Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Manajemen Bengkel

16,086 views

Published on

Published in: Business

Manajemen Bengkel

  1. 1. MANAJEMEN BENGKELMANAJEMEN BENGKEL Oleh: Drs. Partono, M.Pd.Oleh: Drs. Partono, M.Pd.
  2. 2. Tujuan:Tujuan:  Mahasiswa dapat merencanakanMahasiswa dapat merencanakan penyelanggaraan bengkelpenyelanggaraan bengkel  Mahasiswa dapat mengelola bengkelMahasiswa dapat mengelola bengkel  Mahasiswa dapat mengembangkan bengkelMahasiswa dapat mengembangkan bengkel Pengantar:Pengantar: Salah satu strategi dasar pembangunanSalah satu strategi dasar pembangunan pendidikan adalah peningkatan mutupendidikan adalah peningkatan mutu pendidikan, dan salah satu upaya untukpendidikan, dan salah satu upaya untuk mencapai mutu yang baik diperlukanmencapai mutu yang baik diperlukan strategi perencanaan, pengelolaan, danstrategi perencanaan, pengelolaan, dan pengembangan bengkel yang bermutupengembangan bengkel yang bermutu pula.pula.
  3. 3. Untuk melakukan langkah-langkahUntuk melakukan langkah-langkah strategi di atas, harusstrategi di atas, harus mempertimbangkan dan melibatkanmempertimbangkan dan melibatkan baik secara langsung maupun tidakbaik secara langsung maupun tidak langsung unsur-unsur terkait, antaralangsung unsur-unsur terkait, antara lain:lain: Unsur pengelola (institusi)Unsur pengelola (institusi) Unsur pelaku (peserta praktik)Unsur pelaku (peserta praktik) Unsur pengguna (DU/DI, masyarakat)Unsur pengguna (DU/DI, masyarakat) Unsur pendukung (Pemerintah/orangUnsur pendukung (Pemerintah/orang tua)tua)
  4. 4. Manajemen BengkelManajemen Bengkel Sebagai Proses LinierSebagai Proses Linier Umpan balikUmpan balik Masukan Input Proses Keluaran Out put Masyarakat (Kehidupan)
  5. 5. Manajemen bengkelManajemen bengkel Sebagai Proses SirkulerSebagai Proses Sirkuler Masyarakat Pengguna Institusi Penyelenggara Jasa Bengkel Standar Kompetensi Peserta Pemerintah dan Orang Tua
  6. 6. Perencanaan BengkelPerencanaan Bengkel Bengkel sebagai kegiatan akademikBengkel sebagai kegiatan akademik (ditinjau dari segi pelaksanaannya) dan(ditinjau dari segi pelaksanaannya) dan kegiatan profesional (ditinjau dari segikegiatan profesional (ditinjau dari segi profesinya), maka pola pendekatan PBMprofesinya), maka pola pendekatan PBM nya harus jelas, karena tidak hanyanya harus jelas, karena tidak hanya bersifatbersifat Transfer of knowladgeTransfer of knowladge tetapi lebihtetapi lebih besar padabesar pada Transfer of skillTransfer of skill, maka, maka pendekatan yang cocok adalah berdasarpendekatan yang cocok adalah berdasar kompetensi yang lazim disebut CBTkompetensi yang lazim disebut CBT (Competency Base Training) atau(Competency Base Training) atau Pelatihan yang berbasis pada kompetensi.Pelatihan yang berbasis pada kompetensi.
  7. 7. Untuk langkah-langkah strategisUntuk langkah-langkah strategis perencanaan bengkel harusperencanaan bengkel harus memperhatikan hal-hal berikut:memperhatikan hal-hal berikut: Kebutuhan/tuntutan pasar (demandKebutuhan/tuntutan pasar (demand driven)driven) Standar kompetensi yang harus dicapaiStandar kompetensi yang harus dicapai Komponen pendukung pencapaianKomponen pendukung pencapaian standar kompetensi.standar kompetensi.
