Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Mongolia                                             North Korea      Japan                        China                  ...
GNP                        GNS        Gross                      Gross        National                   National        P...
• Local yet global      • Self-Reliance and Creativity      • Human Resource DevelopmentKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@c...
Dicanangkan oleh Gubernur Provinsi Oita, Mr. Morihiko Hiramatsu sejak tahun 1979. Mr. Hiramatsu adalah mantan pejabat MITI...
Gerakan OVOP bukan satu-satunya      kebijakan pembangunan daerah            Oita tetap berusaha menarik investor         ...
Tujuan utama: kemandirian masyarakat            Pemerintah membantu siapa yang            berusaha mandiri.Kawi Boedisetio...
 Daerah/Desa juga harus menjadi seperti        Jakarta/Kota jika ingin maju.       Hal-hal yang kuno dan tradisional har...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Gunung                                                             Budaya                                   Sungai        ...
Komunitas lokal kecil yang terpencar-pencar: bersifat      tertutup/eksklusif dan suka mengganggu/menjelekkan      komunit...
 Krisis: sangat tidak cocok untuk   tanaman padi, tetapi dipaksa melaksa-   nakan kebijakan swasembada pangan   Pusat  R...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Masyarakat desa Oyama lebih memilih untuk                          menanam plum dan chestnut yang lebih                   ...
Desa Yufuin:                                   – Krisis: para developer dari luar                                     memb...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Datang ke komunitas lokal dan langsung bergaul                 dengan masyarakatnya       Memikirkan cara yang dapat memba...
• Berpikir Global, Kegiatan Lokal               Budaya lokal & kekhasan dengan kebanggaan lokal               Meningkatk...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
 Pemda Prov. Oita tidak punya dana/subsidi        khusus dan proyek khusus tentang OVOP.       Pemda Prov. Oita berusaha...
Jumlah produknya harus satu?            Tak perlu membatasi satu. Boleh berapa saja, asal produknya            unggul dan ...
• Jika produknya sama, menuju Number One               Mutunya paling bagus di daerah, Indonesia, Asia Tenggara,         ...
Pemerintah                          Bimbingan               Pusat            Bimbingan        Local                       ...
Juku                   Juku         Juku      Pemimpin            angkatan 1             angkatan 1   angkatan 1    komuni...
• Pengelolaan persaingan antara pemerintah        daerah untuk kebijakan yang baik.      • Fasilitasi penciptaan jejaring ...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
• Persiapan “lapangan pertandingan” yang baik        buat pelaku ekonomi lokal untuk persaingan        sehat di pasar.    ...
• Mencari dan menyebarkan informasi yang        dibutuhkan oleh masyarakat lokal.               Informasi mengenai pasar,...
• Memberikan insentif dan stimulan yang tepat kepada        pelaku ekonomi lokal agar mereka lebih mandiri               ...
• OVOP di Oita, Jepang               Mulai dari nol. Menjadi Gerakan Masyarakat untuk                menghidupkan/revital...
• OVOP adalah gerakan, bukan proyek: Sedangkan, saat ini        banyak negara-negara berkembang mencoba menerapkan        ...
• Pengembangan Produk               Awalnya memanfaatkan sumber daya lokal.               Mencari bahan baku yang murah ...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
   Terdaftar pada tahun 1997     Dikail satu per satu     SEKI-Horse Mackerel ¥3,000     Ordinary Horse Mackerel ¥1,00...
shiitake                                       kabosu 乾椎茸(冬菇)                                     ハウスミカン 100 g = 3.000 ¥  ...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
 Populasi 3.870 jiwa    NPC Movement = New Plum & Chestnut    Mulai tahun 1961. Dari bertani dan     beternak beralih k...
 Konohana Garten adalah kompleks                                     komersial yang dikelola oleh Koperasi               ...
NPC yang pada tahap awalnya merupakan   singkatan dari New Plum and Chestnut,   kemudian berkembang ke tahap kedua menjadi...
1. Dukungan teknis         1. Lembaga eksperimen dan riset         2. Dukungan pengembangan dan perbaikan produk      2. P...
Lembaga risetKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Lembaga risetKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
dari 1983 – 2001                  Jurusan jumlah lulusan 1805                Agriculture                                 ...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kesadaran masyarakat akan OVOP           Mencari potensi tiap desa yang kurang           disadari           Tekun mencoba ...
Rest area dibangun untuk menjual                                   produk lokal untuk pembeli lokal                       ...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
• Thailand               OTOP (One Tambon One Product), 2001      • Philippines               OTOP (One Town One Product...
• Mongolia      • China               Shanghai: One Factory One Product      • United StatesKawi Boedisetiotelebiro.bandu...
