MEMAHAMI KARAKTERISTIK UNSUR-UNSUR PENTING,
KEGUNAAN, BAHAYA DANTERDAPATNYA DI ALAM
1. GOLONGAN ALKALI TANAH (II A)
Nama d...
μg/m³). Penyakit ini dapat
menyebabkan rasa lemah
dan keletihan, dan juga
sasak napas. CBD dapat
menyebabkan anoreksia,
pe...
kiserit
(MgSO_4 .H_2 O), asbes
(CaSiO_3 .3MgSiO_3 ),
talek (3MgO.4SiO_2 .H_2
O),
dan mika yaitu berbagai
jenis Al-Mg-K-Sil...
berikut:
Mg(aq) + HCl(aq) →
MgCl2(aq) + H2(g)
7.
Pada elektrolisis, gas klorin
dilepas pada anoda dan
magnesium pada katod...
seperti thorium. 1.000° -ThO2(s) + 2Ca(l)→Th(s) +
2CaO(s)

4.

5.

6.

7.

8.

9.

paduan yang
digunakan dalam
produksi al...
ditemukan dalam susu
dan produk susu, serta
dalam sayuran dan
kacang-kacangan.
3. Asupan lebih dari 2,5
gram kalsium per h...
4.

Strontium ranelat
digunakan dalam
rawatan osteoporosis
di sesetengah negara
seperti UK.

4. http://zharazhilvia
.blogs...
dalam fluida pengebor
sumur minyak dan
digunakan dalam
pembuatan karet.
12.Barium karbonat
digunakan dalam racun
tikus.
13...
apabila memakan bahan
makanan yang berasal
dari air tersebut. Di dalam
tubuh manusia, logam
berat
juga
dapat
terakumulasi
...
menyebabkan
kondisi
yang disebut baritosis.
Debu logam menyajikan
bahaya kebakaran dan
ledakan, dan barium
bubuk dapat men...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Tugas kimia unsur alkali tanah iia

2,814 views

Published on

Tabel Tentang Karakteristik UNSUR ALKALI TANAH (IIA)

Published in: Education
2 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
2,814
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
2
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas kimia unsur alkali tanah iia

