Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Review dan Evaluasi Dokumen SIAP - NUAP - RKM

Dokumen Perencanaan SIAP - NUAP - RKM

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all
  • Be the first to comment

Review dan Evaluasi Dokumen SIAP - NUAP - RKM

  1. 1. REVIEW DAN EVALUASI DOKUMEN SIAP, NUAP dan RKM NEIGHBORHOOD UPGRADING AND SHELTER PROJECT PHASE - II Bogor, 29 Agustus 2016 Disampaikan pada Acara : Pembekalan Teknis Pengendalian dan Penyusunan Laporan Neighborhod Upgrading and Shelter Project Phase II Disampaikan Oleh : Bagus Ardian. ST. MT
  2. 2. CAKUPAN PRESENTASI REVIEW DAN EVALUASI DOKUMEN PERENCANAAN SIAP, NUAP DAN RKM 1. Kebijakan Penajaman Perencanaan Penanganan Permukiman Kumuh (SIAP, NUAP dan RKM) 2. Hasil Review Dokumen SIAP, NUAP dan RKM di 20 Kota/Kabupaten 3. Substansi Penajaman Dokumen Perencanaan Penanganan Permukiman Kumuh (SIAP, NUAP dan RKM) 4. Pelaksanaan Desk Penajaman Substansi Dokumen SIAP
  3. 3. Kebijakan Penajaman Perencanaan Penanganan Permukiman Kumuh (SIAP, NUAP dan RKM)
  4. 4. KEBIJAKAN PENAJAMAN DOKUMEN PERENCANAAN PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH (SIAP, NUAP dan RKM) 01  KOLABORASI merupakan Platform Program Penanganan Permukiman Kumuh, dimana sinergi antara stakeholder pembangunan (Pusat, Daerah, Swasta dan Masyarakat) dan sinergi pengganggaran menjadi penting dalam rangka pelaksanaan Program Penanganan Permukiman Kumuh yang Optimal,  SIAP, NUAP dan RKM merupakan Dokumen Pedoman Rencana Penanganan (Peningkatan dan Pencegahan) Permukiman Kumuh yang dilaksanakan secara Partisipatif, Terpadu dan Menyeluruh (komprehensif),  Target Tahun 2016 Dokumen SIAP pada 20 Kota/Kab Lokasi NUSP-2 sudah mendapatkan Legalitas dari Pemerintah Daerah (LCO), menjadi acuan Perencanaan yang mensinergikan semua potensi dalam rangka Percepatan Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan,  Perlu Komitmen bersama antara Pemda, Konsultan, dan Masyarakat dalam memperkuat atau memberikan penajaman Dokumen SIAP, NUAP dan RKM sehingga memberikan pola perencanaan yang terarah, terintegrasi, efektif dan berkelanjutan,  Penajaman Dokumen SIAP, NUAP dan RKM diarahkan untuk memperdalam substansinya dengan tidak merubah kerangka dokumen yang ada, referensi penajaman kedalaman substansi dapat mengikuti dokumen RP2KPKP.