1.    One Hamlet, One Product Movement (Shanghai City, China)      2.    One Town, One Product Movement (Shanghai City, Ch...
Perkuatan Lingkungan Usaha        Memilih produk dengan nilai tambah         yang tinggi        Menumbuhkan banyak pelak...
pelaku utama pada OVOP               Petani Durian             Petani Jarak                 Petani Pisang              Pet...
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Teruhiko YOSHIMURA (Ph.D)      Researcher, UNCRD      Sustainable Local Development and Revitalization:      Case of One V...
Fumihiko ADACHI      Professor, Kinjo Gakuin University, Nagoya, Japan      Marketing Perspectives of Community Enterprise...
Kunio IGUSA      Globalization in Asia and Local Revitalization Efforts:      A View from One Village One Product (OVOP) M...
Kazuko KANO (JBIC)      Road Stations: Local Industry, Tourism, and Rural Women’s      Empowerment      APEC/SME Seminar o...
Japan                    Cambodia                                   Malawi                                                ...
Malaysia                                   PhilippinesKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
Kb ovop-01
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kb ovop-01

1,241 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Kb ovop-01

  1. 1. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  2. 2. Mongolia North Korea Japan China South Korea Oita Kyushu Myanmar Taiwan Laos Vietnam Philippines Thailand Cambodia Malaysia Brunei IndonesiaKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  3. 3. GNP GNS Gross Gross National National Product SatisfactionKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  4. 4. • Local yet global • Self-Reliance and Creativity • Human Resource DevelopmentKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  5. 5. Dicanangkan oleh Gubernur Provinsi Oita, Mr. Morihiko Hiramatsu sejak tahun 1979. Mr. Hiramatsu adalah mantan pejabat MITI, Jepang dan pulang kampung ke Oita dari Tokyo. Mr. Hiramatsu belajar dari contoh desa Oyama dan YufuinKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  6. 6. Gerakan OVOP bukan satu-satunya kebijakan pembangunan daerah Oita tetap berusaha menarik investor dari luar. Perlu pemberian semangat untuk desa- desa yang tidak bisa menarik investor.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  7. 7. Tujuan utama: kemandirian masyarakat Pemerintah membantu siapa yang berusaha mandiri.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  8. 8.  Daerah/Desa juga harus menjadi seperti Jakarta/Kota jika ingin maju.  Hal-hal yang kuno dan tradisional harus diganti dengan yang baru.  Tidak bisa berkembang jika tidak ada SDM lulusan perguruan tinggi.  Yang miskin harus selalu dibantu oleh yang kaya.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  9. 9. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  10. 10. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  11. 11. Gunung Budaya Sungai Sejarah Laut Kehidupan Manusia Sehari-hari Makanan KhasKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  12. 12. Komunitas lokal kecil yang terpencar-pencar: bersifat tertutup/eksklusif dan suka mengganggu/menjelekkan komunitas lain. Mudah menyerah sebelum berusaha memecahkan masalah dan selalu mengharap bantuan dari Pusat dan Pemda Provinsi. Sama sekali tidak ada motivasi untuk melakukan sesuatu yang baru → Citra jelek tentang Oita & komunitas lokalnyaKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  13. 13.  Krisis: sangat tidak cocok untuk tanaman padi, tetapi dipaksa melaksa- nakan kebijakan swasembada pangan Pusat  Reaksi: menghentikan tanaman padi dan menanam plum dan chestnutsKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  14. 14. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  15. 15. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  16. 16. Masyarakat desa Oyama lebih memilih untuk menanam plum dan chestnut yang lebih cocok dengan karakter geografis desanya, daripada menanam padi. Mereka memilih untuk “menentang” kebijakan nasional, walaupun itu berarti mereka kehilangan kesempatan untuk mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  17. 17. Desa Yufuin: – Krisis: para developer dari luar membangun golf-courses dan fasilitas rekreasi/hiburan – Reaksi: menolak developer yang destruktif dan membangun wilayah wisata yang ramah lingkunganKawi Boedisetio dengan acara menariktelebiro.bandung0@clubmember.org
