3 OUR TEAM
1

PEMBAGIAN

DATA
PEMBAGIAN DATA

KUALITATIF

DATA YANG BERBENTUK
BUKAN ANGKA

KUANTITATIF

DATA YANG BERBENTUK
ANGKA

BENTUK
PEMBAGIAN DATA
BERDASARKAN SKALA PENGUKURAN

Nominal

Ordinal

Interval

Rasio
Data Nominal
• Data nominal adalah data dimana angka hanya
merupakan lambang
• pada variabel Jenis Kelamin :
• 1 untuk Lak...
Data Ordinal
• Data Ordinal adalah data dimana angka selain sebagai
lambang, juga menunjukkan urutan
• pada variabel Tingk...
Data Interval
• Data interval adalah data dimana angka adalah
angka yang sebenarnya, tetapi tidak mutlak
• pada variabel N...
Data Rasio
• Data Rasio adalah data dimana angka adalah angka
yang sebenarnya dan mutlak
• pada variabel jumlah : data yan...
EKSTERNAL

JENIS
INTERNAL
data yg
diambil dr
dalam tempat
di lakukannya
penelitian

Data penjualan
perusahaan
sendiri

Dat...
Sumber

a. Primer

Data yang
diperoleh
langsung dr
sumbernya.

Data hasil
kuisioner.
b. sekunder

Data yg di peroleh dr
hasil pengumpulan
orang lain.

Data yg diambil dari
BPS
Waktu Pengumpulan

Data Cross
Section
(Acak)
Data
Berkala

Data acak adalah
data yang di
ambil pada satu
waktu tertentu

D...
2

OBJEKTIVITAS
OBJEKTIVITAS DATA
Objektivitas data adalah kesesuaian data
dengan fakta yang ada di lapangan.
Ada beberapa faktor yang me...
• Faktor internal antara lain meliputi:
1. Kemampuan peneliti di dalam memahami dan atau menggali
data yang ada
2. Kemampu...
• Faktor-faktor eksternal, antara lain meliputi:
1. Kemampuan sasaran penelitian di dalam mengelabuhi
peneliti
2. Kemampua...
3

PENGERTIAN VARIABEL

MACAM MACAM
PENGERTIAN VARIABEL PENELITIAN
Variabel : atribut, obyek yang mempunyai variasi antara yang satu
dengan yang lain
Contoh: ...
PENTINGNYA VARIABEL UNTUK
MENENTUKAN HIPOTESIS
• Hipotesis ( dugaan sementara ) harus dinyatakan
secara jelas dengan istil...
B.
1.

Macam-macam Variabel

Variabel Kuantitatif.
a. Variabel diskrit ( nominal,kategorik) yaitu variabael 2 kutub
berlaw...
• 2. Variabel Kualitatif adalah variabel yang menunjukkan suatu
intensitas yang sulit diukur dengan angka. Contoh : kedisi...
• 5. Variabel Moderator.
Merupakan variabel yang mepengaruhi (memperkuat atau memperlemah)
hubungan
antara variabel indepe...
4

MACAM MACAM
JENIS SKALA VARIABEL
Skala variabel merupakan kesepakatan yang di gunakan sebagai
acuan untuk menentukan panjang pendeknya...
• 2. Skala Ordinal
• Skala pengukuran ordinal memberikan informasi tentang jumlah
relatif karakteristik yang berbeda yang ...
3. Skala Interval
Skala interval mempunyai karakteristik seperti yang dimiliki
oleh skala nominal dan skala ordinal dengan...
5. Skala Pengukuran Sikap
Ada empat jenis skala pengukuran sikap menurut Daniel J Mueller
(1992), yaitu:
a. Skala Likert
S...
b. Skala Thurstone
Skala Thurstone merupakan skala sikap yang pertama dikembangkan dalam pengukuran sikap.
Skala ini mempu...
d. Semantic Deferensial
Skala pengukuran yang berbentuk Semantic defferensial di kembangkan oleh Osgood.
Skala ini juga di...
Konsep data (2)
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Konsep data (2)

396 views

Published on

Published in: Health & Medicine
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
396
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Konsep data (2)

