Kumpulan 30 puisi tentang wanita

45,206 views

Published on

Kumpulan 30 Puisi Wanita

Published in: Education
0 Comments
8 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
45,206
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
126
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
8
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kumpulan 30 puisi tentang wanita

  1. 1. KUMPULAN 30 PUISI TENTANG WANITADemi memenuhi tugas MKU Bahasa IndonesiaDosen Pengampu: Asep Purwo Yudi Utomo, S.Pd., M.Pd.Disusun oleh:Dikha Danar Wijanarko2201411016Pendidikian Bahasa InggrisUNIVERSITAS NEGERI SEMARANG2013
  2. 2. Puisi Ke-1MUSLIMAHIa tidak harus berbakut setera untuk terlihat menawanketika busana panjang tanpa pita-pitamampu menembus kabut pesona zamanIa tidak harus mendongakkan kepala untuk menyiratkehormatan…………………….ketika tunduknya hati dan pandanganmenempatkan diri pada kemuliaan……………………ia tidak harus berhiaskan intan berlian untuk meraihkeanggunan…………………….ketika cahaya kesabaran akanmeluruhkan kilaunyadan butiran tasbih mulai menghitung nilai akhlaknyatitian menuju ridha-Mumemang tidak dihiasi mawar, melati dan sedap malamsekali-kali saja masih tercium harumnyakarena mungkin masih ada terjagaperilaku dan lisannya…………….perjalanan ke sana sungguh panjang dan meletihkanhanya mendung dan pelangi, hanya gelap dan terangsaling berganti menyapanya………………Ilahi, tanpa keridhoan itubisakah sedekah, sholat dan sujudnyamengantar diri ke ujung pengembaraan pada-MuBy: (Maria Ulfa) dalam buku “Pesona kepribadian Muslimah” karangan ClaudiaIrawan massie
  3. 3. Puisi Ke-2PUISI PEDIH MUSLIMAH CILIK PALESTINABunda… Mengapa tank itu menggilas kepala ayah?Mengapa tentara berbaju hijau itu memperkosa kakak?Mengapa laras tajam itu mencabik tubuh adik?Apakah mereka memiliki hati, bunda?Apakah mereka tak punya ayah, adik dan kakak sepertiku sehingga mereka tega?Apa yang mereka inginkan dari kita bunda?Bukankah aku, bunda, ammah, dan teman-teman sudah tak punya apa-apa lagiselain baju yang melekat dibadan?Bukankah mereka punya banyak harta hasil dari bisnis kerajaan negara-negaraadidaya yang uangnya digunakan untuk membeli peluru untuk membunuh kita?Jahat sekali mereka, bunda…Bunda… Hafalan Al-qur‟anku tlah bertambah lagiBacaan shalatkupun sudah semakin fasihDo‟a-doaku bersama teman-teman dikamp pengungsian riuh selalu bunda…Mengapa Allah belum menurunkan pertolongan untuk kita… Mengapa saudara-saudara kita tak ada yang datang membantu kitaBukankah muslim dibola bumi ini jutaan jumlahnya?setiap waktu mereka thawaf dirumah Allah? setiap saat kalimat Allah merekalafalkanApakah mereka tak ingin menggenapkan amalan shaleh mereka dengan membantukita?meski sekedar untaian do‟a keselamatan untuk kita?Bunda… sisa roti yang diberi wartawan kemarin tlah habisLalu besok kita makan apa bunda?Perutku sudah mulai berteriak… Aku lapar…Jangan suruh aku tidur untuk hilangkan lapar bunda…karena aku ingin makan…Aku ingin merasakan lezatnya roti gandum yang manis Juga meminum susu yangakan menyegarkan badan
  4. 4. Supaya tubuhku kuat dan mampu melawan tentara berbaju hijau pembunuh ayah,dan adik…Bunda… Hari ini aku belajar dimana?Gedung sekolahku tlah hancur…buku-buku ku musnah dilalap api Pinsil warnaku berhamburan entah kemanaAku harus bagaimana?Padahal Aku ingin bisa pintar seperti para menteri dari HAMAS diparlemen sanamereka bekerja keras dan berfikir untuk selamatkan bangsa kitaAku ingin seperti mereka tapi mungkinkah itu?Bunda… Kita makan apa? Aku belajar dimana? Siapa yang menolong kita?Maafkan aku banyak bertanya bundaAku hanya ingin satu…Aku ingin saudara-saudara seiman dibelahan dunia sana Mendengar jerit tangis kitadan mengulurkan tangan atau sekedar mendo‟akan kitasemoga…jatinangor, 15 juli 2006„teriakan hati‟ usai melihat gambar-gambar kebiadaban Israel…saat membayangkan dan berperan menjadi muslimah cilik selama 7 menit didepanlayar komputer…hanya ini saja yang bisa kulakukan ternyata…Maafkan aku adik kecil…hanya bantuan dan amalan bernilai keping logam yang bisaaku berikan. Hanya puisi sederhana yang tak ber-rima yang kutuliskan, hanyauntaian do‟a dan teriakan takbir penyemangat untukmu dalam aksi-aksi akbar …Semoga Allah menaikkan marhalahmu dipetala langit sana…semoga syurga na‟immenanti pengorbanan seluruh jiwa dan raga kalian…kami disini mendo‟akanmu…menguntai shalat taubat dan hajat untuk keselamatankalian…selamat berjuang ! Ayooo, kalian pintar dan kuat ! lantahkan Kafir yahudi !Allahuakbar !!!!!!
