Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Psikologi Self (Carl Rogers)

6,593 views

Published on

Semoga Bermanfaat...

Published in: Education
  • Be the first to comment

Psikologi Self (Carl Rogers)

  1. 1. Apakah Itu self?Carl Rogers mendeskripsikan self sebagai sebuah konstrukyang menunjukan bagaimana setiap individu melihat dirinyasendiri.The Self dibagi 2 :1. Real-self : Keadaan individu saat ini.2. Idle-self : Keadaan diri individu yang ingin dilihat oleh individu itu sendiri atau apa yang ingin dicapai oleh individu tersebut.Jadi real-self dan idle-self adalah real-self=(saya adalah….), idle-self=(saya harus….)
  2. 2. Sikap dan perasaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Hal ini dapat diartikan bahwa self adalah sebagai objek, karena pengertian ini mengarah kepada sikap, perasaan, pengamatan dan penelaahan individu terhadap dirinya sendiri sebagai objek dengan kata lain self adalah apa yang dipikirkan orang tentang dirinya sendiri. Self di DalamPsikologi Memiliki Dua Makna Suatu keseluruhan proses psikologis yang menguasai tingkah laku dan penyesuaian diri.. Dalam hal ini self dapat dimaknakan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari proses-proses aktif seperti berpikir, mengingat dan mengamati. (self sebagai proses)
  3. 3. No. Tokoh Pendapat-pendapat1. Symond “Memberi batasan Ego sebagai proses dan self sebagai cara berinteraksi dengan dirinya sendiri”2. Snygg & Combs “Self phenomenal bagian dari medan phenomenal, Self sebagai obyek dan self sebagai proses”3. Lundholm “Membuat Perbedaan antara self subyektif dan self obyektif”4. Sherif & Cantril “Memberi batasan ego sebagai suatu konstelasi sikap-sikap dan tidak membedakan self sbg obyek dan self sbg proses”5. Sarbin “Self sebagai struktur kognitif, menggunakan istilah ego dan self secara bertukar-tukar”6. Hilgard “menyimpulkan gambaran diri itu dari bahan-bahan non-instrospektif, gambaran yang diperoleh dengan cara ini disebut the inferred self”7. Stephenson “Orang berpikir & berbicara tentang dirinya sebagai mana berpikir dan berbicara tentang benda2 lain, sebagian dari tingkah lakunya seperti hal-hal lain yang dilakukannya disebut self reflection”8. Chein “self bukan obyek kesadaran tetapi merupakan isi kesadaran & tidak mempunyai realitas terpisah dari kesadaran, self tak mengerjakan apa2 yang mengerjakan itu semua adalah ego”9. Mead “Konsepsi self yang besar pengaruhnya dalam pemikiran obyek kesadaran daripada suatu sistem proses-proses”10. Koffka “Inti daripada ego ini adalah self”
  4. 4. Carl Rogers 8 Januari 1902 Lahir Oak Park, Illinois, Amerika Serikat 4 Februari 1987 Meninggal San Diego, California, Amerika Serikat Warga negara Amerika Serikat Bidang Psikologi Universitas Ohio State Institusi Universitas Chicago Universitas Wisconsin–Madison Universitas Wisconsin–Madison Alma mater Teachers College, Universitas Columbia Pendekatan yang berpusat pada manusia (e.g., Terapi yang Dikenal atas berpusat pada Klien, Pembelajaran yang berpusat pada murid) Penghargaan untuk Distinguished Scientific Contributions to Psychology (1956, APA); Award for Distinguished Contributions to Penghargaan Applied Psychology as a Professional Practice (1972, APA); 1964 Humanist of the Year (American Humanist Association)
  5. 5.  Carl Rogers merupakan pelopor dalam bidang counseling dan psikoterapi. Seorang psikolog yang terkenal dengan pendekatan terapi klinis yang berpusat pada klien (client centered). Rogers menyelidiki teori dasar self mengenai kepribadian untuk memahami dan menjelaskan sifat psikoterapi.
  6. 6. Berbicara secara pribadi, saya memulai karya saya dengankeyakinan yang mantap bahwa “diri” adalah suatu istilah yangkabur, ambigu atau bermakna ganda, istilah yang tidak berartisecara ilmiah, dan telah hilang dari kamus para psikolog, bersamamenghilangnya para introspeksionis. Dari sebab itu, saya lambatmenyadari bahwa apabila klien-klien diberi kesempatan untukmengungkapkan masalah – masalah mereka dan sikap – sikapmereka dalam istilah – istilah mereka sendiri, tanpa suatubimbingan atau interpretasi, ternyata mereka cenderung berbicaratentang diri…Tampaknya jelas,…bahwa diri merupakan suatuunsur penting dalam pengalaman klien, dan aneh karena tujuannyaadalah menjadi „diri-sejati‟-nya (Rogers, 1959, hlm 200-201)
  7. 7. A. Penyelidikan KuantitatifRogers B. Analisis Isi C. Penyelidikan dengan Q Technique Self-sort Ideal-sort
  8. 8. Pengertian OrganismeMahluk Realitas HolismeHidup Subyektif
  9. 9. Organism Yang memiliki sifat :• Organism bereaksi sebagai keseluruhan dari medan phenomenal dengan maksud untuk memenuhi kebutuhannya.• Organism mempunyai satu motif dasar yakni mengaktualisasikan, mempertahankan dan mengembangkan diri.• Organisme mungkin melambangkan pengalamannya atau menolak pelambangan itu, hal ini merupakan munculnya pola disadari maupun tak disadari, atau mungkin juga organisme itun tak memperdulikan pengalaman-pengalamannya.
  10. 10. Beberapa Deskripsi Menjelaskan pengertian Medan Fenomena Pengalaman Tidak DapatInternal & Eksternal Diketahui Oranglain Pengalaman yang Persepsi Bersifat Disimbolkan Subjektif
  11. 11. yaitu bagian dari medan phenomenal yang terdeferensisasikan dan terdiri dari pola-pola penamatan dan penilaian sadar dari pada diri ( I or me). Self mempunyai bermacam-macam sifat :• Self berkembang dari interaksi organisme dengan lingkungannya.• Self mungkin menginteraksikan nilai-nilai orang lain dan mengamatinya dalam bentuk yang tidak wajar.• Self menginginkan adanya konsistensi yang maksudnya adanya keutuhan/kesatuan dan keselarasan.• Organisme bertingkah laku dalam cara yang selaras dengan self.• Pengalaman-pengalaman yang tak selaras dengan struktur self diamati sebagai suatu ancaman.• Self kemungkinan besar berubah sebagai hasil dari adanya proses kematangan dan belajar.
  12. 12. 1. “Self terbentuk melalui diferensiasi medan fenomena.”2. “Self juga terbentuk melalui introjeksi nilai-nilai orang tertentu (significant person=orang tua) dan dari distorsi pengalaman.”3. “Self bersifat integral dan konsisten.”4. “Pengalaman yang tidak sesuai dengan struktur self dianggap sebagai ancaman.”5. “Self dapat berubah sebagai akibat kematangan biologic dan belajar.”
  13. 13. maturnuwun

×