  8. 8. Tututan pasar Penetapan Standar Kompetensi Komponen Pendukung Manajemen Input Satnd. Bh Ajar Fasilitas Instruktur Pengujian/ Sertifikasi Out Put A B C D E FGH
  9. 9. A= Komunikasi, aksebtabilitas,A= Komunikasi, aksebtabilitas, oportunity, Renovasi, Inovasi,oportunity, Renovasi, Inovasi, Partner ship, litbangPartner ship, litbang B= Konsekwen, reliabel, optimis,B= Konsekwen, reliabel, optimis, akurat, dinamisakurat, dinamis C= Marketing, selektif, kesehatan,C= Marketing, selektif, kesehatan, manusiawimanusiawi D= Standar, konsekwen, reliabel,D= Standar, konsekwen, reliabel, akurat, empiris, efektif, efisien,akurat, empiris, efektif, efisien, metodis, dinamismetodis, dinamis E= Kapasitas, ruang mebel dan alat,E= Kapasitas, ruang mebel dan alat, pengadaan, inventaris, lay out, M&R,pengadaan, inventaris, lay out, M&R, Ekonomis, BEP, kuantitas dan kualitas,Ekonomis, BEP, kuantitas dan kualitas, instruction manualinstruction manual
  10. 10. F = Rekrutmen, standar kemampuanF = Rekrutmen, standar kemampuan pengembangan keamanan,pengembangan keamanan, harapan, kebahagiaanharapan, kebahagiaan G = Standarisasi, profesi, pengakuanG = Standarisasi, profesi, pengakuan keterjaminanketerjaminan H = Keterjaminan, Training lanjutan,H = Keterjaminan, Training lanjutan, penyegaran.penyegaran.
  11. 11. Pengelolaan BengkelPengelolaan Bengkel Pengelolaan bengkel cakupannya cukupPengelolaan bengkel cakupannya cukup luas, mulai dari masalah-masalah yangluas, mulai dari masalah-masalah yang sifatnya rutin dan detail contoh:sifatnya rutin dan detail contoh: kebersihan, ketertiban, keselamatan kerja,kebersihan, ketertiban, keselamatan kerja, mekanisme kerja, tanggungjawab dll.mekanisme kerja, tanggungjawab dll. Sampai pada masalah-masalah pentingSampai pada masalah-masalah penting dan strategis misal: pengadaan fasilitas,dan strategis misal: pengadaan fasilitas, M&R, pengembangan fasilitas, dll.M&R, pengembangan fasilitas, dll. Termasuk juga standar bahan ajar dsb.Termasuk juga standar bahan ajar dsb.
  12. 12. Pengelolaan FasilitasPengelolaan Fasilitas Pengelolaan fasilitas dapat dibagi:Pengelolaan fasilitas dapat dibagi:  RuangRuang  ParalatanParalatan Pengelolaan fasilitas ruang yang harusPengelolaan fasilitas ruang yang harus diperhatikan adalah:diperhatikan adalah:  Berpedoman kepada perencanaanBerpedoman kepada perencanaan  Pemanfaatan ruangan semaksimal mungkinPemanfaatan ruangan semaksimal mungkin  Pengaturan lay out (dengan memprhatikan faktorPengaturan lay out (dengan memprhatikan faktor efektifitas, keselamatan dan keamanan kerja,efektifitas, keselamatan dan keamanan kerja, penggolongan pekerjaan yang sejenispenggolongan pekerjaan yang sejenis  Udara, peneranganUdara, penerangan  LimbahLimbah
  13. 13. Pengelolaan Fasilitas PeralatanPengelolaan Fasilitas Peralatan Informasi tentang kebutuhan peralatanInformasi tentang kebutuhan peralatan dapat dilihat pada brosurdapat dilihat pada brosur InventarisInventaris Sistem peminjaman (Ruang alat dan alat)Sistem peminjaman (Ruang alat dan alat) Penggolongan peralatan (alat tangan, alatPenggolongan peralatan (alat tangan, alat khusus/SST, alat ukur, alat-alat bertenagakhusus/SST, alat ukur, alat-alat bertenaga (power tools), peralatan bengkel)(power tools), peralatan bengkel) Lay out (adanya suatu perencanaan yangLay out (adanya suatu perencanaan yang jelas)jelas) M&R (dibuat pedoman yang jelas)M&R (dibuat pedoman yang jelas) KalibrasiKalibrasi Kartu-kartu yang diperlukanKartu-kartu yang diperlukan
  14. 14. Pengelolaan Teach WarePengelolaan Teach Ware PengelolaanPengelolaan Teach Ware (TeachingTeach Ware (Teaching Aid dan TrainerAid dan Trainer) dibuat/diadakan) dibuat/diadakan untuk mencapai kompetensi danuntuk mencapai kompetensi dan mempercepat/mempermudahmempercepat/mempermudah pembelajaran. Oleh karenanya,pembelajaran. Oleh karenanya, seorang guru supaya selalu memikir-seorang guru supaya selalu memikir- kan untuk menciptakan alat bantukan untuk menciptakan alat bantu megajar (megajar (Teaching AidTeaching Aid) agar siswa) agar siswa lebih mudah/cepat mengerti.lebih mudah/cepat mengerti.
