Power point biodiesel

14,363 views

Published on

Published in: Technology, Business
3 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
14,363
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
668
Comments
3
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Power point biodiesel

  1. 1. DEWI SYAFRIANI 05310410 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FMIPA, UNIMED FMIPA, 3 juni 2008 PENGGUNAAN SUMBER DAYA ALAM NABATI SEBAGAI BAHAN DASAR ALTERNATIF PEMBUATAN BIODIESEL
  2. 2. <ul><li>Produksi BBM Indonesia hanya 1,029 juta per barel per hari, konsumsi BBM sebesar 1,3 juta barel per hari. </li></ul><ul><li>Sebagian besar kebutuhan energi dunia dipenuhi oleh bahan bakar fosil, untuk Indonesia mencapai 52,5% </li></ul><ul><li>Bahan bakar fosil menimbulkan dampak yang negatif bagi lingkungan </li></ul><ul><li>Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif </li></ul><ul><li>Minyak jelantah merupakan bahan bakar baku alternatif biodiesel </li></ul>BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG
  3. 3. <ul><ul><li>Sumber-sumber daya alam nabati apa saja yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar alternatif pembuatan biodiesel? </li></ul></ul><ul><ul><li>Bagaimanakah proses pembuatan biodiesel? </li></ul></ul><ul><ul><li>Bagaimanakah standar biodiesel yang harus dipenuhi? </li></ul></ul><ul><ul><li>Keuntungan apa saja yang didapat dengan menggunakan biodiesel? </li></ul></ul><ul><li>Untuk memaparkan sumber daya alam nabati sebagai bahan dasar pembuatan biodiesel, proses pembuatan biodiesel dengan contoh menggunakan bahan baku minyak jelantah, standar biodiesel yang harus dipenuhi, serta keuntungan menggunakan biodiesel </li></ul>RUMUSAN MASALAH TUJUAN KARYA TULIS
  4. 4. <ul><ul><li>Menambah pengetahuan dan wawasan tentang sumber daya alam nabati sebagai alternatif pembuatan biodiesel </li></ul></ul><ul><ul><li>Menambah pengetahuan tentang cara pembuatan biodiesel secara umum. </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan secara optimal minyak nabati sebagai bahan baku alternatif pembuatan biodiesel. </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan minyak jelantah secara optimal sebagai bahan baku alternatif pembuatan biodiesel. </li></ul></ul>MANFAAT KARYA TULIS
  5. 5. <ul><li>Biodisel merupakan mono alkil ester dari asam lemak </li></ul><ul><li>rantai panjang yang merupakan derivat dari minyak nabati </li></ul><ul><li>atau lemak nabati. </li></ul><ul><li>Biodiesel dapat dipakai sebagai bahan bakar pengganti </li></ul><ul><li>solar atau sebagai campuran minyak solar pada kendaraan </li></ul><ul><li>bermotor. </li></ul><ul><li>1. Angka setana 4. Penyimpanan dan stabilitas </li></ul><ul><li>2. Viskositas 5. Bilangan iodine </li></ul><ul><li>3. Cloud point dan pour point </li></ul>BAB II TELAAH PUSTAKA Pengertian biodiesel PARAMETER KUALITAS BIODIESEL
  6. 6. <ul><li>Dihasilkan melalui proses transesterifikasi trigliserida </li></ul><ul><li>minyak.Transesterifikasi adalah penggantian gugus </li></ul><ul><li>alkohol dari ester dengan alkohol lain dalam suatu proses </li></ul><ul><li>yang menyerupai hidrolisis, tetapi bahan yang digunakan </li></ul><ul><li>bukan air melainkan alkohol (metanol atau etanol) dan </li></ul><ul><li>dengan katalis NaOH atau KOH. </li></ul><ul><li>Biodiesel dapat dibuat dari minyak nabati, lemak </li></ul><ul><li>binatang dan ganggang. Minyak nabati adalah bahan baku </li></ul><ul><li>yang umum digunakan didunia untuk menghasilkan </li></ul><ul><li>biodiesel. </li></ul><ul><li>Minyak nabati yang umum digunakan adalah minyak </li></ul><ul><li>kelapa, minyak sawit, dan minyak jelantah yaitu minyak </li></ul><ul><li>goreng bekas yang berasal dari minyak kelapa maupun </li></ul><ul><li>minyak sawit. </li></ul>PEMBUATAN BIODIESEL SUMBER BAHAN BAKU BIODESEL