  5. 5. Puisi Ke-3JIKA AKU JATUH CINTAYa Allah,Jika kutelah jatuh cintaKu ingin semua telah terbalut oleh ridha-MuKu ingin semua telah terikat oleh hukum yang syar‟iYa Allah,Jika ku jatuh cintaIzinkanlah dengan lelaki yang dapat menambah cintaku pada-Muyang dapat menambah keta‟atanku pada-Muyang dapat membantuku untuk meraih syurga-MuYa Allah,Izinkan aku tuk jatuh cintapada lelaki yang mencintaiku karena-Mulelaki yang menerimaku apa adanyalelaki yang dapat menyayangiku [...]Kategori: PuisiIndah pada SaatnyaDitulis Oleh Rini
  6. 6. Puisi ke-4INDAHNYA PADA SAATNYAsabarsesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabardansesungguhnya kesabaran itu tak bertepitak seperti yang dikabarkan orangbahwa sabar ada batasnyadan kulihat kusudut ituakankah pintu itu terbukahingga kutak hanya melihat indahnya taman hanya dari jendelakusibak tirainyaindahnya juga tak bisa kuresapidan hujan juga tak mau berhentisabarmenanti hingga pintu dapat terbukatak perlu dengan kekerasankeindahan itu akan datangpada waktu yang tepatdimana hujan [...](Kategori: PuisiNikmat)Ditulis oleh Rini
  7. 7. Puisi ke-5NIKMATNYAMaka, nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?Bersimpuh di hadap-MuMohon ampunan dosa-dosa dan kesalahanSetiap ucapan dan janji pada-Mu yang tak bisa kupenuhiTiap napas yang kuhembus tanpa menyebut asma-MuKala mata melihat hal yang tak Kau sukaiKetidakmampuanku menahan napsuBila mata menyaksikan kezaliman dan kemungkaranNamun, aku tiada bergeming untuk mengubahnyaBanyak kesalahan, kelalaian, dan dosa yang telah kuperbuatTapi…Setiap langkahkuAku…
  8. 8. Puisi ke-6INDAHNYA WANITAwanita itu berhati lembut…nalurinya sebening titik titik embun di atas daunrerumputan…bila saat mentari bersinar…airnya jatuh menetes menyerap sampai diujung bumi…menumbuhkan berjuta bijian menjadi tunas tunas muda yang hijaubersemi…Wanita itu berperasaan halus…kehalusannya mampu merobohkan kekerasan bukitbatu yang sombong…menjadikan hatinya laksana samudera akhir dari sungaisungai yang bermuara…Wanita itu berjiwa kesatria…ketegaran hatinya bagai barisan batu karang dibibirpantai…tak luluh dari terjangan badai yang bergemuruh…tak gentar oleh hempasangelombang laut pasang…dan tak bergeming dari buruknya angin musim barat…Aku terpukau…memandang di kedalaman jiwanya…Yang indah rupawan seperti bunga bunga mekar di saat pagi menanti sinarharapan…Wanita itu bisa berhati keras…bagai batu pualam di malam gelap…mampumelumatkan hati para kumbang kumbang dalam sekejap…emosinya bagaigelombang…. mampu menggulung bahtera yang dilaluinya…Wanita itu bisa menjadi angkara…seperti api yang berlidah panjang…kobarannyamenghanguskan seluruh jiwa…menjadi debu debu yang berhamburan di terjangderu angin yang mendesingAku menutup mataku saat memandang jiwanya…sehalus dan sekeras itukahhatinya…???Wanita laksana kembang dan api…tak akan tersulut bila bara tiada di hati….harumsemerbak menyelumuti bumi…Bila kembang selalu ada di hati…
  9. 9. Bila engkau ingin mengerti…mari kita sama sama duduk belajar disini…dari seorangwanita yang kita hormati…dari seorang wanita ibu kita sendiri.Karya : Rasull abidin, 31 Des 2011.
