Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Meterai ke-1:KUDA PUTIH
Periode Nubuatan: AD. 31- AD.
100
Jemaat pada zaman rasul-rasul yang memiliki
iman yang murni.
Wah...
Meterai ke-2: KUDA MERAH
PADAMPeriode Nubuatan: AD. 100 –
AD. 313
Iman umat TUHAN yang telah mulai mengalami kerusakan den...
Meterai ke-3:
KUDA
HITAM
Periode Nubuatan: AD. 313 –
AD. 538
Warna hitam melambangkan kejatuhan iman yang
lebih merosot di...
Meterai ke-4:KUDA HIJAU KUNING
Periode Nubuatan: AD. 538 – AD.
1517
Suatu masa di mana umat TUHAN disiksa, dibunuh
oleh ke...
Martin Luther memakukan 95 Dalil di
Gereja Wittenberg pada 31 Oktober 1517
https://id.wikipedia.org/wiki/95_dalil_Luther#D...
Meterai ke-5:
Periode Nubuatan: AD. 1517 – ad.
1755Wahyu 6:9 Dan ketika Anak Domba itu
membuka meterai yang kelima, aku me...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Wahyu
6:12 Maka aku melihat, ketika Ana...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Tanda-tanda ini telah disaksikan sebelu...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Goncangan yang paling kuat terjadi di
S...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Di Lisabon, " suara gemuruh terdengr di...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Goncangan" gempa itu, "dengan
segera d...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Teror yang mengerikan itu tidak dapat
...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Dua puluh lima tahun kemudian muncullah...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Masa 1260 hari atau tahun itu berakhir
...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Seorang saksi mata di Massachusetts men...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Ketakutan, kecemasan dan kengerian mer...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Lilin-lilin dinyalakan dan api dari
pe...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Dr. Natahanael Whittaker, pendeta gere...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
" Luasnya cakupan kejadian kegelapan in...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Kegelapan pekat hari itu telah berlalu ...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Walaupun pukul sembilan malam itu bulan...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Pada tahun 1833, dua tahun sesudah Mill...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Seluruh cakrawala di atas seluruh Amer...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
"Sungguh, tidak ada bahasa yang dapat m...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Dalam New York Journal of
Commerce 14 N...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Demikianlah diperagakan tanda-tanda
ter...
Meterai ke-6: Periode Nubuatan:
AD. 1755- Kedatangan YESUS
kali ke-2 (Meterai VII)
Banyak yang menyaksikan jatuhnya
bintan...
Meterai ke-7: Periode Nubuatan:
Menjelang kedatangan YESUS
kali ke-2 hingga Kedatangan-
Nya kali yang ke-2
Surga sunyi sen...
Meterai ke-7: Periode Nubuatan:
Menjelang kedatangan YESUS
kali ke-2 hingga Kedatangan-
Nya kali yang ke-2
Mengapa “Sunyi ...
Meterai ke-7: Periode Nubuatan:
Menjelang kedatangan YESUS
kali ke-2 hingga Kedatangan-
Nya kali yang ke-2
Mengapa Para Pe...
1-4
5
6
7
Kelompok-kelompok orang-orang yang dihakimi
Penghakiman dimulai dari orang-orang benar yang
telah mati
Pekerjaan...
Meterai ke-7: Periode Nubuatan:
Menjelang kedatangan YESUS
kali ke-2 hingga Kedatangan-
Nya kali yang ke-2
Masa “Sunyi Sen...
1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum
terjadinya air bah
"7:1 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam ba...
1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum
terjadinya air bah
Masa 7 hari dapat menjadi suatu waktu untuk menyelidiki hati (...
1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum
terjadinya air bah
"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh,
demikian pula halnya...
2. Yakub bergumul melawan ALLAH di Sungai
Yabok
"Kemudian berkatalah Yakub: "Ya Allah nenekku Abraham dan Allah
ayahku Ish...
2. Yakub bergumul melawan ALLAH di Sungai
YabokMalam itu, malam sebelum ia akan
bertemu dengan saudara yang pernah ia
cura...
3. YESUS pada saat menjelang Penyaliban-Nya
Di saat kritis-Nya, dari sisi kemanusiaan-Nya Ia khawatir apakah Ia akan
dapat...
3. YESUS pada saat menjelang Penyaliban-Nya
Matius
27:45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu
sa...
3. YESUS pada saat menjelang Penyaliban-Nya
Markus
8:34 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata
...
Meterai ke-7: Periode Nubuatan:
Menjelang kedatangan YESUS
kali ke-2 hingga Kedatangan-
Nya kali yang ke-2
Setengah Jam Su...
Meterai ke-7: Periode Nubuatan:
Menjelang kedatangan YESUS
kali ke-2 hingga Kedatangan-
Nya kali yang ke-2
Setengah Jam Su...
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×
Upcoming SlideShare
Seminar wahyu pasal 1 pendahuluan revised 07 mei 2016
Next
Download to read offline and view in fullscreen.

