Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
EFI

(ELECTRONIC

FUEL
INJECTION)
A. Definisi
Electronic Fuel Injection (EFI) System adalah
sebuah sistem penyaluran bahan bakar ke
dalam ruang bakar sebuah...
B. Dasar Perhitungan Perbandingan
Campuran
Bensin yang masuk ke dalam ruang bakar mesin
harus dalam kondisi mudah terbakar...
AIR FUEL RATIO TEORITIS
Pada table di bawah ini diperlihatkan perbandingan
campuran udara dan bensin secara teoritis yang
...


Simbol perbandingan campuran udara dan bensin yang masuk ke
dalam silinder mesin dinyatakan dengan = λ ( lamda )



λ ...
C. Prinsip Dasar Pencampuran Udara
dan Bensin Pada Karburator
Prinsip kerja karburator sama
dengan
prinsip
kerja
semprotan...
 Hal

ini disebabkan karena
pada bagian yang di
persempit (Venturi)
mempunyai kecepatan
aliran udara yang tinggi.
 Pada ...






CHOKE VALVE

Selanjutnya jika pada daerah
venturi tersebut dihubungkan
dengan saluran bahan bakar,
maka bahan bak...
Grafik Kerja Karburator
D. Karburator Vs Sistem Injeksi
Antara Karburator dengan EFI system sebenarnya
mempunyai
tujuan
yang
sama,
yaitu
memberika...
1. Perbandingan Metode
Pencampuran Udara dan Bensin
a. Karburator
Seperti sudah dijelaskan
sebelumnya
bahwa
pada
karburato...
b. Injeksi
Sedangkan pada sistem
injeksi secara elektronik,
bensin
disemprotkan
bukan
berdasarkan
kevacuuman
pada
intake
m...
2. Saat Starting
a. Karburator
Prosedur
menghidupkan
mesin saat kondisi dingin
adalah
dengan
mengaktifkan choke valve
(man...
b. Injeksi
Putaran mesin, jumlah udara
yang masuk dan temperatur
mesin yang masih dingin
akan dideteksi oleh sensor
yang
a...
3. Saat Akselerasi
a. Karburator
Pada
karburator
dilengkapi
dengan
sebuah
pompa
percepatan yang akan
memberikan tambahan
s...
b. Injeksi
Apabila pedal gas diinjak
dengan cepat, komputer
akan mendeteksi adanya
pembukaan throttle secara
tiba-tiba dan...
4. Saat Beban Penuh
a. Karburator
Untuk
memperkaya
campuran
saat
mesin
membutuhkan tambahan
tenaga
maka
pada
karburator
di...
b. Injeksi
Saat throttle valve terbuka
semakin besar maka ECM /
ECU
akan
mengkombinasikannya
dengan aliran udara masuk
ata...
E. Keuntungan Sistem Injeksi
1.
2.

3.

4.

Menyempurnakan
atomisasi;
pencampuran
bahan bakar dan udara lebih homogen.
Dis...
5. Emisi gas buang rendah karena ketepatan
takaran campuran udara dan bahan bakar
menjadikan
sempurnanya
pembakaran
sehing...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pengantar EFI

2,604 views

Published on

1. Definisi EFI
2. Perhitungan Perbandingan Campuran Bahan Bakar Udara
3. Prinsip Dasar Pencampuran Bahan Bakar Udara
4. Perbandingan Karburator dengan Sistem Injeksi (EFI)
5. Keuntungan Sistem EFI

