Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

LTM Metode Penelitian_Pertemuan 1-6

7,845 views

Published on

LTM Metode Penelitian Semester 4, Tahun 2016. Mulai dari pertemuan 1 sampai dengan pertemuan 6.

Published in: Education
  • Be the first to comment

LTM Metode Penelitian_Pertemuan 1-6

  1. 1. 1 LEMBAR TUGAS MAHASISWA (LTM) METODE PENELITIAN Program Studi Manajemen Informatika Jenjang Pendidikan Program Diploma III AMIK BSI Akademi Manajemen Informatika dan Komputer BINA SARANA INFORMATIKA JAKARTA 2016 NAMA : DWI NOVI MARDIANTI N I M : 12140048 KELAS : 12.4C.07
  2. 2. 2 Lembar Tugas Mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika Jenjang Pendidikan Diploma III AMIK BSI Penyusun : Konsorsium Teknik Komputer Cetakan Pertama Diterbitkan oleh : AMIK BSI Jl. RS. Fatmawati No. 24 Pondok Labu Jakarta Selatan 12450 Telp. (021) 7500282, 7500485 Fax. (021) 7513790 http://www.bsi.ac.id
  3. 3. 3 PERTEMUAN 1 1. Tidak selamanya penemuan kebenaran ilmiah diperoleh secara ilmiah. Kadang kala kebenaran dapat ditemukan melalui proses non ilmiah. Saudara sebut dan jelaskan 7 kebenaran yang ditemukan melalui proses non ilmiah tersebut! Jawab: a. Akal Sehat Serangkaian konsep dalam pikiran manusia yang dalam keadaan sadar dan tidak ada tekanan dari siapapun, sehingga menghasilkan jawaban yang bijaksana dan masuk akal, serta dapat dipertanggungjawabkan. b. Intuitif Kebenaran dengan intuitif diperoleh secara cepat melalui proses yang tidak disadari atau tanpa berpikir terlebih dahulu, hanya melalui penalaran. Kebenaran melalui intuitif sukar dipercaya karena tanpa menggunakan langkah-langkah yang sistematis. c. Trial and Error Kebenaran melalui trial and error dilakukan secara coba-coba tanpa kesadaran akan pemecahan masalah tertentu. Dengan cara tersebut, seseorang telah aktif dalam melakukan usaha meski tidak diketahui dengan pasti tujuan pencapaiannya. d. Otoritas Kebenaran diterima rnelalui otoritas atau kewibawaan seorang ilmuwan atau pejabat tertentu. Pendapat mereka umumnya sering diterima orang tanpa diuji, karena dipandang sudah benar. Narnun, pendapat otoritas ilmiah itu tidak selamanya benar. e. Prasangka Kebenaran melalui akal sehat dipengaruhi kepentingan orang yang melakukannya, sehingga akal sehat berubah menjadi prasangka. Hal ini juga dilakukan tanpa memikirkan secara matang tentang hasilnya. f. Wahyu Pemberitahuan secara tersembunyi dan cepat, yang khusus diberikan pada orang-orang tertentu tanpa diketahui orang lain dan bersifat kondisional. g. Kebetulan Peristiwa yang tidak disengaja, namun terkadang menghasilkan suatu kebenaran yang sebelumnya tidak diketahui. 2. Hubungan antara penelitian, ilmu dan kebenaran menurut Almack dan Whitney terdapat perbedaan dalam menetapkan hasil. Menurut pendapat Saudara, teori mana yang relevan di dalam aplikasinya! Jawab: Pendapat saya, hubungan antara penelitian, ilmu, dan kebenaran menurut Whitney adalah yang paling relevan. Ilmu dan penelitan adalah proses menuju hasil yang merujuk pada kebenaran. 3. Kebenaran Ilmiah dapat diterima dikarenakan oleh tiga hal yaitu : adanya koheren, adanya koresponden, dan pragmatis. Saudara beri 2 (dua) contoh untuk masing-masing hal tersebut aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari! Jawab:
  4. 4. 4 a. Contoh Koheren: 1) “Seluruh mahasiswa BSI yang akan melaksanakan UTS harus mengenakan kemeja putih dan bawahan (celana/rok) hitam”. Dwi adalah mahasiswa BSI, Dwi harus mengenakan kemeja putih dan rok hitam saat melaksanakan UTS. 2) Semua makhluk hidup di darat pasti membutuhkan oksigen. Kucing adalah salah satu jenis makhluk hidup di darat. Kucing pasti membutuhkan oksigen. b. Contoh Koresponden: 1) Mataram adalah Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Barat. 2) Rumah adat Tambi adalah rumah adat khas Sulawesi Tengah. c. Contoh Pragmatis: 1) Seseorang memeluk agama atau kepercayaan tertentu untuk menjadi pegangan dan pedoman dalam hidupnya. 2) Gubernur DKI Jakarta memiliki ide untuk menangani masalah kemacetan dengan membatasi jumlah mobil pribadi yang boleh digunakan dalam 1 rumah tangga. 4. Proses berpikir lahir dari suatu rasa sangsi akan sesuatu dan keinginan untuk memperoleh suatu ketentuan, yang kemudian tumbuh menjadi suatu masalah yang khas. Saudara sebut dan jelaskan bagaimana kira-kira proses yang terjadi ketika berpikir! Jawab: Proses yang terjadi ketika berpikir: a. Mengidentifikasi masalah yang ada dengan membandingkan atau mengurutkan peristiwa sebab terjadinya masalah. b. Membentuk pendapat, merencakan solusi dan menimbang kemungkinan adanya resiko untuk pemecahan masalah yang ada. c. Pengambilan keputusan berdasarkan pendapat dan kemungkinan adanya resiko, jika keputusan telah diambil. 5. Saudara jelaskan kontribusi dari teori terhadap penelitian! Jawab: a. Kontribusi teori : Diharapkan hasil dari penelitian mampu memperbaiki teori yang telah ada. b. Kontribusi praktik : Diharapkan hasil penelitian dapat diterapkan pada praktik nyata dan memperbaiki praktik yang telah ada sebelumnya. c. Kontribusi kebijakan : Pengambilan keputusan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kepentingan publik. 6. Saudara jelaskan dan beri contoh dari kualifikasi peneliti menurut Whitney (1960)! Jawab: a. Daya nalar, seorang peneliti harus mempunyai daya nalar yang tinggi yaitu dengan adanya kemampuan memberi alasan dalam memecahkan masalah. Contoh: seorang peneliti meneliti efek dari radiasi sinar matahari bagi kesehatan kulit, ia memberi solusi untuk setiap orang yang ingin beraktivitas di luar rumah agar menggunakan body lotion atau membawa payung. b. Orisinalitas, peneliti harus mempunyai daya hayal ilmiah dan harus kreatif. Peneliti harus brilian, mempunyai inisiatif yang berencana serta harus subur dengan ide-ide yang
  5. 5. 5 rasional dan menghindari plagiat. Contoh: Thomas Alfa Edison yang menemukan bola lampu pijar pertama kali. c. Daya ingat, seorang peneliti harus memiliki daya ingat yang kuat dan dapat dengan sigap melayani serta menguasai fakta-fakta. Contoh: peneliti yang menemukan obat untuk HIV AIDS harus mampu mengemukakan temuannya secara mendetail dan mengetahui bagaimana prosesnya. d. Kewaspadaan, seorang peneliti harus secara cepat dapat melakukan pengamatan terhadap perubahan yang terjadi pada suatu variabel atau atas suatu fenomena. Contoh: Google mengeluarkan temuan aplikasi baru, yaitu Android untuk memenangkan pasar dibidang teknologi dan terus memperbaruinya sesuai perkembangan zaman. e. Akurat, seorang peneliti harus mempunyai tingkat pengamatan serta tingkat perhitungan yang akurat, tajam, serta beraturan. Contoh: Bill Gates mampu memprediksi dengan tepat bahwa hasil ciptaannya akan dapat berguna beberapa puluh tahun kemudian. f. Konsentrasi, seorang peneliti harus mempunyai kekuatan konsentrasi yang tinggi, kemauan yang keras, serta tidak cepat muak. Contoh: Google terus memperbarui OS pada Android dengan kemampuan yang lebih baik dari sebelumnya. g. Dapat bekerja sama, peneliti harus mempunyai sifat