Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Teori bahasa dan otomata 4

738 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Teori bahasa dan otomata 4

  1. 1. Ansarullah Lawi Universitas Putera Batam
  2. 2. <ul><li>Alfabet: Himpunan berhingga yang tak-kosong dari simbol-simbol, dinotasikan  . </li></ul><ul><ul><li>Alfabet dari huruf dalam abjad terdiri dari 26 simbol;  1 = { a , b , c , …, z }. a   1 artinya a adalah sebuah simbol dari  1 . </li></ul></ul><ul><ul><li>Alfabet dari angka terdiri dari 10 simbol;  2 = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}. a   2 artinya a bukanlah sebuah simbol dari  2 . </li></ul></ul>
  3. 3. <ul><li>String ( untai atau kata ): Barisan simbol-simbol dari suatu abjad. Andaikan w sebuah string. Panjang dari string w , dinotasikan | w |, adalah banyaknya simbol dalam string w . </li></ul><ul><ul><li>a, aa, ab, aaa, aba, ansar adalah contoh 6 buah string dari alfabet  1 . w = ansar adalah string dalam  1 dengan | w | = 5. </li></ul></ul><ul><ul><li>0, 123, 08135500000 adalah 3 contoh string dari  2 . </li></ul></ul><ul><ul><li>String kosong adalah barisan kosong dari simbol, dinotasikan  . Panjang string  adalah nol, |  | = 0. </li></ul></ul>
  4. 4. <ul><li>An empty String has no characters. It’s length is 0. </li></ul><ul><li>Not the same as an uninitialized String. </li></ul>String word1 = &quot;&quot;; String word2 = new String(); private String errorMsg; errorMsg is null Empty strings
  5. 5. <ul><ul><li>‘ Teknik’ + ‘Informatika’  hasil : ‘Teknik Informatika’ </li></ul></ul>
  6. 7. <ul><li>Dalam logika matematika dan ilmu komputer, bintang Kleene (atau operator Kleene atau penutupan Kleene) merupakan operasi unary, baik di set pada set string atau simbol-simbol atau karakter. Penerapan bintang Kleene untuk satu set V ditulis sebagai V* . Hal ini banyak digunakan untuk ekspresi reguler, yang merupakan konteks yang diperkenalkan oleh Stephen Kleene menjadi ciri automata tertentu. </li></ul>
  7. 9. <ul><li>String word1 = “re”, word2 = “think”; word3 = “ing”; </li></ul><ul><li>int num = 2; </li></ul><ul><li>String result = word1 + word2; </li></ul><ul><ul><li>//concatenates word1 and word2 “rethink“ </li></ul></ul><ul><li>String result = word1. concat (word2); </li></ul><ul><ul><li>//the same as word1 + word2 “rethink“ </li></ul></ul><ul><li>result += word3; </li></ul><ul><ul><li>//concatenates word3 to result “rethinking” </li></ul></ul><ul><li>r esult += num; //converts num to String //and concatenates it to result “rethinking2” </li></ul>
  8. 11. <ul><li>int length(); </li></ul><ul><li>char charAt(i); </li></ul><ul><li>Returns the number of characters in the string </li></ul><ul><li>Returns the char at position i. </li></ul>7 ’ n' ” Problem&quot;.length(); ” Window&quot;.charAt (2); Returns: Character positions in strings are numbered starting from 0 – just like arrays.
  9. 13. Contoh: Misalkan A = {0, 01, 11} dan B = {0, 00, 001, 1111} , maka A  B = { 0, 00, 01, 001, 11, 111 } A  B = { 0 }
  10. 19. Terapan (Bahasa Pascal) – Aspek Leksik Alphabet pascal digunakan untuk membetuk token yang berupa keyword dan identifier. – Aspek Sintaks Penyambungan token-token yang memenuhi syarat sintaks pascal. – Aspek Semantiks Setelah memenuhi aspek leksik dan sintaks, maka untuk menjadi program pascal juga harus memenuhi aspek semantiksnya
  11. 23. <ul><li>String subs = word. substring (i, k); </li></ul><ul><ul><li>returns the substring of chars in positions from i to k - 1 </li></ul></ul><ul><li>String subs = word. substring (i); </li></ul><ul><ul><li>returns the substring from the i -th char to the end </li></ul></ul>“ lev&quot; “ mutable&quot; &quot;&quot; (empty string) ” television&quot;.substring (2,5); “ immutable&quot;.substring (2); “ bob&quot;.substring (9); Returns: television i k television i Returns a new String by copying characters from an existing String.
  12. 35. (subsitusi dari string ke symbol) Misal h(xa) dikalikan 2, homomorphism karena 2(x+a)=2x+2a=h(x)+h(a).

×