  1. 1. MEMAHAMI KARAKTERISTIK UNSUR-UNSUR PENTING, KEGUNAAN, BAHAYA DANTERDAPATNYA DI ALAM 1. GOLONGAN ALKALI TANAH (II A) Nama dan lambang unsur Berilium (Be) (Palimirma Edenia Irawan & Tiara Mesias Purbaningrum) Kelimpahan dan mineral di alam Berilium tidak begitu banyak terdapat di kerak bumi, bahkan hampir bisa dikatakan tidak ada. Sedangkan di alam berilium dapat bersenyawa menjadi Mineral beril [Be3Al2(SiO 6)3], dan Krisoberil [Al2BeO4]. Sifat Unsur Sifat fisika 1. Fase : solid 2. Massa jenis (mendekati suhu kamar) : 1.85 g·cm−3 3. Massa jenis cairan pada t.l. : 1.690 g·cm−3 4. Titik lebur : 1560 K 2349 °F 1287 °C, , 5. Titik didih : 4476 °F 2469 °C, 2742 K, 6. Kalor peleburan : 12.2 kJ·mol−1 7. Kalor penguapan : 297 kJ·mol−1 8. Kapasitas kalor : 16.443 J·mol−1·K−1 9. Tekanan uap : Berilium tidak seperti P (Pa) tetangganya yaitu Li dan B. Berilium relative kurang at T (K) melimpah di kulit bumi, hanya sekitar 2 ppm dan mirip dengan kelimpahan Sn yang hanya sekitar 2,1 ppm, Eu yang hanya sekitar 2,1 ppm dan As yang hanya 1,8 ppm. Akan tetapi, keberadaannya dipermukaan ada sebagai beril dalam batuan sehingga mudah diperoleh. Jumlah Be yang terkandung dibumi sekitar 4 juta ton. Produksi tambang pada tahun 19851986 di amerika adalah 223 ton dan di Brazil adalah 37 ton. Harga logam Be adalah $690/kg pada tahun 1987 (Greenwood N.N and Earnshaw A , 1997). Berilium ditemukan di dalam 30 jenis mineral, yang paling penting di antaranya adalah bertandite, beryl, chrysoberyl, dan phenacite. Beryl dan bertrandite merupakan sumber komersil yang penting untuk unsur 1 10 100 1k 10 k 100 k 1462 1608 1791 2023 2327 2742 1. 2. 3. 4. Sifat kimia Reaksi dengan air : tidak bereaksi Reaksi dengan udara : Bereaksi (terkorosi) namu tidak berlanjut Reaksi dengan halogen : bereaksi Reaksi dengan asam dan basa : bereaksi dengan asam kuat dan basa kuat Cara pembuatan • Metode reduksi : Untuk mendapatkan Berilium, bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkan BeF2, kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF6 hingga 700 0C. Karena beril adalah sumber utama berilium BeF2 + Mg à MgF2 + Be • Metode Elektrolisis : Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Karena BeCl2 tidak dapat mengahantarkan listrik dengan baik, sehingga ditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalah Katoda : Be2+ + 2e- à Be Anode : 2Cl- à Cl2 + 2e- Manfaat/dampak Senyawanya Manfaat : a. Berilium digunakan untuk memadukan logam agar lebih kuatakan tetap bermasa lebih ringan. Biasanya paduan inidigunakan pada kemudi pesawat Zet. b. Berilium digunakan pada kaca dari sinar X. c. Berilium digunakan untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir d.campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alatlistrik, maka Berilium sangat penting sebagai komponen televisi. Dampak : Berilium sangat berbahaya jika terhirup. Keefektivannya tergantung kepada kandungan yang dipaparkan dan jangka waktu pemaparan. Jika kandungan berilium di udara sangat tinggi (lebih dari 1000 μg/m³), keadaan akut dapat terjadi. Sebagian orang (1-15%) akan menjadi sensitif terhadap berilium. Orangorang ini akan mendapat tindak balas keradangan pada sistem pernapasan. Keadaan ini disebut penyakit berilium kronik (CBD), dan dapat terjadi setelah pemamparan bertahun-tahun terhadap tingkat berilium di atas normal {di atas 0.2 Lain-lain 1.http://id.wikipedia.o rg/wiki/Berilium 2. http://wahyuniunhiiyblog.blogspot .com/2012/11/kimia -unsur-logamalkali-tanah.html 3.http://impras7.word press.com/2010/04/ 09/berilium-be/ 4.http://fairuzandhirac hemist.blogspot.co m/2012/06/makalah -alkali-tanah.html
