SlideShare a Scribd company logo
1 of 16
Download to read offline
METODE
MENGAJAR
KREATIF Dari artikel
“Creative
teaching method”
Tulisan Shelly
Cunningham
OLEH: DELLA GITA VAN GOBEL
MENGAPA HARUS
KREATIF?
MENGAPA HARUS KREATIF?
Materi pelajaran
dapat diibaratkan
sebuah makanan.
Alkitab sebagai
Firman Allah
merupakan makanan
rohani
Jika materi pelajaran diibaratkan sebuah makanan, maka mengajar adalah proses yang
dilakukan untuk menyuguhkan atau menyajikan makanan tersebut kepada nara didik.
Sebagai seorang pendidik Kristen kita juga bertugas untuk mendistribusikan makanan rohani
(firman Allah) dengan baik kepada nara didik kita. Langkah awal yang kita lakukan adalah
meramu setiap bahan dan memasaknya dengan benar.
Kita mungkin sudah “memasaknya” dengan sangat baik dan enak. Nah, sekarang, menjadi
pertanyaannya adalah bagaimana cara kita menyajikannya bagi para konsumen?
Bagaimana makanan tersebut dapat diterima
dengan baik dan dinikmati oleh konsumen? Jika kita
sedang mengadakan sebuah acara atau membuka restoran, Apakah kita akan langsung
menyuguhkan makanan tersebut tanpa mengaturnya dengan baik? Atau kita akan
menata sedemikian rupa sehingga makanan tersebut terlihat menarik diatas meja,
menyiapkan peralatan makan, dan memandu para konsumen untuk menikmati makanan
rohani yang segar itu.
MENGAPA HARUS KREATIF?
Menyajikan makanan dengan cara terbaik agar bisa
dinikmati para konsumen adalah hal yang sangat
penting. Sama halnya dengan menyampaikan
pembelajaran kita perlu untuk dapat menata atau
menyajikan “makanan” tersebut dengan baik. Untuk
menyajikannya sangat memerlukan upaya, waktu
dan energi dengan kata lain bisa disebut
Kreativitas!
• Ide tentang upaya Kreatif dan imajinatif dapat ditemukan dalam kejadian pasal 1
dan dalam pehamanan teologi bahwa Allah adalah Sang Pencipta dan manusia
sebagai repesentasi Allah sebagai rekan sekerja Allah yang diberi kemampuan untuk
berkreasi.
• Allah itu kreatif! Untuk itu jika Allah kreatif, guru dan siswa yang diciptakan
menurut gambar dan rupa Allah juga mewarisi sifat kreatif tersebut.
• Kreatif merupakan Karakteristik dasar Allah dan hal itu diwujudnyatakannya dalam
setiap pekerjaanNya.
• Metode mengajar kreatif merupakan sarana penting untuk membimbing peserta didik
yang diciptakan dalam gambaran Allah yang kreatif mengenal dan mengikuti
penciptanya secara penuh.
TUJUAN METODE MENGAJAR KREATIF
• Dalam 1 Tawarikh 12:32
• Metode mengajar kreatif menciptakan para pejuang budaya dan membekali
para pelajar untuk menangani perubahan budaya, bergumul memahami
zaman dan menemukan respon yang tepat sebagai pengikut Kristus.
• Mempersiapkan masa depan para generasi muda dalam menyikapi
pergerakan dan perubahan zaman yang begitu cepat serta berbagai
persoalan yang mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari.
• Mendorong peserta didik untuk mengembangkan talenta dan kemampuan
yang diberikan Tuhan sehingga mereka bisa belajar bagaimana seharusnya
peran mereka sebagai rekan sekerja Allah hidup memberi dampak dan
membangun baik secara sosial maupun pribadi.
Karakteristik Guru Kreatif
• Seorang guru kreatif berpartisipasi dengan Allah dalam segala
gerakan dan pekerjaan dalam memperbaharui kehidupan peserta
didik.
• Guru yang kreatif adalah guru yang berkualitas
• Guru yang kreatif bekerjasama secara dekat dengan peserta didik
dalam hal ini memiliki hubungan positif dengan para murid (terbuka,
