Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

KB greenbook-3-ind-06

246 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

KB greenbook-3-ind-06

  1. 1. Prakarsa Klaster Adopsi dari: The Cluster Initiative Greenbook • Örjan Sölvell • Göran Lindqvist • Christian Ketels
  2. 2. The Cluster Initiative Greenbook Professor Örjan Sölvell CIND, Uppsala University ISC, Harvard Business School
  3. 3. Wieke IrawatiKodri fe_bandung@yahoo.com The Cluster Initiative Greenbook
  4. 4. Prakarsa Klaster (PK) adalah kegiatan kemitraan untuk meningkatkan daya saing klaster Komunitas Riset Perusahaan Pemerintah • Kemitraan antara perusahaan dalam klaster dan pemerintah dan/atau perguruan tinggi • Proyek dengan rentang waktu terbatas • Mempunyai maksud meningkatkan daya saing dan pertumbuhan klaster
  5. 5. Maksud PK adalah untuk meningkatkan pertumbuhan klaster dan daya saing perusahaan Daya Saing Internasional Rendah Tinggi
  6. 6. Perusahaan bukan satu-satunya pelaku dalam klaster Pemerintah Lembaga Pembiayaan Lembaga Kolaborasi Komunitas Riset Perusahaan
  7. 7. Daya saing perusahaan sangat berhubungan erat dengan dinamika klaster Daya saing internasional rendah tinggi Klaster statis dan tipis Klaster dinamis dan dalam
  8. 8. Dinamika klaster sangat kompleks Perusahaan-perusahaan yang terisolasi dan persaingan rendah Pemasok yang maju sangat kurang SDM memiliki kemampuan dasar Kepercayaan (trust) dan jejaring kurang Lembaga pendukung sedikit Terdapat persaingan lokal dan internasional Terdapat pemasok lokal yang terspesialisasi Infrastruktur pelatihan dan ilmu pengetahuan yang maju Modal sosial yang sangat berkembang Lembaga kolaborasi dan prakarsa klaster yang maju Klaster statis Klaster dinamis
  9. 9. Lingkungan ekonomi mikro - Diamond – adalah mesin pertumbuhan dan daya saing Daya saing internasional rendah tinggi
  10. 10. Lingkungan bisnis secara umum juga berlaku bagi semua klaster dalam suatu negara Lingkungan bisnis umum berlaku untuk semua klaster Daya Saing Internasional Rendah Tinggi • Warisan dan budaya nasional • Posisi geografis • Kelembagaan secara umum dan kerangka legal • Lingkungan ekonomi makro
  11. 11. Sejarah, budaya, geografis, kerangka legal dll mempengaruhi klaster Perusahaan klaster Diamond Lingkungan bisnis umum
  12. 12. Kebijakan ekonomi makro dan mikro membentuk kondisi bagi klaster perusahaan Klaster Diamond Lingkungan bisnis umum Kebijakan ekonomi makro Kebijakan ekonomi mikro
  13. 13. PK adalah alat (tool) untuk “melumasi” klaster dan membuatnya semakin dinamis Kebijakan ekonomi mikro perusahaan Klaster Diamond Lingkungan bisnis umum
  14. 14. Kewirausahaan dan pilihan strategis oleh perusahaan dalam klaster berdampak pada klaster dan masyarakat Perusahaan Klaster Diamond Lingkungan bisnis umum
  15. 15. Model Kinerja Prakarsa Klaster (MKPK) didasarkan pada konsep berikut ini Setting tujuan proses kinerja + Daya saing meningkatPK
  16. 16. MKPK: keadaan pendukung Beberapa faktor keadaan pendukung: • Kebijakan pemerintah • Peran lokal/regional • Budaya (e.g. trust) • Kekuatan “diamond” • Kekuatan “klaster” Setting Objectives Process Performance
  17. 17. MKPK: Tujuan Performance Menjaga jejaring di antara pelaku Membangun jejaring di antara perusahaan Meningkatkan inovasi, teknologi baru Menciptakan brand untuk daerah Menyediakan bantuan bisnis Menganalisis trend teknik Memunculkan formasi spin-off Menyediakan pelatihan manajemen Meningkatkan proses produksi Memperbaiki insentif FDI Menyediakan layanan inkubator Studi dan analisis klaster Menyelenggarakan proyek infrastruktur swasta Membuat laporan tentang klaster Setting Process Mendorong ekspansi perusahaan yang ada Memfasilitasi inovasi yang lebih tinggi Menarik perusahaan dan talenta baru ke daerah Mendorong ekspor dari klaster Merangkum intelijen pasar Meningkatkan kesadaran perusahaan akan klaster Menyediakan pelatihan teknik Mendifusikan teknologi dalam klaster Melobby pemerintah tentang infrastruktur Memperbaiki kebijakan tentang aturan Melakukan lobby tentang subsidi Melakukan koordinasi pembelian Membangun standar teknik Mengurangi persaingan dalam klaster Objectives
