"ILMU TEKNOLOGI DAN PENGETAHUAN ALAM"1. pendahuluan   Untuk menentukan sebuah tolak ukur sebuah teknologi yang sedangada d...
   Pembangunan berkelanjutan3.PEMBAHASAN                                                    memastikan bahwa generasi    ...
KESINAMBUNGAN YANG SANGAT LEMAH (VERY WEAK SUSTAINABILLITY) ATAU “HARTWICK-SOLOW SUSTAINABILITY” YANG HANYA MENSYARATKAN K...
#MUTU LINGKUNGAN HIDUP DENGAN RESIKO#MANUSIA HIDUP DI BUMI TIDAKLAH SENDIRIAN, MELAINKAN BERSAMAMAHKLUK LAIN YAITU TUMBUHA...
LANJUTAN NYA NIHHHH.......   Seharusnya kita menyadari bahwa kitalah yang membutuhkan mahkluk hidup yang lain untuk    ke...
KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP DIBEDAKAN BERDASARKAN BIOFISIK, SOSIAL EKONOMI, DAN BUDAYA YAITU :   a. Lingkungan biofisik ada...
LANJUTAN NYA LAGI NIH...   Orang yang pertama kali memperkenalkan istilah ekologi adalah Earns Haeckel (1834 –    1919) p...
KESADARAN LINGKUNGAN   Paradigma pembangunan berkelanjutan (sustainable development) mendudukkan Sumberdaya Alam    (natu...
PENTINGNYA PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI KHUSUSNYA SDGPLASMA NUTFAH TANAMAN JUGA BERKAITAN ERAT DENGAN PREDIKATINDONES...
   Di Indonesia, dari 6978 spesies                                                                    tanaman endemik, 17...
MASIHH LANJUTAN....   Keprihatinan masyarakat dunia terhadap kemerosotan (degradasi) dan deplesi lingkungan hidup    khus...
PENCEMARAN DAN PERSUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP OLEH PROSES PEMBANGUNAN   Pembangunan yang dilakukan oleh Bangsa Indonesia ber...
MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP DAPAT DISEBABKAN OLEH RENCANA    KEGIATAN DISEGALA SECTOR SEPERTI :    1. Bidang Pertamb...
SEDANGKAN YANG MENJADI UKURAN DAMPAK PENTING TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP ADALAH :   a. jumlah manusia   jumlah manusia yan...
Presentation2
Presentation2
Presentation2
Presentation2
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Presentation2

665 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
665
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Presentation2

  1. 1. "ILMU TEKNOLOGI DAN PENGETAHUAN ALAM"1. pendahuluan Untuk menentukan sebuah tolak ukur sebuah teknologi yang sedangada dan di sertai juga dengan pengetahuan alam yang ada di sekitarkita. 2. Latar Belakang Supaya diharapkan memahmi dan mengerti pengembangan ilmuteknologi dan pengetahuan lingkungan, hubungan lingkungan denganpembangan, serta pencemaran dan perusakan lingkungan hidup olehproses pembangunan.
  2. 2.  Pembangunan berkelanjutan3.PEMBAHASAN memastikan bahwa generasi PEMBANGUNAN ADALAH SEBUAH PROSES PRODUKSI DAN yang akan dating memilikiKONSUMSI DIMANA MATERI DAN ENERGI DIOLAH DENGAN kesempatan ekonomi yang samaMENGGUNAKAN FAKTOR PRODUKSI, SEPERTI MODAL, MESIN MESIN dalam mencapai(CAPITAL), TENAGA KERJA (LABOR DAN HUMAN RESOURCES), DAN kesejahteraannya, sepertihalnyaBAHAN BAKU (NATURAL RESOURCES). DALAM HAL PENYEDIAAN generasi sekarang. Untuk dapatBAHAN BAKU DAN PROSES PRODUKSI KEGIATAN PEMBANGUNAN melaksanakan pembangunanDAPAT MEMBAWA DAMPAK KEPADA LINGKUNGAN ALAM DAN berkelanjutan diperlukan caraMASYARAKAT SEKITARNYA, YANG PADA GILIRANNYA AKAN mengelola dan memperbaikiBERDAMPAK KEPADA KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN. DALAM