MATERIVIRUS         BACK
Fakta ini tengah terjadiBukan hanya mimpi …..Apakah penyebabnya?                           lanjut
MATERI          Flu                      Polio                                            ebolaGondong                 Sap...
MATERILwoff, Horne dan Tounier ahli taksonomi virusbeberapa kriteria penamaan virus1. Jenis asam nukleat, ARN atau ADN, be...
MATERILwoff, Horne dan Tounier ahli taksonomi virusbeberapa kriteria penamaan virus4.   Kepekaan terhadap zat kimia dan ke...
MATERI  Ciri-ciri Virus•Berukuran renik umumnya 0,01-0,1 μ•Hanya dapat di lihat dengan mikroskop elektron•Merupakan partik...
MATERI  Ciri-ciri VirusSifat-sifat virus yang pentingantara lain:1. Virus hanya mempunyai 1    macam asam nuklein (RNA    ...
MATERIMorfologi Virus
MATERIMorfologi Virus
MATERIPeranan Virus     Virus penyebab influenza   Virus penyebab hepatitis      Virus penyebab AIDS       Virus penyebab...
MATERIPeranan Virus        Virus penyebab cacar     Virus penyebab polio       Virus penyebab gondong    Virus penyebab h...
MATERIPeranan Virus         Virus penyebab RSV      Virus penyebab Sapigila        Virus penyebab rabies   Virus penyebab...
MATERIPeranan Virus         Virus penyebab TMV       Virus penyebab CTV        Virus penyebab Tungro   Virus penyebab Myc...
MATERIVirus yang memberi manfaat misal dalambidang rekayasa genetika virusdimanfaatkan untuk kloning gen dan terapigen, ju...
MATERITahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika
MATERI       Klasifikasi Virus1. Klasifikasi Virus Berdasarkan   Morfologi2. Klasifikasi Virus Berdasarkan   Fisikokimia3....
MATERISistem Taksonomi Virus Universal1. Order (-virales) Mononegavirales2. Family (-viridae)  (Poxviridae, Herpesviridae,...
MATERISecara umum, ada empat bentukpartikel virus utama1. Helical2. Icosahedral3. Varicella (Chickenpox)4. Complex
MATERI1. HELICALRNA virus bergulung berbentuk garisspiral selenoid disebabkan pengulangansub-unit protein.
MATERIKapsid terdiri atas satu jenis capsomerberbadan tegap di sekitar suatu poros pusatuntuk membentuk suatu struktur sep...
MATERI2. Icosahedral Adenoviruses   Kebanyakan virus binatang. Suatu   bidang dua puluh reguler adalah   jumlah maksimum s...
MATERI3. Varicella (Chickenpox)jenis amplop virus, terdapat di dalamsuatu selaput sel, yaitu selaput eksternalyang melingk...
MATERISelaput ini adalah protein yang membawakode genetic dari genom tuan rumah kegenom virus.
MATERI4. ComplexVirus ini memiliki suatukapsid yang tidakberbentuk sepertibentuk sekerupmemiliki strukturekstra seperti ja...
MATERI 2. Klasifikasi Virus Berdasarkan Fisikokimia Asam       Simetri    Sensiti  Famili   Diameter     Contoh VirusNukle...
MATERIDNA Kompleks    Bervar Poxvirus 230 –  Smallpox                iasi            300    (variola),                    ...
MATERIRNA Icosahedral, Sensitif Togavirus 40 – 70        Virus Rubella    beramplopRNA Heliks, tidak Sensitif Bunyavirus 9...
MATERIKelompok virus ARN                        1. Picornaviridae                        2. Flaviviridae                  ...
MATERIKelompok virus ARN                        1.    Parvoviridae                        2.    Papovaviridae             ...
MATERI3. Klasifikasi Virus berdasarkan jenis asamnukleat (DNA atau RNA)1. Virus RNA    a. Famili : Picornaviridae       Si...
