Promosi 2.0 masa depan interaktif marketing

717 views

Published on

Published in: Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
717
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Promosi 2.0 masa depan interaktif marketing

  1. 1. SAP 14 MPI Promosi 2.0 Masa Depan Interaktif Marketing <ul><li>Iksan Basuki </li></ul><ul><li>Rara Monika S </li></ul><ul><li>Hadesy Praneta </li></ul><ul><li>Dennie Atika HKH </li></ul>
  2. 2. Promosi 2.0 Masa Depan Interaktif Marketing <ul><li>Teknologi baru, media baru, dan generasi baru yang mempunyai punya power, terus mengubah dunia periklanan secara cepat dan besar-besaran. </li></ul><ul><li>Media tradisional semakin </li></ul><ul><li> tersingkirkan </li></ul>
  3. 3. Waktu yang dihabiskan dengan media tradisional semakin menurun <ul><li>TV, RADIO , DAN MEDIA CETAK  terus MENURUN </li></ul><ul><li>TV : - 33 % </li></ul><ul><li>Radio : - 19 % </li></ul><ul><li>Media Cetak : - 30 % </li></ul>
  4. 4. Dan lebih banyak menghabiskan waktu dan kebih terikat pada teknologi baru <ul><li>Twitter </li></ul><ul><li>Facebook </li></ul><ul><li>Google </li></ul><ul><li>Youtube </li></ul><ul><li>Wikipedia </li></ul><ul><li>Blackberry </li></ul><ul><li>Iphone </li></ul><ul><li>Blogger </li></ul><ul><li>Ebay </li></ul><ul><li>Yahoo </li></ul><ul><li>myspace </li></ul>
  5. 5. Pe r tumbuhan Iklan dari waktu ke waktu <ul><li>1971 : terpaan iklannya rata-rata 500 per orang </li></ul><ul><li>Sekarang ini : hampir 5000 terpaan iklan (semakin membuat susah produsen) </li></ul>500  5000 !!!
  6. 6. Era Konsumen Digital (sekarang ini) <ul><li>Berubah dari konsumen pasif, menjadi aktif dalam berpartisipasi dengan sebuah brand </li></ul><ul><li>200 juta orang telah berbelanja melalui internet. </li></ul><ul><li>110 juta orang telah berpartisipasi dalam jejaring sosial </li></ul><ul><li>40 juta orang browsing menggunakan mobile phone </li></ul><ul><li>36 juta orang mendownload musik atau video secara gratis </li></ul>
  7. 7. Harapan Besar dalam Promosi online
  8. 8. <ul><li>Melihat banyaknya pengguna internet saat ini, perusahaan terus berinvestasi dalam penggunaan w eb 2.0 un a tuk self-service. Exp: dibuatnya situs forum perusahaan tersebut </li></ul><ul><li>Hal ini dilakukan untuk mencari dan mengikat konsumennya </li></ul><ul><li>Berdasarkan riset, untuk aplikasi Facebook, setiap bulannya dikunjungi sekitar 220 juta pengunjung </li></ul>
  9. 9. <ul><li>Melihat mudahnya akses internet dan banyaknya pengguna internet saat ini, bukan lah suatu hal yang tidak mungkin jika perangkat mobile dan wireless menjadi platfrom yang dominan </li></ul>
  10. 10. Social Media Expands <ul><li>US Social Network Usage </li></ul><ul><li>All Adults 35 % </li></ul><ul><li>Adults 18-24 75% </li></ul><ul><li>Sumber : pew internet & american life project, 2008 </li></ul>
  11. 11. Faktor apakah yang mempercepat pertumbuhan adopsi internet ?
  12. 12. <ul><li>Semakin Banyak perusahaan yang mengukur dampak teknologi untuk mengefektifkan penggunaan sumber daya. </li></ul><ul><li>Perusahaan semakin responsif akan kebutuhan pelanggan. </li></ul><ul><li>Perusahaan menyadari manfaat luas dari internet dalam meningkatkan efesiensi, kecepatan akses, dan komunikasi pelanggan </li></ul><ul><li>Level of maturity </li></ul><ul><li>Business integration </li></ul><ul><li>Category of the adopter </li></ul>
  13. 15. Faktor lingkungan makro yang mempengaruhi pertumbuhan adopsi internet
  14. 16. <ul><li>Faktor Sosial </li></ul><ul><li>- berkaitan tentang presepsi individu dalam menggunakan internet dalam berbagai aktivitas </li></ul><ul><li>- Portals like MSN and yahoo ! Discontinued their use of unmoderated chatroom in 2003 since paedophiles were using them to ‘groom” children for later real-world meetings </li></ul>
