Jaringan Komputer dan Internet 8

639 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
639
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
14
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jaringan Komputer dan Internet 8

  1. 1. Cara Menentukan Alamat Jaringan (Network), IP Broadcast, dan alamat ip host
  2. 2. <ul><li>Subnetting untuk mempelajari subnetting, tips nya adalah pahami range ip setiap class dan subnet mask defaultnya. range IP Class A: 0.0.0.0 s/d 127.255.255.255 subnet mask default : 255.0.0.0 atau CIDR: /8 range IP Class B: 128.0.0.0 s/d 191.255.255.255 subnet mask default : 255.255.0.0 atau CIDR: /16 range IP Class C: 192.0.0.0 s/d 223.255.255.255 subnet mask default : 255.255.255.0 atau CIDR/24 dengan subnet mask kita akan dapat memperoleh ip network dan ip broadcast. caranya adalah: misalkan host ip yang diberikan 192.168.3.112/24 </li></ul>
  3. 3. <ul><li>A)ip network: 192.168.3.112, binernya: 11000000.10101000.00000111.01110000 /24 = 255.255.255.0, binernya: 11111111.11111111.11111111.00000000 --------------------------------------------------- AND 11000000.10101000.00000111.00000000 192 . 168 . 3 . 0 b)ip broadcast: 192.168.3.112, binernya: 11000000.10101000.00000111.01110000 /24 = 255.255.255.0, binernya: 11111111.11111111.11111111.00000000, Invertingkan 00000000.00000000.00000000.11111111 ---------------------------------------------------- OR 11000000.10101000.00000111.11111111 192 . 168 . 3 . 255 contoh di atas tidak ada dilakukan subnetting. </li></ul>
  4. 4. <ul><li>satu contoh lagi, host ip 202.83.100.74/28 a)ip network 202.83.100.74, binernya: 11001010.01010011.01100100.01001010 /28 = 255.255.255.240, binernya: 11111111.11111111.11111111.11110000 ---------------------------------------------------- AND 11001010.01010011.01100100.01000000 202 . 83 . 100 . 64 b)ip broadcast 202.83.100.74, binernya: 11001010.01010011.01100100.01001010 /28 = 255.255.255.240, binernya: 11111111.11111111.11111111.11110000, invertingkan 00000000.00000000.00000000.00001111 ---------------------------------------------------- OR 11001010.01010011.01100100.01001111 202 . 83 . 100 . 79 </li></ul>
  5. 5. <ul><li>contoh di atas terjadi subnetting, untuk hitungan yang lebih cepat, kita berpedoman pada subnet mask nya yaitu octet .240, caranya: </li></ul><ul><li>karena setiap octet mempunyai nilai 0 s/d 255 maka ada 256 angka, sehingga diperoleh 256-240 = 16 ini adalah block subnet-1 yang valid..berikutnya lakukan kelipatan dari blok subnet-1 ini, sehingga 16,32,48,64,80..dst. nah perhatikanlah nilai host ip diatas yaitu 202.83.100.74 berarti berada antara subnet 64 dan 80. sehingga dapat di simpulkan subnet:64 menjadi network ip 202.83.100.64 dan broadcasnya kita peroleh dari nilai 80-1=79 yaitu 202.83.100.79 </li></ul>
  6. 6. Setting IP Address <ul><li>Sebuah IP address adalah identitas komputer di dalam jaringan, untuk membedakan komputer satu dengan lainnya. </li></ul><ul><li>Dengan IP Address ini maka komputer dapat terhubung dan berkomunikasi dengan komputer lainnya. </li></ul><ul><li>IP addresses dapat di konfigurasi dengan 2 cara: </li></ul><ul><ul><li>Manual, diisi oleh network administrator </li></ul></ul><ul><ul><li>Otomatis, dilakukan secara dinamis oleh Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) server </li></ul></ul>