yang kooperatif, dapat bekerja sama dengan siapapun. Contoh: Untuk dapat mengambil keputusan yang tepat, seorang peneliti membutuhkan pendapat orang lain sebagai perbandingan. h. Kesehatan, seorang peneliti harus sehat, baik jiwa maupun fisik. Peneliti harus stabil, sabar, dan penuh vitalitas. Contoh: Thomas Alfa Edison tidak menyerah dan sabar meski dirinya harus gagal sebanyak 9.998 kali untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. i. Semangat, kesehatan si peneliti harus ditunjang pula dengan semangat untuk meneliti. Contoh: Thomas Alfa Edison tetap memiliki semangat, sebab dirinya yakin penemuannya akan berhasil. j. Pandangan Moral, seorang peneliti harus mempunyai kejujuran intelektual, mempunyai moral yang tinggi, beriman dan dapat dipercaya. Contoh: Setiap penemuan harus diungkapkan sebagaimana hasil yang didapat, tidak boleh dilebih-lebihkan atau dikurangi. 7. Apakah perbedaan antara penelitian kualitatif dengan penelitian kuantitatif, berikan contoh untuk masing-masing jenis penelitian tersebut! Jawab: a. Penelitian kualitatif adalah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis dengan pendekatan induktif. Contoh: meneliti tentang kenakalan remaja dan hasilnya berupa teori tentang penyebab, akibat, dan solusi. b. Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Contoh: meneliti tentang penelitian tindakan kelas, hasilnya berupa tindakan yang dapat diterima atau tidak. 8. Di negara-negara yang sedang berkembang, pengembangan penelitian sangat ditentukan oleh tingkat pengetahuan, keterampilan serta kualifikasi si peneliti. Menurut Boyce dan Evenson, ada 4 (empat) tingkat keterampilan dalam melaksanakan penelitian yaitu : keterampilan inventif, keterampilan teknis, keterampilan teknis-ilmiah dan keterampilan
  6. 6. 6 ilmiah-konseptual. Saudara jelaskan dan beri contoh aplikasinya untuk masing-masing tingkat keterampilan dimaksud! Jawab: a. Keterangan inventif merupakan kemampuan seseorang berdasarkan pengalaman. Contoh: seorangtukang las mampu memperbaiki pagar besi tetangganya karena pengalaman, meski tidak pernah mengenyam pendidikan dibidang permesinan. b. Keterampilan teknis adalah hasil dari terapan dari text book untuk memecahkan masalah-masalah teknis yang dihadapi. Contoh:seorang Sarjana Teknik Sipil dapat menghitung beban bangunan 3 lantai. c. Keterampilan teknis-ilmiah adalah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam menjelaskan hal secara teori maupun praktik. Contoh: lulusan Sarjana Manajemen Informatika dapat menjelaskan secara teori aplikasi program yang dibuatnya sendiri. d. Keterampilan ilmiah konseptual merupakan kemampuan seseorang berdasarkan pengalaman yang cukup banyak dan mengerti secara menyeluruh tentang konsep ataupun praktiknya. Contoh: seorang ahli bedah. 9. Penelitian dengan metode sejarah, amat luas lapangannya. Di lapangan pendidikan serta lapangan ilmu perilaku yang lain. Saudara jelaskan dan beri contoh dari penelitian dengan metode sejarah dalam dunia pendidikan dan ilmu perilaku lainnya! Jawab: Bertujuan untuk memberikan rekonstruksi masa lampau secara sistematis, dengan mengumpulkan, mengevaluasi, menjelaskan dan mensintesis bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan menarik kesimpulan secara tepat. Contoh: seorang peneliti ingin mengangkat peristiwa ’98, maka dirinya mewawancarai narasumber yang pernah mengalami dan ikut terlibat dalam peristiwa tersebut, atau peneliti mencari dokumen sejarah yang berkaitan dengan peristiwa ‘98. 