PROPOSAL <br />PENELITIAN KUALITATIF<br />“UPAYA GURU MENUMBUH KEMBANGKAN POTENSI PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN...
Rekan-rekan mahasiswa seperjuangan yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang sudah sangat membantu dalam terseles...
Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung juga membantu dalam pembuatan Proposal ini  berjudul “Sistem Geraka...
Gerakan Pramuka adalah Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, Gerakan Pramuka ditentukan dan ditetapkan dengan keputusan Pre...
Gerakan Pramuka adalah alat pemersatu kaum muda menjadi manusia berkepribadian ,berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang b...
Sebagai dasar itulah Gerakan Pramuka di Gudep SMA N 1 Sitiung terus di aktifkan dengan memberikan pola kepelatihan pramuka...
Sistem kepelatihan pada Gerakan Pramuka ini cara efektif dan efisen membiasakan peserta didik  memiliki sifat sukarela, ti...
Perumusan Masalah
Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana membuat program kepelatihan Gerakan Pramuka kepada...
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu program khusus tentang kepelatihan Gerakan Pramuka di Gudep SMA N 1 Sitiung.
Menerapkan ilmu pengetahuan baik teori maupun praktek yang dipelajari selama mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri P...
Manfaat Penelitian
Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut :
Sebagai kontribusi penulis pada dunia pendidikan demi memperbaiki pola kepelatihan Pramuka pada Gugus Depan SMA N 1 Sitiung.
Mampu memenuhi kebutuhan peserta didik secara efektif dan efisien ditinjau dari segi waktu dan tenaga.
Proses kepelatihan Pramuka berjalan dengan baik.
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Proposal kualitatif

5,940 views

Published on

proposal Pramuka di Gugus Depan

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
5,940
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
180
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Proposal kualitatif

  1. 1. PROPOSAL <br />PENELITIAN KUALITATIF<br />“UPAYA GURU MENUMBUH KEMBANGKAN POTENSI PESERTA DIDIK MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI”<br />Dra. FETRI YENI, M.Pd<br />Disusun Oleh :<br />TETI FITRIA DEWI<br />93886<br />PADANG 15<br />KONSENTRASI TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI<br />FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN<br />UNIVERSITAS NEGERI PADANG<br />2010<br />KATA PENGANTAR<br />Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang telah diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya<br />Penulis mengucapkan terima kasih kepada :<br /><ul><li>Ibu Fetri Yanti, M.Pd selaku dosen mata kuliah Penelitian Kualitatif yang telah memberikan ilmu dan bimbingan sebelum pembuatan proposal ini.
  2. 2. Rekan-rekan mahasiswa seperjuangan yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang sudah sangat membantu dalam terselesaikannya makalah ini
  3. 3. Semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung juga membantu dalam pembuatan Proposal ini berjudul “Sistem Gerakan Pramuka terhadap Siswa di Gugus Depan SMA N 1 Sitiung”</li></ul>Harapan penulis semoga dengan adanya pembuatan proposal ini dapat membuat bakat dan kreativitas kita sebagai calon guru dalam bidang tulis menulis semakin bertambah.<br />Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh sempurna, untuk itu penulis harapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca agar menjadi lebih baik dimasa yang akan datang.<br />Apabila terjadi kesalahan dalam penulisan makalah ini penulis mohon maaf yang setulus-tulusnya.<br /> Penulis<br /> TETI FITRIA DEWI<br />BAB I<br />PENDAHULUAN<br /><ul><li>LATAR BELAKANG
  4. 4. Gerakan Pramuka adalah Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, Gerakan Pramuka ditentukan dan ditetapkan dengan keputusan Presiden No. 238 tahun 1961 tanggal 20 Mei 1961, sebagai kelanjutan dan pembaharuan Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia, yang mana Organisasi ini memiliki anggaran Dasar dan Anggaran rumah Tangga Kepres RI No. 34 Tahun 1999 dan SK Kwarnas 107 Tahun 1999. Artinya Organisasi ini memiliki landasan hokum yang di aktifkan di setiap Gugus Depan atau disetiap sekolah yang mana tingkat Siaga, Penggalang dan Penegak.
