Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan ii 2018

6,745 views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan ii 2018

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan ii 2018

  1. 1. KESELAMATAN DAN AKHIR ZAMAN Pelajaran 4 untuk 28 April 2018 Diadaptasi dari www.fustero.es www.gmahktanjungpinang.org 1 Yohanes 4:10 “Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah,tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.”
  2. 2.  ALLAH, Perancang Keselamatan Kasih Bapa Kasih Kristus Kasih ROH KUDUS  Jaminan Keselamatan  Memberitakan Pekabaran Keselamatan “Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum.” (Wahyu 14:6) Malaikat itu adalah lambang dari orang- orang yang akan memberitakan pekabaran terakhir ke dunia ini: Injil kekal. Apakah isi pekabaran tersebut? Itu adalah pekabaran keselamatan yang telah direncanakan bagi kita sebelum fondasi Bumi dibuat oleh ALLAH.
  3. 3. KASIH BAPA “Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.” (Maleakhi 3:6) Beberapa orang mengatakan bahwa ALLAH dari Perjanjian Lama adalah ALLAH Yang Maha Adil sementara ALLAH dalam Perjanjian Baru adalah ALLAH Yang penuh dengan belas kasihan dan anugerah serta pengampunan. Namun, Yesus meluruskan pandangan tersebut: Ia dan Bapa memiliki perasaan yang sama dan bertindak dengan cara yang sama. “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa.” (Yohanes 14:9) Marilah kita mengenal siapa itu Bapa: Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar (Kel. 34:6) TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia (Mzm. 147:11) Ia merancang kan kesejahtera -an bagi umat-Nya (Yeremia 29:11) Kasih-Nya kekal (Yeremia 31:3) Ia bersukacita atas sukacita umat-Nya (Zefanya 3:17)
  4. 4. KASIH KRISTUS “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.” (Filipi 2:5-8)
  5. 5. ALLAH Adalah satu-satunya yang memiliki hidup dari diri-Nya sendiri (Yoh. 5:26). Oleh karena itulah, Ia-lah satu-satunya Yang dapat memberikan hidup-Nya untuk menebus kita (Yoh. 10:18). Ia-lah Yang satu-satunya Yang dapat menjadi Jurus’lamat kita (Luk. 2:11) Yesus tidak hanya mengambil sebuah "bentuk manusia", tetapi Ia menjadi manusia sepenuhnya dengan cara yang sama sebagaimana Dia adalah sepenuhnya ALLAH. Ia melakukannya karena Ia mengasihi kita. Sebagai ALLAH Ia menopang segala sesuatu (Ibrani 1:3) Permulaannya sudah sejak purbakala (Mikha 5:2) Ia menciptakan segala sesuatu (Yohanes 1:3) Sebagai MANUSIA Ia lahir sebagai bayi yang tak berdaya (Lukas 2:7) Ia mengalami pertumbuhan fisik dan mental (Lukas 2:52) Ia mati tergantung di kayu salib (Kisah para Rasul 5:30) KASIH KRISTUS
  6. 6. KASIH ROH KUDUS “Tetapi demi Kristus, Tuhan kita, dan demi kasih Roh, aku menasihatkan kamu, saudara- saudara, untuk bergumul bersama-sama dengan aku dalam doa kepada Allah untuk aku.” (Roma 15:30) Individualitas dan kepribadian Roh Kudus dijelaskan dalam Kitab Suci: • Bekerjasama dalam penjelmaan YESUS menjadi manusia (Mat. 1:20) • Berkepribadian terpisah dari Bapa dan Putra (Mat. 28:19) • Mengajar (Luk. 12:12) • Menghibur dan menasehati (Yoh. 14:16) • Meyakinkan orang (Yoh. 16:8) • Menuntun kepada kebenaran (Yoh. 16:13) • Memuliakan Kristus (Yoh. 16:14) • Mengantarai kita (Roma 8:26) • Menyucikan (1 Petrus 1:2) Roh Kudus adalah Allah, sama seperti Bapa dan Anak. Bersama- sama, mereka adalah Satu Tuhan. Mereka mengasihi kita secara setara dan bekerja untuk menyelamatkan kita ke dalam kerajaan Allah yang kekal.
  7. 7. JAMINAN KESELAMATAN “pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus.” (Titus 3:5) Jika keselamatan bergantung pada perbuatan kita, maka adalah mustahil untuk mendapatkannya! TUHAN meminta kita untuk menjalani kehidupan yang suci, tetapi Dia penuh belas kasihan, dan Dia tidak menuntut persyaratan untuk keselamatan. Keselamatan adalah cuma- cuma bagi semua orang yang ingin menerima pengorbanan Yesus di salib dan kebangkitan-Nya melalui iman. “Bila Ia berseru pada-Ku… akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan.” (Mzm. 91:15-16) “Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan.” (Yoel 2:32) “Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka ... seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Yoh. 10:28) “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, … maka kamu akan diselamatkan.” (Roma 10:9) “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya … memiliki hidup yang kekal.” (1 Yoh. 5:13) “Dan barangsiapa yang mendengarnya, dan barangsiapa yang mau, … hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma.” (Why. 22:17)
  8. 8. MEMBERITAKAN KABAR KESELAMATAN “Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum.” (Wahyu 14:6) Rencana Keselamatan adalah “INJIL KEKAL.” ALLAH membuat rencana ini “sebelum permulaan zaman.” (2 Tim. 1:9) ALLAH ingin agar kita hidup bersama dengan-nya untuk selama-lamanya (Why. 22:3-5). Ia telah menjadikan segala sesuatu mungkin (Yoh. 3:16). Jika kita menerima rencana-Nya, keselamatan kita akan terjamin. ketika kita telah mengenal kasih Allah dan rencana keselamatan-Nya, bagaimana mungkin kita dapat menyimpan pekabaran yang luar biasa itu bagi diri kita sendiri? Waktunya telah dekat. Sejarah umat manusia akan segera berakhir. Marilah kita mengabarkan Injil yang kekal sejak saat ini.
  9. 9. “Di pengadilan di atas, Kristus memohon untuk gereja-Nya - memohon bagi mereka yang telah Ia bayar harga penebusan oleh darah-Nya. Abad-abad, tahun-tahun, tidak pernah dapat mengurangi kuasa keampuhan korban Pendamaian-Nya. Baik kehidupan maupun kematian, tinggi atau kedalaman, tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah yang ada di dalam Kristus Yesus; bukan karena kita memegang-Nya dengan begitu kuat, tetapi karena Dia yang memegang kita dengan erat. Jika keselamatan kita bergantung pada usaha kita sendiri, kita tidak akan dapat diselamatkan; tetapi itu tergantung pada Seseorang yang berada di balik semua janji-janji.” E.G.W. (That I May Know Him, March 15)

×