  5. 5. KEBIJAKAN PENAJAMAN DOKUMEN PERENCANAAN PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH (SIAP, NUAP dan RKM) 02 SIAP SLUM IMPROVEMENT ACTION PLAN • Dokumen rencana aksi penangan permukiman kumuh skala kota/kabupaten, • Memuat : kegiatan yang difasilitasi oleh NUSP2 (TA 2015, TA 2016 dan usulan kegiatan TA 2017) serta kegiatan dengan sumber pendanaan lainnya • Dokumen perencanaan lain yang sudah tersedia melalui fasilitasi NUSP-2 harus terakomodir dalam dokumen SIAP  Executive Summary dan DED kegiatan Skala Kawasan TA 2016  NUAP  RKM TA 2015-2016Executive Summary & DED Skala Kawasan NUAP, RKM, PLPBK, dst Dokumen perencanaan penanganan kumuh lainnya
  6. 6. KETERKAITAN DOKUMEN PERENCANAAN PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH SIAP (Slum Improvement Action Plan)  Dokumen perencanaan dan strategi penanganan permukiman kumuh secara komprehensive skala kota, berdasarkan SK Kumuh yang ditetapkan Walikota/Bupati  Output berupa rencana aksi penanganan permukiman kumuh TA 2015-2019 (multi sektor, multi stakeholders dan multi pendanaan), serta DED untuk tahun 2016  SIAP turut memuat strategi penanganan kawasan dengan status lahan ilegal (contoh strategi yang dapat diusulkan : relokasi ke NSD, penerbitan legalitas dengan status HGB, dst) NUAP (Neighborhood Upgrading Action Plan)  Dokumen perencanan penangan lingkungan permukiman kumuh pada tingkat kelurahan  Disusun untuk pelaksanaan kegiatan ditingkat masyarakat yang dengan jangka waktu penanganan 3-5 tahunan  NUAP yang telah tersusun pada TA 2015 serta hasil review NUAP harus terakomodir dalam SIAP. RKM (Rencana Kerja Masyarakat)  Merupakan dokumen yang disusun secara tahunan sebagai acuan masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan kualitas skala lngkungan.  RKM disusun dengan mengacu pada NUAP  Dalam rangka percepatan pelaksanaan kegiatan TA 2016 dimana kegiatan di tingkat masyarakat akan dilakukan dalam 2 siklus / paket, maka RKM untuk kedua paket tersebut sebaiknya disusun sekaligus 03
  7. 7. Hasil Review Dokumen SIAP, NUAP dan RKM di 20 Kota/Kabupaten
  8. 8. CAPAIAN PENYUSUNAN DOKUMEN SIAP (SLUM IMPROVEMENT ACTION PLAN) PADA WILAYAH NUSP-2 04 Keterangan RMC West RMC Central RMC East Draft Dok. SIAP 6 8 6 Uji Publik 4 - - Pengesahan LCO - - - 352.85 Ha 224.05 Ha 92.46 Ha 63.55 Ha 381.98 Ha 58.87 Ha 41.43 Ha 200.74 Ha 1 Kt; 6 Kel 227.67 Ha 215.18 Ha 314.74 Ha 101.25 Ha 42.51 Ha 1 Kt; 15 Kel 1 Kt; 10 Kel 1 Kt; 9 Kel 146.12 Ha 530.05 Ha 1 Kt; 20 Kel 1 Kt; 16 Kel 155.55 Ha 2 Kota; 24 Kel 1 Kt; 11 Kel 1 Kt; 9 Kel 2 Kab/Kt; 18 Kel 1 Kt; 11 Kel 3 Kab/Kt; 25 Kel 1 Kt; 4 Kel 1 Kt; 5 Kel PETA SEBARAN LOKASI KUMUH NUSP-2 TOTAL = 3,110.75 Ha 1 Kt; 12 Kel 1 Kt; 7 Kel
  9. 9. HASIL REVIEW DOKUMEN SIAP 05 No Wilayah RMC Kota/Kab Hasil Review Dokumen SIAP 1 West Bandar Lampung Layak Dengan Catatan 2 West Bengkulu Layak Dengan Catatan 3 West Batam Sangat Tidak Layak 4 West Tanjung Jabung Barat Layak Dengan Catatan 5 West Palembang Tidak Layak 6 West Tanjung Balai Tidak Layak 7 Central Semarang Layak 8 Central Pekalongan Layak 9 Central Pasuruan Tidak Layak 10 Central Serang Tidak Layak 11 Central Sukabumi Layak Dengan Catatan 12 Central Banjarmasin Tidak Layak 13 Central Kapuas Sangat Tidak Layak 14 Central Palangka Raya Layak 15 East Makassar Sangat Tidak Layak 16 East Palopo Sangat Tidak Layak 17 East Bone Tidak Layak 18 East Kendari Sangat Tidak Layak 19 East Ambon Tidak Layak 20 East Bima Layak Dengan Catatan