portofolio asset ekonomi,MEMPERHATIKAN KEBERLANJUTAN PEMBANGUNAN YANG TIDAK sehingga nilai agregatnya tidakHANYA MEMPERHATIKAN KEPENTINGAN SAAT INI TAPI JUGA berkurang dengan berjalannyaMEMPERHATIKAN KEPENTINGAN MASA MENDATANG, MAKA waktu. Portofolio asset ekonomiPEMBANGUNAN HARUS DILAKSANAKAN SECARA BERKELANJUTAN. tersebut adalah capital alamiPEMBANGUNAN BERKELANJUTAN ADALAH PEMBANGUNAN YANG (Kn), capital fisik (Kp) dan capitalMEMENUHI KEBUTUHAN MASA KINI TANPA MENGURANGI KEMAMPUAN manusia (Kh), secara sistematisGENERASI MASA MENDATANG. DIDALAMNYA TERDAPAT DUA GAGASAN pembangunan berkelanjutanPENTING TUJUAN YANG HARUS DICAPAI UNTUK KEBERLANJUTAN dapat dijabarkan dalam gambarPEMBANGUNAN ADALAH : KEBERLANJUTAN EKOLOGIS, berikut: Dalam paradigmaKEBERLANJUTAN EKONOMI, KEBERLAJUTAN SOSIAL BUDAYA DAN ekonomi, pembangunanPOLITIK, KEBERLANJUTAN PERTAHANAN DAN KEAMANAN. SEDANGKAN berkelanjutan dapatPEMBANGUNAN KEBERLANJUTAN MEMPUNYAI PRINSIP PRINSIP diterjemahkan sebagaiDASAR DAN PRINSIP DASAR TERSEBUT DARI SETIAP ELEMEN pemeliharaan kapital. Ada empatPEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAPAT DIRINGKAS MENJADI 4 variasi kebijakan mengenai(EMPAT), YAITU: PEMERATAAN, PARTISIPASI, KEANEKARAGAMAN pembangunan berkelanjutan :(DIVERSITY), INTEGRASI DAN PERSPEKTIF JANGKA PANJANG. 
  3. 3. KESINAMBUNGAN YANG SANGAT LEMAH (VERY WEAK SUSTAINABILLITY) ATAU “HARTWICK-SOLOW SUSTAINABILITY” YANG HANYA MENSYARATKAN KAPITAL DASAR TOTAL YANG HARUSDIPELIHARA. KESINAMBUNGAN INI DAPAT DICAPAI DENGAN MEMASTIKAN BAHWA TINGKAT/LAJU KONSUMSI BERADA DI BAWAH HICKSIAN INCOME, DIMANA HICKSIAN INCOME INIDIDEFINISIKAN SEBAGAI TINGKAT KONSUMSI MAKSIMUM YANG DAPAT MEMBANGUN KONDISIMASYARAKAT YANG LEBIH SEJAHTERA DI AKHIR PERIODE PEMBANGUNAN DIBANDINGKANDENGAN KONDISI AWALNYA. DIASUMSIKAN NATURAL CAPITAL DAPAT DISUBSITUSI DENGANKAPITAL BUATAN MANUSIA (MAN-MADE CAPITAL) TANPA BATAS. DENGAN KATA LAIN, DEPLESISUMBERDAYA ALAM TIDAK DIPERHITUNGKAN DALAM PENILAIAN KEGIATAN EKONOMI (HARNETT,1998)KESINAMBUNGAN YANG LEMAH (WEAK SUSTAINABILITY), MENSYARATKAN PEMELIHARAANKAPITAL TOTAL, DENGAN KENDALA BAHWA MODAL ALAMI YANG PENTING (CRITICAL NATURALCAPITAL) HARUS DILESTARIKAN. MISALNYA : BILA SUMBERDAYA AIR DAN KERAGAMAN SPESIESMERUPAKAN HAL YANG PENTING BAGI STABILITAS EKOSISTEM, SUMBERDAYA TERSEBUT TIDAKDAPAT DIKORBANKAN BAGI ALASAN-ALASAN PERTUMBUHAN EKONOMI.KESINAMBUNGAN YANG KUAT (STRONG SUSTAINABILITY) MENSYARATKAN BAHWA TIDAK ADASUBSTITUSI BAGI MODAL ALAMI (NATURAL CAPITAL), KARENA NATURAL CAPITAL INIMEMPERKUAT KESEJAHTERAAN MANUSIA DAN DEGRADASI NATURAL CAPITAL TERSEBUT DAPATDIKEMBALIKAN KONDISINYA KE KONDISI AWAL. KESINAMBUNGAN YANG KUAT MENSYARATKANPEMELIHARAAN KAPITAL TOTAL, DENGAN KENDALA BAHWA AGREGRAT KAPITAL TOTAL HARUSDILESTARIKAN.KESINAMBUNGAN YANG SANGAT KUAT (VERY STRONG SUSTAINABILITY) MENSYARATKAN BAHWAKESINAMBUNGAN SISTEM EKOLOGI ADALAH ESENSI PEMBANGUNAN EKONOMI YANGBERKELANJUTAN. PEMBANGUNAN YANG BERGANTUNG PADA SUMBERDAYA (RESOURCE-DEPENDENT “DEVELOPMENT”) DIPERBOLEHKAN, NAMUN DEMIKIAN, PERTUMBUHAN YANGBERGANTUNG PADA SUMBERDAYA (RESOURCES-DEPENDENT “GROWTH”) TIDAK DAPATDIBENARKAN. INTERPRETASI INI MENSYARATKAN PEMISAHAN SETIAP KOMPONEN DARINATURAL CAPITAL. PADA KENYATAANNYA, VERY STRONG SUSTAINABILITY LEBIH MERUPAKANSISTEM DARIPADA SUATU KONSEP EKONOMI.
