Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Ulumul qur’an

14,654 views

Published on

Published in: Education

Ulumul qur’an

  1. 1. علوم القرآن<br />Oleh :<br />Dr. KH. AsepHabibAlwi, MA<br />
  2. 2. DefinisiUlumul Qur’an<br />Secarabahasa<br />Berasaldaribahasaarab, kataUlummerupakanbentukjamakdariilmu,ilmuygdimaksukadalahsejumlahmateripembahasan yang dibatasikesatuantemadantujuan.<br />AdapunAl Qur’anadalahkalam Allah yang diturunkankepadaNbi Muhammad SAW. <br />Ilmuygmencakuppembahasanygberkaitandengan Al Qur’an darisisiinformasitentangasbabannuzul, kodifikasi, dantertibpenulisan Al Qur’an ayat-ayatygditurunkandiMekkah (Makkiyah) ayat-ayatygditurunkandiMadinah (Madaniyyah), dllygberkaitandengan Al Qur’an. <br />Menurutistilah<br />
  3. 3. RuangLingkupUlumul Qur’an <br />1. turunnya Al Qur’an <br />2. Sanad<br />3. Qira’at<br />Persoalan<br />4. Kata-kata Al Qur’an <br />5. Makna-makna Al Qur’an yangberkaitandenganhukum<br />6. Makna Al Qur’an yang berpautandengankata-kata Al Qur’an<br />
  4. 4. 1. Adabtilawat Al Qur’an<br />2. tajwid<br />Cabang-cabangUlumul Qur’an<br />3.Mawatin An Nuzul<br />4. Tawarikh An Nuzul<br />5. Asbab An Nuzul<br />6. Qira’at<br />7. Gharib Al Qur’an<br />8. I’rab Al Qur’an<br />Ilmu<br />9. Wujuhwa an-nazhah’ir<br />10.Amtsal Al Qur’an<br />11. Nasikhwa Al Mansukh<br />12. Badai’u Al Qur’an <br />13. I’jaz Al Qur’an<br />14. Tanasub Al Qur’an <br />15. Aqsam Al Qur’an<br />16. Ma’rifat Al Muhkamwa Al Mutasyabih<br />
  5. 5. Sejarahturunnya Al Qur’an & Penulisannya<br />Pengertian Al Qur’an <br />Berasaldarilafalقرآن samadenganقراءة yang berartimenghimpundanmemadukansebagianhuruf-hurufdankata-katadengansebagianlainnya. <br />Secarabahasa<br />Menurutistilah<br />Kalam yang bersifatmukjizat, yang diturunkankepadaNabi Muhammad SAW, yangditulisdalammushaf, yang dinukilkansecaramutawatirdanmembacanyamerupakanibadah<br />
  6. 6. HIKMAH DITURUNKANNYA AL QUR’AN SECARA BERANGSUR-ANGSUR<br />1. MeneguhkandanmenguatkanjiwaNabi Muhammad SAW<br />2. Membimbingdanmembinaumatdalammelaksanakansyari’atislam<br />3. Kesesuaiandenganperistiwa-peristiwadanpentahapandalampenetapanhukum<br />4. Buktinyatabahwa Al Qur’an diturunkandari Allah SWT.<br />5. Sebagaijawabanterhadapmasalahataukasusygmunculpadamasyarakatwaktuitu<br />
  7. 7. Penulisan Al Qur’an PadaMasaNabi<br />PadamasaNabi, Al Qur’an belumditulisdandibukukandalamsatuMushafdisebabkanbeberapahalsbb : <br />1. Tidakadanyafaktorpendoronguntukmembukukan Al Qur’an dalamsatumushaf, sebagaimanapadamasa Abu BakardanUsman bin Affan.<br />2. Olehkarena Al Qur’an diturunkansecaraberangsur-angsurmulaiNabi SAW diangkatmenjadiRasulsampaimenjelangakhirwafat, makasuatuhalyglogisbila Al Qur’an barubisadibukukandaamsatumushafsetelahbeliauwafat<br />3. Selamaprosesturunnya Al Qur’an masihterdapatkemungkinanadanyaayat-ayatygmansukhdanadanyaurutanayatsertasuratygbelumsesuaimenuruttertibturunnyawahyu. <br />1. Ali IbnuAbiThalib<br />AdapunparapenuliswahyuygdiangkatolehRasulullahpadamasaNyaadalah<br />2. Mu’awiyah<br />3. Ubay bin Ka’ab<br />4. Zaid bin Tsabit<br />