  18. 18. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  19. 19. Datang ke komunitas lokal dan langsung bergaul dengan masyarakatnya Memikirkan cara yang dapat membangkitkan motivasi masyarakat Perlu suatu istilah menarik: Pengalaman Oyama dan Gerakan One Village One Product (OVOP) Yufuin Orang luar tertarik kepada OVOP Meningkatnya daya tarik Oita Meningkatnya kebanggaan lokalitas Motivasi untuk memanfaatkan sumber daya lokalKawi Boedisetio Meningkatnyatelebiro.bandung0@clubmember.org nilai lokal Pasar
  20. 20. • Berpikir Global, Kegiatan Lokal  Budaya lokal & kekhasan dengan kebanggaan lokal  Meningkatkan nilai sumber daya lokal dengan kemajuan teknologi untuk nilai tambah tinggi  Makin tinggi lokalitasnya, makin tinggi nilai internasionalnya • Usaha mandiri dan Kreativitas  Tanggung risiko, menghitung biaya & keuntungan  Menciptakan dan menggunakan ide orisinal berdasar lokalitasnya • Pengembangan Sumber Daya Manusia  Upaya terus-menerus untuk kemampuan yang nyata  Positive thinking untuk mewujudkan inovasi baruKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  21. 21. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  22. 22.  Pemda Prov. Oita tidak punya dana/subsidi khusus dan proyek khusus tentang OVOP.  Pemda Prov. Oita berusaha membangkitkan semangat Pemda lokal agar mereka menciptakan sesuatu yang dibanggakan bersama lokalitas masing-masing. Pemda lokal harus memanfaatkan subsidi umum yang ada.  Pemda Prop. Oita menyediakan lembaga riset untuk teknologi lokal dan mempromosikan produk lokal ke pasar luar (seperti Tokyo).Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  23. 23. Jumlah produknya harus satu? Tak perlu membatasi satu. Boleh berapa saja, asal produknya unggul dan dibanggakan. Unitnya harus desa? Bisa desa, bisa dusun, atau bisa kecamatan, bisa kabupaten, asal cocok. Ini kebijakan pemerintah? Inisiatif dari masyarakat, pemerintah mendorong dari belakang.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  24. 24. • Jika produknya sama, menuju Number One  Mutunya paling bagus di daerah, Indonesia, Asia Tenggara, Asia, . . .  Makin tinggi mutunya, makin tinggi nilainya. • Jika produknya hanya berada di daerah, menuju Only One  Satu-satunya produk di daerah, Indonesia, Asia Tenggara, Asia, . . .  Makin tinggi lokalitasnya, makin tinggi nilainya.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  25. 25. Pemerintah Bimbingan Pusat Bimbingan Local Subsidi Subsidi community Pemerintah leaders di Bimbingan Prov. Oita luar Oita Subsidi Pemerintah Lokal Pemerintah Lokal (City, Town, Village) (City, Town, Village) Juku: tempat Local saling belajar Local community Local pembangunan Local community leaders community lokal community leaders leaders leadersKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  26. 26. Juku Juku Juku Pemimpin angkatan 1 angkatan 1 angkatan 1 komunitas di desa A di desa B di desa C lokal di luar wilayah Juku Juku Juku angkatan 2 angkatan 2 angkatan 2 di desa A di desa B di desa C Juku Juku Juku angkatan 3 angkatan 3 angkatan 3 di desa A di desa B di desa CKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  27. 27. • Pengelolaan persaingan antara pemerintah daerah untuk kebijakan yang baik. • Fasilitasi penciptaan jejaring antara pemimpin komunitas lokal untuk bertukar/berbagi informasi dan gagasan untuk pembangunan lokal. • Berikan kesempatan dan lapangan pertandingan untuk meningkatkan motivasi mereka agar lebih kreatif.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  28. 28. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  29. 29. • Persiapan “lapangan pertandingan” yang baik buat pelaku ekonomi lokal untuk persaingan sehat di pasar.  Bebaskan dari berbagai hambatan bisnis  Hapuskan fasilitas khusus untuk pelaku tertentu  Pantau kondisi kesehatan persaingan di pasar • Pemeliharaan keadaan persaingan sehat antara pelaku ekonomi lokal.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  30. 30. • Mencari dan menyebarkan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat lokal.  Informasi mengenai pasar, mutu, harga.  Informasi mengenai input pertanian, alat-alat, teknik/teknologi.  Informasi mengenai produk serupa di luar. • Memberikan informasi yang benar kepada semua pelaku ekonomi lokal. • Hak pilih informasi sepenuhnya ada di tangan pelaku ekonomi lokal.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  31. 31. • Memberikan insentif dan stimulan yang tepat kepada pelaku ekonomi lokal agar mereka lebih mandiri  Membangkitkan berbagai macam pemimpin lokal dari komunitas lokal.  Manfaatkan “outsiders” (termasuk orang lokal yang kembali ke komunitas lokal dari luar).  Menciptakan & memelihara suasana yang selalu memunculkan ide-ide baru dan kreatif di komunitas lokal.  