan dengannya denganmenggunakan jaringan komunikasi.2.10.2 Database Server Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p486), Database Server adalahserver yang memiliki satu atau lebih database. Database Server adalah sembarang aplikasi database yang mengikuti modelarsitektur client / server, yang membagi aplikasinya ke dalam dua bagian yaitu: • Front-End yang berjalan pada komputer pengguna • Back-End yang berjalan pada server atau komputer host.Front-End berinteraksi dengan pengguna untuk mengumpulkan dan menampilkan data,sedangkan Back-End melakukan semua tugas-tugas yang dikerjakan secara intensif olehkomputer, seperti analisis, penyimpanan, dan manipulasi data.2.10.3 Web Server Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p486), Web Server adalah serveryang meng-host internet atau website intranet. Web Server itu merupakan sebuah komputer pada World Wide Web yangmenyimpan dokumen HTML yang bisa diambil dan ditampilkan dengan browser.Setiap server mempunyai sebuah IP Address dan mungkin sebuah nama domain.
  32. 32. 382.10.4 IIS (Internet Information Service) Ray (1999, p265) menjelaskan bahwa IIS merupakan sebuah web server yanggratis yang dijalankan di dalam Windows NT. IIS menawarkan layanan yang handal,cepat dan aman. IIS merupakan bagian dari MS Windows 2000, dapat ditemukan di dalamWindows NT 4.0 Option Pack, Window XP, Window 2003 Server, dan OperatingSystem lainnya yang mengandung teknologi NT. Secara default IIS tidak diinstall padasaat menginstall Windows (OS).2.11 Online2.11.1 Pengertian Online Online itu merupakan sebutan umum yang digunakan saat komputer sedangberinteraksi secara langsung dan berkesinambungan dengan komputer lain. Banyaksumber informasi yang bisa didapatkan saat sedang online. Saat pengguna terhubung keinternet maka saat itu juga pengguna lagi online. Jadi sesuatu itu dikatakan online jika komputer terhubung dengan beberapasistem atau jaringan yang lebih besar. Umumnya jaringan yang lebih besar inilah yangdinamakan internet, jadi online itu mendeskripsikan informasi yang dapat diakses lewatinternet.2.11.2 Pengertian Proses Online
  33. 33. 39 Menurut Whitten, Bentley dan Dittman (2004, p586), proses online adalahmetode pemrosesan data dimana data merupakan transaksi tunggal diproses secaralangsung / segera. Jadi proses online adalah sistem proses transaksi yang melakukan pemrosesandata secara langsung.2.11.3 Pengertian Online Learning Online Learning adalah sebuah metode pembelajaran yang terjadi secara onlinedengan menggunakan web atau sarana elektronik lainnya seperti internet . Nama laindari online learning yaitu E-Learning.2.12 E-Learning2.12.1 Pengertian E-Learning Pengertian dari E-Learning menurut Effendi dan Zhuang (2002, p7-38) yaitupenyaluran pembelajaran, pelatihan atau program pendidikan dengan menggunakanmedia elektronik atau teknologi informasi seperti komputer, internet atau peralatanelektronik lainnya. E-learning mempunyai 2 tipe yaitu : • Synchronous Training Synchronous berarti “pada waktu yang sama”. Jadi, synchronous training adalah tipe pelatihan, dimana proses pembelajaran terjadi pada saat yang sama ketika pengajar sedang mengajar dan murid sedang belajar. Hal tersebut memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara guru dengan murid, baik
  34. 34. 40 melalui internet maupun intranet. Pelatihan e-learning synchronous lebih banyak digunakan seminar atau konferensi yang pesertanya berasal dari beberapa negara. Penggunaan tersebut sering pula dinamakan web conference atau webinar (web seminar) dan digunakan kelas atau kuliah universitas online. Synchronous training mengharuskan guru dan semua murid mengakses internet bersamaan. Pengajar memberikan makalah dengan slide presentasi dan peserta / pelajar dapat melihat presentasi tersebut melalui internet. Peserta pun dapat mengajukan pertanyaan atau komentar melalui chat window. Jadi Synchronous training sifatnya mirip pelatihan di ruang kelas. Namun, kelasnya bersifat maya (virtual) dan peserta tersebar di seluruh dunia dan terhubung melalui internet. Oleh karena itu, synchronous training sering pula dinamakan virtual classroom.• Asynchronous Training Asynchronous berarti “tidak pada waktu yang bersamaan”. Jadi, seseorang dapat mengambil pelatihan pada waktu yang berbeda dengan pengajar yang memberikan pelatihan. Pelatihan ini lebih populer di dunia e-learning karena memberikan keuntungan lebih bagi peserta pelatihan karena dapat mengakses pelatihan kapan pun dan di manapun. Akan tetapi, ada pelatihan asynchronous training yang terpimpin, di mana pengajar memberikan materi pelajaran lewat internet dan peserta pelatihan mengakses materi pada waktu yang berlainan. Pengajar dapat pula memberikan tugas atau latihan dan peserta mengumpulkan tugas lewat email. Peserta dapat berdiskusi atau berkomentar dan bertanya melalui bulletin board.
