Sistem operasi

4,151 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
4,151
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
58
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sistem operasi

  1. 1. Pertemuan 1Konsep dasar, Sejarah Perkembangan Sistem Operasi dan Pandangan Umum Sistem Operasi• Konsep Dasar Sistem OperasiSISTEM OPERASI adalah :“ Sekumpulan program kontrol atau alat pengendali yang secara terpadu bertindak sebagaipenghubung antara komputer dengan pemakainya”.SISTEM OPERASI adalah :“ Sebagai program pengendali, yaituprogram yang digunakan untuk mengontrol program yang lain”•Tiga pengertian sistem operasi :1. Sebagai pelaksana perintah --> Memberi abstaksi mesin tingkat tinggi yang lebihsederhana dan menyembunyikan kerumitan perangkat keras. Sistem operasi menyediakansystem call (API=Application Programming Interface) yang berfungsi menghindarkankompleksitas pemograman dengan memberi sekumpulan instruksi yang mudah digunakan.•2. Sebagai pelaksana tataolah aplikasi -->Program aplikasi dijalankan di atas sistem operasiyang bertujuan untuk memanfaatkan dan mengendalikan sumber daya sistem komputersecara benar,efisien,dan mudah dengan meminta layanan sistem operasi.• 3. Sebagai pengelola sumber daya (Fisik & Abstrak )• Tujuan Sistem Operasi• Sistem operasi membuat komputer menjadi lebihmudah dan nyaman untuk digunakan• Sistem operasi memungkinkan sumber daya sistemkomputer untuk digunakan secara efisien• Sistem Operasi hrs disusun sedemikian rupasehingga memungkinkan pengembangan yg efektif,pengujian, dan penerapan fungsi baru tanpa mengganggu layanan yg sudah adaFungsi sistem operasi :1. Membentuk dan mengelola sistem file2. Menjalankan program3. Mengatur penggunakan alat-alat yang berhubungan dengan komputer.
  2. 2. Jenis-jenis sistem operasi :a. Berdasarkan interfaceText Base shell vs GUIb. Berdasarkan uses (peruntukan)stand alone vs NetworkingContoh Sistem Operasia. DOSb. OS/2c. Machintosd. Windows , Linux , dllSudut pandang Sistem operasi1. Aspek Ukuran2. Aspek Tujuan3. Aspek kegiatan4. Struktur system operasi3. Sejarah Sistem Operasi terdiri daria. Operasi open shop à operasi langsung melalui switch electric pada komputerb. Operasi driven shop à admin mengelompokkan job berdasarkan jenis program dan dieksukusisesuai jenis program yg dicoding melalui punched card scr sequencec. Operasi off-lineà job yang akan dieksekusi disimpan dlm media offline sebelum eksekusi olehkompd. Operasi penampung (buffer operation)e. Operasi spoolà bertindak sbg buffer dan mampu menerima proses meskipun blm dikerjakan co:printerf. Operasi multitataolah tumpukan (Batch multiprogramming operation)g. Operasi Berbagi waktu (time-sharing)h. Operasi olahan segera (Real time programming operation)
  3. 3. Generasi sistem operasi :- Generasi Pertama (1945-1955) > Generasi tanpa sistem operasi, komponen utama à tabunghampa, operasi scr manual melalui plugsboards, hanya bisa menghitung (+,-dan*)- Generasi Kedua (1955-1965) > Berbentuk tumpukan (batch system) komponen utama à transistor,input memakai punch card, sist operasi pertama à multics- Generasi Ketiga (1965-1980) > dengan ciri-ciri :a. Multi Programmingà satu komp mengerjakan banyakprogram yg ada dlm memori utamab. Kemandirian alat (device independency)à msng-msng alatmemiliki device driver sendiri-sendiri co : printerc. Berbagi waktu (time sharing)à menjalankan banyak prosesdalam satu waktud. Spooling à mampu menerima proses meskipun blmdikerjakan dan bertindak sbg bufferKomponen utama à IC (Integrated Circuit)Generasi Keempat (198X-199X) > Sistem tujuan umum ( general purpose & multimodus)a. Real-time aplicationb. Network Operating Systemc. Distributed Operating Systemd. Mesin semu (Virtual machine)e. Distribusi dataAplikasi komputer spt spreadsheet, word processor, database atau grafis berkembang pesat,mikroprocessor berbasis RISC tuk PC mulai diperkenalkanKelas Sistem Operasi :- Kelas 1, pemakai tunggal- Kelas 2, operasi berbentuk tumpukan- Kelas 3, operasi olahan segera (realtime)- Kelas 4, operasi multi proses- Kelas 5, operasi berbagi waktu dan multi programming
  4. 4. - Kelas 6, operasi tersebar4. Faktor Sistem operasi :- Faktor prosessorà single/multi processor- Faktor pemakai à sngle user/multi user- Faktor waktu kerja à offline / online- Faktor modus pekerjaan à batch / real time- Faktor gabungan faktorCakupan Sistem Operasi meliputi :- Cakupan pengelolaan resources- Cakupan struktur sistem operasi- Cakupan sumber daya semu (file / Program)- Cakupan hubungan manusia dengan sistem operasi.( Interface “ Gui atau Text Base Shell”)• O/S DIPANDANG SEBAGAI MANAGER SUMBERDAYAFungsi Sistem Operasi Adalah : Mengefisiensikan Penggunaan Sistem Komputer,Memudahkan Penggunaan Sistem Komputer Dengan Penampilan Yang Optimal• Tugasnya Meliputi , Pengarahan Dan Pengendalian Semua Proses Yang Ada Di DalamKomputer, Yaitu Program-Program Yang Sedang Berjalan (Run) Dengan Cara:• 1.Mengawasi Status Semua Sumber Daya Yang Dimiliki Pada Setiap Saat.• 2. Menegakan Kebijaksanaan Penjadwalan Dan Penjatahan Pemakaian Sumber Daya SesuaiDengan Aturan-Aturan Tertentu.• 3. Membagi Sumber Daya Yang Telah Dialokasikan Bila Telah Tiba Pada Saatnya SesuaiDengan Ketentuan.• 4. Menerima Atau Menarik Kembali Sumber Daya Bila Telah Selesai Dipakai Atau TidakDimanfaatkan KembaliO/S Mengatur Pemakaian Sumber Daya Tersebut Dengan Cara :1.Pengaturan Memori, dengan cara :• Mengawasi bagian-bagian memori , lokasinya, statusnya, besarnya, bila terpakai siapapemakainya:• Menetapkan kebijaksanaan alokasi
  5. 5. • Siapa yang berhak mendapatkan bagian memory beserta lokasinya• Memperbaharui informasi tentang status bagian memori• 2. Pengaturan prosesor , dengan cara :• Mengawasi status prosesor• Menentukan proses yang mana dari beberapa proses yang sedang menanti ataumenggunakan prosesor• Menyerahkan penggunaan prosesor dengan cara mengisi register-register yang perlu di isi.• Menarik kembali pemakaian prosesor bila sudah tidak dipergunakan• 3. Pengaturan peralatan I/O• Mengawasi status peralatan I/O beserta kelengkapannya (channel)• Mengatur cara dan jadwal pemakaian peralatan I/O• Menyerahkan pemakaian peralatan I/O• Menerima kembali peralatan I/O bila sudah tidak dipergunakan• 4. STRUKTUR DASAR SISTEM OPERASI• 1. Struktur sederhana• 2. Sistem Monolitik• 3. Sistem Berlapis• 4. Sistem dengan Mesin Maya• 5. Sistem dengan Client-Server• 6. Sistem berorientasi Objek2. O/S DITILIK DARI SUDUT TAHAPAN PROSESOperating system terdiri dari himpunan program atau modul O/S untuk mengaturpenggunaan sumber daya.Terdapat 6 tahap :1. Submit state , tahap di mana pemakai system menyerahkan jobnya dengan cara :• Mempertimbangkan criteria-kriteria pemilihan (prioritas, macam dan besarnya job dll.• Job Scheduler, yang merupakan bagian pengatur prosesor, memanggil pengatur memoriuntuk melihat apakah cukup tersedia memory yang masih kosong
  6. 6. • Kemudian dipanggil pengatur peralatan I/O untuk melihat apakah permintaan terhadapperalatan yang diminta dapat dipenuhi• 2. Hold state, tahap dimana job telah selesai dibentuk menjadi bentuk yang telah siapuntuk diolah oleh mesin komputer (kode-kode binary) tetapi belum ada sumber daya yangdiberikan kepada job kecuali tempat dimana job tersebut berada.• 3. Ready state , tahap di mana proses telah siap untuk run karena semua sumber daya yangdiperlukan telah dipenuhi, akan tetapi karena masih ada proses lain yang belum selesaimenggunakan prosesor maka harus antri sampai tiba pada gilirannya.• 4. Running State, tahap di mana prosesor telah diberikan• dan sekarang prosesor mulai dengan pengerjaan instruksi-instruksi yang terbentuk dariprogram tersebut.• 5. Waiting state, tahap dimana proses menunggu selesainya operasi I/O• 6. Completed state, tahap di mana proses telah selesai dengan perhitungan-perhitungannya dan semua• resource yang telah dipergunakan telah ditarik kembali oleh O/S.3. SISTEM KOMPUTER DALAM BERAGAM SUDUT PANDANG• Pandangan ke sistem komputer dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu• 1. Pemakai terdiri dari pemakai awam (end user) dan administrator sistem.• Pemakai awam menggunakan aplikasi tertentu, tidak berkepentingan denganarsitektur komputer. Pemakai awam sebatas menggunakan command language dalamlapisan shell, berupa perintah text-based shell dan GUI (Graphical User Interface) base shell.2. PemrogramPemogram dapat mengendalikan sistemkomputer melalui beragam level yaitu :» mempergunakan untuk membantu penciptaan program» mempergunakan fasilitas sistem melalui antarmuka layanan(service interface)» Mempergunakan panggilan sistem (System call)3. Perancang Sistem OperasiPerancang sistem operasi bertugas mendandani perangkat keras agar tampilindah, mudah dan nyaman bagi pemogram dan user. Sehingga sistem operasi yangdirancang berfungsi secara benar dan efesien.