  1. 1. 3 OUR TEAM
  2. 2. 1 PEMBAGIAN DATA
  3. 3. PEMBAGIAN DATA KUALITATIF DATA YANG BERBENTUK BUKAN ANGKA KUANTITATIF DATA YANG BERBENTUK ANGKA BENTUK
  4. 4. PEMBAGIAN DATA BERDASARKAN SKALA PENGUKURAN Nominal Ordinal Interval Rasio
  5. 5. Data Nominal • Data nominal adalah data dimana angka hanya merupakan lambang • pada variabel Jenis Kelamin : • 1 untuk Laki-laki 2 untuk Perempuan ket : orang yang mempunyai angka satu tidak lebih kecil dari pada orang yang memilih angka 2
  6. 6. Data Ordinal • Data Ordinal adalah data dimana angka selain sebagai lambang, juga menunjukkan urutan • pada variabel Tingkat Pendidikan : • 1.SD 2.SMP 3.SMU 4.PT ket : orang yang mempunyai angka 1 mempunyai tingkat pendidikan yang lebih rendah dari pada orang yang mempunyai angka 2
  7. 7. Data Interval • Data interval adalah data dimana angka adalah angka yang sebenarnya, tetapi tidak mutlak • pada variabel Nilai ket : orang yang mempunyai nilai 80 adalah dua kali lebih baik dari orang yang mempunyai nilai 40, tapi orang yang mempunyai nilai 0 belum tentu kosong
  8. 8. Data Rasio • Data Rasio adalah data dimana angka adalah angka yang sebenarnya dan mutlak • pada variabel jumlah : data yang dihasilkan adalah rasio
  9. 9. EKSTERNAL JENIS INTERNAL data yg diambil dr dalam tempat di lakukannya penelitian Data penjualan perusahaan sendiri Data yg diambil dr luar tempat di lakukannya penelitian Data penjualan perusahaan lain untk jenis produk yg sama dg produk perusahaan kita
  10. 10. Sumber a. Primer Data yang diperoleh langsung dr sumbernya. Data hasil kuisioner.
  11. 11. b. sekunder Data yg di peroleh dr hasil pengumpulan orang lain. Data yg diambil dari BPS
  12. 12. Waktu Pengumpulan Data Cross Section (Acak) Data Berkala Data acak adalah data yang di ambil pada satu waktu tertentu Data yg diambil pada interval waktu tertentu Contoh : Jumlah produksi Contoh : Jumlah produksi perhari selama bulan Januari 2008
  13. 13. 2 OBJEKTIVITAS
  14. 14. OBJEKTIVITAS DATA Objektivitas data adalah kesesuaian data dengan fakta yang ada di lapangan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil penelitian menjadi tidak objektif. Faktor-faktor tersebut meliputi: (1) Faktor-faktor internal (2) Faktor-faktor eksternal.
  15. 15. • Faktor internal antara lain meliputi: 1. Kemampuan peneliti di dalam memahami dan atau menggali data yang ada 2. Kemampuan meneliti di dalam menggali subjektivisme, yaitu kemampuan untuk tidak mempengaruhi keadaan sasaran 3. Kemampuan peneliti di dalam menangkap apakah data atau informasi yang diperoleh itu betul-betul data atau informasi yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, atau merupakan data atau informasi yang bersifat subjektif dari sasaran peneliti 4. Kemampuan peneliti di dalam memilih sampel yang representatif, yaitu sampel yang dapat mewakili keseluruhan 5. Kemampuan peneliti di dalam memberikan pemahaman mengnenai konsep, atau fenomena maupun variabel yang digunakan dalam penelitian
  16. 16. • Faktor-faktor eksternal, antara lain meliputi: 1. Kemampuan sasaran penelitian di dalam mengelabuhi peneliti 2. Kemampuan sasaran penelitian di dalam menyajikan data dan informasi yang dibutuhkan peneliti 3. Kemampuan sasaran penelitian di dalam menanggalkan subjektivitismenya di saat memberikan data dan informasi 4. Kemampiun sasaran penelitian di dalam menangkal pengaruh-pengaruh luar yang membuat data dan informasi yang disajikan menjadi tidak sesuai lagi dengan kenyataan yang ada 5. Kemampuan sasaran penelitian di dalam memahami konsep, indikator, variabel maupun fenomena yang digunakan oleh peneliti
  17. 17. 3 PENGERTIAN VARIABEL MACAM MACAM