  4. 4. #MUTU LINGKUNGAN HIDUP DENGAN RESIKO#MANUSIA HIDUP DI BUMI TIDAKLAH SENDIRIAN, MELAINKAN BERSAMAMAHKLUK LAIN YAITU TUMBUHAN, HEWAN DAN JASAD RENIK. MAHKLUKHIDUP YANG LAIN ITU BUKANLAH SEKEDAR KAWAN HIDUP YANG HIDUPBERSAMA SECARA NETRAL ATAU PASIF TERHADAP MANUSIA,MELAINKAN HIDUP MANUSIA ITU TERKAIT ERAT PADA MEREKA. TANPAMEREKA MANUSIA TIDAKLAH DAPAT HIDUP. KENYATAAN INI DAPAT KITALIHAT DENGAN MENGANDAIKAN DI BUMI INI TIDAK ADA HEWAN DANTUMBUHAN. DARI MANAKAH KITA MENDAPAT OKSIGEN DAN MAKANAN?SEBALIKNYA SEANDAINYA TIDAK ADA MANUSIA, TUMBUHAN, HEWANDAN JASAD RENIK AKAN DAPAT MELANGSUNGKAN KEHIDUPANNYASEPERTI TERLIHAT DARI SEJARAH BUMI SEBELUM ADA MANUSIA.KARENA ITU ANGGAPAN BAHWA MANUSIA ADALAH MAHKLUK YANGPALING BERKUASA SEBENARNYA TIDAK BENAR.
  5. 5. LANJUTAN NYA NIHHHH....... Seharusnya kita menyadari bahwa kitalah yang membutuhkan mahkluk hidup yang lain untuk kelangsungan hidup kita dan bukannya mereka yang membutuhkan kita untuk kelangsungan hidup mereka. Secara umum di masyarakat sering disebut istilah “lingkungan hidup” cukup dengan “lingkungan saja”. Anda tentu bertanya apa sih yang dimaksud dengan lingkungan hidup? Lingkungan hidup adalah suatu sistem komplek yang berada di luar individu yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan organisme. Lingkungan hidup itu terdiri dari dua komponen yaitu komponen abiotik dan biotik : a. Komponen abiotik, yaitu terdiri dari benda-benda mati seperti air, tanah, udara, cahaya, matahari dansebagainya. b. Komponen biotik, yaitu terdiri dari mahkluk hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia. Komponen-komponen yang ada di dalam lingkungan hidup merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membentuk suatu sistem kehidupan yang disebut ekosistem. Suatu ekosistem akan menjamin keberlangsungan kehidupan apabila lingkungan itu dapat mencukupi kebutuhan minimum dari kebutuhan organisme. Pengertian tentang mutu lingkungan sangatlah penting, karena merupakan dasar dan pedoman untuk mencapai tujuan pengelolaan lingkungan. Perbincangan tentang lingkungan pada dasarnya adalah perbincangan tentang mutu lingkungan. Namun dalam perbincangan itu apa yang dimaksud dengan mutu lingkungan tidak jelas. Mutu lingkungan hanyalah dikaitkan dengan masalah lingkungan misalnya pencemaran, erosi, dan banjir. Apa yang dimaksud dengan kualitas lingkungan? Secara sederhana kualitas lingkungan hidup diartikan sebagai keadaan lingkungan yang dapat memberikan daya dukung yang optimal bagi kelangsungan hidup manusia di suatu wilayah. Kualitas lingkungan itu dicirikan antara lain dari suasana yang membuat orang betah/kerasan tinggal ditempatnya sendiri. Berbagai keperluan hidup terpenuhi dari kebutuhan dasar/fisik seperti makan minum, perumahan sampai kebutuhan rohani/spiritual seperti pendidikan, rasa aman, ibadah dan
