Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
PROGRAM JAMINAN KESEHATAN
BPJS KESEHATAN
Grup Pemasaran
Kantor Pusat
Jl. Letjend. Suprapto, Cempaka Putih
Telp. 021-421293...
PT. Askes (Persero)
Pengantar
Kepesertaan & Iuran
Hak & Kewajiban
Manfaat Jaminan Kesehatan
Pengantar
Apa yang Terjadi di Sekitar Kita?
Berapa Rp harus ia siapkan?
Apakah ia punya dana tunai?
Apakah keluarga lain siap memban...
URAIAN ASURANSI SOSIAL ASURANSI KOMERSIAL
Kepesertaan Wajib  Sanksi Sukarela
Pengelola/Penyelenggara Pemerintah : melalui...
Sistem Jaminan Sosial Nasional
•Standar minimal Jaminan Sosial (Tunjangan kesehatan,
tunjangan sakit, tunjangan penganggur...
1. Kegotong-royongan
2. Nirlaba
3. Keterbukaan
4. Kehati-hatian
5. Akuntabilitas
6. Portabilitas
7. Kepesertaan wajib
8. D...
UU SJSN dan UU BPJS
2014
2015
2016
2019
PerPres RI Nomor : 111 Tahun 2013 pasal 6 :
Kepesertaan Jaminan Kesehatan bersifat
WAJIB dan mencakup ...
Kepesertaan & Iuran
Peserta
Jaminan
Kesehatan
Bukan Penerima
Bantuan Iuran
(Bukan PBI)
Pekerja Penerima Upah
(PPU)
Pekerja Bukan
Penerima Upah...
Pekerja Penerima Upah
(PPU)
adalah Setiap orang yang
bekerja
Pada pemberi kerja
dengan menerima
gaji atau upah
Pegawai Neg...
Pekerja Bukan Penerima
Upah (PBPU)
adalah : Setiap orang
yang bekerja atau
berusaha atas resiko
sendiri
Notaris/pengacara/...
Pendaftaran Peserta di Kantor BPJS Kes
1. PENDAFTARAN MELALUI KANTOR BPJS KESEHATAN
CALON PESERTA
KANTOR BPJS KESEHATAN
BA...
PERSYARATAN PENDAFTARAN DI KANTOR BPJS KES
1. Mengisi Fermulir DIP
2. Pasfoto 3x4 = 1 lembar
3. Menunjukkan dokumen penduk...
CALON PESERTA
KANTOR BPJS KESEHATAN2. PENDAFTARAN MELALUI BANK
1. Mengisi daftar isian dengan mebawa :
Kartu Keluarga, KTP...
PERSYARATAN PENDAFTARAN MELALUI BANK
1. Menunjukkan dokumen pendukung:
• NIK pada KTP-el atau KK
• Asli KTP-el atau KK
• A...
CALON PESERTA
KANTOR BPJS KESEHATAN2. PENDAFTARAN MELALUI WEBSITE
WEBSITE
1. Isi Daftar Isian
pada www.bpjs-
kesehatan.go....
PERSYARATAN PENDAFTARAN MELALUI WEBSITE
1. Mengisi Formulir DIP (FDIP) elektronik secara lengkap dan
benar
2. Mengunggah p...
CONTOH KARTU
Untuk peserta individu nomor kartu digunakan sebagai nomor virtual account
nomor virtual account terdiri dari...
Kebijakan e-ID
• Sesuai pasal 13 butir a UU No 24/2011 tentang BPJS
Kesehatan berkewajiban untuk memberikan nomor
Indentit...
Mekanisme Pencetakan e-ID
• Pelaksanaan Cetak
– Daftar melalui Bank  Bayar dan Cetak e-ID di Bank
– Daftar melalui websit...
Kebijakan Pendaftaran Peserta
1.
ISSU SENTRAL
Pasal 10 ayat (1) & (2):
Untuk menjamin tertib administrasi, masa berlaku ka...
2.
ISSUE SENTRAL
Pasal 2 ayat (2) dan (3): Pendaftaran peserta dari BU
Ayat 2 : Pendaftaran peserta BPJS Kesehatan oleh BU...
3.
ISSUE SENTRAL
Pasal 6 ayat (1) poin a:
Mekanisme penjaminan peserta perorangan yang baru mendaftar
diatur sebagai berik...
ISSUE SENTRAL
Pasal 7
Dikecualikan dari ketentuan Pasal 6 terhadap peserta dan bayi
baru lahir tidak diberlakukan masa ber...
ISSUE SENTRAL
Pasal 8 ayat (1) poin a
Mekanisme penjaminan peserta dan bayi baru lahir sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 7 ...