  8. 8. Pengumpulan Al Qur’an <br />PadaMasaKhulafa’urRasyidin<br />1. Padamasa Abu Bakar<br />a. Tidakadanyafaktorpendoronguntukmembukukan Al Qur’an dalamsatumushaf, sebagaimanapadamasa Abu BakardanUsman bin Affan.<br />b. Olehkarena Al Qur’an diturunkansecaraberangsur-angsurmulaiNabi SAW diangkatmenjadiRasulsampaimenjelangakhirwafat, makasuatuhalyglogisbila Al Qur’an barubisadibukukandaamsatumushafsetelahbeliauwafat<br />c. Selamaprosesturunnya Al Qur’an masihterdapatkemungkinanadanyaayat-ayatygmansukhdanadanyaurutanayatsertasuratygbelumsesuaimenuruttertibturunnyawahyu. <br />
  9. 9. Pengumpulan Al Qur’an <br />PadaMasaKhulafa’urRasyidin<br />2. PadamasaUsman bin Affan<br />Ciri-ciri Al Qur’an ygditulispadamasaKhalifahUsman bin Affan<br />a. Ayat-ayatygditulisberdasarkanriwayatygmutawatirberasaldariNabi SAW. <br />b. Tidakterdapatdidalamnyaayat-ayat Al Qur’an yang telahmansukhataudinasakhbacaannya<br />c. surat-suratmaupunayat-ayattelahdisusundengantertibsebagaimana Al Qur’an ygberadaditangankaummusliminsekarangini. <br />d. Tidakterdapatdidalamnyaygtidaktergolongkepada Al Qur’an, sepertiapaygditulisolehsebagiansahabatNabidalammushafnya, senagaipenjelasanatauketeranganterhadapmaknaayat-ayattertentu<br />e. Mushaf-mushafygditulismencakuptujuhhurufdimana Al Qur’an diturunkandengannya<br />
  10. 10. BagaimanaProses<br />?<br />PenyempurnaanPemeliharaan<br />Al Qur’an<br />SetelahMasaKhalifah<br />Mengapapenulisan Al Qur’an<br />harusdisempurnakan<br />Sebab : <br />1. MushafygditulisatasperintahKhalifahUsmantidakmemilikiharakatdantandatitiksehinggadapatdibacadengansalahsatuqira’atygtujuh<br />2. Banyakorang non Arab ygmemeluk Islam, merekamerasakesulitanmembacamushafitu. <br />3. Al Qur’an diturunkansebagaipedomanhidupuntukseluruhmanusiabukanhanyaorang Arab. <br />akhirnyapadamasaKhalifahAbd Al MalikdiletakkanlahtandatitikpadaMushafUsmaniolehAbu Al Aswad Ad-Du’ali, Yahya bin Ya’mar (45 – 125 H), danNashr bin ‘Ashim Al-Laits(w. 89 H), dankemudiandiletakkanhamzah, tasydid, Ar-Raum, dan Al IsymamolehAl Khalid bin Ahmad Al Farahidi Al-Azdi<br />
  11. 11. Rasm Al Qur’an<br />1. DefinisiRasm Al Qur’an (RasmUsmani) <br />Adalahtatacaramenuliskan Al Qur’an ygditetapkanpadamasaKhalifahUsman bin Affan. <br />MushafUsmanditulisdengankaidah-kaidahsbb :<br />a. Al Hadzf<br />b. Al Ziyadah<br />c. Al Hamzah<br />d. Badal<br />e. WashaldanFashl<br />f. Kata yang dapatdibacaduabunyi<br />
