Deka Mario
12-si-02-sm
TRANSACTION PROCESSING
(TRANSAKSI DENGAN TEKNOLOGI )
E-Commerce
ECommerce, banyak kemudahan dalam transaksi lewat internet dalam setiap prosesnya.
Seiring berjalannya globalisasi saat in...
· Julian Ding dalam bukunya E-commerce: Law & Practice, mengemukakan bahwa e-
commerce sebagai suatu konsep yang tidak dap...
. Jenis - jenis E-Commerce
1. Business to Business (B2B)
Karakteristik B2B
Ø Penjualan barang / jasa dalam jumlah yang ban...
Keuntungan B2B :
Ø Produktivitas kerja yang
besar dan postensial.
Ø Penghematan waktu
dalam melakukan
transaksi.
Ø Berkura...
Ø Penjualan secara eceran dari company/ badan bisnis langsung ke
konsumen akhir
Ø Produk eceran yang sangat beraneka ragam...
Keuntungan B2C bagi konsumen :
Ø Berbelanja secara on-line tidak sesulit dari apa yang
biasa didapat di pasar tradisional
...
3. Consumer-to-Consumer (C2C)
Consumer-to-Consumer adalah merupakan
model perorangan yang menjual barang atau
jasa kepada ...
III. Macam – macam E-Commerce
1. Binis Affiliasi
2. Binis Reseler
3. Bisnis Pribadi (Menjual Produk Sendiri)
4. Publisher
...
. beberapa faktor termasuk yangmemiliki Persyaratan dan Ketentuan
Dalam E-Commerce
1. Menyediakan harga kompetitif.
2. Men...
transaksi E-Commerce diperlukan beberapa point penting antara lain :
ü Keberadaan Komunikasi antara Para Pihak (Communicat...
Berdasarkan ruang lingkupnya E-Commerce maka dapat diurutkan sebagai berikut :
Electronic Busines
Electronic Commerce
Inte...
1. Electronic Busines adalah untuk lingkup aktivitas perdagangan dalam arti luas
2. Electronic Commerce adalah untuk lingk...
1. E-mail dan Messaging
2. Content Management Systems
3. Dokumen, spreadsheet, database
4. Akunting dan sistem keuangan
5....
V. Beberapa Penyimpangan Dalam Transaksi E-Commerce
Banyak penyimpangan yang terjadi pada transaksi dalam dunia maya khusu...
Dengan masalah penyimpangan tadi maka kita dapat
mengamankan atau mencegah dengan cara-cara sebagai berikut
1.Pencegahan d...
III._KESIMPULAN
Dengan melihat tujuan-tujuan di atas, dapat disimpulkan bahwa e commerce merupakan sebuah
sistem yang
diba...
SEMOGA BERMANFAAT PENJELESAN
DI ATAS
Electronic Data Interchange (EDI)
EDI adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi reguler yang
...
• Ø Electronic Markets (EMs)
• EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi
dan komunikasi untuk melakuka...
• Ø Internet Commerce
• Internet commerce adalah penggunaan internet
yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi
untu...
Business-to-Business merupakan model
perusahaan yang menjual barang atau jasa
pada perusahaan perusahaan lain. Model
Busin...
• 3. Consumer-to-Consumer (C2C)
• Consumer-to-Consumer adalah merupakan
model perorangan yang menjual barang atau jasa
kep...
• 4. Consumer-to-Business (C2B)
• Consumer-to-Business merupakan model perorangan
yang menjual barang atau jasa kepada per...
• 1. Binis Affiliasi
• Model bisnis affiliasi adalah dimana kita
menjual produk orang lain, bisnis ini dapat
digunakan ole...
•
• 2. Binis Reseler
• Model bisnis reseler adalalah dimana pada
prinsipnya hampir sama dengan model bisnis
affiliasi, han...
• 3. Bisnis Pribadi (Menjual Produk Sendiri)
• Bila kedua model bisnis e-commerce di atas
sumber penghasilan adalah dengan...
4. Publisher
• Model bisnis publisher ini sangat menarik, karena tidak
menjual sebuah produk atau jasa sama sekali, tetapi...
