3. kesakitan dan kematian ibu

4,129 views

Published on

1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
4,129
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
116
Actions
Shares
0
Downloads
51
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

3. kesakitan dan kematian ibu

  1. 1. KESAKITAN DAN KEMATIAN IBU
  2. 2. Temuan kasus kematian ibu oleh WHO, UNICEF dan UNFPA Perempuan yg tinggal di sub-Saharan Africa 1 diantara 16 meninggal akibat kehamilan atau persalinan Studi perbandingan risiko kematian 1 diantara 2,800 terjadi pd negara sdg berkembang.
  3. 3.  Kesakitan yg disebabkan oleh 3 hal yaitu patologi, fisiologi dan kontrasepsi (WHO, 1992) Kesakitan reproduksi = kesakitan ibu
  4. 4. Kesakitan yg tjd saat kehamilan yg disebabkan dg kesalahan manajemen kehamilan, tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan Penyebab:1. Patologi langsung2. Patologi tdk langsung3. Psikologi patologi
  5. 5. 1. Patologi Langsung  komplikasi patologi saat hamil, melahirkan, masa nifas, biasa samp 42 hr paska persalinan, tjd akibat intervensi, kelalaian dan atau kesalahan terapi2. Patologi tidak langsung  kondisi/peny yg memperburuk kehamilan seperti TBC. 3. Psikologi Patologi  psikosis masa nifas/depresi masa nifas, tjd akibat intervensi patologi mis isolasi, perubahan peran dll
  6. 6. Beberapa kondisi yg berhub dg penyakit, disfungsi sist reproduksi yg tdk berhub dg kehamilan, aborsi, kelahiran tetapi berhub dg perilaku seksual
  7. 7. 1. Penyebab langsung ca reproduksi, premenstrual syndrome (PMS), peny endokrin, PMS cervical cancer, pelvic inflammatory disease [PID], secondary sterility, AIDS), ISR, dispareuni
  8. 8. 2. Peny tdk langsung  sirkumsisi perempuan,bbrp pengobatan yg berhub dg ginekologi3. Kesakitan Psikologi  termasuk didalamnya penyakit psikologi yang berhubungan dengan PMS, praktek tradisional, kemandulan, dispareuni (nyeri berhubungan) perkosaan
  9. 9.  Termasuk kondisi yang merupakan hasil dari kegagalan kehamilan (selain dari aborsi) dengan cara modern ataupun tradisonal, meliputi 2 tipe:1. Efek Lokal dari kontrasepsi berupa iritasi/alergi penggunaan kontrasepsi (iud  perdarahan, alergi  pemasangan inplant/susuk dan sterilisasi.
  10. 10. 2. Efek Sistemik seperti dampak pada sistem kardiovaskuler dan sistem2 lainnya
  11. 11.  Kematian Ibu : kematian perempuan yang diakibatkan merupakan komplikasi dari kehamilan, persalinan dan masa nifas Definisi ini mengacu pada pengukuran angka kematian ibu (hamil, melahirkan dan masa nifas) dan angka kematian ibu secara umum (khusus dan umum) [WHO, 1998].
  12. 12. 1. Langsung  berhub dg komplikasi kehamilan, kelahiran dan masa nifas2. Tidak Langsung  berhub dg manajemen medis termasuk faktor psikologi
  13. 13.  Perdarahan  akibat kehamilan, persalinan dan masa nifas yang dapat menyebabkan kematian jika tidak diberikan intervensi medis ek transfusi, pemberian oksitosin, plasenta manual Sepsis  berhubungan dg ketidakseterilan tindakan, ISR/PMS, dapat dicegah dg manejemen pencegahan inos Eklampsia  akibat keracunan kehamilan, peningkatan Tekanan Darah, protein uri, udema. Dapat diidentifikasi pd saat periode kehamilan dg memonitor tekanan darah, pemeriksaan urin dan pemeriksaan fisik. Pengobatannya obat sedatifa dan anti kejang.
  14. 14.  Persalinan lama  DKP Aborsi yang tidak aman
  15. 15.  Strategi yang dipergunakan untuk menurunkan kesakitan dan kematian iu adalah dengan upay safe motherhood (gerakan sayang ibu) Tersedianya tenaga terlatih sangat penting untuk deteksi dini dan penanganan yg lebih tepat-cepat komplikais dapat dicegah karena kadang komplikasi persalinan tanpa diperkirakan sebelumnya
  16. 16.  Peran sector kesehatan pada morbiditas dan mortalitas ibu adalah:  KIE dan pelayanan KB yang berfokus pada klien, termasuj pria dan remaja  Konseling kontrasepsi dan asuhan keguguran  Asuhan ante dan post natal  Tersedianya tenaga kesehatan terlatih pd setiap persalinan

×