PENGEMBANGAN PERAN SERTA MASYARAKAT
MELALUI PENGEMBANGAN DESA
Disusun oleh:
1. Isnaini Muslimatun
2. Natalia Elfitri Siput...
AKI di Kabupaten Bantul pada tahun 2011 mengalami peningkatan
dibanding pada tahun 2010 yaitu 82,07 per 100.000 kelahiran ...
A.Peran Serta
Masyarakat

4
3
2

1

Sasaran

Perorganisasian
Masyarakat

Tujuan

Pengertian

Kelompok 4
Pencatatan kelahiran, kematian bayi dan ibu

1

Penggerakan sasaran agar mau menerima atau
mencapai pelayanan KIA

2

Peng...
Pencatatan kelahiran, kematian bayi dan ibu

1

1. Pencatatan data(2)
1. pelayanan
2. Data Data sasaran

2.pengolahan data...
Penggerakan sasaran agar mau menerima atau
mencapai pelayanan KIA
a. Advokasi
strategi dan rencana untuk mendapatkan
komit...
Pengorganisasian donor darah

5

melibatkan peran serta masyarakat,
khususnya keluarga dari ibu hamil atau ibu
GSI
Konsep ...
2.Penggerakan Sasaran agar Mau Menerima
/ Mencapai Pelayanan KIA

1.Pencatatan Kelahiran dan Kematian Ibu
• Data didapat d...
Baik
Perlu
ditingkatkan

Baik

Baik
Baik
Perlu
ditingkatkan

Pencatatan Kelahiran Dan Kematian Ibu
Penggerakan Sasaran Aga...
1. Pencatatan kelahiran ibu Masyarakat yang Tidak Mampu
4. Pengaturan Biaya Bagi

1

Pencatatan data selain Menerima Menca...
Kesimpulan

Saran

•Pengembangan peran serta
masyarakat melalui
pengembangan desa di
Puskesmas Pleret sudah cukup
baik. In...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PENGEMBANGAN PERAN SERTA MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA

2,040 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,040
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
50
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PENGEMBANGAN PERAN SERTA MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA

  1. 1. PENGEMBANGAN PERAN SERTA MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA Disusun oleh: 1. Isnaini Muslimatun 2. Natalia Elfitri Siputri Daur 3. Wulan Kurnia Sari 4. Anita Dwi Harjanti 5. Novia Esti Rahayu 6. Dewi Puspita Sari 7. Dyah Ayu Wella Dagusta 8. Dwi Puput Arianti 9. Fransisca Sri Indarwati 10. Indah Widi Astutik 11. Desi Wulandari (120120) (120121) (120122) (120123) (120124) (120125) (120126) (120127) (120128) (120257) (120258) Kelompok 4
  2. 2. AKI di Kabupaten Bantul pada tahun 2011 mengalami peningkatan dibanding pada tahun 2010 yaitu 82,07 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2010 menjadi 111,2 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2011. Mengenai AKB di Kabupaten Bantul pada tahun 2011 mengalami penurunan menjadi sebanyak 8,5 per 1.000 kelahiran hidup dibanding tahun 2010 9,8 per 1.000 kelahiran hidup. AKB yang terjadi di daerah Pleret juga masih cukup tinggi. Yaitu pada tahun 2010 terjadi sebanyak 14 kasus, tahun 2011 sebanyak 10 kasus, dan pada tahun 2012 sebanyak 11 kasus. Sedangkan pada data AKI sudah berkurang, yaitu pada 2010 hanya terjadi 1 Ibu yang meninggal, dan tahun 2011-2012 tidak ada Ibu yang meninggal. Sehingga, dari kejadian tersebut masih diharapkan peran serta masyarakat untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan melalui pengembangan desa siaga. Maka dengan demikian, kami melakukan kunjungan ke Puskesmas Pleret untuk mengetahui peran serta masyarakat dan pengembangan desa siaga. Kelompok 4
  3. 3. A.Peran Serta Masyarakat 4 3 2 1 Sasaran Perorganisasian Masyarakat Tujuan Pengertian Kelompok 4
  4. 4. Pencatatan kelahiran, kematian bayi dan ibu 1 Penggerakan sasaran agar mau menerima atau mencapai pelayanan KIA 2 Pengaturan transportasi setempat yang siap pakai dan rujukan kedaruratan 3 Pengaturan biaya bagi masyarakat yang tidak mampu 4 Pengorganisasian donor darah 5 Pertemuan rutin GSI dan desa siaga 6 Kelompok 4
  5. 5. Pencatatan kelahiran, kematian bayi dan ibu 1 1. Pencatatan data(2) 1. pelayanan 2. Data Data sasaran 2.pengolahan data a. Cakupan Pelayanan a. Jumlah penduduk, Kesehatan Ibu, b. Jumlah penduduk miskin, b. Cakupan Pelanyanan c. Jumlah KIBBLA, Keluarga Berencana, d. Jumlah bayi, c. Jumlah balita, dengan Risti Deteksi Bumil e. / Komplikasi, f. Jumlah ibu hamil, d. Jumlah ibuPelayanan miskin, g. Cakupan hamil warga Kesehatan Bayi Baru Lahir, h.Jumlah ibu bersalin, i. Jumlah ibu nifas, e. Cakupan Pelanyanan j. Jumlah pasangan usia subur (PUS), Kesehatan Bayi dan Balita. k. Data kematian dan kesakitan ibu, l. Data kematian dan kesakitan neonatal, m. Data kematian dan kesakitan bayi dan anak balita Langkah pengolahan data: pembersihan data, validasi data, pengelompokan Hasil pengolahan data dapat disajikan dalam bentuk: narasi, grafik dan peta. Kelompok 4
  6. 6. Penggerakan sasaran agar mau menerima atau mencapai pelayanan KIA a. Advokasi strategi dan rencana untuk mendapatkan komitmen dan dukungan dari pihak terkait. b. Bina Suasana menciptakan opini publik atau lingkungan sosial. c. Pemberdayaan Masyarakat upaya menumbuhkan kesadaran, kemauan, kemampuan masyarakat d. Kemitraan Kelompok 4 kerjasama formal 22
  7. 7. Pengorganisasian donor darah 5 melibatkan peran serta masyarakat, khususnya keluarga dari ibu hamil atau ibu GSI Konsep bersalin. Jaringan donor darah dalam desa siaga yaitu dengan membangun suatu sistem di suatu suatu kelompok masyarakat desa, sehingga desa yang bertanggung jawab untuk Mengembangkan kualitas perempuan dalam situasi darurat memelihara kesehatan masyarakat itu donor secepatnya dengan meningkatkan pengetahuan, dapat bertujuan diberikankepada ibu melahirkan dan kepedulian dalam sendiri. Yang agar kesadaran, (Depkes RI, 1997). terwujudnya desa yang sehat, peduli, upaya integrative dan sinergis dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan di wilayahnya. (Syafrudin, 2011). Pertemuan rutin GSI dan desa siaga Menyegarkan dan meningkatkan Kegiatan pokok desa siaga (Depkes RI, 2007),: a. Surveilans dan pemetaan b. Perencanaan partisipatif c. Kegiatan khusus d. Monitoring kinerja e. Manajemen keuangan 6 pengetahuan Satgas GSI tentang berbagai program Gerakan Sayang Ibu (GSI) dari terkait. Kelompok 4