  7. 7. <ul><li>1.Mengadakan penelitian ke perpustakaan dan toko </li></ul><ul><li>2.Membaca dan mengambil intisari yang berkaitan dengan tema penulisan </li></ul><ul><li>3.Memperoleh informasi – informasi dari media elektronika </li></ul><ul><li>4.Latar belakang masalah </li></ul><ul><li>5.Menentukan judul </li></ul><ul><li>6.Pembahasan masalah </li></ul><ul><li>7Kesimpulan dan saran </li></ul>BAB III METODE PENULISAN KARYA TULIS
  8. 8. <ul><li>MINYAK JELANTAH </li></ul><ul><li>Minyak jelantah bersifat karsinogenik karena itu tidak baik untuk kesehatan, sehingga minyak jelantah lebih baik digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. </li></ul><ul><li>Minyak jelantah memenuhi standar biodiesel </li></ul>BAB IV PEMBAHASAN
  9. 9. PEMBUATAN BIODIESEL <ul><li>PEMBUATAN BIODIESEL DENGAN MINYAK JELANTAH </li></ul><ul><li>Penyaringan = minyak dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 30 – 35 0 C lalu disaring </li></ul><ul><li>Penghilangan air = memanaskan minyak pada suhu 120 0 C </li></ul><ul><li>Pengambilam sampel = diambil 1 ml untuk dititrasi </li></ul><ul><li>Titrasi = 1 ml sampel dilarutkan dalam 10 ml isopropil alkohol kemudian dititrasi dengan NaOH 0,1 % </li></ul><ul><li>Pembuatan natrium metoksida </li></ul><ul><li>Reaksi = reaksi berlangsung selama 50-60 menit pada suhu konstan. </li></ul><ul><li>Pengendapan=dilakukan pada ruang pemanas pada suhu di atas 38C </li></ul><ul><li>Pemisahan = dilakukan dengan corong pisah </li></ul><ul><li>Pencucian = menambahkan asam asetat pekat dan akuades </li></ul><ul><li>Pengeringan = dipanaskan pada suhu 100 C sampai tidak ada gelembung air </li></ul>
  10. 10. DIAGRAM ALIR PEMBUATAN BIODIESEL
  11. 11. <ul><li>KEUNTUNGAN BIODIESEL </li></ul><ul><li>Pengurangan emisi CO sebesar 50 %, emisi CO 2 sebesar 78,45 % </li></ul><ul><li>Lebih sedikit mengandung hidrokarbon aromatik </li></ul><ul><li>Tidak menghasilkan emisi sulfur </li></ul><ul><li>Pengurangan emisi partikulat sebesar 65 % </li></ul><ul><li>Pengapian lebih sempurna karena angka setana tinggi </li></ul><ul><li>Menghasilkan emisi NO x lebih kecil dibanding minyak diesel </li></ul><ul><li>Lebih aman dari bahaya kebakaran pada saat disimpan maupun pada saat didistribusikan pada solar </li></ul><ul><li>Dapat dicampur dengan solar dalam berbagai komposisi </li></ul><ul><li>Merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui </li></ul>
  12. 12. Analisis Produksi Biodiesel <ul><li>Bahan baku : Rp 2731,63 </li></ul><ul><li>Utilitas (listrik dll) : Rp 200,00 </li></ul><ul><li>Transportasi dan : Rp 146,5815 </li></ul><ul><li>pemasaran </li></ul><ul><li>Total biaya untuk 1 Liter Biodiesel Rp 3100,00 </li></ul><ul><li>Harga solar Rp 5500,00 </li></ul><ul><li>Keuntungan Rp 2400,00 </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Pembuatan biodiesel memberikan kontribusi positif dalam </li></ul><ul><li>menjaga lingkungan dan mengatasi krisis minyak bumi yang </li></ul><ul><li>semakin meningkat. Bahan baku biodiesel ialah minyak nabati </li></ul><ul><li>seperti minyak kelapa, minyak sawit dan jelantah. Biodiesel </li></ul><ul><li>minyak jelantah memenuhi standar biodiesel dan memiliki </li></ul><ul><li>banyak keuntungan. </li></ul>BAB V PENUTUP KESIMPULAN
  14. 14. <ul><li>Sebaiknya pemakaian biodiesel sebagai bahan bakar pengganti minyak solar ditingkatkan dan disebarluaskan pada masyarakat </li></ul><ul><li>Penggunaan minyak jelantah sebagai bahan baku alternatif biodiesel harus dioptimalkan, sehingga dapat mengurangi beban lingkungan untuk sampah dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. </li></ul>SARAN

×