KOMPUTER STAND ALONE DAN NETWORK
Sebuah komputer standalone adalah sistem mandiri. Tidak ada koneksi ke komputer lain.
Unt...
Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek:
perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangka...
dibandingkan dengan topologi lainnya.
Keuntungan:
· Paling fleksibel
· Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak...
tersebut akan di-generate kembali sebelum kemudian diteruskan ke komputer yang dituju,
sehingga jarak tempuh sinyal data p...
satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk
mengorganisasikan dan menyediakan fasil...
dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan
suara, bahkan dapat berhubungan deng...
Protocol Jaringan
Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah
aturan baku yang stan...
Contoh lain:
MEDIA TRANSMISI DALAM JARINGAN
Secara umum, media komunikasi pada jaringan komputer dibedakan menjadi kabel d...
1.2 Twisted Pair Ethernet
Kalau Saudara lihat kabel twisted pair mirip dengan kabel pada telepon. Di dalamnya ada
beberapa...
1) Biaya peralatan terjangkau dan relative murah.
2) Kecepatan relative lebih tinggi yaitu transmisi data 10 s.d 100 Mbps ...
b. Network Interface Card (NIC) wireline
Saat ini banyak sekali dijumpai berbagai tipe NIC yang umum dijumpai dipasaran ad...
 Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server
g. BRIDGE
Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempun...
B. KOMPONEN PENYUSUN JARINGAN TANPA KABEL (WIRELESS)
Komponen Hardware :
1. Access Point
Access point adalah perangkat pen...
Komponen Software Nirkabel
Pada umumnya software yang dibutuhkan sama seperti pada jaringan kabel.
SEKIAN
Materi ini dapat...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Modul jaringan komputer

2,646 views

Published on

JARINGAN KOMPUTER

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,646
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
220
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Modul jaringan komputer

  1. 1. KOMPUTER STAND ALONE DAN NETWORK Sebuah komputer standalone adalah sistem mandiri. Tidak ada koneksi ke komputer lain. Untuk berbagai tugas seperti menulis memo atau membuat spreadsheet, aplikasi perangkat lunak yang diinstal pada hard drive mandiri yang digunakan. Mandiri juga mungkin memiliki printer, scanner, atau hard drive eksternal terpasang ke CPU untuk menggunakan untuk mencetak atau memindai dokumen, atau menerapkan sistem cadangan. Keuntungan dari sistem komputer standalone adalah bahwa lebih aman daripada komputer yang merupakan bagian dari jaringan, menghilangkan kekhawatiran bahwa hacker, spyware, atau virus bisa mengakses informasi rahasia. Kerugian adalah tidak dapat menyelesaikan tugas yang membutuhkan koneksi internet seperti e-mail, browsing internet atau berbagi file dengan pengguna lain yang tidak disimpan secara lokal pada hard drive komputer . Sebuah jaringan komputer adalah komputer yang terhubung ke satu atau lebih komputer untuk tujuan utama berkomunikasi. Keuntungan dari jaringan komputer adalah bahwa sumber daya seperti aplikasi perangkat lunak, printer, disk drive dan file data dengan jaringan komputer lainnya dapat saling berbagi pakai (sharing). Sebuah kelemahan yang komputer jaringan adalah ancaman hacker komputer, virus atau spyware. Hal ini dapat diatasi dengan memasang antivirus dan software malware. Meskipun sistem komputer standalone memiliki kelebihan tertentu dibandingkan dengan keamanan komputer jaringan, sangat tidak efektif di dunia saat ini karena komunikasi data dan jaringan sangat dibutuhkan. PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER • Adalah sekelompok komputer otonom (berdiri sendiri) yang saling berhubungan antara yang satu dengan lainnya, • Menggunakan suatu protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi dan bertukar informasi Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan komputer adalah untuk: 1. resource sharing/ berbagi sesumber: seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sesumber dan pemakai. Misalnya: Staff BIRO Akademik mengirimkan daftar mahasiswa baru ke perpustakaan dalam bentuk print out dengan langsung mencetaknya di printer perpustakaan dari komputer di BIRO akademik. Atau sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan langsung file daftar mahasiswa baru yang disimpan di komputer staff BIRO akademik. 2. high reliability/kehandalan tinggi: tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama. 3. menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server. 4. scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu. 5. medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi. 6. akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh 7. komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain 8. hiburan interaktif 1