10. Saudara jelaskan perbedaan mendasar antara Remain dengan Dokumen dan beri contoh untuk masing-masing! Jawab: a. Remain adalah bahan-bahan fisis atau tulisan yang mempunyai nilai-nilai sejarah yang terdapat tanpa suatu kesadaran menghasilkannya untuk suatu keperluan pembuktian sejarah. Contoh: alat perkakas, perhiasan kuno, bangunan seperti piramida, candi, senjata, sendok, dll. b. Dokumen adalah laporan dari kejadian-kejadian yang berisi pandangan serta pemikiran- pemikiran manusia di masa lalu. Contoh: buku harian, batu bertulis, daun-daun lontar, relief-relief pada candi, surat-surat kabar, dsb. 11. Penelitian historis banyak sekali macamnya. Akan tetapi, secara umum, dapat dibagi menjadi 4 (empat) jenis, yaitu : Penelitian Sejarah Komparatif, Penelitian Yuridis atau Legal, Penelitian Biografis dan Penelitian Bibliografis. Saudara jelaskan dan beri contoh untuk masing-masing jenis penelitian tersebut! Jawab:
  7. 7. 7 a. Penelitian Sejarah Komparatif: Penelitian untuk membandingkan faktor-faktor dari fenomena-fenomena sejenis pada suatu periode masa lampau. Contoh: membandingkan sistem pemerintahan di Belanda dan Indonesia pada masa penjajahan. b. Penelitian Yuridis atau Legal: Untuk menyelidiki hal-hal yang menyangkut dengan hukum, baik hukum formal ataupun hukum nonformal pada masa lalu. Contoh: peneliti ingin menganalisis tentang keputusan hukum adat serta pengaruhnya terhadap masyarakat setempat di masa lampau. c. Penelitan Biografis: Penelitian ini meneliti tentang sifat, watak, dan pengaruh, baik pengaruh lingkungan maupun pengaruh pemikiran serta ide dari subjek penelitian semasa hidupnya, juga pembentukan watak figur yang diterima selama hayatnya. Contoh: peneliti mengambil sumber data sejarah untuk penelitian melalui surat-surat pribadi, buku harian, dll. d. Penelitian Bibliografis: Daftar pustaka yang mencangkup isi dan deskripsi sebuah buku, hal tersebut meliputi, judul, pengarang, edisi, cetakan, kota penerbit, nama penerbit, tahun terbit, jumlah halaman, ukuran tinggi buku dan ISBN. Contoh: peneliti mengambil kutipan atau catatan kaki dari bibliografi untuk memperkuat argumennya. 12. Saudara jelaskan apa yang dimaksud dengan metode survey dengan studi kasus! Jawab: a. Metode survei : Digunakan untuk mengumpulkan data atau informasi tentang populasi yang besar dengan menggunakan sampel yang relatif kecil, untuk memperoleh karakteristik dari populasi tersebut. b. Studi kasus : Pengujian secara rinci terhadap seorang individu atau kelompok yang dipandang mengalami kasus tertentu. 13. Saudara jelaskan kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh Studi Kasus! Jawab: a. Studi kasus seringkali dipandang kurang ilmiah atau pseudo-scientific karena pengukurannya bersifat subyektif (menduga-duga) dan validitas dari hasil penelitian ini pun dipertanyakan. b. Karena masalah interpretasi subyektif pada pengumpulan dan analisa data studi kasus, maka mengerjakan pekerjaan ini relatif lebih sulit dari penelitian kuantitatif. c. Masalah generalisasi (berawal dari individual menuju kesimpulan umum), karena jumlah yang menjadi target atau sampel kajian kasus sangat kecil, kemampuan generalisasi pada studi kasus adalah rendah. d. Lebih bersifat deskriftif, studi kasus juga dianggap kurang memberi sumbangan pada persoalan-persoalan praktis mengatasi suatu masalah. e. Biaya penyelenggaraan yang relatif mahal. f. Karena fleksibilitas desain studi kasus, ini memungkinkan peneliti untuk beralih fokus studi ke arah yang tidak seharusnya.