  12. 12. 2. PendapatparaUlamatentangRasm Al Qur’an<br />a. RasmUsmanibersifatTauqifi, yaknibukanprodukbudayamanusiaygwajibdiikutiolehsiapasajaketikamenulis Al Qur’an. <br />b. RasmUsmanibersifatbukanTauqifi, tetapimerupakankesepakatancarapenulisanygdisetujuiUsmandanditerimaumatsehinggawajibdiikutiolehsiapasajaketikamenulis Al Qur’an. <br />c. RasmUsmanibersifatbukanTauqifi. Tidakadahalanganuntukmenyalahinyatatkalasuatugenerasisepakatmenggunakancaratertentuuntukmenulis Al Qur’an ygberlainandenganRasmUsmani. <br />3. Kaitan Al Qur’an denganqira’at(caramembaca Al Qur’an)<br />DisebabkankeberadaanMushafUsmani yang tidakberharakatdanbertitikmakahalitumembukapeluanguntukmembacanyadenganberbagaiqira’atsepertiqira’ahtujuh (sab’ah), qira’ahsepuluh, danqira’ahempatbelas. <br />
  13. 13. ASBAB AN-NUZUL<br />Pengertiandanmacam-macamAsbab An-Nuzul<br />Secarabahasa “Asbab An-Nuzul” berartiturunnyaayat-ayat Al Qur’an<br />Menurutistilahadalahsesuatu yang dengansebabnyaturunsuatuayatataubeberapaayat yang mengandungsebabituakanmemberijawabanterhadapsebabituataumenerangkanhukumnyapadamasaterjadinyasebabtersebut. <br />- Sebab - sebabturunayatdalambentukperistiwa :<br />1. Peristiwaberupapertengkaran<br />2. Peristiwaberupacita-citadankeinginan<br />- Sebab - sebabturunayatdalambentukpertanyaan :<br />1. Pertanyaan yang berhubungandengansesuatu yang telahlalu<br />2. Pertanyaan yang berhubungandengansesuatu yang sedangberlangsungpadawaktuitu<br />3. Pertanyaan yang berhubungandenganmasa yang akandatang<br />
  14. 14. Macam-macamAsbab An-Nuzul<br />Dari segijumlahsebabdanayat yang turun, asbabun-Nuzuldibagimenjadi 2 yaitu : <br />1. Ta’addud Al Asbabwa An-Nazil Wahid <br />(sebab-sebabturunnyalebihdarisatudaninipersoalan yang terkandungdalamayatatausekelompokayat yang turunsatu) <br />2. Ta’addud An-Nazilwa Al Asbab Wahid <br />(persoalan yang terkandungdalamayatatausekelompokayat yang turunlebihdarisatusedangsebabturunnyasatu) <br />
  15. 15. Jikaditemukanduariwayatataulebihtentangsebabturunnyaayatdanmasing-masingmenyebutkansebab yang berbeda, makapermasalahannyaada 4 macam: <br />1. Salahsatudarikeduanyashahihdanlainnyatidak; <br />Penyelesaiannyadenganjalanmemilikiriwayat yang shahihdanmenolak yang tidakshahih<br />2. Keduanyashahihakantetapisalahsatunyamempunyaipenguat (murajjih) danlainnyatidak;<br />Penyelesaiannyadenganjalanmengambil yang kuatrajihannya<br />3. Keduanyashahihdankeduanyasama-samatidakmempunyaipenguatakantetapi, keduanyadapatdiambilsekaligus. <br />Penyelesaiannyadenganmenganggapterjadinyabeberapasebabbagiturunnyaayattersebut<br />4. Keduanyashahih, tidakmempunyaipenguatdantidakmengambilkeduanyasekaliguskarenawaktuperistiwanyajauhberbeda. <br />Penyelesaiannyadenganmenganggapberulang-ulangayatituturunsebanyakasbab an-nuzul. <br />