21

Share

Download to read offline

Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016

Download to read offline

Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016

Related Audiobooks

Free with a 30 day trial from Scribd

See all

Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016

  1. 1. Meterai ke-1:KUDA PUTIH Periode Nubuatan: AD. 31- AD. 100 Jemaat pada zaman rasul-rasul yang memiliki iman yang murni. Wahyu 6:2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.
  2. 2. Meterai ke-2: KUDA MERAH PADAMPeriode Nubuatan: AD. 100 – AD. 313 Iman umat TUHAN yang telah mulai mengalami kerusakan dengan masuknya berbagi kemurtadan ke dalamnya. Penunggang yang memiliki sebilah pedang besar melambangkan Kekaisaran Roma yang menyiksa umat TUHAN Wahyu 6:4 Dan majulah seekor kuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar.
  3. 3. Meterai ke-3: KUDA HITAM Periode Nubuatan: AD. 313 – AD. 538 Warna hitam melambangkan kejatuhan iman yang lebih merosot dibanding zaman sebelumnya. Wahyu 6:5 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: "Mari!" Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
  4. 4. Meterai ke-4:KUDA HIJAU KUNING Periode Nubuatan: AD. 538 – AD. 1517 Suatu masa di mana umat TUHAN disiksa, dibunuh oleh kekuasaan kepausan yang menakutkan. (Sedikitnya ada 50 juta orang yang mati.) Wahyu 6:8 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. IMAN YANG MATI
  5. 5. Martin Luther memakukan 95 Dalil di Gereja Wittenberg pada 31 Oktober 1517 https://id.wikipedia.org/wiki/95_dalil_Luther#Dipakukan_atau_di kirim.3F
  6. 6. Meterai ke-5: Periode Nubuatan: AD. 1517 – ad. 1755Wahyu 6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Jiwa-jiwa yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki Umat TUHAN yang tetap setia kepada-Nya, rela berkorban hingga maut merenggut nyawa mereka di bawah penyiksaan kekuasaan Roma Kepausan.
  7. 7. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Wahyu 6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. 6:13 Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. 6:14 Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya. 6:15 Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar serta perwira-perwira, dan orang-orang kaya serta orang-orang berkuasa, dan semua budak serta orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan celah-celah batu karang di gunung. 6:16 Dan mereka berkata kepada gunung-gunung dan kepada batu-batu karang itu: "Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu." 6:17 Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan? Terjadi gempa bumi yang dahsyat, Matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah, bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi.
  8. 8. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Tanda-tanda ini telah disaksikan sebelum abad kesembilan belas. Sebagai kegenapan nubuatan ini telah terjadi pada tahun 1755, gempa bumi yang paling dahsyat yang pernah dicatat. Walaupun biasanya dikenal sebagai gempa Lissabon, gempa itu menjangkau sebagian besar Eropa, Afrika dan Amerika. Gempa itu dirasakan juga di Greenland, di pulau-pulau Hindia Barat, di pulau Madeira, di Norwegia dan Swedia, di Britania Raya dan Irlandia. Gempa itu menyebar luas ke tidak kurang dari empat juta mil bujur sangkar. Di Afrika, getaran dirasakan sekeras seperti di Eropa. Sebagian besar Aljazair hancur, dan tidak jauh dari Marokko, suatu perkampungan yang berpenduduk delapan sampai sepuluh ribu orang penduduk telah ditelan bumi. Gelombang laut yang besar dan ganas menyapu pantai Spanyol dan Afrika, melanda kota-kota dan menimbulkan kebinasaan besar. 1. Gempa bumi yang dahsyat yang berpusat di Lisbon : 1 November 1755
