DIREKTORAT TATA RUANG LAUT PESISIR DAN PULAU-PULAU KECILDIREKTORAT JENDERAL KELAUTAN PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL        ...
Orientasi KawasanPotensi dan PermasalahanTujuan, Konsep dan PendekatanKonsep Rencana PengembanganArahan PengembanganDukung...
I. KAWASAN SELAT KARIMATA                 4 PROVINSI              23 KAB./KOTA,             UU No. 32 Tahun               ...
II. POTENSI & PERMASALAHAN (1)    ISU                       POTENSI                                      PERMASALAHAN     ...
POTENSI & PERMASALAHAN (2)   ISU                          POTENSI                                     PERMASALAHAN        ...
III. VISI-MISI, TUJUAN,KONSEP DAN PENDEKATAN
VISI KERJASAMA :Pengelolaan bersama sumberdaya pesisir dan laut secara berkelanjutan untuk  pertumbuhan wilayah dan keseja...
KONSEP PENGEMBANGAN KAWASAN    Konsep pengembangan wilayah yang     bebasis pada sumberdaya kelautan                      ...
PENDEKATAN KLUSTER   kelompok kegiatan dengan kegiatan inti yang memiliki keterkaitan secara intensif dan membentuk       ...
IV. KONSEP RENCANA     PENGEMBANGAN
KONSEP KERJASAMA ANTAR WILAYAH                                                  SENTRA PRODUKSIDLM KEGIATAN PRODUKSI,     ...
CLUSTER DAN PUSAT-PUSATPERTUMBUHAN KELAUTAN PERIKANAN                         • Kepulauan Natuna dsk              A       ...
CLUSTER PENGEMBANGAN                        NATUNAPusat pengembangan: RanaiSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap  ...
CLUSTER PENGEMBANGAN                   KEPULAUAN ANAMBASPusat pengembangan:• TarempaSektor yang dikembangkan:• Perikanan T...
CLUSTER PENGEMBANGAN                    BATAM, BINTAN, KARIMUNPusat pengembangan:• Batam• Bintan, Tanjungbalai Karimun,  T...
CLUSTER PENGEMBANGAN                   LINGGAPusat pengembangan: DaboSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap   perai...
CLUSTER PENGEMBANGAN                   PULAU BANGKAPusat pengembangan:•Sungai LiatSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tang...
CLUSTER PENGEMBANGAN               PULAU BELITUNGPusat pengembangan:•TanjungpandanSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tang...
CLUSTER PENGEMBANGAN              PANTAI TIMUR JAMBIPusat pengembangan: MuaraSabakSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tang...
CLUSTER PENGEMBANGAN                KETAPANGPusat pengembangan: KetapangSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap   pe...
CLUSTER PENGEMBANGAN                SAMBAS DSKPusat pengembangan: PemangkatSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tangkap  p...
V. ARAHANPENGEMBANGAN
ARAHAN PENGEMBANGAN INDUSTRIPERIKANAN TERPADU.   Kendala: 1. Ketersediaan energi dan    fasilitas transportasi, 2. Biaya ...
ARAHAN PENGEMBANGANPERIKANAN TANGKAP Kendala: 1. Armada penangkapan  ikan skala kecil, 2. Budaya perikanan  tangkap subsi...
ARAHAN PENGEMBANGANPERIKANAN BUDIDAYA Kendala: 1. Kesesuaian lokasi, 2.  Ketersediaan benih. Strategi: 1. Pemetaan daera...
ARAHAN PENGEMBANGAN WISATA    PANTAI DAN BAHARI Kendala: 1. Lokasi wisata belum dikenal luas, 2.  Ketersediaan transporta...
VI. DUKUNGAN KKP
DUKUNGAN KKP DLM UPAYA      KERJASAMA SELAT KARIMATATH 20051. Penandatanganan MoU oleh 4 Gubernur (Kalbar, Kepri, Jambi,  ...