  35. 35. 412.12.2 Media E-Learning E-Learning umumnya selalu diindentifikasikan dengan penggunaan internetuntuk menyampaikan pelatihan. Namun, saat ini media penyampaian e-learning sangatberagam. Penyampaian pelajaran lewat internet dilakukan oleh universitas online karenamereka ingin memperoleh jumlah pelajar yang besar dan berasal dari berbagai wilayah.Oleh karena itu, internet yang memiliki jangkauan luas, menjadi media yang tepat. Sekolah-sekolah yang memiliki laboratorium komputer menggunakan local areanetwork (LAN) untuk menghubungkan komputer-komputer sebagai media e-learning. Apabila ada situasi dimana jaringan komputer tidak tersedia, e-learning dapatdiberikan dalam media CD-ROM.2.12.3 Keuntungan dan Kerugian E-Learning Keuntungan E-Learning : • Biaya • Fleksibilitas Waktu • Fleksibilitas Tempat • Fleksibilitas Kecepatan Pembelajaran • Standarisasi Pengajaran • Efektifitas Pengajaran • Kecepatan Distribusi • Ketersediaan On-Demand • Otomatisasi Proses Administrasi
  36. 36. 42 Keterbatasan E-Learning : • Budaya • Investasi • Teknologi • Infrastruktur • Materi Masalah keterbatasan budaya ditempatkan di urutan pertama karena paling sulitdiatasi. Meskipun masalah investasi atau biaya yang tinggi sering dianggap hambatannomor satu, investasi tinggi masih dapat diatasi. Apabila pihak manajemen sudahmelihat biaya yang dapat ditekan dengan penggunaan e-learning, biaya investasi yangtinggi dapat disetujui. Akan tetapi, masalah budaya memakan waktu lama untuk diubahkarena menyangkut kebiasaan organisasi yang turun-temurun.2.13 Collaborative Learning2.13.1 Pengertian Kolaborasi Maksud dari kolaborasi adalah belajar bersama dan saling tukar informasi antara2 orang atau lebih di dalam lingkungan belajar. Kolaborasi terjadi di antara pelajardengan tujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan atau mencapai tujuanbelajar. Diagram kolaborasi dari Lilia Efimova (http://psm1.notlong.com) yangmenggambarkan hubungan / perpotongan antara diri sendiri, orang lain dan ide.
  37. 37. 43 Ide Personal Communities, Information Group Management Learning Learning Conversations Collaboration Orang Contact & Diri Lain Relation Sendiri Management Gambar 2. 4 Diagram Kolaborasi2.13.2 Model Kolaborasi Timothy Butler dan David Coleman (2003), mengusulkan 5 model kolaborasidasar yaitu:
  38. 38. 44 Besar Solicitation Community Ukuran Library Kelompok Process Support Team Kecil Tingkat Interaksi Rendah Tinggi Gambar 2. 5 Model Kolaborasi • Library (Beberapa orang menempatkan bahannya di suatu tempat tertentu dan banyak orang yang mendatanginya.) • Solicitation (Beberapa orang mengajukan pertanyaan dan banyak yang meresponnya) • Process Support (Sistem yang mendukung aliran kerja yang repetitif) • Community (Contohnya : Sebuah komunitas pelatihan) • Team (Sebuah kelompok kerja kecil pada sebuah proyek) Satu kolaborasi mungkin saja mencakup semua elemen di atas. Butler danColeman mengusulkan bahwa untuk menambah nilai lingkungan kolaborasi harusmempertimbangkan bagaimana menggabungkan elemen dari model-model di atassupaya lingkungan kolaborasinya bisa meningkat.