Meningkatkan SDM untuk membangkitkan pelaku ekonomi lokal yang selalu berpikir secara mandiri.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  32. 32. • OVOP di Oita, Jepang  Mulai dari nol. Menjadi Gerakan Masyarakat untuk menghidupkan/revitalisasi desa.  Daerah lain meniru dan ikut OVOP dengan istilah masing-masing. Pusat tidak mendorong OVOP secara khusus. • OTOP di Thailand  Proyek nasional bersifat Top-down  Sudah ada berbagai usaha produk lokal di daerah sejak dulu. Memperkuat pihak daya pemasaran.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  33. 33. • OVOP adalah gerakan, bukan proyek: Sedangkan, saat ini banyak negara-negara berkembang mencoba menerapkan OVOP sebagai proyek nasional. • OVOP menuju “only one” : Produk tanpa lokalitas tidak mungkin dijamin berkelanjutannya. Kita harus mengenal dan memahami tentang diri kita sendiri dan komunitas lokalnya. • Kunci berkelanjutan OVOP adalah jaringan local community leaders: Dalam OVOP, pengembangan SDM jauh lebih penting daripada pengembangan produk.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  34. 34. • Pengembangan Produk  Awalnya memanfaatkan sumber daya lokal.  Mencari bahan baku yang murah & bagus.  Tidak perlu menggunakan bahan baku lokal.  Daerah menjadi tempat produksi dengan bahan impor, atau pindah ke luar daerah. • Pembangunan Daerah  Mengutamakan “only one” atau lokalitas yang hanya ada di daerah kita, dan meningkatkan mutunya.  Keuntungannya disalurkan kembali ke daerah.  Memanfaatkan hal-hal yang tidak bisa pindah ke luar dengan menyesuaikan diri dengan perubahan luar.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  35. 35. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  36. 36. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  37. 37. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  38. 38.  Terdaftar pada tahun 1997  Dikail satu per satu  SEKI-Horse Mackerel ¥3,000  Ordinary Horse Mackerel ¥1,000Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  39. 39. shiitake kabosu 乾椎茸(冬菇) ハウスミカン 100 g = 3.000 ¥ 100 g = 300 ¥ 100 g = 240 ¥ 自動車 shochu 焼酎Kawi Boedisetio 100 g = 200 ¥ 3.000.000 ¥telebiro.bandung0@clubmember.org 1.5 ton = 1.500.000 g
  40. 40. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  41. 41.  Populasi 3.870 jiwa  NPC Movement = New Plum & Chestnut  Mulai tahun 1961. Dari bertani dan beternak beralih ke ‘Let’s plant plums and chestnuts to go to Hawaii!’  pemegang paspor terbanyak di Jepang (70% populasi)  bekerjasama dengan China (Suzhou City). Kerjasama usaha pertama dimulai oleh Japanese Agricultural Cooperative Konohana GarutenKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  42. 42.  Konohana Garten adalah kompleks komersial yang dikelola oleh Koperasi Pertanian Oyama. Menjual sayuran yang diproduksi oleh anggota, langsung dibawa ke pasar di pagi hari.  Berdiri tahun 1990  Penjualan tahunan: ¥1.6 bill  Jumlah pembeli:1.9 Mill  8 toko di Oita dan FukuokaKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  43. 43. NPC yang pada tahap awalnya merupakan singkatan dari New Plum and Chestnut, kemudian berkembang ke tahap kedua menjadi Neo Personality Combination dan tahap ketiga New Paradise Community.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  44. 44. 1. Dukungan teknis 1. Lembaga eksperimen dan riset 2. Dukungan pengembangan dan perbaikan produk 2. Promosi penjualan dan merchandise 1. Oita Fair/ Pameran produk 2. Kampanye produksi dan konsumsi lokal 1. Kampanye produk segar 2. One Village One Fish Fair 3. The “Oita One Village One Product Corporation” 4. Michi-no-eki Sato-no-Eki (Local Rest Area) 3. Program pemberian imbalanKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  45. 45. Lembaga risetKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  46. 46. Lembaga risetKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  47. 47. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  48. 48. dari 1983 – 2001 Jurusan jumlah lulusan 1805  Agriculture  Cattle Owners 156 siswa pada tahun  Future Business 2001 dan 2002  Management  Tourism Exchange  Environment  Single Mothers  Technical Experts  Forestry Management  Fisheries  Culture  Welfare VolunteerKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  49. 49. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  50. 50. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  51. 51. Kesadaran masyarakat akan OVOP Mencari potensi tiap desa yang kurang disadari Tekun mencoba dan berusaha terus menerus Mencari nilai tambah yang tinggi pada produk Membangun pasar dan jalur distribusi Memelihara dan mengembangkan talenta masyarakatKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  52. 