  6. 6. KUALITAS LINGKUNGAN HIDUP DIBEDAKAN BERDASARKAN BIOFISIK, SOSIAL EKONOMI, DAN BUDAYA YAITU : a. Lingkungan biofisik adalah lingkungan yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik yang berhubungan dan saling mempengaruhi satu sama lain. Komponen biotik merupakan makhluk hidup seperti hewan, tumbuhan dan manusia, sedangkan komponen abiotik terdiri dari benda-benda mati seperti tanah, air, udara, cahaya matahari. Kualitas lingkungan biofisik dikatakan baik jika interaksi antar komponen berlangsung seimbang. b. Lingkungan sosial ekonomi, adalah lingkungan manusia dalam hubungan dengan sesamanya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Standar kualitas lingkungan sosial ekonomi dikatakan baik jika kehidupan manusia cukup sandang, pangan, papan, pendidikan dan kebutuhan lainnya. c. Lingkungan budaya adalah segala kondisi, baik berupa materi (benda) maupun nonmateri yang dihasilkan oleh manusia melalui aktifitas dan kreatifitasnya. Lingkungan budaya dapat berupa bangunan, peralatan, pakaian, senjata. Dan juga termasuk non materi seperti tata nilai, norma, adat istiadat, kesenian, sistem politik dan sebagainya. Standar kualitas lingkungan diartikan baik jika di lingkungan tersebut dapat memberikan rasa aman, sejahtera bagi semua anggota masyarakatnya dalam menjalankan dan mengembangkan sistem budayanya. Keterbatasan Ekologis Dalam Pembangunan dan Upaya Pelestariannya Pengertian Ekologi
  7. 7. LANJUTAN NYA LAGI NIH... Orang yang pertama kali memperkenalkan istilah ekologi adalah Earns Haeckel (1834 – 1919) pada tahun 1860. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu “oikos” yang berarti rumah dan “logos” yang berarti ilmu. Secara harfiah ekologi adalah ilmu tentang mahkluk hidup dalam rumahnya, atau dapat diartikan juga sebagai ilmu tentang rumah tangga mahkluk hidup. Menurut Miller (1975), ekologi adalah ilmu mengenai hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya. Menurut Odum (1971) ekologi adalah suatu studi yang mempelajari struktur dan fungsi ekosistem. Struktur di sini menunjukan suatu keadaan atau susunan dari sistem ekologi pada waktu dan tempat tertentu. Keadaan itu termasuk kepadatan/kerapatan, biomas, penyebaran potensi unsur-unsur hara (materi), energi, faktor-faktor fisik dan kimia lainnya yang mencirikan keadaan sistem tersebut yang kadang-kadang mengalami perubahan. Sedangkan fungsinya menggambarkan peran setiap komponen yang ada dalam sistem ekologi atau ekosistem. Jadi pokok utama ekologi adalah mencari pengertian bagaimana fungsi organisme di alam.
