Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Step by StepBerbudidayaJamurMerang<br />
Bahan Baku :<br />1<br />Jerami<br />.<br />2<br />LimbahKapas<br />.<br />3<br />KapurDolomit<br />.<br />4<br />Dedak/Be...
ProsesBudidaya<br />Langkah-1<br />Langkah-2<br />Langkah-3<br />Persiapan Media<br />Dan Bibit<br />Pemasukkan Media<br /...
Penyiapan Media & Bibit<br />Media dipersiapkanmencukupiuntukkebutuhanbudidaya. (lihatkebutuhannyapadahalamansebelumnya)<b...
Pengomposan<br />Kompos adalah bahan organik yang telah mengalami pelapukan, proses ini dikenal dengan istilah fermentasi ...
Memasukkan MediaKedalamKumbung<br />Sebelum komposan dimasukan dan diletakan diatas rak, kumbung harus dibersihkan lebih d...
Pasteurisasi / Steam<br />Pasterisasi adalah proses pemanasan rumah tumbuh dan media jamur merang, tujuan untuk pembersiha...
PananamanBibit<br />Penanamanbibitdilakukanseharisetelahpasterisasi, dimanasuhudidalamkumbungsudahmencapaikisaran<br />35 ...
Perawatan / Pemeliharaan<br />Penyiramanpertama<br />Padausia 3 harisetelahtanam, biasanyamesiliumjamurmerangdidalamkumbun...
Panen<br />Sepuluh sampai dua belas hari setelah penanaman bibit, biasanya tubuh buah jamur sudah siap dipanen. Pada masa ...
PascaPanen<br />Daya tahan jamur merang sangat singkat, bisa bertahan maksimal dua hari setelah penen. Oleh karena itu san...
TerimaKasih<br />Apabilaandamasihmerasakesulitansilahkanhubungikami.<br />Kamisiapmembantudanmembimbingbagipemulauntukmela...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