DUKUNGAN KKP DLM UPAYA     KERJASAMA SELAT KARIMATATH 2009Pembinaan Pokja dalam rangka Pemantapan Rencana AksiProgram Kerj...
Rekap Rencana Kegiatan KKP                                                                          PROVINSINO   DITJEN   ...
Rekap Rencana Kegiatan KKP                                                                         PROVINSINO   DITJEN   P...
Terima kasih
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Rencana pengembangan selat karimata

1,139 views

Published on

Wilayah Selat Karimata yang mencakup Prov Kepri, Jambi, Kalbar, dan Babel memiliki beragam SDA termasuk perikanan. Pemanfaatan SD tsb akan lebih optimal lagi apabila dilakukan sinergi diantara ke 4 prov tsb

Published in: Self Improvement
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,139
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
73
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Rencana pengembangan selat karimata

  1. 1. DIREKTORAT TATA RUANG LAUT PESISIR DAN PULAU-PULAU KECILDIREKTORAT JENDERAL KELAUTAN PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL 2012 KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
  2. 2. Orientasi KawasanPotensi dan PermasalahanTujuan, Konsep dan PendekatanKonsep Rencana PengembanganArahan PengembanganDukungan KKP
  3. 3. I. KAWASAN SELAT KARIMATA 4 PROVINSI 23 KAB./KOTA, UU No. 32 Tahun 2004 •Kab. Karimun • Kab. Tanjabbar •Kota Batam • Kab. Tanjabtim •Kota Tanjung Pinang •Kab. Bintan •Kab. Lingga •Kab. Natuna •Kab. Kep. Anambas Kep. Riau Jambi •Kota Pangkal Pinang •Kab. Sambas •Kab. Bangka •Kota Singkawang •Kab. Bangka Barat •Kab. Bangkayang •Kab. Bangka Tengah •Kab. Pontianak •Kab. Bangka Selatan •Kab. Kubu Raya •Kab. Belitung •Kab. Kayong Utara •Kab. Belitung Timur •Kab. Ketapang Kep. Kalimanta Bangka Belitung Barat
  4. 4. II. POTENSI & PERMASALAHAN (1) ISU POTENSI PERMASALAHAN 6 pelabuhan umum, 4 bandara internasional dan 5 Pelayanan transportasi, terutama ke pulau-TRANSPOSTASI bandara pelayanan skala lokal pulau dan daerah terpencil belum memadai. ALKI I: 70.000 kapal /tahun atau sekitar 200 Belum tersedianya lokasi optimal untuk kapal/hari dengan pertumbuhan 7,8% per tahun, pengisian BBM. Harga BBM untuk transportasi 20.000 kapal tangki raksasa yang berukuran laut yang cukup mahal >180.000 DWT tingkat pemanfaatan SDI 29%, penyebaranPEMANFAATAN Perbatasan Negara, ZEE, Landas Kontinen, dan pemanfaatan < 12 mil, armada penangkapanRUANG Pulau-Pulau Kecil Terluar yang masih kurang, produktivitas alat tangkap cenderung semakin menurun. 2.487 pulau, ekosistem: terumbu karang, Overfishing, illegal fishing, destruktif fishing, padang lamun dan mangrove yang berpotensi pencemaran, abrasi, konflik nelayan, tumpang objek wisata bahari & Perikanan budidaya tindih kawasan potensi lestari sumberdaya perikanan tangkap degradasi ekosistem, sekitar 30% kondisi 1.057,05 ribu ton/tahun (WPP 711) tingkat terumbu karang rusak luas lahan mangrove pemanfaatan baru 35,49% mencapai 1,049,172.69 ha dan pengambilan biota yg dilindungi, 53 eksiiting (3 PPN, 3PP, dan 47 PPI), 4 kegiatan pertambangan yg tak terkendali, BBIP, 1 loka BL, 4 Balai Loka, 1 UPIS pemanfaatan baru sebatas tingkat eksplorasi Penggunaan Teknologi Pertambangan Dasar nilai tambah produk kecil, harga yang masih laut (Migas) lintas negara ditentukan pedagang terletak pada kaw. cepat pertumbuhan dunia, Masih terbatasnya sistem pemantauan, patroli dan KESR IMS-GT dan BIMP-EAGA dan pengawasan (Monitoring, Controling dan Surveillance/MCS) di pulau-pulau kecil.