MATERI· Virion : tak berselubung, bentuk  ikosahedral, Diameter virion 28-30 nm.Contoh : virus polio
MATERIb. Famili : Calicivirdae   Sifat penting :   · RNA : rantai tunggal, polaritas positif,            segmen tunggal.  ...
MATERIC. Famili : Togaviridae   Sifat penting :   · RNA : rantai tunggal, polaritas positif, segmen    tunggal, replikasi ...
MATERId. Famili : Flaviviridae   Sifat penting :   · RNA : rantai tunggal, polaritas positif, segmen     tunggal, replikas...
MATERIe. Famili : Bunyaviridae   Sifat penting :   · RNA : rantai tunggal, polaritas negatif, terdiri     dari tiga segmen...
MATERIf. Famili : Arenaviridae   Sifat penting :   · RNA : rantai tunggal, polaritas negatif, terdiri            dari dua ...
MATERIg. Famili : Coronaviridae   Sifat penting :   · RNA : rantai tunggal, terdiri dari satu segmen.            Replikasi...
MATERITERIMA KASIH
MATERIJAMUR          BACK
MATERI           yang merugikan seperti ….Parasit (Ustilago)                                         Saprofit (Gymnophilus...
MATERITetapi ada lagi yang menguntungkan              seperti …. Rhizopus oryzae                                BACK
MATERIAda beberapa istilah menyebut jamur,a) mushroom yaitu jamur menghasilkan   badan buah besar, termasuk jamur yang   d...
MATERImushroom            BACK
MATERImold            BACK
MATERI         (Saccharomyces)khamir                     BACK
MATERICiri-ciri jamur•Heterotrof•diding sel spora mengandung kitin (karbohidrat yang mengandung nitrogen)•tidak berplastid...
MATERI                     Jamur                   miselium         fungsi                 bentukHifa         hifa        ...
MATERIMorfologi Jamur             dinding sel   nukleus                                                   dinding sel    ...
MATERIMorfologi Jamur
MATERI                    Reproduksi        Tahapan       Struktur                       dikariotik       penghasil       ...
MATERIReproduksi
MATERIReproduksi
MATERIReproduksi
MATERIReproduksi
MATERIReproduksi
MATERI                               Reproduksi seksual                      Hifa +       BasidiosporaBasidium            ...
MATERIMorfologi Jamur         Askospora     (spora seksual)               Askus     (kantung spora)                      ...
MATERIKlasifikasi Jamur       JamurAcrasiomycetes Myxomycetes Eumycetes PhycomycetesAscomycetes         Basidiomycetes   D...
MATERI     Morfologi Jamurjamur ndoso alias primitif jamur Pilobulus Sp.                           (mikoriza)
MATERI   Morfologi JamurJamur Tiram   Jamur Kuping Struktur Jamur
MATERI    Morfologi Jamur                  Saccharomyces                  cereviceae      MikorizaRhizopus oryzae
MATERIALGAE         BACK
MATERI                      Bentuk-bentuk Ganggang                                                 Berbentuk benang,      ...
MATERICiri-ciri jamur•tidak memiliki akar, batang dan daun sejati (talus) makanya tidak dapat digolongkan plantae.•terdapa...
MATERI1. Fikosianin = warna biru;2. Xantofil = warna kuning;3. Karoten = warna keemasan;4. Fikosantin = warna pirang;5. Fi...
MATERIReproduksi•aseksual algae bersel tunggal membelah diri•multiseluler dg fragmentasi•berkembang biak dengan menghasilk...
MATERIChrysophyta                       Chrysophyta (ganggang                       keemasan                       a) pig...
MATERIChrysophyta(Ochromonas sp)        (Navicula sp)
MATERIChlorophyta                    a) Pigmen dominan khlorofil a                       dan b                    b) santo...
MATERI Chlorophyta(Volvox)           (Acetabularia)                            Ulothrix
MATERIPhaeophyceae                      a) Bentuk tubuh dan talus alga                         ini seperti tumbuhan tingg...