jujur, fleksibel)
• Guru yang kreatif intens dalam membimbing peserta didik untuk
mengembangkan dan menerapkan beberapa kualitas kretif seperti
keingintahuan, keceriaan, manipulasi.
• Guru yang kreatif menghargai kerja keras dan persiapan yang baik
untuk memfasilitasi sebuah pengalaman belajar yang kreatif.
A good teacher is the person who
cares enough to work hard to
multiply the natural ability God has
given.
-Marlene LeFever
Pendidiknya harus kreatif. Keberhasilan
suatu metode bergantung pada
kreativitas seorang guru. Sebuah
metode menjadi kreatif karena
dilaksanakan seorang guru sedemikian
rupa untuk memperoleh pemikiran dan
aktivitas kreatif dalam diri peserta didik.
Suasananya harus kreatif. Suasana
untuk pembelajaran yang kreatif dan
kondusif harus ditetapkan. Suasana
kreatif yang aman dan terarah yang
dapat merangsang secara intelektual
karena pertanyan baru didorong dan
gagasan baru disambut. Guru
Mengajak peserta didik untuk
memahami Allah dan FirmanNya
dengan suasana pembelajaran yang
tidak terlalu kaku.
Bagaimana caranya
mengajar dengan
kreatif?
Strategi metode pendidikan yang kreatif:
- Menghadirkan ambiguitas, ketidakpastian,
dan ketidaklengkapan
- Antisipasi & harapan yang semakin tinggi
untuk waktu yang akan datang
- Melihat hal yang sama (mencari titik temu)
dari berbagai sudut pandang secara
psikologi, secara sosial, budaya, fisik, atau
emosi (aspek perkembangan peserta didik).
- Mengajukan pertanyaan yang merangsang.
- Melangkah keluar dari zona nyaman yang
sudah dikenal dan familiar
- Menggunakan kejutan
- Bekerja untuk membuat acara dan tempat
dan visual.
- Bereksperimen dan melakukan uji coba
- Mentransformasi dan mengatur kembali
informasi
Bagaimana caranya
mengajar dengan
kreatif?
Pendekatan yang kreatif. Dalam hal ini berarti
pergerakan dari suatu system symbol ke
system symbol lainnya.
Pertimbangan dasar yang harus dipenuhi.
- Memunculkan pengalaman awal yg
menarik minat siswa untuk bertanya tentang
sebuah masalah, konsep, situasi atau
gagasan. Contoh: penggunaan media,
bermain peran, dan demonstrasi.
- Siswa dapat mulai bereksplorasi dengan
situasi dan materi yang dimanipulasi.
Contohnya: dengan permainan, media,
dokumen, buku sumber dan diskusi.
- Menyediakan sumber informasi untuk
menjawab pertanyaan siswa. Contohnya:
sumber dari luar, karyawisata, teman
sejawat, dan guru.
Bagaimana caranya
mengajar dengan
kreatif?
- Menyediakan bahan dan peralatan yang
akan memicu dan mendorong siswa untuk
bereksperimen dan menghasilkan sesuatu.
- Memberikan waktu bagi siswa untuk
memanipulasi, mendiskusikan,
bereksperimen, mengalami kegagalan dan
kesuksesan.
- Memberikan bimbingan , kepastian, dan
penguatan untuk gagasan dan hipotesis
siswa
- Menghargai dan mendorong solusi yang
dapat diterima dan strategi solusi.
Menjadikan kegagalan sebagai motivasi
dalam pembelajaran.
Bagaimana caranya
mengajar dengan
kreatif?
Bila didukung dengan waktu, ruang, materi,
dan iklim yang kreatif, dan bila didorong oleh
seorang guru yang memberikan kesempatan
untuk berkarya kreatif, individu yang
diciptakan sesuai citra Allah sebagai
pencipta dapat diajak berkreasi dengan
hasil yang luarbiasa.
Suatu pembelajaran yang kreatif didorong
untuk menghasilkan peserta didik yang
kreatif. Pembelajaran yg kreatif merupakan
sebuah kolaborasi antara seluruh elemen
pembelajaran. Tetapi guru memainkan
peranan paling penting diantara elemen-
elemen tersebut.