  5. 5. POTENSI & PERMASALAHAN (2) ISU POTENSI PERMASALAHAN Sarana dan Prasarana (Pelabuhan umum, Belum terkoordinasinya bank data (database) INVESTASI Wilayah Bentang Laut Bastunamata; pelabuhan perikanan jalan, air bersih, listrik, dan telekomunikasi) Sebagian besar merupakan kawasan tertinggal, tidak berpenduduk atau jarang, menjadi adanya swasta nasional yang sudah sengketa antar propinsi dan kabupaten/kota ; bergerak. Tidak terdapatnya Tempat Pelelangan Ikan/Pangkalan Ikan Terpadu dan pengolahan Kerjasama Ekonomi Sub-Regional Singapura hasil perikanan skala besar. – Johor – Riau (KESR SIJORI), Ekonomi Sub- Regional IMS-GT, Asia Pasifik, dan kawasan lainnya Peruntukan lingkungan yang kurang optimal Kesepakatan Bersama Gubernur Kalimantan Belum terumuskannya bentuk lembaga Barat, Kep. Riau, Jambi, dan Kep. Bangka kerjasama pengelolaan Wilayah Bentang Laut Belitung. (Sail Belitong, 2010) Bastunamata.KELEMBAGAAN Forum Pengelolaan Pemanfaatan Sumber Masih rawannya tingkat keamanan Daya Ikan (FKPPS) WPP-RI 711 (mis.perompakan dan perampokan kapal-kapal, beranggotakan 6 provinsi (Kep. Riau, pencurian ikan, perusakan terumbu karang dan Kalimantan Barat, Jambi, Sumatera Selatan, rumpon) Riau & Kep. Bangka Belitung)
  6. 6. III. VISI-MISI, TUJUAN,KONSEP DAN PENDEKATAN
  7. 7. VISI KERJASAMA :Pengelolaan bersama sumberdaya pesisir dan laut secara berkelanjutan untuk pertumbuhan wilayah dan kesejahteraan yang seimbang di Kawasan Selat Karimata DIJABARKAN MISI KERJASAMA :  Membangun lingkungan pesisir dan laut yang lestari dan berkelanjutan  Mendorong dan menyeimbangkan pusat-pusat pertumbuhan dan perkembangan wilayah  Memanfaatkan sumberdaya alam pesisir dan laut untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat DIJABARKAN TUJUAN KERJASAMA : Mewujudkan keterpaduan, keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan serta sumberdaya lainnya di kawasan Selat Karimata yang saling terkait, saling mempengaruhi, saling menguntungkan, dan memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan bersama.