• 1. Moralitas dan Motivasi
• Mayoritas, pelaku bisnis online hampir tidak
pernah bertatap muka dengan pembeli.
• Proses j...
• 2. Kelengkapan Informasi Usaha (Produk dan
Profil Usaha)
• Pembeli akan tertarik produk Anda jika
informasinya lengkap. ...
• 3. Informasi Aturan Jual Beli
• Informasi tata cara pembelian produk yang tidak
membingungkan akan memberikan nilai
• ta...
• 4. Kualitas dan Distribusi Produk
• Produk yang ditampilkan secara online harus sama
ketika diterima oleh pembeli. Kontr...
• 5. Koneksi Internet
• Fasilitas internet adalah senjata utama dalam berbisnis
online. Internet adalah alat untuk
• kehad...
• 6. Internet Marketing
• Meski produk Anda canggih dan bagus, kalau tidak memberitahukan
kepada masyarakat,
• maka bisnis...
• 7. Cepat dan Tanggap
• Ketika mempunyai toko, maka Anda adalah pelayannya
atau bahasa keren nya adalah
• customer servic...
• 8. Manajemen Administrasi dan Keuangan
• Segala jenis surat-surat dalam email maupun hasil dari
transaksi bisnis harus t...
• 9. Berbagi Tak Pernah Rugi
• Tidak ada ceritanya bisnis bangkrut gara-gara
berbagi kepada yang membutuhkannya. Jika
• me...
• 10. Berpikiran Terbuka
• Bukalah pola pikir Anda terhadap perubahan
ke arah positif. Mintalah pendapat dari
• pelanggan ...
• 1. Carding
• Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu
kredit orang lain, yang diperoleh secara il...
• 2. Sniffer
• Metode ini dilakukan dengan mengendus dan merekam
transaksi yangdilakukan oleh seorang pengguna kartu
kredi...
• 3. Phising
• Pelaku carding akan mengirim email secara acak dan massal atas nama
suatu instansi seperti bank, toko, atau...
• 1. Pencegahan dengan hukum
• Hukum cyber sangat identik dengan dunia maya, yaitu sesuatu yang tidak terlihat
dan semu. H...
• 2. Pencegahan dengan teknologi
• Handphone dapat dikatakan merupakan
keamanan yang privacy bagi penggunanya. SMS
bisa di...
• 3. Pencegahan dengan pengamanan web
security
• Penggunaan sistem keamanan web sebaiknya
menggunakan keamanan SSL. Untuk ...
• 2. Business_to_Consumer (B2C)
• Business-to-Consumer merupakan model
perusahaan yang menjual barang atau jasa
pada pasar...
Selesain
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Selesain

934 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
934
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
291
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Selesain

  1. 1. Deka Mario 12-si-02-sm TRANSACTION PROCESSING (TRANSAKSI DENGAN TEKNOLOGI ) E-Commerce
  2. 2. ECommerce, banyak kemudahan dalam transaksi lewat internet dalam setiap prosesnya. Seiring berjalannya globalisasi saat ini jual belipun dan traksaksi dikemas secara lebih instan yaitu dengan mengguankan media internet untuk proses penawaran sampai dengan kesepakatan Istilah saat ini disebut E-Commerce itu sendiri. E-Commerce dikemas dalam sebuah web yang dikhusukan untuk proses jual beli layaknya jual beli secara langsung Apa si E-Commerce adalah Electronic Commerce (Perniagaan Elektronik), Secara umum e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa (trade of goods and service) dengan menggunakan media elektronik
  3. 3. · Julian Ding dalam bukunya E-commerce: Law & Practice, mengemukakan bahwa e- commerce sebagai suatu konsep yang tidak dapat didefinisikan. E-commerce memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda Onno W. Purbo dan Aang Wahyudi yang mengutip pendapatnya David Baum, ”. Bahwa e-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik Sistem e-commerce terbagi menjadi tiga tipe aplikasi Ø Electronic Markets (EMs) Ø Electronic Data Interchange (EDI) Ø Internet Commerce
  4. 4. . Jenis - jenis E-Commerce 1. Business to Business (B2B) Karakteristik B2B Ø Penjualan barang / jasa dalam jumlah yang banyak atau borongan. Ø Biasanya dengan harga yang khusus / lebih murah, karena pembelian dilakukandengan jumlah banyak guna dijual kembali. Ø Koneksi on-line antara vendor dengan pembeli