  10. 10. CATATAN HASIL REVIEW DOKUMEN SIAP 06 • Penulisan tidak sesuai dengan outline yang baku dari Juknis Dokumen SIAP, • Masih menggambarkan secara umum kondisi makro program NUSP belum menukik kedalam permasalahan dominan permukiman kumuh di Kota Setempat, • Belum mengkaji secara detail aturan atau produk hukum dalam mendukung program permukiman di kota setempat dan kebutuhan atau rekomendasi mengenai kebutuhan produk hukum tentang penanganan permukiman kumuh belum ada (Review SK, Perencanaan Sektoral atau Perda), • Profil permukiman dan kondisi faktual permukiman kota hasil dari data baseline, SKS dan yang lainya belum semuanya menjadi rujukan dalam identifikasi permasalahan, • Belum menetapkan tipologi permukiman kumuh secara khusus di lingkup wilayah kota, • Pola pembentuk kawasan kumuh juga belum secara detail dibahas pola pembentukanya,
  11. 11. CATATAN HASIL REVIEW DOKUMEN SIAP 07 • Pola penilaian dan scoring perlu ditambahkan dengan standar yang di keluarkan oleh bankim dalam menghitung prioritas kawasan kumuh, • Strategi dan skenario penanganan masih banyak yang belum tersusun dengan benar karena tidak memperhatikan permasalahan kota keseluruhan sehingga road map penanganan permukiman kumuh tidak muncul dalam pembahasan di Dokumen SIAP, • Identifikasi kebutuhan program dan kegiatan exsisting dengan rencana skenario 0% kumuh belum teridentifikasi dengan lengkap, • Identifikasi kebutuhan program pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman juga belum terpetakan dan mengedepankan pola membangun KOLABORASI dalam Percepatan penanganan permukiman kumuh di kota, yang nantinya menjadi dasar penentuan prioritas program sampai dengan tahun 2019, • Memorandum program dan Consolidate Investmen Plan masih menggambarkan pola keinginan belum menggambarkan pola penanganan skala kawasan prioritas.
  12. 12. HASIL REVIEW DOKUMEN NUAP 08 No Wilayah RMC Kota/Kab Hasil Review Dokumen NUAP 1 West Bandar Lampung Layak Dengan Catatan 2 West Bengkulu Layak Dengan Catatan 3 West Batam Layak Dengan Catatan 4 West Tanjung Jabung Barat Layak Dengan Catatan 5 West Palembang Layak Dengan Catatan 6 West Tanjung Balai Layak Dengan Catatan 7 Central Semarang Layak Dengan Catatan 8 Central Pekalongan Layak Dengan Catatan 9 Central Pasuruan Layak Dengan Catatan 10 Central Serang Layak Dengan Catatan 11 Central Sukabumi Layak Dengan Catatan 12 Central Banjarmasin Layak Dengan Catatan 13 Central Kapuas Layak Dengan Catatan 14 Central Palangka Raya Layak Dengan Catatan 15 East Makassar Layak Dengan Catatan 16 East Palopo Layak Dengan Catatan 17 East Bone Layak Dengan Catatan 18 East Kendari Layak Dengan Catatan 19 East Ambon Layak Dengan Catatan 20 East Bima Layak Dengan Catatan