  15. 15. SedangkanSedangkan TrainerTrainer adalah saranaadalah sarana latihan, diusahakan adalah bendalatihan, diusahakan adalah benda asli yang dimodifikasi sedemikianasli yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga siap untuk dijadikanrupa sehingga siap untuk dijadikan sarana latihan.sarana latihan. Teaching AidTeaching Aid dandan TrainerTrainer tersebuttersebut sebaiknya diberi nomor, “sebaiknya diberi nomor, “bisa dalambisa dalam bentuk nomor produksibentuk nomor produksi” dan” dan tercantum dalam bahan ajar (jobtercantum dalam bahan ajar (job sheet).sheet).
  16. 16. Pengembangan Bengkel DiklatPengembangan Bengkel Diklat Pengembangan bengkel harus selaluPengembangan bengkel harus selalu mendapat perhatian agar bengkelmendapat perhatian agar bengkel selalu berkembang secara dinamis.selalu berkembang secara dinamis. Pengembangan dapat berwujud:Pengembangan dapat berwujud: Pengembangan sistemPengembangan sistem Pengembangan fasilitasPengembangan fasilitas Pengembangan karena tuntutanPengembangan karena tuntutan kompetensi (pengembangan program)kompetensi (pengembangan program)
  17. 17. Pengembangan sistemPengembangan sistem Pengembangan sistem ini dapat diartikanPengembangan sistem ini dapat diartikan sebagai usaha pengembangan internalsebagai usaha pengembangan internal bengkel secara terus menerus, sehinggabengkel secara terus menerus, sehingga tetap dapat memenuhi tuntutan dinamikatetap dapat memenuhi tuntutan dinamika bengkel.bengkel. Contoh:Contoh:  Tata tertib/Peraturan BengkelTata tertib/Peraturan Bengkel  Kebersihan, sampah, limbah, lay outKebersihan, sampah, limbah, lay out  Inovasi, renovasi, promosi, pameranInovasi, renovasi, promosi, pameran  SDMSDM  Kerja proyek (bisa metode), dll.Kerja proyek (bisa metode), dll.