  39. 39. 452.13.3 Pengertian Collaborative Learning Collaborative Learning adalah suatu proses pengajaran / pembelajaran yangmelibatkan usaha intelektual antara mahasiswa dengan mahasiswa maupun antaramahasiswa dengan dosen. Biasanya mereka bekerja dalam bentuk kelompok untukmencapai tujuan akademik umum tertentu seperti pencarian solusi, pemahaman arti,atau penciptaan suatu produk. Berbeda dengan Individual Learning yang prosespengajarannya yaitu mahasiswa-mahasiswanya belajar secara individu pada setiaplevelnya untuk mencapai satu tujuan akademis.2.13.4 Kelebihan dan Kekurangan dari Collaborative Learning Kelebihan berfokus pada proses Collaborative Learning adalah : • Lebih memahami materi • Mengabungkan pengetahuan dan pengalaman • Mendapatkan feedback yang bermanfaat • Simulasi pemikiran • Mendapatkan perspektif yang baru. Kekurangan dari aspek Collaboration Learning adalah : • Waktu terbuang untuk mengajari anggota lain • Terjadi perbedaan pendapat
  40. 40. 462.13.5 Cara Melakukan Kolaborasi Pembelajaran • Anggota mendapatkan keahlian dan pengetahuan dari anggota lain dengan melihat dan melakukan. • Saling memberikan pendapat. • Saat kolaborasi, anggota bisa melihat kemajuan dari anggota lain.2.14 Web Service Menurut Ruth (2005, p3), web service hampir sama dengan fungsi yang biasadigunakan dalam program, namun jenis yang ini dapat dijalankan di internet. Jadi bukanhanya di dalam satu aplikasi seperti yang ada pada pemrograman zaman sebelum .NET.Web service ini menggunakan HTTP dan SOAP sebagai komunikasi protokolnya. Web service yang diakses oleh sebuah program dapat berupa aplikasi webmaupun aplikasi window. Aplikasi mungkin menggunakan web service internal didalam organisasi ataupun web service eksternal yang disediakan oleh partners. Satuweb service bisa dipakai oleh web service lainnya. Web HTML Web SOAP Internal Web Browser Application Service Eksternal SOAP Web Service SOAP Windows SOAP Eksternal Application Web Service SOAP Eksternal Web Service Gambar 2. 6 Web Service
  41. 41. 47 Protokol untuk memanggil web service yang didukung oleh ASP.NET adalahsebagai berikut : • HTTP-GET • HTTP-POST • SOAP2.14.1 HTTP-GET Protokol HTTP-GET merupakan suatu protokol standar yang menggunakanHTTP dengan kata kerja “GET” untuk menerima data dari web server. HTTP-GETmelakukan sebuah request dari web server yang berisi sekumpulan HTTP requestheader yang mendefinisikan hal-hal seperti client browser dan lain-lain. Parameteruntuk request dikirimkan secara URLencoded (Proses yang mengkonversi spasi menjadikarakter “%20”). Protokol HTTP-GET tidak mendukung complex data types. (Basiuraet al, 2001, p140)2.14.2 HTTP-POST Menurut Basiura et al (2001, p141) HTTP-POST merupakan protokol standarHTTP kedua dengan kata kerjanya “POST”. Parameter dari HTTP-POST dikirim secaraURLencode juga, tetapi dikirim secara langsung ke web server di pesan HTTP request-nya sendiri. Protokol ini digunakan untuk mentransmisikan informasi ke web serverseperti mem-posting sebuah pesan baru ke dalam forum, mengklik “OK” pada formsearching, dll.
