Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Membangkitkan fitrah seksual pada anak

37 views

Published on

MEMBANGKITKAN FITRAH SEKSUAL PADA ANAK UNTUK
MEMBENTENGI ANAK DARI BAHAYA PELECEHAN SEKSUAL

(Presentasi Kelompok 4 Game Level 11 Kelas Bunda Sayang IIP Tangerang Kota - Mei 2018)

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Membangkitkan fitrah seksual pada anak

  1. 1. MEMBANGKITKAN FITRAH SEKSUAL PADA ANAK MEMBENTENGI ANAK DARI BAHAYA PELECEHAN SEKSUAL KELOMPOK IV KELAS BUNDA SAYANG BATCH 2 IP TANGERANG KOTA
  2. 2. Pelecehan seksual pada anak >>>>>>> segala tindakan seksual pada anak menunjukkan alat kelamin ke anak menunjukkan gambar atau video porno memanfaatkan anak untuk hal berbau porno memegang alat kelamin menyuruh anak memegang alat kelamin orang dewasa kontak mulut ke alat kelamin atau penetrasi vagina atau anus anak – baik dengan cara membujuk maupun memaksa
  3. 3. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak  Ajarkan anak tentang anatomi tubuhnya Pengenalan anggota tubuh harus dilakukan sedini mungkin, termasuk dengan penamaan yang tepat untuk genitalia mereka Banyak orangtua yang memilih ‘menghaluskan’ istilah anatomi tubuh seperti “payudara”, “penis”, atau “vagina” dengan kata-kata yang menurut mereka lebih bisa diterima Cara ini salah.
  4. 4. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak  Ajarkan anak mengenai batasan  Prinsip yang paling utama yang harus orangtua ajarkan sejak dini adalah tubuh adalah milik pribadi  bahwa setiap manusia memiliki hak untuk menentukan apa yang bisa dan akan mereka lakukan terhadap tubuhnya masing-masing,  siapa yang boleh menyentuhnya,  bagaimana orang lain menyentuh tubuh mereka.  Hak setiap anak harus dijamin dan diperlakukan sama, layaknya orang dewasa.
  5. 5. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak  Ajarkan anak mengenai batasan  Ajarkan ada area-area tertentu yang tidak boleh dilihat atau disentuh sama sekali oleh orang lain,  Jika kondisi tubuh anak mengharuskan untuk diperiksa oleh tenaga medis,  jelaskan hal tersebut karena pemeriksaan ini berkaitan dengan kesehatannya  temani anak selama pemeriksaan berlangsung
  6. 6. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak  Ajarkan konsep privasi dan berkata tidak • orangtua bisa menjelaskan kepada orang bersangkutan bahwa si kecil sedang tidak mood Dukung anak jika menolak dipeluk atau dicium seseorang (walaupun masih keluarga) • juga tidak buang air kecil selain di kamar mandi Tanamkan rasa malu sejak dini dan ajarkan si kecil untuk tidak membuka baju di tempat terbuka anak belajar berwewenang atas tubuhnya sendiri
  7. 7. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak Dengarkan saat anak berusaha memberitahukan sesuatu, terutama jika terlihat sulit untuk menyampaikan hal tersebut  Hargai pendapat anak
  8. 8. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak  Jangan berikan pakaian yang terlalu terbuka karena bisa menjadi rangsangan bagi tindakan pelecehan seksual;  Ketahui dengan siapa anak menghabiskan waktu dan temani ia saat bermain bersama teman-temannya. Jika tidak memungkinkan maka sering-seringlah memantau kondisi mereka secara berkala;  Jangan membiarkan anak menghabiskan waktu di tempat- tempat terpencil dengan orang dewasa lain atau anak laki-laki yang lebih tua;
  9. 9. Cara mencegah pelecehan seksual pada anak  Jika menggunakan pengasuh, rencanakan untuk mengunjungi pengasuh anak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu;  Beritahu anak agar jangan berbicara atau menerima pemberian dari orang asing;  Berikan anak waktu cukup sehingga anak tidak akan mencari perhatian dari orang dewasa lain.  Jaga si kecil dari tayangan pornografi baik film atau iklan;
  10. 10. Untuk anak yang lebih besar  Ajarkan penggunaan internet yang aman - berikan batasan waktu baginya dalam menggunakan internet, selalu awasi situs-situs yang ia buka.  Jelaskan juga bahwa tidak semua orang yang ia kenal di internet sebaik yang ia kira, jadi ia tak boleh sembarangan memberi informasi atau bercerita kepada mereka;  Minta anak untuk segera memberitahu pada orangtua jika ada yang mengirimkan pesan atau gambar yang membuat anak tak nyaman;
  11. 11. Untuk anak yang lebih besar  Awasi juga penggunaan gadget seperti seperti ponsel atau smartphone jangan sampai anak terekspos dengan hal berbau porno melalui alat-alat tersebut meskipun tidak disengaja karena bisa berdampak pada perkembangan seksual anak.  Memberi pendidikan seks pada anak sejak dini  Jadilah sahabat anak