  8. 8. 2.Penggerakan Sasaran agar Mau Menerima / Mencapai Pelayanan KIA 1.Pencatatan Kelahiran dan Kematian Ibu • Data didapat dari dalam dan luar gedung • Pencatatan dibantu oleh kader masyarakat • Pengelolaan data dengan komputerisasi 3.Pengaturan Transportasi Setempat Siap Pakai dan Rujukan Kedaruratan yang Sasaran dalam mencapai pelayanan KIA dibagi menjadi 3 yaitu sasaran primer, sekunder, dan tersier. 4.Pengaturan Biaya bagi Tidak Mampu Masyarakat yang • Setiap desa memiliki ambulans desa •Rujukan dilakukan ke rumah sakit PONEK •Jamkesmas, Jamsostek, Jampersal, Jamkesos •(Tabulin) •Dana sosial yang berasal dari masyarakat 5.Pengorganisasian Donor Darah 6. Pertemuan Rutin GSI dan Desa Siaga • Pendataan masyarakat • Pemeriksaan goldar dan kesehatan • membuat daftar calon donor dan ditempel di sekretariat • Termasuk desa siaga madya • Program Gerakan Sayang Ibu masuk dalam program desa siaga namun belum terlaksana secara optimal Kelompok 4
  9. 9. Baik Perlu ditingkatkan Baik Baik Baik Perlu ditingkatkan Pencatatan Kelahiran Dan Kematian Ibu Penggerakan Sasaran Agar Mau Menerima / Mencapai Pelayanan KIA Pengaturan Transportasi Setempat yang Siap Pakai dan Rujukan Kedaruratan Pengaturan Biaya Bagi Masyarakat yang Tidak Mampu Pengorganisasian Donor Darah Pertemuan Rutin GSI dan Desa Siaga Kelompok 4
  10. 10. 1. Pencatatan kelahiran ibu Masyarakat yang Tidak Mampu 4. Pengaturan Biaya Bagi 1 Pencatatan data selain Menerima Mencapai 2. Penggerakan Sasaran Agar Maudilakukan / oleh bidan Pelayanan KIA juga dibantu oleh kader. Di setiap posyandu, terdapat 7-10 orangpeningkatan KIA serta percepatan Strategi promosi kader. Di puskesmas pengelolaan • PKK datanya sudah Masyarakat Dandilakukan Ibu 3. Pencatatan menggunakan komputerisasi. Setelah Kelahiran penurunan AKI dan AKB Kematian dengan advokasi, • Kas RT diolah oleh puskesmas, data akan diberikan kepada Bina Suasana termasukPemberdayaan Masyarakat yang dan Rujukan swasta • Dana Wisma terutama berkaitan dengan dinas kesehatan.kesehatan(Kemenkes, 2010). didukung oleh Kemitraan Kelompok pengajian • pencegahan sekunder, Sasaran upaya peningkatan danyaitu primer, baik di pelayanan KIA ada kegiatan pokok (Syafrudin, Pencatatan adalah suatu3, 2009). dan tersier. luar gedung puskesmas, puskesmas dalam maupun di Puskesmas Pleret hanya melakukan Setiap desa memiliki strategi dan bidan di advokasi dan kemitraan. 5. Pengorganisasian Donor Darah ambulans desa untuk rujukan pembantu,promosi berupadesa harus dicatat (Depkes 6. Pertemuan Rutin GSI RI, 1998). kegawatdaruratan. •Selain itu, Khusus (DAK). juga dan Desa Siaga Dana Alokasi Puskesmas Pemerintah memiliki 2 ambulans. Bantuan Operasional Di Puskesmas Pleret, peserta donor darah didominasi pusat dan • Program GSI yang sudah disusun namun belum Kesehatan (BOK),koordinator berjalan oleh remaja. Setiap golongan darah memiliki daerah secara optimal, karena GSI di Puskesmas Pleret masuk ke masing-masing. Sehingga dapat melibatkan seluruh dalam program desa siaga. masyarakat dalam upaya penurunan angka golongan Program desa siaga di Kecamatan Pleret yaitu Desa Bebas kematian ibu. 4 Masalah Kesehatan Para warga dikelompokkan berdasarkan golongan (DB4MK). Yang termasuk dalam 4Jampersal, • Dana masalah kesehatan antara lain KIA, perbaikan gizi,upaya • Jamkesmas,ini akan darahnya. Dengan pendataan dan P2DBD, pengelompokkan kesehatan darah yang penemuan dan pengobatan TB. warga dalam mendapatkan • Jamkesos. sesuai memudahkan Desa siaga adalah suatu konsep (Depkes serta dan dengan kebutuhannya peran RI, 1997). pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, dengan pengembangan kesiagaan dan kesiapan masyarakat untuk memelihara kesehatannya. 2 3 4 5 6 Kelompok 4
  11. 11. Kesimpulan Saran •Pengembangan peran serta masyarakat melalui pengembangan desa di Puskesmas Pleret sudah cukup baik. Ini terkihat dari kelima desanya sudah menjadi desa siaga madya. Komponen pengembangan desa siaga di Kecamatan Pleret adalah Yankesdas, UKBM, dan PHBS, dengan program kerja DB4MK. 1. Bagi Puskesmas Pleret Bagi Puskesmas Pleret diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan dan dapat memfokuskan kembali program-program GSI yang sudah dibentuk. 2. Bagi mahasiswa Bisa lebih aktif mempelajari dan menambah pengetahuan tentang puskesmas dan peranannya. 3. Bagi masyarakat Menumbuhkan kesadaran peran sertanya untuk ikut membantu mengatasi masalah-masalah kesehatan ibu dan anak. Kelompok 4

×