MATERIPhaeophyceae  Sargassum   Eucheuma        Macrocystis Gelidium         Hormosira    Gracilaria
MATERIRhodophyta    a) Sel dinding selulose dan                  agar atau karagen               b) Pigmen Khlorofil a da...
MATERIPhaeophyceae   Palmaria palmata                               Gracillaria   Corallina                Polysiphonia
Menentukan jumlah mikroorganisme    bakteri pada sampel sedikit     ukuran sampel diperbesar.. bakteri pada sampel kekenta...
Bagaimana menghitung sel mikrobadalam sampel air sungai / kalitercemar?Permasalahannya: air sungai memilikiperkiraan densi...
Analisa dengan filtrasi membrandan transfer cairannya hanya 1 mlatau lebih maka sebaiknya setelahdisaring, ditambahkan air...
Bagaimana menghitung sel mikroba dalamsampel air mineral?    Air mineral dalam kemasan merk    tertentu dibuat sedemikian ...
Bagaimana menghitung sel   mikroba dalam sampel air teh   dalam botol hasil pasteurisasi?tidak dapat disaring dengan tekni...
Bagaimana menghitung sel mikroba dalamsampel jus buah yang mengandung ampasbuah hasil pasteurisasi?teknik pour plate, keku...
“INTINYA ADALAH MELIPATGANDAKAN ATAUMENYEDIKITKAN (MENGENCERKAN) SAMPEL DANMEMILIH CARA ANALISA YANG PALING TEPAT SUPAYADI...
1. Plate count –dengan teknik penanaman   spread plate dan pour plate2. Membrane filtrationPemilihan metode yang benar ter...
Spread plate: teknik penanamanini didasarkan pada penyebaransel pada permukaan agar.Volume sampel yang ditanamkanumumnya 0...
Pour Plate : teknik pour plateadalah teknik penanamandengan cara mencampurkansampel yang mengandung selmikroba dengan medi...
Pour Plate : teknik pour plate adalah teknik penanamandengan cara mencampurkan sampel yang mengandung selmikroba dengan me...
Membrane filtration :Prinsip teknik ini adalahdengan melewatkansejumlah volume sampelpada saringan dengandiameter pori leb...
Beberapa pengaruh tersebut adalah:1. Viskositas / kekentalan sampel2. Bahan-bahan yang terlarut dalam sampelCiri-ciri dari...
Virus dan jamur
Virus dan jamur
Virus dan jamur
Virus dan jamur
Virus dan jamur
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Virus dan jamur

4,009 views

Published on

Published in: Technology, Health & Medicine
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Virus dan jamur

  1. 1. MATERIVIRUS BACK
  2. 2. Fakta ini tengah terjadiBukan hanya mimpi …..Apakah penyebabnya? lanjut
  3. 3. MATERI Flu Polio ebolaGondong Sapigila Avian Flu Mosaik BACK
  4. 4. MATERILwoff, Horne dan Tounier ahli taksonomi virusbeberapa kriteria penamaan virus1. Jenis asam nukleat, ARN atau ADN, berantai ganda atau tunggal2. Ukuran dan morfologi termasuk type simetri kapsid3. Adanya enzim spesifik, terutama polimerase ARN dan ADN yang penting bagi replikasi genom
  5. 5. MATERILwoff, Horne dan Tounier ahli taksonomi virusbeberapa kriteria penamaan virus4. Kepekaan terhadap zat kimia dan keadaan fisik5. Cara penyebaran alamiah6. Gejala – gejala yang timbul7. Ada tidaknya selubung8. Banyaknya kapsomer untuk virus ikosohedral atau diameter nukleokapsid untuk virus helikoidal.