  2. 2. Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek: perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan. JENIS-JENIS JARINGAN Berdasarkan DISTRIBUSI SUMBER INFORMASI/DATA: • Jaringan Terpusat (Host Based Network) Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen/ server yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen. Pemrosesan secara terpusat dilakukan apabila sebuah data yang dibuat oleh tiap pemakai jaringan dikehendaki untuk disatukan dalam komputer pusat • Jaringan Terdistribusi (Distributed Network) Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen/ server yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu. Pemrosesan terdistribusi dilakukan apabila suatu pekerjaan pengolahan data dari komputer pusat dapat dikerjakan oleh tiap pemakai berdasarkan spesialisasi bidang kerjanya Berdasar TOPOLOGI (BENTUK JARINGAN): 1. Topologi Bus Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keuntungan: - Hemat kabel - Layout kabel sederhana - Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain Kerugian: • Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil • Kepadatan lalu lintas pada jalur utama • Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan • Diperlukan repeater untuk jarak jauh 2. Topologi Star Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar 2
  3. 3. dibandingkan dengan topologi lainnya. Keuntungan: · Paling fleksibel · Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain · Kontrol terpusat · Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan Kerugian: · Boros kabel · Perlu penanganan khusus · Kontrol terpusat sehingga (HUB) jadi elemen kritis 3.Topologi Ring Dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan. Kelemahan dari topologi ini adalah • setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu. • Penambahan komputer baru lebih sulit • Peka terhadap kesalahan Keunggulan topologi Ring adalah: • tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat. • Hemat kabel 4. Topologi Mesh Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links). 5. Topologi Tree Topologi Tree pada dasarnya merupakan bentuk yang lebih luas dari Topologi Star. Seperti halnya Topologi Star, perangkat (node, device) yang ada pada topologi tree juga terhubung kepada sebuah pusat pengendali (central HUB) yang berfungsi mengatur traffic di dalam jaringan. Meskipun demikian, tidak semua perangkat pada topologi tree terhubung secara langsung ke central HUB. Sebagian perangkat memang terhubung secara langsung ke central HUB, tetapi sebagian lainnya terhubung melalui secondary HUB (lihat gambar). Pada topologi tree terdapat dua atau lebih HUB yang digunakan untuk menghubungkan setiap perangkat ke dalam jaringan. Keseluruhan HUB tersebut berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua bagian yaitu Active HUB dan Passive HUB. Active HUB berfungsi tidak hanya sekedar sebagai penerus sinyal data dari satu komputer ke komputer lainnya, tetapi juga memiliki fungsi sebagai Repeater. Sinyal data yang dikirimkan dari satu komputer ke komputer lainnya memiliki keterbatasan dalam hal jarak, setelah berjalan sekian meter maka sinyal tersebut akan melemah. Dengan adanya fungsi Repeater ini maka sinyal data 3
  4. 4. tersebut akan di-generate kembali sebelum kemudian diteruskan ke komputer yang dituju, sehingga jarak tempuh sinyal data pun bisa menjadi lebih jauh dari yang biasanya. Sedangkan Passive HUB hanya berfungsi sebagai penerus sinyal data dari satu komputer ke komputer lainnya. Pada topologi tree, seperti pada gambar, Central HUB adalah selalu sebagai Active HUB sedangkan Secondary HUB adalah Passive HUB. Tetapi pada pelaksanaannya, Secondary HUB bisa juga sebagai Active HUB apabila digunakan untuk menguatkan kembali sinyal data melalui secondary HUB lainnya yang terhubung. Karena pada dasarnya topologi ini merupakan bentuk yang lebih luas dari topologi star, maka kelebihan dan kekurangannya pada topologi star juga dimiliki oleh topologi tree. Perbedaannya adalah HUB dan kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya dengan mempertimbangkan segala hal yang terkait, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan. Meskipun demikian, topologi ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB. Berdasar TIPE/MODEL JARINGAN: • Jaringan Client Server Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation. Pada model ini memungkinkan mensentralisasi fungsi dan aplikasi pada satu atau dua dedicated server. Jaringan ini biasa digunakan untuk jaringan dengan skala besar Keunggulan: · Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation. · Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan. · Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan. Kelemahan: · Biaya operasional relatif lebih mahal. · Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server. · Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu. b) Jaringan Peer To Peer • Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation. • Adalah model koneksi antar komputer yang memungkinkan tiap user dapat saling membagi dan memakai sumber dayanya dalam komputer, baik itu file, printer dan lainnya. Dalam model ini setiap komputer mempunyai kedudukan yang sama dan mampu berkomunikasi antar komputer dalam jaringan tersebut. Selain itu semua komputer yang ada dapat saling berbagi pakai sumber daya (resources sharing) yang tersedia dalam jaaringan tersebut, tidak ada sentralisasi fungsi dan aplikasi. Biasanya jaringan model ini digunakan pada skala kecil dan menengah. Keunggulan: · Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer. · Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah 4
  5. 5. satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan. · Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. Kelemahan · Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation. · Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri. · Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki. · Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut. PERBEDAAN LAN, MAN,dan WAN Jika Anda bekerja dengan computer yang tidak berhubungan dengan komputer lain, maka Anda dikatakan bekerja secara Stand Alone. Jika komputer Anda berhubungan komputer dan peralatan lain, atau membentuk suatu grup, maka bentuk hubungan ini diistilahkan dengan jaringan atau network. Bagaimana komputer dapat saling berhubungan dan mengatur sumber data yang ada disebut system jaringan (Networking). Jaringan komputer digolongkan dalam dua kelompok utama. Jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer sampai ratusan komputer di perkantoran atau gedung disebut Local Area Network (LAN). LAN merupakan suatu jaringan komputer yang cukup banyak di pakai dalam perkantoran, perusahaan modern, atau bank dan kampus karena pada LAN hubungan yang dipakai tidak dapat jauh. Jika anda ingin menggunakan jaringan untuk jarak jauh, maka sistem WAN (Wide Area Network) solusinya. LAN yang terpisah dapat dihubungkan dengan menggunakan jalur komunikasi tertentu, misalnya jalur telepon, sehingga terbentuk jaringan area luas atau Wide Area Network (WAN)  Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi. Keuntungan LAN: • Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah • Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing) • File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari semua client • Proses backup data lebih mudah dan cepat • merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat yang berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer • Bila salah satu client/ server terhubung ke jaringan internet, maka komputer yang terhubung pada jaringan LAN dapat ikut mengaksesnya  Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat 5
  6. 6. dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.  Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. Keuntungan WAN: • Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantor cabang • Dokumen/ file dapat dikirimkan melalui email atau transfer file dari/ke kantor pusat dan kantor cabang dengan biaya yang relatif murah dan waktu yang cepat  Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet. PRINSIP KOMUNIKASI DATA Komponen komunikasi data: • Komputer host (pengirim) • Komputer receiver (penerima) • Data • Media pengiriman • Protokol komunikasi Dalam jaringan komputer, komunikasi antar-komputer terjadi pada saat salah satu komputer mengirim data atau file kepada komputer lainnya. Untuk itu diperlukan media komunikasi. Data yang dikirimkan diubah menjadi gelombang-gelombang sinyal yang dapat ditransfer melalui media transmisi. Di sisi penerima, energi yang diambil dari media transmisi diubah kembali menjadi data yang dapat dibaca oleh komputer penerima. Mekanisme ini disebut sebagai komunikasi data. Diagram komunikasi data ditunjukkan oleh gambar berikut: Data yang dikirim berupa file digital. Agar data yang berupa sinyal 0 dan 1 tersebut dapat dipindahkan dari komputer satu ke komputer lain dalam jaringan, maka bilangan-bilangan tersebut harus diubah menjadi sinyal-sinyal transmisi. Pengubah data komputer menjadi sinyal-sinyal transmisi dinamakan transmitter, sedangkan pengubah sinyal-sinyal transmisi menjadi data digital disebut receiver. Transmitter biasanya bekerja secara simultan bersama receiver. Transmitter maupun Receiver yang umum dipakai di antaranya adalah Modulator-Demodulator (Modem) dan Network Interface Card (NIC) atau yang populer disebut sebagai ethernet-card atau LAN-Card. 6