Iuran
Rp. 19.225,- /org/bulan
APBN 5% : Pemerintah 3%
Pegawai 2%
Non APBN 4,5% : Pemberi Kerja
4% Pekerja 0,5%
Per 1 Juli ...
HAK DAN KEWAJIBAN
HAK :
HAK - KEWAJIBAN - SANKSI
Mendapatkan Kartu BPJS
Kesehatan sebagai bukti
sah untuk memperoleh
pelayanan kesehatan
Mem...
KEWAJIBAN :
Pemberi Kerja untuk Pekerja Penerima Upah :
Catatan : Apabila tgl 10 jatuh pada hari libur maka iuran dibayark...
SANKSI bagi Pemberi Kerja, tidak mendapatkan pelayanan publik
meliputi :
HAK - KEWAJIBAN - SANKSI
Perizinan terkait usaha
...
SANKSI tidak mendapatkan pelayanan publik meliputi :
HAK - KEWAJIBAN - SANKSI
Surat Ijin
Mengemudi (SIM)
Sertifikat tanah
...
Manfaat Jaminan Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan
Bersifat pelayanan kesehatan perorangan, mencakup pelayanan
promotif, preventif, kuratif, rehabi...
Peserta
Faskes Primer
Rumah Sakit
Rujuk / Rujuk Balik
Emergency
Klaim
BPJS
Branch Office
Alur Pelayanan Kesehatan
Kapitasi...
ERA BPJS: MENATA SISTEM PELAYANAN KESEHATAN
GATE KEEPER CONCEPT – PROMOTIF – PREVENTIF
Memperkuat Posisi Pelayanan Primer ...
Pelayanan Kesehatan Yang Dijamin
Pelayanan
kesehatan tingkat
pertama, meliputi
pelayanan
kesehatan non
spesialistik yang
m...
Pelayanan Kesehatan Yang Dijamin
Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, meliputi pelayanan kesehatan yang
mencakup:...
ALAT BANTU KESEHATAN
No Nama Alat
Kesehatan
Nilai Ganti Keterangan
1. Kacamata Kelas 3 : Rp.150.000,- min : sferis 0,5D
si...
ALAT BANTU KESEHATAN
No Nama Alat Kesehatan Nilai Ganti Keterangan
4. Protesa Alat Gerak
Tangan & Kaki Palsu
Maks. Rp.2.50...
PELAYANAN YANG TIDAK DIJAMIN
www.bpjs-kesehatan.go.id
a. pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagai...
PELAYANAN YANG TIDAK DIJAMIN (2)
www.bpjs-kesehatan.go.id
j. gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, ata...
www.bpjs-kesehatan.go.id
KOORDINASI MANFAAT
(Coordination of Benefit/COB)
Koordinasi Manfaat
BPJS KESEHATAN
ASURANSI
KESEHATAN
KOMERSIAL
COB
Manfaat Tambahan
Pelkes Lain yang
ditetapkan oleh Mente...
• Perpres No 12 Tahun 2013Landasan Hukum
Pasal 24
Peserta yang menginginkan kelas perawatan yang
lebih tinggi dari pada ha...
Daftar Asuransi Tambahan yang PKS COB
dengan BPJS Kesehatan
No Nama
1 PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia
2 PT. Sinar Mas
...
Daftar Asuransi Tambahan yang PKS COB
dengan BPJS Kesehatan (2)
www.bpjs-kesehatan.go.id
Tambahan per Desember 2014:
No Na...
COB BPJS-Kesehatan
www.bpjs-kesehatan.go.id
BPJS-Kesehatan Askom
Faskes BPJS Standar + -
Standar - +
Gawat Darurat + +
Fas...
DAFTAR RS NON BPJSK
YANG MELAYANI PESERTA COB
No NAMA RS Kab/Kota
1 RS Siloam Bali Badung
2 Siloam Hospitals Balikpapan Ba...
Catatan: Kartu JKN-BPJS Kes secara bertahap diganti menjadi KIS
KARTU INDONESIA SEHAT
Memberdayakan dan Melindungi Masyara...
Uraian Baru Sebelumnya
Nama Program Program Indonesia Sehat
(PIS)
Jaminan Kesehatan
Nasional (JKN)
Nama identitas KIS (Kar...
54
18 Lokasi Peluncuran
KIS dan Program Keluarga Produktif
Sumber: Basis Data Terpadu, TNP2K
1. JEMBRANA
2. PANDEGLANG
3. ...