  6. 6. MATERI Ciri-ciri Virus•Berukuran renik umumnya 0,01-0,1 μ•Hanya dapat di lihat dengan mikroskop elektron•Merupakan partikel yang hidup jika berada pada sel hidup•Merupakan partikel aseluler serta dapat di kristalkan•Memiliki bentuk bervariasi (bulat, oval, batang, polihidris dan huruf T)
  7. 7. MATERI Ciri-ciri VirusSifat-sifat virus yang pentingantara lain:1. Virus hanya mempunyai 1 macam asam nuklein (RNA atau DNA)2. Untuk reproduksinya hanya memerlukan asam nuklein3. Virus tidak dapat tumbuh atau membelah diri seperti mikrobia lainnya
  8. 8. MATERIMorfologi Virus
  9. 9. MATERIMorfologi Virus
  10. 10. MATERIPeranan Virus Virus penyebab influenza Virus penyebab hepatitis Virus penyebab AIDS Virus penyebab ebola
  11. 11. MATERIPeranan Virus Virus penyebab cacar Virus penyebab polio Virus penyebab gondong Virus penyebab herpes
  12. 12. MATERIPeranan Virus Virus penyebab RSV Virus penyebab Sapigila Virus penyebab rabies Virus penyebab flu burung
  13. 13. MATERIPeranan Virus Virus penyebab TMV Virus penyebab CTV Virus penyebab Tungro Virus penyebab Mycovirus
  14. 14. MATERIVirus yang memberi manfaat misal dalambidang rekayasa genetika virusdimanfaatkan untuk kloning gen dan terapigen, juga teknologi vaksinasi seperti;1. OPV (Oral polio Vaccine) atau vaksin polio2. Vaksin rabies3. Vaksin hepatitis4. Vaksin influenza5. Vaksin cacar6. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella)untuk cacar, gondong dan campak)
  15. 15. MATERITahapan sintesis vaksin yang direkayasa secara genetika
  16. 16. MATERI Klasifikasi Virus1. Klasifikasi Virus Berdasarkan Morfologi2. Klasifikasi Virus Berdasarkan Fisikokimia3. Virus berdasarkan jenis asam nukleat (DNA atau RNA)
  17. 17. MATERISistem Taksonomi Virus Universal1. Order (-virales) Mononegavirales2. Family (-viridae) (Poxviridae, Herpesviridae, Parvoviridae, Paramyxoviridae)4. Subfamily (-virinae)5. Genus (-virus)6. Species (-virus)
  18. 18. MATERISecara umum, ada empat bentukpartikel virus utama1. Helical2. Icosahedral3. Varicella (Chickenpox)4. Complex
  19. 19. MATERI1. HELICALRNA virus bergulung berbentuk garisspiral selenoid disebabkan pengulangansub-unit protein.
  20. 20. MATERIKapsid terdiri atas satu jenis capsomerberbadan tegap di sekitar suatu poros pusatuntuk membentuk suatu struktur sepertibentuk sekerup yang mungkin punya suaturongga pusat
  21. 21. MATERI2. Icosahedral Adenoviruses Kebanyakan virus binatang. Suatu bidang dua puluh reguler adalah jumlah maksimum suatu kelopak tertutup dari sub-unit tersebut
  22. 22. MATERI3. Varicella (Chickenpox)jenis amplop virus, terdapat di dalamsuatu selaput sel, yaitu selaput eksternalyang melingkupi suatu sel tuan rumahyang terkena infeksi, atau selaput internalseperti selaput nuklir atau reticulumendoplasmic, begitu mendapatkanlipid, maka virus akan membentuk bilayeryang dikenal dengan sebutan amplop.
  23. 23. MATERISelaput ini adalah protein yang membawakode genetic dari genom tuan rumah kegenom virus.