  5. 5. Keuntungan B2B : Ø Produktivitas kerja yang besar dan postensial. Ø Penghematan waktu dalam melakukan transaksi. Ø Berkurangnya biaya yang harus dikeluarkan (Proses yang cepat, transparan, dan harga yang lebih murah)
  6. 6. Ø Penjualan secara eceran dari company/ badan bisnis langsung ke konsumen akhir Ø Produk eceran yang sangat beraneka ragam Ø Pembayaran secara on-line menggunakan kartu kredit Ø Berbelanja dengan sangat mudah Ø Usaha berpromosi dengan menggunakan penjualan silang antara produsen dengankonsumen atau dengan adanya potongan harga 2. Business_to_Consumer (B2C) Karakteristik B2C Keuntungan B2C bagi badan bisnis : 1.Akses ke pasar global secara langsung 2.Penghem atan waktu dan tempat 3.Penguran gan biaya yang sangat 4. Kesediaan penuh 24 jam perhari dan 7 hari perminggu
  7. 7. Keuntungan B2C bagi konsumen : Ø Berbelanja secara on-line tidak sesulit dari apa yang biasa didapat di pasar tradisional Ø Mudah dalam penggunaannya, tidak memerlukan kepandaian khusus Ø Banyak pilihan yang didapat dengan mudah ditambah dengan kerahasiaan yang dijamin Ø Product-on-demand ( apa yang anda perlukan akan anda dapatkan )
  8. 8. 3. Consumer-to-Consumer (C2C) Consumer-to-Consumer adalah merupakan model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perorangan 4. Consumer-to-Business (C2B) Consumer-to-Business merupakan model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perusahaan.
  9. 9. III. Macam – macam E-Commerce 1. Binis Affiliasi 2. Binis Reseler 3. Bisnis Pribadi (Menjual Produk Sendiri) 4. Publisher IV. Persyaratan dan Ketentuan Dalam E-Commerce Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal,pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik,jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus,
  10. 10. . beberapa faktor termasuk yangmemiliki Persyaratan dan Ketentuan Dalam E-Commerce 1. Menyediakan harga kompetitif. 2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.dan systempembayaran yang mudah 3. Tampilan yang menarik , informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas serta selalu diupdate. 4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon. 5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian. 6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lainlain untuk lebih meyakinkan pembeli 7. Mempermudah kegiatan perdagangan
  11. 11. transaksi E-Commerce diperlukan beberapa point penting antara lain : ü Keberadaan Komunikasi antara Para Pihak (Communication) yang jelas ü Perolehan dan Penyimpanan Data dan Informasi (Acquiring and StoringInformation) ü Fasilitas Pelayanan Pencarian dan Penemuan Tempat Informasi (Search andDiscovery Services) ü Fasilitas sistem pembayaran secara elektronik (Electronic Payments System/payment mechanism) ü Layanan kenyamanan dan keamanan sistem transaksi (Security Services)
  12. 12. Berdasarkan ruang lingkupnya E-Commerce maka dapat diurutkan sebagai berikut : Electronic Busines Electronic Commerce Internet Commerce Web Commerce EDI
  13. 13. 1. Electronic Busines adalah untuk lingkup aktivitas perdagangan dalam arti luas 2. Electronic Commerce adalah untuk lingkup perdagangan/perniagaan yang dilakukan secara elektronik, termasuk; ü Perdagangan via Internet (Internet Commerce) ü Perdagangan dengan fasilitas Web Internet (Web Commerce), dan ü Perdagangan dengan Sistem Pertukaran Data Terstruktur Secara Elektronik (Electronic Data Interchange). Sarat yang harus dimiliki seorang usaha online adalah: 1. Moralitas dan Motivasi 2. Kelengkapan Informasi Usaha (Produk dan Profil Usaha) 3. Informasi Aturan Jual Beli 4. Kualitas dan Distribusi Produk 5. Koneksi Internet 6. Internet Marketing 7. Cepat dan Tanggap
  14. 14. 1. E-mail dan Messaging 2. Content Management Systems 3. Dokumen, spreadsheet, database 4. Akunting dan sistem keuangan 5. Informasi pengiriman dan pemesanan 6. Pelaporan informasi dari klien dan enterprise 7. Sistem pembayaran domestik dan internasional 8. Newsgroup 9. On-line Shopping 10. Conferencing 11. Online Banking 8. Manajemen Administrasi dan Keuangan 9. Berbagi Tak Pernah Rugi 10. Berpikiran Terbuka Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