  15. 17. <ul><li>Faktor Hukum dan Etika </li></ul><ul><li>-privacy (Data protection act 1998) </li></ul><ul><li>-accuracy </li></ul><ul><li>-property (Undang-Undang Hak Cipta Bidang IT) </li></ul><ul><li>-accesbility </li></ul><ul><li>-transparancy (CAN SPAM) (PECR limits of cookies) </li></ul><ul><li>- security (UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik) </li></ul>
  16. 18. Opt In : Seorang konsumen Proaktif Setuju untuk menerima informasi lebih lanjut
  17. 19. <ul><li>Faktor Ekonomi </li></ul><ul><li>-negara dunia ke-3 menggunakan internet sebagai katalis </li></ul><ul><li>perubahan. </li></ul><ul><li>- the guardian (2005) reported how ethopia has develop a high-speed broadband infrastructure to facilitate education and commerce </li></ul><ul><li>Faktor Politik </li></ul><ul><li>Faktor Teknologi </li></ul>
  18. 20. Barrier to Customer Internet Adoption <ul><li>No Percieved benefit </li></ul><ul><li>Lack of Trust </li></ul><ul><li>Security Problems </li></ul><ul><li>Lack of Skills </li></ul><ul><li>Cost </li></ul><ul><li>No Percieved benefit </li></ul><ul><li>Lack of Trust </li></ul><ul><li>Security Problems </li></ul><ul><li>Lack of Skills </li></ul><ul><li>Cost </li></ul>
  19. 24. Levels of sophistication of technology adoption <ul><li>Pengertian adopsi teknologi </li></ul><ul><li>Adopsi teknologi berarti penerimaan, penerapan, penggunaan, dan pemanfaatan teknologi </li></ul><ul><li>Manifestasi dari adopsi dapat diamati tidak hanya dalam bentuk teknologi, melainkan dapat diamati dalam metode peralatan </li></ul>
  20. 26. Level of Website Development
  21. 27. Level Pembangunan Sebuah Website
  22. 28. Level 0 (adopsi email) <ul><li>ada akun email, tapi belum websites. </li></ul><ul><li>Strateginya : ada komunikasi internal dan intra organisasional namun masih terbatas . </li></ul>
  23. 29. Level 1 (kehadiran Internet) <ul><li>Terdapat websites statis , hanya berisi konten-konten mengenai perusahaan, promosi produk, indormasi utama dan lainnya </li></ul><ul><li>Strategi : membangun keahlian dan pengetahuan dasar mengenai pada websites . </li></ul>
  24. 30. Level 2 (merencanakan prospek kedepan) <ul><li>Sudah ada konten yang interaktif dua arah, konten yang dipersonalisasi sesuai klien. </li></ul><ul><li>Strateginya : menyediakan calon konsumen sebuah akses yang mudah untuk menuju produk yang dipasarkan </li></ul>
  25. 31. Level 3 (Integarasi Bisnis) <ul><li>Website pada tahap ini lebih kompleks , terdapat ; penawaran penjualan, komunitas online dan transaksi yang aman. </li></ul><ul><li>Terdapat fasilitas pencarian dan informasi yang lebih komprehensif </li></ul><ul><li>Strateginya : mengintegrasikan antara costumer dengan supplier, antara strategi internet dengan strategi bisnis . </li></ul>
  26. 32. Level 4 (transformasi Bisnis) <ul><li>Aktivitas di internet sudah menjadi pusat organisasi. </li></ul><ul><li>Strategi : membangun suatu hubungan dan mencari peluang bisnis baru </li></ul>
  27. 33. Pengaruh ukuran perusahaan dengan adanya website dan fully transaction <ul><li>untuk menghidari observer </li></ul><ul><li>mendukung infrastruktur logistik dan teknis berpegaruh kepada website adoption </li></ul><ul><li>untuk bekerjasama dengan unit usaha lain </li></ul>
  28. 34. bukti studi hubungan fenomena tersebut dengan tingkat adopsi internet <ul><li>semakin banyak unit bisnis yang memperhatikan dampak tekhnologi </li></ul><ul><li>penggunaan tekhnologi semakin diskriminatif, selektif dan fokus </li></ul><ul><li>lebih resposif terhadap pelanggan </li></ul><ul><li>laju e-commerce sebagai bisnis lambat </li></ul>
  29. 35. bukti studi hubungan fenomena tersebut dengan penyebaran teknologi internet <ul><li>Perbedaan signifikan tingkat umum teknologi </li></ul><ul><li>Jumlah perusahaan dengan akses internet mencapai saturasi </li></ul>

×