  8. 8. 8 14. Jika seorang peneliti mempunyai teman peneliti (co-worker) dalam melaksanakan percobaan, maka team work amat diperlukan. Saudara jelaskan kebaikan-kebaikan adanya teman di dalam meneliti (team work)! Jawab: a. Mengembangkan rasa percaya diri dan mendorong lahirnya rasa saling memiliki. b. Mendorong kreatifitas dan pemikiran kritis. c. Dapat mengurangi pengambilan kesimpulan perorangan yang salah. d. Dapat mengombinasikan keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing peneliti, sehingga diperoleh suatu keunggulan yang terpadu. 15. Apabila dihubungkan antara penelitian dan tindakan, maka dapat kita lihat hubungan antara penelitian dan tindakan. Saudara jelaskan hubungan dimaksud! Jawab: Hubungan penelitian dan tindakan adalah upaya uji coba ide-ide ke dalam praktik untuk memperbaiki atau mengubah sesuatu agar memperoleh dampak nyata dari situasi. 16. Saudara sebutkan perbedaan antara penelitian deskriptif dengan penelitian eksperimen! Jawab: a. Penelitian Deskriptif : Metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai kejadian. Meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. b. Penelitian Eksperimen : Penelitian yang dilakukan dengan mengadakan manipulasi terhadap obyek penelitian dan adanya kontrol, biasanya digunakan untuk penelitian ilmu eksakta.
  9. 9. 9 PERTEMUAN 2 1. Saudara jelaskan perbedaan antara wawancara dengan percakapan sehari-hari! Jawab: a. Dalam wawancara, pewancara dan responden biasanya belum saling mengenal. Sedangkan dalam percakapan sehari-hari, dua orang yang sedang berbincang biasanya sudah saling mengenal dan cukup akrab. b. Dalam wawancara, responden yang selalu menjawab pertanyaan dan pewawancara selalu bertanya. Sedangkan dalam percakapan sehari-hari, dua orang yang saling berbincang dapat saling melontarkan pertanyaan. c. Dalam wawancara, pewancara tidak menjuruskan pertanyaan pada suatu jawaban dan harus bersifat netral. Sedangkan dalam percakapan sehari-hari, pihak yang bertanya dapat menyudutkan orang yang ditanyanya ke arah jawaban tertentu. d. Dalam wawancara, pertanyaan yang ditanyakan mengikuti panduan pertanyaan (interview guide). Sedangkan dalam percakapan sehari-hari, biasanya pertanyaan yang dilontarkan bebas dan tidak perlu mengikuti aturan. 2. Saudara jelaskan kualifikasi dari pewawancara! Jawab: a. Jujur Tidak memanipulasi data, apalagi memberi jawaban sendiri pada kuesioner tanpa melakukan wawancara. b. Memiliki minat Jika pewawancara kurang berminat terhadap topik penelitian, maka hasil wawancaranya sering kurang baik. Masalah minat ini seringkali berkaitan dengan masalah kejenuhan dan kebosanan pewawancara. c. Akurat/tepat Pewawancara haruslah bersikap disiplin tinggi sehingga dapat melakukan wawancara dengan akurat dan cermat. Artinya ia harus mengikuti metode kerja yang telah ditentukan, dapat menerjemahkan pertanyaan dengan baik agar dimengerti responden dan kemudian mencatatnya dengan baik dan cermat. d. Penyesuaian