  15. 15. V. Beberapa Penyimpangan Dalam Transaksi E-Commerce Banyak penyimpangan yang terjadi pada transaksi dalam dunia maya khususnya internet, dengan kata lain banyak kasus yang meninpa para pembeli dan penjual di dunia Electronic Commerce diantaranya 1. Carding Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, 2. Sniffer Metode ini dilakukan dengan mengendus dan merekam transaksi yangdilakukan oleh seorang pengguna kartu kredit dengan menggunakan software. 3. Phising Pelaku carding akan mengirim email secara acak dan massal atas nama suatu instansi seperti bank, toko, atau penyedia layanan jasa, yang berisikan pemberitahuan dan ajakan untuk login ke situs instansi tersebut.
  16. 16. Dengan masalah penyimpangan tadi maka kita dapat mengamankan atau mencegah dengan cara-cara sebagai berikut 1.Pencegahan dengan hukum 2. Pencegahan dengan teknologi 3. Pencegahan dengan pengamanan web security
  17. 17. III._KESIMPULAN Dengan melihat tujuan-tujuan di atas, dapat disimpulkan bahwa e commerce merupakan sebuah sistem yang dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam berbisnis dan bertransaksi dengan memanfaatkanteknologi informasi untuk meningkatkan kualitas dari produk/service dan informasi serta mengurangi biaya-biaya yang tidak diperlukan sehingga harga dari produk/service dan informasi tersebut dapat ditekan sedemikian rupa tanpa mengurangi dari kualitas yang ada Popularitas E-commerce ditunjang oleh 3 faktor utama, yaitu : 1Faktor pasar dan ekonomi, diantaranya kompetisi yang semakin intensif, perekonomian global, kesepakatan dagang regional, dan kekuasaan konsumen yang semakin bertambah besar 2. Faktor sosial dan lingkungan, seperti perubahan karakteristik angkatan kerja, deregulasi pemerintah, kesadaran dan tuntutan akan praktis etis, kesadaran akan tanggung jawab sosial perusahaan, dan perubahan politik 3. Faktor teknologi, meliputi singkatnya usia siklus hidup produk dan teknologi, inovasi yang muncul hampir setiap waktu, information overload, dan berkurangnya rasio biaya teknologi terhadap kinerja
  18. 18. SEMOGA BERMANFAAT PENJELESAN DI ATAS
  19. 19. Electronic Data Interchange (EDI) EDI adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi reguler yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. Secara formal EDI didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu system komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik”. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia. Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya, mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.
  20. 20. • Ø Electronic Markets (EMs) • EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan/menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, Ems adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Keuntungan fasilitas EMs bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan efisien dalam hal waktu. Sedangkan bagi penjual, ia dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak.
  21. 21. • Ø Internet Commerce • Internet commerce adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk perdagangan. Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirim melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual. •
  22. 22. Business-to-Business merupakan model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada perusahaan perusahaan lain. Model Business-to-Business ini menawarkan penjualan atau pembelian dalam bentuk maya tetapi oleh satu perusahaan pada perusahaan lain saja. Model B2B ini tidak terbuka untuk banyak perusahaan agar dapat ikut.
  23. 23. • 3. Consumer-to-Consumer (C2C) • Consumer-to-Consumer adalah merupakan model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perorangan juga. Contoh dari Consumer- to-Consumer yaitu www.ebay.com. Dimana merupakan suatu perusahaan yang menyelenggarakan lelang melalui internet. Melalui perusahaan ini, perorangan dapat menjual atau membeli dari perorangan lain melalui internet.