  9. 9. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Goncangan yang paling kuat terjadi di Spanyol dan Portugis. Di Cadiz gelombang yang menyapu dikatakan setinggi 60 kaki. Gunung-gunung, "beberapa buah yang tertinggi di Portugis, telah bergoncang dengan sangat kuat, seolah-olah goncangan itu datang dari dasarnya. Dan beberapa diantaranya terbelah di puncaknya dan bongkahan-bongkahannya terlepas dan terbelah-belah dengan cara ajaib, dan jatuh ke lembah-lembah di sekitarnya. Nyala api tersembur dari gnung-gunung ini." -- Lyell, Sir Charles, "Principles of Geology," p. 495 (ed. 1858, N.Y.). 1. Gempa bumi yang dahsyat yang berpusat di Lisbon : 1 November 1755
  10. 10. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Di Lisabon, " suara gemuruh terdengr di bawah tanah, dan segera sesudah itu goncangan keras meruntuhkan sebagian besar kota itu. Dalam waktu kira-kira enam menit 60,000 ribu orang binasa. Mula-mula pasang surut, ambang laut kering. Kemudian laut itu bergulung, naik setinggi 50 kaki atau lebih dari permukaan yang biasa." "Di antara kejadian luar biasa yang telah terjadi di Lissabon selama malapetaka itu ialah hilang lenyapnya dermaga baru, yang seluruhnya dibangun dari batu pualam dengan biaya yang tinggi. Sejumlah besar orang berkumpul di sana untuk mencari perlindungan, sebagai satu tempat yang jauh dari reruntuhan gedung-gedung. Tetapi dengan tiba-tiba dermaga itu terbenam dengan semua orang yang di atasnya, dan tak seorang bangkai manusiapun yang mengapung ke permukaan." -- Idem, p. 495 (ed. 1858, N.Y.). 1. Gempa bumi yang dahsyat yang berpusat di Lisbon : 1 November 1755
  11. 11. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Goncangan" gempa itu, "dengan segera disusul oleh runtuhnya gereja dan biara. Hampir semua gedung- gedung besar dan lebih dari seperempat rumah-rumah runtuh. Kira-kira dua jam sesudah goncangan itu, api mengamuk di berbagai tempat. Api itu begitu dahsyatnya dan terus menyala selama tiga hari, sehingga menyebabkan kota benar- benar kosong. Gempa bumi itu terjadi pada waktu hari besar, pada waktu gereja-gereja dan biara-biara dipenuhi orang-orang, sehingga sangat sedikit yang selamat." -- Encyclopaedia Americana, art. Lisbon, note (ed. 1831). 1. Gempa bumi yang dahsyat yang berpusat di Lisbon : 1 November 1755
  12. 12. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Teror yang mengerikan itu tidak dapat digambarkan. Tak seorangpun yang menangis, karena tidak tertangiskan. Mereka berlari ke sana ke mari, tidak sadar karena ketakutan dan kengerian, sambil memukul- mukul mukanya dan dadanya dan berseru, 'Misericordia! dunia kiamat!' Ibu-ibu lupa anak-anak mereka, dan berlari sambil memeluk patung-patung dan salib. Malangnya, banyak yang lari ke gereja mencari perlindungan, tetapi sia-sia sakramen itu dibukakan, sia-sia makhluk yang malang ini memeluk mezbah-mezbah, patung-patung, imam-imam, dan orang- orang terkubur dalam satu reruntuhan." Diperkirakan sekitar 90,000 orang binasa pada hari yang fatal itu. 1. Gempa bumi yang dahsyat yang berpusat di Lisbon : 1 November 1755
  13. 13. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Dua puluh lima tahun kemudian muncullah tanda berikut, yang disebutkan dalam nubuatan -- matahari dan bulan digelapkan. Apa yang menyebabkan hal ini sangat menarik ialah kenyataan bahwa kegenapan nubuatan itu telah ditunjukkan dengan pasti. Dalam percakapan Juru Selamat dengan murid-murid-Nya di gunung Zaitun, setelah menjelaskan pencobaan yang lama bagi gereja -- 1260 tahun penganiayaan kepausan, mengenai ini Ia telah menjanjikan bahwa penyiksaan itu akan diperpendek -- maka Ia menyebutkan kejadian-kejadian tertentu yang mendahului kedatangan-Nya, dan menentukan waktunya kapan ini untuk pertama kali akan disaksikan, "Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya." ( Markus 13:24). 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  14. 14. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Masa 1260 hari atau tahun itu berakhir pada tahun 1798. Seperempat abad sebelumnya, penganiayaan sudah hampir seluruhnya berakhir. Sesudah penganiayaan atau penyiksaan ini, menurut perkataan Kristus, matahari akan digelapkan. Pada tanggal 19 Mei 1780, nubuatan ini sudah digenapi. "Hampir kalau bukan seluruhnya sebagai satu-satunya jenis fenomena yang misterius dan tak terjelaskan, . . . terjadi pada tanggal 19 Mei 1780, -- di New England, langit tampak menjadi gelap tidak bisa djelaskan kenapa demikian." -- Devens, R.M., "Our First Century," p. 89. 