  2. 2. μg/m³). Penyakit ini dapat menyebabkan rasa lemah dan keletihan, dan juga sasak napas. CBD dapat menyebabkan anoreksia, penyusutan berat badan, dan dapat juga menyebabkan pembesaran bagian kanan jantung dan penyakit jantung dalam kasuskasus peringkat lanjut. Sebagian orang yang sensitif kepada berilium mungkin atau mungkin tidak akan mendapat gejala-gejala ini. Jumlah penduduk pada umumnya jarang mendapat penyakit berilium akut atau kronik karena kandungan berilium dalam udara biasanya sangat rendah (0.00003-0.0002 μg/m³). berilium dan senyawasenyawanya. Kebanyakan metal ini sekarang dipersiapkan dengan cara mereduksi berilium florida oleh logam magnesium. Logam berilium baru tersedia untuk industri pada tahun 1957. (Mohsin, Yulianto. 2006). Berelium (Be) merupakan unsur yang cukup reaktif sehingga memudahkan Be untuk berikatan dengan unsur lain membentuk suatu senyawa. Oleh karena itu keberadaan unsur berelium murni tidak dapat ditemukan, namun berelium ditemukan bersenyawa membentuk suatu beril (Be3Al2Si6O18) dan emerald. Perbedaan antara beril dan emerald hanya terletak pada kandungan krom (Cr). Beril tidak mengandung Cr sedangkan emerald mengandung Cr sebanyak 2%. Keberadaan berilium dialam hanya sekitar 2ppm, meskipun berelium reaktif tetapi berelium memiliki waktu paruh yang relatif panjang yaitu sekitar 1,5 juta tahun sehingga memungkinkkan untuk mengisolasi berelium yang ada di alam (Saito, Taro, 1996). Magnesium(Mg) (Lyda Pangestika) Magnesium di alam terdapat sebagai garamgaram karbonat, klorida, silikat, dan sulfat. Misal magnesit (MgCO_3 ), dolomit (CaCO_3 .MgCO_3 ), karnalit (KCl.MgCl_2 .6H_2 O), kainit (KCl.MgSO_4 .3H_2 O), Berilium dapat diukur dalam air kencing atau darah. Kandungan berilium dalam darah atau air kencing dapat memberi petunjuk kepada berapa banyak atau berapa lama seseorang telah terpapar. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Fase : solid Massa jenis (mendekati suhu kamar) : 1.738 g·cm−3 Massa jenis cairan pada t.l. : 1.584 g·cm−3 Titik lebur : 923 K1202 °F 650 °C, , Titik didih : 1994 °F 1091 °C, 1363 K, Kalor peleburan : 8.48 kJ·mol−1 Kalor penguapan : 128 kJ·mol−1 Kapasitas kalor :24.869 J·mol−1·K−1 Tekanan uap : 1. 2. 3. Reaksi dengan air : (dingin) sangat lambat,(panas) sedikit lebih baik Reaksi dengan udara : Bereaksi (terkorosi) namu tidak berlanjut Reaksi dengan halogen : bereaksi Magnesium dapat diperoleh dari alam dalam karnalit, KCl. MgCl2.6H2O dan magnesit, MgCO3. Logam magnesium dibuat dengan cara elektrolisis leburan senyawa kloridanya (MgCl2), dan untuk menurunkan titik lelehnya Manfaat : 1. Senyawa magnesium digunakan sebagai bahan tahan api dalam tungku peleburan untuk memproduksi logam (besi dan baja), kaca, dan semen. 2. Dengan kepadatan hanya dua pertiga dari 1.http://en.wikipedia.o rg/wiki/Magnesium 2. http://wahyuniunhiiyblog.blogspot .com/2012/11/kimia -unsur-logamalkali-tanah.html 3.http://paknuryanto. wordpress.com/201 0/02/08/proses-