  10. 10. Puisi ke-7HATI WANITAwanita…..dirimu selembut sutracahayamu sebening kacacantikmu seindah mentaribahasamu sewangi mawar berdurihatinyajangan sekali kau sakitiseperti cercahan yg terpatrigoresan yg tak bisa dihilangisampai suatu saat nantiwanitasemangatmu bagai api yg membaraamarahmu bagai luapan samudrategarmu bagai bintang diangkasakasihmu bagai intan permata
  11. 11. Puisi ke-8PERJUANGAN IBU RA KARTINIDemi bangsa IndonesiaEngkau rela mengorbankan Jiwa dan raga MuDemi penduduk bangsa IndonesiaEngkau rela mengorbankan Harta dan benda MuNama Mu Takkan mungkin Dapat terlupakankarena Engkau bunga bangsa IndonesiaBelum sempat engkau merasakan Kemerdekaanengkau telah Gugur sebagai pahlawan IndonesiaIbu R. A. Kartini engkau lah yang Menjujung tinggi derajat wanita IndonesiaJasa Mu tak akan mungkin di lupakanOleh : penduduk Indonesia
  12. 12. Puisi Ke-9PUISI KARTINIHarum namanya ibu kartiniberjuang untuk kaumnya perempuan, bukan untuk wariatulisannya indah penuh perjuanganhabis gelap terbitlah terangbegitu menusuk jantungkumenghujam dalam hatikuKenapa oh kenapa?tanggal 21 april saja, kau harus dikenang?Oh ibu yang harum namanyakenapa tak setiap waktu, kau dikenang, dan di maknaibahwa harkat wanita itu mulia dan sama dengan laki-lakikenapa?Oh ibu putri sejatiemansipasimu sekarang tak bermakna samabatasannya beragam rupaada yang lupa kalau dia seorang istri, bekerja di luar tanpa hentiada yang lupa dia seorang ibu, lupa memberi bayinya asi, dengan alasan kerja biardapat gaji untuk bayiada yang… Ah, ibu putri Indonesia begitulah adanyaada pula yang emansipasi menjadi TKI, dan bunuh diri karena membela dirioh ibu kartini, putri yang mulia, tak jua semua begitubanyak juga menjaga harkatnya nan muliaada yang menjadi dewan, menteri, profesor, bahkan bisa menjadi presiden RIOh ibu Kartiniwalau hari-hari aku tak bersangguldan tak berkebayasungguh aku akan meneruskan perjuanganmu…
  13. 13. Puisi ke-10KARTINI KU PAHLAWANKUTak henti – hentinya aku mengucap syukur karena telah memiliki sosok ibusepertimuKau rela memperjuangkan hidup dan matimu untuk melahirkanku kedunia iniRela menjagaku selama 9bln meski masih dalam kandunganDan rela menyitakan waktumu hanya untuk membesarkan dan mendidikkuIbu.. Kasih sayangmu tak kan bertepiKepedulianmu selalu di hatiKau pelipur lara yang kan abadiJiwaku hilang jika tanpamuBaktiku hanya untukmuKetulusan hatiku kan ku lakukan hanya untuk membuatmu tersenyumMeski lakuku selalu membuatmu sedihNamun kau selalu mendoakan ku dalam setiap doa yang kau panjatkanKasih sayangmu tak kan bisa di bayar dengan uangKehadiranmu tak kan bisa di gantikanKebahagiaanmu adalah obat untuk langkah hidupkuIbu.. kau selalu mengajarkan kebaikan untukkuKau selalu mengingatkan ku jika ku berlaku dan berucap salahBelaian kasihmu mampu mendamaikan hatikuTerima kasih atas semua yang telah kau berikan pada malaikat kecilmu iniSelamat hari ibuSemoga Tuhan selalu menjaga ibuOleh : Rifky Nur Ahdini
  14. 14. Puisi Ke-11KARTINIKartini........Engkau pahlawan kaum wanita..Engkau berjuang dengan segenap jiwa ragamu untuk kami....Engkau menjadikan kaum wanita menjadi sederajat dengan kaum laki-laki...Sehingga harga diri kami tidak lagi di injak-injakTerimakasih Kartini...Perjuanganmu akan slalu terkenang