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  15. 15. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Seorang saksi mata di Massachusetts menjelaskan kejadian itu sebagai berikut: "Pada pagi hari matahari terbit bersinar terang, tetapi tidak lama kemudian awan menutupi langit. Awan-awan itu menjadi semakin turun, dan dari awan- awan yang kemudian gelap itu kilat menyambar dan guntur berbunyi serta hujan rintik-rintik turun. Menjelang pukul sembilan, awan itu menjadi semakin tipis, dan berubah warna menjadi kekuning-kuningan bagaikan warna kuningan atau tembaga, sehingga tanah, batu-batuan, pohon-pohonan, bangun-bangunan, air dan orang-orang telah tampak berubah warnanya oleh terang yang aneh dan ngeri itu. Beberapa menit kemudian, awan hitam pekat menyebar ke seluruh langit kecuali lingkaran tipis di kaki langit, dan gelapnya seperti gelapnya pada pukul sembilan malam musim panas. . . . 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  16. 16. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Ketakutan, kecemasan dan kengerian merasuk pikiran orang-orang. Perempuan-perempuan berdiri di pintu, melihat pemandangan alam yang gelap; laki-laki kembali ke rumah dari bekerja di ladang. Tukang kayu meninggalkan perkakasnya, tukang besi meninggalkan bengkelnya, dan para pedagang meninggalkan toko-tokonya. Murid-murid sekolah-sekolah dibubarkan, dan dengan gemetar murid-murid itu berlari pulang ke rumah masing-masing. Para pengembara atau yang sedang mengadakan perjalanan berhenti di pondok-pondok petani yang terdekat. 'Apa yang sedang terjadi,' hati dan bibir manusia bertanya-tanya. Tampaknya seperti badai akan menyapu negeri itu, atau seolah-olah hari itu merupakan hari kemusnahan segala sesuatu. 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  17. 17. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Lilin-lilin dinyalakan dan api dari perapian bercahaya begitu terang seperti pada malam tanpa sinar bulan di musim gugur . . . . Unggas kembali ke sarangnya dan tidur, ternak berkumpul di kandangnya, katak-katak berisik, burung-burung menyanyikan nyanyian malam mereka, dan kelelawar-kelelawar mulai beterbangan. Tetapi manusia mengetahui sebenarnya malam belum tiba . . . . 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  18. 18. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Dr. Natahanael Whittaker, pendeta gereja Tabernakel di Salem, mengadakan acara keagamaan di tempat pertemuan, dan mengkhotbahkan khotbah di mana ia mengatakan bahwa kegelapan itu suatu keajaiban supernatural. Anggota-anggota jemaat datang berkumpul di berbagai tempat. Ayat-ayat khotbah yang tiba-tiba tanpa persiapan ini adalah yang tampaknya menyatakan bahwa kegelapan itu sesuai dengan nubuatan Alkitab . . . . Kegelapan yang paling pekat atau kelam terjadi sesudah pukul sebelas." -- "The Essex Antiquarian," Salem, Mass., April 1899 (Vol. III, No. 4, pp. 53, 54). "Di sebahagian besar negeri itu kegelapan begitu hebatnya di siang hari itu, sehingga orang-orang tidak bisa menyatakan jam berapa dengan melihat jam, atau makan atau melakukan kerjanya di rumah tanpa cahaya lilin . . . 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  19. 19. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) " Luasnya cakupan kejadian kegelapan ini luar biasa. Dapat dilihat ke sebelah Timur sejauh Falmouth. Ke arah Barat sampai bagian terjauh Connecticut dan Albany. Ke arah Selatan, dapat dilihat sepanjang tepi laut, dan ke arah Utara sejauh pemukiman Amerika." -- Gordon, Dr. Wm., "History of the Rise, Progress and Establishment of the Independent of U.S.A.," Vol. III, p. 57 (N.Y., 1789). 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  20. 20. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Kegelapan pekat hari itu telah berlalu sejam atau dua jam kemudian sebelum malam, oleh langit yang sebagian terang, dan matahari tampak meskipun masih ditutupi oleh kabut hitam tebal. "Sesudah matahari terbenam, awan kembali datang menutupi dan malampun datang cepat." "Kegelapan malam inipun tidak kurang menakutkan dan luar biasa dibandingkan dengan yang terjadi pada siang harinya. Walaupun pada malam itu sudah hampir bulan purnama, tidak ada benda yang dapat dilihat tanpa pertolongan terang buatan atau lampu, yang bilamana dilihat dari rumah-rumah tetangga dan tempat-tempat lain yang agak berjauhan, nampak bagaikan kegelapan Mesir yang kelihatannya hampir tidak bisa ditembusi oleh sinar." -- Thomas, Massachusetts Spy; or, American Oracle of Liberty," Vol. X, No. 472 (May 25, 1780). Salah seorang saksi mata pemandangan itu berkata, "Saya tidak bisa membayangkan pada waktu itu, sekiranya semua benda bercahaya di jagad raya ini diselubungi dengan selubung yang tidak tembus cahaya, atau benda-benda bercahaya itu dilenyapkan, maka kegelapan itu akan lebih hebat lagi." -- Letter by Dr. Samuel Tenney, of Exeter, N. H., December 1785 (in "Massachusetts Historical Society Collection," 1792, 1st series, Vol. I, p. 97). 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  21. 21. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Walaupun pukul sembilan malam itu bulan purnama nampak juga, "sinarnya tak mampu mengusir kegelapan mencekam bagaikan maut itu." Sesudah tengah malam, kegelapan itu sirna, dan bulan pada waktu pertama kali kelihatan, tampak seperti darah. Tanggal 19 Mei 1780 dicatat dalam sejarah sebagai, "Hari Gelap." (The Dark Day). Sejak zaman Musa, belum ada waktu kegelapan yang menyamai kepekatan, jangkauan dan lamanya kegelapan ini yang pernah dicatat. Penjelasan mengenai kejadian ini yang diberikan oleh para saksi mata merupakan gema firman Tuhan yang dicatat oleh Nabi Yoel, dua ribu ima ratus tahun sebelum kegenapannya, "Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan." (Yoel 2:31). 2. Matahari menjadi hitam bagiakan karung rambut dan Bulan menjadi darah: 19 Mei 1780
  22. 22. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Pada tahun 1833, dua tahun sesudah Miller mulai mengkhotbahkan bukti-bukti kedatangan Kristus yang segera di depan umum, tanda terakhir nampak yang dijanjikan oleh Juru Selamat sebagai tanda kedatangan-Nya yang kedua kali. Yesus berkata, "Bintang-bintang akan berjatuhan dari langit." (Mat. 24:29). Dan Yohanes dalam buku Wahyu menyatakan, sementara ia memandang dalam penglihatan pemandangan yang mendahului hari Allah, "Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia diguncang angin kencang." (Wah. 6:13) Nubuatan ini memperoleh penggenapan yang nyata dan mengesankan pada peristiwa besar hujan meteor pada tanggal 13 Nopember 1833. Itulah kejatuhan bintang yang paling besar dan paling hebat yang pernah dicatat. 3. Bintang-bintang Berjatuhan dari Langit 19 Mei 1780
  23. 23. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Seluruh cakrawala di atas seluruh Amerika Serikat, menyala berpijar selama beberapa jam. Tidak pernah terjadi fenomena langit di negeri ini sejak pendudukan yang pertama, yang dilihat dengan sangat kagum oleh segolongan masyarakat atau dengan sangat takut dan gentar oleh golongan yang lain." "Keagungan dan keindahannya masih terus terkenang di banyak pikiran orang . . . . Belum pernah hujan turun lebih lebat dari meteor-meteor itu yang jatuh ke bumi ini. Ke Timur, ke Barat, ke Utara dan ke Selatan sama saja. Pendek kata seluruh langit tampak bergoyang . . . . Kejadian itu, sebagaimana dijelaskan di Journal Profesor Silliman, dilihat di seluruh Amerika Utara . . . . Dari jam dua sampai terang pagi hari langit sangat terang dan cerah tanpa berawan, suatu pertunjukan yang terus-menerus kilauan cahaya bintang-bintang yang cemerlang terjadi di seputar langit." -- Devens, R.M., "American Progress; or The Greatest Event of the Greatest Country," Ch. 28, -ars. 1-5. 3. Bintang-bintang Berjatuhan dari Langit 19 Mei 1780