  8. 8. KESADARAN LINGKUNGAN Paradigma pembangunan berkelanjutan (sustainable development) mendudukkan Sumberdaya Alam (natural resources) pada ordinat yang harus dijaga kelestariannya secara dinamis karena menyangkut fungsinya yang vital sebagai modal pembangunan (capital development) dan pilar utama dalam menopang sistem kehidupan. Sumberdaya alam meliputi hutan, perairan, dan pertambangan serta segala yang terkandung didalamnya merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia yang dalam pemanfaatannya harus bijak dan tanpa mengurangi prospek generasi-generasi mendatang. Oleh karena itu, manusia sebagai mahluk yang terlibat, menjadi subjek sekaligus objek dalam setiap tahapan pembangunan, mengambil manfaat, merencanakan dan menciptakan diri secara aktif dalam pelestarian sumberdaya alam. Pembangunan pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture development) menurut Technical Advisory Committee of the CGIAR (TAC/ CGIAR, 1988) adalah pengelolaaan sumberdaya yang berhasil untuk usaha pertanian guna membantu kebutuhan manusia yang berubah sekaligus mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan pertanian. Olehnya, daya dukungan sumberdaya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources) berupa materi plasma nutfah tanaman (germplasm) menjadi sangat vital dalam menunjang pembangunan pertanian berkelanjutan. Bentang alam Indonesia notabene memiliki geografi dan kondisi ekologi yang bervariasi, menjadi penyebab tingginya tingkat keanekaragaman hayati (biodiversity) yang secara simetris menyimpan manfaat besar. Keanekaragaman hayati berupa kekayaan sumberdaya genetik (SDG) khususnya plasma nutfah tanaman, membuka peluang bagi upaya mencari dan memanfaatkan materi-materi genetik untuk dimuliakan (plant breeding). Materi genetik sangat berguna bagi upaya perbaikan sifat tanaman sehingga aspek ketersediaannya, keamanannya (safety), dan keanekaragamannya merupakan modal dasar dalam pengembangan pertanian maupun industri pertanian. Oleh karena itu, pengkajian, penelitian (research), dan pendayagunaan serta pelestarian plasma nutfah harus tetap terlaksana secara berkesinambungan.
  9. 9. PENTINGNYA PELESTARIAN KEANEKARAGAMAN HAYATI KHUSUSNYA SDGPLASMA NUTFAH TANAMAN JUGA BERKAITAN ERAT DENGAN PREDIKATINDONESIA SEBAGAI NEGARA “MEGABIODIVERSITY” TERBESAR KEDUA DI DUNIABAIK JENIS, GENETIK, MAUPUN EKOSISTEM TANAMAN-TANAMAN POTENSIAL.INDONESIA DIHUNI 25.000 SPECIES TANAMAN BERBUNGA (10% DARI JUMLAHTANAMAN BERBUNGA DI DUNIA). SELAIN ITU, INDONESIA JUGA MENJADI PUSATKEANEKARAGAMAN JENIS PALEM TERBESAR DI DUNIA SERTA LEBIH DARI 400SPECIES POHON DIPTEROCARPECEAE YANG MERUPAKAN POHON PENGHASILKAYU KOMERSIL PALING BERNILAI DI ASIA TENGGARA. DALAM SEGIPENDAYAGUNAAN, 1500 SPESIES TANAMAN TINGKAT TINGGI DAN 500 SPESIESSAYURAN, HANYA SEKITAR 10% YANG TERMANFAATKAN. DARI 95% NUTRISIYANG DIBUTUHKAN, BARU 30 JENIS YANG BERASAL DARI TANAMAN TINGKATTINGGI. DARI 30 JENIS TANAMAN TINGKAT TINGGI, BARU 8 JENIS YANGDIMANFAATKAN SEBAGAI SUMBER ENERGI MANUSIA, DAN DARI 8 JENISTANAMAN TADI BARU 3 JENIS YANG MENJADI BAHAN PANGAN YAITU GANDUM,BERAS, DAN JAGUNG YANG MEMENUHI SEKITAR 75% KEBUTUHAN SEREALIABAGI MANUSIA. SELAIN ITU, PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TANAMANPOTENSIAL INDONESIA BERKAITAN LANGSUNG DENGAN KEBUTUHAN PANGANYANG SEMAKIN MENINGKAT SEIRING DENGAN PERTAMBAHAN JUMLAHPENDUDUK, PERKEMBANGAN TEKNOLOGI, PERUBAHAN GAYA HIDUP DAN POLAKOMSUMSI, PERKEMBANGAN KEBIJAKAN PERTANIAN, SERTA BERBAGAI HALYANG DIHADAPI DUNIA ABAD INI MELIPUTI MASALAH AIR, LAHAN, DAN ENERGI.
