Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan 4 2017

21,059 views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan 4 2017

Published in: Spiritual
  • Hey guys! Who wants to chat with me? More photos with me here 👉 http://www.bit.ly/katekoxx
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan 4 2017

  1. 1. Pelajaran 4 untuk 28 Oktober 2017 Diadaptasi dari www.fustero.es www.gmahktanjungpinang.org Roma 3:28 “Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.”
  2. 2. Torah (Kata Ibrani untuk HUKUM) istilah ini terutama tentang petunjuk ALLAH yang terdapat dalam 5 buku Musa, tetapi juga secara umum adalah seluruh Kitab Perjanjian Lama  Menyatakan dosa dan kesalahan manusia di hadapan ALLAH.  Menunjukkan cara bagaimana memperoleh pengampunan (contohnya: upacara korban di bait Suci)  Menunjukkan tabiat/karakter ALLAH.  Ia tidak dapat membuang dosa kita dan menyatakan kita benar di hadapan ALLAH. PENURUTAN TERHADAP HUKUM APA TUJUAN DARI HUKUM TAURAT? “Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah. Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” Roma 3:19,20
  3. 3. Hukum mengajarkan bahwa kita semua adalah orang berdosa dan kita berada di luar lingkaran kemuliaan ALLAH. ALLAH menunjukkan jalan untuk menyelamatkan kita dalam kitab Perjanjian Lama. Namunpun demikian, kita tidak akan dapat memahami sepenuhnya tentang keselamatan hingga YESUS datang kali ke-2. Meskipun kita adalah orang berdosa,kita dapat diselamatkan oleh iman kepada YESUS. KEBENARAN ALLAH “Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” Roma 3:21-23
  4. 4. Hanya orang benar: Mereka yang mematuhi hukum dengan sempurna yang dapat diterima ALLAH. Tidak ada orang benar maupun yang dapat dibenarkan. YESUS menjalani suatu kehidupan yang benar, kehidupan tersebut diterima oleh ALLAH. Ketika seorang berdosa menerima pengorbanan YESUS oleh iman, ALLAH menerima kehidupan YESUS yang sempurna gantinya kehidupannya. Lalu, orang berdosa tersebut dibenarkan. ALLAH ORANG BERDOSA Orang berdosa datang ke hadapan ALLAH dengan “kebenarannya” sendiri. DITOLAK : Orang berdosa tidak mampu memenuhi kebenaran yang ALLAH tuntut (Mematuhi Hukum) YESUS Orang berdosa menerima YESUS oleh iman YESUS datang ke hadapan ALLAH dengan kebenaran-Nya DITERIMA : Kebenaran YESUS diterima gantinya kebenaran orang berdosa.
  5. 5. “dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.” Roma 3:24 Kita dibenarkan ketika kita dinyatakan benar di hadapan ALLAH. Cara yang ALLAH sediakan untuk menyatakan bahwa kita adalah orang benar adalah penebusan melalui kematian YESUS. Pernyataan pembenaran tersebut tidak ada hubungannya dengan apapun yang dapat kita lakukan; kita tidak layak memperolehnya. Kita menerimanya hanya oleh kasih karunia , sebagai pemberian yang cuma-cuma dari ALLAH. OLEH KASIH KARUNIA-NYA
  6. 6. “3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. 3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan- Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. 3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!” Roma 3:25-27 KEBENARAN KRISTUS
  7. 7. Tutup Pendamaian Tabut Perjanjian diletakkan di antara kemuliaan ALLAH (yang muncul di antara kerub) dengan hukum ALLAH. YESUS menjadi Pengantara antara orang berdosa dengan ALLAH, sehingga kebenaran Ilahi digenapkan dan orang berdosa diterima oleh iman dalam YESUS. ALLAH Adalah Benar, dan dan Sebagai bagian dari ke-Ilahi-an, kebenaran YESUS layak di hadapan ALLAH. Jadi, kebenaran itulah satu-satunya jalan untuk memenuhi tuntutan hukum Ilahi. Oleh karena pengorbanan-Nya, kini orang berdosa dapat diterima di hadapan ALLAH. KEBENARAN KRISTUS
  8. 8. “Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.” Roma 3:28 Penurutan kepada hukum tidak dapat membenarkan orang berdosa. Kita hanya dapat dibenarkan oleh iman dalam korban pengantaraan YESUS. Apakah pembenaran oleh iman membebaskan kita dari menuruti hukum? Tentu saja tidak; karena jika seseorang diampuni dosanya, bagaimana mungkin ia terus melakukan dosa? (Ingatlah bahwa Dosa adalah pelanggaran akan hukum ALLAH)? TANPA PENURUTAN KEPADA HUKUM Ellen G. White memberikan satu jawaban menarik terhadap pertanyaan, “Apakah Pembenaran oleh iman itu?” Ia menulis: “Itu adalah pekerjaan ALLAH dalam meletakkan kemuliaan manusia di atas debu, dan melakukan bagi manusia apa yang tidak dalam kuasanya untuk dilakukan bagi dirinya sendiri.” Testimonies to Ministers and Gospel Workers, Hlm. 456.
  9. 9. Lampu lalu lintas mengharuskan kita untuk berhenti pada saat lampu merah menyala. Lalu kita menerobosnya dan menabrak kendaraan lain. Selain harus membayar biaya kerusakan kendaraan tersebut, kita juga akan menerima tilang/denda karena kita telah melanggar rambu lalu lintas. Lalu, kita mengirim suatu surat permohonan kepada kepala polisi, mengakui bahwa kita telah bersalah dan memintanya untuk mengampuni kita. Setelah beberapa waktu, kita tidak menerima denda lalu lintas dan kita mengetahui bahwa seseorang telah menghapuskan denda kita dan seolah-olah kita tidak pernah melanggar rambu-rambu lalu lintas. SUATU PERUMPAMAAN Hukum ALLAH menunjukkan apa yang harus dan yang tidak boleh kita lakukan, itulah guna hukum. Ia berguna untuk kepentingan diri kita dan diri seluruh umat manusia lainnya. Ketika kita melanggarnya, kita akan memperoleh akibatnya. Ketika kita berpaut kepada YESUS oleh iman dan meminta pengampunan-Nya, dosa kita dihapuskan oleh karunia-Nya, seolah-olah kita tidak pernah berdosa di hadapan ALLAH. Kita tidak dibebaskan untuk menerobos rambu lampu merah lampu lalu lintas setelah kita dimaafkan, namun kita tetap harus mematuhinya.
  10. 10. E.G.W. (Selected Messages, vol. 1, p. 371)

×