  3. 3. kiserit (MgSO_4 .H_2 O), asbes (CaSiO_3 .3MgSiO_3 ), talek (3MgO.4SiO_2 .H_2 O), dan mika yaitu berbagai jenis Al-Mg-K-Silikat. Dolomit banyak ditemukan di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura dan Papua. Magnesium berperingkat nomor 7 terbanyak yang terdapat di kerak bumi, dengan 1,9% keberadaannya. Di alam magnesium bisa bersenyawa menjadi Magnesium Klorida [MgCl2], Senyawa Karbonat [MgCO3], Dolomit [MgCa(CO3)2], dan Senyawa Epsomit [MgSO4.7H2O]. P (Pa) at T (K) 1 10 100 1 k 10 k 100 k 701 773 861 971 1132 1361 4. Reaksi dengan asam dan basa : bereaksi dengan asam kuat serta untuk menghemat pemakaian listrik, senyawa halida (KCl) perlu ditambahkan. Proses ini disebut dengan proses Downs. Sebagai anoda digunakan grafit, sedangkan katodanya dari baja. Pada proses ini dihasilkan juga gas klorin sebagai hasil sampingan. Pembawa muatan Mg2+ ← MgCl2 → Pembawa muatan ClK : Mg 2+ (aq) + 2e → Mg (s) aluminium, magnesium memiliki banyak kegunaan sebagai pembuat struktur ringan seperti dalam pesawat dan konstruksi rudal. 3. Kegunaan lain magnesium meliputi untuk membuang sulfur dari besi dan baja, membuat pelat photoengraved dalam industri percetakan, agen reduktor untuk produksi uranium murni dan logam lainnya dari garamnya, serta piroteknik. Efek Kesehatan Magnesium 1. Manusia mengasup antara 250 hngga 350 mg/hari magnesium 2Cl* → Cl2 (g) dan membutuhkan setidaknya 200 mg. Setelah didapatkan logam 2. Tubuh mendapatkan Mg, maka proses kebutuhan magnesium selanjutnya adalah dari makanan dan membuat Mg(OH)2 dengan mampu membuang proses Castner-Kellner. kelebihannya. Pada proses ini larutan 3. Tidak terdapat bukti MgCl2 jenuh dialirkan bahwa magnesium dalam sel (seperti pada memicu keracunan gambar) pada arah yang sistemik meskipun sama dengan aliran raksa diambil melebihi sebagai katoda, sedangkan kebutuhan harian. anodanya berupa balok 4. Hanya saja, mengambil grafit. Larutan MgCl2 suplemen magnesium jenuh ini didapat dalam air secara berlebih bisa laut dan di Stassfurt memicu kelemahan (German) sebagi deposit otot, lesu, dan karnalit, KCl. kebingungan. MgCl2.6H2O. Magnesium 5. Magnesium diyakini klorida diperoleh dari tidak menimbulkan bahan dasar karnalit efek karsinogenik, dengan cara kristalisasi mutagenik, atau bertingkat. MgCl2 dapat teratogenik. juga diperoleh dari logam 6. Paparan uap Mg yang telah dibuat magnesium oksida direaksikan denga HCl hasil pembakaran, yang merupakan asam nonpengelasan, atau oksidator dengan pencairan logam dapat persamaan reaksi sebagai A : 2Cl- (aq) → 2Cl* + 2e downs-pengolahanlogam-magnesium/ 4.http://www.amazine .co/26457/magnesiu m-mg-fakta-sifatkegunaan-efekkesehatannya/
  4. 4. berikut: Mg(aq) + HCl(aq) → MgCl2(aq) + H2(g) 7. Pada elektrolisis, gas klorin dilepas pada anoda dan magnesium pada katoda yang larut dalam raksa dan dikeluarkan dari sel. Amalgam magnesium dilewatkan ke air dimana magnesium bereaksi membentuk 50% larutan MgCl2 dengan kemurnian tinggi, dan reaksi dikatalis oleh adanya besi. Kemudian raksa dikembalikan ke dalam sel. Sehingga hasil dari proses ini adalah magnesium klorida, klorin, dan hidrogen. Kalsium (Ca) (Mauly Nabia Susanto) Kalsium di alam terdapat dalam senyawaan seperti CaCO_3 dalam kalsit, batu kapur (gamping), pualam, batu karang, dan kulit kerang; CaSO_4 .2H_2 O dalam gips atau albar atau batu tahu; Ca_3 (PO_4 )_2 dalam tulang; dan CaF_2 . Sebagian besar cadangan batu kapur Indonesia terdapat di Sumatra Barat. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Fase : solid Massa jenis (mendekati suhu kamar) : 1,55 g·cm−3 Massa jenis cairan pada t.l. : 1,378 g·cm−3 Titik lebur : 1115 K1548 °F 842 °C, , Titik didih : 2703 °F 1484 °C, 1757 K, Kalor peleburan : 8,54 kJ·mol−1 Kalor penguapan : 154,7 kJ·mol−1 Kapasitas kalor : 25,929 J·mol−1·K−1 Tekanan uap : P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k at T (K) 864 956 1071 1227 1443 1755 1. 