  10. 10.  Di Indonesia, dari 6978 spesies tanaman endemik, 174 spesiesARUS GLOBALISASI, MODERNISME, DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI diantaranya terancam punah. LajuMENGHEMPAS SELURUH LOKUS KEHIDUPAN MANUSIA DAN MEMBAWA deforestasi yang pesat (dari 1,6 juta haDAMPAK BESAR TIDAK HANYA PADA ASPEK KEHIDUPAN SOSIAL, dekade 1985–1997 menjadi 2,1 juta haEKONOMI, MAUPUN POLITIK NAMUN MERAMBAH SECARA SISTEMIK pada dekade 1997–2001) melaluiKESELURUH ASPEK KEHIDUPAN LAIN SEPERTI ASPEK BUDAYA, tingginya alih fungsi kawasan hutanLINGKUNGAN, HINGGA ASPEK PSIKOLOGIS. PAKEM YANG TAK BISA menjadi pemukiman, perindustrian,DIPUNGKIRI BAHWA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN TINGGINYA perkebunan dan pertambangan,INTENTITAS KEGIATAN MANUSIA DIMUKA BUMI TELAH MENIMBULKAN pembalakan hutan (illegal logging), danBANYAK DAMPAK DESTRUKTIF TERHADAP JEJARING KEHIDUPAN, YANG kurangnya pengetahuan dan kesadaranPALING MENCEMASKAN ADALAH KETIDAKSEIMBANGAN EKOSISTEM masyarakat menyebabkan jutaanYANG BERMUARA PADA BERBAGAI MALAPETAKA ALAM BERUPA plasma nutfah musnah.BENCANA BAGI MANUSIA DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN ITU SENDIRI.  Intensifnya sistem pertanian modernEKSPLOITASI BERLEBIHAN TERHADAP SUMBERDAYA ALAM TANPA UPAYA (High External Input Agriculture) denganREKLAMASI MENGAKIBATKAN HILANGNYA RIBUAN SPESIES (EXTINCT) input varietas-varietas tanaman baruDIMUKA BUMI. IUCN (THE WORLD CONSERVATION UNION) ATAU LEMBAGA tidak diimbangi dengan upayaJARINGAN INFORMASI PEKERJA LINGKUNGAN –TERDIRI DARI SEKITAR mempertahankan penggunaan varietas-10.000 ILMUWAN DISELURUH DUNIA– DALAM RED LIST MENGINGATKAN varietas lokal (land race), dan tingginyaBAHWA 15.589 SPESIES BINATANG DAN TUMBUHAN TERANCAM PUNAH. aktifitas pengambilan serta pertukaranSEJAUH INI SUDAH ADA 844 KEPUNAHAN SEJAK TAHUN 1500, 129 (introduksi) materi plasma nutfah secaraCATATAN MENGENAI KEPUNAHAN SPESIES BURUNG, 103 DIANTARANYA ilegal menyebabkan laju erosi genetikTERJADI SEJAK TAHUN 1800. SELAIN ITU, LAJU KEPUNAHAN TELAH kian tak terkendali. Celakanya lagi,MENCAPAI ANGKA 100 HINGGA 1.000 KALI DARI LAJU KEPUNAHAN pembangunan kawasan perkotaanALAMI. SPESIES HEWAN YANG TERANCAM PUNAH MENINGKAT DARI kurang memperhatikan aspek lingkungan sehingga dalam kerangkaANGKA 5.204 JENIS MENJADI 7.266 JENIS SEJAK TAHUN 1996. sistemik, situasi tersebut menjadiSEDANGKAN UNTUK JENIS TUMBUHAN DAN LUMUT, ADA 8.323 JENIS penyebab perubahan iklim (climateYANG NYARIS PUNAH DARI ANGKA SEKITAR 3.000 JENIS SEBELUMNYA. change), pemanasan global (global(KOMPAS, 2004). warming), hilangnya habitat, kelangkaan air bersih, polusi, banjir, hingga ancaman kelaparan yang kini menjadi masalah krusial. 