  15. 15. Puisi Ke-12DOA UNTUK IBUAku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa diaDia yang seLaLu mengerti akuDia yang tak pernah Letih menasehatikuDia yang seLaLu menemaniDiaLah IbuOrang yang seLaLu menjagakuTanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia iniTanpa.nya aku bukanlah apa-apaAku hanya seorang manusia LemahYang membutuhkan kekuatanKekuatan cinta kasih dari ibuKekuatan yang Lebih dari apapunEngkau sangat berharga bagikuWaLaupun engkau seLaLu memarahikuAku tauItu bentuk perhatian dari muItu menandakan kau peduLi dengankuYa Allah,,BerikanLah kesehatan pada ibukuPanjangkanLah umur.nyaAku ingin membahagiakan.nyaSebeLum aku atau dia tiadaTerimakasih IbuAtas apa yang teLah kau berikan padakuAku akan seLaLu menyanyangimuOleh: Mutia Fitriyani
  16. 16. Puisi Ke-13IBUIbu kau mengandung 9 bulansampai engkau melahirkanku dengan susah payaengkau merawatku sampai aku tumbuh besarengkau juga merawatku tampa pamridan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayangIbu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalanengkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisaIbu kau bagaikan malaikatkudikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburkuIbu.. aku juga merasa engkaulah pahlawankusetiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantukuIbu... bekerja kerasuntuk menafkahikuibu... terima kasih atas pengorbananmuyang engkau berikan kepada kuIbu...Oleh: Richard Fernando Putra Bela
  17. 17. Puisi Ke-14JASA TAK TERLUPAKANIbu...kau membingbingku selama satu tahunkau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marahIbu....kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lainibu...kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopanIbu...kalau aku membuat salah tolong maafkan akukarena aku cuma kesal karna aku selalu diejekIbu...kalau aku lagi sedih kau menghibur akukalau aku lagi kesal kau menghiburkuIbu...terimakasih atas jasa-jasamu jika akumasih sempat bertemu dengan ibuaku sangat ingin memeluk ibuOleh: Patma
  18. 18. Puisi Ke-15MALAIKAT DI DUNIAWalau hari ini bukan hari ibu,,Tetap kan ku ucap kataI LOVE YOU MAHKarena engkau pelita dalam kegelapan kuDan karna engkaui malaikat ku di dunia iniKasih mu,cinta mu,pelukan mu,dekapan muBahkan kemarah,an mu!!!Itu semua unt kebaikan ku,,I LOVE YOU MAHAku sayang mamaSampai Kapanpun....TANGISAN MATA BUNDAPuisi Monika SebentinaDalam Senyum mu kau sembunyikan letih muDerita siang dan malam menimpa mutak sedetik pun menghentikan langkah muUntuk bisa Memberi harapan baru bagi kuSeonggok Cacian selalu menghampiri musecerah hinaan tak perduli bagi muselalu kau teruskan langkah untuk masa depan kumencari harapan baru lagi bagi anak muBukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan kubukan gulungan uang yg kau minta dalam keberhasilan kubukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
  19. 19. tapi keinginan hati mu membahagiakan akuDan yang selalu kau berkata pada kuAku menyayangi mu sekarang dan waktu aku tak lagi bersama muaku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati kuOleh: Nanda LA Putra
  20. 20. Puisi Ke-16PUISI UNTUK IBUIbu...adalah wanita yang telah melahirkankumerawatkumembesarkankumendidikkuhingga diriku telah dewasaIbu...adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaiantatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiritatkala perutku terasa lapar dan haustatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malamIbu...adalah wanita yang penuh perhatianbila aku sakitbila aku terjatuhbila aku menangisbila aku kesepianIbu...telah kupandang wajahmu diwaktu tidurterdapat sinar yang penuh dengan keridhoanterdapat sinar yang penuh dengan kesabaranterdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayangterdapat sinar kelelahan karena akuAku yang selalu merepotkanmuaku yang selalu menyita perhatianmuaku yang telah menghabiskan air susumuaku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