More Related Content

What's hot

Materi Pembinaan Homiletika
Materi Pembinaan HomiletikaMateri Pembinaan Homiletika
Materi Pembinaan HomiletikaGerry Atje
 
Makalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia dini
Makalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia diniMakalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia dini
Makalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia diniAisyahTamara
 
Pendidikan Menurut Alkitab
Pendidikan Menurut Alkitab Pendidikan Menurut Alkitab
Pendidikan Menurut Alkitab Sabam Sitinjak
 
Mengenal Tuhan di dalam Kristus
Mengenal Tuhan di dalam KristusMengenal Tuhan di dalam Kristus
Mengenal Tuhan di dalam KristusJohan Setiawan
 
Agama pada usia lanjut
Agama pada usia lanjutAgama pada usia lanjut
Agama pada usia lanjutAditya Hapsari
 
Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)Wanry Lumban Batu
 
Hidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMA
Hidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMAHidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMA
Hidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMASabam Sitinjak
 
Menerapkan Pengoperasian Transaksi Online
Menerapkan Pengoperasian Transaksi OnlineMenerapkan Pengoperasian Transaksi Online
Menerapkan Pengoperasian Transaksi OnlineFajar Kurniasih
 
Ba b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaan
Ba b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaanBa b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaan
Ba b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaanSabam Sitinjak
 
Konsep Moderasi Beragama
Konsep Moderasi BeragamaKonsep Moderasi Beragama
Konsep Moderasi BeragamaAnis Masykhur
 
Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...
Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...
Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...juniska efendi
 
Contoh ptk-untuk-pelajaran-agama
Contoh ptk-untuk-pelajaran-agamaContoh ptk-untuk-pelajaran-agama
Contoh ptk-untuk-pelajaran-agamaEdwien Senaen
 

What's hot (20)

Materi Pembinaan Homiletika
Materi Pembinaan HomiletikaMateri Pembinaan Homiletika
Materi Pembinaan Homiletika
 
Spiritual Pathways
Spiritual PathwaysSpiritual Pathways
Spiritual Pathways
 
Makalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia dini
Makalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia diniMakalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia dini
Makalah psikologi perkembangan psikologi pada anak usia dini
 
Pendidikan Menurut Alkitab
Pendidikan Menurut Alkitab Pendidikan Menurut Alkitab
Pendidikan Menurut Alkitab
 
Mengenal Tuhan di dalam Kristus
Mengenal Tuhan di dalam KristusMengenal Tuhan di dalam Kristus
Mengenal Tuhan di dalam Kristus
 
Sifat – sifat Gereja
Sifat – sifat GerejaSifat – sifat Gereja
Sifat – sifat Gereja
 
Agama pada usia lanjut
Agama pada usia lanjutAgama pada usia lanjut
Agama pada usia lanjut
 
Tugas kel ii (ajaran sesat)
Tugas kel ii (ajaran sesat) Tugas kel ii (ajaran sesat)
Tugas kel ii (ajaran sesat)
 
Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Peranan Agama Kristen Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
 
Materi retret 1
Materi retret 1Materi retret 1
Materi retret 1
 
Materi ppt bullying (1)
Materi ppt bullying (1)Materi ppt bullying (1)
Materi ppt bullying (1)
 
Hidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMA
Hidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMAHidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMA
Hidup yang dipimpin oleh Roh kelas X SMA
 
Menerapkan Pengoperasian Transaksi Online
Menerapkan Pengoperasian Transaksi OnlineMenerapkan Pengoperasian Transaksi Online
Menerapkan Pengoperasian Transaksi Online
 
Ba b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaan
Ba b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaanBa b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaan
Ba b 12 hubungan iman kristen dengan kebudayaan
 
Gerakan Pembaharuan Islam
Gerakan Pembaharuan IslamGerakan Pembaharuan Islam
Gerakan Pembaharuan Islam
 
Konsep Moderasi Beragama
Konsep Moderasi BeragamaKonsep Moderasi Beragama
Konsep Moderasi Beragama
 
Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...
Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...
Makalah sejarah peradaban i slam penjajahan barat terhadap islam dan upaya ua...
 