  7. 7. 4. STRUKTUR DASAR SISTEM OPERASI1. Struktur sederhana2. Sistem Monolitik3. Sistem Berlapis4. Sistem dengan Mesin Maya5. Sistem dengan Client-Server6. Sistem berorientasi Objek1.Struktur sederhanaTidakmemililki struktur yang cukup baikBerukuran kecil, sederhanaContoh : MS-DOS , UNIX2. Struktur MonolitikSistem operasi sebagai kumpulan prosedur dimana prosedur dapat saling dipanggil olehprosedur lain di sistem bila diperlukan. Kernel berisi semua layanan yang disediakan sistemoperasi untuk pemakai.Sistem operasi ditulis sebagai sekumpulan prosedur (a collection ofprocedures), yang dapat dipanggil setiap saat oleh pemakai saat dibutuhkan.Contoh : Linux• Tiap tiap system call memiliki satu service procedure.• Utilitas Procedure melaksanakan segala sesuatu yangdibutuhkan oleh beberapa service procedure• User Program berjalan pada User Mode• Sistem Operasi berjalan pada monitor mode• 3. Sistem berlapis• Teknik ini dibuat dengan merancang sistemoperasi berbentuk modular• Mengadakan pendekatan top – down, semuafungsi ditentukan dengan dibagi-bagi menjadikomponen – komponencontoh : windows NT versi pertama• Lapisan Terendah (Level 0) à Hardware
  8. 8. • Lapisan Tertinggi ( Level n) à User Interface• 4. Virtual Mesin• Mirip dengan pendekatan berlapis dengan tambahanberupa antar muka yg menghubungkan Hardwaredengan kernel untuk tiap – tiap proses• Contoh : Java Virtual Mesin• 5. Client Server• Konsep Sistem Operasi diimplementasikan denganmenjadikan fungsi-fungsi yang ada pada SO diserver menjadi User Process• JIka satu proses minta untuk dilayani maka clientprocess mengirim permintaan tersebut ke userprocess, server process akan melayani permintaantersebut kemudian mengirimkan jawabannya kembali• Semua Tugas dilakukan pada pengendaliankomunikasi antara Client -- ServerPertemuan 2Skema Dasar Sistem Komputer Dan Perangkat LunakA. PERANGKAT KERAS (HARDWARE)Adalah komponen fisik komputer yang terdiri dari rangkaian elektronika dan peralatanmekanis lainnya. Pada abtraksi tingkat atas terdiri dari empat komponen, yaitu :1. Pemroses (Processor)2. Memori Utama (Main Memory)3. Perangkat masukan dan keluaran (device I/O)4. Interkoneksi antar komponenà (user interface, device controler)Sumber Daya Keras (Perangkat Keras ) terdiri atas :A. Pemroses (Processor)Komponen komputer yang bertugas untuk mengolah data dan melaksanakan berbagaiperintah.Pemroses terdiri dari :
  9. 9. - Bagian ALU (Aritmatic Logic Unit) untuk komputasi, berupa operasi-operasi aritmatikadan logika.- Bagian CU (Control Unit) untuk pengendalian operasi yang dilaksanakan sistem komputerRegister-register, membantu pelaksanaan operasi dan sebagai tempat operand-operanddari operasi yang dilakukan.Register tersebut :Register yang terlihat pemakaiRegister Data (register untuk menampung nilai)dan Register Alamat (tuk keperluan pengalamatan)contoh : Indeks Register, Segment pointer register,stack pointer register.Register untuk Kendali dan Status• Register ini mengendalikan operasi pemrosesTerdiri dari :1. Register untuk alamat dan buffer (MAR,MBR,I/O AR,I/O BR).2. Register untuk eksekusi instruksi (PC, IR)3. Register untuk informasi status (PSW) berisi sign ,zeroCarry, Equal, Overflow, interupt enable/disable , supervisorB. Memori• Memori berfungsi tempat menyimpanan data dan program.Terdapat beberapa tipe memori :• Register• Memori case (Chace Memory)• Memori kerja (Main Memory)• Disk Magnetik (Magnetic Disk)• Disk Optik (Optical Disk)• Tape Magnetik (Magnetic Tape)• Menurut urutan dari atas ke bawah dapat diukur hirarki dalam hal :• 1. Kecepatan Akses• 2. Hubungan Kapasitas
  10. 10. • 3. Hubungan Frekwensi Pengaksesan• 4. Hubungan HargaSetiap kali pemroses melakukan eksekusi adanya lalulintas data dengan memory utama,maka diimplementasikan adanya konsep Chace memory , menanggulangi kelambatanproses.Juga pada memori Utama dengan Peralatan masukan/keluaran saling berhubungan, maka diimplementasikan adanya konsep penampungsementara yang akan dikirim keperangkat masukan/keluaran berupa Buffering.C. Perangkat Masukan/KeluaranPerangkat masukan/keluaran terdiri dua bagian, yaitu :1. Komponen mekanik adalah perangkat itu sendiri2. Komponen elektronik yaitu pengendali perangkat berupa chip controller.Pengendalian perangkat (Device Adapter)Terdapat dua macam pengedali alat :• Pengerak alat (Device Controller)• Pekerja alat (Device Driver)Struktur I/O1. I/O Interrupt à I/O Device kec rendah2. Struktur DMA à I/O Device kec TinggiDMA dibagi menjadi : Third Party DMA dan First Party DMAD. Interkoneksi antar KomponenInterkoneksi antar komponen disebut galur/jalur (bus) yang terdapat padamainboard, bus terdiri dari tiga macam :1. Bus alamat (address bus), satu arah. 16,20,24 jalur2. Bus data (data bus), dua arah. 8,16,32 jalur3. Bus kendali (control bus), dua arah. 4-10 jalursignal bus kendali antara lain: Memori read, memori write, I/O read, I/O writeMekanisme pembacaan :
  11. 11. Untuk membaca data suatu alokasi memori, CPU mengirim alamat memori yang dikehendakimelalui bus alamat kemudian mengirim sinyal memory read pada bus kendali. Sinyal memoryread memerintahkan ke perangkat memori untuk mengeluarkan data pada lokasi tersebutke bus data agar dibaca CPU.Interkoneksi antar komponen membentuk jenis koneksitasyang populer antara lain ISA, VESA, PCI, AGP.1. Tingkatan Konsep KomputerTerdiri dari :a. Diagram blok ( tertinggi )b. Arsitekturc. Transfer registerd. Rangkaian saklare. Elektronika ( terendah )a. Tingkat Konsep ElektronikaBentuk komputer terdiri atas sejumlah rangkaian komponen elektronika ditambahdengan komponen mekanika, magnetika dan optika.b. Tingkat Konsep Rangkaian SaklarSudah dapat terlihat rangkaian elektronika yang sesungguhnya, yang membentukbanyak saklar yang tersusun secara paralel dan membentuk sekelompok saklar. (terhubungdan terputus).c. Tingkat Konsep Transfer RegisterBerbagai kelompok sakelar di dalam komputer membentuk sejumlah register(Logika, aritmatika, akumulator, indeks, adress register dll)d. Tingkat Konsep ArsitekturSejumlah register tersusun dalam suatu arsitektur tertentu. Prosesor, memory dansatuan komponen lain nya terhubung melalui galur (bus) penghubung.e. Tingkat Konsep Diagram BlokArsitektur komputer atau sistem komputer dapat dipetak-petakan ke dalamsejumlah blok (masukan , blok satuan, prosesor pusat, memori dll)2. Kerja komputerKerja komputer pada tingkat konsep, antara lain :