  24. 24. MATERI4. ComplexVirus ini memiliki suatukapsid yang tidakberbentuk sepertibentuk sekerupmemiliki strukturekstra seperti jasberekor protein atausuatu dinding sebelahluar yang kompleks
  25. 25. MATERI 2. Klasifikasi Virus Berdasarkan Fisikokimia Asam Simetri Sensiti Famili Diameter Contoh VirusNukleat kapsid vitas Virus partikel dan terhad (nm) amplop ap eter DNA Icosahedr Resiste Parvoviru 18 – 26 Adeno- al,tidak n s associated virus Beramplo Papovavir 45 – 55 Papilloma virus p us Adenoviru 70 – 90 Adenovirus sDNA Icosahedr Sensitif Herpesvir 100 – 150 Virus Herpes al, us simplek, beramplo Varicella-zoster, p cytomegalovirus,
  26. 26. MATERIDNA Kompleks Bervar Poxvirus 230 – Smallpox iasi 300 (variola), vaccinia virus, molluseum contagiosu m virusRNA Icosahedr Resist Picornavi 20 – 30 Enterovirus, al, tidak en rus rhinovirus beramplop Reovirus 60 – 80 Reovirus, Orbivirus
  27. 27. MATERIRNA Icosahedral, Sensitif Togavirus 40 – 70 Virus Rubella beramplopRNA Heliks, tidak Sensitif Bunyavirus 90 – 100 California beramplop Arbovirus, Bunyamwera Arbovirus Coronaviru 100 Coronavirus s Orthomyxv 80 – 120 Virus Influenza irus A dan B Paramyxov 100 – 200 Parainfluenza irus Retrovirus100 – 200 Animal tumor virus Rhadbovir 70 – 170 Virus Rabies us
  28. 28. MATERIKelompok virus ARN 1. Picornaviridae 2. Flaviviridae 3. Togaviridae 4. Bunyaviridae 5. Arenaviridae 6. Coronaviridae 7. Retroviridae 8. Orthomyxontidae 9. Paramyxoviridae 10. Rhabdoviridae 11. Reoviridae
  29. 29. MATERIKelompok virus ARN 1. Parvoviridae 2. Papovaviridae 3. Adenoviridae 4. Herpesviridae 5. Poxviridae 6. Hepadnaviridae
  30. 30. MATERI3. Klasifikasi Virus berdasarkan jenis asamnukleat (DNA atau RNA)1. Virus RNA a. Famili : Picornaviridae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, polaritas positif, segmen tunggal, replikasi RNA melalui pembentukan RNA komplementer yang bertindak sebagai cetakan sintesis RNA genom. Replikasi di sitoplasma.
  31. 31. MATERI· Virion : tak berselubung, bentuk ikosahedral, Diameter virion 28-30 nm.Contoh : virus polio
  32. 32. MATERIb. Famili : Calicivirdae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, polaritas positif, segmen tunggal. · Virion : tak berselubung, bentuk ikosahedral, tersusun atas tiga jenis protein utama. Diameter virion 35-45 nm. · Replikasi dan morfogenesis di sitoplasma. Contoh : virus Sapporo
  33. 33. MATERIC. Famili : Togaviridae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, polaritas positif, segmen tunggal, replikasi RNA melalui pembentukan RNA komplementer, yang bertindak sebagai cetakan RNA genom. · Virion : berselubung, nukleokapsid ikosahedral. Diameter virion 60-70 nm. · Replikasi di sitoplasma dan morfogenesis melalui proses budding di membran sel.Contoh : virus Chikungunya, virus rubella
  34. 34. MATERId. Famili : Flaviviridae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, polaritas positif, segmen tunggal, replikasi RNA melalui RNA komplementer yang kemudian bertindak cetakan RNA genom. - Virion : berselubung, simetri nukleokapsid belum jelas. Diameter virion 40-50 nm. · Replikasi di sitoplasma dan morfogenesisnya melalui proses budding di membran sel.Contoh : virus demam kuning