diri Ketika wawancara maka seorang pewawancara yang baik harus bisa menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan responden, kebiasaan dan adat istiadatnya. e. Kepribadian & temperamen Seorang pewawancara sudah sepantasnya tidak berperilaku berlebihan alias overacting. Bersikaplah secara luwes, fleksibel dan tidak temperamental. Ketika mengajukan pertanyaan tidak bernada tinggi dan emosional. f. Intelegensia & pendidikan Pewawancara tidak harus berpendidikan terlalu tinggi, tetapi pewawancara setidaknya harus mengetahui secara garis besar tentang masalah atau hal yang berkaitan dengan tema yang diambilnya. 3. Apakah perbedaan mendasar antara kuesioner dengan skedul? Jawab:
  10. 10. 10 a. Kuesioner : Daftar pertanyaan yang ditujukan kepada responden dan diisi sendiri oleh responden. b. Skedul : Daftar pertanyaan yang ditujukan kepada responden dan diisi oleh Si Pewawancara atau Si Peneliti sendiri. 4. Saudara buat 5 (lima) contoh masing-masing untuk Pertanyaan Terbuka dan untuk Pertanyaan Tertutup! Jawab: a. Contoh Pertanyaan Terbuka: 1) Bagaimana pendapat anda tentang kondisi bisnis ke bisnis e-commerce di perusahaan Anda? 2) Apa tujuan-tujuan terpenting departemen Anda? 3) Sekali data diajukan lewat website, bagaimana data-data tersebut akhirnya diproses? 4) Gambarkan proses monitoring yang tersedia secara online? 5) Apa rasa masalah terbesar yang Anda alami selama masa peralihan menuju e- commerce? b. Contoh Pertanyaan Tertutup: 1) Apakah Anda menggunakan web untuk menampilkan informasi bagi vendor? 2) Apakah Anda setuju atau tidak bahwa e-commerce tidak begitu aman? 3) Apakah Anda ingin menerima salinan laporan keuangan anda setiap bulan? 4) Apakah website Anda mempertahankan halaman FAQ bagi pegawai untuk pertanyaan-pertanyaan tentang gaji/upah? 5) Apakah formulir ini sudah dilengkapi? 5. Saudara jelaskan apa perbedaan antara sistem library of congress dengan sistem dewey decimal! Jawab: a. Sistem Library of Congress, cabang ilmu pengetahuan dibagi atas 20 golongan besar yang simbolnya ditentukan dengan huruf. b. Sistem Dewey Decimal, cabang ilmu pengetahuan dibagi atas 9 jenis ditambah 1 jenis pengetahuan yang bersifat umum dalam kelas besar dinyatakan dengan 3 buah angka. 6. Ada 16 (enam belas) sumber bacaan yang ada di perpustakaan. Saudara jelaskan definisi dari masing-masing sumber tersebut! Jawab: a. Jurnal, merupakan majalah ilmiah yang berisi tulisan ilmiah atau hasil-hasil seminar yang diterbitkan oleh Himpunan Profesi Ilmiah. Biasanya terbit sekali tiga bulan atau 3- 4 jilid setahun. b. Leaflet, berisi karangan kecil yang sifatnya ilmiah praktis. Diterbitkan oleh lembaga- lembaga negara atau swasta dengan interval yang tidak tetap. c. Annual Review, berisi ulasan-ulasan tentang literatur yang telah diterbitkan selama masa setahun atau beberapa tahun yang lampau. Dalam menggunakan Annual Review, carilah dari terbaru kemudian mundur ke jilid-jilid sebelumnya.
