Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Psikologi Pendidikan Resensi Buku <ul><li>Judul Buku : Bimbingan &    Konseling </li></ul><ul><li>Nama Pengarang : Drs. Ha...
BAB I Teknik-teknik Untuk Memahami Anak SD <ul><li>Macam-macam Teknik Pengumpulan Data </li></ul><ul><li>a. Observasi </li...
Refleksi <ul><li>Agar kita dapat memahami anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara pengumpulan data yang dapt dilaku...
BAB II Teknik-teknik Untuk Membimbing Anak Sekolah Dasar dan Analisa Masalahnya <ul><li>Teknik-teknik Bimbingan Kelompok d...
Refleksi <ul><li>Untuk memecahkan masalah dapat dilakukan dengan cara bimbingan kelompok dan bimbingan individual yang ked...
<ul><li>Analisa Masalahnya </li></ul><ul><li>1. Kesulitan-kesulitan sosial yang sering terjadi disebabkan kesulitan pribad...
Refleksi <ul><li>Menurut saya kesulitan pribadi merupakan awal dari lahirnya kesulitan sosial, karena kesulitan pribadi be...
BAB 3 Mengintegrasikan Data & Mencari Cara Penyelesainnya <ul><li>1. Mengintegrasikan Data </li></ul><ul><li>1. Data-data ...
Refleksi <ul><li>Cara mengintegrasikan data dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah terseleksi dengan memisahk...
<ul><li>2   Mencari Cara Penyelesainnya </li></ul><ul><li>1. Faktor-faktor yang menebabkan timbulnya kesulitan yang dihada...
Refleksi <ul><li>Masalah-masalah yang timbul terkadang masalah kompleks dan rumit sehingga yang mengatasinya juga oleh ber...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