  11. 11. MASIHH LANJUTAN.... Keprihatinan masyarakat dunia terhadap kemerosotan (degradasi) dan deplesi lingkungan hidup khususnya mengenai erosi genetik telah menjadi topik penting sejak tahun 1980 hingga saat ini. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak Konvensi PBB mengenai Keanekaragaman Hayati (The UN Convention on Biological Diversity), KTT Bumi (Earth Summit) di Rio de Jeneiro Brazil tahun 1992 hingga kontroversi pengembangan bioteknologi (baca: rekayasa genetik) tahun 1995 sampai tahun 2000 yang mencetuskan Protokol Kartagena (The Cartagena Protocol on Biosafety) mengenai Keamanan Hayati. Alam secara hakiki adalah representasi (simulacrum) manusia, harus diperlakukan secara manusiawi pula. Menurut (Keraf, 2001), ada 9 prinsip “Etika Lingkungan” dalam pembangunan: i) Hormat terhadap alam (respect for nature), ii) Bertanggungjawab kepada alam (responsibility for nature), iii) Solidaritas kosmis (cosmic solidarity), iv) Peduli kepada alam (carrying for nature), v) Tidak merugikan (no harm), vi) Hidup selaras dengan alam (living harmony with nature), vii) Keadilan, viii) Demokrasi dan ix) Integritas moral. Peningkatan kualitas dan kuantitas hidup untuk mencapai yang lebih baik (life good) adalah cita-cita dari setiap individu maupun masyarakat. Olehnya, berbagai ikhtiar untuk mencapai hal tersebut harus diformulasi secara holistik dan komprehensif agar perubahan yang dilakukan tidak hanya pada tataran instrumental saja, melainkan mengakar dari tataran nilai (paradigm) sehingga manusia mampu terbebas dari berbagai ambivalensi yang terjadi selama ini. Sekarang saatnya merenungkan sejenak dan melihat secara jernih persoalan-persoalan lingkungan hidup. Bagaimana masa depan generasi mendatang bilamana bumi tak bisa dirawat oleh generasi sekarang? Perubahan paradigma perlu komitmen dalam implementasinya. Resolusi terhadap berbagai persoalan lingkungan hidup khususnya pelestarian SDG harus dilakukan oleh semua kalangan tanpa terkecuali karena persoalan lingkungan hidup adalah persoalan universal. Perhatian serius oleh seluruh stakeholder adalah hal yang utama, penegakan hukum (law enforcement) oleh pemerintah, kongkritisasi pembangunan berkelanjutan diberbagai sektor, pembangunan SDM berwawasan lingkungan melalui peningkatan kapasitas, kesadaran dan etika lingkungan hingga upaya pelestarian SDG melalui kegiatan eksplorasi dan konservasi oleh berbagai kalangan. Jika upaya pelestarian lingkungan hidup merujuk pada pembangunan manusia, maka yang harus dilakukan secara bertahap adalah peningkatan kesadaran, etika dan pembangunan kapasitas SDM berwawasan lingkungan.
  12. 12. PENCEMARAN DAN PERSUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP OLEH PROSES PEMBANGUNAN Pembangunan yang dilakukan oleh Bangsa Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mutu hidup rakyat, dimana proses pelaksanaan pembangunan disatu pihak menghadapi permasalahan jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertambahan yang tinggi, akan tetapi tersedianya sumber daya alam terbatas, atas dasar tersebut dimana pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mutu hidup rakyat tersebut, baik generasi sekarang maupun generasi mendatang adalah pembangunan berwawasan lingkungan.Untuk mencapai tujuan utama tersebut, maka sejak awal perencanaan usaha atau kegiatan sudah diperkirakan perubahan rona lingkungan akibat pembentukan suatu kondisi lingkungan yang baru, baik yang menguntungkan maupun yang merugikan, yang ditimbulkan sebagai akibat diselenggarakannya usaha atau kegiatan pembangunan. Atas dasar tersebutlah bahwa perlu pengaturan lebih lanjut mengenai usaha atau kegiatan yang akan menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan hidup. Maksud dari analisa mengenai dampak lingkungan kedalam proses perencanaan suatu usaha atau kegiatan tersebut, sehingga dapat diambil keputusan optimal dari berbagai alternative, karena analisis mengenai dampak lingkungan merupakan salah satu alat untuk mempertimbangkan akibat yang ditimbulkan oleh suatu rencana atau kegiatan terhadap lingkungan hidup, guna mempersiapkan langkah untuk menanggulangi dampak negative dan mengembangkan dampak positif
  13. 13. MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HIDUP DAPAT DISEBABKAN OLEH RENCANA KEGIATAN DISEGALA SECTOR SEPERTI : 1. Bidang Pertambangan dan Energi yaitu pertambangan umum, tranmisi, PLTD/PLTG/PLTU/PLTGU, ekspoitasi, kilangan/pengolahan dan tarnmisi minyak/gas bumi, 2. Bidang Kesehatan yautu : rumah sakit kelas A/setara kelasA atau kelas I dan industri farmasi, 3. Bidang Pekerjaan Umum yaitu :pembangunan Waduk, Irigasi dan kanalilasi, jalan raya/tol, pengolahan sampah, peremajaan kota dan gedung bertingkat/apartemen, 4. Bidang Pertanian yaitu : Usaha tambak udang, sawah, perkebunan dan pertanian, 5. Bidang Parpostel seperti hotel, padang golf, taman rekreasi dan kawasan parawisata, 6. Bidang Tranmigarasi dan Pemukiman Perambahan Hutan, 7. Bidang perindustrian seperti : Industri semen, kertas pupuk kimia/petrokimia, peleburan baja, timah hitam, galangan kapal, pesawat terbang dan industri kayu lapis. 8. Bidang Perhubungan seperti: Pembangunan Jaringan kereta api, Sub Way, pembangunan pelabuhan dan badar udara, 9. Bidang perdagangan, 10. Bidang pertahanan dan keamanan seperti : Pembangunan genung amunisi, pangkalan angkatan laut, pangkalan angkatan udara dan pusat latihan tempur, 11. Bidang pengembangan tenaga nuklir seperti : Pembangunan dan pengopearian reactor nuklir dan nuklir non reactor, 12. Bidang kehutanan yaitu : Pembangunan taman safari, kebun binatang, hak pengusaha hutan, hak pengusahaan hutan tanaman industri (HTI) dan Pengusaha parawisata alam, 13. Bidang pengendalian bahan berbahaya dan beracun (B-3) dan 14 Bidang kegiatan terpadu/multisektor (wajib AMDAL).
