Kaleng untuk makanan dan minuman terbuat dari logam besi yang dilapisi
timah.
SEBAB
Lapisan oksida timah dapat melindungi ...
Pada setiap sel elektrokimia terjadi oksidasi pada anode dan reduksi pada
katode.
SEBAB
Reaksi pada setiap sel elektrokimi...
Berlawanan dengan sel elektrolisis, dalam sel volta reaksi kimia berlangsung
spontan dan menghasilkan tenaga listrik.
SEBA...
Larutan tembaga (I) tidak stabil dan akan berubah menjadi larutan tembaga (II).
SEBAB
Dari potensial elektrode :
Cu+
(aq) ...
Pembuatan logam alkali dan logam alkali tanah tidak dapat dilakukan dengan
cara mengelektrolisis larutan kloridanya.
SEBAB...
Usaha untuk membuat logam alkali dan alkali tanah dengan metode elektrolisis
larutan kloridanya tidak akan berhasil.
SEBAB...
Reaksi O2 + O → O3 bukan merupakan reaksi redoks.
SEBAB
Pada reaksi ini tidak terjadi perubahan bilangan oksidasi.
• Penye...
Proses korosi besi merupakan peristiwa elektrokimia.
SEBAB
Pada permukaan besi terdapat pusat-pusat anode dimana terjadi r...
Pada elektrolisis yang dimaksudkan untuk melapisi sendok dengan perak,
sendok tersebut digunakan sebagai anode.
SEBAB
Dala...
Reaksi 2Ag + Zn 2+
→ 2Ag+
+ Zn tidak mungkin dapat berjalan dalam suatu sel
elektrolisis.
SEBAB
Zn terletak di atas sebelu...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Redoks sebab akibat

4,422 views

Published on

1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
4,422
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
67
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Redoks sebab akibat

  1. 1. Kaleng untuk makanan dan minuman terbuat dari logam besi yang dilapisi timah. SEBAB Lapisan oksida timah dapat melindungi logam besi dari korosi. • Penyelesaian : Lapisan oksida timah melindungi permukaan besi dari gas oksigen dan uap air di udara . Jawaban : A
  2. 2. Pada setiap sel elektrokimia terjadi oksidasi pada anode dan reduksi pada katode. SEBAB Reaksi pada setiap sel elektrokimia merupakan reaksi redoks. • Penyelesaian : Pada anode terjadi pelepasan elektron (oksidasi) dan pada katode terjadi pengikatan elektron (reduksi). Jawaban : B
  3. 3. Berlawanan dengan sel elektrolisis, dalam sel volta reaksi kimia berlangsung spontan dan menghasilkan tenaga listrik. SEBAB Dalam sel volta, elektrode yang bermuatan positif adalah katode, sedangkan yang bermuatan negatif adalah anode. • Penyelesaian : Sel volta : E kimia  E listrik (spontan) Pernyataan benar, alasan benar, ada hubungan sebab-akibat Jawaban : A
  4. 4. Larutan tembaga (I) tidak stabil dan akan berubah menjadi larutan tembaga (II). SEBAB Dari potensial elektrode : Cu+ (aq) + e- → Cu (s) E° = 0,52 volt Cu2+ (aq) + e- → Cu+ (aq) E° = 0,17 volt Ternyata reaksi 2Cu+ (aq) → Cu (s) + Cu2+ (aq) berlangsung dengan baik. • Penyelesaian : Larutan tembaga (I) cenderung berubah menjadi larutan tembaga (II). Hal ini dapat dilihat dari E° sel yang positif (reaksi spontan). Cu+ + e-  Cu E° = 0,52 volt Cu+  Cu2+ + e- E° = - 0,17 volt 2Cu2+  Cu + Cu2+ E° = 0,35 volt Jawaban : A
  5. 5. Pembuatan logam alkali dan logam alkali tanah tidak dapat dilakukan dengan cara mengelektrolisis larutan kloridanya. SEBAB Logam alkali dan logam alkali tanah adalah reduktor kuat. • Penyelesaian : Logam alkali dan alkali tanah tidak dapat dibuat dengan mengelektrolisis larutan senyawanya, karena logam-logam itu merupakan reduktor yang lebih kuat dari pada air. Oleh karena itu, jika larutan yang mengandung ion- ion logam itu dielektrolisis maka yang mengalami reduksi bukan ion-ion logam itu melainkan air. (Pernyataan dan alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab -akibat) Jawaban : A
  6. 6. Usaha untuk membuat logam alkali dan alkali tanah dengan metode elektrolisis larutan kloridanya tidak akan berhasil. SEBAB Pada proses elektrolisis larutan-larutan tersebut terjadi reaksi 2H2O + 2e- → H2 + OH- pada katode. • Penyelesaian : logam alkali dan alkali tanah tidak dapat dibuat dengan mengelektrolisis larutan garam kloridanya, karena ion-ion logam itu lebih sukar direduksi dibandingkan air, sehingga reaksi yang terjadi : 2H2O + 2e-  H2 + 2OH- ( Pernyataan dan alasan benar, keduanya menunjukkan hubungan sebab- akibat) Jawaban : A
  7. 7. Reaksi O2 + O → O3 bukan merupakan reaksi redoks. SEBAB Pada reaksi ini tidak terjadi perubahan bilangan oksidasi. • Penyelesaian : Bilangan oksidasi ketiga spesi di atas adalah nol. Jawaban : A
  8. 8. Proses korosi besi merupakan peristiwa elektrokimia. SEBAB Pada permukaan besi terdapat pusat-pusat anode dimana terjadi reaksi oksidasi, Fe → Fe2+ + 2e- dan pusat-pusat katode dimana berlangsung reaksi reduksi, 2H2O + 2e- → H2 + 2OH- • Penyelesaian : Proses korosi besi melibatkan reaksi redoks yang berlangsung spontan (sel elektrokimia) dimana besi bertindak sebagai anode ( Fe  Fe2+ + 2e- ), sedangkan pengotor bertindak sebagai katode ( 2H2O + 2e-  H2 + 2OH- ) Jawaban : A
  9. 9. Pada elektrolisis yang dimaksudkan untuk melapisi sendok dengan perak, sendok tersebut digunakan sebagai anode. SEBAB Dalam suatu elektrolisis larutan AgNO3 pada anode terjadi Ag+ + e-  Ag. • Penyelesaian : - pada penyepuhan, benda yang akan disepuh harus digunakan sebagai katode. (Pernyataan salah) - reaksi reduksi : Ag+ + e-  Ag berlangsung di katode (Alasan salah) • Jawaban : E
  10. 10. Reaksi 2Ag + Zn 2+ → 2Ag+ + Zn tidak mungkin dapat berjalan dalam suatu sel elektrolisis. SEBAB Zn terletak di atas sebelum Ag dalam deret volta. • Penyelesaian :  Reaksi 2Ag + Zn 2+ →2Ag+ + Zn adalah reaksi yang tidak berlangsung spontan. Agar reaksi itu berlangsung maka harus diberi usaha dari luar berupa arus listrik. Proses ini disebut elektrolisis. ( pernyataan salah)  Dalam deret volta, Zn terletak sebelum Ag. (alasan benar) • Jawaban : D

×