2. 3. 4. Reaksi dengan air : baik Reaksi dengan udara : Bereaksi (terkorosi) terus menerus Reaksi dengan halogen : bereaksi Reaksi dengan asam dan basa : bereaksi dengan asam kuat Kalsium dibuat melalui elektrolisis lelehan CaCl2 , juga dapat dibuat melalui reduksi CaO oleh aluminium dalam udara vakum. Kalsium yang dihasilkan dalam bentuk uap sehingga dapat dipisahkan. 1.200° -3CaO(s) + 2Al(l)→Mg(l) + Cl2(g) Jika logam kalsium dipadukan dengan timbel akan menghasilkan paduan yang cukup keras, digunakan sebagai elektrode pada accu. Elektrode ini tahan terhadap elektrolisis air selama proses isi-ulang, sehingga accu dapat diperbarui. Kalsium juga digunakan sebagai zat pereduksi dalam pembuatan beberapa logam yang kurang umum, menyebabkan berbagai keluhan seperti demam, menggigil, mual, muntah & nyeri otot. Ledakan bisa terjadi jika bubuk atau butiran magnesium tercampur dengan udara. Dampak Lingkungan Magnesium 1. Terdapat sedikit informasi mengenai dampak lingkungan dari uap magnesium oksida. 2. Jika menghirup magnesium oksida, hewan mamalia lain mungkin menderita efek yang sama seperti pada manusia. 3. Bubuk magnesium diduga tidak berbahaya bagi lingkungan. Manfaat Kalsium 1. Logam ini digunakan dalam paduannya dengan aluminium untuk bearing mesin, sebagai katalis untuk membuang kandungan bismut dari timbal, serta untuk mengendalikan kadar karbon grafitik pada peleburan besi. 2. Kalsium juga digunakan sebagai deoxidizer dalam pembuatan berbagai baja, sebagai pereduksi dalam pembuatan logam seperti kromium, torium, zirkonium, dan uranium, serta sebagai bahan untuk memisahkan campuran gas nitrogen dan argon. 3. Kalsium merupakan 1. http://id.wikipedia.o rg/wiki/Kalsium 2. http://www.amazine .co/27094/kalsiumca-fakta-sifatkegunaan-efekkesehatannya/ 3. http://perpustakaanc yber.blogspot.com/ 2013/07/pembuatan -dan-kegunaanlogam-magnesiumkalsium-beriliumbarium.html
  5. 5. seperti thorium. 1.000° -ThO2(s) + 2Ca(l)→Th(s) + 2CaO(s) 4. 5. 6. 7. 8. 9. paduan yang digunakan dalam produksi aluminium, berilium, tembaga, timah, timbal, dan magnesium. Kalsim juga lazim digunakan sebagai campuran semen untuk tujuan konstruksi. Kalsium oksida, CaO, diproduksi melalui dekomposisi termal mineral berkarbonasi dalam tungku pemanas untuk menghasilkan gamping (kapur). Kalsium oksida, Ca (OH)2, memiliki banyak aplikasi yang memerlukan ion hidroksil. Kalsium silikat, CaSi, yang disiapkan dalam oven listrik dari kapur, silika, dan reduktor berkarbonasi, berguna sebagai agen deoxidizing baja. Kalsium karbida, CaC2, diproduksi ketika campuran kapur dan karbon dipanaskan hingga 3000 ºC dalam oven listrik dan merupakan asetilat yang menghasilkan asetilena melalui proses hidrolisis. Asetilena adalah bahan dasar dari sejumlah besar bahan kimia penting bagi industri kimia organik. Efek Kesehatan Kalsium 1. Kalsium adalah logam yang paling berlimpah dalam tubuh manusia dan merupakan unsur utama tulang dan gigi. 2. Kalsium sering