  18. 18. PENGERTIAN VARIABEL PENELITIAN Variabel : atribut, obyek yang mempunyai variasi antara yang satu dengan yang lain Contoh: prestasi belajar siswa, tinggi badan, berat badan, sikap, motivasi, disiplin, berat, ukuran, bentuk. Variabel mengandung variasi. Data yang satu berbeda dengan data yang lain. (Hatch dan Farhady, 1981) Variabel : constructs (sifat) yang dipelajari, yang diambil dari suatu nilai yang berbeda (different values). (Kerlinger, 1973) Variabel: kualitas yang diselidiki peneliti untuk membuat penarikan kesimpulan Kidder, 1981). Kesimpulan: Variabel penelitian adalah atribut/sifat/nilai dari orang/obyek/kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.
  19. 19. PENTINGNYA VARIABEL UNTUK MENENTUKAN HIPOTESIS • Hipotesis ( dugaan sementara ) harus dinyatakan secara jelas dengan istilah yg benar dan secara operasional. Hipotesis harus diuji secara empiris, dengan aturan harus mendefinisikan secara operasional semua variabel dalam hipotesis dan diketahui secara pasti variabel independen dan variabel dependen.
  20. 20. B. 1. Macam-macam Variabel Variabel Kuantitatif. a. Variabel diskrit ( nominal,kategorik) yaitu variabael 2 kutub berlawanan. Contoh: 1) Kehadiran : hadir, tidak hadir 2) Jenis kelamin : laki-laki, perempuan. b. Variabel kontinum 1) Variabel Ordinal : variabel tingkatan. Contoh: Satria terpandai, Raka pandai, Yudit tidak pandai. 2) Variabel Interval: variabel jarak. Contoh: jarak rumah Anto kesekolah 10 km, sedangkan Yuli 5 km maka vr intervalnya adalah 5 km. 3) Variabel Ratio: variabel perbandingan (sekian kali). Contoh: berat badan Heri 80 kg, sedangkan berat badan Upi 40 kg, maka berat badan Heri 2 kali lipat Upi.
  21. 21. • 2. Variabel Kualitatif adalah variabel yang menunjukkan suatu intensitas yang sulit diukur dengan angka. Contoh : kedisiplinan, kemakmuran dan kepandaian. • 3. Variabel Independen (Pengaruh, Bebas, Stimulus, Prediktor). Merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). • 4. Variabel Dependen (Dipengaruhi, Terikat, Output, Kriteria, Konsekuen). Merupakan variabel yang dipengaruhi atau akibat, karena adanya variabel bebas. Contoh: Pengaruh Iklan Terhadap Motivasi Pembelian. Iklan = Variabel Independen Motivasi Pembelian = Variabel Dependen.
  22. 22. • 5. Variabel Moderator. Merupakan variabel yang mepengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variabel independen dengan dependen. Variabel ini sering disebut sebagai variabel independen kedua. Contoh: Anak adalah variabel yang memperkuat hubungan suami isteri. Pihak ketiga adalah variabel yang memperlemah hubungan suami isteri. • 6. Variabel Intervening (Antara). Merupakan variabel yang menghubungkan antara variabel independen dengan variabel dependen yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan namun tidak dapat diamati atau diukur. Contoh: Hubungan antara Kualitas Pelayanan (Independent) dengan Kepuasan Konsumen (Intervening) dan Loyalitas (Dependen). • 7. Variabel Kontrol. Merupakan variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga pengaruh variabel independen terhadap dependen tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Contoh: Apakah ada perbedaan antara tenaga penjual (sales force) yang lulus D3 dan S1 maka harus ditetapkan variable control berupa gaji yang sama, peralatan yang sama, iklim kerja yang sama, dan lain-lain. Tanpa adanya variabel kontrol maka sulit ditemukan apakah perbedaan penampilan karyawan karena faktor pendidikan.
  23. 23. 4 MACAM MACAM
  24. 24. JENIS SKALA VARIABEL Skala variabel merupakan kesepakatan yang di gunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga alat ukur tersebut bila digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif. • Macam-macam skala variabel tersebut antara lain: 1. Skala Nominal Skala pengukuran nominal digunakan untuk mengklasifikasikan obyek, individual atau kelompok. Sebagai contoh pengklasifikasi jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan area geografis. Dalam mengidentifikasi hal-hal diatas digunakan angka-angka sebagai symbol. Contohnya : jenis kelamin rsponden, laki-laki = 1, dan wanita =2 •