  12. 12. • Tingkat konsep diagram blok, berlangsung sebagai lalu lintas informasi di dalam dandiantara blok pada sistem komputer• Tingkat transfer register, kerja komputer berlangsung melalui pemindahan rincian informasidi antara register.• Tingkat konsep saklar, kerja komputer berlangsung dalam bentuk terputus danterhubungnya berbagai saklar eletronika di dalam sistem komputer.Kerja komputer pada fungsi komputer, terdiri atas :kegiatan masukan , catatan , pengolahan dan keluaranKerja komputer pada rekamanSekelompok satuan data direkam ke dalam alat perekaman dalam bentuk berkas data.Tataolah direkam ke dalam alat perekam dan membentuk berkas tataolahB. PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)• Merupakan komponen non fisik berupa kumpulan program beserta struktur datanya.• Program adalah Sekumpulan instruksi yang disusun sedemikian rupa untuk dapatmenyelesaikan masalah-masalah tertentu sesuai dengan kebutuhan.Siklus InstruksiUntuk memproses instruksi dilakukan melalui 2 tahap :a. mengambil instruksi (instruction fetch)b. mengeksekusi instruksi (instruction execution)- Interruptà suatu signal dari peralatan luar penyebab Interrupt adalah Program (Division ByZero) dan Timer ( Quantum pada Round Robin)- Trap à Software Generated Interrupt yg disebabkan oleh kesalahan atau karena permintaanuserPertemuan 3Manajemen Memori, Manajemen Masukan-Keluaran Dan Manajemen FileTerdapat dua manajemen memori :a. manajeman memori statisDengan pemartisian statis, jumlah, lokasi dan ukuran proses dimemori tidak beragamsepanjang waktu secara tetap.b. manajemen memori dinamis
  13. 13. Dengan pemartisian dinamis , jumlah, lokasi dan ukuran proses dimemori dapat beragamsepanjang waktu secara dinamis.1. Manajemen Memori Berdasarkan Alokasi memoriTerdapat dua cara menempatkan informasi ke dalam memori kerjaA. Alokasi Memori Berurutan (Contiguous Allocation)– Pada alokasi memori berurutan, setiap proses menempati satu blok tunggal lokasimemori yang berurutan.– Kelebihan : sederhana, tidak ada rongga memory bersebaran, proses berurutandapat dieksekusi secara cepat.– Kekurangan : memori boros, tidak dapat disisip apabila tidak ada satu blok memoriyang mencukupi.B. Alokasi Memori Tak Berurutan (Non Contiguous Allocation)• Program/proses ditempatkan pada beberapa segmen berserakan, tidak perlu salingberdekatan atau berurutan. Biasanya digunakan untuk lokasi memori maya sebagai lokasipage-page.• Kelebihan : sistem dapat memanfaatkan memori utama secara lebih efesien, dan sistemopersi masih dapat menyisip proses bila jumlah lubang-lubang memori cukup untuk memuatproses yang akan dieksekusi.• Kekurangan : memerlukan pengendalian yang lebih rumit dan memori jadi banyak yangberserakan tidak terpakai.• Terdapat dua macam pemilahan• a. Berpilah suku (paging)• Informasi atau pekerjaan di dalam memori dukung dipilah ke dalam sejumlah suku(page), dan memori kerja dipilah ke dalam sejumlah rangka (frame)• b. Berpilah segmen (segmentasi)• Pilahan yang ukuran segmen disesuaikan dengan isi segmen• Salah satu macam pemilahan gabungan suku dan segmen adalah pemilahan sukubersegmen, dimana suku dikelompokan ke dalam sejumlah segmen.Gambar 3.1. Hubungan Chace memory, Memori Utama dan Memori Sekunder• Chace memory memiliki kecepatan lebih tinggi sebagai memori antara yang mempercepatproses pada memory kerja, juga sebagai transit lalulintas data selama proses dengansumberdaya lain pada memori utama.Pemindahan proses dari memori utama ke disk dan sebaliknya
  14. 14. disebut swapping.2. Manajemen memori berdasarkan keberadaan :a. Dengan Swapping ( tanpa pemindahan citra/gambaran proses antara memori utama dan diskselama eksekusi)b. Tanpa Swapping ( dengan memindahan citra/gambaran proses antara memori utama dan diskselama eksekusi)3. Manajemen memori Tanpa Swapping terdiri daria. monoprogramming.Embedded system (mikro controller) --> untuk mengendalikan alat agar bersifat intelejen dlmmenyediakan satu fungsi spesifik contoh intel 8051Proteksi pada monoprogramming sederhana --> menggunakan boundary registerb. multiprogramming dengan pemartisian statis.>> Strategi penempatan program ke partisi (Partisi ukuran sama dan berbeda>> Relokasi --> Adalah masalah penempatan proses sesuai alamat fisik sehubungan alamat partisimemori dimana proses ditempatkan. Proses dapat ditempatkan pada partisi-partisi berbedamenurut keadaan sistem saat itu. Pengalamatan fisik secara absolut untuk proses tidak dapatdilakukan.>> Proteksi pada multi programming>> Fragmentasi pada pemartisian statis4. Manajemen memori pada multi programminga. dengan swappingb. dengan pemartisian Dinamis.adanya lubang-lubang kecil dimemoriproses tumbuh berkembang5. Pencatatan Pemakaian Memoria. Pencatatan memakai peta bit --> 0 untuk memori bebas, 1 untuk memori terpakai proses• Masalah pada peta bit adalah penetapan mengenai ukuran unit alokasi memori,yaitu :• þ Unit lokasi memori berukuran kecil berarti membesarkan ukuran peta bit.• þ Unit alokasi memori n berukuran besar berarti peta bit kecil tapi memori banyak disiakanpada unit terakhir jika ukuran proses bukan kelipatan unit alokasi
  15. 15. b. Pencatatan memakai penghubung berkait--> Sistem operasi mengelola senarai berkait (linked list)untuk segmen-segmen memori yang telah dialokasikan dan bebas. Segmen memori menyatakanmemori untuk proses atau memori yang bebas (lubang). Senarai segmen diurutkan sesuai alamatblok.6. Penggunaan memori• Pencocokan ukuran informasi ke penggalan memori kerja disebut sebagai fit• Bagian dari memori kerja yang tidak terpakai dan letaknya tersebar di banyak wilayahmemori kerja disebut sebagai fragmen• Peristiwa terjadinya fragmen disebut fragmentasi7. Pencocokan (fit) dan fragmentasiBeberapa jenis strategi pencocokan antara lain:• Cocok pertama (first fit)Pencocokan terjadi menurut antrian informasi• Cocok pertama berdaur (cyclical first fit)Pencocokan tidak harus dimulai dari urutan penggalan memori yang pertama, tetapi dapatdilakukan setelah terjadi pencocokan sebelumnya.• Cocok terbaik (best fit)Pencocokan dilakukan sesuai dengan penggalan memori yang ukurannya pas.• Cocok terburuk (Worst fit)Informasi akan menempati penggalan yang ukurannya terbesar.8. FragmentasiMenurut prosesnya terdapat dua macam fragmentasi :a. Fragmentasi internalKelebihan memori pada penggalan memori ketika penggalan memori itumenerima penggalan informasi yang berukuran kurang dari ukuran penggalan memorib. Fragmentasi EkternalPenggalan memori bebas yang ukurannya terlalu kecil untuk dapatmenampung penggalan informasi yang akan dimuat ke penggalan memori itu.Contoh : Proses