Teologia biblika
Teologia biblikaTeologia biblika
Teologia biblika
 
Contoh ptk-untuk-pelajaran-agama
Contoh ptk-untuk-pelajaran-agamaContoh ptk-untuk-pelajaran-agama
Contoh ptk-untuk-pelajaran-agama
 
Bahan khotbah kristen
Bahan khotbah kristenBahan khotbah kristen
Bahan khotbah kristen
 

Similar to Metode Mengajar Kreatif (Metode mengajar dalam Pendidikan Agama Kristen)

slide budaya positif 1.4 .pptx
slide budaya positif 1.4 .pptxslide budaya positif 1.4 .pptx
slide budaya positif 1.4 .pptxEnangCuhendi1
 
Slide Manggung 1.4 A6 - Giyanto.pdf
Slide Manggung  1.4 A6 - Giyanto.pdfSlide Manggung  1.4 A6 - Giyanto.pdf
Slide Manggung 1.4 A6 - Giyanto.pdfwindasihombing3
 
PERSIAPAN MENGAJAR SEKOLAH MINGGU.ppt
PERSIAPAN  MENGAJAR  SEKOLAH  MINGGU.pptPERSIAPAN  MENGAJAR  SEKOLAH  MINGGU.ppt
PERSIAPAN MENGAJAR SEKOLAH MINGGU.pptistonasus
 
Asigment seni pkembangan seni kanak2
Asigment seni pkembangan seni kanak2Asigment seni pkembangan seni kanak2
Asigment seni pkembangan seni kanak2Robotgerm King
 
KELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdf
KELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdfKELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdf
KELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdfEdyYusufWibisono
 
Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...
Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...
Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...afifiaruba
 
Pembel menyenangkan (paikem)
Pembel menyenangkan (paikem)Pembel menyenangkan (paikem)
Pembel menyenangkan (paikem)Nastiti Rahajeng
 
1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx
1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx
1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docxzalpidinzalfa
 
Pp blogger sd muh wibraga
Pp blogger sd muh wibragaPp blogger sd muh wibraga
Pp blogger sd muh wibragasdmuhwibraga
 
slide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptx
slide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptxslide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptx
slide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptxMuhararMuharar
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptx
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptxKONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptx
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptxdwiendiksetiawan
 
Menjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
Menjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikanMenjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
Menjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikanBlog Malaikat Iblis di Bulan Maret
 
Quantum pba
Quantum pbaQuantum pba
Quantum pbadirisaya
 
Sesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptx
Sesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptxSesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptx
Sesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptxADEHARADEHAR
 
Pernyataan prakarsa perubahan.pptx
Pernyataan prakarsa perubahan.pptxPernyataan prakarsa perubahan.pptx
Pernyataan prakarsa perubahan.pptxarigunawan581
 

Similar to Metode Mengajar Kreatif (Metode mengajar dalam Pendidikan Agama Kristen) (20)

slide budaya positif 1.4 .pptx
slide budaya positif 1.4 .pptxslide budaya positif 1.4 .pptx
slide budaya positif 1.4 .pptx
 
Slide Manggung 1.4 A6 - Giyanto.pdf
Slide Manggung  1.4 A6 - Giyanto.pdfSlide Manggung  1.4 A6 - Giyanto.pdf
Slide Manggung 1.4 A6 - Giyanto.pdf
 
PERSIAPAN MENGAJAR SEKOLAH MINGGU.ppt
PERSIAPAN  MENGAJAR  SEKOLAH  MINGGU.pptPERSIAPAN  MENGAJAR  SEKOLAH  MINGGU.ppt
PERSIAPAN MENGAJAR SEKOLAH MINGGU.ppt
 
Asigment seni pkembangan seni kanak2
Asigment seni pkembangan seni kanak2Asigment seni pkembangan seni kanak2
Asigment seni pkembangan seni kanak2
 
Pptfilsafat
PptfilsafatPptfilsafat
Pptfilsafat
 
KELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdf
KELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdfKELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdf
KELOMPOK 1 BAGJA_Edy Yusuf Wibisono.pdf
 
Menjadi guru kreatif
Menjadi guru kreatifMenjadi guru kreatif
Menjadi guru kreatif
 
Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...
Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...
Modul Ajar Modul projek - Bangunlah Jiwa dan Raganya - Tubuhku adalah bait Al...
 