  25. 25. • 2. Skala Ordinal • Skala pengukuran ordinal memberikan informasi tentang jumlah relatif karakteristik yang berbeda yang dimiliki oleh obyek atau indvidu tertentu. Tingkat pengukuran ini mempunyai informasi skala nominal ditambah dengan sarana peringkat relative tertentu yang memberikan informasi apakah suatu obyek memiliki karakteristik yang lebih atau kurang tetapi bukan berapa banyak kekurangannya atau kelebihannya. • Skala pengukuran yang meyatakan kategori sekaligus melakukan rangking terhadap kategori. Contoh : kita ingin mengukur preferensi responden terhadap empat merek produk air mineral. • Merek Air Mineral Ranking Aquana 1 Aquaria 2 Aquasan 3 Aquasi 4 •
  26. 26. 3. Skala Interval Skala interval mempunyai karakteristik seperti yang dimiliki oleh skala nominal dan skala ordinal dengan ditambah karakteristik lain, yaitu berupa adanya interval yang tetap. Dengan demikian peneliti dapat melihat besarnya perbedaan karakteristik antara satu individu atau obyek dengan lainnya. 4. Skala Ratio Skala pengukuran ratio mempunyai semua karakteristik yang dipunyai oleh skala nominal, ordinal, dan interval dengan kelebihan skala ini mempunyai nilai 0 (nol) empiris absolut. Nilai absolut nol tersebut terjadi pada saat ketidakhadirannya suatu karakteristik yang sedang diukur. Pengukuran ratio biasanya dalam bentuk perbandingan antara satu individu atau obyek tertentu dengan lainnya.
  27. 27. 5. Skala Pengukuran Sikap Ada empat jenis skala pengukuran sikap menurut Daniel J Mueller (1992), yaitu: a. Skala Likert Skala Likert di gunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan resepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena social. Dalam penelitian, fenomena social ini telah di tetapkan secara spesifik oleh peneliti, yang selanjutnya di sebut sebagai variable penelitian. Contoh :. Preferensi Preferensi Preferensi 1.Sangat Setuju 1.Setuju 1. Sangat Positif 2.Setuju 2.Sering 2. Positif 3.Ragu-ragu 3.Kadang-kadang 3. Netral 4.Tidak Setuju 4.Hampir tdk pernah 4. Negatif 5.Sangat Tdk Setuju 5.Tidak Pernah 5. Sangat Negatif
  28. 28. b. Skala Thurstone Skala Thurstone merupakan skala sikap yang pertama dikembangkan dalam pengukuran sikap. Skala ini mempunyai tiga teknik penskalaan sikap, yaitu : · metode perbandingan pasangan · metode interval pemunculan sama, dan · metode interval berurutan. Ketiga metode ini menggunakan bahan pertimbangan jalur dugaan yang menganggap kepositifan relatif pernyataan sikap terhadap suatu obyek. c. Skala Guttman Skala pengukuran dengan tipe ini, akan di dapat jawaban yang tegas, yaitu ya atau tidak, benar atau salah, pernah atau tidak, positif atau negative dan lain - lain. Data yang di peroleh dapat berupa data interval atau rasio dikhotomi (dua alternatif). Jadi kalau pada skala likert terdapat 3,4,5,6,7 interval, dari kata “sangat setuju” sampai “sangat tidak setuju”, maka pada dalam skala Guttman hanya ada dua interval yaitu “setuju atau tidak setuju”. Penelitian menggunakan sakal Guttman di lakukan bila ingin mendapatkan jawaban yang tegas terhadap suatu permasalahan yang di tanyakan. Contoh : 1. Apakah anda setuju dengan kebijakan perusahaan menaikkan harga jual? a. Setuju b. Tidak Setuju
  29. 29. d. Semantic Deferensial Skala pengukuran yang berbentuk Semantic defferensial di kembangkan oleh Osgood. Skala ini juga di gunakan untuk mengukur sikap, hanya bentuknya tidak pilihan ganda maupun checklist, tetapi tersusun dalam satu garis kontinum yang jawaban “sangat positifnya” terletak di bagian kanan garis, dan jawaban yang “sangat negatif” terletak di bagian kiri garis, atau sebaliknya. Data yang di peroleh adalah data interval, dan biasanya skala ini di gunakan untuk mengukur sikap/karakteristik tertentu yang di punyai oleh seseorang. e. Skala rating Dalam skala rating data yang diperoleh adalah data kuantitatif kemudian peneliti baru mentranformasikan data kuantitatif tersebut menjadi data kualitatif. Contoh: Kenyaman ruang tunggu RSU Kartini: 5 4 3 2 1 Kebersihan ruang parkir RSU Kartini : 5 4 3 2 1

×