  5. 5. Gerakan Pramuka adalah alat pemersatu kaum muda menjadi manusia berkepribadian ,berwatak, dan berbudi pekerti luhur yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa kuat mental dan tinggi moral, terampil serta kuat jasmaninya. Kaum muda ini nantinya memiliki jiwa pancasila setia dan patuh kepada Negara kesatuan Republik Indonesia menjadi masyarakat yang berguna serta memilki kepedulian sesame hidup dan alam lingkungan baik local, nasional maupun internasional sesuai pasal 4 Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.
  6. 6. Sebagai dasar itulah Gerakan Pramuka di Gudep SMA N 1 Sitiung terus di aktifkan dengan memberikan pola kepelatihan pramuka selain membina peserta didik menjadi pemimpin namun juga melatih ilmu managerial lansung ke aplikasi di lapangan bagaimana siswa mampu mendesain kegiatan, kemudian melaksanakan kegiatan tersebut dengan tepat waktu dan melaporkan serta mempertanggung jawabkan apa yang telah dilaksanakan.
  7. 7. Sistem kepelatihan pada Gerakan Pramuka ini cara efektif dan efisen membiasakan peserta didik memiliki sifat sukarela, tidak membedakan suku ras golongan agama dan siap membantu masyarakat sekolah, di luar sekolah dan keluarga.
  8. 8. Perumusan Masalah
  9. 9. Adapun yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana membuat program kepelatihan Gerakan Pramuka kepada Siswa SMA N 1 Sitiung”
  10. 10. Tujuan dan Manfaat Penelitian
  11. 11. Tujuan Penelitian
  12. 12. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu program khusus tentang kepelatihan Gerakan Pramuka di Gudep SMA N 1 Sitiung.
  13. 13. Menerapkan ilmu pengetahuan baik teori maupun praktek yang dipelajari selama mengikuti perkuliahan di Universitas Negeri Padang.
  14. 14. Manfaat Penelitian
  15. 15. Adapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut :
  16. 16. Sebagai kontribusi penulis pada dunia pendidikan demi memperbaiki pola kepelatihan Pramuka pada Gugus Depan SMA N 1 Sitiung.
  17. 17. Mampu memenuhi kebutuhan peserta didik secara efektif dan efisien ditinjau dari segi waktu dan tenaga.
  18. 18. Proses kepelatihan Pramuka berjalan dengan baik.
  19. 19. Batasan Masalah
  20. 20. Agar penelitian ini tidak menyimpang dari permasalahan pokok yang diangkat maka penulis membatasi masalah pada system kepelatihan yeng meliputi penyusunan program kerja di gugus depan, pelaksana kegiatan, dan evaluasi program kegiatan Geraka Pramuka.
  21. 21. Metodologi Penelitian
  22. 22. Lokasi Penelitian
  23. 23. Lokasi Penelitian pada SMA N 1 Sitiung yaitu di Jl. Dempo Koto Agung Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya.
  24. 24. Waktu Penelitian
  25. 25. Waktu Penelitian dari Bulan Agustus sampai dengan Desember 2010
  26. 26. Metode Pengumpulan Data
  27. 27. Sehubungan dengan penulisan Proposal ini penulis menggunakan sumber dan tehnik pengumpulan data sebagai berikut :
  28. 28. Wawancara lansung dengan Kepala SMA N 1 Sitiung dan Pembina Pramuka yang melakukan kepelatihan dalam setiap minggunya.
  29. 29. Observasi dengan cara lansung terjun kelapangan di SMA N 1 Sitiung.