  13. 13. CATATAN HASIL REVIEW DOKUMEN NUAP PERMASALAHAN UMUM • Penggunaan format tabel pada setiap bab masih ada yang belum sesuai Juknis NUAP, PROFIL KELURAHAN DAN KAWASAN • Terdapat ketidaklengkapan data pada gambaran umum wilayah, • Belum ada penjelasan permasalahan kondisi infrastruktur pada profil kelurahan , • Pendetailan data pada tabel profil kumuh belum rinci dampai dengan tingkat RT, • Peta deliniasi, peta rencana lokasi pembangunan infrastruktur dan peta integrasi infrastruktur dengan sistem kota/eksisting belum memadai ANALISIS KEBUTUHAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR • Rumusan faktor dominan penyebab kumuh belum tergambarkan dengan jelas, • Belum ada rumusan rekomendasi dan kendala terhadap penyebab kumuh, • Belum ada Skenario penanganan kumuh 2015-2017, • Penjelasan alasan pemilihan jenis infrastruktur dan konstruksi, • Integrasi masing-masing infrastrktur dengan sistem kota/eksisting, • Belum ada penjelasanan dasar penentuan prioritas kegiatan, RENCANA AKSI PERBAIKAN LINGKUNGAN • Belum ada alasan mengapa pelakanan kegiatan dilakukan oleh masyarakat atau pmerintah/pihak ke 3, • Belum ada penjelasana alasan rencana pelaksanaan kegiatan per tahun anggaran, • Kondisi yang diharapkan dan proyeksi status kekumuhan belum sesuai dengan penanganan yang direncanakan 09
  14. 14. HASIL REVIEW DOKUMEN RKM 10 No Wilayah RMC Kota/Kab Hasil Review Dokumen RKM 1 West Bandar Lampung Layak Dengan Catatan 2 West Bengkulu Layak Dengan Catatan 3 West Batam Layak Dengan Catatan 4 West Tanjung Jabung Barat Tidak Layak 5 West Palembang Layak Dengan Catatan 6 West Tanjung Balai Tidak Layak 7 Central Semarang Layak Dengan Catatan 8 Central Pekalongan Layak Dengan Catatan 9 Central Pasuruan Layak Dengan Catatan 10 Central Serang Layak Dengan Catatan 11 Central Sukabumi Layak Dengan Catatan 12 Central Banjarmasin Layak Dengan Catatan 13 Central Kapuas Layak Dengan Catatan 14 Central Palangka Raya Layak Dengan Catatan 15 East Makassar Layak Dengan Catatan 16 East Palopo Layak Dengan Catatan 17 East Bone Layak Dengan Catatan 18 East Kendari Layak Dengan Catatan 19 East Ambon Layak Dengan Catatan 20 East Bima Layak Dengan Catatan
  15. 15. CATATAN HASIL REVIEW DOKUMEN RKM 11 UMUM • Penggunaan format tabel pada setiap bab masih ada yang belum sesuai dengan Juknis RKM terutama pada format RAB. MANFAAT PEMBANGUNAN • Belum ada penjelasan yang memadai tentang permasalahan dan rencana penanganan kumuh, pemilihan prioritas kegiatan dan pemilihan jenis konstruksi yang akan dibangun. PETA LOKASI DAN INTEGRASI • Kelengkapan Peta deliniasi, peta rencana lokasi pembangunan infrastruktur dan peta integrasi infrastruktur dengan sistem kota/eksisting, • Belum tergambarkan Integrasi masing-masing infrastrktur dengan sistem kota/eksisting, • Ketidaksesuaian hasil survei harga dengan BA kesepakatan penentuan harga satuan.
  16. 16. CATATAN HASIL REVIEW DOKUMEN RKM 12 PERENCANAAN TEKNIS DAN BIAYA • Gambar teknis belum tersedia secara lengkap, • RAB belum dipisahkan antara RAB swadaya dan RAB BPM, • RAB Swadaya masih belum sesuai dengan ketentuan petunjuk teknis. • Swadaya masyarakat yang terutang dalam BA kesepakatan swadaya belum sesuai/ terakomodir dalam RAB Swadaya yang disusun, • Belum ada rencana pemaketan, yang tertuang dalam RKM hanya daftar barang/material yang akan dilelangkan • Gambar situasi belum memadai sehingga belum bisa menggambarkan rencana lokasi pembangunan infrastruktur secara jelas, • Komposisi perempuan sebagai calon tenaga kerja belum teridentifikasi secara lemgkap, OPERASI DAN PEMELIHARAAN • Perlu direncanakan lembaga penanggungjawab operasional dan pemeliharaan sarana serta rencana kerja operasional dan pemeliharaan infrastruktu/prasarana dan sarana termasuk pembiayaan.
