Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Seminar kesehatan amankah makanan yang kita santap condensed

12,894 views

Published on

Published in: Health & Medicine
  • pak David Syahputra. mohon ijin saya utk download. tksh
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Seminar kesehatan amankah makanan yang kita santap condensed

  1. 1. L/O/G/O
  2. 2. • Puluhan bakteri, virus, parasit, dan protozoa mengancam untuk meracuni makanan.
  3. 3. • Makanan bisa jadi tercemar bakteri berbahaya. Misalnya makanan disimpan dalam toples atau wadah yang tidak ditutup rapat. Atau sayuran mentah seperti lalapan tidak dicuci bersih terlebih dulu.
  4. 4. • Penyebab lain, daging dibiarkan pada temperatur ruangan selama beberapa waktu meski sudah dimasak dapat mengundang bakteri.
  5. 5. • Jika pengolahan makanan dilakukansecara cepat, kemungkinan besar faktor higienis kurang diperhatikan.
  6. 6. • Bisa jadi wadah untuk memotong daging mentah dan daging matang dilakukan di papan pemotong yang sama.
  7. 7. • Meski makan di luar menarik, tapi harus tetap berhati-hati. Beberapa rumah makan tidak menjaga kebersihan dapur sehingga menjadi sarang bibit penyakit.
  8. 8. • Ataupun beberapa rumah makan menghidangkan makanan di atas meja untuk waktu yang lama tanpa disimpan dalam lemari es atauwadah penyimpanan yang rapat.
  9. 9. • Atau yang sering terjadi, makanan sisa kemarin dihidangkan kembali pada hari berikutnya.
  10. 10. • Beberapa zat kimia atau obat diberikan kepada ternak atau tumbuhan. Misalnyabeberapa hewan diberi antibiotik agar kebal terhadap penyakit, ataupun hormon agar ternak tumbuh lebih cepat.
  11. 11. • Bakteri-bakteri pada ternak ini menjadi lebih kebal, sehingga ketika dikonsumsi manusia, kuman-kuman penyebab penyakit padamanusia lama-kelamaan akan kebal terhadap antibiotik.
  12. 12. • Demikian juga dengan pestisida padatanaman. Makanan bisa tercemar oleh sisa- sisa pestisida atau zat-zat yang berbahaya atau beracun.
  13. 13. • Ini merupakan metode yang paling praktis, yaitu cucitangan sebelum makan. Selalu mencuci tangan dengan sabun atau membersihkan dengan anti-septik setiap kali Anda akan makan atau menyentuh makanan.
  14. 14. • Ini merupakan metode yang paling praktis, yaitu cucitangan sebelum makan. Selalu mencuci tangan dengan sabun atau membersihkan dengan anti-septik setiap kali Anda akan makan atau menyentuh makanan.
  15. 15. • Selalu cuci semua peralatan masak seperti talenan, pisau, meja dapur, parutan dengan sabun dan bisa juga dengan air panas setelah menyiapkan setiap hidangan.
  16. 16. • Hal ini lebih penting jika setelah mengolah daging sapi, daging ayam, atau makanan laut yang masih mentah dengan peralatan tersebut.
  17. 17. • Meski buah dan sayur bisa dimakanlangsung, namun selalu cuci buah dan sayur dengan air hangat untuk membersihkannya dari serangga dan sisa pestisida.
  18. 18. • Jika sayuran dan buah- buahan yang tidak perlu dikupas akan dimakan mentah atau tanpa dimasak, sikat bahan-bahan makanan ini dengan sikat sayuran untuk membuang kotoran maupun residu pestisida yang menempel.
  19. 19. • Sayuran berdaun, seperti bayam, kangkung, dan slada, harus dicuci bersih dan dipastikan tidak mengandung pasir dan tanah. Bahkan langkah terbaik adalah menguliti, mengupas, dan merebus sehingga membersihkan bahan makanan. Misalnya sewaktu mengolah selada dan kol, buanglah daunnya yang paling luar.
  20. 20. • Masak semua jenis daging hingga matang benar. Ini termasuk daging ikan dan daging ayam dengan tujuan membunuh organisme-organisme yang berbahaya. Daging sapi dan ayam yang beku dari lemari es harus dicairkan sama sekali sebelum dimasak, sehingga panas dapat menembus sampai bagian tengahnya.
  21. 21. • Dalam daging bisa terdapat cacing pita termasuk dalam ikan dan kerang. Cacing pita biasa menyerang hati atau paru-paru. Panasi bagian dalam daging hingga lebih dari 70-80 derajat Celsius, meskipun sebentar, hampir semua bakteri, virus, dan parasit akan mati.
  22. 22. • Jika ingin memanaskan kembali makanan hendaknya dilakukan hingga suhu 75 derajat Celsius atau hingga makanan menjadi panas dan mengeluarkan uap.
  23. 23. • Misalnya, hindari makan daging ayam yang bagiandalamnya masih berwarna merah muda atau telur yang tidak matang benar. Karena berisiko tinggi masih mengandung organisme berbahaya seperti bakteri, virus dan parasit.
  24. 24. • Pisahkan letak bahan makanan saat membawa atau menyimpannya. Pisahkan daging dan makanan laut dari bahan makanan lain. Misalnya pisahkan kantong plastik belanja Anda antara daging dengan bahan makanan lainnya, apalagisaat menyimpan di kulkas.
  25. 25. • Hindari menaruh makanan yang sudah matang pada piring yang sebelumnya digunakan untuk tempat daging yang masih mentah, kecuali piring itu telah dicuci secara menyeluruh dengan sabun atau air panas.
  26. 26. • Setelah makanan selesai dimasak, segeralah makan, khususnya di daerah panas karena bakteri yang berbahaya dapat berkembang biak dengan cepat.
  27. 27. • Tips untuk menyiapkan makanan jauh sebelum waktu makan adalah dengan mendinginkan makanan tersebut dalam lemari es setelah masak dan hangatkan kembali dengan baik sebelum dihidangkan.
  28. 28. • Kebersihan dapur harus selalu dijaga. Perhatikan alat-alat memasak dan area memasak. Misalnya hindari menggunakan alas kaki dari luar rumah di area dapur maupun mengizinkan hewan peliharaan berada di area dapur.
  29. 29. • Kulkas dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang berbahaya, dengan temperaturnya 4 derajat Celsius. Sedangkan di bagian freezer (beku) harus bertemperatur minus 17 derajat Celsius. Segera simpan makanan yang mudah rusak di kulkas selambat-lambatnya dua jam setelah dibeli.
  30. 30. • Mungkin Anda lupa kapan terakhir kali telur yang berada di kulkas dibeli. Jika Anda ragu apakah makanan tersebut sudah rusak atau tidak, buanglah makanan yang meragukan tersebut daripada terkena penyakit.
  31. 31. • Sewaktu makan di luar rumah, Anda perlu selalu berhati-hati. Kira-kira hingga 80 persen kasus penyakit yang terbawa oleh makanan berasal karena membeli atau memakan makanan yang dimasak dan dibeli di luar rumah.
  32. 32. 34

×