  24. 24. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) "Sungguh, tidak ada bahasa yang dapat menggambarkan kemuliaan pertunjukan yang begitu indah; . . . tak seorangpun yang tidak melihatnya dapat membentuk suatu gambaran yang memadai dalam pikirannya mengenai kemuliaan periistiwa itu. Tampaknya bagaikan seluruh langit berbintang berkumpul di suatu titik dekat zenith (puncak) dan secepat kilat serta- merta serentak memancar ke segala penjuru kaki langit. Tetapi tidak habis-habisnya -- ribuan meteor diikuti ribuan meteor lainnya seolah-olah semuanya itu diciptakan untuk kejadian itu." -- Reed, F. in the Christian Advocate Journal, 13 December 1833. " Suatu gambaran yang lebih tepat ialah bagaikan sebatang pohon ara yang menggugurkan buahnya apabila dihembus angin kencang. Tidak mungkin untuk memperhatikan seluruhnya." -- "The Old Countryman," in Portland Evening Advenrtiser, 26 November 1833. 3. Bintang-bintang Berjatuhan dari Langit 19 Mei 1780
  25. 25. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Dalam New York Journal of Commerce 14 November 1833, muncul sebuah artikel panjang mengenai fenomena ajaib ini yang berisi pernyataan berikut, "Saya pikir, tak seorang ahli filsafat atau sarjanapun yang menceriterakan atau mencatat suatu kejadian seperti kejadian kemarin pagi. Seorang nabi meramalkannya dengan tepat 1800 tahun yang lalu, jikalau kita mengalami kesulitan untuk mengerti bahwa bintang-bintang yang berjatuhan itu berarti jatuhnya bintang-bintang . . . dalam satu-satunya pengertian yang mungkin benar secara harafiah." 3. Bintang-bintang Berjatuhan dari Langit 19 Mei 1780
  26. 26. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Demikianlah diperagakan tanda-tanda terakhir kedatangan-Nya, mengenai mana Yesus menyuruh murid-murid- Nya, "Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu." (Mat. 24:33). Setelah tanda-tanda ini, Yohanes melihat sebagai peristiwa besar berikut yang lainnya, langit menyusut bagaikan gulungan kitab yang digulung, sementara bumi bergoncang, gunung-gunung dan pulau-pulau bergeser dari tempatnya. Dan orang jahat yang ketakutan berusaha melarikan diri dari hadirat Anak Manusia."(Wah. 6:12-17). 3. Bintang-bintang Berjatuhan dari Langit 19 Mei 1780
  27. 27. Meterai ke-6: Periode Nubuatan: AD. 1755- Kedatangan YESUS kali ke-2 (Meterai VII) Banyak yang menyaksikan jatuhnya bintang-bintang itu, memandangnya sebagai suatu berita penghakiman yang akan datang, -- "suatu jenis tanda yang mengerikan, tanda pendahuluan yang pasti, suatu tanda penuh kemurahan dari hari besar yang menakutkan itu." -- "The Old Countyman" in Portland Evening Advertiser, 26 Nopember 1833. Dengan demikian perhatian orang-orang ditujukan kepada kegenapan nubuatan, dan banyak dituntun untuk memperhatikan amaran kedatangan- Nya yang kedua kali. 3. Bintang-bintang Berjatuhan dari Langit 19 Mei 1780
  28. 28. Meterai ke-7: Periode Nubuatan: Menjelang kedatangan YESUS kali ke-2 hingga Kedatangan- Nya kali yang ke-2 Surga sunyi senyap: Keheningan makhluk surga, mereka sedang berhenti menyorakkan pujian yang biasanya selalu mereka kumandangkan untuk memuliakan ALLAH, oleh karena menantikan suatu peristiwa yang luar biasa, yaitu kedatangan TUHAN kali yang ke-2 ke planet Bumi. Surga sunyi senyap kira-kira untuk setengah jam lamanya Wahyu 8:1
  29. 29. Meterai ke-7: Periode Nubuatan: Menjelang kedatangan YESUS kali ke-2 hingga Kedatangan- Nya kali yang ke-2 Mengapa “Sunyi Senyap” dalam pembukaan meterai yang terakhir? Keheningan tampaknya menjadi cara yang tidak biasa untuk menyimpulkan suatu gambaran penghakiman Wahyu 8:1
  30. 30. Meterai ke-7: Periode Nubuatan: Menjelang kedatangan YESUS kali ke-2 hingga Kedatangan- Nya kali yang ke-2 Mengapa Para Pembawa kabar itu berdiam diri (hening)? 3 malaikat terbang di langit dengan amaran tentang akhir zaman (Wahyu 14). Malaikat lainnya turun dari surga memenuhi bumi dengan kemuliaan ketika ia memberikan panggilan terakhir (Wahyu18:1). Ketika setiap orang telah membuat keputusan mereka, panggilan-panggilan lainnya tidak akan menyebabkan orang-orang berbalik dari pilihan yang telah mereka buat. Pembawa kabar itu hening hingga upah bagi orang baik dan orang jahat diberikan. (Wahyu 22:11-15; Yesaya 62:1, 2). Wahyu 8:1