  30. 30. Studi kepustakaan dengan metode ini penulis banyak membaca buku untuk mencari informasi yang mendukung penelitian ini
  31. 31. Metode Penelitian
  32. 32. Suatu karya tulis dapat dikatakan ilmiah apabila memenuhi syarat –syarat yang telah ditentukan , yaitu salah satunya memilih metode dalam penulisan proposal ini, penulis memperoleh bahan-bahan masukan dari pengumpulan data tertulis dari SMA N 1 Sitiung.
  33. 33. Adapun metode yang digunakan adalah Diskripsi Studi Khusus, yaitu mengemukakan maslah dengan mengumpulkan data-data pengkajiannya yang bertujuan mengambil kesimpulan dari pembahasan yang dilakukan. Pendekatan pengembangan system yang dilakukan oleh system menurut Leman, yang tahapan pengembangan system yaitu :
  34. 34. Survei system
  35. 35. Analisa system
  36. 36. Desain Sistem
  37. 37. Impelmentasi Sistem
  38. 38. Sistematika Penulisan
  39. 39. Sistem penulisna ini dimaksud agar dapat memberikan gambaran secara garis besar mengenai isi laporan proposal ini secara keseluruhan. Adapun penulisan Proposal ini terbagi menjadi 5 Bab yaitu :
  40. 40. BAB I: PENDAHULUAN
  41. 41. Bab ini terdiri dari sub bab yaitu latar belakang, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodelogi penelitian.
  42. 42. BAB II: TINJAUAN PUSTAKA
  43. 43. Bab ini mengemukakan maslah tentang sejarah SMA, Struktur Organisasi dan Pembagian tugas, pengertian Organisasi, pengertian system, pengertian kepelatihan, pengertian pramuka.
  44. 44. BAB III: KONSEP KEPELATIHAN
  45. 45. Bab ini menguraikan tentang rancangan system meliputi perancangan program kerja kepramukaan dan kepembinaan dengan stack holder yang ada.
  46. 46. BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN
  47. 47. Dalam bab ini penulis membahas mengenai tehnik kepelatihan program kerja pramuka dari apa yang di deain pada bab sebelumnya, baik struktur program maupun struktur desain aplikasi kegiatannya.
  48. 48. BAB V: KESIMPULAN DAN SARAN
  49. 49. Terdiri dari kesimpulan dan saran-saran yang merupakan bagian akhir dari penulisan tugas akhir yang bersifat membangun.</li></ul>BAB II<br />TINJAUAN PUSTAKA<br /><ul><li>Tinjauan Umum
  50. 50. Sejarah Singkat SMA N 1 Sitiung
  51. 51. SMA Negeri 1 Sitiung merupakan sekolah tertua di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung sebelum terpisahnya menjadi kabupaten Dharmasraya.
  52. 52. Dulunya pada tahun 1978 SMA N 1 Sitiung bernama SMA Negeri 1 Wonotiung, Sekolah ini didirikan bertujuan untuk menampung anak-anak transmigrasi yang berasal dari wonogiri dalam jumlah besar yang masih bersekolah di tempat asalnya sebelumnya, namun tidak Siswa siswi yang berasal dari wonogiri saja bersekolah di SMA Negeri 1 Sitiung tetapi juga siswa-siswi berasal dari Kabupaten Dharmasraya yaitu masyarakat setempat kemudian berasala dari Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung , Kabupaten Muaro Bungo berasal dari daerah perbatasan.