  6. 6. ditemukan dalam susu dan produk susu, serta dalam sayuran dan kacang-kacangan. 3. Asupan lebih dari 2,5 gram kalsium per hari tanpa kebutuhan medis dapat mengarah pada pembentukan batu ginjal dan sclerosis ginjal serta pembuluh darah. 4. Di lain pihak, kekurangan kalsium merupakan salah satu penyebab utama osteoporosis. 5. Osteoporosis adalah penyakit di mana tulang menjadi sangat berpori sehingga mudah patah dan terutama menyerang wanita setelah menopause. 6. Bukti menunjukkan bahwa orang dewasa membutuhkan asupan harian 1.000 miligram kalsium untuk menjaga semua fungsi tubuh berjalan normal. 7. Dosis harian kalsium menjadi meningkat pada wanita yang telah mengalami menopause yaitu sebesar 1.500 miligram perhari Stronsium (Sr) (Emmanuel Mansye) Stronsium berada di kerak bumi dengan jumlah 0,03%. Di alam strontium dapat membuntuk senyawa Mineral Selesit [SrSO4], dan Strontianit. 1. 2. Fase : solid Massa jenis (mendekati suhu kamar) : 2.64 g·cm−3 3. Massa jenis cairan pada t.l. : 2.375 g·cm−3 4. Titik lebur : 1050 K1431 °F 777 °C, , 5. Titik didih : 2520 °F 1382 °C, 1655 K, 6. Kalor peleburan : 7.43 kJ·mol−1 7. Kalor penguapan : 136.9 kJ·mol−1 8. Kapasitas kalor : 26.4 J·mol−1·K−1 9. Tekanan uap : P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k at T (K) 796 882 990 1139 1345 1646 1. 2. 3. 4. Reaksi dengan air : baik Reaksi dengan udara : Bereaksi (terkorosi) terus menerus Reaksi dengan halogen : bereaksi Reaksi dengan asam dan basa : bereaksi dengan asam kuat Metode Elektrolisis : 1. Untuk mendapatkan Strontium (Sr), Kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena Senyawa selesit merupakan sumber utama Strontium (Sr). Reaksi yang terjadi ; katode ; Sr2+ +2e- à Sr anoda ; 2Cl- à Cl2 + 2e- Manfaat : 1. Strontium aluminat digunakan sebagai fosfor terang dengan pendarfosfor yang berterusan. 2. Strontium klorida ada kalanya digunakan dalam ubat gigi untuk gigi sensitif. 3. Strontium oksida kadang kala digunakan bagi memperbaik mutu sesetengah sepuh tembikar. 1. http://id.wikipedi a.org/wiki/Stronsi um 2. http://wahyuniunhiiyblog.blogsp ot.com/2012/11/k imia-unsurlogam-alkalitanah.html 3. http://wytr33.wor dpress.com/2013/ 01/11/sejarahsifat-dankegunaan-unsurstronsium/
  7. 7. 4. Strontium ranelat digunakan dalam rawatan osteoporosis di sesetengah negara seperti UK. 4. http://zharazhilvia .blogspot.com/20 11/11/kegunaandan-dampakalkali-tanah.html Dampak : Stonsium radioaktif dapat menyebabkan gangguan berbagai tulang dan penyakit , termasuk kanker tulang. Barium (Ba) (Aditya Nur Ramadhan) Dibandingkan logam yang lain, kelimpahan Barium di alan sangatlah sedikit, yaitu terdapat sebagai barit (BaSO4) dan witerit ( BaCO3 ) 1. 2. Fase : solid Massa jenis (mendekati suhu kamar) : 3.51 g·cm−3 3. Massa jenis cairan pada t.l. : 3.338 g·cm−3 4. Titik lebur : 1000 K1341 °F 727 °C, , 5. Titik didih : 3447 °F 1897 °C, 2170 K, 6. Kalor peleburan : 7.12 kJ·mol−1 7. Kalor penguapan : 140.3 kJ·mol−1 8. Kapasitas kalor : 28.07 J·mol−1·K−1 9. Tekanan uap : P (Pa) 1 10 100 1 k 10 k 100 k at T (K) 911 1038 1185 1388 1686 2170 1. 2. 3. 4. Reaksi dengan air : tidak bereaksi Reaksi dengan udara : Bereaksi (terkorosi) namun tidak berlanjut Reaksi dengan halogen : bereaksi Reaksi dengan asam dan basa : bereaksi dengan asam kuat dan basa kuat Barium dibuat dalam skala Manfaat : kecil dengan elektrolisis 1. Logam barium leburan barium klorida. digunakan sebagai Barium juga dapat diperoleh pelapis konduktor listrik. dari reduksi BaO dengan 2.Barium sulfat digunakan Al. 6BaO + 2Al 3Ba + dalam industry karet, cat Ba3Al2O6. Barium sulfat dan linolium secara umum diproduksi dari 3.Barium nitrat digunakan hasil samping industri untuk membuat petasan hydrogen peroksida (H 2 O 2 dan kembang api. ), pengolahan tambang 4.Digunakan untuk barite, proses pengendapan pengujian system (blanc fixe) dari larutan gastroinstinal sinar X. barium klorida, barium 5.BaSO4 untuk pembuatan sulfida atau barium karbonat foto sinar X pada perut Aa 6.Dalam industri perminyakan 7.Bahan pengisi dan pengembang (filler dan extender), dan agregat semen. 