Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Halogen

11,152 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Halogen

  1. 1. HALOGENAnggota Kelompok:1. Alfiani Surya Ferdiana2. Babby Stephany Sugianto3. Devina Heriyanto4. Intan Nurul Pajriah5. Nuansa Andika Pangesticko
  2. 2. Unsur Golongan VII A Unsur Konfigurasi Senyawa F 1s2 2s2 2p5 Flouspar CaF2 Kriolit Na3AlF6 Fluorapatit CaF2.3Ca3(PO4)2 Cl [Ne] 3s2 3p5 NaCl KCl MgCl2 Br [Ar] 3d10 4s2 4p5 I [Kr] 4d10 5s2 5p5 Cili NaIO3 ganggang laut At [Xe] 5d10 4f14 6s2 6p5 Radioaktif
  3. 3. Kelimpahan Halogen
  4. 4. Kelimpahan Fluorin Fluorine terdapat dalam senyawa fluorspar CaF2, kriolit Na3AlF6, dan fluorapatit Ca(PO4)3F.
  5. 5. Kelimpahan Klorin Terdapat dalam senyawa NaCl, KCl, MgCl2, dan CaCl2. Senyawa klorida ditemukan di air laut dan garam batu/endapan garam yang terbentuk akibat penguapan air laut di masa lalu. Setiap 1 kg air laut mengandung sekitar 30 gram NaCl.
  6. 6. Kelimpahan Bromin Terdapat dalam senyawa logam bromide. Senyawa ini juga ditemukan di air laut, endapan garam, dan air mineral. Ditemukan di perairan laut Mati dengan kadar 4500 - 5000 ppm. Garam-garam bromine juga diperoleh dari Arkansas
  7. 7. Kelimpahan Iodin Terdapat dalam senyawa natrium iodat NaIO3, yang ditemukan dalam jumlah kecil pada deposit NaNO3 di Chili. Juga dalam larutan bawah tanah di Jepang dan Amerika dengan kadar sampai 100 ppm.
  8. 8. Kelimpahan Astatin Jumlah astatine di kerak bumi sangat sedikit kurang dari 30 gram.
  9. 9. Dalam tubuh manusia Ion klorida merupakan anion terbanyak yang dikandung oleh plasma darah, cairan tubuh, air susu, air mata, air ludah dan cairan eksresi. Ion iodida dikandung oleh kelenjar tiroid dan merupakan komponen yang diperlukan untuk membuat hormon tiroksin C15H11O4NI4). Getah lambung mengandung 0,37% HCl untuk membantu pencernaan makanan. Ion flourida diperlukan untuk mencegah kerusakan gigi, sebab F‾ merupakan komponen pembuat bahan perekat Fluoroapatit [Ca5-(PO4)3F)] yang tedapat pada lapisan email gigi kita.
  10. 10. Sifat Halogen Fluor Klor Brom Iodium UNSUR 9F 17Cl 35Br 53I 2 51. Konfigurasi elektron [X] ns , np Catatan :2. Massa Atom [X]unsur-unsur3. Jari-jari Atom =gas mulia (He,4. Energi Ionisasi dan Ne, Ar, Kr)Afinitas Elektron n =nomor perioda (2, 3, 4, 5)5. Keelektronegatifan makin besar6. Potensial Reduksi (Eored =sesuai dengan> 0) arah panah7. Suhu Lebur (0o) -216.6 -101.0 -72 114.0 o8. Suhu Didih (0 ) -188.2 -34 58 183 -1 + 1, +3 +1 +19. Bilangan OksidasiSenyawa Halogen +5, +7 +5, +7 +5, +7
  11. 11. Sifat Fisika1. Jari-jari atom bertambah dari F sampai At, demikian juga jari-jari ion negatifnya.2. Titik didih dan titik leleh dari F sampai Iodin bertambah besar, karena ikatan antar molekulnya makin besar pula.3. Wujud F dan Kl pada temperatur kamar adalah gas, Br berwujud cair dan mudah menguap, sedangkan I berwujud padat dan mudah menyublim.4. Warna gas F adalah kuning muda, Cl kuning hijau, cairan Br merah cokelat dan I hitam sedangkan uapnya ungu.5. Kelarutan F, Cl, Br dalam air besar (mudah larut) sedangkan I dalam air kecil (sukar larut).