  7. 7. Protocol Jaringan Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protocol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protocolnya. Terdapat 7 layer pada model referensi OSI ini, yaitu: 1. layer Application fungsinya sebagai interface antara user dan komputer 2. layer Presentation fungsinya menyediakan layanan translation yang menjamin data yang dikirim dari application layer suatu sistem dapat dibaca oleh layer aplikasi disistem yang lain 3. layer Session fungsinya mengendalikan dialog antardevice / nodes 4. layer Transport fungsinya menjamin proses pengiriman data yang dapat diandalkan 5. layer Network fungsinya melakukan mekanisme routing melalui Internetworking 6. layer Data link fungsinya detects errors 7. layer Physical fungsinya connects device to network Protokol yang ada dalam jaringan komputer antara lain: 1) Ethernet 2) Localtalk 3) Token Ring 4) FDDI (Fiber Distributed Data Interface) 5) ATM (Asynchronous Transfer Mode) Berikut gambar modem dan NIC: ANTARMUKA/ INTERFACE KOMPUTER DENGAN SALURAN TELEKOMUNIKASI Pada materi ini Anda diharapkan dapat memahami antarmuka/ cara terhubung antara perangkat dengan media telekomunikasi yang biasanya dalam bentuk gambar. Untuk bisa menggambarkan interfacenya, Anda perlu mengenal dan memahami perangkat hardware yang dibutuhkan, seperti: NIC, Kabel jaringan, hub, switch, konektor kabel, Access Point, dll (perangkat tersebut dijelaskan pada materi di bawah) Contoh sederhana, untuk membangun jaringan LAN dengan topologi star, Anda membutuhkan:  PC  Kabel twisted pair (UTP/ STP)  Konektor RJ-45  Hub/ Switch Contoh berikut adalah gambar hubungan antar muka jaringan komputer dengan internet: 7
  8. 8. Contoh lain: MEDIA TRANSMISI DALAM JARINGAN Secara umum, media komunikasi pada jaringan komputer dibedakan menjadi kabel dan tanpa kabel. 1. Media Kabel 1.1 Kabel coaxial/ koaksial terdiri dari:  Thin Ethernet (Thinnet) Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.  Thick Ethernet (Thicknet) Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung. 8
  9. 9. 1.2 Twisted Pair Ethernet Kalau Saudara lihat kabel twisted pair mirip dengan kabel pada telepon. Di dalamnya ada beberapa pasangan kabel yang saling dipelintir dengan pasangannya sehingga disebut twisted pair. Maksud dari pelintiran kabel adalah mengurangi interferensi, derau (noise) dan gangguan yang masuk. Ada 2 macam kabel ini, yaitu: a. Shielded Twisted Pair (STP), kabel dengan selubung pembungkus b. Unshielded Twisted Pair (UTP), kabel tanpa selubung pembungkus Fungsi selubung untuk penahan (grounding) untuk mengurangi gangguan jadi kabel STP lebih bagus dibandingkan UTP. Karakteristik utama kabel twisted pair adalah sebagai berikut: a. Kabel yang dipelintir satu sama lain untuk mengurangi interferensi listrik. b. Dapat terdiri atas dua, empat atau lebih pasangan kabel. c. Dapat melewatkan sinyal sampai 10 Mbps. d. Koneksi menggunakan RJ-11 atau RJ-45. f. STP tahan gangguan daripada UTP sehingga kecepatannya sampai 100 Mbps. g. Dibutuhkan hub untuk membangun sebuah LAN. h. Lebih mudah dipelihara karena kerusakan pada satu saluran tidak menganggu saluran lain. 1.3. Fiber Optic Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100 Mbps dan bebas pengaruh lingkungan. 2. Media Nirkabel 2.1 Transmisi inframerah Mengirim sinyal data dengan gelombang sinar inframerah pada frekwensi sangat rendah (1 sampai 4 megabit per detik) sehingga bisa diterima dan diinterpretasikan oleh mata manusia. Contoh pada laptop, PDA, kamera digital, printer, mouse nirkabel, remote control untuk TV. 2.2 Bluetooth 2.3 Siaran Radio Mengirim data jarak jauh hingga 2 megabit per detik, bisa melintasi kota, provinsi, atau negara 2.4 Radio microwave Mentransmisikan suara dan data dengan kecepatan 45 megabit per detik pada gelombang radio frekwensi sangat tinggi. 2.5 Satelit komunikasi Adalah stasiun relay microwave yang mengorbit di sekitar bumi. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN MEDIA KABEL DAN NIRKABEL: Kelebihan Kabel: 9