Gambar KIS
dan Kartu Program Keluarga Produktif lainnya
| 55
| 56
Jangan Tunggu sakit,
Mendaftarlah di Kala Sehat
Disiplin Membayar Iuran
“Sedia Payung Sebelum hujan”
TERIMA KASIH
Materi Sosialisasi BPJS Kesehatan-Peserta Mandiri-Tahun 2015
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Materi Sosialisasi BPJS Kesehatan-Peserta Mandiri-Tahun 2015

16,151 views

Published on

Materi Sosialisasi BPJS Kesehatan-Peserta Mandiri-Tahun 2015

  • Login to see the comments

Materi Sosialisasi BPJS Kesehatan-Peserta Mandiri-Tahun 2015

  1. 1. PROGRAM JAMINAN KESEHATAN BPJS KESEHATAN Grup Pemasaran Kantor Pusat Jl. Letjend. Suprapto, Cempaka Putih Telp. 021-4212938 JAKARTA PUSAT
  2. 2. PT. Askes (Persero) Pengantar Kepesertaan & Iuran Hak & Kewajiban Manfaat Jaminan Kesehatan
  3. 3. Pengantar
  4. 4. Apa yang Terjadi di Sekitar Kita? Berapa Rp harus ia siapkan? Apakah ia punya dana tunai? Apakah keluarga lain siap membantu? Apakah majikan menanggung semua? Apa yang harus kita perbuat? Jika ada sanak- famili, tetangga, lingkungan anda yang terkena serangan jantung/perlu masuk ICU/RS: Jika biaya perawatan dan operasi Jantung mencapai kurang lebih Rp 150 juta, berapa banyak dari saudara, jika tidak memiliki Jaminan kesehatan, yang sanggup bayar ketika hal itu terjadi? Jika iuran rata Rp. 25.500,- maka dibutuhkan 5.882 orang yg sehat pada saat itu untuk membiayai 1 orang operasi jantung!
  5. 5. URAIAN ASURANSI SOSIAL ASURANSI KOMERSIAL Kepesertaan Wajib  Sanksi Sukarela Pengelola/Penyelenggara Pemerintah : melalui Badan Hukum Publik --> BPJS Swasta : melalui asuransi swasta Besaran manfaat (Benefit) Ditentukan UU : dengan cakupan menyeluruh (Komprehensif) Non Profit Oriented Variatif, tergantung premi Profit Besaran premi (iuran) % Bagi Pekerja, Nominal non Pekerja Nominal, sesuai benefit Tujuan Terpenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat Permintaan atas pelayanan kesehatan yang diinginkan Manfaat (Benefit) bagi Peserta Manfaat medis sama, kecuali manfaat non medis ->akomodasi Bervariasi setiap peserta Subsidi silang Sehat – Sakit, Resiko Rendah – Resiko Tinggi, Kaya-Miskin Sehat - Sakit PERBANDINGAN ASURANSI SOSIAL >< KOMERSIAL
  6. 6. Sistem Jaminan Sosial Nasional •Standar minimal Jaminan Sosial (Tunjangan kesehatan, tunjangan sakit, tunjangan pengangguran, tunjangan hari tua, tunjangan kecelakaan kerja, tunjangan keluarga, tunjangan persalinan, tunjangan kecacatan, tunjangan ahli waris Konvensi ILO 102 tahun 1952 •“Setiap orang berhak atas Jaminan Sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermanfaat". Pasal 28 H ayat 3 UUD 45 •"Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan". Pasal 34 ayat 2 UUD 45 Hak konstitusional setiap orang Wujud tanggung jawab negara+ Mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur
  7. 7. 1. Kegotong-royongan 2. Nirlaba 3. Keterbukaan 4. Kehati-hatian 5. Akuntabilitas 6. Portabilitas 7. Kepesertaan wajib 8. Dana amanat 9. Hasil pengelolaan dana digunakan seluruhnya untuk pengembangan program dan sebesar- besarnya untuk kepentingan peserta 9 Prinsip 1. Jaminan Kesehatan 2. Jaminan Kecelakaan Kerja 3. Jaminan Hari Tua 4. Jaminan Pensiun 5. Jaminan Kematian 5 Program 1. Kemanusiaan 2. Manfaat 3. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 3 Azas Sistem Jaminan Sosial Nasional
  8. 8. UU SJSN dan UU BPJS
  9. 9. 2014 2015 2016 2019 PerPres RI Nomor : 111 Tahun 2013 pasal 6 : Kepesertaan Jaminan Kesehatan bersifat WAJIB dan mencakup SELURUH penduduk Indonesia Mulai 1 Januari 2014 1. PBI 2. TNI/POLRI 3. Eks Askes 4. Eks Jamsostek 5. Lain-lain 1 Januari 2019 Universal Coverage Pentahapan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Paling lambat 1 Januari 2016 Usaha mikro Paling lambat 1 Januari 2015 1. BUMN 2. Usaha besar 3. Usaha menengah 4. Usaha kecil
  10. 10. Kepesertaan & Iuran
  11. 11. Peserta Jaminan Kesehatan Bukan Penerima Bantuan Iuran (Bukan PBI) Pekerja Penerima Upah (PPU) Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Bukan Pekerja Penerima Bantuan Iuran (PBI) Fakir Miskin Orang Tidak Mampu Penduduk yang didaftarkan Pemda