  21. 21. Ibu...engkau menangis karena akuengkau sedih karena akuengkau menderita karena akuengkau kurus karena akuengkau korbankan segalanya untuk akuIbu...jasamu tiada terbalasjasamu tiada terbelijasamu tiada akhirjasamu tiada tarajasamu terlukis indah di dalam surgaIbu...hanya doa yang bisa kupersembahkan untukmukarena jasamutiada terbalasHanya tangisku sebagai saksiatas rasa cintaku padamuIbu..., I LOVE YOU SO MUCHjuga kepada Ayah...!!Oleh: Suroya "roy"
  22. 22. Puisi Ke-17PUISI IBUbu...Kau Harus terbangun di Pusat malamhanya karena suara tangisku yang mengguncangWalau bajumu harus basah dengan semprotan kencingkuKau tetap tersenyum penuh kasih padaku...Ibu...Kau Dewi dalam keheningan,Kau korbankan malam hanya untuk menjagaku dari kesunyianDari sunyinya malam, dari bisikan-bisikan nyamuk yang mengincarkuKau tetap tersenyum penuh kasih padaku...Ibu...Di Pagi hari aku kembali membuat ulahtapi kau tanggapi dengan senyuman...Dulu Kau selalu bilang "Ade jangan nakal"!yang sampai sekarang aku masih mengingatnyaWalau kau selalu ku perbudak dengan kenakalankuKau tetap tersenyum penuh kasih padaku...Ibu...Wanita yang selalu siaga saat aku dalam buaiansaat kakiku belum kuat untuk berdirisaat perutku mulai terasa lapar dan kehausanSaat kuterbangun di waktu pagi, siang dan malamKau tetap tersenyum penuh kasih padaku...Ibu...Kau selalu ada untukku dengan semua curahan perhatianmuKau selalu jaga aku saat aku sakit, Saat aku terjatuh,
  23. 23. saat aku menangis, Saat aku kesepian, walau kau selalu kususahkanKau tetap tersenyum penuh kasih padaku...Ibu...jasamu tak terhingga, jasamu tak terbalasjasamu tak ternilai, jasamu tiada taraKasihmu Sepanjang masa, "I Love you Ibu...jasamu terlukis indah dalam bayang surgaIbu...hanya Doa yang bisa kupanjatkan untukmukarena jasamu tiada terbalas...Hanya tangisku sebagai saksiatas rasa cintaku padamu...
  24. 24. PUISI KE-18DOAMU IBUIbu...!Aku tahu...Semua letihmu itu tulusDan...akupun tahuBukan apa-apa yang engkau inginEngkau tak pernah inginkan apa-apaIbu...!Dulu engkau pernah bilangCepatlah besar anakku !Jadilah engkau orang besarYang membesarkan hati IbuIbu...!Semua hebatkuTak kan pernah adaTanpa ikhlas pengorbananmuIbu...!Sabdamu adalah doaDoa yang nyaring terdengarDan pasti... didengar !Bukan gelimang harta tuk membalasBukan pula, tahta dan mahkotaBhakti, taat... menjaga hatiItu saja...cari dan mesti kau beriOleh: Wong alasan
  25. 25. Puisi Ke-19KASIH SAYANG IBUIbu…..Kau mengandungku selama 9 bulan,kau jaga aku dengan kasih sayag yang tak akan pernah ada yang melebihi cinta dankasih sayangmu.Ibu…Kau lah surga ku,di bawah telapak kaki mu lah surga ku berada,ingin ku gapai surga itu,namun selalu saja ku menyakiti mu dengan sikap ku.Ibu…Kini kau pargi jauh dari hidup ku untuk selamanya,saat ku sadari semua kasalahan ku pada mu,dan ku belum sempat untuk katakanmaaf untukmu….Ibu…Aku disini merindukan mu,ingin ku rasakan kasih sayang dan cintamu lagi.semoga malam ini aku bisa berjumpa dengan mu,di dalam mimpi yang indah,akan ku peluk kau,dan ku ingin untuk sejenak tidur di pangkuanmu.seperti saat kau ada di sisi ku.IBU….maafkan lah semua kesalahan ku yang pernah aku perbuat selama kau masihdisamping ku,menjagaku dengan kasih sayang mu.