  24. 24. • 4. Consumer-to-Business (C2B) • Consumer-to-Business merupakan model perorangan yang menjual barang atau jasa kepada perusahaan. Contoh dari Consumer-to-Business yaitu www.priceline.com. Dimana dalam model ini konsumen menawarkan harga tertentu. Dimana ia menginginkan membeli berbagai barang dan jasa, termasuk tiket pesawat terbang dan hotel. Kelebihan dari proses transaksi melalui E-Commerce dibanding jual beli biasanya terletak pada setiap prosesnya seperti pada gambar di bawah ini
  25. 25. • 1. Binis Affiliasi • Model bisnis affiliasi adalah dimana kita menjual produk orang lain, bisnis ini dapat digunakan oleh yang tidak memiliki produk sendiri untuk dijual tetapi sangat ingin berbisnis di internet. Disini kita akan mendapatkan penghasilan melalui komisi hasilpenjualan, biasanya berkisar antara 4% sampai 60% dari harga produk.
  26. 26. • • 2. Binis Reseler • Model bisnis reseler adalalah dimana pada prinsipnya hampir sama dengan model bisnis affiliasi, hanya saja untuk bisa bergabung dengan bisnis model ini terlebih dahulu diharuskan untuk membeli salah satu produk yang mereka miliki, baru setelah itu diijinkan untuk memasarkannya. Biasanya hasil yang bisa kita dapatkan dari bisnis model ini sebesar 20% sampai 50%
  27. 27. • 3. Bisnis Pribadi (Menjual Produk Sendiri) • Bila kedua model bisnis e-commerce di atas sumber penghasilan adalah dengan menjual produk-produk orang lain, dalam bisnis pribadi ini bisa menawarkan produk yang merupakan hasil karya kita sendiri. Karya di sini tidak hanya berbentuk benda hasil produksi saja, namun hasil dari keahlian kita juga bisa. Misalnya dalam membuat sebuah ebook tentang bagaimana cara menghemat listrik sampai 80% lalu memasarkannya melalui internet.
  28. 28. 4. Publisher • Model bisnis publisher ini sangat menarik, karena tidak menjual sebuah produk atau jasa sama sekali, tetapi hanya membuat sebuah situs/blog yang berisi informasi yang unik dan sedang dicari banyak orang, lalu bisa daftarkan situ/blog kesebuah perusahaan periklanan/advertising online. Jika situs/blog memenuhi syarat maka akan didapat komisi dari setiap pengunjung yang datang ke situ/blog dan membaca iklan yang berasal dari perusahaan advertising tersebut. Contoh perusahaan advertising yang sudah sangat terkenal adalah google. Dan contoh penyedia blog adalah blogger.com, wordpress.com, blogdetik.com, multiply.com
  29. 29. • 1. Moralitas dan Motivasi • Mayoritas, pelaku bisnis online hampir tidak pernah bertatap muka dengan pembeli. • Proses jual beli terjadi karena faktor kepercayaan tinggi dari pembeli. Jadi kejujuran adalah modal utama • dalam menjalani bisnis online
  30. 30. • 2. Kelengkapan Informasi Usaha (Produk dan Profil Usaha) • Pembeli akan tertarik produk Anda jika informasinya lengkap. Tampilan gambar harus besar, tajam dan detail. Bila perlu menampilkan dari berbagai sudut yang berbeda. Lengkapi juga dengan informasi bahan, ukuran, warna, dll. Berikan pula informasi profil perusahaan seperti sejarah, visi dan misi, alamat, telpon, email, dll.