  7. 7. DHCP Server <ul><li>Cara efisien pengalamatan IP Address pada jaringan yang besar adalah menggunakan DHCP. </li></ul><ul><li>DHCP adalah software utiliti yang bekerja pada komputer dan didesain untuk memberikan IP Address ke komputer. </li></ul><ul><li>Bila sebuah DHCP server menerima permintaan dari host, maka selanjutnya akan memilih IP address yang belum terpakai yang ada dalam persediaan di dalam database server untuk diberikan ke host. </li></ul>
  8. 8. Default Gateway <ul><li>Sebuah komputer yang berada dalam sebuah segmen jaringan(subnet), membutuhkan sebuah default GATEWAY untuk dapat berhubungan dengan komputer lain yang berada di segmen jaringan berbeda. </li></ul><ul><li>default gateway adalah interface tetangga pada komputer ROUTER yang terhubung satu segmen network ke interface host. </li></ul>
  9. 9. IP address dan network mask <ul><li>PC selain memerlukan 32-bit IP address juga memerlukan 32-bit kedua yang disebut subnet mask. </li></ul><ul><li>Mask ini berfungsi untuk mengetahui IP Address yang dipakai berada pada subnet berapa? pada sebuah jaringan </li></ul><ul><li>subnetwork mask ditunjukkan dengan kondisi bit bernilai 1 pada sebelah kiri dari mask. </li></ul><ul><li>Bit 1 pada subnet mask menunjukkan network. </li></ul><ul><li>Bit 0 pada subnet mask menunjukkan komputer atau host on pada network. </li></ul>11111111.11111111.11111111 . 00000000 Network Host
  10. 10. Format IP address dan network masks <ul><li>IP dengan alamat 10.34.23.134 and subnet mask 255.0.0.0, maka alamat network dari host tersebut: 10.0.0.0 </li></ul><ul><li>Dapat dicari dengan mengubah IP Address ke bilangan biner, juga mengubah subnetmasknya, kemudian di AND kan </li></ul><ul><li>10.34.23.134 = 00001010.00100010.00010111.10000110 255 .0.0.0 = 11111111 .00000000.00000000.00000000 10 .0.0.0 = 00001010 .00000000.00000000.00000000 </li></ul>
  11. 11. Review: IP addresses dan network mask <ul><li>Apa IP address? </li></ul><ul><li>Apa network address? </li></ul><ul><li>Apakah default gateway berada satu network? </li></ul>
  12. 12. <ul><li>catatan: </li></ul><ul><li>dalam satu blok subnet ip terendah merupakan ip networknya dan ip tertinggi merupakan ip broadcast. setiap octet terakhir(octet paling kanan) dari ip network pasti merupakan bilangan GENAP dan octet terakhir dari ip broadcast merupakan bilangan GANJIL. </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Tabel subnetmask untuk subnetting: IP Class A: -------------------------- CIDR | Subnet Mask -------------------------- | 9 | 255.128.0.0 | 10 | 255.192.0.0 | 11 | 255.224.0.0 | 12 | 255.240.0.0 | 13 | 255.248.0.0 | 14 | 255.252.0.0 | 15 | 255.254.0.0 | 16 | 255.255.0.0 | 17 | 255.255.128.0 | 18 | 255.255.192.0 | 19 | 255.255.224.0 | 20 | 255.255.240.0 | 21 | 255.255.248.0 | 22 | 255.255.252.0 | 23 | 255.255.254.0 | 24 | 255.255.255.0 | 25 | 255.255.255.128 | 26 | 255.255.255.192 | 27 | 255.255.255.224 | 28 | 255.255.255.240 | 29 | 255.255.255.248 | 30 | 255.255.255.252 </li></ul>
  14. 14. <ul><li>IP Class B: -------------------------- CIDR | Subnet Mask -------------------------- | 17 | 255.255.128.0 | 18 | 255.255.192.0 | 19 | 255.255.224.0 | 20 | 255.255.240.0 | 21 | 255.255.248.0 | 22 | 255.255.252.0 | 23 | 255.255.254.0 | 24 | 255.255.255.0 | 25 | 255.255.255.128 | 26 | 255.255.255.192 | 27 | 255.255.255.224 | 28 | 255.255.255.240 | 29 | 255.255.255.248 | 30 | 255.255.255.252 </li></ul>
  15. 15. <ul><li>IP Class C: -------------------------- CIDR | Subnet Mask -------------------------- | 25 | 255.255.255.128 | 26 | 255.255.255.192 | 27 | 255.255.255.224 | 28 | 255.255.255.240 | 29 | 255.255.255.248 | 30 | 255.255.255.252 </li></ul>

×