  12. 12. Pekerja Penerima Upah (PPU) adalah Setiap orang yang bekerja Pada pemberi kerja dengan menerima gaji atau upah Pegawai Negeri Sipil Anggota TNI / Polri Pejabat Negara Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Pegawai Swasta Pekerja yang tdk termasuk di atas yang menerima upah
  13. 13. Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) adalah : Setiap orang yang bekerja atau berusaha atas resiko sendiri Notaris/pengacara/LSM dsb Dokter Praktek swasta/bidan swasta/mantri dsb Pedagang/Penyedia jasa dsb Petani/peternak /Nelayan dsb Asosiasi Pedagang Kaki lima/warteg/RM. Padang, dsb Pekerja Mandiri Lainnya
  14. 14. Pendaftaran Peserta di Kantor BPJS Kes 1. PENDAFTARAN MELALUI KANTOR BPJS KESEHATAN CALON PESERTA KANTOR BPJS KESEHATAN BANK 1. Mengisi daftar isian dg mebawa : Kartu Keluarga, KTP, Pas Foto 3X4 1 lbr 2. Setelah data di entry oleh petugas maka akan diberi nomor Virtual Account untuk transaksi pembayaran di bank 3. Peserta Membayar lewat ATM/i- banking/Tunai sesuai dengan Nomor Virtual Account 4. Dengan membawa bukti pembayaran untuk dicetakkan Kartu BPJS Kesehatan 14
  15. 15. PERSYARATAN PENDAFTARAN DI KANTOR BPJS KES 1. Mengisi Fermulir DIP 2. Pasfoto 3x4 = 1 lembar 3. Menunjukkan dokumen pendukung: • NIK pada KTP-el atau KK • Asli KTP el atau KK • Asli surat keterangan domisili (alamat berbeda dengan KTP) • Asli KITAS/KITAP bagi WNA • Asli/fotocopy nomor rekening pada buku tabungan 4. Menyetujui dan mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku
  16. 16. CALON PESERTA KANTOR BPJS KESEHATAN2. PENDAFTARAN MELALUI BANK 1. Mengisi daftar isian dengan mebawa : Kartu Keluarga, KTP, Pas Foto 3X4 1lbr 2. Peserta Membayar lewat ATM/ i-banking / Tunai sesuai dengan Nomor Virtual Account yang diberikan bank 3. Dengan membawa bukti pembayaran untuk dicetakkan Kartu BPJS Kesehatan BANK Pendaftaran Peserta melalui Bank 16
  17. 17. PERSYARATAN PENDAFTARAN MELALUI BANK 1. Menunjukkan dokumen pendukung: • NIK pada KTP-el atau KK • Asli KTP-el atau KK • Asli surat keterangan domisili (alamat berbeda dengan KTP) • Asli KITAS/KITAP bagi WNA 2. Asli/fotocopy nomor rekening pada buku tabungan 3. Pasfoto 3x4 = 1 lembar 4. Menyetujui dan mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku *) Bank yang bekerjasama: BNI, Mandiri, BRI
  18. 18. CALON PESERTA KANTOR BPJS KESEHATAN2. PENDAFTARAN MELALUI WEBSITE WEBSITE 1. Isi Daftar Isian pada www.bpjs- kesehatan.go.id, klik menu Layanan Peserta > Pendaftaran Peserta, hingga diterbitkan Virtual Account 3. Dengan membawa bukti pembayaran dan Daftar Isian yang telah ditandatangani untuk dicetakkan Kartu BPJS Kesehatan 2. Peserta Membayar lewat ATM/i-banking/Tunai sesuai dengan Nomor Virtual Account yang diberikan BANK Pendaftaran Peserta melalui Website 18
  19. 19. PERSYARATAN PENDAFTARAN MELALUI WEBSITE 1. Mengisi Formulir DIP (FDIP) elektronik secara lengkap dan benar 2. Mengunggah pasfoto terbaru 3. Persyaratan pengisian FDIP elektronik: • Mengisi NIK yang tercantum pada KTP-el atau KK • Mengisi nomor KITAS/KITAP dsn Pasfor bagi WNA • Memilih FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama) • Memilih Kelas Perawatan • Mengisi alamat korespondensi • Mengisi nomor rekening
  20. 20. CONTOH KARTU Untuk peserta individu nomor kartu digunakan sebagai nomor virtual account nomor virtual account terdiri dari 16 digit Digit 1-5 : Kode Bank (88888 = Bank BNI & BRI, 89888 = Bank Mandiri) Digit ke 6 : 0 – 8 sesuai urutan peserta Digit ke 7 - 16 sesuai urutan peserta : 10 Digit terakhir nomor kartu
  21. 21. Kebijakan e-ID • Sesuai pasal 13 butir a UU No 24/2011 tentang BPJS Kesehatan berkewajiban untuk memberikan nomor Indentitas tunggal kepada Peserta • e-ID memuat identitas peserta BPJS Kesehatan dan memiliki fungsi sama dengan kartu peserta BPJS Kesehatan. • e-ID dibawa ketika berobat beserta identitas pendukung lainnya (KTP, KK, dll) • Sosialisasi melalui Media  Peserta, Faskes, Apindo, Bank.