  10. 10. 1) Biaya peralatan terjangkau dan relative murah. 2) Kecepatan relative lebih tinggi yaitu transmisi data 10 s.d 100 Mbps dibandingkan dengan kecepatan wireless paling tinggi ideal adalah 300 Mbps. 3) Keamanan fisik bisa dikendalikan dengan baik. Sementara untuk jaringan wireless, bisa menembus keamanan fisik (seperti tembok yang tebal sekalipun, dengan menggunakan technology booster / hi-gain masih bisa menembusnya dengan baik karena memakai gelombang radio sebagai transmisi medianya. 4) Delay atau waktu koneksi antar komputer cepat sehingga transmisi data berjalan dengan lancar. Kekurangan: 1) Penggunaan terbatas pada satu tempat yang terjangkau kabel. 2) Waktu untuk instalasi lama 3) Membutuhkan tempat dan lokasi jaringan permanen. 4) Membutuhkan biaya perawatan rutin 5) Sulit untuk berpindah tempat Kelebihan nirkabel: 1) Mobilitas Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-time kepada pengguna jaringan di mana saja selama berada dalam batas aksesnya. 2) Kecepatan Instalasi Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung. 3) Fleksibilitas tempat Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksibel terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel. 4) Pengurangan Anggaran Biaya Bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaan pun lebih murah. 5) Kemampuan Jangkauan 6) Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer-to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastuktur yang lebih banyak. Bahkan, bisa mencapai ribuan pengguna yang dapat menjelajah dengan jangkauan yang luas. Kekurangan nirkabel: 1. Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. 2. Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya. 3. Biaya peralatannya mahal. 4. Adanya delay atau waktu koneksi yang besar 5. Adanya masalah propagasi radio, seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi 6. Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya tidak besar (pita frekuensinya tidak dapat diperlebar). 7. Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin. 8. Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda yang menghalangi sinyal A. KOMPONEN PENYUSUN JARINGAN KABEL Jaringan ini tersusun dari berbagai komponen antara lain : 1. Komponen Hardware a. Personal Computer (PC) atau komputer Komputer yang berfungsi sebagai File Server sebaiknya mempunyai unjuk kerja yang tinggi dibandingkan yang berperan sebagai workstation. Kenapa harus yang berunjuk kerja tinggi karena komputer itu akan melayani semua permintaan dari komputer lain baik untuk mengatur pertukaran data, mengakses printer dan sebagainya. 10
  11. 11. b. Network Interface Card (NIC) wireline Saat ini banyak sekali dijumpai berbagai tipe NIC yang umum dijumpai dipasaran adalah tipe PCI. NIC ini berperan sebagai media yang menghubungkan antar komputer dengan bantuan kabel sebagai media transmisinya, mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel, menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer. c. HUB (CONCENTRATOR) Alat ini berperan untuk menyatukan semua kabel yang datang dari komputer baik server dan client atau perangkat lainnya. HUB banyak digunakan pada jaringan yang mempunyai topologi bintang/ star. HUB biasanya mempunyai beberapa port untuk memasukkan konektor kabel dari komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan. Jumlah port pada HUB bervariasi mulai dari 6, 8, 24 dan banyak lagi. Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini. Fungsi HUB  Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation  Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )  Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )  Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )  Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic) d. SWITCH merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. Switch bekerja sebagai penyambung / concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Addressing shingga bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana. Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel- kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN. Gambar swich mirip dengan hub. e. ROUTER Router merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 3, Network Layer. Pada layer ini sudah dikenal pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, dan router ini berperan penting sebagai penghubung/penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih.Router berfungsi utama sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Perbedaannya dengan Switch adalah kalau switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatu Local Area Network (LAN). f. REPEATER Repeater adalah suatu alat yang berfungsi untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN kemudian dipancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli ke segmen kabel yang lain. Apabila repeater digunakan dalam dua segmen kabel LAN atau lebih, diharuskan menggunakan protokol physical layer yang sama antara segmen-segmen kabeltersebut. Fungsi Repeater :  Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)  Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar) 11
