Successfully reported this slideshow.

Transmitter

4,580 views

Published on

Published in: Technology, Business
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Transmitter

  1. 1. TRANSMITTERTransmitter adalah alat yang digunakan untuk mengubah perubahan sensing element dari sebuahsensor menjadi sinyal yang mampu diterjemahkan oleh controller. Sinyal untuk mentransmisikanini ada dua macam yaitu pneumatic dan electric. Sistem transmisi pneumatic adalah transmisimenggunakan udara bertekanan untuk mengirimkan sinyal. Besar tekanan udara yang digunakanadalah sekitar 3-15 psi. Sistem ini adalah system lama sebelum kemunculan era elektrik. Sistemtransmisi elektronik adalah transmisi menggunakan sinyal elektrik untuk mengirimkan sinyal.Range yang digunakan untuk transmisi ini adalah 4-20mA dan 1-5 VDC.Transmitter sendiri ada yang berfungsi sebagai pengirim sinyal saja, atau ada juga yangmengkonversi besaran yang diinginkan. Selain ditransmisikan ke controller (control room),transmitter juga memiliki display di lapangan yang digunakan untuk pengecekan secara manual.Biasanya besaran yang ditunjukkan di lapangan adalah berapa persen dari tekanan. Dari situ bisadikonversikan menjadi berapa flowrate (jika mengukur flow) atau berapa level (jika mengukurkedalaman), dsb. Ada juga transmitter yang kemunculan nilai besarannya sudah berupa besaranyang diinginkan misalkan mengukur flow dengan differential pressure. Pada transmitter bisalangsung menunjukkan berapa besar flownya, bukan berapa besar differential pressurenya.Semakin baru teknologi yang digunakan maka semakin bagus juga performa dari transmittertersebut.Untuk mentransmisikan sinyal dari transmitter ke control room, transmitter melakukanpengkondisian sinyal terlebih dahulu agar sesuai dengan spesifikasi (tegangannya, arusnya).Transmisi yang digunakan untuk pengiriman sinyal, seperti yang sudah disebutkan sebelum, adapneumatic dan elektrik. Perbedaan dari kedua transmisi tersebut adalah:Pneumatic ElectricTransmisi dengan udara bertekanan Transmisi dengan sinyal listrikJalur transmisi dengan tube Jalur transmisi dengan kabel biasaRespon lambat Respon cepatButuh control room besar Lebih compact
  2. 2. Perawatan lebih mahal Perawatan relative lebih murah (jarang rusak)Cara Kerja Transmitter PneumaticPada transmisi pneumatic, sensing element berperan sebagai sensor untuk mendeteksi suatubesaran dengan metode tertentu. Dengan system udara bertekanan, sensing element tersebutmeng-adjust flapper dan nozzle akan menyesuaikan posisi flapper. Dari tekanan nozzle ini bisaditentukan posisi transmitter sedang on (1) atau off (0). Ada juga yang berfungsi seperti variableyaitu bisa meng-adjust seberapa persen besar kecilnya nilai tekanan. Dari tekanan tersebut sudahbisa terlihat outputnya memiliki tekanan berapa. Tekanan itulah yang akan dikirim melaluitubing transmission ke control room. Jika control roomnya masih pneumatic, maka digunakaninstrument-instrument pneumatic yang ukurannya besar dan masih kuno. Jika system controlnyasudah elektrik, maka digunakan converter P/I (pressure to Electric) untuk dikirimkan ke DCS.Selanjutnya dari control system, sinyal akan dikirim ke lapangan untuk mengontrol sesuatu(missal valve). Jika menggunakan system control elektrik dan transmisi pneumatic, maka harusada converter I/P (Electric to Pressure). Jika system control menggunakan pneumatic, tinggaldiputar-putar saja controllernya maka sinyal langsung ditransmisi ke lapangan danmenggerakkan valve.
  3. 3. Level Transmitter ElectricPada transmisi elektrik, cara kerjanya lebih simple. Jalur transmisi sudah menggunakan kabel.Dari transmitter dikirim ke control room dengan kabel. Control system yang digunakan padasystem elektrik biasanya DCS. Sebelum masuk DCS, jalur transmisi tersebut masuk ke panel boxsebagai interkoneksi antara lapangan dengan control room. Dengan DCS, semua bisa dikontrolmelalui layar monitor. Sistemnya sudah terintegrasi dan memiliki respon yang cepat.TRANSDUCERTransducer adalah suatu alat/device yang berfungsi merubah suatu besaran / energike bentuk besaran / energi yang lain. Contoh : strain gauge, thermoelement (RTDatau thermocouple), piezoelectric, sensor module pada pressure tx (berisi diaph,liq filled, dan capasitor), dll. Sensor module pada press. tx berfungsi merubahtekanan menjadi kapasitansi, RTD merubah temperature menjadi resistansi, danseterusnya.Karena keluaran / output dari transduser tertentu adalah suatu bentukbesaran/energi yang tidak mungkin di transmisikan karena alasan akurasi makadibuatlah transmitter, transmitter ini berfungsi untuk memperkuat danmengkondisikan signal keluaran transducer agar bisa ditransmisikan melalui mediatertentu (electric/pneumatic) tanpa mengganggu akurasi bacaannya. Adalah tidakmungkin mentransmisikan signal output dari sensor module yang berupa kapasitansimelalui kabel ke control room atau tempat lain, karena banyak faktor yang dapatmempengaruhi akurasi dari signal yang di transmisikannya, di dalam kabel adakapasitansi dan induktansi. Tetapi ada beberapa transducer yang dapat langsungmentransmisikan signalnya seperti RTD dan thermocouple dengan akurasi yang dapatditerima.Dalam istilah sehari2 pressure transmitter terdiri dari pressure transducer danelectronic card berfungsi sebagai transmitter dalam bentuk yang compact.
