Good Corporate Governance and  Enterprise Risk Management         Deddy Jacobus   JPM & Partners
Deddy Jacobus• Senior       Partner, Risk Management, JPM and Partners/ Risk Workshop International• Secretary        Gene...
SasaranMembangun awareness terhadap arti penting GCG dan Enterprise RiskManagement bagi pencapaian sasaran-sasaran dan tuj...
Pendahuluan• Permen BUMN No. 01/MBU/2011 tentang penerapan GCG mengatur perlunya pengelolaan risiko dan pengendalian inter...
Pondasi dan Pilar Implementasi GCG                                               Pasal 25, 26,                       Good ...
GCG danManajemen Risiko• Pasal 25 (1) Direksi, dalam setiap pengambilan keputusan, harus mempertimbangkan risiko usaha. (2...
Prinsip dan Praktik GCG                                                                                       Kasus     Pr...
Diskusi Kasus: Loss Events
Loss Events• Loss event adalah suatu peristiwa negatif dengan dampak yang signifikan terhadap perusahaan, baik dalam persp...
Bahan Diskusi• Diskusikan sebuah loss event atau near-miss event yang pernah terjadi. Jabarkan apa yang sesungguhnya terja...
Enterprise Risk Management
Back to basic...• Apa itu risiko?• Apa perbedaan antara risiko dan ketidakpastian?• Mengapa kita harus mengelola risiko?
Risiko adalah...      The effect of uncertainty on objectives                (ISO 31000:2009)
Mengapa risiko harus dikelola?Perubahan:                                 Gap of Uncertainties• Faktor Eksternal• Faktor In...
Mengapa mereka gagal?     Disasters do not just happen.   They are critical chain of events...
Ketidakpastian yang sama, konsekuensi yangberbeda...              +                              Well-informed  Reliable  ...
ERM at Nokia• Nokia adopted COSOs ERM Framework• We approach risk management in a systematic and pro-  active way to analy...
ERM menurut COSOa process, effected by an entitys board of directors, management and otherpersonnel, applied in strategy s...
Apakah COSO?• COSO: Committee of the sponsoring organizations of the tradeway  comission• Framework Internal Control (1992...
Terima KasihDeddy Jacobus, 081510311103
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

GCG dan ERM

2,199 views

Published on

Published in: Business, Economy & Finance
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