  11. 11. 11 d. Bibliografi, berisi judul-judul artikel yang membahas bidang ilmu tertentu. Dalam buku tersebut diberikan judul, pengarang, tahun penerbitan, nama penerbitan serta halaman dari sumber dimana artikel tersebut dimuat. e. Handbook, buku kecil yang diterbitkan oleh lembaga negara atau swasta, biasanya berisi petunjuk-petunjuk tentang suatu masalah tertentu atau tentang suatu fenomena yang bersifat umum. f. Manual, buku petunjuk mengenai tata cara melakukan sesuatu secara terperinci. Biasanya mengenai suatu masalah praktis, baik dalam mengukur, malakukan maupun memakai sesuatu secara benar. g. Off Print, merupakan artikel ilmiah yang terlepas dari majalah atau buku teks dan dikirimkan ke perpustakaan. h. Periodical, merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh lembaga- lembaga baik pemerintah atau swasta, berisi hasil penelitian yang dikerjakan. Banyak periodical yang diterbitkan oleh perguruan tinggi. i. Yearbook, merupakan buku mengenai fakta-fakta, statistik ataupun membahas suatu masalah bidang ilmu yang diterbitkan oleh lembaga pemerintah atau swasta setiap tahun. j. Circular, merupakan tulisan ilmiah pendek dan praktis biasanya dikeluarkan oleh lembaga negara atau swasta seperti universtias, lembaga riset, dinas-dinas dan sebagainya dengan interval tak tentu. k. Reprint, artikel yang telah dimuat dalam satu majalah ilmiah dan dicetak ulang oleh penerbit secara terpisah dan diberi sampul. l. Recent Advance, sejenis majalah ilmiah yang berisi artikel-artikel yang tidak diperoleh dalam Review Journals. m. Buku teks,merupakan tulisan ilmiah yang dijilid rapi, diterbitkan dengan interval yang tidak tentu. Buku teks berkenaan dengan suatu bidang ilmu yang isinya menyeluruh dan biasanya digunakan sebagai buku wajib dalam mata kuliah tertentu. n. Review Journal, majalah ilmiah yang berisi artikel-artikel, yang dipersingkat dalam suatu cabang pengetahuan dan diterbitkan secara berkala. Singkatan artikel tersebut bukan saja berisi ikhtisar dari hasil penemuan tetapi dimulai dari masalah termasuk metode penelitian. o. Abstract Journal, majalah ilmiah yang berisi singkatan atau ikhtisar dari artikel-artikel dari jurnal-jurnal terbaru. Artikel singkatan berisi judul, metode serta kesimpulan. p. Buletin, merupakan tulisan ilmiah pendek yang terbit secara berkala dan berisi catatan- catatan ilmiah ataupun petunjuk-petunjuk ilmiah tentang satu kegiatan operasional. Biasanya dikeluarkan oleh lembaga negara ataupun Organisasi Profesi Ilmiah. Tiap buletin berisi satu artikel mengenai hasil penelitian yang sering disebut “Contribution”. 7. Saudara jelaskan perbedaan antara Off Print, Reprint dan Recent Advances! Jawab: a. Off Print adalah artikel ilmiah yang terlepas dari majalah atau buku teks dan dikirimkan ke perpustakaan. b. Reprint adalah artikel yang telah dimuat dalam satu majalah ilmiah dan dicetak kembali oleh penerbit secara terpisah dan diberi sampul. c. Recent Advances adalah sejenis majalah ilmiah yang berisi artikel-artikel yang tidak diperoleh dalam Review Journals.
  12. 12. 12 8. Saudara cari sebuah jurnal di world wide web yang berkaitan dengan Manajemen Informatika dan Komputer dan buat executive summary nya! Jawab: 9. Salah satu karakteristik penelitian kualitatif adalah lebih mementingkan proses daripada hasil. Saudara jelaskan kenapa demikian! Jawab: Hal tersebut dikarenakan dalam pengumpulan data sering memerhatikan hasil dan akibat dari berbagai variabel yang saling memengaruhi. 10. Menurut pendapat Anda, kenapa di dalam penelitian kualitatif desain penelitian bersifat sementara, dalam arti disesuaikan dengan kenyataan dan kondisi yang ditemukan di lapangan? Jawab: Sebab pengumpulan data dalam metode penelitian kualitatif berlandaskan pada data yang ditemukan di lapangan, yang sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi pada lingkungan yang menjadi objek penelitian.