  26. 26. Puisi Ke-20TERIMA-KASIH..IBUIBU...rambutmu kini sudah mulai memutihKulitmu tak lagi kencangPenglihatanmu tak lagi terangJalanmu kini sudah mulai goyangNamun..apa yang terlihatSemua itu tak pernah engkau rasakanSemua itu tak pernah engkau pedulikanAku paham, semua itu demi anakmuSepanjang jalan engkau mengais rejekiSepanjang waktu engkau berhitungBerapa laba kau dapat hari iniTuk membayar semua letihmuEngkau tak lagi dapat membedakanMana siang, mana malamSemangat mengalahkan gemetar kakimuDan segala rasa lelahmuIni semua...untuk siapa?Hanya untuk anakmuAnak yang engkau impikan menjadi orang hebatMencapai setumpuk asaIBU...sampai kapanpun,Anakmu tak kan pernah lupaAtas semua jasa, doa dan deritaKeringat yang engkau cucurkan
  27. 27. IBU...engkau sudah terlalu besar, berkorbanHanya surga yang pantas membayar tulusmuHanya Tuhan yang pantas menjagamuDunia dan akherat...IBU...Anakmu kan selalu merindumuDoa di setiap hembus nafas iniTerima kasih...IBU, untuk semua ikhlasmuBy: Wong alasan
  28. 28. Puisi Ke-21ENGKAULAH SURGAKUHari ini aku bertanyaUntuk diriku sendiriSederhana, tapi tak sesederhana ituUntuk menjawabnyaButuh waktuPerjuanganKesungguhanEntah...apa lagiTanya yang harus ku jawabDengan, benar..pastiHingga ku yakinItu...pasti benarTuhan..Engkau bilangSurga ditelapak kaki ibuMakna yang terbalut bahasaYang sulit ku terjemahkanBiarkan ku coba mencariMulai hari ini..dan seterusnya.Hingga kuberhentiKudapati semua jawabIbu...Ijinkan aku mencari SurgamuYang masih rapat...tersimpanDiantara rimbun belantara hidup
  29. 29. Ibu...Kumohon petuahmuApa kan kubuatUntuk bahagiamuIbu...TunjukkanlahArah mana kan ku tujuTimur, selatan, barat atau utaraTuk kudapat ungkap semua-jawabOleh: Wong Alasan
  30. 30. Puisi Ke-22BUNDABunda...Bunda...Usiamu kini tak lagi mudaTapi aku jua belum bisa apa-apaBunda...Bunda...Kakimu tak sekuat duluMenopang tubuh dan juga aku dikala mengandungkuBunda...Bunda...Tak ada yang berubah dari kasih dan sayangmuMeski mataku terbelalak namun tak sesadar ituBunda...Bunda...Lidahmu penawar segala sakitkuDan tamparmu penyadar hidayahkuBunda...Bunda...Tak ada yang sepadan sebuah kata kiasKarna hanya BUNDA itu jua yang pasKarya: Adhi Jaka Wahana
  31. 31. Puisi Ke-23PUISI UNTUK IBU TERCINTAIbu,ingin kusajakkan senyummu,seraya kupilih dan kupilah ribuan kata,tetapi tak jua bisa kurangkai kalimat,yang paling senonoh untukmu.Biarlah puisi untukmu tetap kupingit di hati,jika berkenan,baca saja rangkaian prosa pada raut wajahku,karena aku tak pernah memakai cadar dihadapanmu,tangisku adalah tangisku dan tawaku adalah tawaku.Aku mengenal kasihmu dengan sendiriku,tanpa ada yang mengajari,tanpa pula referensi,dan karenamu juga aku bisa mengenal rindu,yang kuyakini hingga riwayatku ditelan bumi.Ibu,aku tahu kita mencintai kesahajaan,kita membenci kemunafikan,maka untuk apa kututup rapat aurat tabiatku,jika hanya untuk menyenangkanmu.