  4. 4. Transduser (Inggris: transducer) adalah sebuah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadibentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi(misalnya, sensor tekanan). Transduser bisa berupa peralatan listrik, elektronik, elektromekanik,elektromagnetik, fotonik, atau fotovoltaik. Dalam pengertian yang lebih luas, transduser kadang-kadang juga didefinisikan sebagai suatu peralatan yang mengubah suatu bentuk sinyal menjadibentuk sinyal lainnya.Contoh yang umum adalah pengeras suara (audio speaker), yangmengubah beragam voltase listrik yang berupa musik atau pidato, menjadi vibrasi mekanis.Contoh lain adalah mikrofon, yang mengubah suara kita, bunyi, atau energi akustik menjadisinyal atau energi listrik.Suatu definisai mengatakan “transducer adalah sebuah alat yang bila digerakkan oleh energi didalam sebuah sitem transmisi, menyalusrkan energi dalam bentuk yang sama atau dalam bentukyang berlainan ke sistem transmisi kedua”. Transmisi kedua ini bisa listrik, mekanik, kimia,optik (radiasi) atau termal (panas).Sebagai contoh, definisi transducer yang luas ini mencakup alat-alat yang mengubah gaya atauperpindahan mekanis menjadi sinyal listrik. Alat-alat ini membentuk kelompok transducer yangsangat besar dan sangat penting yang lazim ditemukan dalam instrumentasi industri; dan ahliinstrumentasi terutama berurusan dengan jenis pengubahan energi ini. Banyak parameter fisislainnya (seperti panas, intensitas cahaya, kelembaban) juga dapt diubah menjadi energi listrikdengan menggunakan transducer. Transducer-transducer ini memberikan sebuah sinyal keluaranbila diransang oleh sebuah masukan yang bukan mekanis; sebuah transmistor bereaksi terhadapvariasi temperatur; sebuah fotosel bereaksi terhadap perubahan intensitas cahaya; sebuah berkaselektron terhadap efek-efek maknetik, dan lain-lain. Namun dalam semua hal, keluaran elektrisyang diukur menurut metoda standar memberikan besarnya besaran masukan dalam bentukukuran elektris analog.Transducer dapat dikelompokan berdasakan pemakaiannya, metoda pengubahan energi, sifatdasar sinyal keluaran dan lain-lain. Tabel dibawah menunjukan suatu pengelompokan transducerberdasarkan prinsip listrik yang tersangkut. Bagian pertama tabel tersebut memberi daftartransducer yang memberikan daya luar. Ini adalah transducer pasif, yang memberi tambahandalam sebuah parameter listrik seperti halnya tahanan, kapasitansi dan lain-lain yang dapat
  5. 5. diukur sebagai suatu perubahan tegangan atau kuat arus. Kategori berikutnya adalah transducerjenis pembangkit sendiri, yang menghasilkan suatu tegangan atau arus analog bila dirangsangdengan suatu bentuk fisis energi. Transducer pembangkit sendiri tidak memerlukan daya dariluar.PLCPLC (Programmable Logic Controller) diperkenalkan pertama kali pada tahun 1969 oleh Richard E.Morley yang merupakan pendiri Modicon Corporation. Menurut National Electrical ManufacturingAssosiation (NEMA) PLC didefinisikan sebagasi suatu perangkat elektronik digital dengan memori yangdapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang menjalankan fungsi-fungsi spesifik seperti:logika, sekuen, timing, counting, dan aritmatika untuk mengontrol suatu mesin industri atau prosesindustri sesuai dengan yang diinginkan. PLC mampu mengerjakan suatu proses terus menerus sesuaivariabel masukan dan memberikan keputusan sesuai keinginan pemrograman sehingga nilai keluarantetap terkontrol.PLC merupakan “komputer khusus” untuk aplikasi dalam industri, untuk memonitor proses, danuntuk menggantikan hard wiring control dan memiliki bahasa pemrograman sendiri. Akan tetapiPLC tidak sama akan personal computer karena PLC dirancang untuk instalasi dan perawatanoleh teknisi dan ahli listrik di industri yang tidak harus mempunyai skill elektronika yang tinggidan memberikan fleksibilitas kontrol berdasarkan eksekusi instruksi logika. Karena itulah PLCsemakin hari semakin berkembang baik dari segi jumlah input dan output, jumlah memory yangtersedia, kecepatan, komunikasi antar PLC dan cara atau teknik pemrograman. Hampir segalamacam proses produksi di bidang industri dapat diotomasi dengan menggunakan PLC.Kecepatan dan akurasi dari operasi bisa meningkat jauh lebih baik menggunakan sistem kontrolini. Keunggulan dari PLC adalah kemampuannya untuk mengubah dan meniru proses operasi disaat yang bersamaan dengan komunikasi dan pengumpulan informasi-informasi vital.
  6. 6. Operasi pada PLC terdiri dari empat bagian penting:1. pengamatan nilai input2. menjalankan program3. memberikan nilai output4. pengendalianDari kelebihan diatas PLC juga memiliki kekurangan antara lain yang sering disoroti adalahbahwa untuk memrogram suatu PLC dibutuhkan seseorang yang ahli dan sangat mengertidengan apa yang dibutuhkan pabrik dan mengerti tentang keamanan atau safety yang harusdipenuhi. Sementara itu orang yang terlatih seperti itu cukup jarang dan pada pemrogramannyaharus dilakukan langsung ke tempat dimana server yang terhubung ke PLC berada, sementara itutidak jarang letak main computer itu di tempat-tempat yang berbahaya. Oleh karena itudiperlukan suatu perangkat yang mampu mengamati, meng-edit serta menjalankan program darijarak jauh.

×