  16. 16. Ungkapan-ungkapanAsbab An-Nuzul<br />1. Sabab An-Nuzulditurunkandenganungkapan yang jelas<br />2. Sabab An-Nuzultidakditunjukkandenganlafalsababtetapidenganmendatangkanlafalف<br />3. Sabab An-Nuzuldipahamisecarapastidarikonteksnya<br />4. Sabab An-Nuzultidakdisebutkandenganungkapansebabsecarajelas<br />
  17. 17. UrgensidanKegunaanAsbab An-Nuzul<br />1. MemberikanPengetahuantentangrahasiadantujuan Allah mensyari’atkan agama-Nyamelalui Al Qur’an<br />2. Membantudalammemahamiayatdanmenghindarkankesulitannya<br />3. DapatmenolakdugaanadanyaHasrdalamayat yang menurutlainnyamengandungHasr<br />4. Dapatmentakhsishukumpadasebabmenurutulama yang memandangbahwa yang mestidiperhatikankekhususansebabdanbukankeumumanlafadz.<br />5. Mempermudahuntukmenghafalayat-ayat Al Qur’an sertamemperkuatkeberadaanwahyudaningatanorang yang mendengarnyajikamengetahuisebabturunnya. <br />
  18. 18. MUNASABAH AL-QUR’AN<br />A. PengertianMunasabah<br />Secaraetimologi “Munasabah” berarti al-musyakalahdan al-muqarabah. <br />Menurutterminologiadalahsesuatu yang menjelaskankorelasimaknaantarayatatauantarsurat. <br />B. Macam-macamMunasabah<br />1. Munasabahantarasuratdengansuratsebelumnya<br />2. Munasabahantaranamasuratdantujuanturunnya<br />3. Munasabahantarabagiansuatuayat<br />4. Munasabahantaraayat yang letaknyaberdampingan<br />5. Munasabahantarasuatukelompokayatdengankelompokayatdisampingnya<br />6. Munasabahantarafashilahdanisiayat<br />7. Munasabahantaraawalsuratdenganakhirsurat yang sama<br />8. Munasabahantarapenutupsuatusuratdenganawalsuratberikutnya<br />
  19. 19. ApaUrgensidanKegunaan<br />?<br />MempelajariMunasabah<br />1. Untukmemahamimaknaayat yang satudenganayat yang lain dalamisikandungannyamasing-masing<br />2. MempermudahparaMufassirdalammemahamiayat-ayatdalam Al Qur’an sertamemberikanpenjelasanterhadapayat-ayat Al Qur’an <br />3. Untukmembantahsebagiananggapanorangbahwatema-tema Al Qur’an tidakmemilikirelevansi antarasatubagiandenganbagian yang lainnya<br />
  20. 20. <ul><li>Munasabahantarasuratdengansuratsebelumnya
  21. 21. Munasabahantaranamasuratdantujuanturunnya
  22. 22. Munasabahantarabagiansuatuayat
  23. 23. Munasabahantaraayat yang letaknyaberdampingan
  24. 24. Munasabahantarasuatukelompokayatdengankelompokayatdisampingnya
  25. 25. Munasabahantarafashilahdanisiayat
  26. 26. Munasabahantaraawalsuratdenganakhirsurat yang sama
  27. 27. Munasabahantarapenutupsuatusuratdenganawalsuratberikutnya</li></ul>Macam-macamMunasabah<br /><ul><li>Ta’kid
  28. 28. Tafsir
  29. 29. I’tiradh
  30. 30. Taysdid</li></ul>Jelas<br />Macam-macamMunasabahantaraayat yang berdampingan<br /><ul><li>tanzir
  31. 31. Mudharat
  32. 32. Istithrad
  33. 33. Takhallush</li></ul>Tidakjelas<br />