  8. 8. KONSEP PENGEMBANGAN KAWASAN Konsep pengembangan wilayah yang bebasis pada sumberdaya kelautan 1. Pengembangan kegiatan ekonomi unggulan Pendekatan yang 2. Pengembangan jaringan fasilitasdititikberatkan pada pendukungpegembangan pusat- 3. Peningkatan SDM pusat pertumbuhan wilayah 4. Peningkatan Kelembagaan 5. Pemantapan pertahanan keamanan dan mitigasi bencana alam
  9. 9. PENDEKATAN KLUSTER kelompok kegiatan dengan kegiatan inti yang memiliki keterkaitan secara intensif dan membentuk partnership (kemitraan), baik dengan kegiatan pendukung (supporting) maupun dengan kegiatan/jasa terkait (related), sehingga terjadi efisiensi secara kolektif dan memungkinkan terciptanya inovasi. Menggunakan resources yang sama Penentuan pusat-pusat pertumbuhan bertujuan menetapkan suatu lokasi di wilayah pesisir dan laut yang memiliki “trickling down effect” kepada wilayah sekitarnya Kontinuitas, EksporJumlah Produksi Lokal Harga Clustering menentukan arah dan kebijakan pemanfaatan ruang sesuai dengan karakteristik masing- masing wilayah dan inter- connectivity wilayah dalam Menghasilkan bahan pendukung (penolong) distribusi barang dan jasa
  10. 10. IV. KONSEP RENCANA PENGEMBANGAN
  11. 11. KONSEP KERJASAMA ANTAR WILAYAH SENTRA PRODUKSIDLM KEGIATAN PRODUKSI, BARANG/JASAPENGOLAHAN DAN PEMASARAN UNGGULAN SENTRA PEMASARAN (EKSPOR) SENTRA PENGOLAHAN BARANG/JASA UNGGULAN-SENTRA PRODUKSIBARANG/JASAUNGGULAN- SENTRA PRODUKSI SENTRA BARANG/JASA PENGOLAHAN UNGGULAN- BARANG/JASA UNGGULAN- SENTRA PRODUKSI BARANG/JASA UNGGULAN-
  12. 12. CLUSTER DAN PUSAT-PUSATPERTUMBUHAN KELAUTAN PERIKANAN • Kepulauan Natuna dsk A • Kepulauan Anambas dsk B • Pulau Batam dsk C • Pulau Lingga dsk A D B • Pantai Timur Jambi dsk E • Pulau Bangka dsk F • Pulau Belitung dsk G • Sambas dsk H • Ketapang dsk I
  13. 13. CLUSTER PENGEMBANGAN NATUNAPusat pengembangan: RanaiSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap  perairan di sekitar pulau-pulau kecil masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan• Budidaya Laut luas perairan di pulau-pulau kecil dapat digunakan untuk budidaya laut, sekaligus dgn sistem sea ranching untuk peningkatan stock ikan• Pariwisata pengembangan pulau- pulau kecil untuk wisata• Pertambangan Migas  penyediaan fasilitas pendukung eksplorasi dan eksploitasi migas, penyediaan fasilitas pendukung eksplorasi dan eksploitasi migas
  14. 14. CLUSTER PENGEMBANGAN KEPULAUAN ANAMBASPusat pengembangan:• TarempaSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap  perairan di sekitar pulau-pulau kecil masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan• Budidaya Laut luas perairan di pulau- pulau kecil dapat digunakan untuk budidaya laut, sekaligus dgn sistem sea ranching untuk peningkatan stock ikan• Pariwisata pengembangan pulau- pulau kecil untuk wisata• Pertambangan Migas  penyediaan fasilitas pendukung eksplorasi dan eksploitasi migas
  15. 15. CLUSTER PENGEMBANGAN BATAM, BINTAN, KARIMUNPusat pengembangan:• Batam• Bintan, Tanjungbalai Karimun, TanjungpinangSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap  perairan di sekitar pulau-pulau kecil masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan• Budidaya Laut  luas perairan di pulau-pulau kecil dapat digunakan untuk budidaya laut, sekaligus dgn sistem sea ranching untuk peningkatan stock ikan• Industri pengolahan ikan  pembekuan dan grading untuk pasar Singapura dan Malaysia• Pariwisata  pengembangan pulau-pulau kecil untuk wisata