  22. 22. Mekanisme Pencetakan e-ID • Pelaksanaan Cetak – Daftar melalui Bank  Bayar dan Cetak e-ID di Bank – Daftar melalui website  Setelah membayar notifikasi email untuk cetak e-ID – Daftar melalui Kantor BPJS  e-ID di cetak oleh petugas BPJS Kesehatan, (khusus antisipasi kekurangan stock blanko) • Peruntukan: – PPU Swasta – Perorangan – Peserta APBN/APBD/PBI jika blanko kartu BPJS Kesehatan habis (Aplikasi sudah disiapkan)
  23. 23. Kebijakan Pendaftaran Peserta 1. ISSU SENTRAL Pasal 10 ayat (1) & (2): Untuk menjamin tertib administrasi, masa berlaku kartu dimulai 7 (tujuh) hari setelah calon peserta melakukan pembayaran iuran pertama.
  24. 24. 2. ISSUE SENTRAL Pasal 2 ayat (2) dan (3): Pendaftaran peserta dari BU Ayat 2 : Pendaftaran peserta BPJS Kesehatan oleh BU terhitung mulai berlaku pada tanggal 1 (satu). Ayat (3): Proses entri data peserta dilakukan paling lambat tanggal 25 pada bulan berjalan. Pasal 7 ayat (2) dan (3): Peserta JK penduduk yang didaftarkan Pemda Ayat 2 : Entri data atas perubahan data peserta dilakukan paling lambat setiap tanggal 25 pada bulan berjalan Ayat 3 : Perubahan peserta berlaku efektif pada tanggal 1 bulan berikutnya
  25. 25. 3. ISSUE SENTRAL Pasal 6 ayat (1) poin a: Mekanisme penjaminan peserta perorangan yang baru mendaftar diatur sebagai berikut: a. “Kartu peserta mulai berlaku 7 (tujuh) hari setelah calon peserta melakukan pembayaran iuran pertama.”
  26. 26. ISSUE SENTRAL Pasal 7 Dikecualikan dari ketentuan Pasal 6 terhadap peserta dan bayi baru lahir tidak diberlakukan masa berlaku kartu 7 (tujuh) hari apabila memenuhi kriteria: a. Bayi baru lahir anak dari PBI, anak dari peserta penduduk yang didaftarkan oleh oleh Pemda, yang menjadi peserta perorangan hak kelas perawatan kelas 3. b. Peserta dan bayi baru lahir PMKS yang telah didaftar menjadi Peserta BPJS hak kelas 3 c. Peserta dan bayi baru lahir peserta perorangan yang tidak mampu, hak kelas 3, rekomendasi Dinsos. Lanjutan.....
  27. 27. ISSUE SENTRAL Pasal 8 ayat (1) poin a Mekanisme penjaminan peserta dan bayi baru lahir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 diatur sebagai berikut: a. “Kartu peserta mulai berlaku sejak calon Peserta telah melakukan pembayaran iuran pertama”. Lanjutan.....