  34. 34. MAKIYYAH DAN MADANIYYAH<br />A. Pengertian<br />Makiyyahadalahayat-ayat yang diturunkansebelumRasulullahhijrahkeMadinah<br />Madaniyyahadalahayat-ayat yang diturunkansesudahRasulullahhijrahkeMadinah<br />B. KlarifikasiAyatdanSurat-surat Al Qur’an<br />1. Dari sudutMasa<br />2. Dari SudutTempatTurunnyaAyat<br />3. Dari SudutMukhattab / orang yang dituju<br />
  35. 35. Ciri - ciriayatMakiyyahdanMadaniyyah<br />Ciri-ciriayatMakiyyah<br />1. Menyerukepadaketauhidan<br />2. Peringatandanancamandarisyirik<br />3. Seruanuntukberimankepadahariakhirdan<br />kebangkitanmanusiadarikubur<br />4. Berisitantanganterhadaporangarabuntuk<br />membuatsebuahsuratseperti Al Qur’an<br />5. Kisah - kisahpendusta yang telahlalu<br />6. Jihad ataumemerangikaummusyrikin<br />Ciri-ciriayatMadaniyyah<br />1. Seruan jihad ataumatidijalan Allah <br />2. Penjelasantentangjaminanhukum-hukumislamsepertiRibadll<br />3. Penjelasanmengenaihukumhadd, sepertizina, mencuridsb<br />4. Membongkaraibkaummunafik<br />5. MembungkamocehanahlikitabdanbangsaYahudi<br />
  36. 36. ApaKegunaan<br />?<br />mempelajarinya<br />1. Membantuahlitafsirdalammenafsirkan Al Qur’an <br />2. Bisamenghayatiuslub-uslub Al Qur’an danmengambilfaedahnyauntukditerapkanpadakaedah-kaedahdakwah<br />3. Mempelajariperjalanansejarahdarisela-selaayat Al Qur’an<br />4. Pengetahuantentangkebenaran yang fundamental misi Al Qur’an diturunkan<br />
  37. 37. AL MUHKAM DAN AL MUTASYABIH<br />A. Definisi<br />Al Muhkamsecaraetimologisberartimelarangdanmenyempurnakansesuatu<br />Secaraterminologisberartikalimat yang memberikanmakna yang jelasdandapatdijangkauolehpemahamanakal<br />Al Mutasyabihsecaraetimologisberartikeraguan, kemiripanataukebingungan<br />Secaraterminologisberartisesuatu yang memberikanmakna yang tidakjelas, tidakdapatberdirisendiridanmembutuhkanketerangan yang lain<br />
  38. 38. B. SikapparaUlamaTerhadapAyat-ayatMuhkamatdanMutasyabihat<br />- Sebagianulamaberpendapatbahwaayatmutasyabihtidakdapatdiketahuikecualihanyaoleh Allah <br />Merekamencobamengembalikanayatmutasyabihkepadaayatmuhkam. Sepertifirman Allah SWT:<br />إن الله يغفر الذنوب جميعا<br />- Al Raghib Al Ashfahaniberpendapatbahwaayat-ayatMutasyabihterbagimenjaditihgabagian : <br />1. ayat-ayat yang tidakdapatdijangkaumaksudnyaolehakalmanusiadanhanya Allah SWT sendiri yang mengetahui<br />2. ayat-ayat yang berkaitandenganhukumataubahasadandapatdiketahuiolehالراسخون فى العلم <br />3. ayat-ayat yang hanyadiketahuiolehulama-ulamatertentu yang sudahmendalamiIlmuayat (الراسخون فى العلم )<br />