GCG dan ERM

  1. 1. Good Corporate Governance and Enterprise Risk Management Deddy Jacobus JPM & Partners
  2. 2. Deddy Jacobus• Senior Partner, Risk Management, JPM and Partners/ Risk Workshop International• Secretary General of the Association of Risk Management Practitioners (ARMP)• ExecutiveDirector Indonesian Risk Professional Association (IRPA), 2007-2009• Certified member of the Institute Internal Audit (IIA), Florida, USA
  3. 3. SasaranMembangun awareness terhadap arti penting GCG dan Enterprise RiskManagement bagi pencapaian sasaran-sasaran dan tujuan perusahaan danmemberi pengantar bagaimana menerapkan GCG dan ERM secara efektif.
  4. 4. Pendahuluan• Permen BUMN No. 01/MBU/2011 tentang penerapan GCG mengatur perlunya pengelolaan risiko dan pengendalian internal secara terpadu dalam konteks penerapan GCG.• Bab V, Pasal 19 (2): Salah seorang anggota Direksi ditunjuk oleh Rapat Direksi sebagai penanggung jawab dalam penerapan dan pemantauan GCG di BUMN bersangkutan.
  5. 5. Pondasi dan Pilar Implementasi GCG Pasal 25, 26, Good dan 36 Corporate Governance RISK Internal Business Management CONTROL CONDUCT Trusted Company Prinsip, Nilai, dan Komitmen
  6. 6. GCG danManajemen Risiko• Pasal 25 (1) Direksi, dalam setiap pengambilan keputusan, harus mempertimbangkan risiko usaha. (2) Direksi, wajib membangun dan melaksanakan program manajemen risiko korporasi secara terpadu yang merupakan bagian dari pelaksanaan program GCG. (3) Pelaksanaan program manajemen risiko dapat dilakukan dengan a. Membentuk unit kerja tersendiri yang ada di bawah Direksi; atau memberi penugasan kepada unit kerja yang ada dan relevan untuk menjalankan fungsi manajemen risiko. (4) Direksi wajib menyampaikan laporan profil risiko dan penanganannya bersamaan dengan laporan berkala perusahaan.
  7. 7. Prinsip dan Praktik GCG Kasus Prinsip Makna Praktik Kegagalan Perusahaan menyediakan Keterbukaan perusahaan informasi yang andal dan Transparency dalam menjalankan bisnisnya mudah diakses oleh ENRON pemangku kepentingan Perusahaan memiliki Kejelasan peran, fungsi, dan kebijakan, pedoman, struktur Accountability tanggung jawab dalam dan sistem pengendalian LEHMAN BROTHERS pengelolaan perusahaan internal yang jelas Tanggung jawab dan Perusahaan memiliki LAPINDO BRANTAS, Responsibility kepatuhan perusahaan terkait program kepatuhan dan CSR ADAM AIR kegiatan bisnisnya Perusahaan memiliki standar Perusahaan-perusahaan yang Adanya independensi dalam Independency pengelolaan perusahaan etika bisnis yang diterapkan rontok di tahun 1997-98 dan secara konsisten 2007-08 Adanya perlakuan yang Perusahaan menerapkan XEROX, berbagai kasus Fairness setara, wajar, dan adil dalam sistem e-proc dalam proses dugaan penyelewengan pengelolaan perusahaan pengadaan barang dan jasa pengadaan barang dan jasa
  8. 8. Diskusi Kasus: Loss Events
  9. 9. Loss Events• Loss event adalah suatu peristiwa negatif dengan dampak yang signifikan terhadap perusahaan, baik dalam perspektif keuangan, operasional, maupun strategik (reputasi dan daya saing).• Termasuk dalam kategori ini adalah near-miss event yakni peristiwa downside yang dampaknya tidak muncul seperti yang diperkirakan.
  10. 10. Bahan Diskusi• Diskusikan sebuah loss event atau near-miss event yang pernah terjadi. Jabarkan apa yang sesungguhnya terjadi, prinsip GCG apa yang tidak diperhatikan, apakah konsekuensinya dan apakah perisitwa tersebut berpotensi terjadi kembali?• Apa yang akan kelompok Anda rekomendasikan untuk memperbaiki kemampuan perusahaan mencegah atau mengurangi dampak dari peristiwa serupa?
  11. 11. Enterprise Risk Management
  12. 12. Back to basic...• Apa itu risiko?• Apa perbedaan antara risiko dan ketidakpastian?• Mengapa kita harus mengelola risiko?
  13. 13. Risiko adalah... The effect of uncertainty on objectives (ISO 31000:2009)
  14. 14. Mengapa risiko harus dikelola?Perubahan: Gap of Uncertainties• Faktor Eksternal• Faktor Internal
  15. 15. Mengapa mereka gagal? Disasters do not just happen. They are critical chain of events...
  16. 16. Ketidakpastian yang sama, konsekuensi yangberbeda... + Well-informed Reliable Proven and responsiveinformation model Decision Making
  17. 17. ERM at Nokia• Nokia adopted COSOs ERM Framework• We approach risk management in a systematic and pro- active way to analyse, review, and manage opportunities as well as threats, rather than solely eliminating risks.• Risk management and its elements is integrated into business processes. It MEANS that the business or function manager, rather than risk specialists, is responsible for the risks. It is everyone’s responsibility at Nokia to identify risks preventing us from reaching our objectives.
  18. 18. ERM menurut COSOa process, effected by an entitys board of directors, management and otherpersonnel, applied in strategy setting and across the enterprise, designed toidentify potential events that may affect the entity, and manage risks to bewithin its risk appetite, to provide reasonable assurance regarding theachievement of entity objectives
  19. 19. Apakah COSO?• COSO: Committee of the sponsoring organizations of the tradeway comission• Framework Internal Control (1992) dan ERM (2004) oleh COSO
  20. 20. Terima KasihDeddy Jacobus, 081510311103

×