  12. 12.  Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server g. BRIDGE Bridge digunakan untuk menghubungan antar jaringan yang mempunyai protokol yang sama. Hasil akhirnya adalah jaringan logis tunggal. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda. Contoh jaringanyang menggunakan fiber obtik dengan jaringan yang menggunakan coaxial. Bridge mempelajari alamat tujuan lalulintas yang melewatinya dan mengarahkan ke tujuan. Juga digunakan untuk menyekat jaringan. Jika jaringan diperlambat dengan adanya lalulintas yang penuh maka jaringan dapat dibagi menjadi dua kesatuan yang lebih kecil. Bridge, fungsinya hampir sama dengan repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari repeater. Dikatakan lebih fleksibel karena dapat menghubung jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda-beda. Contohnya Bridge dapat menghubungkan antara ethernet baseband dan ethernet broadband. Bridge juga bisa digunakan untuk menghubungkan jaringan yang menggunakan jenis kabel yang berbeda atau topologi yang berbeda juga. Birdge dapat mengetahui alamat atau IP dari masing-masing komputer di masing-masing topologi. h. KABEL (dijelaskan pada materi di atas) i. KONEKTOR Konektor berguna untuk menghubungkan ujung kabel yang akan dipasangkan pada NIC. Jika akan menggunakan kabel UTP memakai konektor yang dipakai adalah tipe RJ-45. Jika kabel coaxial maka menggunakan konektor tipe BNC. Jika FO nama konektornya SC. 2. Komponen Software a. Sistem Operasi Hampir semua sistem operasi yang sekarang ini sudah mampu untuk membangun jaringan komputer. Sistem operasi yang umum digunakan antara lain Windows dari Microsoft dan Linux. b. Protocol Pada Windows, terdapat TCP/IP adalah salah satu perangkat lunak jaringan komputer (networking software) yang terdapat dalam sistem, dan dipergunakan dalam komunikasi data dalam local area network (LAN) maupun Internet. TCP singkatan dari transfer control protocol dan IP singkatan dari Internet Protocol. TCP/IP menjadi satu nama karena fungsinya selalu bergandengan satu sama lain dalam komunikasi data. c. Driver Driver ini adalah sebuah program komputer kecil yang biasanya menjadi satu paket dengan perangkat yang akan dipasang pada komputer. Demikian juga saat kita akan memasang perangkat tambahan NIC, jika komputer kita tidak mengenal NIC yanag akan dipasang maka driver tambahan diperlukan untuk menginstalasinya. 12 RJ-45 SC BNC
  13. 13. B. KOMPONEN PENYUSUN JARINGAN TANPA KABEL (WIRELESS) Komponen Hardware : 1. Access Point Access point adalah perangkat penting dalam jaringan nirkabel. Access Point berfungsi sebagai titik akses yang menghubungkan komputer-komputer ke dalam sebuah jaringan. Akses point fungsinya sama dengan HUB pada jaringan dengan menggunakan kabel. Akses point biasanya dilengkapi dengan antena dan port RJ45. Pada HUB, jumlah komputer yang dapat tersambung ke dalam HUB tergantung dari jumlah port (tempat menghubungkan konektor kabel) yang dimiliki oleh HUB. Jika HUB memiliki port 8 maka maksimal ada 8 komputer yang terhubung. Pada access point untuk mendukung koneksi di atur dari sistem yang ada di dalam access point. Access point dapat mendukung 10 koneksi atau lebih. Access Point digunakan untuk melakukan pengaturan lalulintas jaringan dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client/server. Biasanya berbentuk kotak kecil dengan 1 atau 2 antena kecil. Peralatan ini merupakan radio based, berupa receiver dan transmiter yang akan terkoneksi dengan LAN kabel atau broadband ethernet. Saat ini beredar di pasaran adalah access point yang telah dilengkapi dengan router di dalamnya yang biasa disebut wireless router. 2. Wireless Router (WR) Wireless Router selain sebagai penghubung (access point) untuk jaringan local juga digunakan untuk mem-protect jaringan lokal. Gambar Wireless router hampir sama dengan Access Point 3. Wireless LAN Card/ Wireless NIC Jika pada jaringan kabel Anda mengenal NIC, maka pada jaringan nirkabel ada Wireless LAN Card. Card ini biasa terpasang pada slot PCI komputer. Card ini berfungsi untuk menghubungkan komputer ke dalam jaringan. Ada berbagai tipe Wireless LAN Card yang dapat dipakai, baik di dalam ruangan dengan kemampuan jarak tertentu hingga yang mempunyai jangkauan yang jauh. Wireless LAN Card dengan kemampuan yang jauh biasanya dilengkapi dengan antena luar. 4. Wireless PCMCIA Alat ini biasa dipakai pada komputer jinjing (laptop/notebook), Jadi kartu ini seperti halnya NIC, hanya saja dengan bentuk yang berbeda dan lebih tipis karena akan dipasang pada perangkat yang kecil (laptop). Saat ini notebook sudah banyak yang dilengkapi dengan fasilitas wireless. 5. Wireless USB Universal Serial Bus (USB) banyak dijumpai pada port komputer sekarang ini. NIC tipe PCI terpasang pada slot di dalam komputer, wireless USB ini akan dipasang pada port USB di komputer. 13
  14. 14. Komponen Software Nirkabel Pada umumnya software yang dibutuhkan sama seperti pada jaringan kabel. SEKIAN Materi ini dapat diunduh pada http://blogtikrudi.blogspot.com 14

×