  35. 35. MATERIe. Famili : Bunyaviridae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, polaritas negatif, terdiri dari tiga segmen. · Virion : berselubung, nukleokapsid bentuk helik. Diameter virion 90-120 nm. · Replikasi di sitoplasma dan morfogenesisnya melalui proses budding di membran Golgi. Contoh : virus ensefalitis California
  36. 36. MATERIf. Famili : Arenaviridae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, polaritas negatif, terdiri dari dua segmen. · Virion : berselubung, nukleokapsid helik, Bentuk virion pleomorfik. Diameter virion rata-rata 110-130 nm. · Replikasi di sitoplasma morfogenesisnya melalui proses budding di membran plasma. Contoh : virus lymphotic
  37. 37. MATERIg. Famili : Coronaviridae Sifat penting : · RNA : rantai tunggal, terdiri dari satu segmen. Replikasi RNA genom melalui pembentukan rantai RNA negatif yang kemudian bertindak sebagai cetakan bagi RNA genom. · Virion : berselubung, nukleokapsid helik, Bentuk pleomorfik. Diameter virion 80-160 nm. Replikasi di sitoplasma dan morfogenesisnyamelalui proses budding di membran intrasitoplasmaContoh : coronavirus manusia 229-E dan OC43
  38. 38. MATERITERIMA KASIH
  39. 39. MATERIJAMUR BACK
  40. 40. MATERI yang merugikan seperti ….Parasit (Ustilago) Saprofit (Gymnophilus) Mutual (mikoriza) BACK
  41. 41. MATERITetapi ada lagi yang menguntungkan seperti …. Rhizopus oryzae BACK
  42. 42. MATERIAda beberapa istilah menyebut jamur,a) mushroom yaitu jamur menghasilkan badan buah besar, termasuk jamur yang dapat dimakan,b) mold yaitu jamur yang berbentuk seperti benang-benang,c) khamir yaitu jamur bersel satu. BACK
  43. 43. MATERImushroom BACK
  44. 44. MATERImold BACK
  45. 45. MATERI (Saccharomyces)khamir BACK
  46. 46. MATERICiri-ciri jamur•Heterotrof•diding sel spora mengandung kitin (karbohidrat yang mengandung nitrogen)•tidak berplastid, tidak berfotosintesis, tidak bersifat fagotro•umumnya memiliki hifa yang berdinding yang dapat berinti banyak (multinukleat) atau berinti tunggal (mononukleat),•memperoleh nutrein dengan cara absorbsi
  47. 47. MATERI Jamur miselium fungsi bentukHifa hifa hifa tidak Hifafertil vegetatif. bersepta bersepta
  48. 48. MATERIMorfologi Jamur dinding sel nukleus dinding sel hifa fungi tumbuhan pori septum dinding sel sel tumbuhan nukleus membran haustorium
  49. 49. MATERIMorfologi Jamur
  50. 50. MATERI Reproduksi Tahapan Struktur dikariotik penghasil (n+n) spora (n) Plasmogami Kariogami REPRODUKSI ASEKSUAL Miselium (n) REPRODUKSI TahapanSpora (n) diploid (2n) SEKSUAL Germinasi Germinasi Meiosis (Kcmbah) Struktur Spora (n) penghasil spora (n)
  51. 51. MATERIReproduksi
  52. 52. MATERIReproduksi
  53. 53. MATERIReproduksi
  54. 54. MATERIReproduksi
  55. 55. MATERIReproduksi
  56. 56. MATERI Reproduksi seksual Hifa + BasidiosporaBasidium Hifa bermiselia Miselium dikariotik Basidiospora Hifa - Basidium Bilah-bilah Basidiokarp muda Sterigma dengan basidia Tudung Bilah Basidiokarp (tubuh buah) Perkembangan basidia
  57. 57. MATERIMorfologi Jamur Askospora (spora seksual) Askus (kantung spora) Askokarp Hifa yang mendukung spora di dalam askokarp
  58. 58. MATERIKlasifikasi Jamur JamurAcrasiomycetes Myxomycetes Eumycetes PhycomycetesAscomycetes Basidiomycetes Deuteromycetes (jamur tiram) Aspergillus sp.