  53. 53. SMA Negeri 1 Sitiung didirikan dengan jumlah wilayah tanah </li></ul>Pada umumnya setiap sekolah memiliki Visi dan misi begitu pula SMA N 1 Sitiung Visi dan Misinya yaitu :<br /><ul><li>Visi
  54. 54. Mewujudkan sekolah yang bermutu berdasarkan Iman dan Taqwa
  55. 55. Misi
  56. 56. Meningkatkan kegiatan Keagamaan secara berkesinambungan
  57. 57. Meningkatkan Profesionalisme tenaga Pendidik dan tenaga kependidikan
  58. 58. Meningkatkan Prestasi Akademik kelulusan
  59. 59. Meningkatkan Disiplin Warga Sekolah
  60. 60. Menumbuhkan budaya bersih, sehat dan santun
  61. 61. Menumbuhkan minat baca
  62. 62. Meningkatkan prestasi dibidang lomba
  63. 63. Meningkatkan kemampuan berbahasa Asing dan Penguasaan ICT bagi Warga Sekolah
  64. 64. Menjalin Kerjasama dengan Seluruh Stackholder </li></ul>Sesuai dengan perkembangan SMA N 1 Siitung mempersiapkan penataan Organisasi, manajemen Organisasi, pemikiran kolektif, partisipasi loyalitas yang tinggi rasa memiliki terhadap warga sekolah. Serta terus memenuhi sarana prasarana yang dibutuhkan sehingga mampu melayani peserta didik dengan baik.<br /><ul><li>STRUKTUR ORGANISASI SMA N 1 SITIUNGStruktur Organisasi
  65. 65. Kepala Sekolah
  66. 66. KomiteKA TU
  67. 67. Wakil KesiswaanWakil KurikulumWakil HumasWakil Sapras
  68. 68. Majelis Guru
  69. 69. Siswa
  70. 70. Gambar 1. Struktur Organisasi Sekolah
  71. 71. KamabigusDewan KehormatanPembina PramukaPembina PramukaAMBALAN2010 / 2011CALON PENEGAKPRADANASruktur Organisasi Pramuka
  72. 72. Gambar. 2 Struktur Organisasi Pramuka
  73. 73. Tugas Dan Tanggung Jawab
  74. 74. Kamabigus
  75. 75. Pimpinan Gugus Depan yang bertanggung Jawab berlansung atau tidaknya dalam Gugus depan yang dipimpinnya.
  76. 76. Sebagai facilitator Gerakan Pramuka SMA N 1 Sitiung dapat berjalan dengan baik
  77. 77. Bertanggung jawab berlansungya aktif tidaknya Gerakan Pramuka Gudep SMA N 1 Sitiung
  78. 78. Dewan Kehormatan
  79. 79. Dewan Pertimbangan pengawas, penasehat baik atau tidaknya Program yang dilaksanakan Oleh anggota Gerakan Pramuka telah berjalan dengan baik.
  80. 80. Dewan Pemantau penasehat tentang Berlansungnya Program Gerakan Pramuka Gudep SMA N 1 Sitiung
  81. 81. Pembina Pramuka
  82. 82. Pembina Pramuka merupakan kakak Pembina, pembimbing merupakan facilitator tempat berkonsultasi para Anggota Ambalan kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan Program atau melatih Adek-adek Calon Penegak dan Bantara.
  83. 83. Membatu memberi motivasi, serta menjadi fasilitator mendorong agar pramuka berjalan dengan baik.
  84. 84. Menjalin komunikasi yang baik dengan peserta didik Ambalan selaku pelaksana program maupun calon Penegak Pramuka
  85. 85. Mengembangkan keterampilan peserta didik
  86. 86. Mengadakan kerjasama dengan para pimpinan satuan dan anggota
  87. 87. Ambalan
  88. 88. Ambalan adalah Sangga Kerja yang telah diseleksi dari calon penegak pramuka yang berasal dari sekolah SMP yaitu satuan Penggalang, dan mengikuti kepelatihan lanjutan menjadi anggota Bantara sehingga mereka terpilih menjadi Anggota ambalan pramuka.
  89. 89. Ambalan pramuka yang menjalankan program pramuka menjadi pemimpin-pemimpin kecil dari adek-adek kelas X yang masih menjadi Calon Anngota penegak dan Calon Bantara.
  90. 90. Tugas dan Tanggung Jawab Ambalan yaitu :
  91. 91. Menyusun program kerja Pramuka dalam 1 periode yaitu 1 tahun
  92. 92. Melaksanakan Program kerja pramuka
  93. 93. Melaporkan kegiatan yang dilakukan kepada Pembina pramuka, sekolah.