Hakekat Belajar Mengajar
Hakekat Belajar MengajarHakekat Belajar Mengajar
Hakekat Belajar Mengajar
 
Pengenalanpsv4
Pengenalanpsv4Pengenalanpsv4
Pengenalanpsv4
 
Menjadi orang tua efektif - Parenting
Menjadi orang tua efektif - ParentingMenjadi orang tua efektif - Parenting
Menjadi orang tua efektif - Parenting
 
Pembel menyenangkan (paikem)
Pembel menyenangkan (paikem)Pembel menyenangkan (paikem)
Pembel menyenangkan (paikem)
 
1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx
1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx
1.1.a.3. Mulai dari Diri - Modul 1.1.docx
 
Pp blogger sd muh wibraga
Pp blogger sd muh wibragaPp blogger sd muh wibraga
Pp blogger sd muh wibraga
 
slide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptx
slide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptxslide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptx
slide PI2 visi dan prakarsa perubahan.pptx
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptx
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptxKONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptx
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.1 DAN MODUL 1.2 DWI ENDIK.pptx
 
Menjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
Menjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikanMenjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
Menjelaskan pendekatan paikem dalam upaya peningkatan mutu pendidikan
 
Quantum pba
Quantum pbaQuantum pba
Quantum pba
 
Sesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptx
Sesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptxSesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptx
Sesi 1_PPT Ruang Kolaborasi Modul 1.3 _ ke 1_PGP Angkatan 5.pptx
 
Pernyataan prakarsa perubahan.pptx
Pernyataan prakarsa perubahan.pptxPernyataan prakarsa perubahan.pptx
Pernyataan prakarsa perubahan.pptx
 

Recently uploaded

Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxKeberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxLeniMawarti1
 
PPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptx
PPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptxPPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptx
PPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptxdanangpamungkas11
 
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfrpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfGugunGunawan93
 
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdfMA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdfcicovendra
 
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuCatatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuHANHAN164733
 
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.pptPertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.pptNabilahKhairunnisa6
 
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian KasihTeks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasihssuserfcb9e3
 
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptxTopik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptxsyafnasir
 
UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...
UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...
UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...jumadsmanesi
 
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfBuku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfWahyudinST
 
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2noviamaiyanti
 
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdfShintaNovianti1
 
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptx
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptxKonflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptx
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptxintansidauruk2
 
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.pptSejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.pptssuser940815
 
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdf
Demonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdfDemonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdf
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdfvebronialite32
 
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaDinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaEzraCalva
 
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.pptP_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.pptAfifFikri11
 
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajiiEdukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajiiIntanHanifah4
 
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum MerdekaAbdiera
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase D
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase DModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase D
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase DAbdiera
 

Recently uploaded (20)

Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptxKeberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
Keberagaman-Peserta-Didik-dalam-Psikologi-Pendidikan.pptx
 
PPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptx
PPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptxPPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptx
PPT-Sistem-Pencernaan-Manusia-Kelas-8-K13.pptx
 
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdfrpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
rpp bangun-ruang-sisi-datar kelas 8 smp.pdf
 
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdfMA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
 
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuCatatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
 
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.pptPertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
Pertemuan 3-bioavailabilitas-dan-bioekivalensi.ppt
 
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian KasihTeks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
Teks ucapan Majlis Perpisahan Lambaian Kasih
 
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptxTopik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
 
UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...
UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...
UNGGAH PEGANGAN LOKAKARYA DAN PENDAMPINGAN INDIVIDU DALAM KEGIATAN PEMBEKALAN...
 