  16. 16. CLUSTER PENGEMBANGAN LINGGAPusat pengembangan: DaboSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap  perairan di sekitar kepulauan Dabo-Singkep masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan• Budidaya Laut  perairan di sekitar kepulauan Dabo- Singkep masih berpotensi untuk pengembangan budidaya ikan• Industri pengolahan sederhana utk target pasar lokal Sumatera
  17. 17. CLUSTER PENGEMBANGAN PULAU BANGKAPusat pengembangan:•Sungai LiatSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tangkap  perairan Selat Bangka masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan•Budidaya Laut  perairan sekitar Belitung masih berpotensi untuk pengembangan budidaya laut•Budidaya Air Tawar  pengembangan budidaya ikan air tawar di Pulau Bangka•Pariwisata  pengembangan wisata pantai di Bangka (Tanjung Ular) dan Belitung
  18. 18. CLUSTER PENGEMBANGAN PULAU BELITUNGPusat pengembangan:•TanjungpandanSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tangkap  perairan Selat Bangka masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan•Budidaya Laut  perairan sekitar Belitung masih berpotensi untuk pengembangan budidaya laut•Budidaya Air Tawar  pengembangan budidaya ikan air tawar di Pulau Bangka•Pariwisata  pengembangan wisata pantai di Bangka (Tanjung Ular) dan Belitung
  19. 19. CLUSTER PENGEMBANGAN PANTAI TIMUR JAMBIPusat pengembangan: MuaraSabakSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tangkap  perairan di sekitar pantai dan muara sungai masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan•Budidaya Pantai  lahan di sekitar pantai masih berpotensi untuk pengembangan budidaya ikan•Industri Pengolahan ikan pembekuan dan grading untuk pasar lokal dan Sumatera•Pertambangan Migas  penyediaan fasilitas pendukung eksplorasi dan eksploitasi migas
  20. 20. CLUSTER PENGEMBANGAN KETAPANGPusat pengembangan: KetapangSektor yang dikembangkan:• Perikanan Tangkap  perairan di sekitar pantai dan muara sungai• Perikanan Budidaya  Potensi ikan air tawar di Kec. Manis Mata (Ketapang), lahan di sekitar pantai,• Industri Pengolahan ikan  pembekuan dan grading untuk pasar lokal dan Jawa
  21. 21. CLUSTER PENGEMBANGAN SAMBAS DSKPusat pengembangan: PemangkatSektor yang dikembangkan:•Perikanan Tangkap  perairan di sekitar pulau-pulau kecil masih berpotensi untuk peningkatan hasil tangkapan•Budidaya Laut  luas perairan di pulau-pulau kecil dapat digunakan untuk budidaya laut, sekaligus dgn sistem sea ranching untuk peningkatan stock ikan•Industri pengolahan ikan  pembekuan dan grading untuk pasar Kuching, Malaysia•Pertambangan Migas  penyediaan fasilitas pendukung eksplorasi dan eksploitasi migas
  22. 22. V. ARAHANPENGEMBANGAN
  23. 23. ARAHAN PENGEMBANGAN INDUSTRIPERIKANAN TERPADU. Kendala: 1. Ketersediaan energi dan fasilitas transportasi, 2. Biaya transportasi bahan baku. Strategi: 1. Menempatkan pusat pengembangan berdasarkan ketersediaan energi dan transportasi, 2. Transportasi terpadu.
  24. 24. ARAHAN PENGEMBANGANPERIKANAN TANGKAP Kendala: 1. Armada penangkapan ikan skala kecil, 2. Budaya perikanan tangkap subsisten, 3. Illegal fishing. Strategi: 1. Mendorong investasi perikanan skala menengah, 2. Pelatihan ABK industri perikanan tangkap, 3. Pembentukan jejaring pengawasan.
  25. 25. ARAHAN PENGEMBANGANPERIKANAN BUDIDAYA Kendala: 1. Kesesuaian lokasi, 2. Ketersediaan benih. Strategi: 1. Pemetaan daerah potensial untuk Budidaya, 2. Pengembangan pusat perbenihan.
  26. 26. ARAHAN PENGEMBANGAN WISATA PANTAI DAN BAHARI Kendala: 1. Lokasi wisata belum dikenal luas, 2. Ketersediaan transportasi dan akomodasi terbatas, 3. Kerusakan terumbu karang, 4. Konflik dengan pemanfaatan lain. Strategi: 1. Peningkatan ketersediaan transportasi dan akomodasi, 2. Peningkatan promosi, 3. Rehabilitasi terumbu karang, 4. Zonasi (Tata Ruang) dan perlindungan kawasan.