  18. 18. MKPK: Tujuan – papan sasaran Riset dan berjejaring Ekspansi klaster Pendidikan dan pelatihan Kerjasama komersial Aksi kebijakan Setting Objectives Process Performance Inovasi dan teknologi
  19. 19. MKPK: Proses Tentang Proses: • Inisiasi dan perencanaan • Tata pemerintahan dan pembiayaan • Lingkup keanggotaan • Sumberdaya dan fasilitator • Membangun kerangka kerja dan konsensus • Meraih momentum Setting Objectives Process Performance
  20. 20. MKPK: Proses – siklus hidup PK Waktu Kejadian awal Formasi PK Lembaga kolaboratif berbasis klaster Setting Objectives Process Performance
  21. 21. Metoda dan temuan Göran Lindqvist CIND, Uppsala University Ivory Tower
  22. 22. Greenbook berdasarkan lebih dari 260 PK di seluruh dunia Studi kasus The Global Cluster Initiative Survey •Analisis kualitatif •20 kasus •Analisis kuantitatif •250 PK
  23. 23. The GCIS 2003 was conducted using an online survey
  24. 24. Tingkat respon lebih tinggi dari harapan
  25. 25. There coverage is best in Europe, North America, New Zealand, Australia, and Japan
  26. 26. Apakah ciri prakarsa klaster yang berhasil? Daya saing klaster meningkat Pertumbuhan klaster meningkat Tujuan PK terpenuhi Berbagai faktor Tiga aspek kinerja Korelasi (Sommers’s D) 143 PK dimulai sebelum 2001
  27. 27. Kepercayaan (Trust) adalah kunci keberhasilan GCIS: • Di negara yang perusahaan-perusahaannya mempercayai prakarsa pemerintah, PK lebih berhasil • Di negara yang hubungan bisnisnya saling mempercayai, PK lebih berhasil Komunitas Riset Perusahaan Pemerintah
  28. 28. Kandungan dan struktur kebijakan ekonomi Kebijakan ekonomi mikro GCIS: (contoh) • Di negara yang memiliki kebijakan ilmu pengetahuan dan inovasi yang kuat, PK lebih berhasil • Negara dengan pengambil kebijakan lokal yang memainkan peran penting, PK lebih berhasil
  29. 29. Membangun kekuatan dari kekuatan GCIS: • PK yang melayani klaster utama regional atau nasional lebih berhasil
  30. 30. Terdapat hubungan yang kuat antara tujuan PK dan kinerja – beberapa temuan GCIS: • Tujuan “Inovasi dan teknologi” untuk peningkatan daya saing • Tujuan ekspansi klaster untuk pertumbuhan • Brand building untuk keduanya Riset dan berjejaring Ekspansi klaster Pendidikan dan pelatihan Kerjasama komersial Aksi kebijakan Inovasi dan teknologi Riset dan berjejaring Ekspansi klaster Pendidikan dan pelatihan Kerjasama komersial Aksi kebijakan Inovasi dan teknologi
  31. 31. Pendekatan luas lebih berhasil daripada yang terfokus GCIS: • 66% PK mencakup lima dari enam segmen dari Cluster Initiative Target Board • Hampir semua parameter kinerja berkorelasi positif dengan tujuan yang luas Riset dan berjejaring Ekspansi klaster Pendidikan dan pelatihan Kerjasama komersial Aksi kebijakan Inovasi dan teknologi Riset dan berjejaring Ekspansi klaster Pendidikan dan pelatihan Kerjasama komersial Aksi kebijakan Inovasi dan teknologi
  32. 32. Berbagai jenis intervensi pemerintah pada tahap formasi memberikan efek yang berbeda GCIS: • PK yang harus bersaing untuk mendapatkan pembiayaan pemerintah, lebih baik dalam meningkatkan daya saing • PK yang klaster-nya dipilih berdasarkan riset pemerintah terhadap industri yang “menarik”, lebih baik untuk mendorong pertumbuhan klaster Time Antecedence Formation CI Cluster-based IFC