52. Rest area dibangun untuk menjual produk lokal untuk pembeli lokal maupun pesinggah, sehingga terjadi antaraksi antara masyarakat lokal dan pendatang.Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  53. 53. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  54. 54. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  55. 55. • Thailand  OTOP (One Tambon One Product), 2001 • Philippines  OTOP (One Town One Product) • Malaysia  SDSI (Satu Daerah Satu Industri) • Nepal • Malawi • Cambodia • LaosKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  56. 56. • Mongolia • China  Shanghai: One Factory One Product • United StatesKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  57. 57. 1. One Hamlet, One Product Movement (Shanghai City, China) 2. One Town, One Product Movement (Shanghai City, China) 3. One Region, One Vista Movement (Shanghai City, China) 4. One Village, One Treasure Movement (Wuhan) 5. One Community, One Product Movement (Jiangsu Province, China) 6. One Village, One Product Movement (Shanxi Province, China) 7. One Village, One Product Movement (Jiangxi Province, China) 8. One Barangay, One Product Movement (Philippines) 9. One Region, One Visiont Movement (Philippines) 10. Satu Kampung, Satu Produk Movement (Kedah State, Malaysia) 11. Back to Village (East Java State, Indonesia) 12. One Tambon, One Product Movement (Thailand) 13. One Village, One Product Movement (Cambodia) 14. Neuang Muang, Neuang Phalittaphan Movement (Laos) 15. Neg Bag, Neg Shildeg Buteegdekhuun (Bayankhongor Prefecture, Mongolia) 16. One Village, One Product Day (Los Angeles City, USA)One Parish, One Product Movement (Louisiana State, USA)Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  58. 58. Perkuatan Lingkungan Usaha  Memilih produk dengan nilai tambah yang tinggi  Menumbuhkan banyak pelaku usaha  Kampanye penggunaan  Memelihara kondisi alam agar menarik produk segar (lokal), bagi orang luar Toyo-no-Kuni.  Melakukan pelatihan melalui  Membangun “local rest area”. JUKU bagi para pemimpin  Membangun hubungan erat masyarakat lokal (linkage) di antara pelaku.  Menumbuhkembangkan  Membangun jejaring di antara para kegiatan riset melalui berbagai alumnus JUKU. pusat riset  Pertanian, perikanan, peternakan, jamur, bunga,Kawi Boedisetio bambu, industritelebiro.bandung0@clubmember.org
  59. 59. pelaku utama pada OVOP Petani Durian Petani Jarak Petani Pisang Petani Sayur Petani Sahang Petani Jeruk Petani Padi Petani Salak Petani Sawit pembeli Pengolah pedagang Penangkar lokal Petani hasil Bibit pengusaha pertanian pengunjung di RS Balai Pelatihan Balai Balai Riset event organizer Pemuda (Juku) Pelatihan Sekolah Pembangunan Road Station Koperasi Petani (Toyo no Kuni) (Michi no Eki) (Konohana Garten dll) Pemerintah Pemerintah Pemerintah asosiasi provinsiKawi Boedisetio kota desatelebiro.bandung0@clubmember.org
  60. 60. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  61. 61. Teruhiko YOSHIMURA (Ph.D) Researcher, UNCRD Sustainable Local Development and Revitalization: Case of One Village One Product Movement: Its Principles and Implications, 14 June 2004 Fumihiko ADACHI Kinjo Gakuin University, 2005 One Village One Product Movement: Experiences in Oita PrefectureKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  62. 62. Fumihiko ADACHI Professor, Kinjo Gakuin University, Nagoya, Japan Marketing Perspectives of Community Enterprises in Oita Prefecture: Evaluation of Marketing Activities Under One Village One Product Movement Kunio IGUSA Local Development Approach of Asia; View from OVOP Movement in Oita -From Local to Global Model - APU-APM , 2006Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  63. 63. Kunio IGUSA Globalization in Asia and Local Revitalization Efforts: A View from One Village One Product (OVOP) Movement in Oita 2006Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  64. 64. Kazuko KANO (JBIC) Road Stations: Local Industry, Tourism, and Rural Women’s Empowerment APEC/SME Seminar on Support for Local and Cottage Industries: 2nd OVOP Seminar: 07/10/24 Fukuoka Rika FUJIOKA Regional Technical Consultation on the Promotion of “One Village, One Fisheries Product in the ASEAN Region Research Programme, Development Studies University of London, 2008Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  65. 65. Japan Cambodia Malawi ThailandKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  66. 66. Malaysia PhilippinesKawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org
  67. 67. Kawi Boedisetiotelebiro.bandung0@clubmember.org

×