  59. 59. MATERI Morfologi Jamurjamur ndoso alias primitif jamur Pilobulus Sp. (mikoriza)
  60. 60. MATERI Morfologi JamurJamur Tiram Jamur Kuping Struktur Jamur
  61. 61. MATERI Morfologi Jamur Saccharomyces cereviceae MikorizaRhizopus oryzae
  62. 62. MATERIALGAE BACK
  63. 63. MATERI Bentuk-bentuk Ganggang Berbentuk benang, (Spirogyra)Soliter (Chlorella) Uniseluler berkoloni, ( Volvox) BACK Berbentuk lembaran (Ulva)
  64. 64. MATERICiri-ciri jamur•tidak memiliki akar, batang dan daun sejati (talus) makanya tidak dapat digolongkan plantae.•terdapat berbagai plastida yaitu zat warna (pigmen) kloroplas mengandung pigmen klorofil yang berperan penting dalam proses fotosintesis.•bersifat autrotof.
  65. 65. MATERI1. Fikosianin = warna biru;2. Xantofil = warna kuning;3. Karoten = warna keemasan;4. Fikosantin = warna pirang;5. Fikoeritrin = warna merah. 6. Klorofil = warna hijauChlorophyta, Phaeophyta, Rhodophyta, Chrysophyta, Phyrophyta, Euglenophyta.
  66. 66. MATERIReproduksi•aseksual algae bersel tunggal membelah diri•multiseluler dg fragmentasi•berkembang biak dengan menghasilkan spora berupa zoospora dan autospora•seksual Konjugasi Spyrogyr a
  67. 67. MATERIChrysophyta Chrysophyta (ganggang keemasan a) pigmen dominan karoten, xantofil b) Pigmen lain fukoxantin, klorofil a dan klorofil c. c) uniseluler soliter(diatom) Radiolaria (ochromonas) berkoloni tidak berflagellum, multiseluler (vaucheria).
  68. 68. MATERIChrysophyta(Ochromonas sp) (Navicula sp)
  69. 69. MATERIChlorophyta a) Pigmen dominan khlorofil a dan b b) santofil, dan karoten c) Sel berinti sejati, satu atau lebih. d) 2 atau 4 flagela sama panjang e) Dinding sel mengandung selulose.Chlorophyta f) Bentuk talus/strukturChlamydomonas sp vegetatif
  70. 70. MATERI Chlorophyta(Volvox) (Acetabularia) Ulothrix
  71. 71. MATERIPhaeophyceae a) Bentuk tubuh dan talus alga ini seperti tumbuhan tinggi b) bersifat multiselular c) Hidup di air laut beberapa hidup di air tawar d) melekat pada batu-batuan dengan alat pelekat hold fast e) Ganggang ini juga disebutMacrocystis pyrifer rumput laut
  72. 72. MATERIPhaeophyceae Sargassum Eucheuma Macrocystis Gelidium Hormosira Gracilaria
  73. 73. MATERIRhodophyta a) Sel dinding selulose dan agar atau karagen b) Pigmen Khlorofil a dan d Fikobilin: fikoeritrin dan fikosianin – karoten c) Cadangan makanan berupa tepung flaridea Eucheuma sp dan terdapat diluar khloroplas d) Talus
  74. 74. MATERIPhaeophyceae Palmaria palmata Gracillaria Corallina Polysiphonia
  75. 75. Menentukan jumlah mikroorganisme bakteri pada sampel sedikit ukuran sampel diperbesar.. bakteri pada sampel kekentalan tinggi sampel ditambah air steril
  76. 76. Bagaimana menghitung sel mikrobadalam sampel air sungai / kalitercemar?Permasalahannya: air sungai memilikiperkiraan densitas sel yang sangat tinggimisalnya dapat mencapai 108sel/ml.