BAB 1

847 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

BAB 1

  1. 1. Psikologi Pendidikan Resensi Buku <ul><li>Judul Buku : Bimbingan & Konseling </li></ul><ul><li>Nama Pengarang : Drs. Hasan Rochyadi </li></ul><ul><li>Tahun Terbit : 1998 </li></ul><ul><li>Jumlah Halaman : 102 halaman </li></ul><ul><li>Di Susun Oleh : Rudi Hermawan </li></ul><ul><li> 1.C Biologi </li></ul>
  2. 2. BAB I Teknik-teknik Untuk Memahami Anak SD <ul><li>Macam-macam Teknik Pengumpulan Data </li></ul><ul><li>a. Observasi </li></ul><ul><li>adalah teknik untuk meneliti secara langsung atau tidak langsung terhadap kegiatan yang sedang terjadi baik di sekolah maupun di luar sekolah dapat dilakukan dengan berencana tau insidental. </li></ul><ul><li>b. Wawancara </li></ul><ul><li>adalah teknik pengumpul data dengan jalan mengadakan komunikasi dengan sumber data, dilakukan baik secra langsung maupun tidak langsung </li></ul><ul><li>c. Angket </li></ul><ul><li>adalah teknik pengumpul data dengan mengadakan komunikasi tertulis berupa daftar pertanyaan kepada sumber data baik secara langsung maupun tidak langsung. </li></ul><ul><li>d. Psikotest </li></ul><ul><li>adalah teknik pengumpul data dengan menjaring data-data yang bersifat potensial seperti kecerdasan, bakat umur, kepribadian dan sikap murid. </li></ul>
  3. 3. Refleksi <ul><li>Agar kita dapat memahami anak sekolah dasar dapat dilakukan dengan cara pengumpulan data yang dapt dilakukan dengan berbagai tekhnik diantaranya observasi, wawancara, angket, psikotest dan </li></ul>
  4. 4. BAB II Teknik-teknik Untuk Membimbing Anak Sekolah Dasar dan Analisa Masalahnya <ul><li>Teknik-teknik Bimbingan Kelompok dan Individual </li></ul><ul><li>a. Penyuluhan kelompok adalah suatu proses sosial yaitu yang berlangsung dalam hubungan pergaulan antar penyuluh dan sekelompok pesuluh untuk memecahkan masalah-masalah mereka yang tmbul di dalam perkembangannya. </li></ul><ul><li>b. Bimbingan kelompok dapat dilaksanakan dalam berbagai cara dan bentuk diantaranya adalah bimbingan di kelas dan di luar kelas. Bimbingan dalam kegiatan kelompok dan permainan peranan dan sosiodrama. </li></ul><ul><li>c. Bimbingan individual adalah suatu proses yang berlangsung dalam hubungan pergaulan antara penyuluh dan seorang pesuluh untuk memecahkan masalah-masalah yang timbul dari dalam perkembangannya. </li></ul><ul><li>d. Bimbingan individual dan bimbingan kelompok satu sama lain saling melengkapi namun yang satu tidak dapat mengganti yang lainnya artinya bimbingan kelompok bukan pengganti bimbingan perseorangan atau sebaliknya. </li></ul><ul><li>e. Teknik bimbingan individual dapat dilakukan dalam berbagai bentuk atau cara yaitu wawancara,pemberian informasi, pemberian nasihat, penyluhan pengajaran dan penyuluhan sosial pribadi. </li></ul>
  5. 5. Refleksi <ul><li>Untuk memecahkan masalah dapat dilakukan dengan cara bimbingan kelompok dan bimbingan individual yang kedua-duanya sebuah proses hubungan antara pesuluh dan penyuluh atau guru dengan muridnya. </li></ul>
  6. 6. <ul><li>Analisa Masalahnya </li></ul><ul><li>1. Kesulitan-kesulitan sosial yang sering terjadi disebabkan kesulitan pribadi dan sebaliknya yaitu kesulitan-kesulitan pribadi kerap kali juga di latarbelakangi oleh kesulitan sosial. </li></ul><ul><li>2. Menganalisa masalah adalah masalah yang sedang di hadapi oleh anak diuraikan menjadi masalah-masalah yang lebih kecil dan lebih sederhana. </li></ul>
  7. 7. Refleksi <ul><li>Menurut saya kesulitan pribadi merupakan awal dari lahirnya kesulitan sosial, karena kesulitan pribadi bersumber pada diri orang tersebut yang mana sangat berpengaruh terhadap kehidupan sosial orang tersebut. </li></ul>
  8. 8. BAB 3 Mengintegrasikan Data & Mencari Cara Penyelesainnya <ul><li>1. Mengintegrasikan Data </li></ul><ul><li>1. Data-data tentang berbagai aspek diri anak hendaknya diseleksi dan dipisah-pisahkan mana data yang penting dan mana data yang kurang penting dan disusun secara terpadu dan terintegrasi. </li></ul><ul><li>2. Sebelum penanganan kasus sampai kepada pemecahan kasus atau penanganan secara nyata mengenai kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh anak, terlebih dahulu harus menyimpulkan tentang kesulitan yang di hadapi anak. </li></ul><ul><li>3. Agar kesimpulan terjamin taraf kebenarannya, hendaknya di perhatikan usaha-usaha penggunaan semua teknik pengumpulan data, melakukan seleksi data, melakukan pengecekan data dan penyusunan data secara berstruktur. </li></ul><ul><li>4. kesimpulan yang di buat hendaknya dirumuskan dalam bentuk kemungkinan-kemungkinan yang masing-masing mengandung sebabnya timbulnya kesulitan. </li></ul>
  9. 9. Refleksi <ul><li>Cara mengintegrasikan data dapat dilakukan dengan mengumpulkan data yang telah terseleksi dengan memisahkan data yang paling penting dan kurang penting. Setelah itu kita dapat menarik kesimpulan sementara setelah itu kita dapat mengunakan semua tekhnik pengumpulan data diantaranya seleksi data, mengecek data yang telah ada yang akhirnya kita dapat menarik kesimpulan yang berhubungan dengan masalah itu. </li></ul>
  10. 10. <ul><li>2 Mencari Cara Penyelesainnya </li></ul><ul><li>1. Faktor-faktor yang menebabkan timbulnya kesulitan yang dihadapi oleh anak, kadangkala bersifat kompleks dan rumit sehingga pihak-pihak yang harus mengatasinya juga bermacam-macam. Ada yang harus diselesaikan oleh guru, orang tua, ataupun oleh para ahli atau suatu lembaga. </li></ul><ul><li>2. Merupakan suatu kenyataan bahwa guru SD punya kesempatan bergaul lebih banyak dengan murid-muridnya sehingga kesulitan belajar tertentu yang dihadapi murid bisa diselesaikan oleh seorang guru atau pembimbing. </li></ul><ul><li>3. Kesulitan Sosial Emosional dan pribadi yang di hadapi anakdi sekolah pada umumnya karena keadaan keluarga, di samping itu juga ada juga karena latar belakang keluarga yang kurang tau tidak memberikan kemungkinan anak untuk belajar. Kesulitan tersebut harus didelesaikan oleh orang tuanya. </li></ul><ul><li>4. Kesulitan belajar yang harus di tangani oleh para ahli atau suatu lembaga apabila kesulitan tersebut tidak bisa diselesaikan oleh orang tua atau pembimbing di sekolah. Contohnya kesulitan yang bedrkaitan dengan penyakit anak. </li></ul>
  11. 11. Refleksi <ul><li>Masalah-masalah yang timbul terkadang masalah kompleks dan rumit sehingga yang mengatasinya juga oleh berbagai pihak tergantung rumit atau tidaknya masalah tersebut. Pihak-pihak tersebt diantaranya oarang tua, guru, para ahli atau lembaga berwenang. </li></ul>

×