Why is communication important?
 Because we can’t predict patients’ wishes
 Because advance directives are often not hel...
Conceptual model of the
domains of physician skill
Patient-Centered System
Accessibility & continuity
Team coordination
Co...
Conceptual framework utk
komunikasi yg efektif
 Dichotomies :
a. Health/disease  apk menggunakan
pendekatan yang mayorit...
c. Mind/body  mind tidak dapat dipisahkan
dengan mudah dengan body, ini akan sangat
membantu untuk mempertimbangkan secar...
 Goals :
a. Diagnosis/information
b. Behavior modification
c. Adherence to treatment (kepatuhan thd
pengobatan)
d. Unders...
 Barriers
a. Psycological  meliputi ketakutan, kecemasan,
ketidak tertarikan, depresi.
b. Pharmacological  obat2 yang d...
d. Sociocultural  keragaman sosial budaya dan
termasuk masalah dengan bahasa, jenis
kelamin, pendapatan, kesehatan melek ...
 Modes : terdapat 3 model PPC yang umumnya
digunakan :
a. Power-based (berbasis kekuatan)  otoriter
petugas kesehatan (d...
b. Gender-based (berbasis gender)
c. Peer-based (berbasis teman sebaya)  dokter
sebagai penasehat dan teman, komunikasi
i...
 Tools : setiap provider mempunyai berbagai cara
untuk deal dengan hambatan2 yang terjadi dalam
berkomunikasi, cara ini b...
Bbrp dekade ini, mrk dihadapkan dengan
berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan
keprofesionalan mrk, pengetahuan2 serta
sp...
b. Communication skill (keterampilan komunikasi)
c. Sociocultural competence (kompetensi sosio kultural)
 kompetensi sosi...
Hal2 penting yg harus diperhatikan
ketika pasien dan provider bertemu
 Respect
menghormati merupakan benang yang harus sl...
 Preparation
o jk pasien merasa dihargai dr ketika ia masuk, maka
perasaan itu akan meningkat dan menuju komunikasi
tatap...
 Listen first
mendengarkan adalah langkah berikutnya yang
akan dilakukan dokter. Untuk itu, pasien harus
berbicara dan te...
 The story
nilai narasi dalam komunikasi kesehatan mempunyai nilai
subjek yang cukup menarik. Bagaimana kisah tersebut
di...
 Progressive dialogue
selama kunjungan pasien-dokter, dialog yang
progresif penting dilakukan untuk menentukan
tindakan s...
Kasus yg sering terjadi di RS
dlm komunikasi
 Language barriers (hambatan bahasa)
 Informed consent
 The dying patient ...
13. patient   provider communication
13. patient   provider communication
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

13. patient provider communication

701 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
701
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
228
Actions
Shares
0
Downloads
6
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