  16. 16. 9. Sistem BuddySistem buddy adalah algoritma pengelolaan memori yang memanfaatkan kelebihanpenggunaan bilangan biner dalam pengalamatan memori. Karakteristik bilangan biner digunakanuntuk mempercepat Penggabungan lubang-lubang berdekatan ketika proses Terakhir ataudikeluarkan. Mekanisme pengelolaan sistem buddy tersebut memiliki keunggulan dan kelemahan.Keunggulan Sistem Buddy• 1.Sistem buddy mempunyai keunggulan dibanding algoritma-algoritma yang mengurutkanblok-blok berdasarkan ukuran. Ketika blok berukuran 2k dibebaskan, maka manajer memorihanya mencari pada senarai lubang 2k untuk memeriksa apakah dapat dilakukanpenggabungan. Pada algoritma algoritma lain yang memungkinkan blok-blok memoridipecah dalam sembarang ukuran, seluruh senarai harus dicari• 2.Dealokasi pada sistem buddy dapat dilakukan dengan cepatKelemahan Sistem Buddy• Utilisasi memori pada sistem buddy sangat tidak efisien.• Masalah ini muncul dari dari kenyataan bahwa semua permintaan dibulatkan ke 2k terdekatyang dapat memuat. Proses berukuran 35 kb harus dialokasikan di 64 kb, terdapat 29 kbyang disiakan. Overhead ini disebut fragmentasi internal karena memori yang disiakanadalah internal terhadap segmen-segmen yang dialokasikan• 10. Alokasi Ruang Swap pada Disk.• Terdapat dua strategi utama penempatan proses yang dikeluarkan dari memoriutama (swapout) ke disk,• yaitu :• 1. ruang disk tempat swap dialokasikan begitu diperlukan• --> Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, ruang disk segera dialokasikansesuai ukuran proses. Untuk itu diperlukan algoritma untuk mengelola ruang disk sepertiuntuk mengelola memori utama. Ketika proses dimasukkan kembali ke memori utamasegera ruang disk untuk swap didealokasikan.Alokasi ruang swap ( Contd)2. ruang disk tempat swap dialokasikan lebih dulu-->Saat proses diciptakan, ruang swap pada disk dialokasikan. Ketika proses harus dikeluarkan darimemori utama, proses selalu ditempatkan ke ruang yang telah dialokasikan, bukan ke tempat-tempat berbeda setiap kali terjadi swap-out. Ketika proses berakhir, ruang swap pada diskdidealokasikan.
  17. 17. MANAJEMEN PERANGKAT MASUKAN / KELUARAN DAN MANAJEMEN FILEI. Manajemen Perangkat Masukan/keluaranFungsi manajemen perangkat masukan keluaran :mengirim perintah keperangkat masukan/keluaran agar menyediakan layanan.Menangani interupsi perangkat masuakan/keluaranmenangani kesalahan pada perangkat masukan/keluaranmenyediakan interface ke pemakai1. Klasifikasi Perangkat I/O berdasarkan sifat aliran datanya, a. berorientasi blok -->Menyimpan,Menerima dan mengirim informasi sebagai blok berukuran tetap 128 – 1024dan memiliki lamat tersendirib.karakter --> Perangkat yang menerima dan mengirim aliran karakter tanpa membentuksustu struktur blok2. Klasifikasi Perangkat I/O berdasarkan sasaran komunikasi, a. terbaca oleh manusia --> AlatYg digunakan untuk komunikasi dgn manusia,b. terbaca oleh mesin -->Alat yg digunkan untuk berkomunikasi dgn perangkat elektronikc. untuk komunikas --> alat yg digunakan untuk komunikasi dgn perangkat jarak jauhPemrograman I/O3 Teknik pemrogramana. (proggrammed I/O) atau polling systemKetika Alat I/O menangani Permintaan, alat menset bit status di register status perangkat,alat tidak memberitahukan ke pemroses saat tugas telah selesai sehingga procesor harusselalu memeriksa register tersebut secara periodik.dan melakukan tindakan berdasarkanstatus yang dibaca• B.masukan/keluaran dikendalikan interupsi (interrupt I/O)• I/O dikendalikan interupsi.• Teknik I/O dituntun interupsi mempunyai mekanisme kerja sebagai berikut :• · Pemroses memberi instruksi ke perangkat I/O kemudian melanjutkan melakukanpekerjaan lainnya.• · Perangkat I/O akan menginterupsi meminta layanan saat perangkat telah siap bertukardata dengan pemroses.
  18. 18. • · Saat menerima interupsi perangkat keras (yang memberitahukan bahwa perangkat siapmelakukan transfer), pemroses segera mengeksekusi transfer dataDMA (Direct Memory Access)• DMA berfungsi membebaskan pemroses menunggui transfer data yang dilakukan perangkatI/O. Saat pemroses ingin membaca atau menulis data, pemroses memerintahkan DMAcontroller dengan mengirim informasi berikut :• · Perintah penulisan/pembacaan.· Alamat perangkat I/O.• · Awal lokasi memori yang ditulis/dibaca.· Jumlah word (byte) yang ditulis/dibaca.• Setelah mengirim informasi-informasi itu ke DMA controller, pemroses dapat melanjutkankerja lain. Pemroses mendelegasikan operasi I/O ke DMA.. DMA mentransfer seluruh datayang diminta ke/dari memori secara langsung tanpa melewati pemroses. Ketika transferdata selesai, DMA mengirim sinyal interupsi ke pemroses. Sehingga pemroses hanyadilibatkan pada awal dan akhir transfer data. Operasi transfer antara perangkat dan memoriutama dilakukan sepenuhnya oleh DMA lepas dari pemroses dan hanya melakukan interupsibila operasi telah selesai.3. Evolusi Fungsi Pemroses mengendalikan perangkat masukan / keluaran secara langsung (EmbededSystem) Pemroses dilengkapi pengendalimasukan/kelaran (I/O controller) Perangkat dilengkapi fasilitas interupsi I/O controller mengendalikan memori secara langsung melalui DMA ( Melibatkan Pemrosesdiawal dan akhir transfer) Pengendali masukan/keluaran menjadi terpisah Pengendali masukan /keluaran mempunyaimemori lokal.4. Prinsip manajemen Efesien (eficiency) --> Usb Hub Kecukupan (generality) --> Simplisitas5. Hirarki Manajemen Interrupt Handler--> Interupsi harus disembunyikan agar tidak terlihat rutinberikutnya.Device driver di blocked saat perintah I/O diberikan dan menungguinterupsi.Ketika interupsi terjadi, prosedur penanganan interupsi bekerja agar device driverkeluar dari state blocked.
  19. 19.  Device Driver --> Semua kode bergantung perangkat ditempatkan di device driver. Tiapdevice driver menangani satu tipe (kelas) perangkat dan bertugas menerima permintaanabstrak perangkat lunak device independent diatasnya dan melakukan layanan permintaan. Perangkat Lunak Device-Independent --> Bertujuan membentuk fungsi-fungsi I/O yangberlaku untuk semua perangkat dan memberi antarmuka seragam ke perangkat lunaktingkat pemakai Perangkat Lunak Level Pemakai --> Kebanyakan perangkat lunak I/O terdapat di sistemoperasi. Satu bagian kecil berisi pustaka-pustaka yang dikaitkan pada program pemakai danberjalan diluar kernel. System calls I/O umumnya dibuat sebagai prosedur-prosedur pustaka.Kumpulan prosedur pustaka I/O merupakan bagian sistem I/O. Tidak semua perangkat lunakI/O level pemakai berupa prosedur-prosedur pustaka. Kategori penting adalah sistemspooling. Spooling adalah cara khusus berurusan dengan perangkat I/O yang harusdidedikasikan pada sistem multiprogramming.Buffering Single buffering Double buffering Circular bufferingSingle Buffering (Cond)• Merupakan teknik paling sederhana. Ketika proses memberi perintah untuk perangkat I/O,sistem operasi menyediakan buffer memori utama sistem untuk operasi• .a.Untuk perangkat berorientasi blok.• Transfer masukan dibuat ke buffer sistem. Ketika transfer selesai, proses memindahkan blokke ruang pemakai dan segera meminta blok lain.• Teknik ini disebut reading ahead atau anticipated input. Teknik ini dilakukan dengan harapanblok akan segera diperlukan. Untuk banyak tipe komputasi,asumsi ini berlaku. Hanya di akhirpemrosesan maka blok yang dibaca tidak diperlukanSingle Buffering ( Contd)• b. Untuk perangkat berorientasi aliran karakter.• Single buffering dapat diterapkan dengan dua mode, yaitu :• 1 Mode line at a time.• Cocok untuk terminal mode gulung (scroll terminal atau dumb terminal).Masukan pemakaiadalah satu baris per waktu dengan enter menandai akhir baris. Keluaran terminal jugaserupa, yaitu satu baris per waktu. Contoh mode ini adalah printer.