  42. 42. 48 Protokol ini juga tidak mendukung untuk complex data types di dalam webservice. Complex data type itu dapat berupa Dataset ataupun objek-objek yang dibuatsendiri. HTTP-POST sendiri juga terbatas untuk tipe string primitif.2.14.3 SOAP (Simple Object Access Protocol) Menurut Rahmel (2002, p362), SOAP adalah sebuah protokol standar untukmengakses objek XML terdistribusi untuk pertukaran objek informasi, pesan, atauinstruksi – instruksi lewat jaringan dengan menggunakan protokol HTTP. (Sebuahstandar komunikasi lewat HTTP dan mengirim data-datanya dengan menggunakanXML) SOAP adalah sebuah protokol yang tidak hanya bisa memanggil method yangada di jaringan, tetapi juga bisa mentransfer tipe data yang kompleks dan bervariasi.Dukungan penggunaan SOAP berada dalam .NET Framework, dan merupakan bagianimplementasi dari .NET Framework untuk web services. (Russ Basiura et al, 2001,p144) Tujuan dari SOAP yaitu membuat method untuk saling bertukar informasi yangterstandarisasi antara klien dan aplikasi yang berjalan di internet. SOAP menyediakanmethod yang terstandarisasi untuk meng-encode data ke dalam format yang portable. Keuntungan utama dari SOAP yaitu SOAP merupakan lightweight protocol.Karena antara klien dan server untuk berkomunikasi lewat protokol tidak memerlukankerja yang banyak. Selain itu SOAP juga menggunakan format encoding dalam bentukXML yang mudah dibaca oleh sistem lain, sehingga sembarang sistem yang bisa men-parse XML akan bisa berkomunikasi menggunakan SOAP.
  43. 43. 492.15 Application Object & Session Object Application object dan session object dari ASP .NET adalah kunci teknologiyang akan digunakan di dalam aplikasi Web Service untuk manajemen state.Application object menyediakan mekanisme penyimpanan data yang dapat diakses olehsemua kode yang berjalan di dalam aplikasi web. Sedangkan session object hanyamembolehkan data disimpan pada pengguna tertentu dan hanya dapat diakses penggunatersebut saja. Aplikasi Web Application Object Session #1 Session #2 Session #3 Browser Browser Browser User #1 User #2 User #3 Gambar 2. 7 Hubungan antara Application and Session Object Diagram di atas mengilustrasikan hubungan antara application dan sessionobject. Pengguna pada aplikasi web dapat mengakses application object yang sama.Perubahan yang terjadi pada objek aplikasi akan terlihat dan mempengaruhi penggunasistem yang lain. Sedangkan session objects bersifat unik untuk setiap pengguna.Pengguna hanya dapat mengakses session yang dibuat untuk pengguna tersebut. Sedangsession lain tidak dapat diakses.
  44. 44. 502.15.1 Application Object Menurut Basiura et al (2001, p144), Application objects dapat dikatakan sebagaisebuah penampung global untuk informasi yang ada pada semua halaman atau modul didalam aplikasi ASP .NET. Variabel–variabel dan referensi dari objek bisa disimpan kedalam objek aplikasi. Objek aplikasi dibentuk saat halaman pertama dari aplikasi di-request. Saat lifetime objek aplikasi tersebut, nilai dari objek aplikasi bisa ditambah,diubah, dan dihapus. Nilai dari objek tetap ada selama web service belum dimatikan.2.15.2 Session Object Session didefinisikan sebagai periode waktu yang dimiliki oleh seorangpengguna unik untuk berinteraksi dengan sebuah aplikasi khusus. Pada awalpembentukan, diperlukan mekanisme untuk mengidentifikasi pengguna lewat koneksidari HTTP untuk menentukan hubungan session yang ada di server dengan penggunatertentu. Session dibagi 3 yaitu : • Session objects, berjalan di dalam proses. Session state ASP berada di dalam proses yang sama yang berada dalam runtime ASP. Karena itu, aksi yang mempengaruhi proses juga ikut mempengaruhi session state. Contohnya : Bila proses ASP gagal atau objeknya telah hilang, session state juga akan ikut hilang. • Session state, bergantung pada penggunaan cookies. Ini tentunya membutuhkan client browser untuk mendapatkan dukungan cookie. Browser yang tidak dapat menerima cookies HTTP berarti session state ini juga tidak berfungsi. • Session management terbatas untuk satu server. Saat request session dari satu website pada satu server ke website yang berada di server lain, session state