Published in: Automotive
  • Be the first to comment

Pengantar EFI

  1. 1. EFI (ELECTRONIC FUEL INJECTION)
  2. 2. A. Definisi Electronic Fuel Injection (EFI) System adalah sebuah sistem penyaluran bahan bakar ke dalam ruang bakar sebuah mesin dengan cara diinjeksikan melalui sebuah injektor dengan menggunakan kontrol mekanis ataupun kontrol elektronik.
  3. 3. B. Dasar Perhitungan Perbandingan Campuran Bensin yang masuk ke dalam ruang bakar mesin harus dalam kondisi mudah terbakar, agar dapat menghasilkan efisiensi tenaga yang maksimal. Campuran yang belum sempurna akan sulit terbakar, bila tidak dalam bentuk gas yang homogen. Bensin tidak dapat terbakar dengan sendirinya, harus dicampur dengan udara dalam takaran yang tepat. Perbandingan campuran udara dan bensin ini sangat mempengaruhi pemakaian bahan bakar. Perbandingan udara dan bahan bakar dinyatakan dalam bentuk volume atau berat dari bagian udara dan bahan bakar. Bensin harus terbakar keseluruhannya untuk dapat menghasilkan tenaga yang besar pada mesin dan meminimalkan tingkat emisi gas buang dari mesin. Secara teori perbandingan udara dan bahan bakar adalah 14,7 : 1 . yaitu 14,7 untuk udara berbanding 1 untuk bensin. Pada kondisi sebenarnya, mesin membutuhkan campuran udara dan bensin dalam perbandingan yang berbeda – beda, tergantung pada temperatur, kecepatan putaran mesin, beban dan kondisi lainya. B e n s in : 1 lit e r U d a ra : 1 1 . 5 0 0 lit e r 1 4 ,7 : 1
  4. 4. AIR FUEL RATIO TEORITIS Pada table di bawah ini diperlihatkan perbandingan campuran udara dan bensin secara teoritis yang dibutuhkan mesin sesuai kondisi kerjanya. KONDISI KERJA MESIN AIR – FUEL RATIO Saat start temperatur 0º C 1 :1 Saat start temperatur 20º C 5:1 Idling 11 : 1 Putaran lambat Akselerasi 12 – 13 : 1 8:1 Putaran max ( beban penuh ) 12 – 13 : 1 Pemakaian ekonomis 16 – 18 : 1
  5. 5.  Simbol perbandingan campuran udara dan bensin yang masuk ke dalam silinder mesin dinyatakan dengan = λ ( lamda )  λ = Jumlah udara masuk Jumlah syarat udara menurut teori  λ=1    Jumlah udara masuk ke dalam silinder mesin sama dengan jumlah syarat udara dalam teori λ < 1 Jumlah udara yang masuk lebih kecil dari jumlah syarat udara dalam teori, pada situasi ini mesin kekurangan udara, campuran gemuk, dalam batas tertentu dapat meningkatkan daya mesin λ>1 Jumlah udara yang masuk lebih banyak dari syarat udara secara teoritis, saat ini mesin kelebihan udara, campuran kurus dan daya kurang. λ > 1,2 Dalam situasi seperti ini campuran bensin dan udara sangat kurus sehingga pembakaran berkemungkinan tidak dapat terjadi pada tempat yang lebih luas.
  6. 6. C. Prinsip Dasar Pencampuran Udara dan Bensin Pada Karburator Prinsip kerja karburator sama dengan prinsip kerja semprotan obat serangga atau spray cat. Ketika udara di tekan, maka cairan yang berada dalam tabung akan terisap dan bersama-sama dengan udara terkarburasi keluar berupa gas. Mengapa hal dapat terjadi ? ini
  7. 7.  Hal ini disebabkan karena pada bagian yang di persempit (Venturi) mempunyai kecepatan aliran udara yang tinggi.  Pada gambar terlihat adanya 3 alat vacuum gauge A, B dan C. Jika pada daerah (2) diadakan pengisapan atau di daerah (1) dilakukan penekanan maka vacuum tertinggi terjadi pada daerah yang dipersempit ( venturi ) atau alat vacuum gauge B menunjukkan kevacuuman yang tinggi. Va c . G a u g e A Va c . G a u g e B V e n t u ri Va c . G a u g e C
  8. 8.    CHOKE VALVE Selanjutnya jika pada daerah venturi tersebut dihubungkan dengan saluran bahan bakar, maka bahan bakar tersebut akan terhisap keluar bersama dengan udara menjadi gas. Demikianlah prinsip percampuranMAIN NOZZLE udara dan bahan bakar yang dilakukan oleh karburator. VENTURI Adapun jumlah gas yang dihisap oleh mesin tergantung dari besar kecilnya kevacuuman pada venturi yang diatur oleh besar kecilnya pembukaan throttle valve, juga ditentukan oleh THROTTLE VALVE besar kecilnya diameter saluran dari ruang bahan bakar sampai dengan venturi. NEEDLE VALVE FROM FUEL PUMP FLOAT FLOAT CHAMBER IDLE MIXTURE ADJUSTING SCREW
  9. 9. Grafik Kerja Karburator
  10. 10. D. Karburator Vs Sistem Injeksi Antara Karburator dengan EFI system sebenarnya mempunyai tujuan yang sama, yaitu memberikan campuran udara dan bensin dalam jumlah yang tepat sesuai dengan tuntutan kondisi kerja mesin. Hanya metode pencampurannya saja yang berbeda