13. patient provider communication

  1. 1. Why is communication important?  Because we can’t predict patients’ wishes  Because advance directives are often not helpful  Because patients and their family members say it’s very important Slide
  2. 2. Conceptual model of the domains of physician skill Patient-Centered System Accessibility & continuity Team coordination Cognitive Competence Pain and sx management Communication Skills Communication with patients Patient education Inclusion of the family Affective Emotional support Personalize care Patient- Centered Values Attention to patient values Respect & humility Support of patient decision making Curtis, J Gen Intern Med, 2000; 16:41 Slide
  3. 3. Conceptual framework utk komunikasi yg efektif  Dichotomies : a. Health/disease  apk menggunakan pendekatan yang mayoritas berorientasi pada kesehatan atau mayoritas berorientasi pada penyakit? Pemeriksaan fisik tahunan yang dilakukan apakah karena penyakit, penurunan berat badan, atau sakit yang lain? b. Public/private  Is our intervention at the public level or predominately at the individual/private level? In this chapter we focus on the individual level
  4. 4. c. Mind/body  mind tidak dapat dipisahkan dengan mudah dengan body, ini akan sangat membantu untuk mempertimbangkan secara terpisah untuk memastikan bahwa keduanya berkontribusi sepenuhnya, walaupun mungkin kejadian awal tidak sepenuhnya fisik atau mental. d. Talking/listening  komunikasi 2 arah itu penting. Qt ingin berbicara namun qt jg harus mendengarkan.
  5. 5.  Goals : a. Diagnosis/information b. Behavior modification c. Adherence to treatment (kepatuhan thd pengobatan) d. Understanding e. Support
  6. 6.  Barriers a. Psycological  meliputi ketakutan, kecemasan, ketidak tertarikan, depresi. b. Pharmacological  obat2 yang dapat mengurangi kecemasan, rasa sakit, dll. c. Moral/ethical  moral dan etika yang dapat mendasari tenaga kesehatan mengambil keputusan dan tindakan.
  7. 7. d. Sociocultural  keragaman sosial budaya dan termasuk masalah dengan bahasa, jenis kelamin, pendapatan, kesehatan melek huruf, pendidikan, kecerdasan, dan etnis e. Enviromental  misal kebisingan, suhu udara yang tll dingin atau panas. f. Third party (pihak ketiga)  bisa anak-anak bahkan orang dewasa, yang menghambat jalannya PPC.
  8. 8.  Modes : terdapat 3 model PPC yang umumnya digunakan : a. Power-based (berbasis kekuatan)  otoriter petugas kesehatan (dokter) memp diagnosa, perawaran, pengobatan, keterampila n teknis yang sangat bervariasi. Namun, opini publik mengatakan bahwa mereka menghormati apa yang diberkan dokter dan penyedia layanan kesehatan lainnya dan berkomunikasi secara langsung untuk menghasilkan perubahan yang mereka inginkan
  9. 9. b. Gender-based (berbasis gender) c. Peer-based (berbasis teman sebaya)  dokter sebagai penasehat dan teman, komunikasi informal digunakan untuk melakukan perubahan.
  10. 10.  Tools : setiap provider mempunyai berbagai cara untuk deal dengan hambatan2 yang terjadi dalam berkomunikasi, cara ini bisa dikelompokkan mjd 3 : a. Clinical skill (keterampilan klinis) dalam hubungan dokter-pasien klasik, dokter membawa spektrum pengetahuan dan keterampilan klinis yang luas. Ia sudah menyediakan dan dapat memberikan jawaban atas pertanyaan pasien dan rencana terapi pasien. Keterampilan klinis masih menjadi landasan perawatan pasien.
  11. 11. Bbrp dekade ini, mrk dihadapkan dengan berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan keprofesionalan mrk, pengetahuan2 serta spesialis2. sementara itu, pengetahuan pasien mengenai penyakit mrk sendiri, diagnosa, serta pengobatan2 yang bisa dilakukan  informasi dapat diperoleh dari bbg sumber.
  12. 12. b. Communication skill (keterampilan komunikasi) c. Sociocultural competence (kompetensi sosio kultural)  kompetensi sosial budaya, kemampuan untuk memahami dan berhubungan dengan pola perilaku yang ditentukan sebagian oleh keanggotaan dalam ras, kelompok etnis dan sosial.  Banyak faktor sosial budaya mempengaruhi komunikasi, termasuk, masyarakat, adat, moral, etika, pendapat an, gaya bahasa, dan bahasa tubuh. Misalnya, norma bagi bahasa tubuh, kontak mata, dan pilihan jarak antar untuk komunikasi ditentukan secara kultural.
  13. 13. Hal2 penting yg harus diperhatikan ketika pasien dan provider bertemu  Respect menghormati merupakan benang yang harus sll ditenun dalam dunia kesehatan. Dengan “respect” memungkinkan seseorang mengucapkan kata pertama yang kemudian memungkinkannya untuk mendengarkan, berpikir, bergerak, berbicara, tidak setuju, membujuk, mendorong, merencanakan, berbagi, dan lebih-hormat. Menghormati nilai-nilai, adat istiadat, keragaman bahasa, pendidikan, ekonomi, usia, dan jenis kelamin, yang penting untuk penerapan kompetensi sosiokultural untuk PPC. R-E-S-P-E-C-T, Respect. To get it you’ve got to give it. It
  14. 14.  Preparation o jk pasien merasa dihargai dr ketika ia masuk, maka perasaan itu akan meningkat dan menuju komunikasi tatap muka yang baik. Dan sebaliknya, sprt ruang tunggu yang tidak tenang, menunggu lama. Kesan pertama dokter akan mempengaruhi proses komunikasi berikutnya. o Selain komunikasi verbal, komunikasi non verbal juga penting.
  15. 15.  Listen first mendengarkan adalah langkah berikutnya yang akan dilakukan dokter. Untuk itu, pasien harus berbicara dan termotivasi untuk bercerita. Komunikasi ini diharapkan muncul komunikasi yang terbuka.
  16. 16.  The story nilai narasi dalam komunikasi kesehatan mempunyai nilai subjek yang cukup menarik. Bagaimana kisah tersebut diceritakan terkadang harus dikerjakan dalam berbagai potongan, krn tidak selamanya pasien dapat bercerita dalam satu episode ttg apa yang terjadi, bagamaina dimulainya, dsb. pemeriksaan fisik sering harus dilakukan kepada pasien, namun terkadang pasien mersa ketakutan walaupun mereka menyadari bahwa hal tersebut perlu dilakukan. Komunikasi verbal dan non verbal disini penting untuk dilakukan.
  17. 17.  Progressive dialogue selama kunjungan pasien-dokter, dialog yang progresif penting dilakukan untuk menentukan tindakan selanjutnya dan pemahaman akan treatment yang akan diberikan.  Review and summation Dalam proses ini memfasilitasi : o Inform. o Teach-back. o Support. o Comfort.
  18. 18. Kasus yg sering terjadi di RS dlm komunikasi  Language barriers (hambatan bahasa)  Informed consent  The dying patient (pasien yang sekarat)

×