  31. 31. • 3. Informasi Aturan Jual Beli • Informasi tata cara pembelian produk yang tidak membingungkan akan memberikan nilai • tambah bagi calon pembeli. Berikan informasi aturan jual beli dalam media online Anda. Semisal aturan • mengenai cara pembayaran, bisa menggunakan cara deposit, cash on delivery ataupun cara lainnya. • Cantumkan institusi keuangan Anda, misal bank atau pihak jasa keuangan, misal paypal. •
  32. 32. • 4. Kualitas dan Distribusi Produk • Produk yang ditampilkan secara online harus sama ketika diterima oleh pembeli. Kontrol • kualitas produk harus diperhatikan. Begitupula memilih perusahaan jasa ekspedisi yang akan mengantarkan • produk itu ke pembeli. Kadangkala komplain sering terjadi ketika produk diterima oleh pembeli, akibat dari • kualitas yang berbeda dan kerusakan akibat proses pengiriman •
  33. 33. • 5. Koneksi Internet • Fasilitas internet adalah senjata utama dalam berbisnis online. Internet adalah alat untuk • kehadiran Anda didepan calon pembeli. Meski mempunyai toko online, keberadaannya harus dijaga. Ibarat • toko di dunia nyata, anda harus hadir untuk calon pembeli. Percuma mempunyai produk yang bagus tetapi • pemilik tokonya tidak seger menanggapi calon pembeli. Ingat, calon pembeli tidak ingin dibuat menunggu • terlalu lama.
  34. 34. • 6. Internet Marketing • Meski produk Anda canggih dan bagus, kalau tidak memberitahukan kepada masyarakat, • maka bisnis Anda bagaikan katak dalam tempurung. Terkucilkan dan sepi pembeli, maka perlu marketing • online. Bisa berupa publikasi melalui mesin pencari (google.com, yahoo.com, direktori bisnis, dll), forum jual • beli, iklan baris, ikut mailing list, pasang signature pada email, memanfaatkan media jejaring social • (facebook.com, twitter.com, dll),pasang trade leads di alibaba.com, ebay.com, dll, Blogwalking saling berikan • komentar, jika punya dana marketing lebih bisa pasang iklan di Google Adwords. Bisa juga berkirim email • penawaran kepada calon pembeli, dan harap hati-hati agar tidak dianggap sebagai spammer.
  35. 35. • 7. Cepat dan Tanggap • Ketika mempunyai toko, maka Anda adalah pelayannya atau bahasa keren nya adalah • customer service atau pula sales marketing nya. Ingat bahwa calon pembeli tidak ingin terlalu lama • menunggu, atau rejeki akan menguap. Berikan layanan yang cepat melalui email, sms, telpon ataupun • percakapan online (chatting). Tanggap adalah berkorelasi dengan kemampuan menguasai produk dan alur • bisnis Anda. Jika dalam aksi bisnis terlihat gagap, maka ada potensi keragu-raguan disisi calon pembeli.
  36. 36. • 8. Manajemen Administrasi dan Keuangan • Segala jenis surat-surat dalam email maupun hasil dari transaksi bisnis harus tersimpan • rapi untuk kebutuhan profesionalitas. Dalam bisnis online sudah akan jarang menggunakan kertas fisik, yang • ada adalah data-data bisnis yang bisa dipergunakan untuk mengamankan bisnis anda. Misal dalam transaksi • bisnis akan ada data order produk,invoicing, kwitansi digital, bukti pembayaran, dan log komunikasi anda • dengan pembeli. Begitupula dengan sistem keuangan, harus ada pembeda antara cashflow pribadi dan usaha, • agar mampu membiayai operasional usaha.
  37. 37. • 9. Berbagi Tak Pernah Rugi • Tidak ada ceritanya bisnis bangkrut gara-gara berbagi kepada yang membutuhkannya. Jika • mengalami surplus usaha, berbagilah kepada yang membutuhkannya. Tuhan akan memberikan gantinya • berlipat ganda.
  38. 38. • 10. Berpikiran Terbuka • Bukalah pola pikir Anda terhadap perubahan ke arah positif. Mintalah pendapat dari • pelanggan atas produk dan usaha Anda. Ide dasarnya adalah, manusia bukanlah mahluk sempurna. • Kesempurnaan harus secara terus menerus digali dan diaplikasikan.
  39. 39. • 1. Carding • Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet. Sebutan pelakunya adalah “carder”. Sebutan lain untuk kejahatan jenis ini adalah cyberfroud alias penipuan di dunia maya. Menurut riset Clear Commerce Inc, perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Texas – AS , Indonesia memiliki “carder” terbanyak kedua di dunia setelah Ukrania.Sebanyak 20 persen transaksi melalui internet dari Indonesia adalah hasil carding. • Akibatnya, banyak situs belanja online yang memblokir IP atau internet protocol (alamat komputer internet) • asal Indonesia.