  39. 39. FawatihAl Suwar<br />Ciri-cirinya<br />Banyaksurat-suratnya yang dimulaidenganhuruf-hurufmuqothaahdanterdapatpadapembukaansurat<br />Macam-macambentukFawatih Al Suwar<br />1. Bentuk yang terdiridarisatuhuruf<br />2. Bentuk yang terdiridariduahuruf<br />3. Pembukaansurat yang terdiridaritigahuruf<br />4. Pembukaansurat yang terdiridariempathuruf<br />5. Pembukaansurat yang terdiridari lima huruf<br />
  40. 40. PendapatparaUlamatentangFawatih Al Suwar<br />Pembukaan-pembukaansuratataupotongansuratinitermasukayat-ayatMutasyabihatmaka, memilikiduapendapatparaulama<br />Pendapat yang pertama :<br />Ulamamemahaminyasebagairahasia yang hanyadiketahuioleh Allah SWT<br />Pendapat yang kedua :<br />Memandanghuruf-hurufdiawalsurat-suratsebagaihuruf-huruf yang mengandungpengertian yang dapatdipahamiolehmanusia. <br />
  41. 41. D. ArtipentingdanUrgensimempelajariAyat Al Muhkamdan Al Mutasyabih<br />1. Mempermudahmenafsirkansuatuayatdanmengambilhukumayat-ayat Al Qur’an <br />2. Para MufassirdanFuqahadapatmengambilhikmahnyadansekuattenagauntukmendapatkankejelasanmaknanyameskipundengancaramenta’wilkan/ mentarjihkan<br />3. Para Mufasirdalammendalamisuatuayatbukansajadarisegihurufdankalimatsaja, namundapatmemahamisatukalimatdaribayandankeindahanbalaghahnya.<br />4. Para Mufassirdalammenterjemahkanmaknaayat-ayat Al Mutasyabihdapatmenggambarkansecaraabstrakbukansecarafisikdalamhalmenyarikansifat-sifatayat. <br />
  42. 42. QIRA’AT AL QUR’AN<br />A. DefinisiQira’at<br />Qira’atsecaraetimologisberartibacaanataucaramembaca<br />Secaraterminologisberartipengetahuantentangberagamcaramelafalkankataataukalimat yang terdapatdidalam Al Qur’an yang memilkiaturantersendiri. <br />B. LatarbelakangmunculnyaQira’at<br />1. Perbedaancaramelafalkanayat, perihaltafkhim, tarqiqimalah, idgham, izhar, isyba’, mad, qasar, tasydid, dantakhfif.<br />2. Perbedaandialekmasing-masingdaerah<br />3. KhalifahUtsmanmengirimkan Al Qur’an keberbagaidaerah<br />
  43. 43. Qira’ah yang termasyhuradalahQira’ahSab’ah<br />DisebutQira’ahsab’ahkarenadisandarkankepada imam qira’at yang tujuh<br />Merekaituadalah :<br />1. NafiIbnuNu’aim (70-169 H)<br />2. Abdullah IbnuKatsir Al Makki (45-120 H)<br />3. Abu AmrIbnu Al-Ala (48-154 H) <br />4. Abdullah Ibnu Amir (21-118 H)<br />5. Asim Al-Asad W. 127 H<br />6. Hamzah Al-Kufi<br />7. Al Kisai Al-Farisi<br />
  44. 44. C. UrgensiMempelajariQira’atdanPengaruhnyaDalamIstinbat (PenetapanHukum) <br />1. Menguatkanketentuanhukum<br />2. Menarjihhukum yang diperselisihkanparaulama<br />3. Menggabungkanduaketentuanhukum yang berbeda<br />4. Menunjukkanduaketentuanhukum yang berbedadalamkondisi yang berbeda pula <br />5. Dapatmemberikanpenjelasanterhadapsuatukatadidalam Al Qur’an yang mungkinsulitdipahamimaknanya. <br />