  13. 13. 13 PERTEMUAN 3 DAN 4 1. Saudara jelaskan Random Sampling Sederhana! Jawab: Suatu cara pengambilan sampel dimana tiap unsur yang membentuk populasi diberi kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Prosedur yang cukup akurat untuk pengambilan sampel secara acak adalah dengan menggunakan tabel angka acak (table of random numbers) atau dilakukan dengan cara mengundi. 2. Saudara jelaskan Teknik Membuat Skala! Jawab: Teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif yang melekat pada objek atau subjek penelitian menjadi urutan kuantitatif. Dalam membuat skala, peneliti harus mengasumsikan bahwa fakta dalam fakta mengandung suatu rangkaian (kontinum) yang nyata berasal dari sifat-sifat objek yang diteliti. 3. Saudara cari contoh kasus random sampling sederhana! Jawab: Contoh Random Sampling Sederhana: Pada suatu Unit Kerja yang beranggotakan 200 orang karyawan akan digali informasi tentang persepsi mereka mengenai dukungan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Dari 200 orang karyawan dipilih sebanyak 20 orang secara acak untuk diminta mengisi kuesioner atau diwawancarai. Hasil sampling 20 orang tersebut disebut sebagai sampel penelitian. 4. Saudara cari contoh kasus Teknik Membuat Skala! Jawab: Contoh skala interval adalah suhu yang diukur dengan termometer. Jarak 5oC dengan 10oC sama dengan jarak 20oC dengan 25oC atau mempunyai sifat interval yang tetap. 0oC bukan menunjukkan bahwa benda yang diukur tidak mempunyai suhu sehingga titik 0 tersebut bukan merupakan titik mutlak. 5. Saudara jelaskan Uji Validitas! Jawab: Uji yang digunakan untuk menunjukkan sejauh mana alat ukur yang digunakan dalam suatu mengukur apa yang diukur. Ghozali (2009) menyatakan bahwa uji validitas digunakan untuk mengukur sah, atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu tes dapat dikatakan memiliki validitas yang tinggi jika tes tersebut menjalankan fungsi ukurnya, atau memberikan hasil ukur yang tepat dan akurat sesuai dengan maksud dikenakannya tes tersebut. 6. Saudara jelaskan Uji Realibilitas! Jawab: Realibilitas adalah instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk memperoleh informasi yang digunakan dapat dipercaya sebagai alat pengumpulan data dan mampu mengungkap informasi yang sebenarnya dilapangan. Ghozali (2009) menyatakan bahwa realibilitas
  14. 14. 14 adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari peubah atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan realibel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. 7. Saudara cari contoh kasus Uji Validitas! Jawab: Skor yang diperoleh dari hasil mengukur kemampuan mekanik akan menunjukkan kemampuan seseorang dalam memegang dan memperbaiki mobil, bukan pengetahuan orang tersebut dalam hal yang berkaitan dengan mobil. Tes yang mengukur pengetahuan tentang mobil bukanlah tes yang sahih untuk mekanik. 8. Saudara cari contoh kasus Uji Realibilitas! Jawab: Ukuran tinggi badan Ari mula-mula lebih rendah dibandingkan dengan tinggi badan Bayu. Kemudian diadakan pengukuran ulang, hasilnya tinggi badan Ari tetap lebih rendah dari tinggi badan Bayu.
  15. 15. 15 PERTEMUAN 5 DAN 6 1. Saudara baca dan pahami buku panduan TA dari Website Ruang Mahasiswa BSI! 2. Saudara buat ringkasan TA serta tentukan permasalahan dan tema yang akan Saudara jadikan Permasalahan Pokok dari TA yang akan dibahas! Jawab: a. Tema: Perancangan Sistem Informasi Unit Fisioterapi Rumah Sakit Mulya b. Ringkasan: Tugas Akhir Perancangan Sistem Informasi Unit Fisioterapi Rumah Sakit Mulya berisikan tentang perencanaan sistem yang akan penulis buat untuk membantu Unit Fisioterapi dalam mendata para karyawan, pasien, dan transaksi yang berlangsung dalam Unit tersebut. Sehingga harapannya, pendataan dan transaksi di Unit tersebut menjadi lebih efisien dan aman. c. Permasalahan: Unit Fisioterapi Rumah Sakit Mulya belum memiliki system transaksi dan pendataan pasien secara terkomputerisasi, sehingga penulis bermaksud membuat rancangan sistem yang diharapkan dapat membantu Unit tersebut. 3. Saudara buat ringkasan PKM serta tentukan permasalahan dan tema yang akan Saudara jadikan Permasalahan Pokok dari PKM yang akan dibahas! 4. Buat artikel ilmiah dengan tema yang sudah ditentukan dalam pembahasananya!

×