  40. 40. • 2. Sniffer • Metode ini dilakukan dengan mengendus dan merekam transaksi yangdilakukan oleh seorang pengguna kartu kredit dengan menggunakan software. Hal ini bisa dilakukan hanya dalam satu jaringan yang sama, di warnet atau hotspot area. Pelaku menggunakan software sniffer untuk menyadap transaksi yang • dilakukan seseorang yang berada di satu jaringan yang sama, sehingga pelaku akan memperoleh semua data yang diperlukan untuk selanjutnya melakukan carding. Pencegahan metode ini adalah website e commerce akan menerapkan sistem SSL (Secure Socket Layer) yang berfungsi mengkodekan database dari pelanggan
  41. 41. • 3. Phising • Pelaku carding akan mengirim email secara acak dan massal atas nama suatu instansi seperti bank, toko, atau penyedia layanan jasa, yang berisikan pemberitahuan dan ajakan untuk login ke situs instansi tersebut. Namun situs yang diberitahukan bukanlah situs asli, melainkan situs yang dibuat sangat mirip dengan situs aslinya. Selanjutnya korban biasa diminta mengisi database di situs tersebut. Metode ini adalah metode paling berbahaya karena sang pembajak dapat mendapatkan informasi lengkap dari si pengguna kartu kredit • itu sendiri. Informasi yang didapat tidak hanya nama pengguna dan nomor kartu kreditnya, namun juga • tanggal lahir, nomor identitas, tanggal kadaluwarsa kartu kredit, bahkan tinggi dan berat badan jika si pelaku • carding menginginkannya. Dari beberapa masalah penyalahgunaan diatas maka kita dapat mencegah dan • mengatasi dengan point berikut ini :
  42. 42. • 1. Pencegahan dengan hukum • Hukum cyber sangat identik dengan dunia maya, yaitu sesuatu yang tidak terlihat dan semu. Hal ini akan menimbulkan kesulitan bagi para penegak hokum terkait dengan pembuktian dan penegakan hukum atas kejahatan dunia maya. Selain itu obyek hokum siber adalah data elektronik yang sangat rentan untuk diubah, disadap, dipalsukan dan dikirim ke berbagai penjuru dunia dalam waktu hitungan detik. Oleh karena itu, kegiatan siber meskipun bersifat virtual dan maya dapat dikategorikan sebagai tindakan dan perbuatan • hukum yang nyata. Secara yuridis untuk ruang siber sudah tidak pada tempatnya lagi untuk mengkategorikan sesuatu dengan ukuran dan kualifikasi hokum konvensional untuk dapat dijadikan objek dan perbuatan, sebab jika cara ini yang ditempuh akan terlalu banyak kesulitan dan hal-hal yang lolos dari • jerat hukum. Karena kegiatan ini berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik. Dengan demikian subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula sebagai orang yang telah • melakukan perbuatan hukum secara nyata.
  43. 43. • 2. Pencegahan dengan teknologi • Handphone dapat dikatakan merupakan keamanan yang privacy bagi penggunanya. SMS bisa dijadikan sebagai otentikasi untuk mencegah para carding menggunakan kartu kredit ilegal. Untuk itu diperlukan suatu proses yang dapat memberikan pembuktian bahwa dengan cara otentikasi melalui SMS maka kejahatan carding dapat ditekan sekecil mungkin. Otentikasi sms dilakukan dengan menggunakan tanda tangan digital dan sertifikat.
  44. 44. • 3. Pencegahan dengan pengamanan web security • Penggunaan sistem keamanan web sebaiknya menggunakan keamanan SSL. Untuk data • yang disimpan kedalam database sebaiknya menggunakan enkripsi dengan metode algoritma modern, • sehingga cryptoanalysis tidak bisa mendekripsikanya.
  45. 45. • 2. Business_to_Consumer (B2C) • Business-to-Consumer merupakan model perusahaan yang menjual barang atau jasa pada pasar atau public. • Contoh dari Business-to-Consumer yaitu www.amazon.com Dimana perusahaan ini menjual buku yang • mempunyai koleksi tidak kurang dari 4,5 juta judulbuku.

×