  32. 32. Puisi Ke-24WANITA SHOLEHAHLaksana rembulan...Menyinari insan bumi.Jika ia memandang...Dunia seakan tergetar karena ketulusannyaJika ia berkata...Dunia seakan terlena karena kelembutannya.Jika ia tersenyum...Duniapun ikut tersenyum karena keikhlasannya.Laksana pelita...Tubuh terbakar demi sebuah pengorbanan.Menjadi penuntun di tengah gemerlapnya dunia.Laksana sahabiyah...Langkah kakinya bagai langkah Fatimah.Hidupnya penuh ketenangan jiwa.Karena hatinya selalu berdzikir.Dialah wanita sholehah..Yang senantiasa menjadi penentu.Akan sebuah perubahan dunia.
  33. 33. Puisi Ke-25GADIS BERKERUDUNGKau datang dengan senyumanKau bagai bintang di malam yang gelapMenerangi jiwaku yg hitamWajahmu yg lugu membuatku terbayang akan eloknya wajahmu.Matamu menenangkan jiwaku yang galau akan sesuatuku merasakan ada getaran cinta saat menatapmu.Ooh Tuhan satukan aq dengan diaBiarkan aq menatapnya sepanjang waktuTak akan ku kecewakan diaAkan ku buat dia bahagia jika diamenjadi miliku.ku butuh diaKu ingn menghabiskan waktu bersama dia.Oleh : wuntat
  34. 34. Puisi Ke-26WANITA SHOLEHAH, BIDADARI SURGAKejernihan Wajahmu, Sempurna bagai intan permata..Di sanjung serta di hormati, bagai seorang raja..Kesederhanaanmu, lebih dari segala kekayaan dunia..Ketakwaan dirimu, itu yang membelenggu hatinya..Diammu, bagai emas bertaburan dalam setiap senyumnya..Berucap memilih tak akan terlaksana..kepada mereka lelaki dewasa..Wanita Solehah..Penghias Dunia..permata hati pemiliknya..Para suami-suami yang soleh dan bertaqwa..Ya Allah…Dijalanmu Kami berjalan..Wanita Soleha sebagai tujuan..Memperbaiki diri sampai menemukan tambatan..Rencanakan dari semua perencanaan yang akan Engkau berikan..Dalam sujudku selalu memohon ampunan..Untaian doaku mengucap syukur yang tak dapat ku ungkapkan..Dalam solatku aku memohon keteladanan..Wanita Solehah..penghias Dunia..Bidadari surga..tercantik dari yang paling sempurna..
  35. 35. Puisi Ke-27PEREMPUANKUPerempuan yang ku sayang di sekujur waktuEmbun basuhi kesucian kalbuMenggairahkan asmara cinta yang telah membekuKebekuan hati karena saljuDikau adalah penguasa hatiBerjalan tenang dalam alunan waktuSeiring nafas yang terhembusBeserta udara yang ku hiruppenghancur angkuh duniakuDahulu aku angkuh bertemu senyumHempaskan seribu rayuKibaskan harumnya cintaNamun kini aku tersipuhKetika ku tersentuh oleh sebalut cintamuDalam senyummuJika kau tetaplah perempuankuPastilah diriku rembulan yang bersinar layuPengantar tidur bertabur bintangSeterang cahaya cinta yang ku padu rinduKan ku cumbui dirimu dalam sekujur umurKau perempuankuKu nobatkan hatimu dalam hatikuCintaku akan mengagungkan keagunganmuBetapa mahkotamu menebar jantungAkan bahagia bila ku sentuh dirimu
  36. 36. Aku adalah pengagummuDari sekian banyak pengagumNamun aku bukanlah merekaYang merasa terkagumAku adalah akuYang lebih dari sekedar kagumSampang, 2011By : Jamal Je
  37. 37. Puisi Ke-28WANITA SEDERHANADia hanya wanita sederhanaYang menangis bila sedih hatinyaYang tersenyum bila kebahagiaan menyapaYang memaafkan bila seorang memintaYang meminta maaf bila seorang terluka karenanyaIa hanya wanita sederhanaYang menghadapi masalah dengan memaafkanYang merendahkan hatinya pada yang meninggiYang menunduk pada tetuaYang menyayang pada yang lemahIa hanya wanita sederhanaTidak banyak keinginannyaTidak banyak harapannyaHanya ingin dicintai dan mencintai dengan sederhana