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdfBuku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
Buku Saku Layanan Haji Ramah Lansia 2.pdf
 
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
PRESENTASI PEMBELAJARAN IPA PGSD UT MODUL 2
 
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
 
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptx
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptxKonflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptx
Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian Bagian 1.pptx
 
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.pptSejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
Sejarah Perkembangan Teori Manajemen.ppt
 
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdf
Demonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdfDemonstrasi Kontekstual  Modul 1.2.  pdf
Demonstrasi Kontekstual Modul 1.2. pdf
 
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup BangsaDinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
Dinamika perwujudan Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
 
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.pptP_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
P_E_R_I_L_A_K_U__K_O_N_S_E_L_O_R__v.1.ppt
 
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajiiEdukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
 
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum MerdekaModul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Matematika Kelas 2 Fase A Kurikulum Merdeka
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase D
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase DModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase D
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 8 Fase D
 

Metode Mengajar Kreatif (Metode mengajar dalam Pendidikan Agama Kristen)

  • 1. METODE MENGAJAR KREATIF Dari artikel “Creative teaching method” Tulisan Shelly Cunningham OLEH: DELLA GITA VAN GOBEL
  • 3.
  • 4.
  • 5. MENGAPA HARUS KREATIF? Materi pelajaran dapat diibaratkan sebuah makanan. Alkitab sebagai Firman Allah merupakan makanan rohani Jika materi pelajaran diibaratkan sebuah makanan, maka mengajar adalah proses yang dilakukan untuk menyuguhkan atau menyajikan makanan tersebut kepada nara didik. Sebagai seorang pendidik Kristen kita juga bertugas untuk mendistribusikan makanan rohani (firman Allah) dengan baik kepada nara didik kita. Langkah awal yang kita lakukan adalah meramu setiap bahan dan memasaknya dengan benar.
  • 6. Kita mungkin sudah “memasaknya” dengan sangat baik dan enak. Nah, sekarang, menjadi pertanyaannya adalah bagaimana cara kita menyajikannya bagi para konsumen? Bagaimana makanan tersebut dapat diterima dengan baik dan dinikmati oleh konsumen? Jika kita sedang mengadakan sebuah acara atau membuka restoran, Apakah kita akan langsung menyuguhkan makanan tersebut tanpa mengaturnya dengan baik? Atau kita akan menata sedemikian rupa sehingga makanan tersebut terlihat menarik diatas meja, menyiapkan peralatan makan, dan memandu para konsumen untuk menikmati makanan rohani yang segar itu. MENGAPA HARUS KREATIF? Menyajikan makanan dengan cara terbaik agar bisa dinikmati para konsumen adalah hal yang sangat penting. Sama halnya dengan menyampaikan pembelajaran kita perlu untuk dapat menata atau menyajikan “makanan” tersebut dengan baik. Untuk menyajikannya sangat memerlukan upaya, waktu dan energi dengan kata lain bisa disebut Kreativitas!
  • 7. • Ide tentang upaya Kreatif dan imajinatif dapat ditemukan dalam kejadian pasal 1 dan dalam pehamanan teologi bahwa Allah adalah Sang Pencipta dan manusia sebagai repesentasi Allah sebagai rekan sekerja Allah yang diberi kemampuan untuk berkreasi. • Allah itu kreatif! Untuk itu jika Allah kreatif, guru dan siswa yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah juga mewarisi sifat kreatif tersebut. • Kreatif merupakan Karakteristik dasar Allah dan hal itu diwujudnyatakannya dalam setiap pekerjaanNya. • Metode mengajar kreatif merupakan sarana penting untuk membimbing peserta didik yang diciptakan dalam gambaran Allah yang kreatif mengenal dan mengikuti penciptanya secara penuh.