  20. 20. • Buffer digunakan untuk menyimpan satu baris tunggal. Proses pemakai ditunda selamamasukan, menunggu kedatangan satu baris seluruhnya.• Untuk keluaran, proses pemakai menempatkan satu baris keluaran pada buffer danmelanjutkan pemrosesan. Proses tidak perlu suspend kecuali bila baris kedua dikirimsebelum buffer dikosongkan.Single Buffering (Contd)• 2 Mode byte at a time.• Operasi ini cocok untuk terminal mode form, dimana tiap ketikan adalah penting dan untukperipheral lain seperti sensor dan pengendali.Double Buffering• Peningkatan dapat dibuat dengan dua buffer sistem.Proses dapat ditransfer ke/dari satubuffer sementara sistem operasi mengosongkan (atau mengisi) buffer lain. Teknik ini disebutdouble buffering atau buffer swapping.• Double buffering menjamin proses tidak menunggu operasi I/O. Peningkatan ini harusdibayar dengan peningkatan kompleksitas. Untuk berorientasi aliran karakter, doublebuffering mempunyai 2 mode alternatif, yaitu :• 1 Mode line at a time.• Proses pemakai tidak perlu ditunda untuk I/O kecuali proses secepatnya mengosongkanbuffer ganda.Double Buffering (Contd)• 2 Mode byte at a time.• Buffer ganda tidak memberi keunggulan berarti atas buffer tunggal.• Double buffering mengikuti model producer-consumer.Circular Buffering• Seharusnya melembutkan aliran data antara perangkat I/O dan proses. Jika• kinerja proses tertentu menjadi fokus kita, maka kita ingin agar operasi I/O• mengikuti proses. Double buffering tidak mencukupi jika proses melakukan operasi I/O yangberturutan dengan cepat. Masalah sering dapat dihindari dengan menggunakan lebih daridua buffer.• Ketika lebih dari dua buffer yang digunakan, kumpulan buffer itu sendiri diacu sebagaicirculat buffer. Tiap buffer individu adalah satu unit di circular buffer.• II. SISTEM MANAJEMEN FILE
  21. 21. • Pengertian File --> Abstraksi penyimpanan dan pengambilan informasi di Disk• Sifat file : presisten --> Informasi dalam file tetap ada walaupun catudaya dimatikan• Size, Sharability --> digunakan oleh banyak proses secara konkuren• 1. Sasaran Dan Fungsi Sistem Manajemen FIle• a. Sasaran : memenuhi Kebutuhan Manajemen Data bagi pemakai (Retrive,insert,Delete, Update), Menjamin data pada file adalah Valid, Optimasi Kinerja(Trouhgputdan waktu tanggap ditingkatkan ), Menyediakan dukungan masukan/keluaran beragam tipeperangkat penyimpanan,Meminimalkan potensi kehilangan data•Fungsi manajemen File• Beberapa fungsi yang diharapkan dari pengelolaan file adalah :• a. Penciptaan, modifikasi dan penghapusan file.• b. Mekanisme pemakaian file secara bersama.• Menyediakan beragam tipe pengaksesan terkendali, seperti :• · Read access (pengendalian terhadap akses membaca).• · Write access (pengendalian terhadap akses memodifikasi).• · Execute access (pengendalian terhadap akses menjalankan program).• · Atau beragam kombinasi lain.• c. Kemampuan backup dan recovery untuk mencegah kehilangan karena kecelakaan ataudari upaya penghancuran informasi.• 2. Arsitektur Pengelolaan File, terdiri dari• a. Sistem Akses, berkaitan dgn bagaimana cara data yg disimpan pd file diakses• b. Manajemen File, berakitan dgn mekanisme operasi pd file(Saving,Searching,sharable,security)• c. Manajemen Ruang Penyimpanan, berkaitan dgn alokasi ruang tuk file di storage• d. Mekanisme Integritas File, berkaitan dgn jaminan informasi pd file tak terkorupsi• 3. Konsep Sistem File --> Abstraksi penyimpanan dan pengambilan informasi di disk.Abstraksi ini membuat pemakai tidak dibebani rincian cara dan letak penyimpananinformasi, serta mekanisme kerja perangkat penyimpan data• 4. Pandangan File -->Penamaan, tipe, atribute, perintah
  22. 22. • manipulasi, operasi5. Direktori --> Direktori merupakan file yang dimiliki sistem untuk mengelola struktursistem file. File direktori merupakan file berisi informasi-informasi mengenai file-file yangtermasuk dalam direktori itu.6. Shared File --> Adalah file yang tidak hanya diacu oleh satu direktori (pemakai), tapi jugaoleh direktori-direktori (pemakai) lain. Sistem file tidak lagi berupa pohon melainkandirected acyclic graph (DAG).7. Sistem Akses File--> Cara akses perangkat penyimpanan.• Perangkat penyimpanan berdasar disiplin pengaksesan dibagi dua, yaitu :• 1. Perangkat akses sekuen (sequential access devices).Proses harus membaca semua byteatau rekord file secara berturutan mulai dari awal, tidak dapat meloncati dan membacadiluar urutan.Contoh : tape.• 2. Perangkat akses acak (random access devices).• Dimungkinkan dapat membaca byte atau rekord file di luar urutan, atau mengakses rekordberdasar kunci bukan posisinya.8. Organisasi File --> Terdapat enam organisasi dasar, kebanyakan organisasi file sistemnyata termasuk salah satu atau kombinasi kategori-kategori ini. Enam organisasi ataupengaksesan dasar adalah sebagai berikut :• 1. File pile (pile).• 2. File sekuen (sequential file).• 3. File sekuen berindeks (indexed-sequential file).• 4. File berindeks majemuk (multiple indexed file).• 5. File berhash (hashed or direct file).• 6. File cincin (multiring file).Pertemuan 4Teknologi Dan Algoritma Penjadwalan Disk1. Magnetic DiskMagnetic disk merupakan penyimpan sekunder, berbentuk bundar dengan dua permukaanmagnetik.Penggerak disk berupa Motor drive menggerakkan disk dengan kecepatan tinggi (kurang-lebih dari 60 putaran perdetik).
  23. 23. Kegiatan baca-tulis dilakukan Read-write head, yang diletakkan diatas piringan. Kepala baca-tulis sangat sensitif terhadap guncangan yang dapat menyebabkan disk rusak (bad sector).Ruang Rekam terbagi atas beberapa track/lintasan dan tiap lintasan dibagi lagi dalambeberapa sector.Jenis head dibedakan atas :- fixed-head disk menempati tiap-tiap track satu head, sehingga mempercepat prosespembacaan dan perekaman.- Moving-head disk hanya memiliki satu head yang berpindah-pindah mengakses dari satutrack ke track lain.Beberapa teknologi Harddisk, antara lain :» Shock Protection System (SPS)» Self-Monitoring Analysis and Reporting (SMART)» Solid State Disk (SSD)» Magnetore-sistive (MR)» Partial Response Maximum Likelihood (PRML)» Hot Swap» Plug and Play ATA» Environment Protection Agency (EPA)» Error Correction Code (ECC)» Auto TransferShock Protection System (SPS)Sebagian besar kerusakan yang timbul pada hard disk disebabkan adanyagoncangan.Goncangan pada hard disk dapat menyebabkan tergoncangnya head sehinggadapat merusak piringan.Goncangan yang paling membahayakan adalah goncangan dengankekuatan tinggi dalam tempo yang sangat singkat. Dengan meggunakan SPS energigoncangan akan diredam, sehingga head tidak terangkat ketika terjadi goncangan. Karenahead tingkat terangkat, tentu saja head tidak kembali lagi. Sehingga tidak akan terjadi badsector.Self-Monitoring Analysis and Reporting (SMART)Dengan menggunakan teknologi SMART, hard disk dapat berkomunikasi dengan komputermelalui software.Komunikasi yang dilakukan berisi tentang status keandalan hard disk,kemungkinan terjadinya kerusakan dsb. Hard disk akan melakukan pemeriksaan terhadapdirinya sendiridan melaporkan hasilnya pada software.