  77. 77. Analisa dengan filtrasi membrandan transfer cairannya hanya 1 mlatau lebih maka sebaiknya setelahdisaring, ditambahkan air sterilsecukupnya (+/- 20 ml) untukmenyebarkan sel-sel pada kertasmembran
  78. 78. Bagaimana menghitung sel mikroba dalamsampel air mineral? Air mineral dalam kemasan merk tertentu dibuat sedemikian rupa sehingga sebisa mungkin bebas dari bakteri. Perkiraan jumlah per 500 ml air adalah memperbanyak sel (koloni) untuk dihitung
  79. 79. Bagaimana menghitung sel mikroba dalam sampel air teh dalam botol hasil pasteurisasi?tidak dapat disaring dengan teknik filtrasimembran dalam volume yang besarvolume 500 ml itu disaring pada beberapamembran filter sehingga membran tidak terlalumampat oleh zat-zat di dalam teh. Kemudianpenjumlahannya tetap dijumlahkan total daribeberapa membran filter tersebut
  80. 80. Bagaimana menghitung sel mikroba dalamsampel jus buah yang mengandung ampasbuah hasil pasteurisasi?teknik pour plate, kekurangannya adalah ukuransampel yang kecil (1 ml). Namun dapat memperbesarukuran sampel (misalnya menjadi 5 ml) dan ditambahdengan media pertumbuhan yang konsentrasinyalebih besar (misalnya 2 kali resep) sehingga saatdicampur dengan sampel maka konsentrasi mediadapat menjadi 1X.
  81. 81. “INTINYA ADALAH MELIPATGANDAKAN ATAUMENYEDIKITKAN (MENGENCERKAN) SAMPEL DANMEMILIH CARA ANALISA YANG PALING TEPAT SUPAYADIPEROLEH PERHITUNGAN YANG MEMENUHI SYARATSECARA STATISTIK DEMI KEAKURATAN HASIL ANALISA DANMEMINIMALISIR KESALAHAN-KESALAHAN”.
  82. 82. 1. Plate count –dengan teknik penanaman spread plate dan pour plate2. Membrane filtrationPemilihan metode yang benar tergantungkepada :a) Jenis sampelb) Densitas sel (perkiraan dari analisa pendahuluan)c) Spesifikasi standar baku / standar lolos uji
  83. 83. Spread plate: teknik penanamanini didasarkan pada penyebaransel pada permukaan agar.Volume sampel yang ditanamkanumumnya 0,1 ml pada cawandengan diameter +/-9 cm. Jikadigunakan volume:<0,1: kemungkinan kesalahannyaadalah sel tidak tersebar merata>0,1 ml : volume yang lebih besarotomatis air di permukaan agarlebih banyak sehingga sulitmengering
  84. 84. Pour Plate : teknik pour plateadalah teknik penanamandengan cara mencampurkansampel yang mengandung selmikroba dengan mediapertumbuhan (agar) sehinggasel-sel tersebut tersebar meratadan diam baik di permukaan agaratau di dalam agar.Volume yang dipakai padaumumnya adalah 1-2 ml padacawan dengan diameter 9 cmdan dengan penambahan media5-10 ml.
  85. 85. Pour Plate : teknik pour plate adalah teknik penanamandengan cara mencampurkan sampel yang mengandung selmikroba dengan media pertumbuhan (agar) sehingga sel-sel tersebut tersebar merata dan diam baik di permukaanagar atau di dalam agar.Volume yang dipakai pada umumnya adalah 1-2 ml padacawan dengan diameter 9 cm dan dengan penambahanmedia 5-10 ml.Teknik penanaman ini lebih tepat untuk jenis sampel yangtidak dapat untuk difiltrasi dan sulit sulit untuk diratakan dipermukaan agar seperti jus buah.
  86. 86. Membrane filtration :Prinsip teknik ini adalahdengan melewatkansejumlah volume sampelpada saringan dengandiameter pori lebih kecil daripada sel mikroba. Hal inilahyang menjadi keterbatasanteknik filtrasi membran, dandapat berpengaruh kepadajenis sampel dan ukuransampel yang akan dianalisa.
  87. 87. Beberapa pengaruh tersebut adalah:1. Viskositas / kekentalan sampel2. Bahan-bahan yang terlarut dalam sampelCiri-ciri dari jenis sampel yang seperti ini adalahterdapat bekas pada membran filter setelahdilakukan penyaringan.Setelah difiltrasi maka ditambahkan air sterilsecukupnya (20 ml) supaya sel tersebar meratapada membran filter.

×