  28. 28. Iuran Rp. 19.225,- /org/bulan APBN 5% : Pemerintah 3% Pegawai 2% Non APBN 4,5% : Pemberi Kerja 4% Pekerja 0,5% Per 1 Juli 2015 Non APBN 5% : Pemberi Kerja 4% Pekerja 1% Gaji Pokok + Tunjangan tetap per bulan Kelas 1 Rp.59.500,-/org/bln Kelas 2 Rp.42.500,,-/org/bln Kelas 3 Rp. 25.500,-/org/bln Khusus PPU : PNS, TNI, Polri, Pejabat Negara, dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri sebesar 5% dari gaji/upah+ tunjangan keluarga perbulan, 3% oleh Pemerintah dan 2% oleh Pegawai Dibayar oleh pemerintah Dibayar oleh Pemberi Kerja dan Pekerja Dibayar oleh peserta yang bersangkutan PBI Pekerja Penerima Upah (PPU) Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)& Bukan Pekerja (BP)
  29. 29. HAK DAN KEWAJIBAN
  30. 30. HAK : HAK - KEWAJIBAN - SANKSI Mendapatkan Kartu BPJS Kesehatan sebagai bukti sah untuk memperoleh pelayanan kesehatan Memperoleh manfaat dan informasi tentang hak dan kewajiban serta prosedur pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku Mendapatkan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan yang kerjasama dengan BPJS Kesehatan Menyampaikan keluhan/pengaduan, kritik dan saran secara lisan atau tertulis ke kantor BPJS Kesehatan
  31. 31. KEWAJIBAN : Pemberi Kerja untuk Pekerja Penerima Upah : Catatan : Apabila tgl 10 jatuh pada hari libur maka iuran dibayarkan pada hari kerja berikutnya HAK - KEWAJIBAN - SANKSI Mendaftarkan dirinya dan seluruh pekerjanya beserta anggota keluarganya Memberikan data dirinya dan pekerjanya berikut anggota keluarga secara lengkap dan benar Melakukan pembayaran iuran paling lambat tanggal 10
  32. 32. SANKSI bagi Pemberi Kerja, tidak mendapatkan pelayanan publik meliputi : HAK - KEWAJIBAN - SANKSI Perizinan terkait usaha Izin yang diperlukan dalam mengikuti tender proyek Izin mempekerjakan tenaga kerja asing Izin perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh; atau Izin Mendirkan Bangunan (IMB) PP. 86 Tahun 2013
  33. 33. SANKSI tidak mendapatkan pelayanan publik meliputi : HAK - KEWAJIBAN - SANKSI Surat Ijin Mengemudi (SIM) Sertifikat tanah Paspor Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Izin Mendirkan Bangunan (IMB) PP. 86 Tahun 2013
  34. 34. Manfaat Jaminan Kesehatan
  35. 35. Manfaat Jaminan Kesehatan Bersifat pelayanan kesehatan perorangan, mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, pelayanan obat, bahan medis habis pakai sesuai dengan indikiasi medis yang diperlukan 1. Manfaat Medis yang tidak terikat dengan besaran iuran yang dibayarkan 2. Manfaat non medis yang ditentukan berdasarkan skala besaran iuran yang dibayarkan, termasuk didalamnya manfaat akomodasi Ambulans diberikan untuk pasien rujukan dari fasilitas kesehatan dengan kondisi tertentu yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan
  36. 36. Peserta Faskes Primer Rumah Sakit Rujuk / Rujuk Balik Emergency Klaim BPJS Branch Office Alur Pelayanan Kesehatan Kapitasi Permenkes 71 Pasal 14 & 15
  37. 37. ERA BPJS: MENATA SISTEM PELAYANAN KESEHATAN GATE KEEPER CONCEPT – PROMOTIF – PREVENTIF Memperkuat Posisi Pelayanan Primer dalam Piramida Layanan: Sebagai Pintu Masuk Sistem Yankes BERJENJANG Persentase Biaya Pelkes 28 % 56 % 15 % 76 % 24 % NHS England 67 % 33 % Askes NHI Taiwan Gate KeeperKapitasi INA CBGs Permenkes 71 Pasal 13
  38. 38. Pelayanan Kesehatan Yang Dijamin Pelayanan kesehatan tingkat pertama, meliputi pelayanan kesehatan non spesialistik yang mencakup: • a. Administrasi pelayanan; • b. Pelayanan promotif dan preventif; • c. Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis; • d. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif; • e. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai; • f Transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis; • g. Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pratama; dan • i. Rawat inap tingkat pertama sesuai dengan indikasi Permenkes 71 Pasal 16