  24. 24. Teknologi SMART sangat berguna bagi komputer-komputer yang memiliki data-data pentingpada hard disk dan komputer-komputer yang sedapat mungkin dinyalakan secara terusmenerus.Solid State Disk (SSD)SSD yang dikembangkan baru-baru ini tidak lagi menggunakan pirigan magnetic sebagaitempat menyimpan data, tetapi menggunakan DRAM (dynamic RAM).SSD yangdikembangkan dengan menggunakan antar muka SCSI memang dirancang untuk sistemkomputer yang memerlukan akses data yang cepat, seperti server dan server database.Magnetore-sistive (MR)Saat ini head hard disk yang digunakan dikenal dengan namainduktif head. Head induktifyang berfungsi untuk read write sekaligus diganti dengan magnetore –sistive (MR) head yangmemilik head yang berbeda untuk read dan write. Head untuk menulis masih menggunakanelemen film tipis yang bersifat induktif, sedangkan head untuk membaca menggunakan filmtipis yang sensitif terhadap magnet.Partial Response Maximum Likelihood (PRML)PRML adalah teknologi dalam hal enkoding dan konversi data pada saat read-write dari kepiringan.Teknologi PRML menawarkan kepadatan data yang lebih tinggi, kinerja hard diskyang lebih baik dan integritas data yang lebih terjamin.Hot SwapHot Swap adalah proses memasang peralatan elektronik ke dalam suatu sistem yang sedangbekerjaPlug and Play ATA (Advance Technology Atachment)Sistem PnP adalah melakukan konfigurasi secara otomatis dan akan memudahkanpengaturan cukup lewat software saja, tidak melakukan pengubahan jumper, dsbEnvironment Protection Agency (EPA)Hard disk termasuk komponen yang menghabiskan energi listrik cukup banyak pada PC(tanpa menghitung monitor), apalagi pada notebook. Untuk itu hard disk terbaru yangmendukung program EPA memiliki kemampuan untuk menghemat listrik, misalnya fungsisleep, stand by, dsb.Error Correction Code (ECC)Secara konvensional, jika terjadi kesalahan dalam pembacaan data dari piringan, maka untukmengaktifkan ECC head harus membaca sekali lagi daerah tersebut, hal ini tentu saja akanmenyita banyak waktu (sekitar 13 ms) dengan menggunakan komponen ASIC (AplicationSpecific IC), dibuat metode ECC yang dapat memperbaiki kesalahan pembacaan tanpa
  25. 25. perlumembaca ulang daerah yang rusak. Dengan cara ini dapat diperbaiki sampai 3 byte daridata 512 byte dalam satu sector. Dari hasil pengujian diperoleh hasil bahwa hanya 1 kalikegagalan dalam 100 trilyun kali.Auto TransferSalah satu cara untuk mempercepat tranfer data dari hard disk kememori utama adalahdengan cara menggunakan mode blok (Block mode). Konsep yang digunakan adalah untukmemungkinkan pemberian beberapa perintah baca atau tulis secara bersamaan. Setiap adaperintah membaca atau menulis, maka interrupt (IRQ) akan dibangkitkan sehingga cpu akanproses switching, memeriksa device dan melakukan setup untuk transfer data.2. Pengaksesan DiskWaktu Akses adalah waktu yang diperlukan oleh kepala bacauntuk menulis atau membaca isi sektorTerdiri dari 4 komponen waktu :• Waktu cari, waktu untuk mencapai lintas atau silinder yang dikehendaki.• Waktu mantap, waktu untuk hulu tulis baca menjadi mantap di lintas atau silinder.• Waktu latensi, waktu untuk mencapai hulu tulis baca• Waktu salur, waktu untuk menulis atau membaca isi sektor• Serta gabungan waktu yaitu waktu inkuiri dan waktu pemutakhiran atau pergantian.• - Rumus untuk menghitung waktu cari ( t(n) ) = t(n) = b.n + sket :t(n) = waktu carib = waktu yang diperlukan untuk melewati satu lintas .n = Banyaknya lintas atau silinder yang akan dilewatis = Waktu mantap hulu tulis baca- Rumus untuk menghitung rerata waktu cari :T(rer) = w – 1 . [ s+ b (w + 1) ]W 3Ket : w = Banyaknya lintas pada disk atau disket
  26. 26. • Rumus untuk menghitung rerata waktu latensi := r - r2 2mket :r = waktu rotasim = Banyaknya sektor perlintas• Di dalam waktu salur kita kenal terdapat 2 waktu yaitu waktu baca ( r/m) dan waktu tulis(r).Rerata waktu inkuiri (baca)= r (m +1)2mRerata waktu pemutakhiran (tulis)= r (3m + 1)2mPengaksesan Lintas Disk pada sistem MultitataolahTerdapat 7 algoritma pengaksesan disk :1. Algoritma pertama tiba pertama dilayani (PTPD)2. Algoritma Pick up.3. Algoritma waktu cari terpendek dipertamakan (WCTD)4. Algoritma look5. Algoritma Circular Look6. Algoritma scan7. Algoritma Circular scan
  27. 27. • Algoritma Pertama Tiba Pertama Dilayani (PTPD)Proses pengaksesan akan dimulai secara berurutan sesuai dengan urutan tiba ataukedudukan antrian.Contoh : diketahui antrian akses track dengan saat awal 5013, 46, 65, 27, 95, 82, 9, 17, 52, 53, 17, 1, 82, 2, 17, 98, 72. Algoritma PICK UPPada algoritma ini hulu tulis baca akan membaca atau menuju ke track yang terdapat padaurutan awal antrian , sambil mengakses track yang dilalui.Mirip seperti metode PTPD, tetapi lintasan yang dilewati dipungut/diambil, sehingga tidakperlu diakses lagi.3. Algoritma Waktu Cari Terpendek Dipertamakan (WCTD)Proses dilaksanakan terhadap track yang terdekat dengan hulu baca tulis (Shortest SeetTime First /(SSTF)), diatas/bawah. Kemudian mencari letak track yang terdekat diatas/bawah dan seterusnya.4. Algoritma LookPada algoritma ini hulu tulis baca akan bergerak naik seperti pergerakan lift Menujuantrian track terbesar pada disk sambil mengakses antrian track yang dilalui, kemudian turunmenuju antrian track yang terkecil sambil mengakses track yang dilalui, dan track yang telahdiakses tidak diakses lagi.5. Algoritma Circular LookPada algoritma ini hulu tulis baca akan bergerak naik seperti pergerakan lift Menuju antriantrack terbesar pada disk sambil mengakses antrian track yang dilalui, kemudian turunmenuju antrian track yang terkecil tetapi tidak mengakses track yang dilalui, baru pada saatnaik akan mengakses track yang belum diakses.6. Algoritma ScanPada algoritma ini hulu tulis baca akan bergerak naik seperti pergerakan lift Menujutrack terbesar pada disk sambil mengakses antrian track yang dilalui, kemudian turunmenuju track terkecil pada disk sambil mengakses track yang dilalui, dan track yang telahdiakses tidak diakses lagi.7. Algoritma Circular ScanPada algoritma ini hulu tulis baca akan bergerak naik seperti pergerakan lift Menujutrack terbesar pada disk sambil mengakses antrian track yang dilalui, kemudian turunmenuju track terkecil tetapi tidak mengakses track yang dilalui, baru pada saat naik akanmengakses track yang belum diakses.