  94. 94. Melatih, membimbing calon penegak pramuka untuk menjadi anggota Pramuka Penengak
  95. 95. Menjalin Kerjama dengan Kwaran Kwartir ranting Kecamatan, Kwarcab yaitu kwartir cabang Kabupaten.
  96. 96. Tunduk pada aturan Satuan pendidika Gugus Depan
  97. 97. Calon Penegak
  98. 98. Wajib mengikuti kegiatan pramuka Semester 1
  99. 99. Memiliki hak dalam seleksi pada kegiatan Bantara
  100. 100. Memiliki hak dalam penerimaan materi dari Kakak Ambalan yang diadalakan latihan dalam dua minggu sekali.
  101. 101. Landasan Teori
  102. 102. Pengertian Organisasi
  103. 103. Menurut James A.F Stoner, Manajemen ( 1989 : 295 )
  104. 104. Organisasi adalah bentuk setiap penggabungan dua orang atau lebih untuk mencapai suatu tujuan bersama.
  105. 105. Sedangkan menurut H. Thamrin manajemen Suatu Pengantar ( 1981:89) struktur organisasi adalah susunan dan hubungan dari pada bagian-bagian di bawah seorang pimpinan yang ada dalam perusahaan.
  106. 106. Pengertian Sistem
  107. 107. Menurut Mulyadi , (1997:2) Sistem adalah sekelompok unsure yang erat hubungannya antara satu dengan yang lainnya yang berfungsi bersama-sama mencapai tujuan tertentu”.
  108. 108. Pengertian Kepramukaan
  109. 109. Lemdiknas, (Panduan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar, 2001:12) Keprmukaan adalah Proses pendidikan sekolah dan pendidikan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan yang sasaran akhirnya pembentukkan watak, ahlak dan budi pekerti luhur.
  110. 110. BAB III
  111. 111. SISTEM KEPRAMUKAAN
  112. 112. Sistem Kepramukaan Berjalan
  113. 113. Ambalan yang telah dilantik dalam periodenya selaku pelaksana kegiatan Pramuka wajib membuat program kerja kegiatan yang akan dilakukan dari masa kepemimpinan ambalan Yang diketuai Oleh Seorang Prada dan Pradani sebagai ketua ambalan Putri.
  114. 114. Program Kerja Pramuka SMA N 1 Sitiung
  115. 115. NoKegiatanMinggu1Pengenalan Pramuka – Struktur Organsisasi2Pengenalan Dasa Dharma3Latihan Upacara4Latihan PBB5Lomba antar sangga6Pionering7Hiking8Lomba antar sangga9Pelatihan Saka 10Pelatihan Saka11Pelatihan Teknologi dan Wirausaha12Evaluasi
  116. 116. Tabel. 1 Program Kerja Pramuka
  117. 117. Kelebihan Sistem Berjalan
  118. 118. Dari program kegiatan yang telah dilakukan berdasarkan program kerja yang dirancang oleh ambalan telah berjalan dengan baik dan yang terlaksana adalah kegiatan yang berbentuk fisik sedangkan berdasarkan kepelatihan hanya Instandi Dinas social saja yang aktif.
  119. 119. Kelebihan Gerakan Pramuka SMA N 1 Sitiung Berjalan
  120. 120. Pembina pramuka dan Ambalan sudah terampil dalam membuat program kerja dan menjadi percontohan dari Gudep-gudep lainnya.
  121. 121. Ambalan SMA N 1 Sitiung selalu dipercaya menjadi Sangga kerja dalam kegiatan Besar di Kabupaten.
