Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan 1 2018

15,304 views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan 1 2018

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

Pelajaran sekolah sabat ke 4 triwulan 1 2018

  1. 1. MELEPASKAN DIRI DARI CARA-CARA DUNIA Pelajaran 4 untuk 27 Januari 2018 Diadaptasi dari www.fustero.es www.gmahktanjungpinang.org Amsal 11:4,28 “Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut. . . . Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda"
  2. 2. MEMIKIRKAN KRISTUS BELAJAR ALKITAB DOA MENCARI HIKMAT PEKERJAAN ROH KUDUS “Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.” (Yak. 1:27). Bagaimana agar kita dapat terhindar dari gaya hidup dunia yang berbahaya ini? Marilah kita belajar 5 hal yang dapat menolong kita untuk melakukannya.
  3. 3. MEMIKIRKAN KRISTUS “Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepada-Nya tetap di dalam mulutku.” (Maz. 34:2) Alkitab mendorong kita untuk “menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,” (2Kor. 10:5) agar kita dapat terhindar dari kebiasaan dunia yang mengalihkan kita dari memikirkan kebenaran. Filipi 4:8 menolong kita untuk memahami hal-hal apa sajakah yang harus senantiasa kita pikirkan. Hal-hal yang seharusnya selalu kita pikirkan adalah hal-hal yang … BENAR MULIA ADIL SUCI MANIS SEDAPDIDENGAR Kristus harus selalu menjadi fokus kita. Kita harus berserah kepada-Nya setiap saat maka Ia akan menyelaraskan pikiran kita dengan-Nya. Ketika kita memikirkan kasih-Nya, kita akan dapat membedakan nilai sejati hal-hal rohani dari nilai-nilai duniawi. semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji
  4. 4. BELAJAR ALKITAB Memikirkan Kristus dan hidup dalam persekutuan dengan-Nya adalah dasar agar kita dapat terhindar dari keduniawian. Bagaimana agar kita dapat mengenal Kristus dengan lebih baik? Firman ALLAH menyatakan kebenaran Kristus. Olehnya kita dapat …  Mengenal kebenaran (Yohanes 8:32)  Mengenal Yesus (Yohanes 5:39)  Mengetahui apa yang Ia lakukan bagi kita (1 Kor. 15:3-4)  Memercayakan hidup kita kepada-Nya (Yoh. 17:12)  Mengikuti dan mematuhi perintah-Nya (Maz. 119:11)  Bebas dari dosa (Yohanes 8:36) Keduniawian mengajar kita untuk mementingkan diri kita sendiri. Hal ini bertolak belakang dengan apa yang diajarkan oleh YESUS dalam firman-Nya. “Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku.” (Yohanes 5:39)
  5. 5. DOA “Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.” (Yudas 1:20) Doa adalah hal mendasar dalam persekutuan kita dengan Kristus. Tidak ada persekutuan atau persahabatan tanpa komunikasi. Kita harus berbicara kepada ALLAH dan juga mendengarkan-Nya. “Berdoa adalah membuka hati kepada ALLAH seperti kepada seorang sahabat.” (E.G.W. “Steps to Christ”, cp. 11, p. 93). Apa sajakah bahan dasar dari berdoa?  Berdoa dalam iman (Ibr. 11:6).  Tetap berdoa (1Tes. 5:17).  Berdoa seturut dengan kehendak ALLAH (1 Yoh. 5:14).
  6. 6. MENCARI HIKMAT “Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: "Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya.’” (1 Korintus 3:19) Hikmat adalah kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dan pemahaman dengan benar. Ada banyak orang berhikmat di dunia ini dan Salomo adalah yang paling berhikmat. (2Taw. 1:12). Namunpun demikian, Salomo hampir saja kehilangan hidup kekal. Hikmat yang bagaimanakah yang ALLAH ingin agar kita miliki?  Takut akan ALLAH (Ayub 28:28).  Memelihara hukum (Ulangan 4:6). Kita memerlukan hikmat yang demikian agar dapat memahami dengan benar bahaya-bahaya keduniawian.
  7. 7. PEKERJAAN ROH KUDUS “Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.” (1 Yohanes 4:5-6) Mereka yang mencari hikmat Ilahi memiliki “roh/jiwa yang berbeda” seperti Kaleb (Bilangan 14:24). Jika kita dituntun oleh ROH KUDUS, Ia akan mengajar kita untuk membedakan kebenaran dari kesalahan-kesalahan duniawi. Ia akan menuntun kita kepada seluruh kebenaran, ia akan menyatakan YESUS dan menolong kita membuat keputusan terbaik dalam kehidupan kita. Kita tidak akan dikuasai oleh emosi-emosi fana. Kita akan hidup sebagai duta-duta ALLAH di dunia ini. ROH KUDUS mengaruniakan kita kuasa untuk mengalahkan arus duniawi dan “daya tariknya.”
  8. 8. “Hal-hal yang fana jangan sampai menyita atau memikat pikiran kita hingga pikiran kita benar-benar berasal dari dunia dan bersifat dunia. Kita harus melatih, mendisiplin dan mendidik pikiran kita agar kita dapat berpikir dalam alur surgawi, agar kita dapat berpaut kepada hal-hal yang tidak kelihatan dan kekal, yang akan dapat dibedakan oleh penglihatan rohani. Adalah oleh memandang kepada-Nya Yang tidak kelihatanlah kita dapat memperoleh kekuatan pikiran dan keteguhan rohani.” E.G.W. (SDA Bible Commentary, on 2 Corinthians 4:18)

×