  28. 28. PERTEMUAN 5Proses dan Penjadwalan ProsesI. PENJADWALAN PROSESPenjadwalan merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di sistem operasi yangberkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer.Penjadwalan bertugas memutuskan :Proses harus berjalan, Kapan dan berapa lama prosesitu berjalan.A. Tujuan penjadwalan• Supaya semua pekerjaan memperoleh pelayanan yang adil (firness)• Supaya pemakaian prosesor dapat dimaksimumkan• Supaya waktu tanggap dapat diminimumkan, berupa waktu tanggap nyata dan waktutanggap maya• Supaya pemakaian sumber daya seimbang• Turn arround time, waktu sejak program masuk ke sistem sampai proses selesai.• Efesien, proses tetap dalam keadaan sibuk tidak menganggur• Supaya terobosan (thoughput) dapat dimaksimumkan• Tipe-tipe penjadwalan :• 1. penjadwalan jangka pendek --> Bertugas menjadwalkan alokasi pemroses di antaraproses-proses ready di memori utama. Penjadwalan dijalankan setiap terjadi pengalihanproses untuk memilih proses berikutnya yang harus dijalankan• 2. penjadwalan jangka menengah --> Proses status Ready – running – Waiting – ready• 3. penjadwalan jangka panjang --> Penjadwal ini bekerja terhadap antrian batch dan memilihbatch berikutnya yang harus dieksekusi. Batch biasanya adalah proses-proses denganpenggunaan sumber daya yang intensif (yaitu waktu pemroses, memori, perangkatmasukan/keluaran), program-program ini berprioritas rendah, digunakan sebagai pengisi(agar pemroses sibuk) selama periode aktivitas job-job interaktif rendah• Penjadwalan proses• 3 istilah yang digunakan pada penjadwalan proses• 1. Antrian
  29. 29. • Sejumlah proses yang menunggu menggunakan prosesor dan akan diproses sesuaidengan urutan antrian proses.• Proses berada dalam memori utama• 2. Prioritas• Mendahului pada antrian proses, kalau proses itu berada di bagian belakang antrian,maka dengan pemberian prioritas, proses itu langsung berada di bagian paling depan padaantrian itu sambil menunggu sampai kerja prosesor selesai.• 3. Prempsi• Mendahului pada antrian proses, kalau proses itu berada di bagian belakang antrian,maka dengan pemberian prempsi, proses itu langsung berada di bagian paling depan padaantrian itu bahkan akan memberhentikan kerja prosessor untuk mengerjakan proses yangprempsi tersebut.C. Perhitungan pada kerja prosesorLama proses (t) adalah lama waktu yang diperlukan untuk mengolah proses itu didalam prosesorLama tanggap (T) adalah Waktu yang diperlukan untuk proses sejak mulai sampaiselesai di olah oleh prosesorTerdapat 2 macam lama tanggap :• Turn around time, Dengan memperhitungkan lama waktu yang digunakan untuk sebuahproses hingga keluaran.• Respone time, Tidak memperhitungkan lama waktu yang digunakan untuk sebuah proseshingga keluaran.II. TEKNIK PENJADWALAN PROSESOR1. Katagori penjadwalan prosessor– Tanpa prioritas tanpa prempsi– Dengan prioritas tanpa prempsi– Tanpa prioritas dengan prempsi– Dengan prioritas dengan prempsi
  30. 30. 2. Tehnik penjadwalan prosessor– Penjadwalan satu tingkat– Penjadwalan multi tingkat3. Tehnik penjadwalan satu tingkat• Jika terdapat N proses serentak, serta setiap proses memiliki lama tanggap sebesar T, makarerata lama tanggap Tr adalahTr = (jumlah Ti) / NWaktu sia-sia (T – t), waktu yang terbuang dalam antrian atau selama terkena Prempsi.Rasio tanggap (Rt), Perbandingan di antara lama proses terhadap lama tanggapRasio pinalti (Rp), Perbandingan diantara lama tanggap terhadap lama proses.Rt = t/T dan Rp = T/t3.1. Algoritma Penjadwalan Pertama tiba pertama dilayani (PTPD/ FCFS/FIFO)Penjadwalan tanpa prioritas tanpa prempsi, Proses yang tiba lebih dahulu akandilayani lebih dahulu, jika tiba pada waktu yang bersamaan akan dilayani sesuai denganurutan pada antrian.Contoh :Nama proses Saat tiba Lama prosesA 0 4B 1 7C 3 3D 7 8
  31. 31. 3.2. Algoritma Penjadwalan Proses Terpendek Dipertamakan (PTD/ SJF/ SJN)Penjadwalan dengan prioritas tanpa prempsi,Terdapat 2 langkah :Penentuan berdasarkan pendeknya proses yang dilayaniJika proses yang terpendek tersebut belum tiba maka prosesor akan melayani prosesyang telah tiba sampai proses tersebut selesai.3.3.Algoritma Penjadwalan Proses Terpendek Dipertamakan Prempsi (PTDP / PSPN / SRT)Penjadwalan dengan prioritas dengan prempsiBeberapa ketentuan :- Prioritas berdasarkan pendeknya sisa proses- Diperhatikan saat proses tiba atau saat proses selesai- Menghitung lama sisa proses dari semua proses yang ada- Jika proses dengan sisa proses yang lebih pendek dari proses yang sedangdikerjakan, maka atas dasar prempsi proses yang sedang dikerjakan akan dikeluarkan dariprosesorTabel PTPDNamaProsesSaatTibaLamaProsesSaatMulaiSaatRampungLamatanggapABCD0137473804111441114224101115Jumlah 40Rerata 10Barisanproses:Saat 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10Proses A A A A B B B B B BSaat 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20Proses B C C C D D D D D DSaat 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30Proses D D
  32. 32. 3.4.Algoritma Penjadwalan Ratio Pinalti Tertinggi Dipertamakan (RPTD/ HPRN)Penjadwalan dengan prioritas tanpa prempsiKetentuan :Prioritas berdasarkan besarnya nilai ratio pinaltiRumus ratio pinalti = Rp = ( s + t ) / ts = waktu sia-sia (Saat selesai – Saat tiba)t = lama prosesTetap mendahulukan proses terpendek, namun prioritasproses panjang akan turut meningkat melalui peningkatanratio pinaltinya.3.5. Algoritma Penjadwalan Penjadwalan Putar Gelang (Roun Robin/ Time Slice)Penjadwalan tanpa prioritas dengan prempsiBeberapa ketentuan :- Kuantum waktu , waktu yang digunakan oleh prosesor untuk melayani setiap proses- Prosesor akan melayani setiap proses berdasarkan antrian- Prosesor akan melayani sesuai dengan Kuantum waktu yang sudah ditentukan.Pertemuan 6KONKURENSI DAN KEAMANANKONKURENSI DAN KEAMANANProses-proses disebut kongruen apabila proses-proses (lebih dari satu proses) berada pada saat yangsama. Karena proses tersebut bisa saja tidak saling bergantung tetapi saling berinteraksi.Prinsip-prinsip konkurensi meliputi :1. alokasi waktu untuk semua proses2. pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumberdaya3. komunikasi antar proses
  33. 33. 4. sinkronisasi aktivitas banyak prosesKonkurensi dpt muncul pada konteks berbeda, yaitu :1. untuk banyak pemakai2. untuk strukturisasi dari aplikasi3. untuk strukturisasi dari satu proses4. untuk strukturisasi sistem operasiA. Beberapa kesulitan yang ditimbulkan konkurensi :» pemakaian bersama sumberdaya global» pengelolaaan alokasi sumberdaya agar optimal» pencarian kesalahan program( Debuging )» mengetahui proses-proses aktif» alokasi dan dealokasi beragam sumberdaya untuk tiapprosesaktif» proteksi data dan sumberdaya fisik» hasil-hasil harus independenB. Tiga katagori interaksi dengan banyak proses (kongkuren)1. Proses-proses saling tidak peduli2. Proses-proses saling mempedulikan secara tidak langsung3. Proses-proses saling mempedulikan secara langsungC. Masalah-masalah kongkuren diantaranya :1. Mutual exclusion2. Deadlock3. Starvation4. SinkronisasiD. Pokok penyelesaian masalah kongkurensiPada dasarnya penyelesaian masalah kongkurensi terbagi menjadi dua yaitu :• Mengasumsikan adanya memori yang digunakan bersama.• Tidak Mengasumsikan adanya memori yang digunakan bersama
  34. 34. Adanya memori bersama lebih mempermudah dalampenyelesaian masalah kongkurensi.E. KEAMANAN SISTEME.1. Masalah-masalah keamanan, yaitu :» Kehilangan data (data lost) disebabkan : bencana, kesalahanperangkat keras/lunak, kesalahan/ kelalaian manusia.» Penyusup (intruder), berupa penyusupan pasif danpenyusupan aktifE.2. Kebutuhan keamanan sistem komputer meliputi tiga aspek , yaitu1. Kerahasiaan (secrecy, privacy)2. Integritas (integrity)3. Ketersediaan (availability)E.3. Tipe-tipe ancaman :1. Interupsi2. Intersepsi3. Modifikasi4. FabrikasiE.4. Petunjuk pengamanan sistem1. Rancangan sistem seharusnya publik2. dapat diterima3. pemeriksaan otoritas saat itu4. kewenangan serendah mungkinE.5. Otentifikasi pemakai, identifikasi pemakai ketikalogin didasarkan pada tiga cara, misalnya :1. Password2. sesuatu yang dimiliki pemakai3. sesuatu yang mengenaiE.6. Mekanisme Proteksi Sistem Komputer
  35. 35. E.7. Program-Program JahatE.8. Virus dan Anti VirusPertemuan 9Distro ISistem OperasiBayar Vs GratisanClosed source Vs Open sourceBajakan Vs LegalTools Yang diperlukan( Hardware)Hal - hal yang diperlukan dalam melakukan proses remastering:1. Komputer setara Pentium III2. CD – RW3. RAM 256 MB4. CRT / LCD5. Keyboard / MouseTools Yang diperlukan( Software)1 Power ISO2 Text Editor ( Wordpad )3 Virtual Box ( versi Windows )4 Photoshop5. File ISO Slax ( www.slax.org )a.Slack-popcorn-5.1.8b.Slack- 6.1.1c. Slack-KillBillSekilas SlaxSlax adalah system operasi berbasis Linux yang modern, portabel, kecil dan cepat denganpendekatan desain modular yang luar biasa.