  12. 12. Mencegah Pelecehan Seksual Pada Anak Mengajarkan pendidikan seks dan informasi terkait upaya pelecehan seksual pada anak memang tidak mudah tapi harus dilakukan sedini mungkin (mulai usia 2 atau 3 tahun) agar anak terhindar dari tindakan pelecehan seksual. Anak-anak yang kurang pengetahuan tentang seks jauh lebih mudah dibodohi oleh para pelaku pelecehan seksual.
  13. 13. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak usia kurang dari 3 tahun Tanpa disadari, kita sudah memberikan pendidikan seks pada si kecil pada saat mengajarinya membersihkan alat kelaminnya dengan benar setelah buang air kecil (BAK) maupun buang air besar (BAB) sendiri. Hal ini sangatlah baik karena secara tidak langsung mengajari anak untuk tidak sembarangan mengizinkan orang lain membersihkan alat kelaminnya.
  14. 14. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak 3 - 5 tahun Ajarkan tentang privasi bagian tubuhnya yang bersifat pribadi, yang hanya boleh disentuh oleh dirinya sendiri, orangtua, dan orang lain dengan ijin/kehadiran Anda - misalnya pada waktu ke dokter, jelaskan bahwa dokter hanya mau memeriksa karena itu boleh memegangnya. Tidak perlu mengganti istilah-istilah sensitif dengan bahasa anak- anak supaya anak tidak bingung dan tidak malu membicarakan kondisi yang berkaitan dengan bagian pribadi tubuhnya sendiri.
  15. 15. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak 5 - 8 tahun Berikan pengertian tentang sentuhan salah yang harus mereka hindari.  Sentuhan yang menyenangkan dan baik  ciuman saat pamit ke sekolah,  pelukan selamat datang dari sekolah,  berjabat tangan dengan orang lain.  Sentuhan yang buruk berupa sentuhan pada bagian pribadi anak dan anak harus diajarkan untuk menolak dan memberi tahu Anda jika mengalami sentuhan yang buruk ini;
  16. 16. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak 5 - 8 tahun Jadilah tempat berlindung bagi si kecil dan lakukan pembicaraan singkat dari waktu ke waktu.  Yakinkan si kecil bahwa ia bisa memberi tahu orangtua kapan saja saat ia merasa bingung atau takut akan sesuatu, termasuk jika ada yang menyentuhnya dengan cara yang tidak benar atau yang membuatnya merasa risih. Anak perlu tahu bahwa ada yang suka meraba anak-anak atau menyuruh anak-anak meraba mereka dengan cara yang buruk dan mengerti bahwa hal itu merupakan perbuatan yang salah.
  17. 17. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak 5 - 8 tahun Ajarkan anak untuk berani menolak, menjauh dan menghindar dari orang seperti itu.  Peringatan ini hanya untuk kewaspadaan saja, tidak perlu membuat anak-anak cemas, ketakutan atau mencurigai semua orang dewasa; Hilangkan perasaan bersalah - yakinkan si kecil bahwa bukan salahnya jika ada yang bersikap secara seksual terhadapnya dan ia harus memberitahu orangtua dengan segera. Hal ini bisa menangkal senjata utama para pelaku pelecehan, yaitu berusaha membuat anak merasa bersalah, malu atau takut.
  18. 18. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak 8 – 12 tahun Tekankan keamanan diri sendiri. Mulai diskusikan aturan perilaku seksual yang diterima oleh keluarga. Sampaikan pendidikan seksual secara terbuka namun tidak vulgar sesuai dengan tingkat pemahamannya.
  19. 19. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk anak 8 – 12 tahun Persiapkan diri orangtua juga karena ketika anak diajarkan mengenai seks, anak akan kristis dan ingin tahu tentang segala hal. Jangan melarang ia bertanya tentang hal-hal tersebut dengan alasan ia masih kecil atau alasan lainnya sebaliknya berikan jawaban yang jelas sesuai usianya.
  20. 20. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk remaja  Ajak anak bicara tentang seksualitas. Pada tahap ini, anak mungkin terintimidasi oleh teman-temannya–termasuk dalam hal-hal yang bersifat seksual.  Agar ia tidak mencari tahu ke sumber yang salah, buat anak merasa nyaman untuk membahas hal ini dengan Anda.  Cari cara dan waktu yang tepat untuk membicarakannya tanpa membuatnya malu.  Tegaskan juga bahwa bukan salahnya jika ada orang yang berbuat tidak senonoh terhadapnya;
  21. 21. Tips dalam memberi pendidikan seks pada anak.  Untuk remaja  Tekankan keamanan diri sendiri. Diskusikan pemerkosaan, pemerkosaan saat kencan, penyakit menular seksual, dan kehamilan yang tidak diinginkan;  Berikan penjelasan sejak dini kepada anak tentang siapa saja orang dewasa yang juga dapat ia percayai (selain orangtua) pada saat ia mengalami kejadian buruk seperti kekerasan seksual jika ia ragu bercerita pada orangtua.