  33. 33. Inklusi lebih baik daripada eksklusi Jarak 1 jam perjalanan Rantai nilai level tunggal Tidak ada pesaing langsung Perusahaan besar, tidak kecil Tidak ada Perusahaan yang dimiliki orang asing Tidak ada hubungan Tidak ada hubungan Tidak ada hubungan Tidak ada hubungan Hubungan negatif Meningkatkan daya saing klaster Meningkatkan pertumbuhan klaster Pilihan anggota
  34. 34. Membangun kerangka kerja yang sama adalah penting Berbasis kekuatan sendiri Berbagi kerangka kerja Menciptakan konsensus Visi nyata (eksplisit) Sasaran kuantitatif Daya saing klaster meningkat
  35. 35. Pembiayaan bergeser dengan pertambahan umur, tetapi tujuan tetap 71% 62% 47% 35% 17% 25% 30% 32% 12% 13% 23% 32% 2003 - 02 2001 - 00 1999 - 97 1996 - industry joint government GCIS: • PK yang sudah lama lebih dibiayai oleh industri • Kerjasama komersial makin meningkat tahun inisiasi pembiayaan utama
  36. 36. Implikasi Dr Christian Ketels ISC, Harvard Business School
  37. 37. Prakarsa klaster memasuki era baru • Prakarsa klaster sudah diterima sebagai bagian dari kebijakan pengembangan ekonomi • Diskusi tentang prakarsa klaster telah bergeser dari “bila” kepada “bagaimana” melakukannya
  38. 38. Isu kunci untuk prakarsa klaster • What to do; memilih dan memantau tujuan prakarsa klaster • How to do it; mengorganisasikan proses prakarsa klaster sepanjang waktu • How to leverage the effort; mengintegrasikan prakarsa klaster ke dalam strategi ekonomi yang lebih luas
  39. 39. Menetapkan tujuan yang tepat • Tentang daya saing • Prakarsa Klaster bukan kebijakan baru; tetapi merupakan cara baru untuk menyusun prioritas dan mengorganisasikan kebijakan • Menemukenali prioritas kritis untuk klaster merupakan langkah besar awal dari prakarsa klaster Setting Objectives Process Performance
  40. 40. Kinerja pemantauan • Dampak data PK semakin penting – Penentu kebijakan membutuhkannya untuk melakukan justifikasi komitmen finansial – Perusahaan membutuhkan dampak untuk memotivasi keterlibatannya (engagement) – Profesional PK membutuhkan panduan untuk mengembangkan upayanya • Sistem Indikator membutuhkan – Menangkap tujuan yang unik dari PK spesifik – Pengukuran kinerja pada berbagai tingkatan, sejak hasil kegiatan sampai terjadi perubahan kesejahteraan Setting Objectives Process Performance
  41. 41. Strategi dan struktur prakarsa klaster Time Kejadian awal Formasi PK LK berbasis klaster Setting Objectives Process Performance •Titik Transisi pada evolusi PK merupakan kunci keberhasilan
  42. 42. Kebijakan klaster dan daya saing Setting Objectives Process Performance • Daya saing negara atau wilayah bergantung pada dua dimensi – Isu lintas klaster – Klaster-klaster • Klaster menyediakan peluang dan lapangan bagi kemitraan swasta-pemerintah untuk menuju tingkatan baru Akan tetapi • Prakarsa klaster sendiri kurang efektif, bila bukan merupakan bagian dari pendekatan untuk meningkatkan daya saing pada level regional
  43. 43. Apa artinya? •Pemerintah berperan kritis dan terbatas pada PK •Strategi ekonomi secara luas sangat penting •Pemerintah dapat menyediakan data dan memfasilitasi proses berbagi pengetahuan di antara PK Pemerintah •Keterlibatan perusa- haan pada PK bukan merupakan “bentuk ketaatan warga” teta- pi merupakan inves- tasi pada potensi ekonomi yang tinggi •Kesediaan perusaha- an untuk mengikat- kan diri adalah kunci faktor daya saing Perusahaan •Profesional PK merupakan critical link dalam struktur penyusunan kebijakan ekonomi •Peningkatan pengetahuan proses dan struktur PK adalah bagian kunci akan perannya. Profesional PK
  44. 44. The Cluster Initiative Greenbook
  45. 45. Mulai dibuat 26/09/2003 Fonts tambahan Arial Rounded MT Bold Jumlah halaman 46
  46. 46. Kawi Boedisetio +62 817 219 755 telebiro.bandung0@clubmember.org kawi.4shared.com

×