  36. 36. Slax merupakan salah satu jenis distribusi Linux yang berbasis Slackware dan juga merupakan salahsatu distro dengan kemampuan bootable (dapat dijalankan langsung dari CD atau USB tanpa prosesinstalasi).Varian SlaxVarian SlaxSlax merupakan salah satu jenis distribusi (distro) Linux yang berbasis Slackware dan dapatdidownload pada “www.slax.org”. Disitusnya ini Slax dibagi menjadi beberapa jenis distro, antaralain:SLAX Standard Edition,Sistem operasi Slax dengan ketersediaan aplikasi yang luas dan dilengkapi dengan sistem Xwindowdan lingkungan desktop KDE.SLAX KillBill EditionSistem operasi Slax yang mampu menjalankan beragam aplikasi Windows di Linux.Linux inidilengkapi dengan desktop KDE, Wine, Dosbox dan Qemu.SLAX Server EditionSistem operasi yang banyak menyediakan layanan Internet atau jaringanMinimalistic SLAXVersi Slax yang hanya menggunakan memori sistem sebesar 128MB untuk bisa bekerja denganukuran file keseluruhan yang cukup minimal (sekitar 50MB).SLAX Popcorn EditionSistem operasi Slax yang bisa disimpan dan dijalankan pada flash disk berukuran 128MB.Versi inicuma berisikan aplikasi XFce Desktop, Mozilla Firefox, beep-XMMS, Gaim, dan AbiWord.SLAX Frodo editionSistem operasi Slax yang hanya menyediakan perintah baris (Konsole) tanpa ketersediaan dekstopgrafis.SLAX Boot CDSistem operasi Slax yang bisa dijalankan dari USB Flash jika tidak bisa booting secara langsung darikomputer. Dapat juga digunakan boot Slax untuk menjalankan ISO Slax yang berada di harddisk.Alasan Memilih SlaxLinux Slax dapat dijalankan secara Live maupun dapat di install pada harddisk atau baragam mediapenyimpanan lainnyaLinux Slax memiliki kemampuan loading yang cepat serta tampilan grafis yang menarikLinux Slax tidak memerlukan spesifikasi hardware yang khususLinux slax tidak memerlukan banyak tempat penyimpanan
  37. 37. Cara kerja Linux SlaxKetika komputer boot dari Live CD atau USB Flash, langkah pertama yang dilakukan Slaxadalah memuat image kernel (vmlinuz). Setelah itu membuat 4 MB RAMdisk dalam komputerAnda.Image rootdisk (initrd.gz) kemudian dimuat ke dalamnya dan dikaitkan sebagai sistem file root.Direktori besar (seperti /usr) akan dikaitkan langsung dari CDROMIsi Linux SlaxDalam file Slax terdapat dua folder utama, yaitu folder boot dan folder slax.1. Folder boot berisi kernel linux yang di gunakan untuk proses booting2. folder slax berisi file-file guna membentuk Slax live CDLangkah Remastering1. Buat logo tuk booting awal (Photoshop)> slax.png2. Edit File slax.cfg  konfigurasi menu logon ( Winword)3. Myslax creator compile distro4. Virtual Box testing distro5. Burning ( power iso / nero)si File Slack.cfg PROMPT 0 TIMEOUT 90 DEFAULT /boot/vesamenu.c32 MENU BACKGROUND /boot/slax.png ------digunakanuntuk menampilkan background MENU WIDTH 36 MENU MARGIN 0 MENU ROWS 8 MENU HELPMSGROW 14 MENU TIMEOUTROW 22 MENU TABMSGROW 24 MENU CMDLINEROW 24 MENU HSHIFT 40
  38. 38.  MENU VSHIFT 2Digunakan untuk mengatur posisi teks (warna Hijau)Membuat menu pilihan (booting)LABEL xconfMENU LABEL Slax Tampilan Grafis (KDE)KERNEL /boot/vmlinuzAPPEND initrd=/boot/initrd.gz ramdisk_size=6666root=/dev/ram0 rw autoexec=xconf;telinit~4changes=/slax/TEXT HELPKeterangan:Jalankan Slax dalam mode Grafisdengan menggunakanpengaturangrafis maksimalENDTEXTSlax tanpa perubahan(booting)LABEL freshMENU LABEL Slax Always FreshKERNEL /boot/vmlinuzAPPEND initrd=/boot/initrd.gz ramdisk_size=6666 root=/dev/ram0 rwautoexec=xconf;telinit~4TEXT HELPKeterangan:Jalankan Slax tanpaperubahanENDTEXT
  39. 39. Slax dengan KDELABEL startxMENU LABEL Slax Graphics VESA modeKERNEL /boot/vmlinuzAPPEND initrd=/boot/initrd.gz ramdisk_size=6666root=/dev/ram0 rw autoexec=telinit~4 changes=/slax/TEXT HELPKeterangan:Jalankan Slax KDE, denganmengabaikan gfx-card config.(Resolusi 1024x768,VESA driver)ENDTEXTSlax dengan modus TextLABEL slaxMENU LABEL Slax Text modeKERNEL /boot/vmlinuzAPPEND initrd=/boot/initrd.gz ramdisk_size=6666root=/dev/ram0 rw changes=/slax/TEXT HELPKeterangan:Jalankan Slax dengan mode text(konsole login)ENDTEXTSlax dengan remote loginLABEL pxe
  40. 40. MENU LABEL Slax as PXE serverKERNEL /boot/vmlinuzAPPEND initrd=/boot/initrd.gz ramdisk_size=6666root=/dev/ram0 rwautoexec=/boot/pxelinux.cfg/start;/boot/pxelinux.cfg/web/startxconf;telinit~4TEXT HELPKeterangan:Jalankan Slax dengan inisialisasiPXE server. Pilihan ini akanmengizinkan anda booting darikomputer lain dalam jaringanENDTEXTMENU SEPARATORSlax dengan test memoriLABEL memtest86MENU LABEL Run Memtest utilityKERNEL /boot/mt86pTEXT HELPKeterangan:Test kapsitas RAM andaENDTEXTPertemuan 10Distro IIMy Slax Creator
  41. 41. Software ini merupakan tools yang digunakan untuk membuat remastering Operating Sistemkhususnya linux, bersifat open sourceExclude EventTahap Burn-My Slax dan Create Myslax stick kita Lewati,burning iso dilakukan setelah adanya kepastian klik next, pada tahap selanjutnya adapilihan jika kita ingin melakukan pembuatan distro menggunakan USB kita lewati, kliknext.Pertemuan 11Bahasa Pemrograman GambasGambasSoftware ini merupakan tools yang digunakan untuk membuat program aplikasi baik ituberbasis science maupun database pada Sistem operasi linux, bersifat open source1. Buat Project Baru, dari menu utama lalu buka new project.2. Isi dengan nama administrasi dengan title siswaAktifkan komponen yang diperlukan adalah sebagai berikut

×