  18. 18. Pengembangan FasilitasPengembangan Fasilitas Pengembangan fasilitas harusPengembangan fasilitas harus dilakukan terus/secara periodikdilakukan terus/secara periodik (misal: Rencana tahunan) yang(misal: Rencana tahunan) yang didasarkan dan analisa kebutuhan,didasarkan dan analisa kebutuhan, bisa berupa:bisa berupa: Mengganti alat yang rusakMengganti alat yang rusak Melengkapi alat yang kurang, baikMelengkapi alat yang kurang, baik jumlah maupun jenisnyajumlah maupun jenisnya Pembelian alat-alat baru (misal: hasilPembelian alat-alat baru (misal: hasil inovasi program)inovasi program)
  19. 19. Pengembangan ProgramPengembangan Program Menyadari akan teoriMenyadari akan teori life cycle productlife cycle product suatu institusi yang ingin tetap eksissuatu institusi yang ingin tetap eksis sustainnable maka harus membuatsustainnable maka harus membuat pengembangan/mencipta- kan prgrampengembangan/mencipta- kan prgram baru. Sudah barang tentu pengembanganbaru. Sudah barang tentu pengembangan ini berkaitan dengan:ini berkaitan dengan:  Visi dan misiVisi dan misi  Kesiapan SDMKesiapan SDM  DanaDana  FasilitasFasilitas  WaktuWaktu  Perencanaan desiminasi (kapan dikembangkanPerencanaan desiminasi (kapan dikembangkan dan kapan disosialisasikan)dan kapan disosialisasikan)  dlldll
  20. 20. Tugas Manajemen BengkelTugas Manajemen Bengkel Lakukan Survey ke Bengkel tentang:Lakukan Survey ke Bengkel tentang: Latar belakang berdirinya Bengkel, meliputi :Latar belakang berdirinya Bengkel, meliputi : alasan berdirinya, modal awal bengkel, tenagaalasan berdirinya, modal awal bengkel, tenaga kerja awal, penetapan lokasi, visi dan misi bilakerja awal, penetapan lokasi, visi dan misi bila adaada Kondisi saat ini, meliputi: perkembangan omzet,Kondisi saat ini, meliputi: perkembangan omzet, perkembangan tenaga kerja, perkembanganperkembangan tenaga kerja, perkembangan luasan bengkel (termasuk kemungkinanluasan bengkel (termasuk kemungkinan membuka cabang)membuka cabang) Pengelolaan: kebersihan, ketertiban,Pengelolaan: kebersihan, ketertiban, keselamatan kerja, mekanisme kerja,keselamatan kerja, mekanisme kerja, tanggungjawab, pengadaan fasilitas, M&R,tanggungjawab, pengadaan fasilitas, M&R, pengembangan fasilitas, Lay out ruangan,pengembangan fasilitas, Lay out ruangan, penerangandan limbahpenerangandan limbah Beberapa kendala/persoalan yang muncul danBeberapa kendala/persoalan yang muncul dan upaya jalan keluarnyaupaya jalan keluarnya Struktur organisasiStruktur organisasi Kesimpulan hasil analisa… disertai alasan.Kesimpulan hasil analisa… disertai alasan. Siapkan bahan untuk diskusi…Siapkan bahan untuk diskusi…
  21. 21. Together Everybody Achieves More TEAM 1 + 1 = 1,5 Kompromi There is no “I” in “TEAM” 1 + 1 = 2 Kerjasama biasa 1+ 1 > 3 Sinergi 1 + 1 = 1 Kepts satu pihak1 + 1 = 0 No Deal
  22. 22. Struktur organisasiStruktur organisasi BengkelBengkel SUWOTOSUWOTO
  23. 23. Keterangan :Keterangan : 1.Ruang Tunggu1.Ruang Tunggu 2.Pos satpam2.Pos satpam 3.oil trap3.oil trap 4.Tempat Parkir4.Tempat Parkir 5.Ruang Alat5.Ruang Alat 6.Ruang Tunggu6.Ruang Tunggu 7.Reseptionist7.Reseptionist 8.Etalase Part8.Etalase Part 9.Kasir9.Kasir 10.Rumah10.Rumah 11.Rali Part11.Rali Part 12.Toilet12.Toilet 13.Apar13.Apar
  24. 24. 1 1 1 1 2 4 3 5 6 789 10 11 12 13 JALAN
  25. 25. STRUKTUR ORGANISASISTRUKTUR ORGANISASI
  26. 26. PENGELOLAANPENGELOLAAN dikirim ke PT. Primergy Solution (pengelolahan minyak pelumas bekas) libah / sampah dipisahkan antara sampah organik, non organik, & B3 padat 2 sumber penerangan, meggunakan sumber cahaya matahari dan dari listrik (GENSET) PENERANGA N DAN LIMBAH
  27. 27. STRUKTUR ORGANISASISTRUKTUR ORGANISASI
  28. 28. Keadaan ruang alatKeadaan ruang alat Keadaan ruang gerindraKeadaan ruang gerindra Ruang penyimpanan oliRuang penyimpanan oli Ruang kompresorRuang kompresor

×