  11. 11. 1. Perbandingan Metode Pencampuran Udara dan Bensin a. Karburator Seperti sudah dijelaskan sebelumnya bahwa pada karburator campuran udara dan bensin masuk ke dalam ruang bakar karena adanya hisapan (vacuum) yang dihasilkan oleh piston pada waktu langkah hisap. U d a ra V e n tu ri B e n s in K a rb u ra t o r Rua ng p e la m p u n g Th ro t t le v a lv e M e s in
  12. 12. b. Injeksi Sedangkan pada sistem injeksi secara elektronik, bensin disemprotkan bukan berdasarkan kevacuuman pada intake manifold melainkan karena adanya respon terhadap suatu sinyal listrik dari komputer ke injector. S in y a l k o m p u t e r B e n s in b e rt e k a n a n Th ro t t le v a lv e U d a ra In je k t o r M e s in
  13. 13. 2. Saat Starting a. Karburator Prosedur menghidupkan mesin saat kondisi dingin adalah dengan mengaktifkan choke valve (manual choke) untuk menghambat masuknya udara sehingga akan memperkaya campuran. Setelah mesin hidup maka choke opener akan membuka choke valve untuk mencegah campuran terlalu kaya. Saat mesin sudah pada temperatur kerja maka knob choke harus dikembalikan lagi ke posisi semula supaya choke valve terbuka penuh. C h o ke o p e n e r C h o k e v a lv e
  14. 14. b. Injeksi Putaran mesin, jumlah udara yang masuk dan temperatur mesin yang masih dingin akan dideteksi oleh sensor yang akan memberikan input kepada komputer (ECU/ECM) untuk mengaktifkan cold start injector (untuk tipe selain Suzuki) atau mengaktifkan semua injector selama mesin starting (untuk Suzuki) untuk memperkaya campuran. D a ri k u n c i k o n t a k (S T) D a r i s o le n o id m o t o r s t a rt e r C o ld s t a r in jc t o r C o ld s t a rt in je c t o r t im e s w it c h
  15. 15. 3. Saat Akselerasi a. Karburator Pada karburator dilengkapi dengan sebuah pompa percepatan yang akan memberikan tambahan suplai bensin melalui pump nozzle saat pedal gas diinjak secara tibatiba. P u m p n o z z le P o m p a a k s e le r a s i G e ra k a n tu a s p o m p a
  16. 16. b. Injeksi Apabila pedal gas diinjak dengan cepat, komputer akan mendeteksi adanya pembukaan throttle secara tiba-tiba dan diikuti dengan berubahnya aliran udara atau kevacuman pada intake manifold secara drastis maka komputer akan mengirimkan sinyal ke semua injektor untuk bekerja secara bersamaan. EC M In je k t o r A ir f lo w m e t e r Fu e l p u m p
  17. 17. 4. Saat Beban Penuh a. Karburator Untuk memperkaya campuran saat mesin membutuhkan tambahan tenaga maka pada karburator dilengkapi dengan enrichment system atau power system. Bila kevacuman turun maka enrichment valve/power valve akan terbuka untuk memberikan tambahan bensin ke tabung percampuran pada sistem utama (selain dari main jet) dan bersama-sama dikeluarkan dari main nozzle. P o w e r p is t o n P o w e r v a lv e M a in je t V a c u u m d a ri in t a k e m a n if o ld
  18. 18. b. Injeksi Saat throttle valve terbuka semakin besar maka ECM / ECU akan mengkombinasikannya dengan aliran udara masuk atau tingkat kevacuuman di intake manifold untuk menghitung besarnya beban. Komputer akan mengirim sinyal ke injektor untuk merubah lamanya waktu injektor terbuka (injection pulse width), untuk memperkaya campuran. EC M In je k t o r A ir f lo w m e t e r Fu e l p u m p
  19. 19. E. Keuntungan Sistem Injeksi 1. 2. 3. 4. Menyempurnakan atomisasi; pencampuran bahan bakar dan udara lebih homogen. Distribusi bahan bakar yang lebih baik karena campuran udara bahan bakar disuplai dalam jumlah yang sama ke masing-masing silinder. Putaran stasioner lebih lembut. Campuran bahan bakar dan udara yang kurus tidak menjadikan putaran mesin kasar karena distribusi bahan bakar lebih baik dan kecepatan atomisasi yang rendah. Irit. Efisiensi tinggi karena takaran campuran udara bahan bakar yang lebih tepat, atomisasi dan distribusi bahan bakar lebih baik serta karena adanya system pemutus bahan bakar.
  20. 20. 5. Emisi gas buang rendah karena ketepatan takaran campuran udara dan bahan bakar menjadikan sempurnanya pembakaran sehingga dapat mengurangi emisi gas buang. 6. Lebih baik jika dibandingkan dengan karburator saat dioperasikan pada semua kondisi temperature karena adanya sensor yang mendeteksi temperatur sehingga menjadikan pengontrolan penginjeksian lebih baik. 7. Meningkatkan tenaga mesin. Ketepatan takaran campuran pada masing-masing silinder dan aliran udara yang ditingkatkan dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar.

×