  27. 27. VI. DUKUNGAN KKP
  28. 28. DUKUNGAN KKP DLM UPAYA KERJASAMA SELAT KARIMATATH 20051. Penandatanganan MoU oleh 4 Gubernur (Kalbar, Kepri, Jambi, dan Babel) tentang Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Selat Karimata (Bersama Kemendagri).2. Penyusunan Rencana Tata Ruang Pesisir dan Laut Kawasan Selat KarimataTH 2006Penyusunan Rencana Aksi Kerjasama Kawasan Selat KarimataTH 2007Penyusunan Rencana Bisnis Plan untuk Kawasan PrioritasProvinsi Kalbar dan BabelTH 2008Penyusunan Rencana Bisnis Plan untuk Kawasan PrioritasProvinsi Kepri dan Jambi
  29. 29. DUKUNGAN KKP DLM UPAYA KERJASAMA SELAT KARIMATATH 2009Pembinaan Pokja dalam rangka Pemantapan Rencana AksiProgram Kerjasama dan Perjanjian Kerjasama.TH 20101. Penyepakatan dan Pengesahan Naskah Perjanjian Kerjasama2. Penetapan Prioritas Kegiatan Kerjasama3. Penandatanganan Naskah Perjanjian Kerjasama oleh 4 Gubernur (Bersama Kemendagri)TH 20111. Fasilitasi dan Pembinaan Penyusunan Dokumen Perencanaan (Rencana Strategis – Rencana Zonasi WP3K) di ke 4 Provinsi2. Penyusunan Rencana Pengembangan Bentang Laut (Seascape) Anambas-Natuna- Selat Karimata
  30. 30. Rekap Rencana Kegiatan KKP PROVINSINO DITJEN PROGRAM KEGIATAN KAL KEP JAM BAB BAR RI BI EL 1Kelautan, Pengelola Pengelolaan dan Pengembangan Konservasi * √ * - Pesisir, dan an SDKP Kawasan dan Jenis Pulau-Pulau Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil * √ * √ Kecil (KP3K) Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan * √ * √ Pengembangan Usaha Penataan Ruang dan Perencanaan Pengelolaan √ √ √ √ Wilayah Laut, Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil Pengelolaan dan Pengembangan Konservasi * - * √ Kawasan dan Jenis 2P2SDKP Pengawas Peningkatan Operasional Pengawasan Sumber * √ * √ an dan Daya Kelautan Pengendal Peningkatan Operasional Pengawasan Sumber * √ * √ ian Daya Perikanan pemanfaa Peningkatan Operasional Pengawasan Sumber * √ * √ tan SDKP Daya Kelautan Penyelesaian Tindak Pidana Kelautan dan * √ * √ Perikanan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas * √ * √ Teknis Lainnya Ditjen PSDKP
  31. 31. Rekap Rencana Kegiatan KKP PROVINSINO DITJEN PROGRAM KEGIATAN KAL KEP JAM BAB BAR RI BI EL 3Balitbang Program Penelitian observasi laut * √ * √ Litbang Penelitian sumberdaya dan kerentanan pesisir * √ * Iptek Penelitian dan Pengembangan Pengolahan * √ √ Kelautan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan * dan Penelitian Penelitian dan Perekayasaan Sosial * √ * * Perikanan Ekonomi dan Kelautan dan Perikanan 4Perikanan Pengemba Pengadaan Kapal >30 GT √ √ √ √ Tangkap ngan Penebaran Benih √ √ √ √ Ekonomi PUMP Perikanan Tangkap √ √ √ √ SeHAT Nelayan √ √ √ √ Pengembangan PP / PPI - √ √ √ Kartu Nelayan - - √ - Penyediaan Rumah Ikan - - - √ 5Perikanan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) √ √ * * Budidaya Perikanan Budidaya Minapolitan Perikanan Budidaya Percontohan √ √ √ √ Dekonsentrasi (Pengembangan Produksi, √ √ * * Pengembangan Sistem Usaha, Pengembangan Sistem Keskanling) dan TP Provinsi (Pengembangan Sarpras, Pengembangan Sistem Perbenihan)
  32. 32. Terima kasih

×