  39. 39. Pelayanan Kesehatan Yang Dijamin Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan, meliputi pelayanan kesehatan yang mencakup: 1. Rawat Jalan yang Meliputi: a) Administrasi pelayanan; b) Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi spesialistik oleh dokter spesialis dan subspesialis; c) Tindakan medis spesialistik sesuai dengan indikasi medis; d) Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai; e) Pelayanan penunjang diagnostik lanjutan sesuai dengan indikasi medis; f) Rehabilitasi medis; g) Pelayanan darah; h) Pelayanan kedokteran forensik; dan i) Pelayanan jenazah di Fasilitas Kesehatan. 2. Rawat Inap yang Meliputi: a) Perawatan inap non intensif; dan b) Perawatan inap di ruang intensif. + Pelayanan Kesehatan Lain yang ditetapkan oleh Menteri Permenkes 71 Pasal 20
  40. 40. ALAT BANTU KESEHATAN No Nama Alat Kesehatan Nilai Ganti Keterangan 1. Kacamata Kelas 3 : Rp.150.000,- min : sferis 0,5D silindris 0,25D Paling cepat 2 Th. Sekali sesuai dg. indikasi medis Kelas 2 : Rp.200.000,- Kelas 1 : Rp. 300.000,- 2. Alat Bantu Dengar Maks. Rp. 1.000.000,- Paling cepat 5 Th. sekali dg. Indikasi medis 3. Protesa Gigi Maks. Rp. 1.000.000,- untuk gigi yang sama dan full protesa Paling cepat 2 Th. Sekali sesuai dg. indikasi medis Maks. Rp. 500.000,- untuk masing2 rahang
  41. 41. ALAT BANTU KESEHATAN No Nama Alat Kesehatan Nilai Ganti Keterangan 4. Protesa Alat Gerak Tangan & Kaki Palsu Maks. Rp.2.500.000,- Paling cepat 5 Th. Sekali sesuai dg. indikasi medis 5. Korset Tulang Belakang Maks. Rp. 350.000,- Paling cepat 2 Th. sekali dg. Indikasi medis 6. Collar Neck Maks. Rp. 150.000,- Paling cepat 2 Th. Sekali sesuai dg. indikasi medis 7. Kruk Maks. Rp. 350.000,- Paling cepat 5 Th. Sekali sesuai dg. indikasi medis
  42. 42. PELAYANAN YANG TIDAK DIJAMIN www.bpjs-kesehatan.go.id a. pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur sebagaimana diatur dalam peraturan yang berlaku; b. pelayanan kesehatan yang dilakukan di Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kecuali untuk kasus gawat darurat; c. pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja;  BPJS Ketenagakerjaan d. Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas  Asuransi Jasa Raharja e. pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri; f. pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik; g. pelayanan untuk mengatasi infertilitas; h. Pelayanan meratakan gigi (ortodensi); i. gangguan kesehatan/penyakit akibat ketergantungan obat dan/atau alkohol; BNN
  43. 43. PELAYANAN YANG TIDAK DIJAMIN (2) www.bpjs-kesehatan.go.id j. gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri, atau akibat melakukan hobi yang membahayakan diri sendiri; k. pengobatan komplementer, alternatif dan tradisional, termasuk akupuntur, shin she, chiropractic, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan (health technology assessment); l. pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen); m. alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu; n. perbekalan kesehatan rumah tangga; o. pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah;  BNPB p. Biaya pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah (preventable adverse events) q. biaya pelayanan lainnya yang tidak ada hubungan dengan Manfaat Jaminan Kesehatan yang diberikan.
  44. 44. www.bpjs-kesehatan.go.id KOORDINASI MANFAAT (Coordination of Benefit/COB)
  45. 45. Koordinasi Manfaat BPJS KESEHATAN ASURANSI KESEHATAN KOMERSIAL COB Manfaat Tambahan Pelkes Lain yang ditetapkan oleh Menteri Pelkes Rujukan Tingkat Lanjutan Pelkes Tingkat Pertama
  46. 46. • Perpres No 12 Tahun 2013Landasan Hukum Pasal 24 Peserta yang menginginkan kelas perawatan yang lebih tinggi dari pada haknya, dapat meningkatkan haknya dengan mengikuti asuransi kesehatan tambahan, atau membayar sendiri selisih antara biaya yang dijamin oleh BPJS Kesehatan dengan biaya yang harus dibayar akibat peningkatan kelas perawatan.
  47. 47. Daftar Asuransi Tambahan yang PKS COB dengan BPJS Kesehatan No Nama 1 PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia 2 PT. Sinar Mas 3 PT. Tugu Mandiri 4 PT. Asuransi Mitra Maparya Tbk 5 PT. Lippo Gerneral Insurance 6 PT. AXA Financial Indonesia 7 PT. AXA Mandiri Financial Service 8 PT Arthagraha General Insurance 9 PT Asuransi Astra Buana 10 PT Avrist Assurance 11 PT Asuransi Umum Mega 12 PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya 13 PT Asuransi Takaful Keluarga 14 PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk 15 PT Asuransi Jiwasraya (Persero) No Nama 16 PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG 17 PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia 18 PT Tugu Pratama Indonesia 19 PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk 20 PT Asuransi Central Asia 21 PT AIA Financial 22 PT Asuransi Jiwa Recapital 23 PT Asuransi Allianz Life Indonesia 24 PT Astra Aviva Life 25 PT Bosowa Asuransi 26 PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera 27 PT Equity Life Indonesia 28 PT Great Eastern Life Indonesia 29 PT MNC Life Assurance 30 PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha
  48. 48. Daftar Asuransi Tambahan yang PKS COB dengan BPJS Kesehatan (2) www.bpjs-kesehatan.go.id Tambahan per Desember 2014: No Nama 1 PT Asuransi Bintang Tbk 2 PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia 3 PT Asuransi Indrapura 4 PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) 5 PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia 6 PT Asuransi Bangun Askrida 7 PT Asuransi Jiwa Sequis Financial 8 PT Asuransi AXA Indonesia 9 PT BNI Life Insurance 10 PT ACE Life Insurance No Nama 11 PT Citra International Underwriters 12 PT Asuransi Reliance Indonesia 13 PT Hanwha Life Insurance Indonesia 14 PT Asuransi Dayin Mitra Tbk 15 PT Asuransi Adira Dinamika 16 PT Pan Pasific Insurance 17 PT Kresna Life 18 PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 19 PT Asuransi Samsung Tugu
  49. 49. COB BPJS-Kesehatan www.bpjs-kesehatan.go.id BPJS-Kesehatan Askom Faskes BPJS Standar + - Standar - + Gawat Darurat + + Faskes BPJS Standar + - Standar - + Gawat Darurat + + Faskes BPJS Standar + - Standar/Naik Kelas - + Gawat Darurat + + Faskes BPJS Standar + - Naik Kelas Perawatan + + Non-Faskes BPJS 17 RS Standar/Naik Kelas + + Standar/Naik Kelas - + Gawat Darurat + + Pelayanan Penanggung Biaya 1 RJTP Non-Faskes BPJS 2 RITP Non-Faskes BPJS No Pelayanan Jenis Faskes 3 Non-Faskes BPJS RJTL Non-Faskes BPJS RITL4 Ket *) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku **) sesuai daftar RS yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan
  50. 50. DAFTAR RS NON BPJSK YANG MELAYANI PESERTA COB No NAMA RS Kab/Kota 1 RS Siloam Bali Badung 2 Siloam Hospitals Balikpapan Balikpapan 3 RS Urip Sumoharjo Bandar Lampung 4 RSU Santosa Hospital Bandung Central Bandung 5 RS Mitra Keluarga BekasiTimur Bekasi 6 RSU Puri Cinere Depok 7 Siloam Hospitals Kebon Jeruk Jakarta Barat 8 RS Mitra Kemayoran Jakarta Pusat 9 RS Pondok Indah Jakarta Selatan 10 RS MMC Jakarta Selatan 11 RS Mitra Internasional Jakarta Timur 12 RS Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara 13 Siloam Hospitals Makassar Makassar 14 Siloam Hospitals Manado Manado 15 RS Permata Bunda Medan 16 RS Eka Hospital Pekanbaru Pekanbaru 17 RS "JIH" Sleman 18 RS Premier Surabaya Surabaya 19 RS Awal Bros (Global Medika) Tangerang 20 RS Premier Bintaro Tangerang Selatan Rumah Sakit Umum Tipe B Perseroan Terbatas (PT)
  51. 51. Catatan: Kartu JKN-BPJS Kes secara bertahap diganti menjadi KIS KARTU INDONESIA SEHAT Memberdayakan dan Melindungi Masyarakat Miskin
  52. 52. Uraian Baru Sebelumnya Nama Program Program Indonesia Sehat (PIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Nama identitas KIS (Kartu Indonesia Sehat) Kartu JKN-BPJS Kes. Launching 3 November 2014 1 Januari 2014 Benefit KIS = JKN + Promotif, Preventif, Kuratif dan deteksi dini: integratif JKN Penyelenggara BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan Cakupan Peserta PBI + PMKS (bertahap) PBI Jumlah Peserta dari APBN 86, 4 jt + 1,7 jt (bertahap) 86,4 jt KIS (KARTU INDONESIA SEHAT) * Catatan: Kartu JKN-BPJS Kes secara bertahap diganti menjadi KIS
  53. 53. 54 18 Lokasi Peluncuran KIS dan Program Keluarga Produktif Sumber: Basis Data Terpadu, TNP2K 1. JEMBRANA 2. PANDEGLANG 3. KOTA JAKARTA BARAT 4. KOTA JAKARTA PUSAT 5. KOTA JAKARTA SELATAN 6. KOTA JAKARTA TIMUR 7. KOTA JAKARTA UTARA 8. CIREBON 9. KOTA BEKASI 10. KUNINGAN 11. KOTA SEMARANG 12. TEGAL 13. BANYUWANGI 14. KOTA SURABAYA 15 KOTA BALIKPAPAN 16. KOTA KUPANG 17. MAMUJU UTARA 18. KOTA PEMATANG SIANTAR
  54. 54. Gambar KIS dan Kartu Program Keluarga Produktif lainnya | 55
  55. 55. | 56
  56. 56. Jangan Tunggu sakit, Mendaftarlah di Kala Sehat Disiplin Membayar Iuran “Sedia Payung Sebelum hujan”
  57. 57. TERIMA KASIH

×