  12. 12. Sifat Kimia1. Mudah membentuk ion negatif karena atomnya mempunyai 7 elektron valensi pada kulit terluar.2. Kereaktifan sangat besar karena jari-jari atomnya sangat kecil sehingga mudah menarik elektron.3. Merupakan oksidator kuat.4. Harga potensial sel dari F sampai I berkurang.
  13. 13. Kegunaan
  14. 14. Kegunaan Fluorin Gas flourin (F2) terutama digunakan dalam proses pengolahan isotop uranium -235 dari isotop uranium-238 melalui difusi gas Asam flourida (HF), yang dapat bereaksi dengan gelas, sehingga sering digunakan untuk mengukir (mengetra) gelas CaSIO3(s) + 8 Hf(aq)  H2SiF6(aq) + CaF2(s) + 3 H2 O Natrium heksa flourosilikat (Na2SiF6), bahan yang dicampurkan pada pasta gigi agar gigi menjadi kuat
  15. 15.  NaF, zat yang digunakan untuk mengawetkan kayu dari gangguan serangga SF6, sutau gas yang digunakan sebagai insulator Kriolit (Na3AlF6-), bahan yang digunakan sebagai pelarut dalam pengolahan logam Al secara elektrolisis. Freon-12 (CF2Cl2), senyawa yang dipakai sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC, serta sebagai zat pendorong pada kosmetika aerosol (spray) Teflon, suatu jenis plastik tahan pans yang banyak digunakan pada peralatan mesin
  16. 16. Kegunaan Klorin Gas Cl2 mempunyai sifat desinfektan, sehingga sering dialirkan pada air kolam renang untuk memusnahkan kuman-kuman berbahaya. Gas Cl2 dapat menarik timah dari kaleng bekas, membentuk SnCl4 kemudian direduksi menjadi timah murni HCl, digunakan untuk membersihkan permukaan logam serta untuk mengekstraksi logam-logam tertentu dari bijihnya. NaCl, dipaki sebagi garam dapur dan sebagi bahan baku pada berbagai jenis industri kimia KCl sebagai pupuk tanaman
  17. 17.  NH4Cl, elektrolit pengisi batu baterai NaClO, mengoksidasi zat warna sehingga digunakan sebagai zat pengelantang untuk kain dan kertas Kalium kloart, bahan pembuat mercon dan korek api Seng klorida (ZnCl2), bahan pematri (solder) Kalsium hipoklorit (CaCOCl)2 disingkat kaporit, pemusnah kuman pada air ledeng
  18. 18. Kegunaan Bromin NaBr, zat sedutif atau obat penenang saraf AgBr, yang disuspensikan dalam gelatin untuk dipakai sebagai film fotografi Metal bromida (CH3Br), suatu bahan campuran zat pemadam kebakaran Etilen dibromida (C2H4Br2), yang sering ditambahkan pada bensin, agar senyawa Pb dalam bensin diubah menjadi PbBr2, sehingga logam pb tidak mengendap dalam silinder
  19. 19. Kegunaan Iodin Larutan I2 dalam alkohol yang disebut sebagai tingtur yodium, obat luka agar tidak terkena infeksi Kalium iodat (KIO3) yang ditambahkan pada garam dapur, agar tubuh kita memperoleh iodin Perak iodida (AgI), digunakan dalam film fotografi NaI, bila ditambahkan pada garam dapur dapat digunakan untuk mengurangi kekurangan yodium yang akan menyebabkan penyakit gondok. Iodoform (CHI3), sebagai disinfektan untuk mengobati borok.