  17. 17. Substansi Penajaman Dokumen Perencanaan Penanganan Permukiman Kumuh (SIAP, NUAP dan RKM)
  18. 18. LATAR BELAKANG PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN RP2KPKP/SIAP 13 PERLUNYAMELAKUKANPENANGANANKAWASAN PERMUKIMANKUMUHPERKOTAAN KEBUTUHANPENANGANANKAWASANPERMUKIMAN KUMUHMENJADI 0%YANGDITARGETKANDALAM RPJMN 2015-2019 PERMASALAHANKUMUHPERKOTAAN tingkat kepadatan bangunan yang tinggi kualitas bangunan yang tidak memenuhi syarat kualitas saranadan prasaranayang tidak memenuhi syarat AMANATUNDANG-UNDANGNO1 TAHUN2011 TENTANG PERUMAHANDANKAWASANPERMUKIMAN Pencegahanterhadap munculnya kawasan permukimankumuh Peningkatankualitas kawasanpermukiman kumuh RP2KPKP Percepatan penanganan permukiman kumuh perkotaan berdasarkan SKKumuh Rencanadan strategi penanganan melalui pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh Keterpaduan program/kegiatan dalam penyelesaian permasalahan permukiman kumuh perkotaan Meningkatkan kesadaran, pemahaman dan komitmen bersamapemangku kepentingan SEBAGAI INSTRUMENPERENCANAANTEKNIS PENANGANANKUMUH Perkuatan pemerintah kabupaten/kotamelalui pelibatan aktif dalam proses penanganan permukiman kumuh Peningkatan kapasitas bagi komunitas permukiman kumuhmelalui polaaksi partisipatif (RencanaKerja Masyarakat) Keberlanjutan penanganan kawasan kumuh diselenggarakan oleh kelompok swadayamasyarakat bersamapemerintah daerah RP2KPKP/SIA P /SIAP
  19. 19. PERMEN PUPR NO 2/PRT/M/2016 TENTANG PENINGKATAN KUALITAS PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN KUMUH 14 PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Indikator Permukiman Kumuh Pencegahan Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Perizinan Standar Teknis Kelaikan Fungsi Pendampingan Pelayanan Informasi Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh Penetapan Lokasi Pola Penanganan Pengelolaan Peremajaan Pemukiman Kembali 1) 2) 3) a. b c Kriteria Bangunan Gedung Kriteria Jalan Lingkungan Kriteria Penyediaan Air Minum Kriteria Drainase Lingkungan Kriteria Pengelolaan Air Limbah Kriteria Pengelolaan Persampahan Kriteria Pengamanan Kebakaran 1 4 5 6 7 2 3 Pemugaran Ketentuan lebih lanjut dengan Peraturan Menteri
  20. 20. KEDUDUKAN RP2KPKP/SIAP DALAM KERANGKA PEMBANGUNAN KOTA/KABUPATEN 15 UNDANG-UNDANG NOMOR 26 TAHUN 2007 TENTANG PENATAAN RUANG PERDA RTRW PROVINSI PERDA RTRW KABUPATEN/KOTA PERDA RDTR KAW PERKOTAAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 15 TAHUN 2010 PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2011 TENTANG PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN RP3KP PROVINSI RP3KP KABUPATEN/KOTA PERBUP/PERWAL RENCANA KAWASAN PERMUKIMAN (RKP) PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 88 TAHUN 2014 PENYELENGGARAAN PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2007 TENTANG RPJPN 2005-2025 PERATURAN PRESIDEN NOMOR 2 TAHUN 2015 RPJMN 2015-2019 PERDA RPJPD DAN RPJMD KABUPATEN/ KOTA PERDA RPJPD DAN RPJMD PROVINSI RPI2JM KABUPATEN/KOTA UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 201 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH PEMERINTAH PUSAT Penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas 15 (lima belas) Haatau lebih PROVINSI Penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas 10 (sepuluh) Hasampai dengan dibawah 15 (lima belas) Ha KABUPATEN/KOTA Penataan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas dibawah 10 (sepuluh) Ha PEMBAGIAN URUSAN PEMERINTAHAN BIDANG PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN SK Bupati/Walikotatentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh PERENCANAAN LINGKUNGAN HUNIAN PERKOTAAN PERENCANAAN LINGKUNGAN HUNIAN PERDESAAN PERENCANAAN TEMPAT KEGIATAN PENDUKUNG PERKOTAAN DAN PERDESAAN RencanaPencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan RP2KPKP Rencana Penanganan Permukiman TematikLainnya RencanaPenanganan Permukiman Rawan Bencana RencanaPenanganan Permukiman Perbatasan Negara RencanaPenanganan Permukiman Perdesaan Potensial RENCANA SEKTOR (SSK, RISPAM, RISPAH, Masterplan Air Minum, Masterplan Drainase, RTBL) SPPIP/RP2KP & RPKPP mengamanatkan diturunkan diacu Keterangan: RP2KPKP/SIAP
  21. 21. KERANGKA PIKIR PENYUSUNAN DOKUMEN RP2KPKP/SIAP 16 TARGET0% KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH 2019 ISU STRATEGIS KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBANGUNAN PERMUKIMAN DAN INFRASTRUKTUR PERKOTAAN YANG TERKAIT DENGAN PENANGANAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KEBUTUHAN PENANGANAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH ARAH KEBIJAKANDAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PENCEGAHAN STRATEGI PENANGANAN SKALA KAWASAN PRIORITAS STRATEGI PENANGANAN SKALA KOTA KEBUTUHANPROGRAM DANKEGIATAN SKALA KAWASAN PRIORITAS KEBUTUHANPROGRAM DANKEGIATAN SKALA KOTA PROGRAM DAN KEGIATAN SKALA KAWASAN PRIORITAS PROGRAM DAN KEGIATAN SKALA KOTA KONDISI EKSISTING PERMASALAHAN PERMUKIMAN KUMUH PROGRAM DAN KEGIATAN KAWASAN PENGEMBANGAN TAHAP 1 READINESSCRITERIA PENDANAAN, KESIAPAN LAHAN, KESIAPAN MASYARAKAT, KOMITMEN PEMERINTAH DAERAH, KEBIJAKAN PEMDA, DSB
  22. 22. FORMULASI HASIL PENILAIAN PENENTUAN KLASIFIKASI DAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN 17 Keterangan : 1. Berdasarkan kondisi kekumuhan a. Kumuh Berat, nilai 71 – 95 b. Kumuh Sedang, nilai 45 – 70 c. Kumuh Ringan, nilai 19 – 44 2. Berdasarkan pertimbangan lain : a. Pertimbangan lain tinggi , nilai 11 -15 b. Pertimbangan lain sedang, nilai 6 - 10 c. Pertimbangan lain rendah, nilai 1 - 5 3. Berdasarkan pertimbangan lain : a. Status tanah legal, nilai posistif (+) b. Status tanah tidak legal, nilai negatif (-)
  23. 23. KOLABORASI DALAM KERANGKA PROGRAM DIT PKP 18 RP2KPKP /SIAP
  24. 24. MEMORANDUM PROGRAM PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH PERKOTAAN 19
  25. 25. INVESTASI NUSP-2 DALAM PENANGANAN PERMUKIMAN KUMUH PERKOTAAN 20
  26. 26. PELAKSANAAN DESK PENAJAMAN SUBSTANSI DOKUMEN SIAP
  27. 27. PELAKSANAAN DESK 21 SENIN 29/06/2016 SELASA 30/06/2016 Pembahasan catatan hasil evaluasi SIAP dan rencana tindak lanjut yang diperlukan Pembahasan catatan hasil evaluasi NUAP, RKM Siklus 1, persiapan RKM Siklus 2, usulan kegiatan skala kawasan TA 2017 dan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) DESK 1 DESK 2 DESK 3 West Region Central Region East Region Lantai 5 Lantai 6 Lantai 5
  28. 28. PELAKSANAAN DESK 22 KOTA/KAB PETUGAS DESK RMC PPK / NMC Batam Susita Basuki Tanjung Balai Yudo Ariyanto Fauzan Bengkulu Dani Budiyana Bayu / Sabran Tanjung Jabung Barat Alkat Bayu Palembang Arpani Fauzan / Viktor Bandar Lampung Mustahada Basuki Serang Marno Bagus Sukabumi Harry S Bagus Pasuruan Setia Riskan Pekalongan Setyadi / Virgie Semarang Setyadi / Virgie Banjarmasin Adi I Dedi Palangkaraya Titin Rusdin Kapuas Bejo Dedi / Edi Makassar Ahmad Niko Kendari Bambang Lilik Palopo Haerudin Lilik / Tanuda Ambon Gustang Samy Bone Ammas Son / Izudin
  29. 29. TERIMA KASIH ATAS PERHATIANYA

×