  45. 45. MUKJIZAT AL-QUR’AN<br />DefinisiMukjizat<br />Mu’jizatsecarabahasaberartimelemahkanataumenjadikantidakmampu<br />Menurutistilahberartiperistiwaluarbiasa yang terjadimelaluiseorang yang mengakuNabi. <br />Unsur-unsur yang terdapatpadaMukjizat<br />1. Hal atauperistiwa yang luarbiasa<br />2. Terjadiataudipaparkanolehseorang yang mengakuNabi<br />3. Mengandungtantanganterhadap yang meragukankenabian<br />4. Tidakada yang mampumenandingiMukjizat<br />
  46. 46. Segi-segikemukjizatan Al Qur’an <br />1. Gaya bahasa<br />2. Susunankalimat<br />3. Hukum Allah yang sempurna<br />Al Qur’an menggunakan 2 caradalammenetapkanhukum :<br />a. Secara global<br />b. Secaraterperinci<br />
  47. 47. 4. Ketelitianredaksinya<br />Ketelitianredaksi Al Qur’an bergantungpadahalberikut :<br />a. Keseimbanganantarajumlahbilangankatadenganantonimnya<br />b. Keseimbanganjumlahbilangankatadengansinonimnyamakna yang dikandungnya<br />c. Keseimbanganantarajumlahbilangankatadenganjumlahbilangankata yang menunjukkanakibatnya<br />d. Keseimbanganantarajumlahbilangankatadengankatapenyebabnya<br />e. Keseimbangankhusus<br />
  48. 48. 5. Beritatentanghal-hal yang gaib<br />6. Isyarat-isyaratilmiah<br />a. Cahayamatahatibersumberdaridirinyadan<br />cahayabulanmerupakanpantulan<br />b. Kandunganoksigenpadaketinggiandapat<br />menyesakkannafas<br />c. Perbedaansidikjarimanusia<br />d. Aroma/ baumanusiaberbeda-beda<br />e. Masapenyusuan yang tepatdanmasa<br />kehamilan minimal<br />f. Adanyanurani (superego) danbawahsadar<br />manusia<br />g. Yang merasakannyeriadalahkulit<br />
  49. 49. PendapatUlamatentangsegi-segikemukjizatan Al Qur’an <br />1. Kemukjizatan Al Qur’an hanyapadasusunanlafaz-lafaznyasaja. ( Al Jurjani, Al Jahidz, danAbdQahir Al Jurjani )<br />2. Kemukjizatan Al Qur’an hanyapadakeilmiahannyasaja. ( Muh. Ismail Ibrahim, AzZamarkhasaridanFahnurRazi )<br />3. Kemukjizatan Al Qur’an karenauslubnya lain dari yang lain, susunannyaindah, adanyaberitakejadian yang akanterjadi. ( Imam Qurtubi ) <br />4. Kemukjizatan Al Qur’an adapadakeindahanbahasadanuslub-uslubnya, berisibeberapailmupengetahuan, memenuhisemuahajatmanusia, adanyaberitagaibdll.( AzZarqani )<br />
  50. 50. TAFSIR, TAKWIL, DAN TERJEMAH<br />DefinisiTafsir, Takwil, danTerjemah<br />KataTafsirdiambildarikataفَسَّرَ - يُفَسِّرُ - تَفْسِيْرًا yang berartiketeranganatauuraian<br />Menurutistilahberartiilmumengenaibagaimanacarapengucapanlafazh-lafazh Al Qur’an sertacaramengungkapkanpetunjukkandungan-kandunganhukum, danmakna-makna yang terkandungdidalamnya. <br />KataTakwildiambildarikataأَوَّلَ – يُأَوِّلُ – تَأْوِيْلاًyang berartimenerangkanataumenjelaskan<br />MenurutistilahberartimengembalikansesuatukepadaGhayahnya, yaknimenerangkanapa yang dimaksud. <br />
  51. 51. ArtiTerjemahadalahsalinandaribahasakebahasa lain atau<br />memindahkankalimatdarisuatubahasakebahasa lain. <br />Penerjemahanterbagimenjadi 3 corak<br />
  52. 52.