  31. 31. 1-4 5 6 7 Kelompok-kelompok orang-orang yang dihakimi Penghakiman dimulai dari orang-orang benar yang telah mati Pekerjaan penghakiman Ujian. Orang jahat yang hidup di akhir zaman akan berteriak agar batu dan gunung menimpa mereka dan menyembunyikan mereka dari Dia Yang di atas tahta (Yang sedang menghakimi {Wahyu 5:6,7}). Orang benar yang hidup (144.000) dihakimi dan dimeterai. Sunyi senyap — suatu waktu bagi orang-orang untuk memastikan pilihan mereka menenunjukkan kepermanen- annya. Baik orang benar maupun orang jahat menunjukkan bahwa mereka telah membuat pilihan terakhir. Bandingkan Why. 12:11; Ayub 13:15; Why. 16:9; Why. 22:11 Pembukaan-pembukaan Meterai menunjukkan hal-hal berikut dalam kaitannya dengan Penghakiman: Meter ai ke - ...
  32. 32. Meterai ke-7: Periode Nubuatan: Menjelang kedatangan YESUS kali ke-2 hingga Kedatangan- Nya kali yang ke-2 Masa “Sunyi Senyap” lainnya di Alkitab 1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum terjadinya air bah 2. Yakub di Sungai Yabok Bergumul melawan ALLAH. 3. Saat-saat menjelang kematian YESUS di Salib Wahyu 8:1
  33. 33. 1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum terjadinya air bah "7:1 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: "Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini. 7:2 Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya; 7:3 juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, supaya terpelihara hidup keturunannya di seluruh bumi. 7:4 Sebab tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya, dan Aku akan menghapuskan dari muka bumi segala yang ada, yang Kujadikan itu.“ ... 7:16 Dan yang masuk itu adalah jantan dan betina dari segala yang hidup, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh; lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh Kejadian 7:1-4;16
  34. 34. 1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum terjadinya air bah Masa 7 hari dapat menjadi suatu waktu untuk menyelidiki hati (dari dosa- dosa) bagi mereka yang dimeterai di dalam bahtera sementara Matahari bersinar seperti biasanya. Itu juga dapat menjadi suatu waktu bagi mereka yang berada di luar yang tadinya ingin masuk untuk menunjukkan karakter mereka yang sesungguhnya. Setelah ini, langit akan memecahkan keheningan mereka melalui hujan yang telah dikhotbahkan Nuh selama 120 tahun.
  35. 35. 1. Keluarga Nuh di dalam bahtera sebelum terjadinya air bah "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.” Matius 24:37-39 Dalam Kisah Air Bah kita memiliki 3 periode sebagaimana yang terdapat pada akhir zaman: 1. Peringatan 2. Suatu masa hening/ “Sunyi senyap” yang singkat 3. Keselamatan bagi orang benar dan penghukuman bagi orang jahat, yang telah menolak kasih karunia ALLAH.
  36. 36. 2. Yakub bergumul melawan ALLAH di Sungai Yabok "Kemudian berkatalah Yakub: "Ya Allah nenekku Abraham dan Allah ayahku Ishak, ya TUHAN, yang telah berfirman kepadaku: Pulanglah ke negerimu serta kepada sanak saudaramu dan Aku akan berbuat baik kepadamu --sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan.Lepaskanlah kiranya aku dari tangan kakakku, dari tangan Esau, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu dengan anak-anaknya. Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing. Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu. Lalu kata orang itu: "Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing." Sahut Yakub: "Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak memberkati aku.“ Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub.“ Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.“ Kejadian 32:9-11, 24-28. Bandingkan dengan Yeremia 30 dan Nahum 2:10