  22. 22. Karakteristik Pelaku Pelecehan Seksual Pelaku pelecehan seksual pada anak atau pedofil biasanya merayu anak-anak secara bertahap.  Pertama-tama, ia memberikan perhatian khusus pada calon korbannya, umumnya anak yang kelihatan tidak berdaya dan penurut sehingga mudah dikendalikan.  Ia mungkin juga mencoba mendapatkan kepercayaan orang tuanya dengan berpura-pura menaruh minat yang tulus kepada si anak dan keluarganya.
  23. 23. Karakteristik Pelaku Pelecehan Seksual  Sedikit demi sedikit, ia mulai mengadakan kontak fisik dengan si anak lewat belaian sayang atau permainan.  Ia mungkin sering memberikan hadiah kepada si anak  Selanjutnya, ia mulai memisahkannya dari keluarga atau teman-temannya agar bisa berduaan saja dengan si anak. Setelah si pedofil mendapatkan kepercayaan anak serta orang tua, ia siap beraksi.
  24. 24. Karakteristik Pelaku Pelecehan Seksual  Ia mungkin memanfaatkan keingintahuan wajar si anak tentang seks,  mengajaknya mengadakan “permainan istimewa” rahasia,  memperlihatkan pornografi kepada anak supaya perilaku demikian tampak normal.  Setelah berhasil memperkosa, ia akan berusaha membungkam si anak dengan berbagai taktik licik, seperti:  mengancam, memeras, dan menyalahkan. Dengan mengenali karakteristik pelaku, Anda akan lebih siap untuk bertindak dalam mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.
  25. 25. Tanda dan gejala pelecehan seksual  Ketakutan yang luar biasa dan mencolok akan seseorang atau tempat tertentu;  Respon anak yang tidak beralasan ketika anak ditanya apakah ia telah disentuh seseorang;  Ketakutan yang tidak beralasan akan pemeriksaan fisik;  Menghindari hal-hal terkait buka pakaian;  Membuat gambar-gambar yang menakutkan atau menggunakan banyak warna merah dan hitam;
  26. 26. Tanda dan gejala pelecehan seksual  Perubahan perilaku yang tiba-tiba (misalnya jadi lebih diam dan patuh, atau sebaliknya jadi gampang marah);  Gangguan tidur (susah tidur, mimpi buruk, dan ngompol);  Menarik diri atau depresi;  Kesadaran akan alat kelamin dan tindakan serta kata-kata seksual;  Upaya untuk membuat anak lain melakukan tindakan seksual.
  27. 27. Tanda-tanda fisik pelecehan  memar pada alat kelamin atau mulut,  iritasi kencing, sakit kerongkongan tanpa penyebab jelas (indikasi seks oral),  dan penyakit menular seksual, seperti gonore atau herpes.  Pada pemeriksaan, dokter akan melihat adanya perubahan alat kelamin atau anus yang menunjukkan pelecehan.
  28. 28. Jika anak Anda mengalami pelecehan seksual  Yang penting, anggap serius namun tetap tenang.  Percayai apa yang dikatakan anak meskipun mungkin terdengar tidak logis,  karena persepsi dan pemahaman orangtua kemungkinan berbeda dengan anak.  Bantu anak memahami bahwa pelecehan tersebut bukan salahnya dan menceritakannya adalah perbuatan yang benar.  Berikan sebanyak mungkin cinta dan rasa nyaman.
  29. 29. Jika anak Anda mengalami pelecehan seksual  Jika orangtua marah atau terkejut, jangan biarkan anak melihatnya dan berpikir bahwa emosi orangtua ditujukan kepadanya.  Beri tahu anak betapa pemberaninya ia telah memberi tahu Anda. Kemudian, beri tahu seseorang dan cari bantuan.  Bicarakan dengan dokter anak, konselor, polisi, atau guru.
  30. 30. Jika anak Anda mengalami pelecehan seksual  Ada juga beberapa lembaga yang bisa membantu jika anak mengalami pelecehan seksual antara lain:  Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) - Kpai.go.id,  Komisi Nasional Perlindungan Anak - komnaspa.or.id,  Komnas Perempuan,  Lembaga Bantuan Hukum APIK - lbh-apik.or.id.
  31. 31. Brosur Sex Education
  32. 32. Brosur Sex Education
  33. 33. Brosur Sex Education
  34. 34. Referensi  https://www.bayiku.org/tumbuh-kembang-anak/mencegah-pelecehan- seksual-pada-anak/  https://romanaachmad.weebly.com/cara-cara-mencegah-pelecehan-seksual- pada-anak.html  https://hellosehat.com/parenting/tips-parenting/ajarkan-anak-lindungi-diri- dari-kekerasan-seksual/  http://sayangianak.com/tips-mencegah-kejahatan-seksual-pada-anak/  https://family.fimela.com/anak/cerdas-aktif/kenali-cara-mencegah- terjadinya-kekerasan-seksual-pada-anak-140707s.html
  35. 35. Terima kasih KelompokIVKelasBundaSayangBatch2IPTangengKota Lusi Lia Sri Yetty

×