  53. 53. KLASIFIKASI TAFSIR<br />Tafsir bi Al Ma’tsur<br />Tafsir bi Al Ra’yi<br />Tafsir bi Al Ma’tsuradalahpenafsiranAl,Qur’an yang mendasarkanpadapenjelasan Al Qur’an, Rasul, pasaSahabatmelaluiijtihadnyadanaqwaltabi’in. <br />
  54. 54. Sumberpenafsiran bi al ma’tsur<br />1. Al Qur’an <br />2. OtoritashaditsNabi<br />3. Otoritaspenjelasansahabat<br />4. Otoritaspenjelasantabi’in<br />
  55. 55. Periodepertumbuhantafsir bi Al Ma’tsur<br />a. Periode I, masaNabi, sahabatdanpermulaanmasatabi’in. <br />b. Periode II, masapemerintahanUmar bin Abd Aziz<br />c. Periode III, masadimulainyapenyusunankitabtafsir al ma’tsur<br />
  56. 56. 1. Menekankanpentingnyabahasadalammemahami<br /> Al Qur’an<br />Keistimewaantafsir bi al ma’tsur<br />2. Memaparkanketelitianredaksiayatketika<br />menyampaikanpesan-pesannya<br />3. Membatasiparamufasir agar tidakterjerumus<br />dalamsubyektifitas yang berlebihan<br />a. Terjadiwadhdalamtafsir<br />b. Masuknyaunsurisrailiyyat<br />c. Penghilangansanad<br />Kelemahan<br />tafsir bi al ma’tsur<br />d. Para mufasirmudahterjerumuskedalamuraian<br />kebahasaandankesastraan yang bertele-tele<br />sehinggapesanpokok Al Qur’an menjaditidakjelas<br />e. Seringkalikonteksturunnyaayatatausisikronologis<br />turunnyaayat-ayathukum yang dipahamidariuraian<br /> (nasikh-mansukh) <br />
  57. 57. Tafsir bi Al Ra’yiadalahpenafsiranAl,Qur’an yang mendasarkanpadaijtihaddanpemikiranmufasir yang telahmengetahuibahasaarabdanmetodenya, dalilhukum yang ditunjukkansertaproblemapenafsiran.Sepertiasbab an-nuzul, nasikh-mansukh<br />Sebabmunculnyatafsir bi Al-Ra’yi<br />Adanyainteraksiumatislamdenganperadabanyunani yang banyakmenggunakanakal<br />
  58. 58. ?<br />ApapendapatUlama<br />TentangKeabsahan<br />Tafsir bi Al-Ra’yi<br />Mengenaikeabsahantafsir bi Al-Ra’yiparaulamaberbedapendapatdanmenjadiduakelompok<br />Kelompok yang melarang<br />Kelompok yang mengizinkan<br />
  59. 59. Argumentasikelompok yang mengizinkan<br />1. Menafsirkan Al Qur’an berdasarkanra’yiberartimembicaraknfirman Allah tanpapengetahuan<br />2. Yang berhakmenjelaskan Al Qur’an hanyalah Allah <br />3. Rasulullah SAW. Bersabda : “siapasajamenafsirkan Al Qur’an atasdasarpikirannyasemata, atauatasasarsesuatuyanhgbelumdiketahuinya, makabersiap-siaplahmengambiltempatdineraka. <br />4. Adanyatradisidikalangansahabatdantabi’inuntukberhati-hatiketikaberbicaratentangpenafsiran Al Qur’an. <br />
  60. 60. Argumentasikelompok yang mengizinkan<br />1. Di dalamAlQur’anbanyakayat-ayat yang menyerukanuntukmendalamikandungan Al Qur’an <br />2. Mengapaijtihaddiperbolehkan? Nabitidakmenjelaskansetiapayat Al Qur’an <br />3. Para sahabatseringberselisihpendapatmengenaipenafsiransuatuayat.<br />4. Rasulullahpernahberdo’auntukIbnuAbbas.<br />Doatersebutberbunyi :<br />اللهم فقه فى الدين وعلمه التأويل<br />“ ya Allah berilahpehaman agama kepadaIbnuAbbasdanajarilahiatakwil ” <br />
  61. 61. Coraktafsir bi Al Ra’yi<br />Maqbul/Mahmudah<br />Mardud/Madzmum<br />
  62. 62. Tafsir bi ArRa’yidapatditerimaselamamenghindarihal-halberikut :<br />1. Memaksakandirimengetahuimakna yang dikehendaki Allah padasuatuayattanpamemenuhisyaratuntukitu<br />2. Mencobamenafsirkanayatyanmaknanyhahanyadiketahui Allah (otoritas Allah semata) <br />3. Menafsirkanayat Al Qur’an dengandisertaihawanafsudansikapistihsan<br />5. MenafsirkanAlQur’andenganmemastikanbahwamakna yang dikehendaki Allah adalahdemikian …. Tanpadidukungdalil. <br />
  63. 63. الحمد لله رب العالمين <br />والسلام ....<br />

×