  38. 38. Puisi Ke-29PUISI PEREMPUAN YANG TIDAK PUNYA RASA MALUKetika awal ku melihatmu, aku tertegun sejenakterkesima ….Walau warna kulitmu gelap tapi kamu manissi hitam manis …Tubuhmu yang kecil mungil dengan baju ketat yang terbalutsehingga terlihat lekuk lekuk postur tubuhmu…Gaya bicaramu yang kalem dan lemah lembutsikap dan perilakumu berpura pura baby…sehingga membuat semua orang utamanya para lelakiterkecoh …Ternyata kamu perempuan yang angkuhsombong …Maunya hanya mendekati lelaki hidung belang yang kayadan berduit… dan tuaSungguh kasihan kamu hai perempuan muda…Banyak lelaki muda menunggumu …Tapi kamu terbelenggu oleh lelaki tua yang sudah beristrihanya untuk mencari kesenangan sesaat dan materi …Tidak mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan YMESadarlah dan berubahlah menuju jalan kebaikanJadilah perempuan yang punya etika dan rasa maluhindari kesesatan dan kemaksiatan…dari kehidupan anda di masa laluSongsonglah hari depan menuju ke yang lebih baik
  39. 39. Puisi Ke-30PUISI PEREMUANPerempuan yah perempuan.Kau adalah makhluk yang terindah yang di ciptakan TUHAN.Pesonamu dan keindahanmu yang anggun.Hadirkan ketenangan dan ketentraman.Perempuan kau bisa jadi kelemahan kau juga bisa jadi kekuatan.Perempuan pesonamu yang penuh keindahanmengalahkan indahnya bulan purnama.Perempuan keindahanmu yang penuh sejuta pesonamelebihi indahnya alam semesta.Perempuan keagunganmu dan kemuliaanmusungguh luar biasa.Perempuan keagunganmu jadikan lahdewi fortuna bagi pasanganmu.Perempuan kemuliaanmu jadikan lahkehormatan bagi yang memilikimu.Perempuan tiada kata yang indah untuk memujimuselain SUBKHANNALLAH. Yang telah menciptakanmuOleh : Slamet Ortega/slamet basari
  40. 40. DAFTAR PUSTAKAhttp://destania.wordpress.com/kumpulan-puisi-wanita-muslimah/ (Diunduhpada tanggal 5 Mei 2013, pukul 18.56 WIB)http://amalia-zahra.blog.friendster.com/2006/07/puisi-pedih-muslimah-cilik-palestina/ (Diunduh pada tanggal 5 Mei 2013, pukul 17.00 WIB)http://www.gudangpuisi.com/2011/12/indahnya-wanita.html (Diunduh pukul19.05 WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://www.gudangpuisi.com/2012/05/hati-wanita.html (Diunduh pukul 19.07WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://www.azhie.net/2012/04/kumpulan-contoh-puisi-kartini.html (Diunduhpukul 19.28 WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://wishwondersurprise.blogspot.com/2013/02/kumpulan-puisi-untuk-ibu-full.html (Diunduh pukul 19.35 WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://pengertianpendidikan.com/puisi-tentang-kasih-sayang-ibu (Diunduhpada tanggal 22 Mei 2013, pukul 19.49 WIB)http://toppuisi.blogspot.com/2012/10/wanita-sholehah.html (Diunduh pukul22.18 WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://puisicinta.web.id/gadis-berkerudung.html (Diunduh pukul 22.26 WIB,pada tanggal 5 Mei 2013)http://puisicinta.web.id/wanita-solehah-bidadari-surga.htm (Diunduh pukul22.22 WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://puisicinta.web.id/puisi-wanita-perempuanku.htm (Diunduh pukul 22.30WIB, pada tanggal 5 Mei 2013)http://anislotus.wordpress.com/tag/puisi-tentang-wanita-sederhana/ (Diunduhpada tanggal 22 Mei 2013, pukul 19.31 WIB)http://pengertianpendidikan.com/puisi-perempuan-yang-tidak-punya-rasa-malu (Diunduh pada tanggal 22 Mei 2013, pukul 19.40 WIB)http://pengertianpendidikan.com/puisi-perempuan (Diunduh pada tanggal 22Mei 2013, pukul 19.45 WIB)

×