SEPUTAR JAMUR MERANG - BAHAN BAKU, BUDIDAYA & PELATIHAN

4,752 views

Published on

  • Be the first to like this

SEPUTAR JAMUR MERANG - BAHAN BAKU, BUDIDAYA & PELATIHAN

  1. 1. Step by StepBerbudidayaJamurMerang<br />
  2. 2. Bahan Baku :<br />1<br />Jerami<br />.<br />2<br />LimbahKapas<br />.<br />3<br />KapurDolomit<br />.<br />4<br />Dedak/Bekatur<br />.<br />5<br />Bibit<br />.<br />
  3. 3. ProsesBudidaya<br />Langkah-1<br />Langkah-2<br />Langkah-3<br />Persiapan Media<br />Dan Bibit<br />Pemasukkan Media<br />KedalamKumbung<br />Pengomposan<br />Media<br />Langkah-4<br />Langkah-5<br />Langkah-6<br />Pasteurisasi/<br />Steam<br />Penebaran<br />Bibit<br />Pemeliharaan<br />Media & Bibit<br />Langkah-7<br />Langkah-8<br />Langkah-9<br />Panen<br />PascaPanen<br />KalkulasiBisnis<br />
  4. 4. Penyiapan Media & Bibit<br />Media dipersiapkanmencukupiuntukkebutuhanbudidaya. (lihatkebutuhannyapadahalamansebelumnya)<br />UntukBibitharusdipesan 15 harisebelumprosespenebaran.<br />
  5. 5. Pengomposan<br />Kompos adalah bahan organik yang telah mengalami pelapukan, proses ini dikenal dengan istilah fermentasi yaitu peristiwa penguraian bahan-bahan komplek menjadi bahan yang lebih sederhana oleh mikroorganisme. Misalnya selulosa dan lignin yang terdapat pada jerami padi diuraikan oleh mokroorganisme menjadi karbohidrat yang dapat dikonsumsi oleh jamur.<br />
  6. 6. Memasukkan MediaKedalamKumbung<br />Sebelum komposan dimasukan dan diletakan diatas rak, kumbung harus dibersihkan lebih dahulu. Dibersihkan dengan cara dilap menggunakan karung bekas atau dapat disikat dan dibasuh dengan air sampai semua terlihat bersih dari bekas kotoran sisa jerami. mengikuti panjang rak. Apabila dibersihkan dengan air sebaiknya 3 atau 4 hari sebelum media dimasukkan agar lantai kumbung tidak terlalu basah saat penyetiman.<br />
  7. 7. Pasteurisasi / Steam<br />Pasterisasi adalah proses pemanasan rumah tumbuh dan media jamur merang, tujuan untuk pembersihan media dan kumbung dari kontaminasi mikroorganisme pengganggu lainnya. Dilakukan sehari setelah media dimasukkan kedalam kumbung.<br />Persiapan pasterisasi dilakukan bersamaan dengan pemasukan media. Persiapan diawali dengan membersihkan lantai dan seluruh bagian dalam kumbung. Jika kondisi tanah didalam dan diluar kumbung terlihat kering sebaiknya disiram dengan air sampai semuanya terlihat basah, hal ini bertujuan agar tanah tidak kering dan retak pada saat pasterisasi, bila kondisi ini terjadi dikhawatirkan udara panas dari dalam akan keluar sehingga pasterisasi tidak berjalan sempurna.<br />
  8. 8. PananamanBibit<br />Penanamanbibitdilakukanseharisetelahpasterisasi, dimanasuhudidalamkumbungsudahmencapaikisaran<br />35 - 38° C, tahapannyaadalah : <br />Bibitdiuraikandidalamkumbungatautempatsterillainnya, dengansyaratpadasaatdibawabibittidakterkenasinarmataharilangsung, tempatbibitdalam ember yang bersih.<br />Tebarkanbibitsecarameratakeatas media tanam, dimulaidarirak yang paling ataskemudiandisusulrakdibawahnya, padabagianpinggir yang berdekatandenganplastik, pasokancahayalebihmemadaisehinggabagianinimemilikipotensitumbuhlebihtinggi, makabibitditaburkanlebihbanyaksupayapotensinyadapatdimaksimalkan.<br />
  9. 9. Perawatan / Pemeliharaan<br />Penyiramanpertama<br />Padausia 3 harisetelahtanam, biasanyamesiliumjamurmerangdidalamkumbungsudahkelihatanberwarnaputihsepertisaranglaba-laba. Dan padasaatiniperludilakukanpenyiramanpertamauntukmempercepatpertumbuhanjamur.<br />Penyiramankedua<br />Padaharike 6 – 8 setelahtanam, mulaimunculperintisanbakalbuahjamurmerang. Padasaatinilahmasakritispertumbuhanjamurmerang, saatpengontrolansuhupadamalamharipertumbuhanjamurmerang yang baikdapatterlihatdaribanyaknyakabutputihdidalamkumbung. Masa-masakritisiniapabilakitasalahdalammelakukanperawatanmakadapatmengurangihasilpenenbahkangagalpanen.<br />
  10. 10. Panen<br />Sepuluh sampai dua belas hari setelah penanaman bibit, biasanya tubuh buah jamur sudah siap dipanen. Pada masa ini buah jamur dalam stadia kancing (Button Stage). Apabila telah lewat dari 15 hari dari masa penanaman bibit jamur merang belum tumbuh, maka sudah dapat dipastikan kegagal panen akan kita alami.<br />
  11. 11. PascaPanen<br />Daya tahan jamur merang sangat singkat, bisa bertahan maksimal dua hari setelah penen. Oleh karena itu sangan dibutuhkan penanganan pasca panen yang baik supaya jamur merang tidak rusak apalagi untuk pengiriman dengan jarak yang jauh dan membutuhkan waktu yang lama.<br />Ada dua cara pengemasan buah jamur merang yang biasa dilakukan petani, pertama dikemas dalam bentuk segar dan yang kedua dikemas dalam bentuk kering.<br />
  12. 12. TerimaKasih<br />Apabilaandamasihmerasakesulitansilahkanhubungikami.<br />Kamisiapmembantudanmembimbingbagipemulauntukmelakukanbudidayajamurmeranghinggaberhasil.<br />JasaLayananKami :<br /><ul><li>PelatihanBudidayaJamurMerang
  13. 13. PembuatanKonstruksiKumbungJamurMerang
  14. 14. PenyediaanBibit / Media BudidayaJamurMerang
  15. 15. MenerimaHasilPanenJamurMerang
  16. 16. Konsultasi Gratis Via email di : jamur_merangku@yahoo.co.id</li></ul>DaftarHargaKami :<br /><ul><li>Diktat budidayajamurmerangRp. 45.000,-
  17. 17. PelatihanTeoriRp. 300.000,-
  18. 18. PelatihanPraktekRp. 1.500.000,- (minimal 4 peserta)
  19. 19. Bibit F3 (siapsemai) Rp. 3.500,-/baglog (minimal 100 bh)
  20. 20. KapasRp. 800/kg (minimal 4 ton)
  21. 21. JeramiRp. 400/kg (minimal 4 ton)
  22. 22. Dedak Rp.3.500/kg
  23. 23. KapurRp. 800/kg
  24. 24. JasaPembuatanKumbungRp. 2.000.000 (uk. 4 x 6)
  25. 25. MenerimaJamurMerang Segar Rp. 19.000/kg (Maret 2011)</li></ul>Hubungikami :<br />KoperasiHigine, SekretariatKavling DKI Cipayung Jl. Alamanda Blok L no. 5<br />Hubungi : IbuWahyu / Ibu Lela<br />Hp. 0821 1430 9150 ; email : jamur_merangku@yahoo.co.id<br />

×