  37. 37. 2. Yakub bergumul melawan ALLAH di Sungai YabokMalam itu, malam sebelum ia akan bertemu dengan saudara yang pernah ia curangi, Yakub memilih untuk mengasingkan dirinya dari rombongannya. Setan menekannya dengan perasaan bersalah terhadap dosa penipuan dalam mendapatkan hak kesulungan. Yakub seorang diri dan tidak berdaya, ia datang memohon kepada ALLAH. Lalu Seorang malaikat TUHAN (YESUS KRISTUS) datang untuk mengujinya. Bagaimana Yakub merespon ujian itu di saat ia sedang dalam keadaan tak berdaya dan putus asa? Justru dalam ketidakberdayaannya, dengan bersungguh-sungguh ia meminta berkat kekuatan rohani dari Malaikat itu.
  38. 38. 3. YESUS pada saat menjelang Penyaliban-Nya Di saat kritis-Nya, dari sisi kemanusiaan-Nya Ia khawatir apakah Ia akan dapat kembali bersatu dengan Bapa-Nya. Ia tidak memiliki jaminan bahwa pengorbanan-Nya dapat diterima atau bahkan apakah Ia pasti akan bangkit dari kubur-Nya. Ia berserah sepenuh hati kepada janji-janji yang diberikan sebelum-Nya ketika Ia masih dapat bersekutu dengan Bapa. Mereka yang menghadapi ujian akhir – mungkin anda dan saya – tidak akan melalui pengorbanan yang serupa dengan KRISTUS namun kita pasti akan melalui suatu periode waktu pencobaan besar, akan terputus dari setiap dukungan manusia. Sementara ejekan, penganiayaan bahkan ancaman hukuman mati dijatuhkan, mereka tidak akan sendirian.YESUS telah melalui penganiayaan itu sehingga kita tidak perlu lagi melaluinya. ”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20b). Hal itu akan menjadi masa “Sunyi senyap / “Hening” di surga.
  39. 39. 3. YESUS pada saat menjelang Penyaliban-Nya Matius 27:45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. 27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
  40. 40. 3. YESUS pada saat menjelang Penyaliban-Nya Markus 8:34 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
  41. 41. Meterai ke-7: Periode Nubuatan: Menjelang kedatangan YESUS kali ke-2 hingga Kedatangan- Nya kali yang ke-2 Setengah Jam Surga sunyi senyap kira-kira untuk setengah jam lamanya ½ jam = 1/48 hari 1 hari nubuatan = 360 hari Jadi ½ jam artinya ... 1/48 x 360 hari 7 ½ hari Wahyu 8:1
  42. 42. Meterai ke-7: Periode Nubuatan: Menjelang kedatangan YESUS kali ke-2 hingga Kedatangan- Nya kali yang ke-2 Setengah Jam Surga sunyi senyap kira-kira untuk setengah jam lamanya 7 ½ hari Apakah angka 7 ½ hari adalah suatu angka yang literal ataukah hanya sebagai lambang dari suatu periode waktu tertentu? Kita tidak dapat memastikannya. Periode 7 ½ hari itu dapat memiliki makna “Suatu waktu yang singkat”. Kata “Kira-kira” dapat menjadi suatu petunjuk untuk tidak mengartikannya secara literal, meskipun pada peristiwa pada zaman Nuh, angka itu adalah literal. - Pada peristiwa Nabi Nuh kita dapat melihatnya sebagai “Suatu waktu yang singkat” tepat sebelum YESUS datang membawa kita dengan malaikat- malaikat-Nya (Bahtera) dan ketika bumi dibinasakan (Terjadinya Air bah). - Pada peristiwa “Yakub di Sungai Yabok” kita dapat melihatnya sebagai suatu waktu “Menyelidiki hati terhadap dosa-dosa” Wahyu 8:1
  • EddySudarno1

    Mar. 20, 2021
  • hanipaulus

    Feb. 6, 2020
  • PosmanDumpasGurning

    Oct. 18, 2019
  • MassieJoey

    Oct. 18, 2019
  • melvie08

    Oct. 12, 2019
  • andrewmomongan

    Mar. 28, 2019
  • JerrySayow

    Feb. 13, 2019
  • EllenSia

    Feb. 2, 2019
  • andiflareon

    Feb. 2, 2019
  • ErickLuanmase

    Feb. 1, 2019
  • arlladarmawansa

    Nov. 10, 2018
  • MaeYing1

    Oct. 11, 2018
  • jameshadjo

    Sep. 21, 2018
  • MediTakapente1

    Jun. 12, 2018
  • madesilaarta5

    Apr. 21, 2018
  • NomLelyDsgDezz

    Apr. 13, 2018
  • ZandiArimania

    Jan. 24, 2018
  • GriffinLuturmas

    Jan. 12, 2018
  • MirandaGiofani

    Aug. 23, 2017
  • AlvianSumilat

    Oct. 14, 2016

Seminar Wahyu pasal 6 diedit pada 08 juni 2016

Views

Total views

12,044

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

7,778

Actions

Downloads

364

Shares

0

Comments

0

Likes

21

×