  45. 45. 51 yang ada tidak mengikuti request tersebut.. Karena session state ASP tergantung kepada mesin dimana session itu dibuat. Setiap IIS Server menyediakan session state sendiri-sendiri. Jadi untuk bisa mengakses session state maka semua request harus tetap ke satu server yang sama.2.16 Penelitian Hasan (2002, p9) menjabarkan penelitian sebagai penyaluran rasa ingin tahumanusia terhadap sesuatu / masalah dengan perlakuan tertentu (seperti memeriksa,mengusut, menelaah, dan mempelajari secara cermat dan sungguh-sungguh) sehinggadiperoleh sesuatu (seperti mencapai kebenaran, memperoleh jawaban, pengembanganilmu pengetahuan, dan sebagainya). Data yang digunakan dalam penelitian (bahan penelitian), dapat berupa populasiatau sampel. Pupolasi adalah totalitas dari semua objek atau individu yang memilikikarakteristik tertentu, jelas dan lengkap yang akan diteliti. Sedangkan sampel adalahbagian dari populasi yang diambil melalui cara-cara tertentu yang juga memilikikarakteristik tertentu, jelas, dan lengkap yang dianggap bisa mewakili populasi. Objek-objek atau nilai yang akan diteliti itu dapat berupa orang, perusahaan, media dansebagainya.2.16.1 Teknik Sampling Teknik sampling merupakan cara yang digunakan dalam pengambilan sampelpenelitian (Hasan., 2002, pp64-68). Teknik sampling ini pada dasarnya dapat dibedakanatas dua yaitu sebagai berikut :
  46. 46. 52 • Sampling Probabilitas Cara pengambilan sampel berdasarkan probabilitas atau peluang. Dalam sampling probabilitas ini, cara pengambilan sampelnya dilakukan secara acak (random), artinya semua objek atau elemen populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel. • Sampling Non Probabilitas Cara pengambilan sampel yang tidak berdasarkan probabilitas. Dalam sampling non probabilitas ini, kemungkinan atau peluang setiap anggota populasi untuk menjadi anggota sampel tidak sama atau tidak diketahui. Teknik sampling yang digunakan dalam skripsi ini adalah teknik nonprobabilitas yang bersifat kebetulan (sampling kebetulan / sampling seadanya). Bentukdari sampling kebetulan ini adalah dimana anggota sampel yang dipilih, diambilberdasarkan kemudahan mendapatkan data yang diperlukan, atau dilakukan seadanya,seperti mudah ditemui atau dijangkau atau kebetulan ditemukan.2.16.2 Pengumpulan Data (Dengan Kuesioner) Pengumpulan data dijelaskan oleh Hasan (2002, p83-85) sebagai pencatatanperistiwa-peristiwa atau hal-hal atau keterangan-keterangan atau karakteristik-karakteristik sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan menunjang ataumendukung penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan di dalam skripsi iniadalah dengan menggunakan angket (kuesioner). Angket (Kuesioner) adalah teknik pengumpulan data dengan menyerahkan ataumengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh responden. Responden adalah orang
  47. 47. 53yang memberikan tanggapan (respons) atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yangdiajukan. Kuesioner dikatakan baik, efektif dan efisien apabila memenuhi komponen-komponen berikut : • Ada subyek, yaitu individu atau lembaga yang melaksanakan penelitian • Adanya ajakan, yaitu permohonan dari peneliti kepada responden untuk turut serta mengisi secara aktif dan objektif pertanyaan maupun pernyataan yang tersedia. • Adanya petunjuk pengisian yang mudah dimengerti dan tidak membingungkan. • Ada pertanyaan maupun penyataan beserta tempat mengisi jawaban • Pertanyaan dalam kuesioner ini dapat berbentuk : o Terbuka : memberi kebebasan kepada responden untuk memberikan jawaban dan pendapatnya sesuai dengan keinginan. o Tertutup : tidak memberikan kebebasan kepada responden untuk memberika jawaban dan pendapatnya sesuai dengan keinginan. o Semi terbuka : memberikan kebebasan kepada responden untuk memberikan jawaban dan pendapat menurut pilihan-pilihan jawaban yang telah disediakan.
  48. 48. 54 Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam membuat pertanyaan atau pernyataandi dalam kuesioner : • Pertanyaan atau pernyataan yang dibuat harus jelas dan tidak meragukan. • Hindari pertanyaan atau pernyataan yang ganda. • Responden harus mampu menjawabnya. • Pertanyaan atau pernyataan harus relevan. • Pertanyaan atau pernyataan sebaiknya pendek. • Hindari pertanyaan dan pernyataan yang membingungkan.

×