  14. 14. SEDANGKAN YANG MENJADI UKURAN DAMPAK PENTING TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP ADALAH : a. jumlah manusia jumlah manusia yang akan terkena dampak tersebut adalah pengertian manusia yang akan terkena dampak mencakup aspek yang sangat luas terhadap usaha atau kegiatan, yang penentuannya didasarkan pada perubahan sendi-sendi kehidupan masyarakat dan jumlah manusia yang terkena dampaknya tersebut, dimana manusia yang secara langsung terkena dampak lingkungan akan tetapi tidak menikmati manfaat dari usaha atau kegiatan yang telah dilaksanakan, b.luas wilayah terhadap luas wilayah persebaran dampak adalah merupakan salah satu factor yang dapat menentukan pentingnya dampak terhadap lingkungan, dimana rencana usaha atau kegiatan mengakibatkan adanya wilayah yang mengalami perubahan mendasar dari segi intensitas dampak atau tidak berbaliknya dampak atau segi kumulatif dampak, c.lamanya dampak berlangsung dapat berlangsung pada suatu tahap tertentu atau pada berbagai tahap dari kelangsungan uasah atau kegiatan, dengan kata lain akan berlangsung secara singkat yakni hanya pada tahap tertentu siklus usaha atau kegiatan akan tetapi dapat pula berlangsung relative lama yang akan menimbulkan dampak yang sangat merugikan lingkungan hidup didalam masyarakat/manusia dilingannya yang telah merusak tatanan dan susunan lingkungan hidup disekitarnya, d.intensitas dampak mengandung pengertian perubahan lingkungan yang timbul bersifat hebat atau drastic serta berlangsung diareal yang luas dalam kurun waktu yang relative singkat, hal ini menyebabkan terjadinya perubahan yang mendasar pada komponen lingkungan hidup yang berdasarkan pertimbangan ilmiah serta dapat mengakibatkan spesies- spesies yang langka atau endemik terancam punah atau habitat alamnya mengalami kerusakan, e.komponen lingkungan lain yang terkena dampak, akibat rencana usaha atau kegiatan menimbulkan dampak sekunder dan dampak lanjutan lainnya yang jumlah komponennya lebih atau sama dengan komponen lingkungan yang terkena dampak primer, f.sifat kumulatif dampak adalah pengertian bersifat bertambah, menumpuknya atau bertimbun, akibat kegiatan atau usaha yang pada awalnya dampak tersebut tidak tampak atau tidak dianggap penting, akan tetapi karena aktivitas tersebut bekerja secara berulang kaliatau terus menerus maka lama kelamaan dampaknya bersifat kumulatif yang mengakibatkan pada kurun waktu tertentu tidak dapat diasimilasikan oleh lingkungan alam atau social dan menimbulkan efek yang saling memperkuat (sinergetik) akaibat pencemaran dan g. berbalik dan tidak berbaliknya dampak ada yang bersifat dapat dipulihkan dan terdapat pula yang tidak dapat dipulihkan walaupun dengan upaya manusia untuk memulihkannya kembali, karena perubahan yang akan dialami oleh suatu komponen lingkungan yang telah tercemar dengan kadar pencemaran yang sangat tinggi, tidak akan dapat dipulihkan kembali seperti semula.

×