  20. 20. Pembuatan1. Pembuatan Skala Laboratorium2. Pembuatan Skala Industri
  21. 21. Pembuatan Skala LaboratoriumMnO2 + H2SO4 + NaX  MnSO4 + Na2SO4 + 2 H2O + X2Keterangan:X = Cl, Br, I
  22. 22. Pembuatan Fluorin Elektrolisis cairan KHF2 KHF2  K+ + HF2-  H+ + 2F- K(-) 2H+ + 2e  H2 A(+) 2F-  F2 + 2e
  23. 23. Pembuatan Cl Proses downs yaitu elektrolisis leburan NaCl (NaCl cair). Sebelum dicairkan, NaCl dicampurkan dahulu dengan sedikit NaF agar titik lebur turun dari 800oC menjadi 600oC. Katode : 2Na+ + 2e  Na2 Anode : 2Cl-  Cl2 + 2e Untuk mencegah kontak (reaksi) antara logam Na dan Cl2 yang tebentuk, digunakan diafragma lapisdan besi tipis. Proses gibbs, yaitu elektrolisis larutan NaCl. Katode : 2H20 + 2e  H2 + 2OH- Anode : 2Cl-  Cl2 + 2e Proses deacon Reaksi :4HCl + O2  2Cl2 + 2H2O Berlangsung pada suhu ± 430 C dan tekanan 200 atm.
  24. 24. Pembuatan Bromin Air laut mengandung ion bromida ( Br- ) denagn kadar 8 x 10-4. Dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3 kilogram bromin (Br2). Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi Br- menjadi Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan. 2Cl- + Br2  Cl2 + 2Br- Br2 dalam air dapat mengalami hidrolisis sesusai reaksi. Br2 + H2O  2H+ + Br- + BrO- Untuk mencegah hidrolissi, kesetimbangan akan digeser ke kiri dengan penambahan H+.
  25. 25. Pembuatan Iodin 3NaHSO4 + 2Na2SO4 + H2O  I2 + 2NaIO3 + 5NaHSO3 Atau : 2IO3- + 5SO42- + 3H+ + H2O +I2 5HSO3- Endapan I2 yang terbentuk disaring dan dimurnikan dengan cara sublimasi
  26. 26. Pembuatan Astatin Astatin dapat diproduksi dengan menembak bismut dengan partikel alfa berenergi untuk mendapatkan 209-211At yang tahan lama, untuk selanjutnya disuling dengan memanaskan di udara.
  27. 27. Kerugian Halogen
  28. 28. Merupakan gas rumah kaca: Hidrofluorokarbon (HCFC-22) terbentuk selama manufaktur berbagai produk, termasuk busa untuk insulasi, perabotan (furniture), dan tempat duduk di kendaraan. Lemari pendingin di beberapa negara berkembang masih menggunakan klorofluorokarbon (CFC) sebagai media pendingin yang selain mampu menahan panas atmosfer juga mengurangi lapisan ozon (lapisan yang melindungi Bumi dari radiasi ultraviolet).
  29. 29.  Pada tahun 2000, para ilmuan mengidentifikasi bahan baru yang meningkat secara substansial di atmosfer. Bahan tersebut adalah trifluorometil sulfur pentafluorida. Konsentrasi gas ini di atmosfer meningkat dengan sangat cepat, yang walaupun masih tergolong langka di atmosfer tetapi gas ini mampu menangkap panas jauh lebih besar dari gas-gas rumah kaca yang telah dikenal sebelumnya. Hingga saat ini sumber industri penghasil gas ini masih belum teridentifikasi.
  30. 30. Penanganan Cl Klor mengiritasi sistem pernafasan. Bentuk gasnya mengiritasi lapisan lendir dan bentuk cairnya bisa membakar kulit. Baunya dapat dideteksi pada konsentrasi sekecil 3.5 ppm dan pada konsentrasi 1000 ppm berakibat fatal setelah terhisap dalam-dalam. Kenyataannya, klor digunakan sebagai senjata kimia pada perang gas di tahun 1915. Terpapar dengan klor tidak boleh melebihi 0.5 ppm selama 8 jam kerja sehari-40 jam per minggu.
  31. 31. Penanganan F Unsur fluor dan ion fluorida sangat beracun. Unsur bebasnya memiliki karakteristik bau yang tajam, bisa dideteksi dalam konsentrasi serendah 20 ppb, yakni di bawah tingkat keamanan bekerja. Konsentrasi yang diperbolehkan untuk paparan selama 8 jam kerja adalah 1 ppm
  32. 32. Penanganan I Penanganan iod harus hati-hati, karena kontak dengan kulit dapat menyebabkan luka; uap iod sangat iritan terhadap mata dan membran berlendir. Konsentrasi iod di udara yang masih diizinkan adalah 1 mg/m3 (selama 8 jam kerja per hari- 40 jam seminggu).

×