  122. 122. Dalam kegiatan Lomba PBB, Lomba Senam, Pionering, Pidato, Lawak dan Bakat siswa Gerakan Pramuka SMA N 1 Sitiung selalu mendapat Juara
  123. 123. Kekurangan Sistem Berjalan
  124. 124. Adapun kekurangan system Kepramukaan SMA N 1 Sitiung yaitu :
  125. 125. Belum adanya kesadaran Wali Kelas X dalam memotivasi peserta didik dalam kegiatan pramuka yang wajib diikuti Semester 1, sehingga lebih membaca kekurangan ambalan dari pada mengikuti program kerja
  126. 126. Rendahnya kehadiran Kelas X yang nantinya akan menjadi pemimpin-pemimpin kecil disekolah seperti Menjadi Pengurus Osis, Pengurus Rohis, Pengurus Pramuka itu sendiri.
  127. 127. Sebagian tenaga Pendidik tidak memandang perlu terhadap kegiatan pramuka sehingga berdampak pada kegiatan Upacara bendera pada hari senin masih banyak kekurangan yang bersifat tehnik seperti pelaksana, pemimpin, pembaca UUD, Pembawa Bendera
  128. 128. Belum adanya Kerjasamanya Instansi Dinas terkait memiliki kewajiban terhadap pelatihan Pramuka Penegak tingkat SMA seperti Dinas Kepolisian dengan Saka Bhayangkara, Dinas Kesehatan Saka Bakti Husada,
  129. 129. Sistem Kepramukaan Yang diusulkan
  130. 130. Sekolah Perlunya Membuat Aturan yang mendukung kegiatan tentang Pramuka baik kepada Wali Kelas dan peserta didik
  131. 131. Dijalinnya Kerjasama terhadap Dinas Terkait sehubungan dengan SAKA Yang Diminati Oleh Peserta didik
  132. 132. Fasilitas dan Sarana Prasarana Terus ditingkatkan terhadap Organisasi Pramuka yang telah banyak mengukir prestasi di SMA N 1 Sitiung.</li></ul>SekolahSapras /PramukaDinas TerkaitGuru / Tenaga PendidikCalon Penegak<br />Dinas Terkait<br />Gambar 3. Sistem Yang Kepramukaan Yang disulkan<br />BAB IV<br />KESIMPULAN DAN SARAN<br /><ul><li>Kesimpulan
  133. 133. Berdasarkan data yang diperoleh Pada Gerakan Pramuka SMA N 1 SItiung dapat disimpulkan sebagai berikut :
  134. 134. Didapatkan sebuah program yang dilaksanakan Gerakan Pramuka telah berjalan dengan baik
  135. 135. Sistem kepelatihan yang dilaksanakan berdasarkan bakat, minat dan kemampuan siswa sehingga tidak membosankan.
  136. 136. Selain kepelatihan fisik ambalan juga melaksanakan kegiatan fisik Ambalan juga mengenalkan dan mengaplikasi ilmu teknolgi dan Wira Usaha dalam berkarya.
  137. 137. Saran
  138. 138. Berdasarkan hasil yang didapat maka dapat diusulkan saran sebagai berikut :
  139. 139. Gerakan Pramuka Gudep SMA N 1 Sitiung sebaiknya didukung oleh seluruh tenaga Pendidik dan calon Pramuka itu sendiri
  140. 140. Menjalin Kerjasama dengan Dinas Terkait sehubungan dengan kelansungan SAKA Sesuai dengan Bidang yang diminati Anggota Pramuka SMA N 1 Sitiung.
  141. 141. Program yang telah dibuat tidak menutup kemungkinan Untuk dikembangkan lagi.</li></ul>DAFTAR PUSTAKA<br />AD & RT Gerakan Pramuka (Kepres RI No. 34 Th 1999 dan Kep.Ka Kwarnas No.107 Th 1999). Kwarnas. Jakarta, 1999.<br />PATAH TUMBUH HILANG BERGANTI, 75 TAHUN KEPANDUAN DAN KEPRAMUKAAN, Kwarnas. Jakarta, 1987.<br />LEMDIKANAS.2001, Panduan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar.2001<br />

×