8.Sebagai “agen menimbang” dalam gasalam dan minyak [yang] mengebor 9.Logam ini digunakan sebagai “getter― dalam tabung vakum. 10.Lithopone, pigmen yang mengandung barium sulfat dan seng sulfida memiliki sifat penutup yang kuat dan tidak menjadi gelap atau hitam oleh sulfide. 11.Barite sering digunakan sebagai agen pemberat 1. http://id.wikipedi a.org/wiki/Bariu m 2. http://miellahsma rtflower.blogspot. com/2011/04/bari um.html 3. http://caisl.blogspot.com/2 012/06/pengertian -dan-dampak-zatbarium.html
  8. 8. dalam fluida pengebor sumur minyak dan digunakan dalam pembuatan karet. 12.Barium karbonat digunakan dalam racun tikus. 13.Pembersih boiler, pada industri gula, memperbaiki minyak hewan dan nabati, melunakkan air, membuat gelas, lukisan langitlangit. 14.Pembuat kertas foto, pengisi untuk karet, untuk diagnosa dengan sinar X dipakai barium sulfat extra pure. 15.Dalam industri kimia barium sulfat digunakan pada pembuatan kertas fotografik dan berwarna, fiber dan resin, bahan pengisi karet, cat dan tekstil, penahan radiasi pada bangunan, pemberat pada pengeboran minyak, sebagai fluks untuk meningkatkan titik leleh pada industri gelas dan keramik, sebagai peredam dalam industri karpet. Dampak : Logam berat bersifat tahan urai, sifat tahan urai inilah yang menyebabkan logam berat semakin terakumulasi di dalam perairan. Logam berat yang berada di dalam air dapat masuk ke dalam tubuh manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Logam berat di dalam air dapat masuk secara langsung ke dalam tubuh manusia apabila air yang mengandung logam berat diminum, sedangkan secara tidak langsung
  9. 9. apabila memakan bahan makanan yang berasal dari air tersebut. Di dalam tubuh manusia, logam berat juga dapat terakumulasi dan menimbulkan berbagai bahaya terhadap kesehatan. Bahaya barium (Ba) bagi kesehatan manusia yaitu, dalam bentuk serbuk, mudah terbakar pada temperatur ruang. Dalam jangka panjang, dapat menyebabkan naiknya tekanan darah dan terganggunya sistem saraf. Semua air atau asam larut senyawa barium beracun. Pada dosis rendah, barium bertindak sebagai stimulan otot, sedangkan dosis yang lebih tinggi mempengaruhi sistem syaraf, menyebabkan penyimpangan jantung, tumor, kelemahan, kegelisahan, dyspnea dan kelumpuhan. Hal ini mungkin karena kemampuannya untuk memblokir kanal ion kalium yang sangat penting untuk fungsi yang tepat dari sistem saraf Barium senyawa, jarang ditemui oleh kebanyakan orang. Semua senyawa barium dianggap sangat beracun meskipun bukti awal muncul untuk menunjukkan bahaya terbatas. Garam barium dapat merusak hati. Menghirup debu yang mengandung senyawa barium dapat terakumulasi dalam paruparu sehingga
  10. 10. menyebabkan kondisi yang disebut baritosis. Debu logam menyajikan bahaya kebakaran dan ledakan, dan barium bubuk dapat menyala secara spontan di udara. Logam barium harus disimpan di bawah cairan berbasis petroleum (seperti minyak tanah) atau lain yang sesuai oksigen bebas-cairan yang mengeluarkan udara. Nama Anggota : Kelas : 1. Aditya Nur Ramadhan 2. Dheaz Anugrah Bakhtiar 3. Emmanuel Manasye 4. Lyda Pangestika 5. Mauly Nabia Susanto 6. Palimirma Edenia Irawan 7. Tiara Mesias Purbaningrum XII IPA 1 Editor : Dheaz Anugrah Bakhtiar (01) (09) (11) (18) (19) (24) (33)

×