  • 8. TUJUAN METODE MENGAJAR KREATIF • Dalam 1 Tawarikh 12:32 • Metode mengajar kreatif menciptakan para pejuang budaya dan membekali para pelajar untuk menangani perubahan budaya, bergumul memahami zaman dan menemukan respon yang tepat sebagai pengikut Kristus. • Mempersiapkan masa depan para generasi muda dalam menyikapi pergerakan dan perubahan zaman yang begitu cepat serta berbagai persoalan yang mereka temukan dalam kehidupan sehari-hari. • Mendorong peserta didik untuk mengembangkan talenta dan kemampuan yang diberikan Tuhan sehingga mereka bisa belajar bagaimana seharusnya peran mereka sebagai rekan sekerja Allah hidup memberi dampak dan membangun baik secara sosial maupun pribadi.
  • 9. Karakteristik Guru Kreatif • Seorang guru kreatif berpartisipasi dengan Allah dalam segala gerakan dan pekerjaan dalam memperbaharui kehidupan peserta didik. • Guru yang kreatif adalah guru yang berkualitas • Guru yang kreatif bekerjasama secara dekat dengan peserta didik dalam hal ini memiliki hubungan positif dengan para murid (terbuka, jujur, fleksibel) • Guru yang kreatif intens dalam membimbing peserta didik untuk mengembangkan dan menerapkan beberapa kualitas kretif seperti keingintahuan, keceriaan, manipulasi. • Guru yang kreatif menghargai kerja keras dan persiapan yang baik untuk memfasilitasi sebuah pengalaman belajar yang kreatif.
  • 10. A good teacher is the person who cares enough to work hard to multiply the natural ability God has given. -Marlene LeFever
  • 11. Pendidiknya harus kreatif. Keberhasilan suatu metode bergantung pada kreativitas seorang guru. Sebuah metode menjadi kreatif karena dilaksanakan seorang guru sedemikian rupa untuk memperoleh pemikiran dan aktivitas kreatif dalam diri peserta didik. Suasananya harus kreatif. Suasana untuk pembelajaran yang kreatif dan kondusif harus ditetapkan. Suasana kreatif yang aman dan terarah yang dapat merangsang secara intelektual karena pertanyan baru didorong dan gagasan baru disambut. Guru Mengajak peserta didik untuk memahami Allah dan FirmanNya dengan suasana pembelajaran yang tidak terlalu kaku. Bagaimana caranya mengajar dengan kreatif?
  • 12. Strategi metode pendidikan yang kreatif: - Menghadirkan ambiguitas, ketidakpastian, dan ketidaklengkapan - Antisipasi & harapan yang semakin tinggi untuk waktu yang akan datang - Melihat hal yang sama (mencari titik temu) dari berbagai sudut pandang secara psikologi, secara sosial, budaya, fisik, atau emosi (aspek perkembangan peserta didik). - Mengajukan pertanyaan yang merangsang. - Melangkah keluar dari zona nyaman yang sudah dikenal dan familiar - Menggunakan kejutan - Bekerja untuk membuat acara dan tempat dan visual. - Bereksperimen dan melakukan uji coba - Mentransformasi dan mengatur kembali informasi Bagaimana caranya mengajar dengan kreatif?
  • 13. Pendekatan yang kreatif. Dalam hal ini berarti pergerakan dari suatu system symbol ke system symbol lainnya. Pertimbangan dasar yang harus dipenuhi. - Memunculkan pengalaman awal yg menarik minat siswa untuk bertanya tentang sebuah masalah, konsep, situasi atau gagasan. Contoh: penggunaan media, bermain peran, dan demonstrasi. - Siswa dapat mulai bereksplorasi dengan situasi dan materi yang dimanipulasi. Contohnya: dengan permainan, media, dokumen, buku sumber dan diskusi. - Menyediakan sumber informasi untuk menjawab pertanyaan siswa. Contohnya: sumber dari luar, karyawisata, teman sejawat, dan guru. Bagaimana caranya mengajar dengan kreatif?
  • 14. - Menyediakan bahan dan peralatan yang akan memicu dan mendorong siswa untuk bereksperimen dan menghasilkan sesuatu. - Memberikan waktu bagi siswa untuk memanipulasi, mendiskusikan, bereksperimen, mengalami kegagalan dan kesuksesan. - Memberikan bimbingan , kepastian, dan penguatan untuk gagasan dan hipotesis siswa - Menghargai dan mendorong solusi yang dapat diterima dan strategi solusi. Menjadikan kegagalan sebagai motivasi dalam pembelajaran. Bagaimana caranya mengajar dengan kreatif?
  • 15. Bila didukung dengan waktu, ruang, materi, dan iklim yang kreatif, dan bila didorong oleh seorang guru yang memberikan kesempatan untuk berkarya kreatif, individu yang diciptakan sesuai citra Allah sebagai pencipta dapat diajak berkreasi dengan hasil yang luarbiasa.
  • 16. Suatu pembelajaran yang kreatif didorong untuk menghasilkan peserta didik yang kreatif. Pembelajaran yg kreatif merupakan sebuah kolaborasi antara seluruh elemen pembelajaran. Tetapi guru memainkan peranan paling penting diantara elemen- elemen tersebut.